cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Arsitektur DASENG
ISSN : 23018577     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur DASENG adalah media informasi pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni khususnya Artikel Ilmiah bidang Arsitektur berupa Hasil Penelitian, Hasil Perancangan, Studi Kepustakaan maupun Tulisan Ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 882 Documents
HOTEL DAN PUSAT KONVENSI DI JAYAPURA, Arsitektur Semiotik Yosua J. A. Nada; Julianus A. R. Sondakh; Johansen C. Mandey
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i2.34688

Abstract

Perkembangan globalisasi di masa kini,  tidak hanya mencakup pertumbuhan penduduk dan juga ekonomi yang meningkat, selain itu ada pula perkembangan  pada  aktivitas  manusia yang semakin beragam dan kompleks. Dengan kebutuhan mansusia pada saranan prasarana yang dapat menunjang aktivitas tersebut, berupa bangunan yang mampu mengefisienkan aktivitas penggunanya. Bangunan yang dimaksud ialah tempat penginapan atau hotel dan  convention  center atau pusat konvensi. Kota Jayapura sebagai Ibukota Provinsi Papua mempunyai  peran cukup penting sebagai pusat pemerintahan, pusat jasa dan perdagangan serta pusat pelayanan berbagai fasilitas dimana Kota Jayapura masih minim akan  tempat  pertemuan  atau  konvensi serta hotel yang mampu menunjang kegiatan pertemuan tersebut,Oleh sebab itu bangunan pusat konvensi dengan kapasitas ribuan orang dan hotel yang dapat menjadi akomodasi bagi tamu yang datang, tentu saja sangat dibutuhkan untuk menunjang perkembangan Kota Jayapura dan juga bangunan tersebut harus mampu menunjukan idenditas dimana bagunan itu berada. Dengan penerapan konsep arsitektur semiotik  tentunya  dapat  menjadi solusi pada bagunan agar bisa menunjukan idenditas baik daerah atau pun warga Papua. Kata Kunci : Kota Jayapura, Hotel, Pusat Konvensi, Arsitektur Semiotik.
REDESAIN TERMINAL PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DI MAKASSAR, Arsitektur Simbiosis Fandi Aswar; Rachmat Prijadi; Fela Warouw
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i2.34625

Abstract

Perancangan ulang terminal penumpang Angkutan Laut di Makassar merupakan proses perancangan ulang.Dalam perencanaan atau perancangan, ruang tunggu penumpang, struktur dan fungsi bangunan harus diubah, dan personel atau barang akan dipindahkan dari lokasi yang bersangkutan ke lokasi lain. Tempat untuk memperbaiki sistem yang mungkin lebih baik. Berada di terminal pelabuhan Makassar.Salah satu tempat penting dalam sistem transportasi adalah Terminal, Tempat penumpang dan kargo masuk dan keluar dari sistem aktivitas. Terminal penumpang adalah prasarana mengangkut yang digunakan untuk menjemput dan menurunkan penumpang, mengubah moda transportasi internal dan / atau umum, serta mengatur kedatangan dan keberangkatan.. Bangunan terminal penumpang memiliki terminal penumpang yang menyediakan segala layanan untuk kebutuhan perjalanan penumpang, seperti ruang tunggu, kantor maskapai pelayaran, loket tiket, mushola, toilet, kantor imigrasi, bea cukai, keamanan, pemimpin pelabuhan, dll. Oleh karena itu tujuan utama perancangan ulang terminal adalah untuk memperbaiki fasilitas dan merobohkan, mengurangi dan menambah ruang sesuai dengan temanya yaitu arsitektur simbiosis bertema simbiosis dan simbiosis simbiosis pada ruang ground indoor dan outdoor. disusun sesuai dengan aplikasi tema.Kata Kunci : Arsitektur, Simbiosis, Redesain Terminal Penumpang Angkutan Laut Di Makassar
MUSEUM VULKANOLOGI DI KOTA MANADO, Mimetic Architecture Axel D. J. Pangkey; Octavianus H. A. Rogi; Johansen C. Mandey
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i2.34565

