cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Arsitektur DASENG
ISSN : 23018577     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur DASENG adalah media informasi pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni khususnya Artikel Ilmiah bidang Arsitektur berupa Hasil Penelitian, Hasil Perancangan, Studi Kepustakaan maupun Tulisan Ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 882 Documents
EDUPARTMENT DI KOTA MANADO: Arsitektur Biofilik Makienggung, Gabriel K. H.; Mononimbar, Windy J.; Rompas, Leidy M.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan di kota manado sudah semakin maju hal ini terlihat dari begitu banyak tempat perkuliahan yang banyak diminati oleh pelajar bukan saja dari dalam daerah, tetapi juga dari luar daerah yang datang studi di kota manado. Hanya saja kualitas rumah kost yang ada saat ini sebagai hunian bagi mahasiswa belum representatif dalam menunjang keseharian mahasiswa agar dapat produktif dan optimal dalam belajar. Melihat hal tersebut maka dirancanglah bangunan Edupartment di Kota Manado. Edupartment mengakomodir kebutuhan akan tempat tinggal bagi mahasiswa juga sebagai wadah dalam mengembangkan potensi mahasiswa dalam belajar sehingga dapat optimal dalam dunia akademis. Tema yang digunakan dalam perancangan ini yaitu arsitektur biofilik. Desain biofilik banyak melibatkan elemen ruang luar ke dalam bangunan sehingga pengaruh positif dari ruang luar dapat meningkatkan kesehatan penghuninya untuk dapat bekerja, belajar serta beraktifitas. Hasil dari perancangan ini yaitu desain arsitektural dengan implementasi desain biofilik yang mendukung produktifitas penghuninya dengan lingkungan yang sehat dan bangunan yang ramah lingkungan. Kata Kunci: Edupartment, Kota Manado, Arsitektur Biofilik
PERANCANGAN TRAUMA HEALING CENTER SULAWESI UTARA: Healing Therapeutic Architecture Biring, Geneviene N. D.; Suryono; Siregar, Frits O. P.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan Stress Pascatrauma atau awam dikenal sebagai PTSD. Gangguan mental ini terjadi ketika seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis: perang, kecelakaan, bencana alam, kekerasan, serta perundungan merupakan beberapa penyebab dari PTSD. Dalam Upaya pemulihannya, seorang pengidap PTSD memerlukan penanganan secara khusus, salah satunya tersedia lingkungan yang mendukung yakni rumah yang nyaman, aman, dan orang terdekat yang suportif. Namun, masyarakat Indonesia yang masih tabu dengan isu Kesehatan mental acap kali melabeli seseorang dengan gangguan mental sebagai orang “gila” dan harus dijauhi. Peran seorang arsitek dalam masyarakat diperlukan untuk menanggapi isu ini. Perancangan Trauma Healing Center, dengan Tema Healing Therapeutic Architecture hadir melibatkan desain sebagai media yang menyediakan lingkungan pemulihan korban PTSD. Dirancang untuk menghadirkan lingkungan yang nyaman seperti rumah dan Integrasi bangunan dengan alam sekitar pun diimplementasikan dalam perancangan ini dengan harapan membawa pemulihan bagi korban PTSD. Kata Kunci: PTSD, Trauma, Healing, Therapeutic
PUSAT WISATA KULINER PECINAN DI KOTA MANADO: Heritage Architecture Koyakin, Ferenshia P.; Sela, Rieneke L. E.; Tarore, Raymond D. Ch.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado.merupakan salah satu kota yang dikenal.sebagai daerah.tujuan wisata di.kawasan Timur.Indonesia dan menjadi.pintu gerbang program tersebut di kawasan pasifik.sejak dilaksanakannya program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pusat kuliner pecinan ini dirancang untuk bisa.mewadahi kebutuhan.akan.tempat wisata yang nyaman dan aman di.Kota..Manado sekaligus menata kembali kawasan pecinan dengan tetap mempertahankan bangunan bersejarah yang ada sesuai dengan tema yaitu heritage architecture sehingga bisa mengagngkat citra Kota Manado khususnya dalam bidang kuliner sebagai salah satu.destinasi.wisata kuliner yang.wajib dikunjungi. Metode.perancangan.ini menggunakan.metode proses.desain glass box.oleh J.C Jones dengan 3.poin utama pendekatan.perancangan yaitu, pendekatan.terhadap tipologi, pendekatan terhadap tema dan pendekatan.terhadap kajian.tapak dan lingkungan, sehingga.menghasilkan.suatu.desain.berupa.layout plan, site plan, denah, tampak bangunan, .potongan bangunan, utilitas dan.gambar perspektif sesuai dengan konsep perancangan. Kata Kunci: Pusat Wisata Kuliner Pecinan, Heritage Architecture
AKADEMI PEMADAM KEBAKARAN DI MANADO: Speed and Dynamic Kawengian, Claudia K.; Suryono; Siregar, Frits O. P.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia yang meningkat setiap tahun mengakibatkan meningkatnya kepadatan permukiman masyarakat, seperti kawasan perumahan, perkantoran, wadah pendidikan, pembangunan gedung-gedung industri, dan pusat perbelanjaan. Hal ini merupakan factor timbulnya resiko bencana kebakaran akibat penataan bangunan yang padat dan meningkatnya aktivitas penduduk. Kebakaran merupakan suatu ancaman bagi keselamatan manusia, harta benda, dan lingkungan. Untuk mengatasi masalah bahaya kebakaran ini yaitu dengan mengadakan sumber daya manusia untuk dijadikan petugas pemadam kebakaran yang ahli dan teruji. Namun, diketahui bahwa jumlah petugas pemadam kebakaran dari seluruh wilayah Indonesia masih sangat kurang dan belum tersedianya tempat khusus untuk mendidik dan melatih calon-calon petugas pemadam kebakaran. Maka dari itu, sangat dibutuhkan pengadaan wadah pendidikan dan pelatihan khusus pemadam kebakaran untuk yang pertama di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan ini, maka dihadirkan sebuah Akademi Pemadam Kebakaran yang berlokasi di Kota Manado, Sulawesi Utara. Tema yang digunakan dalam perancangan ini adalah Speed and Dynamic yang berarti cepat dan dinamis, yang dimana ide ini diambil karena mengetahui bahwa pemadam kebakaran identik dengan aktivitasnya yang cepat dan banyaknya pergerakan dalam aktivitas pemadam kebakaran. Penerapan tema ini ada pada bentuk pola sirkulasi di dalam dan luar bangunan, bentuk geometri bangunan, serta fasad bangunannya yang dapat memberikan kesan cepat dan dinamis sehingga melalui visual, pola sirkulasi, dan interior banngunan ini dapat memperlihatkan bahwa fungsi bangunan adalah khusus untuk pemadam kebakaran. Kata Kunci: Akademi, Pemadam Kebakaran, Speed and Dynamic
