cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Pengujian Benkelman Beam Dan Analisis Perhitungan Tebal Lapis Tambahan (Overlay) Pada Perkerasan Lentur Dengan Menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan Di Ruas Jalan Wolter Monginsidi (Dalam Kota Bitung) Sta 0+000 - Sta 0+400 Tahun 2021 Brainer Sibula
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas Jalan Wolter Monginsidi adalah Ruas Jalan Nasional yang berada di dalam Kota Bitung. STA awal 0+000 tepat mulai di Gapura Batas Kota Bitung di kel. Sagerat, Kec. Matuari. Panjang Total Ruas Jln. Wolter Monginsidi dengan no. Ruas jalan. 50.001.15K adalah 9.327 m. Ruas jalan ini merupakan ruas dimana kendaraan berat seperti container selalu beraktivitas melalui jalan ini. Sehingga kondisi jalan ini mengalami kerusakan deformasi pada permukaan lapisan aspal. Tahun 2021 Untuk Ruas Jalan Wolter Monginsidi (Dalam Kota Bitung) direncanakan 100 m masuk penanganan efektif dalam hal ini Rehab Mayor (Sumber: Data Pemaketan Indakatif 2022 BPJN Sulut). Salah satu cara untuk memvalidasi data di lapangan yaitu melakukan survey Benkelman Beam di Ruas Jalan Wolter Monginsidi. Hasil yang didapat dari test Benkelman Beam dengan Muatan 8,2 ton adalah lendutan wakil tertinggi dari ban ganda kanan sebesar 1,08 mm, sedangkan dari ban ganda kiri menghasilkan lendutan wakil tertinggi sebesar 1,07 mm. Dengan data LHR tahun 2018, maka di dapat Cesa pangkat 4 (kend per tahun ) sebesar 17,93 x 10^6. Melalui grafik gambar L.1 Tebal overlay berdasarkan lendutan balik maksimum (Benkelman Beam) (kurva beban lebih dari 10^6 ESA4) MDP 2017 maka dari lendutan wakil tertinggi 1,08 mm dan lalu lintas desain beban CESA4 17,93x10^6 didapat tebal overlay 49 mm sehingga dikategorikan tipikal penanganan Rehab mayor yaitu AC-WC tebal 40 mm dan AC-BC tebal 60 mm. Kata kunci – Benkelman Beam, ruas jalan Wolter Monginsidi, lendutan wakil
Analisis Sebaran Transpor Sedimen Pada Ruas Sungai Sario Tiny Mananoma; Kelvin H. Auwyanto; Kevin F. Tawalujan; Indah R. Lempoy; Siti N. A. K. Akili
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erosi dan sedimentasi di wilayah DAS Sungai Sario berpengaruh pada besaran jumlah kapasitas tampung. Salah satu penyebab banjir di Sungai Sario adalah debit aliran yang besar, disamping itu kapasitas tampung sungai berkurang akibat adanya erosi/sedimentasi. Transpor sedimen dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada dasar sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran transpor sedimen dasar (bedload) pada ruas Sungai terpilih. Lokasi yang ditinjau berada sejauh sekitar 280 meter ke arah hilir dari titik Jembatan Sario. Digunakan nilai debit banjir rencana dengan kala ulang 5 tahun sebesar 26,99 m3/detik, kemudian debit puncak tersebut dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk menampilkan mekanisme dan pola transpor sedimen. Metode Meyer Peter Muller (MPM) digunakan dalam pemodelan HEC-RAS yang membutuhkan data masukan berupa data penampang sungai, karakteristik sungai untuk nilai koefisien n manning, data debit banjir, serta data sedimen. Hasil analisis transpor sedimen menggunakan Metode Meyer Peter Muller (MPM) sebesar 190,70 ton untuk tahun 2019 dan 524,05 ton untuk tahun 2021. Sedangkan hasil simulasi pada ruas terpilih menunjukan terjadinya erosi pada dasar sungai. Kata kunci – sungai Sario, MPM, transpor sedimen
Analisis Besaran Transpor Sedimen Sungai Tondano Di Titik Jembatan Mahakam Tiny Mananoma; Muhammad M. Fajar; Victor Makasiahe; Regen L. Kahiking
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Tondano termasuk salah satu sungai di Kota Manado yang sering meluap pada saat musim hujan sehingga begitu merugikan penduduk yang bermukim di sekitar bantaran sungai. Akibat debit air sungai yang besar memicu terjadi banjir yang menggenangi sekitar sungai Tondano dan menimbulkan kerugian yang besar. Ada beberapa faktor yang mengakibatkan terjadinya banjir di sekitar aliran sungai Tondano, salah satu faktor adanya penyempitan penampang melintang dan pendangkalan pada alur sungai Tondano. Tujuan penelitian untuk mengetahui besaran transpor sedimen bed load yang terjadi di sungai Tondano dengan harapan hasil analisis ini dapat memberikan informasi bagi pihak terkait untuk melakukan langkah komprehensif maupun mengatasi masalah sedimentasi di sungai Tondano khususnya pada ruas jembatan Mahakam. Dalam pemodelan HEC-RAS digunakan metode Meyer Petter Müller (MPM) yang membutuhkan data masukan seperti data penampang sungai, karakteristik sungai untuk nilai koefisien “n” Manning, data debit, serta data analisis saringan. Hasil analisis transpor sedimen menggunakan metode Meyer Peter Müller (MPM) sebesar 14.988,39 ton untuk tahun 2014 dan 16.588,39 ton untuk tahun 2021. Kata kunci – sungai Tondano, transpor sedimen, metode MPM, HEC – RAS