Abstract

Museum Vulkanologi di kota Manado merupakan sarana publik yang mana sebagai wadah menampung informasi dan edukasi seputar masalah geografi khususnya vulkanologi di lingkup daerah Sulawesi Utara. Tidak hanya edukasi, Museum Vulkanologi di kota Manado juga memiliki sarana rekreasi sehingga bersifat edutainment. Daerah Sulawesi Utara memiliki potensi fenomena alam yang besar dikarenakan terletak dalam wilayah cicin api pasifik dan merupakan salah satu provinsi yang memiliki gunung api terbanyak di Indonesia. Fenomena yang besar namun fasilitas yang minim membuat kehadiran Museum Vulkanologi sangat dibutuhkan. Objek bertema Mimetic Architecture ini memungkinkan membantu pengunjung dalam hal mudah mempelajari karena meminjam bentukan alam, serta dapat menyokong kebutuhan dan fungsi di dalam bangunan. Metode yang digunakan teridiri dari tahap-tahap pengumpulan data, dengan beberapa langkah yaitu studi literatur, observasi, studi komparasi, analisa, sintesa, dan desain hasil akhir. Museum Vulkanoligi di Kota Manado di harapkan dapat menjadi destinasi rekreasi dan dapat menolong dalam hal pendistribusian informasi dan ilmu pengetahuan dibidangnya.Kata Kunci : Pusat Rehabilitasi, NAPZA, Healing Environment, Arsitektur
PERANCANGAN HOTEL RESORT BUKIT SAVANA DI LIKUPANG TIMUR, MINAHASA UTARA, Blend With Nature Architecture. Clarissa S.S. Lumanauw; Reny Syafriny; Leidy M. Rompas
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v10i1.35588

Abstract

Likupang Timur merupakan daerah yang memiliki  destinasi wisata yang cukup banyak dan sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai kawasan ekonomi khusus pada bidang pariwisata. Jumlah wisatawan yang datang pada daerah ini sendiri setiap tahunnya mengalami peningkatan, namun sayangnya sarana pendukung kegiatan wisata tersebut masih kurang jumlahnya. Kawasan Bukit Savana di desa Pulisan adalah salah satu potensi alam yang memiliki daya tarik sendiri dan banyak didatangan oleh para wisatawan dari berbagai daerah, baik untuk menikmati pemandangan ataupun melakukan sesi foto untuk mengabadikan keindahan di sekitar lokasi. Perancangan Hotel Resort Bukit Savana  diharapkan dapat mengakomodir kegiatan-kegiatan diatas dan dengan adanya hotel resort ini para pengunjung dapat lebih bersantai karena hotel resort dirancang dengan fasilitas-fasilitas pendukung serta penginapan. Pendekatan tema Blend With Nature Architecture atau arsitektur yang menyatu dengan alam diharap mampu menjaga kelestarian alam, khususnya keunikan alam perbukitan yang terbentuk oleh padang rumput savana di sekitar objek wisata di wilayah Likupang.Kata Kunci: Likupang Timur, Bukit Savana, Pariwisata, Hotel Resort, Blend With Nature
REDESAIN TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN DI LIKUPANG, Futurism : Suggesting Speed & Motion Joshua S. Longdong; Vicky H. Makarau; Alvin J. Tinangon
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i2.34648

Abstract

Keberadaan Pelabuhan di Indonesia sangat di butuhkan mengingat Indonesia sebagai Negara kepulauan dalam menghubungkan antar pulau untuk keperluan pengembangan ekonomi daerah, kebutuhan pariwisata dan menghubungkan orang dari pulau satu ke pulau yang lain. Redesain kembali Terminal Penumpang Pelabuhan di Likupang adalah upaya untuk menunjang sarana perhubungan dalam hal meningkatkan pelayanan pariwisata dan perkembangan ekonomi. Perancangan ini juga sebagai suatu daya tarik bagi wisatawan baik dalam hal arsitekturnya sehingga memberikan wajah baru bagi kabupaten Minahasa Utara tepatnya di Likupang. Selain untuk memberikan fasilitas utama dan pendukung yang mampu menunjang aktifitas yang ada perancangan Terminal Penumpang ini akan mengangkat tema futuristik yang fokus ke suggesting speed & motion. Dalam perancangan Redesain Terminal Penumpang Pelabuhan di Likupang ini dilakukan pendekatan rancangan terhadap 3 poin utama yaitu terhadap tipologi objek, tema perancangan dan kajian tapak dan lingkungan yang ada. Hasil rancangan Redesain Terminal Penumpang Pelabuhan di Likupang ini akan menghadirkan suatu bentukan dan suasana Bangunan Terminal yang baru serta memberikan kontribusi yang besar dalam hal mengangkat kepariwisataan Kabupaten Minahasa Utara tepatnya di Likupang dan pengembangan ekonomi daerah.Kata Kunci : Likupang, Redesain Terminal Penumpang Pelabuhan, Futurism, Suggesting Speed & Motion
KANTOR SEWA DAN SARANA EKSIBISI DI MANADO, Arsitektur Modular Monica C. K. Tanod; Esli D. Takumansang; Ricky M. S. Lakat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i2.34584

