cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Terhadap Pelayanan Bus Rute Toraja-Manado Ade Irma Yanti; Rifana S. S. I. Kawet
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54293

Abstract

Pelayanan bus yang menyebabkan penumpang kurang nyaman/bosan karena fasilitasnya yang kurang memuaskan.Seperti yang ditemui/alami penumpang atau pengguna jasa bus yang mengeluh terhadap pelayanan bus jasa transportasi rute Toraja-Manado. Hal ini disebabkan kurangnya perhatian dari pihak angkutan bus tersebut sebab pada saat beroperasi melebihi kapasitas muatan barang, fasilitas lainnya seperti (kursi,AC dan lainnya) kurang memadai dan respon yang diberikan sangat kurang. Jenis penelitian ini yaitu akan menggunakan Analisis kuantitatif dan Metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menganalisis kualistas pelayanan jasa transportasi serta sebagai presentase pelanggan dalam suatu survey kepuasan penumpang.CSI diperlukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan secara keseluruhan melalui penyajian pertanyaan-pertanyaan SERVQUAL terhadap pelayanan Bus rute Toraja-Manado.Hasil akhir perhitungan tingkat kepuasan penumpang, diperoleh nilai indeks Customer Satisfaction Index (CSI), untuk seluruh kualitas kinerja pelayanan bus rute Toraja-Manado, yang sudah dilakukan Uji Validitas yang dinyatakan Valid serta Uji Reliabilitas yang dinyatakan reliable, terhadap setiap pernyataan di kuesioner. Dan disimpulkan berdasarkan Kriteria Costumer Satisfaction Index (CSI) yang berada pada rentang 66.00% - 80.99% yaitu 70.31%.yang berarti secara keseluruhan, tingkat kepuasan penumpang masih pada kriteria “puas” dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak bus rute Toraja-Manado. Jadi dari penelitian ini masih diharapkan pihak perusahaan lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanan guna untuk meningkatkan lagi kepuasan penumpang yang masih diharapkan. Kata kunci: Bus 1, CSI. 2, Pelayanan 3
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor X di Kabupaten Minahasa Pingkan A. K. Pratasis; Alva N. Sarajar
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.54316

Abstract

Pembangunan suatu proyek bergantung juga pada produktivitas tenaga kerja yang baik. Produktivitas tenaga kerja juga berpengaruh terhadap besarnya keuntungan atau kerugian proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat produktivitas tenaga kerja pada proyek Pembangunan Gedung Kantor X Di Kabupaten Minahasa. Penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung selama jam kerja delapan jam. Dari hasil penelitian analisis produktifitas tenaga kerja untuk pekerjaan kolom pada proyek pembangunan gedung kantor X di Kabupaten Minahasa diperoleh hasil yaitu untuk pekerjaan pembesian kolom diperoleh nilai 0.024, untuk pekerjaan bekisting kolom adalah 0.571, dan untuk pekerjaan pengecoran kolom adalah 0.655. Kata kunci: analisis produktivitas, tenaga kerja, kolom
Penerapan Metode Line of Balance Pada Penjadwalan Proyek Perumahan Kawanua Emerald City Kevin M. Kumolontang; Ariestides K. T. Dundu; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54426

Abstract

Pada umumnya dalam pelaksanaan pembangunan tidak berjalan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Pekerjaan-pekerjaan pada proyek konstruksi tersebut harus dapat dikelola dan dilaksanakan dengan baik, untuk itu diperlukan suatu manajemen yang baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan penjadwalan proyek secara sistematis. Penjadwalan proyek harus mampu untuk menyesuaikan dengan karakteristik proyek. Pada proyek perumahan terdapat kegiatan yang dikerjakan berulang atau pekerjaan repetitif. Line of Balance (LoB) adalah salah satu metode penjadwalan yang sering digunakan pada proyek pembangunan perumahan. Metode ini cocok digunakan untuk jenis pekerjaan berulang atau repetitif. Objek yang diteliti adalah proyek pembangunan Perumahan Kawanua Emerald City cluster Beryl, yang berlokasi di Jalan Ring Road II, Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan untuk Penjadwalan ulang dengan menggunakan metode Line of Balance pada proyek perumahan Kawanua Emerald City, maka diperoleh total durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek Pembangunan Perumahan Kawanua Emerald City cluster Beryl tipe 60/105 untuk total 24 unit adalah 842 hari. Kata kunci: Line of Balance, penjadwalan proyek, durasi proyek
Evaluasi Biaya Dan Waktu Proyek Menggunakan Metode Earned Value Pada Proyek Pembangunan Mess Karyawan Toko Fortino Pro Audio Di Malalayang Kathleen J. Longdong; Tisano T. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54429

