cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 935 Documents
Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Bishop Modified Dan Simplified Menggunakan PLAXIS (Studi Kasus: Rusunawa Tingkulu) Okta Wijana Labunga; Agnes T. Mandagi; Alva N. Sarajar
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54039

Abstract

Perkembangan bidang konstruksi di Kota Manado bertumbuh dengan pesat dilihat dari banyaknya pembangunan infrastruktur yang ada, salah satunya pembangunan Rusunawa Tingkulu Kota Manado. Namun, lokasi yang terletak di daerah dengan elevasi bidang yang berbeda sehingga dibutuhkan penyelidikan tanah terlebih dahulu serta menganalisis kestabilan lereng pada lokasi tersebut untuk mengetahui faktor keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar faktor keamanan lereng dan apakah lereng sudah sudah dalam keadaan aman. Menggunakan metode Bishop dengan perhitungan secara manual dan menggunakan aplikasi PLAXIS. Serta menghitung pengaruh tinggi muka air tanah terhadap kestabilan lereng. Dari hasil analisis stabilitas lereng di lokasi Rusunawa Tingkulu menggunakan perhitungan manual Bishop di dapat nilai faktor keamanan 0.798 dan menggunakan software PLAXIS LE di dapat nilai faktor keamanan 0.747. Dari kedua Perhitungan manual dan sofware di dapatkan faktor keamananan kurang dari 1.25 yang berarti lereng dalam keadaan bahaya terhadap lonngsor jika tidak ada perkuatan. Kata kunci: lereng, faktor keamanan, metode Bishop, PLAXIS
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Tie Beam Dan Kolom Menggunakan Metode Work Sampling (Studi Kasus: Pembangunan Kantor Mako Brimob) Andi C. B. A. Prananda; Pingkan A. K. Pratasis; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54043

Abstract

Keberhasilan proyek pembangunan bergantung pada produktivitas yang baik. Produktivitas tenaga kerja juga akan sangat memengaruhi besarnya keuntungan atau kerugian proyek. Hal ini bisa terjadi di lapangan karena tenaga kerja yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan struktur tie beam dan kolom dengan menggunakan metode work sampling pada proyek pembangunan kantor Mako Brimob Kalasey. Hasil dari analisis work sampling ini menunjukkan tingkat produktivitas tenaga kerja dan waktu baku yang berbeda-beda dari masing-masing pekerjaan, yaitu untuk pekerjaan pembesian tie beam adalah 2.07 menit/kg, untuk pekerjaan bekisting tie beam adalah 35.44 menit/m2, dan untuk pekerjaan pengecoran tie beam mendapatkan 14.36 menit/m3. Selanjutnya untuk pekerjaan pekerjaan pembesian kolom adalah 1.02 menit/kg, untuk pekerjaan bekisting kolom adalah 64.91 menit/m2, dan untuk pekerjaan pengecoran kolom mendapatkan 13.41 menit/m3. Kata kunci: produktivitas, tie beam, kolom, work sampling
Analisis Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Penghubung Desa Kolongan Atas Dan Desa Leilem Dengan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) Revaldo Kojo; Rifana S. S. I. Kawet
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54071

Abstract

Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Tahun 2022, Kecamatan Sonder Memiliki Penduduk Sebanyak 24.900 Jiwa. Seiring Dengan Pertumbuhan Penduduk, Kebutuhan Akan Transportasi Juga Meningkat, Terutama Penggunaan Jalan Sebagai Sarana Aktivitas, Terutama Jalan Yang Menghubungkan Antara Desa Sonder Dan Desa Leilem. Hal Ini Secara Tidak Langsung Menimbulkan Masalah Dan Meningkatkan Risiko Kecelakaan Lalu Lintas. METODE ANGKA EKIVALEN KECELAKAAN (AEK), Penelitian Ini Akan Dilakukan Di Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa Tepatnya Pada Ruas Jalan Penghubung Desa Kolongan Atas Dan Desa Leilem Tahapan Penelitian Ini Dimulai Dari Studi Literatur, Pembagian Lokasi Persegmen, Tahapan Pengumpulan Data, Dan Analisis Data.Analisis Kecelakaan Di Ruas Jalan Penghubung Desa Kolongan Atas Dan Desa Leilem Selama Sepuluh Tahun Terakhir (2014-2023) Menggunakan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) Dan Metode Upper Control Limit (UCL) Menghasilkan Temuan Lokasi Rawan. Pada Tahun 2014 Dan 2015, Segmen 2 Menunjukkan Risiko Kecelakaan Yang Melampaui Nilai UCL, Dengan Nilai AEK Dan UCL Yang Berbeda. Tahun 2016 Dan 2022 Menunjukkan Tidak Adanya Risiko Rawan Kecelakaan Di Seluruh Segmen. Namun, Pada Tahun 2017, 2018, 2019, 2021, Dan 2023, Segmen 2 Kembali Menunjukkan Risiko Rawan Kecelakaan, Dengan Nilai AEK Yang Melampaui Nilai UCL Pada Beberapa Tahun Tertentu.Untuk Meningkatkan Keamanan Di Ruas Jalan Yang Menghubungkan Desa Kolongan Atas Dan Desa Leilem, Penulis Merekomendasikan Kepada Instansi Terkait Untuk Menambahkan Rambu Peringatan Dan Melakukan Perbaikan Pada Struktur Jalan Terutama Terkait Sudut Elevasi. Hal Ini Penting Dilakukan Agar Sesuai Dengan Ketentuan Yang Berlaku Dan Dapat Mengurangi Risiko Kecelakaan Di Area Tersebut. Kata kunci: tingkat kecelakanan, ruas jalan, Angka Ekivalen Kecelakan, Upper Control Limit
Perancangan Dan Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Container Yard Mile 66 Di PT. Freeport Indonesia David Koleangan; Pingkan A. K. Pratasis; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54088