KAJIAN TRANSFORMASI SPASIAL PADA PERANCANGAN MUSEUM WALISONGO DI GRESIK DENGAN FILOSOFI MEMAYU HAYUNING BAWANA Riyanto, Anton; Tohar, Ibrahim; Murti, Farida
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to explain the spatial variations in the design of the Warisongo Museum in Gresik based on the philosophy of Memayu Hayunin Bawana. This philosophy is a social wisdom aimed at maintaining harmonious relationships between humans, humans and nature, and humans with their Creator. This philosophy is applied to the layout depicting Javanese community life, including architecture designed with significance. Memayu Hayunin Bawana is believed to play an important role in human life, especially in Javanese society. The designers of the Warisongo Museum must consider that the museum's design represents the journey of Warisongo in spreading Islam in Java. The research is conducted using visual observation and documentation, literature review, 2d and 3d desain methods, and comparison to explore data and context. Renovation of traditional Javanese houses. The results of the research indicate the transformation of the Warisongo Museum's design through spatial transformation following the guidelines of the Memayu Hayunin Bawana philosophy. Changes that violate traditional house rules are now believed to reduce the practice of Memayu Hayunin Bawana, While individuals who are observed adhering to the rules will persist in their practices, additional research is required to examine the alteration of traditional structures in various instances of Javanese traditional architecture, illustrating the implementation of principles associated with Memayu Hayunin Bawana in spatial changes. Keyword: Museum, Transformasi, Walisongo Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan transformasi spasial pada perancangan museum walisongo di gresik berdasarkan filosofi memayu Hayuning Bawana. Filosofi ini merupakan kearifan masyarakat yang diarahkan untuk menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan manusia, manusia denhan alam serta manusia dengan sang pencipta. Filosofi ini diterapkan dalam rancangan untuk menggambarkan kehidupan masyarakat Jawa seperti arsitektur yang dirancang secara bermakna. Memayu Hayuning Bawana dinilai berperan penting dalam prinsip hidup manusia khususnya masyarakat jawa. Perlu diketahui bahwa perancangan museum walisongo ini merupakan rancangan museum yang di harapkan dapat menggambarkan perjalanan walisongo dalam menyebarkan islam di tanah jawa, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi visual dan dokumentasi, tinjauan pustaka, wawancara, metode grafis, dan perbandingan untuk menggali data dan latar belakang transformasi pada rumah tradisional jawa. Hasil penelitian menunjukan hasil dari transformasi perancangan museum walisongo dengan tranformasi spasial sesuai pedoaman filosofi Hamemayu Hayuning Bawana. Sementara itu, transformasi yang ditemukan melanggar aturan rumah adat diyakini akan mengurangi praktik Hamemayu Hayuning Bawana, sedangkan mereka yang terpantau mematuhi aturan akan mempertahankan praktik tersebut. Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai transformasi bangunan tradisional dalam kasus lain arsitektur tradisional Jawa guna menampilkan adanya pengapliaksian konseptual terkait Hamemayu Hayuning Bawana dengan tranfomasi spasial. Kata Kunci: Musem, Transformasi, Walisongo
CREATIVE COWORKING CENTER (CCC) DI MANADO: Arsitekur Biofilik Haans, Christ I.; Prijadi, Rahmat; Supardjo, Surijadi
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2022 mencapai 5,42%, menunjukkan kinerja ekonomi yang menjanjikan dan melampaui rata-rata nasional. Sektor-sektor utama seperti Pertanian, Kehutanan, Perikanan, Perdagangan, dan Transportasi serta Pergudangan menjadi pilar penting dalam mengembangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) wilayah. Di tengah transformasi digital global, terjadi pergeseran model pekerjaan tradisional dengan meningkatnya jumlah pekerja Freelance dan Perusahaan Start-Up di Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara. Data statistik menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah Freelancer dan Perusahaan Start-Up di kota ini, dengan perkiraan pertumbuhan sekitar 10-15% setiap tahunnya. Feomena ini mendorong kebutuhan akan ruang kerja yang fleksibel, menghasilkan munculnya konsep coworking space yang menawarkan lingkungan kerja kolaboratif, fleksibel, dan inspiratif. Sebagai jawaban atas kebutuhan ini, muncul konsep Creative Coworking Center (CCC) di Kota Manado, bertujuan menyediakan ruang kerja inovatif, fleksibel, dan ramah lingkungan. Konsep ini mengakomodasi berbagai kebutuhan pengguna, dari area kerja pribadi hingga ruang kolaboratif yang luas. Dengan penerapan konsep Arsitektur Biofilik, Creative Coworking Center (CCC) diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan inspiratif, yang mempromosikan kesejahteraan fisik dan mental bagi penggunanya, menjadikannya pusat kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan bagi perekonomian dan komunitas kreatif di Kota Manado. Kata Kunci : Creative Coworking Center (CCC), Kota Manado, Arsitektur Biofilik
TERMINAL PENUMPANG LOKAL ANGKUTAN UDARA KABUPATEN SITARO: Arsitektur Bioklimatik Christin Makahanap; Julianus A. R. Sondakh; Pierre H. Gosal
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v13i3.57237