Abstract

Keberhasilan pada suatu proyek tidak lepas dari serangkaian aktivitas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, supaya tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Dalam usaha menyelesaikan suatu proyek konstruksi diperlukan suatu teknik atau cara pengelolaan yang baik untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas kerja. Sehubungan dengan itu, maka perlu dilakukan tindakan pengawasan dan pengendalian di semua sektor, khususnya pengendalian waktu dan biaya. Objek yang diteliti adalah proyek pembangunan Mess Karyawan Toko Fortino Pro Audio yang berlokasi di Jl. Mogandi 11, Kelurahan Malalayang 1, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara. Dari hasil analisis menggunakan metode Earned Value dengan menggunakan data dari minggu ke-1 hingga minggu ke-20 estimasi total biaya untuk menyelesaikan proyek pembangunan mess karyawan adalah sebesar Rp 583.763.416 dengan sisa anggaran sebesar Rp 236.584. Juga untuk estimasi total waktu untuk menyelesaikan proyek pembangunan mess karyawan adalah sebesar 26,9 minggu dengan sisa waktu sebesar 0,1 minggu. Kata kunci: Earned Value, biaya, waktu
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa Kota Manado Yulita A. Kalendesang; Roski R. I. Legrans; Isri R. Mangangka
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54450

Abstract

Abstrak Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tumumpa memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang menjadi pusat kegiatan jual beli ikan dari nelayan setempat. Sebagai pusat aktivitas ekonomi di sektor perikanan, limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan pelelangan ikan termasuk TPI Tumumpa dapat mencemari lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Untuk itu dilakukan pemeriksaan parameter kualitas air limbah berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah Industri Pengolahan Hasil Perikanan, yakni TSS (Total Suspended Solid), COD (Chemical Oxygen Demand) dan BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan minyak dan lemak. Hasil uji laboratorium diperoleh nilai sebagai berikut: TSS sebesar 29.5 mg/L, BOD sebesar 636 mg/L dan COD sebesar 1300 mg/L, minyak dan lemak 0.5 mg/L. Hasil ini mendorong untuk dilakukan perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di TPI Tumumpa. Analisis terhadap produksi limbah per hari menunjukkan bahwa IPAL memiliki kapasitas rencana sebesar 26.96 m3/hari. Dengan menggunakan teknologi pengolahan berupa Biofilter Aerobik dengan Adsorpsi Karbon Aktif, diperoleh hasil effluent dari efisiensi removal pada parameter TSS sebesar 0.361375 mg/L, BOD sebesar 3.1164 mg/L, dan COD sebesar 19.11 mg/L. Total luas lahan rencana yang dibutuhkan pada perencanaan IPAL adalah 45.59 m2, dengan panjang bangunan unit pengolahan 14.5 m dan lebar 8.31 m. Kata kunci: limbah cair, IPAL, Biofilter Aerob, adsorpsi karbon aktif, TPI Tumumpa
Analisis Uji Laik Kondisi Permukaan Jalan Menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) Dan RCI (Road Condition Index) Pada Ruas Jalan Kawangkoan Batas Kabupaten Minahasa – Minahasa Selatan Patricia A. Rondonuwu; Lucia G. J. Lalamentik; Joice E. Waani
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54463