Abstract

Sulawesi Utara mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,48% pada kuartal II/2019 dan berdasarkan harga yang berlaku PDRB Sulut pada kuartal II/2019 mencapai Rp 31,37 triliun. Semakin meningkatnya perekonomian di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado ini memberikan efek yang positif bagi sektor perdagangan, perindustrian, dan pariwisata. Dapat dilihat perkembangan perekonomian di Kota Manado mengalami peningkatan di setiap tahunnya, perkembangan perekonomian ini akan berpengaruh terhadap bertambahnya kebutuhan akan ruang pemasaran perkantoran dan industri. Hal ini dikarenakan para pembisnis akan membutuhkan ruang dan fasilitas untuk menaungi aktivitas pekerjaan. Manado merupakan kota yang menjadi pusat dan daya tarik pengusaha, oleh sebab itu dibutuhkan sebuah wadah aktivitas atau bangunan sarana dan prasarana untuk menunjang kebutuhan-kebutuhan dalam melakukan aktivitas berbisnis. Dengan perancangan bangunan kantor sewa dan sarana eksibisi ini maka dapat menjadi fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya pelaku bisnis dan juga sarana ekibisi yang nantinya akan berfungsi sebagai bangunan multifungsi yang saling menguntungkan. Hal ini dapat memberikan alternatif yang menjadi kemudahan bagi masyarakat pelaku bisnis, yang ingin menggunakan pelayanan jasa dari perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat itu sendiri, hal ini dapat menopang pertumbuhan perdagangan dan perekonomian di Kota Manado. Perencanaan kantor sewa dan sarana eksibisi ini menggunakan pendekatan tema yaitu arsitektur modular.Kata Kunci: Sulawesi utara, Manado, Kantor sewa, Sarana eksibisi, Arsitektur Modular
SPORT CENTER DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR, Asitektur Metafora Efriko F. Mamahit; Herry Kapugu; Johannes V. Rate
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i2.34731

Abstract

Olahraga menjadi aktivitas penting selain untuk menjaga kebugaran juga sebagai hobi masyarakat. Di Indoensia sendiri olahraga mengalami peningkatan yang cukup signifikan hal tersebut dapat dilihat dari prestasi yang dicapai atlet- atlet Indonesia di berbagai kejuaraan olahraga internasional. Di Bolaang Mongondow Timur olahraga berkembang cukup signifikan dimana peningkatan minat masyarakat Bolaang Mongondow Timur terhadap olahraga yang terus naik ke angka 2.5% dari tahun sebelumnya. Pemikiran akan suatu objek arsitektural yang bertujuan untuk mewadai segala aktifitas dalam bidang olahraga di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang berujung pada suatu objek arsitektural yakni Sport Center. Bentuk dukungan nyata pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terhadap pengadaan Sport Center yakni dengan memasukkan rencana pembangunan Sport Center dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Implementasi Arsitektur Metafora pada Sport Center di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur ini nantinya akan terwujud pada bentuk bangunan, struktur dan sistem struktur bangunan serta utilitas bangunan sesuai dengan ciri Arsitektur Metafora.Kata Kunci: Olahraga, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sport Center, Arsitektur Metafora
MANADO BUSSINES TOWER, Arsitektur Modular Abraham A. Sahetapy; . Suryono; Julianus A. R. Sondakh
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i2.34626