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk merancang desain Container Yard di Mile 66 PT. Freeport Indonesia dengan tujuan meningkatkan efisiensi operasional serta mengoptimalkan pengelolaan logistik dan distribusi. Metodologi penelitian melibatkan studi literatur tentang prinsip-prinsip desain Container Yard yang efektif, analisis terhadap infrastruktur yang ada, dan survei lapangan untuk mengumpulkan data tentang kebutuhan operasional. Dalam proses perancangan, perhatian utama diberikan kepada layout, kapasitas, dan sistem manajemen yang tepat untuk mengelola aliran kontainer. Hasil penelitian ini mencakup rekomendasi desain yang mencakup tata letak yang optimal, infrastruktur pendukung seperti jalur akses, ruang parkir, dan peralatan pemindahan kontainer. Selain itu, solusi manajemen yang efisien juga diajukan, termasuk sistem pengelolaan stok, perencanaan pengiriman, dan pemeliharaan fasilitas. Diharapkan bahwa implementasi desain yang diusulkan akan membantu PT. Freeport Indonesia meningkatkan efisiensi operasional mereka dalam manajemen kontainer, mengurangi biaya, dan mempercepat aliran logistik mereka. Skripsi ini memberikan pandangan yang mendalam tentang pentingnya desain dan Rencana Anggaran Biaya yang tepat dalam operasi Container Yard di lingkungan industri yang kompetitif dan menghasilkan kesimpulan total dari Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp. 1,442,826,895.00. Kata kunci: desain, Rencana Anggaran Biaya, container yard
Penanganan Pencemaran Akibat Air Limbah Domestik Terhadap Kualitas Air Sungai Malalayang Di Kelurahan Bahu Kota Manado Ersa C. Kalembiro; Steeva G. Rondonuwu; Herawaty Riogilang
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54114

Abstract

Salah satu sumber air yang dimanfaatkan manusia dalam menunjang kegiatan sehari-hari adalah sungai. Sungai yang menjadi tempat mengalirnya air dari hulu ke hilir, berubah menjadi tempat pembuangan air limbah domestik, limbah industri dan limbah lainnya oleh ulah manusia. Sungai Malalayang yang melintasi wilayah pemukiman warga dan wilayah pasar sehingga menjadikan sungai ini sebagai tempat pembuangan hasil dari aktivitas rumah tangga dan kegiatan pasar secara langsung ke sungai tanpa adanya pengelolaan terlebih dahulu. Air limbah domestik yang langsung dibuang ke sungai dapat menyebabkan meningkatnya parameter kimia, fisika, dan biologi dalam air sungai sehingga melebihi batas baku mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Malalayang, status mutu air Sungai Malalayang yang ditinjau menggunakan metode storet, serta merekomendasikan upaya penanganan pencemaran air Sungai Malalayang akibat pembuangan air limbah domestik. Hasil analisis kualitas air Sungai Malalayang menunjukkan ada beberapa sampel yang telah melebihi baku mutu kelas I PP Nomor 22 Tahun 2021 seperti parameter BOD di Titik 2 pada sampling Hari Pertama dengan nilai 3 mg/L, parameter COD pada sampling Hari Kedua di Titik 1 dan Titik 3 dengan masing-masing nilai yang di peroleh 13 mg/L dan 16 mg/L, dan parameter Total Coliform pada sampling Hari Pertama di Titik 1, 2, 3 dengan nilai masing-masing 9200 MPN/100 mL, 3500 MPN/100 mL, 3500 MPN/100 mL dan di Titik 2 pada sampling Hari Kedua dengan nilai 1600 MPN/100 mL. Dari hasil analisis kualitas air Sungai Malalayang ini menunjukkan status mutu air Sungai Malalayang pada ke-3 Titik sampling diklasifikasikan ke dalam Kelas C yaitu “Cemar Sedang”, sehingga upaya penanganan yang direkomendasikan untuk menurukan kadar BOD, COD, dan Total Coliform adalah metode Multi Soil Layering (MSL). Kata kunci: Sungai Malalayang, kualitas air, air limbah domestik
Analisis Perbandingan Volume Rencana Dengan Volume Rill Pekerjaan Pada Pelaksanaan Rehabilitasi Minor Di Proyek Preservasi Jalan Sinisir Batas Kotamobagu – Simpang 4 Siliwangi, Dalam Kotamobagu, Kotamobagu – Doloduo, Kaiya – Kotamobagu Irene G. Tumbel; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54117

