cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Analisa Potensi Pencemaran Merkuri Pada Sungai Ongkag Dumoga Akibat Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Annisah A. Bouty; Herawaty Riogilang; Isri R. Mangangka
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadirnya aktivitas pertambangan emas rakyat dengan menggunakan merkuri dalam pengolahannya dapat menyebabkan terjadinya pencemaran air sungai dan kerusakan fungsi lingkungan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penanganan limbah sisa pengolahan emas yang mengandung merkuri ke sungai atau badan air. Maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk menganalisis potensi pencemaran merkuri akibat adanya kegiatan pertambangan emas tanpa izin pada sungai Ongkag Dumoga. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hal tersebut dikarenakan penelitian ini menganalisis data sekunder berupa angka dan tabulasi juga beberapa kutipan dari jurnal penelitian yang terkait. Penentuan potensial tercemar atau tidak pada sungai dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan beban pencemaran, perhitungan beban pencemar yang dilakukan berupa beban pencemar maksimum (BPM) dan beban pencemar actual (BPA).Hasil analisis data sekunder dengan menggunakan persamaan hitungan beban pencemaran maksimum (BPM) menunjukkan total potensi pencemaran pada tahun 2018 sebanyak 0,001275 mg/l, untuk tahun 2019 sebanyak 0,0099 mg/l dan untuk tahun 2020 sebanyak 0,0155 mg/l. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kenaikan angka pencemaran merkuri di kemudian hari maka perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran dengan menerapkan strategi secara teknis dan non-teknis. Adapun metode yang dapat digunakan yakni metode Fitoremediasi, Pengadaan IPAL Komunal dan Pemantauan Kualitas Air Sungai oleh pemerintah setempat maupun instansi terkait. Kata kunci – merkuri (Hg), Pertambangan Emas Tanpa Izin, potensi pencemaran, fitoremediasi
Analisa Kinerja Lalu Lintas Persimpangan Lengan Empat Tak Bersinyal (Studi Kasus: Persimpangan Jl. Veteran, Jl. 1945, Jl. Amal, Kota Kotamobagu) Abdul H. Lamarang; Audie L. E. Rumayar; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan Jalan merupakan tempat bertemunya arus lalu lintas dari dua Jalan atau lebih. Persimpangan tak bersinyal menyebabkan banyaknya konflik yang terjadi di daerah Kota Kotamobagu, persimpangan yang tidak bersinyal sudah banyak menimbulkan konflik atau masalah lalu lintas, dikarenakan meningkatnya angka pertumbuhan kependudukan dan perekonomian, beserta kendaraan transportasi, hal ini meningkatkan ketidakdisiplinan para pengguna kendaraan transportasi darat,ditambah kurangnya rambu atau petunjuk yang ada di simpang tak bersinyal empat lengan di ruas Jalan Veteran-Jalan Amal-Jalan 1945. Oleh karena itulah, perlu dilakukan suatu studi dan evaluasi kinerja terhadap simpang tak bersinyal empat lengan di ruas Jalan Veteran-Jalan Amal-Jalan 1945, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja lalu lintas pada persimpangan tersebut dengan mengetahui kinerja simpang, tingkat pelayanan Jalan, dan waktu tundaan pada persimpangan tak bersinyal empat lengan di ruas Jalan Veteran-Jalan Amal-Jalan 1945.Penelitian dimulai dengan pengukuran awal data geometrik lengan persimpangan kemudian mengambil data volume lalu lintas dengan melakukan survey selama 1 hari pada tanggal 10 Agustus 2020 dari jam 06.00 – 19.00, Dalam menganalisa persimpangan dilakukan dengan mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997) dan simulasi memakai software Simulation of Urban Mobility (SUMO). Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa arus puncak pada saat jam puncak yaitu jam 17.00-18.00 WITA, dengan volume total kendaraan (QTOT) sebesar 1283,6 smp/jam. Hasil perhitungan menunjukan bahwa kapasitas simpang (C) sebesar 2399,8 smp/jam, dengan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,53, tundaan simpang (D) sebesar 8,6 det/smp dan peluang antrian yang terjadi adalah 13% - 29%. Level Of Service (LOS) yangdi dapat yaitu LOS A. Hasil simulasi dan analisis pergerakan lalu lintas menunjukan tingkat pelayanan dan keandala yang dibutuhkan oleh pengendara atau pengguna Jalan sangat baik, walaupun begitu, simpang ini memiliki konflik yang begitu serius di karenakan sudah banyak di simpang tersebut telah memakan banyak korban laka lantas. Oleh karena itu, untuk menghindari konflik kecelakaan perlu dilakukan evaluasi dan penanganan yang tepat dikemudian hari. Kata kunci – tundaan, simulasi, persimpangan, Level of Service (LOS), kapasitas
Alokasi Sumber Daya Pada Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Peter J. A. Pontoan; D. R. O. Walangitan; Jantje Mangare
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu proyek konstruksi ditentukan oleh kualitas dan kuantitas sumber daya khususnya tenaga kerja, namun seringkali terabaikan. Pada proyek konstruksi terdapat lima sumber daya yang mempengaruhi berjalannya suatu proyek, salah satunya adalah tenaga kerja. Ketidakmerataan sumber daya akan mempengaruhi pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, diperlukan teknik perataan alokasi tenaga kerja untuk meminimalkan fluktuasi. Beberapa pendekatan dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan optimasi perataan sumber daya tenaga kerja, antara lain dengan menggunakan bantuan software microsoft project professional 2013, bertujuan untuk alokasi sumber daya tenaga kerja saat dilakukan resource levelling. Data awal yang harus dimasukkan adalah data proyek, data aktivitas proyek, durasi, hubungan antar pekerjaan, dan kebutuhan tenaga kerja. Dari microsoft project 2013 didapat hasil untuk trial-3 dimana mengalami penurunan sumber daya manusia dibandingkan perencanaan awal pada proyek tersebut yakni diperoleh penggunaan pekerja diawal sebanyak 1796 pekerja menjadi 1686 dengan selisih sebesar 6,12% dan diperoleh schedule yang terbaik yaitu selama 90 hari untuk pekerjaan pondasi dan struktur beton bertulang pada proyek pembangunan gedung kantor Inspektorat daerah kabupaten Bolaang Mongondow. Kata kunci – tenaga kerja, sumber daya, Microsoft Project 2013
Perbandingan Biaya Percepatan Antara Penambahan Tenaga Kerja Dan Jam Kerja (Lembur) Pada Pekerjaan Struktur Rumah Tinggal (Studi Kasus: Rumah Tinggal 2 Lantai Di Sorong Papua) Priska F. Lokas; Ariestides K. T. Dundu; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu proyek konstruksi diperlukan sebuah sistem yang sangat penting yang disebut dengan manajemen proyek. Manajemen tersebut berfungsi untuk mengontrol suatu proyek, mulai dari awal proyek sampai dengan berakhirnya proyek. Pelaksanaan proyek konstruksi di lapangan terdapat berbagai kemungkinan yang dapat menyebabkan keterlambatan, misalnya perubahan desain, pengaruh cuaca, keterlambatan suplai material, dan kesalahan perencanaan atau spesifikasi. Salah satu factor yang dapat mempengaruhi keberhasilan dan mencegah keterlambatan proyek dengan menambah jam kerja atau jam lembur. Semuanya harus dikelola dengan manajemen yang baik supaya tidak terjadi penurunan kualitas, keterlambatan waktu pelaksanaan dan juga pembengkakan biaya agar proyek dikatakan berhasil apabila memiliki waktu penyelesaian yang singkat dengan biaya yang minimum tanpa mengabaikan mutu hasil pekerjaan. Penelitian ini dilakukan dengan cara mencari studi literatur dan dengan menggunakan data sekunder berupa gambar kerja, rencana anggaran biaya dengan mengamati ukuran, volume serta jumlah tenaga kerja, sehingga didapatkan jumlah tenaga kerja dengan menambah jumlah tenaga kerja atau jam lembur. Berdasarkan perhitungan jumlah tenaga dengan mencari jumlah tenaga kerja