Abstract

Terminal bandar udara merupakan objek pelengkap dari Bandar Udara, kehadiran Terminal menjadi sarana penghubung antara lapangan terbang dan seluruh bandara yang di lengkapi dengan fasilitas pelayanan untuk pemprosesan penumpang dan bagasi. Dalam perekonomian global saat ini kehadiran suatu kawasan penerbangan berkembangan secara dramatis. Kebutuhan ini bukan hanya untuk memenuhi sarana transportasi daerah namun juga sebagai pusat ekonomi yang menghasilkan lapangan kerja, perkembangan bisnis lokal, serta menarik investasi. Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro telah mengambil kebijakan untuk membangun kawasan penerbangan bandar udara di Pulau Siau tidak hanya untuk meningkatkan faktor ekonomi dan sosial tetapi juga untuk antisipasi bencana di karenakan keberadaan gunung api di Pulau Siau. Oleh karena itu dengan menghadirkan Terminal Penumpang Lokal Angkutan Udara di Kabupaten Sitaro yang menerapkan tema Arsitektur Bioklimatik, yaitu untuk menghadirkan objek rancangan yang menjadi sarana pelengkap bandar udara untuk mendukung masyarakat setempat serta hadir sebagai ikon bangunan daerah. Lokasi perancangan yang berada di Karahiang Balirangen Kecamatan Siau Timur Selatan berdekatan dengan hutan bakau, memperhatikan kondisi lingkungan saat ini penerapan tema Arsitektur Bioklimatik untuk menjadikan bangunan yang ramah lingkungan dan memberikan kenyamanan kepada pengguna. Kata kunci : Terminal, Penumpang, Lokal, Angkutan Udara, Kabupaten Sitaro.
CREATIVE SPACE DI MANADO: Flexibilitas Ruang Pada Arsitektur Kolondam, Annisa P. P. L.; Prijadi, Rahmat; Supardjo, Surijadi
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Creative Space di Manado dengan Tema Flexibilitas Ruang pada Arsitektur bertujuan untuk menciptakan sebuah wadah untuk menampung berbagai kegiatan bagi komunitas-komunitas di kota Manado khususnya yang berada bidang kreatif. Creative Space ini dirancang untuk menarik komunitas kreatif dengan berbagai macam fasilitas yang dapat mendukung kegiatan kreatif. Industri kreatif di Indonesia terus berkembang, dengan kontribusi Rp1.211 triliun terhadap PDB nasional pada 2020. Di Manado, subsektor ekonomi kreatif yang signifikan meliputi kuliner, fesyen, musik, dan fotografi/media visual. Melalui pendekatan fleksibilitas ruang,desain bangunan mempunyai sifat-sifat fleksibel seperti ruangan pada bangunan memiliki ukuran yang luas, memiliki bentuk dan furnitur ruang yang fleksibel sehingga dapat dialih fungsikan untuk berbagai kegiatan yang akan di selenggarakan. Creative Space diharapkan menjadi pusat kolaborasi, bertukar pikiran, dan promosi karya bagi komunitas kreatif di Manado. Kata Kunci : Creative Space, Kota Manado, Fleksibilitas Ruang
PERANCANGAN FASILITAS PARKIR PASAR BLAURAN SURABAYA Ahmad Resahidayat; Intan Kusumaningayu; Farida Murti
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v13i3.57254