Abstract

Kota Manado memiliki banyak tolok ukur dari pertumbuhan perekonomian kota yang dapat dilihat dari pertumbuhan infrastrukutur kota yang meningkat dari tahun ke tahun. Sejalan dengan perkembangan kemajuan bidang teknologi maka pusat perbelanjaan dan perkantoran sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi kegiatan perekonomian dalam kota. Manado Bussines Tower melingkupi bangunan Shopping Centre, yang mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas pusat perbelanjaan dari segi fisik bangunan maupun fasilitas, sedangkan Rental Office dibangun sebagai wadah bagi perusahaan yang ingin menggunakan kantor untuk memfasilitasi penyewa-penyewa dengan menerapkan Tema Arsitektur Modular penulis mampu menghadirkan studi koordinasi terkecil pada sebuah objek bangunan bertingkat tinggi yang dipuntir sehingga dapat mengurangi limbah bangunan dan mememberikan estetika sehingga masyarakat setempat, wisatawan maupun investor lebih tertatik untuk berkunjung. Perancangan bangunan ini tidak lepas dari pendekatan metode-metode guna mendapatkan detail-detail mendasar sebelum merancang, metode yang digunakan yaitu pendekatan terhadap tipologi, pendekatan terhadap tema dan pendekatan terhadap kajian tapak dan lingkungan. Sehingga menghasilkan suatu desain berupa layout plan, site plan, denah, tampak bangunan, potongan bangunan, detail, utilitas bangunan , spot interior, spot eksterior dan gambar perspektif.Kata Kunci : Manado Bussines Tower , Arsitektur Modular, Kota Manado,Shopping Centre, Rental Office
MALL AGRIKULTUR DI TOMOHON, Green Architecture Bonde, Christiana P.; Tondobala, Linda; Takumansang, Esli D.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha untuk meningkatkan kualitas perekonomian dan rekreasi akan semakin bersinergi apabila dilakukan sejalan dengan pelestarian alam dan potensi mata pencaharian penduduk daerah tersebut. Kota Tomohon identik dengan budaya bercocok tanam, serta memiliki iklim yang mendukung. Penduduk Kota Tomohon mayoritas petani bunga dan sayur hingga buah – buahan. Perkembangan kota Tomohon secara fungsional sebagai pusat pelayanan dari wilayah sekitarnya, menuntut untuk kota ini memiliki pusat perekonomian serta rekreasi yang melayani kebutuhan masyarakat. Kecamatan Tomohon Tengah melalui beberapa kriteria, terpilih sebagai lokasi diselenggarakannya objek Mall Agrikultur, yang merupakan pengadaan gabungan sifat kegiatan sebagai wadah perekonomian dan rekreasi yaitu; mall, sebagai fasilitas perdagangan yang mewadahi budaya mata pencaharian penduduk Kota Tomohon yakni; pertanian / agrikultur yang dilengkapi dengan unsur rekreasi. Sinergitas antara perdagangan dan agrikultur digabungkan dalam perancangan dengan tujuan dapat selain memberi timbal balik, baik bagi pelestarian budaya dan alam daerah serta meningkatkan potensi ekonomi daerah juga mengangkat identitas Kota Tomohon. Green Architecture atau Arsitektur Hijau dipilih sebagai konsep tema objek rancangan dengan tujuan mengajak masyarakat peduli lingkungan dengan desain yang ramah lingkungan, meminimalkan pemakaian energi dan berkontribusi dalam meminimalisir pemanasan global. Hal ini sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu lebih ekonomis dan semakin bersinergi dengan ciri lokasi hingga tujuan objek rancangan.Kata Kunci: Agrikultur, Mall, Arsitektur Hijau, Rekreasi Pertanian Modern
REST AREA JL. MANADO - GORONTALO, Arsitektur Kontemporer Arif A. Sidik; Jefrey I. Kindangen; Herry Kapugu
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v10i1.35589

Abstract

Transportasi merupakan kegiatan perpindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat yang lain. Moda Transportasi darat yang tersedia di Sulawesi Utara untuk angkutan umum yaitu Angkutan Kota dan Angkutan Umum AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang setiap hari melayani transportasi di dalam Kota Manado dan juga Ke Luar Kota atau Provinsi, sehingga pada Jalan Trans perlu disediakan fasilitas istirahat bagi kendaraan dan pelaku transportasi demi keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kendaraan dan pelaku transportasi. Di sepanjang Jl. Trans Manado – Gorontalo belum tersedia Tempat Istirahat dan pelayanan yang dapat menunjang keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pelaku transportasi pada jalur ini, karena biasanya mereka hanya memanfaatkan warung, bengkel, minimarket yang ada di pinggir jalan, sehingga dapat menyebabkan kemacetan. Dengan adanya Tempat Istirahat dan Pelayanan atau yang biasanya disebut juga Rest Area yang dilengkapi dengan fasilitas SPBU, Restaurant, Cafetaria, Minimarket, Bengkel, Toko Retail, dan Area Istirahat, dan dengan penerapan tema Arsitektur Kontemporer dapat memberikan Keamanan, keselamatan, serta kenyamanan yang hakiki bagi pengunjung.Kata Kunci: Rest Area, Tempat Isitrahat dan Pelayanan, Arsitektur Kontemporer.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 3, Agustus 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 1, Februari 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 4, November 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): DASENG Volume 12 Nomor 4, Oktober 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 3, Juli 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 1, Januari 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 2, November 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 1, Mei 2022 Vol. 10 No. 2 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 2, November 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021 Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 No. 1 Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020 Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019 Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018 Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017 Vol. 5 No. 2 (2016): Volume 5 No.2 November 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 No.1 Mei 2016 Vol. 4 No. 2 (2015): Volume 4 No.2 November 2015 Vol. 4 No. 1 (2015): Volume 4 No.1 Mei 2015 Vol. 3 No. 2 (2014): Volume 3 No.2 November 2014 Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 No.1 Mei 2014 Vol. 2 No. 3 (2013): Volume 2 No.3 November 2013 Vol. 2 No. 2 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.2 Juli 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.1 Mei 2013. Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku II EKSPERIMENTAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku I KONTEKSTUAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): EDISI PERDANA Volume 1 No.1 Mei 2012 More Issue