lembur dan penambahan tenaga kerja didapatkan biaya pekerjaan struktur pada kondisi normal sebelum dipercepat sebesar Rp. 46.142.850,00 dengan durasi 56 hari. Setelah dilakukan penambahan jumlah tenaga kerja yaitu dengan 2 pekerja dan 1 tukang, biaya menjadi Rp. 49.615.500,00 dengan durasi 41 hari Sedangkan dengan penambahan jam kerja lembur 3 jam, biaya menjadi Rp. 61.085.301,00 dengan durasi 95 hari. Dari hasil data diatas dapat disimpulkan bahwa penambahan jumlah tenaga kerja lebih efektif dengan biaya selisih Rp. 3.472.650,00 dan penambahan jam kerja lembur di dapat selisih Rp 14.942.451,00. Kata kunci - Rencana Anggaran biaya, tenaga kerja, penjadwalan
Manajemen Proyek Anggaran Biaya Pada Pelaksanaan Proyek Jasa Konsultasi Penyusunan DED Transportasi Perkotaan Kabupaten Minahasa-Kota Manado Berbasis Rel Servius H. J. Tangkudung
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pelaksanaan Proyek Jasa Konsultansi Penyusunan DED Transportasi Perkotaan Kabupaten Minahasa - Kota Manado Berbasis Rel bermaksud untuk dalam rangka mempersiapkan Dokumen Rancangan Teknis Terinci untuk pelaksanaan pembangunan fisik Penyediaan Sarana dan Prasarana Transportasi perkotaan berbasis rel sesuai dengan kebutuhan Spesifik dan bertujuan untuk menjadi pedoman dalam perencanaan dan pembangunan perkeretaapian khususnya untuk pembangunan jalur KA / LRT lintas Kalasey – Manado. Adapun untuk analisis pada studi ini adalah pengendalian penerimaan, pengendalian pembiayaan, analisa varians dan analisa likuiditas. Pengendalian penerimaan dan pembiayaan dibuat dalam bentuk analisa akuntansi. Dari hasil analisa diperoleh bahwa pengendalian penerimaan dan pengendalian pembiayaan sudah maksimal, hal ini dapat dilihat dari analisa akuntansinya, neraca akhir tiap bulan menunjukkan nilai positif. Sehingga tidak perlu adanya tambahan modal dari Bank. Dari perhitungan analisa varians, perkiraan total biaya sampai akhir Proyek Jasa Konsultansi Penyusunan DED Transportasi Perkotaan Kabupaten Minahasa - Kota Manado Berbasis Rel Rp 700.000.000,00 lebih kecil dari anggaran biaya proyek Rp 605.000.000., keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 95.000.000,00 (13,57 % dari anggaran biaya proyek) dan perkiraan total waktu sampai akhir proyek dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang direncanakan yaitu 6 bulan, walaupun terjadi keterlambatan pada bulan Juli dan Agustus. Perhitungan current ratio tiap bulan menunjukkan nilai lebih dari satu, yang artinya likuiditas proyek baik. Kata kunci – analisa akuntasi, analisa varians, analisa likuiditas
Uji Laboratorium Kuat Lekat Lapisan Tack Coat Dengan Menggunakan Alat Tekan Marshall Yang Dimodifikasi Touries A. Mentang
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, banyak jalan yang mengalami penurunan kondisi baik karena meningkatnya beban lalu lintas maupun karena habis masa layannya. Untuk itu diperlukan adanya usaha peningkatan kondisi jalan, baik yang berupa pemeliharaan rutin maupun dengan pemberian lapis tambahan pada permukaan jalan lama (overlay). Dalam pemberian lapis tambahan ini selalu digunakan tack coat sebagai bahan perekat antara lapisan beraspal yang lama dan baru. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan suatu alat untuk mengukur gaya geser antar lapisan aspal. Dalam penelitian ini dicoba beberapa variasi dari perbandingan antara aspal dengan minyak tanah serta jumlah tack coat yang disebarkan dan diukur gaya gesernya dengan menggunakan alat uji Marshall yang telah dimodifikasi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya lekat maksimum diperoleh untuk jenis tack coat yang memiliki perbandingan aspal/minyak tanah sebesar 7/3 untuk jumlah penyebaran sebesar 0.3 L/m². Kata kunci – overlay, tack out, kekuatan geser, jumlah penyebaran