Abstract

Analisis uji laik kondisi permukaan jalan merupakan faktor penting guna mengevaluasi tingkat pelayanan perkerasan jalan untuk kebutuhan preservasi dan pemilihan teknis pelayanan yang tepat. Agar tingkat pelayanan pada ruas jalan Kawangkoan batas Kabupaten Minahasa – Minahasa Selatan dapat dipertahankan untuk tetap laik maka perlu dilakukan analisis menyeluruh kondisi kerusakannya sebagai salah satu upaya pemeliharaan pada ruas jalan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode PCI (Pavement Condition Index) dan Metode RCI (Road Condition Index). Metode ini merupakan sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan yang terjadi. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menilai kondisi perkerasan sebagaimana yang sudah ditetapkan dalam Rencana Strategis Preservasi Jalan Jembatan 2020. Karena keterbatasan alat, maka pada penelitian ini menggunakan data yang telah ada kemudian dioleh hingga didapati hasil perhitungan PCI dan RCI. Dalam hal ini, data sekunder berupa jenis, tingkat dan luasan kerusakan, volume lalu lintas harian dan data IRI diperoleh melalui instansi terkait dalam hal ini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Sulawesi Utara. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa nilai PCI pada Ruas jalan Kawangkoan batas Kabupaten Minahasa – Minahasa Selatan 53,3% berada pada ratting sempurna (excellent), 14,16% pada ratting sangat baik (very good), 16,6% pada ratting baik (good), 11,9% pada ratting sedang (fair), 2,74% pada ratting jelek (poor), 0,9% pada ratting sangat jelek (very poor), dan 0,4% pada ratting gagal (failed) dengan didominasi kerusakan tambalan (patching). Kemudian rata-rata nilai RCI sebesar 7.73 pada lajur kiri (L) dan 7.63 pada lajur kanan (R) yang menunjukan kondisi kerataan jalan sangat baik. Program penanganan kondisi jalan untuk ruas jalan Kawangkoan batas Kabupaten Minahasa-Minahasa Selatan berdasarkan Permen PU No.13 Tahun 2011 yaitu perlu dilakukan pemeliharaan rutin/berkala. Kata kunci: kerusakan jalan, perkerasan, PCI, RCI, IRI
Analisis Percepatan Proyek Pada Pembangunan Ruko Dengan Metode Crashing Pada Proyek Pembangunan Ruko Perumahan Kawanua Emerald City Manado Cluster Amethyst Vierry J. A. Kokoy; Deane R. O. Walangitan; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54477

Abstract

Pada pelaksanaan proyek biasanya terdiri dari beberapa kegiatan yang memerlukan waktu, biaya dan kualitas. Untuk mencapai hasil optimal seperti yang diharapkan, selain menyediakan sumber daya yang baik, diperlukan kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan menuntut pengendalian terhadap setiap kegiatan proyek. Agar tujuan yang direncanakan dan ditetapkan dapat dicapai dengan cepat, tepat dan efektif, maka pelaksanaan dan tindakan proyek harus seoptimal dan setepat mungkin. Dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap keterlambatan proyek, kemudian ditentukan tindakan yang akan dilakukan untuk mempercepat proyek (schedule compression) dengan menggunakan metode crashing. Hasil Percepatan dengan metode crashing pada proyek pembangunan ruko A668 didapat durasi lembur 3 jam dengan durasi 65 hari kerja. Maka dari hasil perhitungan diperoleh waktu penyelesaian atau durasi penyelesaian optimum yaitu 284 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 1,229,557,368. Sedangkan, durasi penyelesaian normal 304 hari kerja dengan biaya total proyek Rp. 1,188,082,291. Terjadi pengurangan durasi kerja selama 20 hari kalender dan peningkatan biaya akibat lembur 3 jam sebesar Rp. 41,475,076. Kata kunci: Metode Crashing, percepatan, biaya, waktu
Analisis Produktivitas Tenga Kerja Pada Pekerjaan Balok Dan Plat Lantai Dengan Menggunakan Metode Work Sampling Pada Proyek Pembangunan Rumah Tipe 60/105 Cluster Beryl Kawanua Emerald City Manado Ceisya G. Keintjem; Deane R. O. Walangitan; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54478