Pengendalian Mutu Dan Penjaminan Mutu Proyek Jalan Raya Meylita Untu; Beatrix Octavina; Anastasya Maramis
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan-kerusakan pada jalan yang sering dijumpai disebabkan karena beberapa hal yang antara lain kesalahan desain, kesalahan pelaksanaan dan pengawasan, kesalahan pemanfaatan, serta kesalahan yang tak terduga lainnya. Dalam pembangunan jalan diperlukan pengendalian mutu agar kualitas dari suatu pekerjaan dapat sesuai dengan spesifikasi. Dengan pengendalian mutu yang baik dapat memberikan pelayanan sesuai dengan umur rencana. Pengendalian mutu sebaiknya dilaksanakan dengan efektif dan efisien seperti tepat waktu dan peka terhadap penyimpanan, terpusat pada masalah, mampu mengkomunikasikan masalah dan lainnya. Beberapa metode yang dipakai dalam pengendalian mutu seperti pengecekan dan pengkajian, pemeriksaan dan uji kemampuan peralatan. Beberapa program penanganan dalam pelaksanaan konstruksi jalan yaitu pembangunan jalan baru dimana belum ada jalan atau masih sederhana yang perlu disesuaikan dengan kondisi lalu lintas. Pengumpulan data dan informasi menggunakan data sekunder yang diambil dari referensi-referensi yang ada di jurnal maupun buku. Banyak proyek-proyek pekerjaan jalan yang mengalami kerusakan dini pada proyek yang dilaksanakan. Hal ini terjadi karena masih banyak proyek yang lemah akan spesifikasi pengendalian mutu yang baik dan pelaksanaan pengendalian mutu secara baik dan tegas. Kata kunci - pengendalian mutu, konstruksi jalan
Evaluasi Kapasitas Penampang Terhadap Debit Banjir Sungai Paniki Di Jembatan Desa Paniki Atas Angel C. Poli; Jeffry S. F. Sumarauw; Tiny Mananoma
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Paniki adalah Sungai yang terletak di Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa utara dan mengairi beberapa kelurahan. Sungai ini berfungsi sebagai sumber air yang dimanfaatkan oleh warga di sekitar bantaran Sungai, permasalahan yang muncul di sekitar bantaran sungai yaitu apakah penampang sungai masih mampu menampung Debit sungai yang ada apabila terjadi curah hujan yang lebat sehingga masyarakat di sekitar bantaran sungai bisa aman dari bahaya bencana banjir Sungai Paniki. Analisis dilakukan dengan mencari frekuensi hujan dengan metode Log Pearson III. Adapun data hujan yang digunakan dari pos hujan Talawaan . Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari tahun 2011 s/d 2020. Setelah mendapat besaran hujan, dilakukan simulasi hujan aliran dengan HSS Snyder menggunakan program komputer HEC-HMS. debit puncak hasil simulasi dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil analisis debit banjir rencana dengan program HEC-HMS diperoleh hasil yang beragam yaitu pada kala ulang 5 tahun didapat debit 10,4 m3/detik, 10 tahun didapat debit m3/detik,25 tahun didapat debit m3/detik, 50 tahun didapat 19,7 m3/detik,100 tahun didapat 22,9 m3/detik. Hasil simulasi menunjukkan untuk penampang STA 0 + 175 dan STA 0 + 200 masih mampu menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan kala ulang 100 tahun. Untuk STA 0 + 125 dan STA 0+150 mampu menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 Tahun, dan 50 Tahun. Selain itu semua penampang Sungai Paniki yang ditinjau sudah tidak mampu menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun tidak mampu untuk menampung semua debit banjir kala ulang. Kata kunci – sungai Paniki, debit banjir rencana, HEC-HMS, HEC-RAS
Probabilitas Dan Dampak Risiko Konstruksi Bendungan Kuwil Kawangkoan Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis Tiny Mananoma; Chrisnal J. T. Tamod; Dranita D. Rantung