Studi Sumber Daya Manusia (SDM) Pada Proyek Jasa Konsultan Terhadap Kualitas Pekerjaan Proyek Di Kabupaten Minahasa Fransiskus M. Mandagi
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif memiliki target dan tujuan yang jelas dalam pekerjaanya. Ia melakukan pekerjaan dengan semangat dan selalu memiliki target kedepan. Sebelum memulai suatu hal, orang produktif selalu membuat persiapan dan planing supaya bisa memperkecil kesalahnya dalam bekerja. Tingkat pendidikan yang tinggi, pengalaman yang banyak dan ketelitian yang baik tidak serta merta menjadikan konsultan menjadi baik tanpa didukung oleh kejujuran, idealisme dan karakter baik dari orangnya. Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengalaman dan karakter secara bersama- sama SDM konsultan manajemen konstruksi terhadap kualitas pekerjaan yang sudah dibangun dengan pola partisipasi masyarakat. Konsultan manajemen konstruksi yang dijadikan sebagai obyek penelitian adalah PNPM Mandiri Perkotaan. PNPM Mandiri Perkotaan terdiri dari 2 bentuk bentuk yaitu: bantuan kepada masyarakat miskin dalam bentuk pinjaman dana yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat. Bantuan teknis berupa pendampingan kepada masyarakat dalam rangka membantu pembentukan organisasi di tingkat komunitas, guna meningkatkan kesejahteraraan melalui peningkatan ekonomi, prasarana lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Linear berganda dalam analisis ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Dalam penelitian ini, variabel bebas adalah variabel Pengalaman (X1), Karakter (X2) dan variabel terikatnya adalah Kualitas Pekerjaan (Y). Penelitian dilaksanakan terhadap konsultan yang melaksanakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kabupaten Minahasa dengan sampel seluruh kecamatan yang mendapatkan program sebanyak 25 kecamatan, 43 kelurahan dan 227 desa. SDM adalah seluruh konsultan manajemen konstruksi yang bekerja di tingkat kecamatan yang berlatar belakang teknik sipil. Metode pengumpulan data dimaksudkan untuk memperoleh informasi yang relevan, akurat dan reliabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuisioner serta hasil penilaian kualitas pekerjaan masing-masing kecamatan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Pengalaman konsultan manajemen konstruksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun; Karakter konsultan manajemen konstruksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun; Pengalaman dan karakter konsultan manajemen konstruksi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun. Terkait dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pengalaman dan karakter konsultan manajemen konstruksi berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun, maka diberikan saran : Perlu adanya upaya meningkatkan pengalaman konsultan manajemen konstruksi; Untuk meningkatkan keterampilan konsultan manajemen konstruksi dapat dilakukan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan; Perlu didorong kepada konsultan manajemen konstruksi agar dapat meningkatkan dan mengembangkan diri; Perlu dipikirkan untuk dapat merancang suatu program pembinaan karakter dengan tepat; Upaya menciptakan perubahan karakter yang lebih baik, harus melibatkan semua komponen bangsa; Pendidikan nilai karakter seperti jujur, adil, disiplin, kasih sayang, cinta damai dapat mulai ditanamkan dari lingkungan terkecil kita yaitu keluarga; Disarankan untuk mengembangkan model penelitian dengan menambahkan variabel lain. Kata kunci – pengaruh pengalaman, pengaruh karakter, SDM, kualitas pekerjaan