Abstract

This study discusses the design of parking facilities at Pasar Blauran Surabaya in response to the problem of limited parking space that affects the smooth operation of the market and the convenience of visitors. Through a mixed qualitative and quantitative approach, this research conducts an in-depth analysis of the parking conditions at the market. Primary data were collected through field surveys, including observations of parking patterns and interviews with market traders and visitors. The results show that parking space at Pasar Blauran is still limited, leading visitors and traders to often choose unofficial parking spots, increasing the risk of congestion and traffic problems. The limitation of parking space at Pasar Blauran Surabaya is a serious issue that affects the market's operation and the comfort of visitors and traders. This research identifies the factors causing and the impacts of this issue and offers solutions. Through a mixed qualitative and quantitative approach, including literature reviews, field surveys, and data analysis, the main findings and recommendations are presented. The research site is Pasar Blauran, located in a densely populated area in South Surabaya. The results are expected to provide guidance for local governments, market managers, traders, and the community in improving the quality and sustainability of the market. Keywords: Pasar Blauran, Surabaya, parking facilities, limited parking space, parking conditions.
KRITERIA PEMILIHAN TAPAK PADA PERANCANGAN RUMAH SUSUN SEDERHANA MILIK DI MEDOKAN AYU SURABAYA Ratna A. Andarwati; Andarita Rolalisasi; Farida Murti
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v13i3.57266

Abstract

Surabaya merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Timur. Kota Surabaya mengalami perkembangan yang sangat pesat, setiap tahunnya populasi kepadatan penduduk semakin bertambah. Pesatnya perkembangan kota mengakibatkan berbagai macam masalah dalam penyediaan sarana, prasarana dan lingkungan perumahan di perkotaan, hal ini disebabkan kurangnya lahan yang memadai. Dalam mengatasi permasalahan tersebut pemerintah kota Surabaya berencana membangun rumah susun sederhana milik. Dalam Pembangunan rusunami yang perlu diperhatikan adalah fasilitas lingkungan sekitar yang bisa menunjang kebutuhan para penghuni rusunami, fasilitas Pendidikan, fasilitas Kesehatan, fasilitas pemerintahan, aksebilitas perlu di pertimbangkan. Oleh karena itu, pemilihan tapak sangat berperan penting dalam Pembangunan rusunami. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tapak agar dapat digunakan sebagai data dasar dalam perancangan rumah susun sederhana milik di Medokan ayu Surabaya. Metode yang digunakan adalah analisis skoring yang dilakukan dengan menghitung jarak dari tiap-tiap kriteria prioritas tapak. Kriteria tapak bertujuan agar lahan mampu dimanfaatkan secara efektif dan efisien. Kata Kunci: Rumah susun, Rusunami, Surabaya, Analisis Tapak

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 3, Agustus 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 1, Februari 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 4, November 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): DASENG Volume 12 Nomor 4, Oktober 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 3, Juli 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 1, Januari 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 2, November 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 1, Mei 2022 Vol. 10 No. 2 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 2, November 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2, November 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 No. 1 Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020 Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019 Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018 Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017 Vol. 5 No. 2 (2016): Volume 5 No.2 November 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 No.1 Mei 2016 Vol. 4 No. 2 (2015): Volume 4 No.2 November 2015 Vol. 4 No. 1 (2015): Volume 4 No.1 Mei 2015 Vol. 3 No. 2 (2014): Volume 3 No.2 November 2014 Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 No.1 Mei 2014 Vol. 2 No. 3 (2013): Volume 2 No.3 November 2013 Vol. 2 No. 2 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.2 Juli 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.1 Mei 2013. Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku II EKSPERIMENTAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku I KONTEKSTUAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): EDISI PERDANA Volume 1 No.1 Mei 2012 More Issue