Abstract

Produktivitas yang tinggi sangat penting untuk keberhasilan proyek konstruksi. Produktivitas tenaga kerja juga mempunyai dampak yang signifikan terhadap tingkat keuntungan dan kerugian suatu proyek. Ketika diterapkan di tempat, kesalahan ini dapat terjadi karena karyawan tidak melakukan tugas secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar produktivitas pada pekerjaan pembesian dan bekisting menggunakan metode Work Sampling pada proyek pembangunan rumah tipe 60/105 cluster beryl kawanua emerald city manado. Dari hasil analisis work sampling produktivitas tenaga kerja dalam pengerjaan pekerjaan pemebesian dan bekisting balok dan plat lantai di lantai 2 setiap pekerjaan mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Pada metode work sampling waktu baku adalah yang menujukan besaran produktivitas tenaga kerja. Dari hasil analisis work sampling, produktivitas tenaga kerja dalam pengerjaan pekerjaan pembesian dan bekisting balok dan plat lantai di lantai 2 setiap pekerjaan mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Dari hasil perhitungan didapatkan koefisien produktivitas lapangan tenaga kerja untuk pekerjaan pembesian balok 0.040, pekerjaan bekisting balok 0.230, pekerjaan pembesian plat lantai 0.028 dan terakhir untuk pekerjaan bekisting plat lantai 0.239. Untuk nilai produktivitas tenaga kerja yang didapat pada pekerjaan pembesian balok adalah 82.191 kg/hari, pekerjaan bekisting balok 12.34 m2/hari, pekerjaan pembesian plat lantai 166.66 kg/hari, dan terakhir untuk pekerjaan bekisting plat lantai 19.97 m2/hari. Kata kunci: produktivitas, work sampling
Analisis Tinggi Muka Air Banjir Anak Sungai Sario Di Titik Jalan Stadion Selatan, Kelurahan Ranotana Jeremia R. R. Oroh; Jeffry S. F. Sumarauw; Liany A. Hendratta
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54496

Abstract

Anak Sungai Sario adalah salah satu anak sungai Sario yang seringkali mengalami pengeluapan dan mengakibatkan terjadinya banjir di Kota Manado terlebih khusus pada beberapa jalan dan kelurahan yang dilewati oleh anak sungai ini. Jalan Stadion Selatan, Kelurahan Ranotana yang merupakan salah satu daerah yang dilewati oleh anak sungai ini terdampak langsung luapan anak sungai Sario yang menyebabkan jalan serta beberapa rumah di kelurahan ini terendam banjir dan mengalami kerusakan. Oleh karena itu untuk mengantisipasi banjir yang kemungkinan terjadi kelak, perlu dilakukan analisis terhadap besarnya debit banjir dan elevasi tinggi muka air anak sungai Sario. Analisis dimulai dengan analisis frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data hujan yang digunakan yaitu data hujan harian maksimum yang di ambil dari pos MRG Tinoor pada tahun 2008 s/d 2022. Pemodelan hujan aliran dilakukan pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Convervation Service serta baseflow menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan melakukan uji debit puncak. Parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, initial discharge dan ratio to peak. Setelah itu dilakukan analisis debit banjir dengan parameter yang telah dikalibarasi menggunakan program computer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukan ke dalam program computer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air dengan menggunakan data penampang yang telah diukur di lapangan. Hasil debit puncak menunjukan 21,8 m3 /det. Hasil simulasi menunjukan bawah semua penampang dari sta 0+25 sampai 0+125 tidak dapat menampung debit banjir untuk semua kala ulang rencana. Kata kunci: anak Sungai Sario, debit banjir, elevasi tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS
Pengendalian Potensi Banjir Sungai Talawaan Di Desa Tumbohon Kabupaten Minahasa Utara Muhammad A. Tumian; Jeffry S. F. Sumarauw; Tiny Mananoma
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54510

Abstract

Sungai Talawaan adalah sungai yang melewati Desa Tumbohon, Kabupaten Minahasa Utara. Berdasarkan informasi dari warga yang tinggal di daerah sekitar sungai, pada awal tahun 2023 terjadi peningkatan intensitas curah hujan sehingga menyebabkan banjir, yang merugikan karena merendam perumahan warga dan mengakibatkan kerusakan jembatan di Desa Tumbohon. Dengan demikian diperlukan upaya pengendalian potensi banjir dengan menganalisis terhadap besarnya debit banjir dan tinggi muka air sungai Talawaan. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data Hujan yang digunakan hanya dari satu pos hujan yaitu pos hujan Talawaan. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum tahun 2008 s/d 2022. Setelah didapat besar hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah curve number. Hasil debit puncak menunjukan 3,580 m3/det. Setelah itu dilakukan analisis debit banjir dengan parameter yang sudah dikalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air dengan menggunakan data penampang yang telah diukur di lapangan. Hasil simulasi menunjukan adanya luapan air yang terjadi pada STA 0+25 sampai STA 0+200 pada debit banjir kala ulang 5 tahun (Q5) sampai 100 tahun (Q100). Kata kunci: Sungai Talawaan, Banjir, HEC-HMS, HEC-RAS