Analisis Rencana Anggaran Biaya Berdasarkan Analisa Harga Satuan Cipta Karya Tahun 2021 (Studi Kasus: Gedung Meteorologi Kota Bitung) Abd. Rajab R. Dasinangon; Ariestides K. T. Dundu; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan sebuah proyek konstruksi sangat berkaitan dengan proses manajemen didalamnya. Pada tahapan itu, pengelolaan anggaran biaya untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, perlu dirancang dan disusun sedemikian rupa berdasarkan sebuah konsep estimasi yang terstruktur sehingga menghasilkan nilai estimasi rancangan yang tepat dalam arti ekonomis. Nilai estimasi anggaran yang disusun selanjutnya dikenal dengan istilah Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek, yang mempunyai fungsi dan manfaat lebih lanjut dalam hal mengendalikan sumberdaya material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pelaksanaan proyek sehingga pelaksanaan kegiatan proyek yang dilakukan akan mempunyai nilai efisien dan efektivitas Sumber data yaitu subjek dari mana data tersebut didapatkan. Berdasarkan sumbernya data bisa didapatkan melalui internet berupa penelitian sebelumnya yang memiliki pembahasan serupa dengan penelitian ini dalam bentuk berupa jurnal, ebook, dan lain-lain. Selain itu data juga didapatkan dari pihak kontraktor maupun pihak pengawas yang bersangkutan dalam proses pengerjaan proyek. Proyek pembangunan Gedung Meteorologi Kota Bitung yang memiliki 1 lantai ini telah didirikan dengan luas bangunan 154,15 m2 di Kelurahan Sagerat, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil perhitungan pada penelitian Gedung Meteorologi Kota Bitung berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Cipta Karya Tahun 2021 didapat anggaran sebesar Rp. 1.823.543.000,00. Kata kunci – Rencana Anggaran Biaya, AHSP Cipta Karya 2021, volume
Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow Muh. F. Sumantri; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow ini dibangun 1 lantai dengan luas bangunan 787,5 m2, yang lokasinya berada di Desa Lolak Tombolango Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow Propinsi Sulawesi Utara. Sehubungan dengan hal tersebut dibutuhkan estimasi rencana anggaran biaya yang harus disiapkan. Rencana Anggaran Biaya dalam sebuah proyek konstruksi perlu dipersiapkan untuk mengetahui biaya yang dibutuhkan dalam proyek konstruksi tersebut. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya pada proyek akhir ini mengacu pada AHSP, survey material bangunan dan gambar bestek yang disediakan. Selain untuk mengetahui anggaran biaya yang diperlukan, Penelitian ini membahas Tentang Penjadwalan dari Pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah. Hasil perhitungan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow adalah sebesar Rp. 1.310.909.00,00-. waktu pelaksanaan dalam kurva S selama 2 Bulan 4 minggu atau 92 hari kerja, dengan durasi 1 minggu sama dengan 7 hari kerja. Kata kunci – perhitungan Rencana Anggaran Biaya, AHSP, kurva S
Analisis Percepatan Proyek Dengan Menggunakan Metode “Fast Track” (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik Manado) Yeremia B. Mokalu; Tisano Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaannya, Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik Manado dijadwalkan untuk selesai dalam kurun waktu 275 Hari dengan biaya yang dianggarkan sebesar Rp 18.504.600.000,00 sesuai dengan Rekapitulasi yang ada. Mengenai hal tersebut haruslah memperhatikan juga kinerja proyek guna menghindari keterlambatan. Adapun kinerja proyek harus dipertahankan bagus dengan melakukan pengendalian proyek. Untuk menganalisis percepatan pengendalian proyek yang dilakukan dapat digunakan metode analisis percepatan ptoyek, salah satunya metode Fast Track. Untuk hasil percepatan proyek metode Fast Track, estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek sebesar 208 hari yang dimana nilai tersebut lebih cepat daripada yang direncanakan sebelumnya yaitu 275 hari. Walaupun ada beberapa pekerjaan dilintasan kritis yang harus dikerjakan secara bersama-sama. Kata kunci – Fast Track, percepatan proyek, lintasan kritis, waktu