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan merupakan salah satu proyek besar yang ada di provinsi Sulawesi Utara. Dalam pembangunan Bendungan terdapat risiko pekerjaan yang terlibat dalam pelaksanaannya. Menurut Health Safety Environment (HSE), risiko yang terdapat dalam suatu proyek dapat dikendalikan melalui manajemen risiko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi serta menganalisis risiko tertinggi pada proyek pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan Paket 3. Data didapatkan melalui kuesioner yang dikembangkan berdasarkan studi literatur. Responden ditentukan melalui penerapan metode purposive sampling. Berdasarkan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), didapatkan satu risiko tertinggi yaitu pekerjaan galian terowongan dan diikuti oleh pekerjaan dewatering. Dilakukan juga fishbone analysis guna menentukan faktor – faktor risiko yang mendasar. Kata kunci – bendungan Kuwil Kawangkoan, manajemen risiko, FMEA
Karakteristik Pengguna Moda Transportasi Online Dan Konvensional Di Kota Tomohon Pada Saat Pandemi Covid-19 Brigita P. Toreh; Lucia I. R. Lefrandt; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia memunculkan banyak perubahan baik di bidang ekonomi, sosial, politik dan sistem transportasi. Pandemi Covid-19 menimbulkan tantangan besar bagi transportasi umum sebagai akibat dari penurunan permintaan dan pendapatan. Pembatasan kegiatan yang dilakukan pemerintah dalam rangka memperlambat penyebaran virus Covid-19 seperti mengurangi interaksi antar individu, telah menjadi norma baru. Penyebaran Covid-19 yang relatif cepat menjadi alasan masyarakat khususnya di Kota Tomohon lebih selektif dalam memilih moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelaku perjalanan dalam memilih moda transportasi di Kota Tomohon dan menentukan faktor–faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi di Kota Tomohon. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner melalui google form dan dibagikan secara langsung kepada 200 responden menggunakan skala likert dan pengolahan data dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui aplikasi AMOS. Berdasarkan hasil kuesioner diperoleh karakteristik responden yang menunjukkan bahwa lebih banyak responden didominasi oleh perempuan, responden lebih banyak ada pada kelompok usia 18 – 35 tahun, responden lebih banyak memiliki jenjang pendidikan terakhir SMA/SMK, responden lebih banyak didominasi oleh pelajar/mahasiswa/i, responden lebih banyak yang belum berpenghasilan, dan responden paling banyak menggunakan Ojek Online sebesar 78%. Berdasarkan hasil uji Structural Equation Modeling (SEM) diperoleh faktor – faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan moda transportasi yang ada di Kota Tomohon yaitu jarak tempuh, kemudahan mendapat moda, dan kenyamanan berkendara. Dimana jarak tempuh berpengaruh terhadap ojek online melalui kenyamanan berkendara sebesar 0.32%, dan melalui kemudahan mendapat moda sebesar 0.28%. Jarak tempuh berpengaruh terhadap ojek konvensional melalui kemudahan mendapat moda sebesar 0.72%, Kata kunci – pandemi Covid-19, pemilihan moda, Structural Equation Modelling (SEM), AMOS
Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Tikala Di Titik Jembatan Gantung Kelurahan Tikala Ares Kecamatan Tikala Isabella E. G. Palit; Jeffry S. F. Sumarauw; Hanny Tangkudung
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Tikala merupakan salah satu sungai besar yang ada di Kota Manado, Sulawesi Utara. Sungai Tikala merupakan sungai yang memberi dampak kerusakan terbesar pada banjir 15 Januari 2014. Penyebab utama terjadinya banjir adalah curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu yang cukup Panjang sehingga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat. Maka diperlukan upaya pengendalian banjir. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui besarnya debit banjir dan tinggi muka air Sungai Tikala. Analisis debit banjir dan tinggi muka air dilakukan dengan mencari frekuensi hujan dengan menggunakan metode Log Pearson III. Data curah hujan yang digunakan berasal dari dua pos hujan, yaitu pos hujan Sawangan dan pos hujan Rumengkor. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun, yaitu tahun 2011 s/d 2020. Setelah didapat besaran hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Convertation Services, dan untuk kehilangana air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan mengkalibrasi debit puncak. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow dan ratio to peak. Untuk Batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan parameter yang terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semua penampang Sungai Tikala yang ditinjau sudah tidak bisa menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun. Kata Kunci - sungai Tikala, debit banjir, tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS