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, biasanya terdapat beberapa hal konstruksi yang tidak sesuai dengan perencanaan awal. Berdasarkan hasil mutual check awal di proyek ini, volume rencana pekerjaan yang didapat dari gambar rencana terdapat beberapa perbedaan dengan volume rill. Dengan adanya perbedaan volume yang ada tentunya akan juga akan mempengaruhi jalannya pekerjaan pada rehabilitasi minor ini,karena sudah tidak sesuai dengan yang ada di perencanaan awal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara volume rencana pekerjaan sesuai gambar rencana dengan volume rill pekerjaan sesuai hasil mutual check awal pada pelaksaanaan rehabilitasi minor di proyek preservasi jalan Sinisir batas Kotamobagu – Simpang 4 Siliwangi, Dalam Kotamobagu, Kotamobagu – Doloduo, Kaiya Kotamobagu. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, didapat bahwa perbandingan volume rencana dengan volume rill pada pekerjaaan rehabilitasi minor di proyek preservasi jalan Sinisir batas Kotamobagu – Simpang 4 Siliwangi, Dalam Kotamobagu, Kotamobagu – Doloduo, Kaiya Kotamobagu adalah volume rill lebih besar dibandingkan dengan volume rencana. Kata kunci: proyek konstruksi, rehabilitasi minor, perbandingan volume
Identifkasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Pembagunan Usaha Tempat Kos Di Perumahan PLN Bahu Blok B Manado Livia L. Luntungan; Tisano T. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54187

Abstract

Dalam upaya buat mengendalikan ataupun memanajemen penggunaan sumber daya manusia supaya realistis, maka kontraktor harus mengetahui tingkatan produktivitas masing masing tenaga kerja,sehingga terjalin kesesuaian antara waktu yang sudah direncanakan dengan keahlian tenaga kerja yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja dan bagaimana tingkat produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pemasangan batako berdasarkan presentase faktor utilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode productivity rating yaitu metode penelitian deskriptif analisis dengan jenis job analysis, yaitu penelitian yang bukan bersifat eksperimen dan dimasksudkan untuk mengumpulkan informasi berupa data primer mengenai status gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Studi ini dilakukan dengan mengumpulkan lirature dan data yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan, kemudian menentukan teknik survey yang digunakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor – faktor yang sangat berpengaruh terhadap pekerjaan adalah terlalu banyaknya waktu tidak efektif tenaga kerja sehingga mempengaruhi hasil suatu pekerjaan. Waktu penelitian ini selama 6 (enam) hari menghasilkan waktu efektif sebesar 82 jam 34 menit, waktu tidak efektif sebesar 31 jam 46 menit dan waktu kontribusi sebesar 8 jam 30 menit. Kata kunci: proyek konstruksi, produktivitas, tenaga kerja, productivity rating
Pengaruh Pemanfaatan Hyperplasticizer LSC310 Terhadap Kuat Tekan Beton Thelma V. Adam
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.54190

Abstract

Hyperplasticizer Glenium LSC310 adalah suatu bahan yang ditambahkan dalam campuran beton yang berfungsi untuk mereduksi penggunaan air dengan jumlah yang besar sehingga campuran beton dapat dikerjakan dengan mudah meskipun dengan faktor air semen yang rendah. Penelitian pemanfaatan LSC310 pada campuran beton merupakan usaha untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pemanfaatan LSC310 ini untuk menghasilkan beton yang memiliki kuat tekan yang diinginkan dengan workability yang baik. Perencanaan campuran menggunakan metode “Road Note No.4” yang dimodifikasi dengan variasi penggunaan hyperplasticizer Glenium LSC310 ialah sebesar 0%, 1% dan 2% untuk FAS 0,40 dan 0%, 1%, 2% dan 3% untuk FAS 0,35 (BT.0-0,40, BT.1-0,40, BT.20,40, BT.0-0,35, BT.1-0,35, BT.2-0,35, BT.3-0,35). Pengujian dilakukan terhadap nilai slump, berat volume dan kuat tekan beton pada umur 3,7,14 dan 28 hari. Berdasarkan pemeriksaan, diperoleh nilai slump untuk BT.0-0,40, BT.1-0,40: BT.20,40, BT.0-0,35: BT.1-0,35, BT.2-0,35 dan BT.3-0,35 berturut-turut adalah 22,5 mm, 190 mm, 210 mm, 10 mm, 60 mm, 185 mm dan 220 mm. Berat volume beton rata-rata adalah 2252,59-2330,91 kg/m3. Nilai kuat tekan beton pada umur 28 hari untuk BT.0-0,40; BT.I-0,40; BT.2-0,40; BT.0-0,35; BT.1-0,35; BT.2-0,35 dan BT.3-0,35 berturut-turut adalah 48,6 MPa, 44,8 MPa, 38,5 MPa, 56,4 MPa, 52,6 MPa, 55,5 MPa dan 38,7 MPa. Berdasarkan klasifikasi yang ditetapkan oleh ACI, beton dalam penelitian ini termasuk beton berbobot normal. Nilai slump atau tingkat pengerjaan beton meningkat setelah penambahan LSC310 dan kuat tekan tertinggi setelah penambahan LSC310 dicapai oleh BT.2-0,35 dimana nilai kuat tekan pada umur beton 28 hari sebesar 55,5 MPa dengan nilai slump pada campuran sebesar 185 mm. 2,70 MPa. Kata kunci: hyperplasticizerLSC310, slump, kuat tekan beton
Evaluasi Pengolahan Sampah Di Kecamatan Tuminting Kota Manado Gayus H. Sumeisey; Isri R. Mangangka; Revo L. Inkiriwang
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54271

Abstract

Pengolahan sampah kota memiliki tantangan tersendiri, khususnya pada daerah perbukitan dimana akses truk pengangkut sampah sering tidak didapatkan. Penelitian ini berfokus untuk meninjau dan mengevaluasi mengenai kinerja pengolahan sampah di Kecamatan Tuminting. Pada pengamatan langsung di lapangan, masih terdapat beberapa titik tumpukan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, diperlukan peninjauan kembali mengenai sistem pengolahan sampah di Kecamatan Tuminting Kota Manado. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengolahan sampah saat ini dan memberikan rekomendasi sistem pengolahan sampah yang dapat diterapkan di Kecamatan Tuminting Kota Manado. Rekomendasi pengembangan sistem pengelolaan sampah yang dirancang untuk Kecamatan Tuminting adalah pemilahan sampah dari sumbernya, pengangkutan sampah dari sumber ke TPS 3R, pengolahan sampah di TPS 3R dan Bank Sampah, dan terakhir pengangkutan disposal ke TPA Iloilo. Kata kunci: pengolahan sampah, TPS 3R, Kecamatan Tuminting
Analisis Perbandingan Rencana Anggaran Nyata Terhadap Anggaran Biaya Lantai 2 Pada Proyek Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Kezia Sendu; Tisano T. Arsjad; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54272

Abstract

Dalam suatu proyek, biaya menjadi faktor utama dalam berlangsungnya proyek. Dimana kontraktor akan mengestimasi biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek. Umumnya kontraktor membuat rencana anggaran biaya tidak selalu berpedoman pada analisa SNI, kontraktor menghitung rencana anggaran biaya (RAB) dengan perkiraan mereka sendiri dan memperkirakan besaran biaya pengerjaan proyek tersebut. RAB didefinisikan sebagai perhitungan biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya–biaya tidak langsung yang berkaitan dengan pembangunan. Namun dalam pelaksanaan proyek dikenal juga dengan anggaran pelaksanaan (Biaya Nyata). RAP merupakan tahapan perencanaan mengatur kebutuhan material dan tenaga kerja secara detail untuk melakukan pembangunan proyek. RAP paling mendekati dengan biaya kenyataan yang menjadi patokan dalam kegiatan pengendalian biaya selama proyek berlangsung. Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk menganalisa selisih rencana rencana anggaran biaya (RAB) berdasarkan SNI dengan rencana anggaran pelaksanaan (Biaya Nyata), pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Dari hasil wawancara, survey, dan perhitungan, terdapat selisih biaya antara RAB dan AP, dimana anggaran pelaksanaan (Biaya Nyata) lebih kecil dari rencana anggaran biaya (RAB). dengan selisih harga adalah Rp. 138.805.000,00 dengan persentase profit yang diperoleh kontraktor 4.75% dari total Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kata kunci: Rencana Anggaran Biaya, Rencana Anggaran Pelaksanaan, biaya nyata