Analisis Tinggi Muka Air Banjir Sungai Bailang Di Lorong Simphony Kelurahan Sumompo Kota Manado Nadia C. Mawikere; Jeffry S. F. Sumarauw; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Bailang merupakan salah satu sungai yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Aliran sungai Bailang mengairi beberapa kelurahan di Kecamatan Tuminting yaitu Sumompo dan Tuminting. Di bantaran sungai Bailang merupakan wilayah yang rawan terjadi banjir. Sungai bailang merupakan salah satu sungai yang memberikan dampak kerusakan karna banjir pada tahun 2014. Terjadinya banjir di sungai Bailang karena aliran air berlebihan merendam daratan yang disebabkan oleh intensitas air hujan yang sangat tinggi sehingga melebihi kapasitas debit air pada penampang sungai yang tersedia. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Adapun data hujan yang digunakan berasal dari pos hujan Bailang. Data curah hujan yang digunakan adalah data hujan harian maksimum tahun 2011 s/d 2020. Setelah didapat besaran hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kelibrasi parameter HSS SCS dengan mengkalibrasi debit puncak. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow, dan ratio to peak. Untuk batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan paramtere terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukan untuk penampang STA 0+25 masih mampu menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, sedangkan 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun, 100 tahun sudah tidak mampu ditampung. Untuk STA 0+50 hanya mampu menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, selain itu sudah meluap melebihi penampang sungai. Untuk STA 0+75 hanya mampu menampung debit banjir kala ulang 5 tahun selain itu sudah meluap melebihi penampang sungai. Untuk STA 0+100, STA 0+125, STA 0+150, STA 0+175, dan STA 0+200 tidak mampu untuk menampung semua debit banjir kala ulang. Kata Kunci - sungai Bailang, analisis tinggi muka air banjir, HEC-HMS, HEC-RAS
Evaluasi Kinerja Dan Operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal Di Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Kota Bitung Adam T. Duma; Isri R. Mangangka; Roski R. I. Legrans
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal merupakan sebuah solusi pengolahan air limbah domestik pada permukiman penduduk. IPAL Komunal yang ada di Kelurahan Girian Indah menggunakan teknologi pengolahan ABR (Anaerobic Baffled Reactor) dan melayani 46 SR atau 172 jiwa yang terlayani. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, kuantitatif dan kualitatif, dimana tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan evaluasi kinerja dan operasional IPAL Komunal. Dari hasil observasi, Kondisi eksisting IPAL Komunal cukup baik, hal ini dapat dilihat dari keadaan IPAL yang masih terawat dan tidak didapati masalah luapan air limbah pada IPAL akibat influen yang masuk. Penelitian ini juga menganalisis kinerja pengolahan IPAL melalui pengujian parameter TSS, BOD, COD, dan T.Coliform dengan mengacu pada peraturan pemerintah. Berdasarkan pengujian laboratorium, pada bagian inlet IPAL kadar pencemaran melebihi kadar maksimum, sedangkan pada bagian outlet IPAL kadar pencemar pada hari kedua yaitu parameter T.Coliform melewati kadar maksimum. Analisis air limbah menggunakan perhitungan efisiensi removal menunjukan kemampuan reaktor ABR untuk menurunkan kandungan bahan-bahan pencemar yang masuk kedalam reaktor cukup baik, sedangkan analisis air limbah menggunakan metoda storet menunjukan nilai pada inlet -40 berada pada kelas D yaitu cemar berat, dan nilai pada outlet kelas C yaitu cemar sedang. Pada aspek ekonomi-sosial rata-rata pekerjaan kepala keluarga pengguna IPAL adalah pekerjaan swasta. Masyarakat pengguna IPAL juga siap membentuk Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) atau Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Diberikan rekomendasi teknis yaitu melakukan redesign pada bak atau tangki pengendapan, sehingga didapatkan dimensi L = 5meter, P = 6 meter, sebelumnya 1,5 meter dan T = 2,3 meter. Kata kunci – evaluasi IPAL, kelurahan Girian Indah