cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
Pengaruh Variasi Jarak Jarum ke Kolektor pada Perangkat Electrospinning Terhadap Karakteristik Material Berpori Nanofiber IIPs Pb (II) Megawanto, Dian; Alfikro, Muhammad Ihsan; Ariani, Menik; Jorena, Jorena; Satya, Octavianus Cakra; Koriyanti, Erry; Royani, Idha
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1124

Abstract

Metode pemintalan elektrik atau electrospinning menjadi salah satu metode terdepan dalam pengembangan material nano berbasis struktur serat (nanofiber), yang memanfaatkan medan listrik statistik bertegangan tinggi untuk menarik larutan kental menuju kutub negatif. Melalui kombinasi antar material, serat nano dapat menjadi penyerapan dalam menyerap seratn, sehingga membuka peluang pengembangan deteksi sensor, salah satu bentuk kombinasi tersebut adalah material ion Imprinted Polymers (IIPs). Studi ini menghadirkan optimasi sederhana meliputi variasi jarak jarum-kolektor, pada jarak (7, 10, 15 cm) pengerjaan templat logam melalui proses ekstraksi yang dilakukan menggunakan HCl 3 M. Pengaruh variasi jarak jarum-kolektor pada serat nano berbasis PVA dianalisis melalui observasi menggunakan morfologi SEM dan analisis gugus fungsi menggunakan karakterisasi FTIR. Pada sampel IIPs Pb(II) didominasi gugus ikatan CO yang menunjukkan adanya ikatan senyawa EDGMA atau BPO. Cukup berbeda dengan serat nano campuran PVA dan Gelatin yang didominasi oleh gugus OH.Sampel NF-7 memiliki diameter rata-rata 392,3 nm, NF-10 memiliki diameter rata-rata yang lebih kecil, yaitu 315,9 nm, Sampel NF -15 cm memiliki diameter rata-rata yang paling kecil, yaitu 253,8 nm Penyebaran Distribusi pori pada skala nanometer lebih banyak terbentuk pada NF-IIPs-Pb(II) dengan jarak 7 cm, dengan diameter rata-rata sebesar 392,3 nm yang lebih besar dibandingkan NF-IIPs-Pb(II) pada jarak 10 cm dan 15 cm. Sementara itu, kapasitas adsorpsi tertinggi ditemukan pada nanofiber dengan jarak 10 cm, yaitu sebesar 17,85 mg/g
Dry Shampoo Berbahan Dasar Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata) untuk Mengatasi Infeksi Ektoparasit pada Kucing (Felis catus) Khofiyya, Nida An; Al Khoiriah, Nidzomah Dina; Nadifah, Umi
Jurnal Penelitian Sains Vol 27 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i0.1189

Abstract

Kucing yang hidup liar atau tidak dipelihara rentan terinfeksi ektoparasit seperti kutu akibat habitat yang tidak tetap dan lingkungan yang kotor, Infeksi ini dapat menular ke kucing peliharaan bahkan manusia (zoonosis). Penggunaan senyawa kimia untuk mengatasi parasit tetap memiliki dampak negative terhadap kesehatan dan lingkungan sehingga diperlukan alternatif bahan alami yang aman dan efektif. Ekstrak daun sirsak diketahui dapat menjadi salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai pengendali parasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dry shampoo berbahan dasar ekstrak daun sirsak dalam mengatasi infeksi ektoparasit pada kucing dan menentukan formulasi ekstrak daun sirsak yang paling efektif sebagai bahan dasar dry shampoo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasy-experimental dengan pendekatan kuantitatif di mana data dikumpulkan dan dianalisis dalam bentuk numeric. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sampel tanpa perlakuan (P0), rata-rata waktu kematian kutu adalah 44.400 detik. Pada penggunaan dry shampoo dengan ekstrak sirsak 25%(P1), 50%(P2), dan 75%(P3), rata-rata waktu kematian kutu masing-masing adalah 72 detik, 48 detik, dan 26 detik. Sementara produk komersial Detick (P4) memiliki waktu kematian tercepat, yaitu 22 detik. Dry shampoo dengan ekstrak sirsak 75%(P3) hampir sama cepatnya dengan Detick(P4), hal ini menunjukkan bahwa dry shampoo dengan ekstrak daun sirsak efektif dalam mempercepat kematian ektoparasit.Kata Kunci: Daun sirsak, Dry shampoo, Ektoparasit, Kucing.
Produksi Green Diesel dari Crude Palm Oil melalui proses hydrotreating dengan katalis Ni/Bentonit Zikri, Ahmad; Effendy, Sahrul; Maretha, Difa Syakila; Sulastri, Nadya Shira; Syafitri, Neza
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1061

Abstract

Ketergantungan dunia terhadap energi fosil telah menimbulkan berbagai permasalahan serius, seperti krisis energi, polusi, dan perubahan iklim. Untuk mengatasi masalah ini, transisi menuju energi baru dan terbarukan menjadi semakin mendesak. Indonesia, sebagai negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia, memiliki potensi besar untuk mengembangkan green diesel sebagai alternatif bahan bakar fosil. Green diesel, yang dihasilkan dari minyak sawit melalui proses hidrogenasi, memiliki kualitas yang setara dengan solar konvensional dan lebih ramah lingkungan. Dengan mengembangkan green diesel, Indonesia tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil, tetapi juga berkontribusi dalam upaya global untuk mengatasi perubahan iklim. Green diesel diproduksi dengan mereaksikan molekul hidrogen pada molekul trigliserida, yang merupakan komponen utama dalam minyak nabati dan dibantu dengan katalis untuk mempercepat reaksi. Pada penelitian ini didapatkan, Hasil uji menunjukkan bahwa sampel biohidrokarbon memiliki densitas 780,8 kg/m, viskositas kinematik 2,24 cSt, titik nyala 64C, cetane number 75,1, nilai kalor 42,91 MJ/kg, dan berwarna kuning jernih. Semua parameter ini sesuai dengan standar EN 15940 untuk bahan bakar diesel. Cetane number yang tinggi mengindikasikan potensi pembakaran yang baik dan emisi yang rendah, sedangkan nilai kalor yang cukup tinggi menjamin ketersediaan energi yang memadai. Densitas dan viskositas yang sesuai memastikan aliran bahan bakar yang baik dalam sistem bahan bakar kendaraan. Titik nyala yang tinggi menjamin keamanan dalam penanganan danpenyimpanan.
Pengaruh Waktu Kontak pada Daya Serap Adsorben Alam Karbon Aktif dari Cangkang Kelapa Sawit terhadap Zat Warna Procion Red Hermansyah, Kenta Ahmad; Muryani, Argita; Surnita, Surnita
Jurnal Penelitian Sains Vol 27 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i0.1185

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh kontak pada daya serap adsorben alam karbon aktif dari cangkang kelapa sawit terhadap zat warna procion red. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya serap karbon aktif dari limbah cangkang kelapa sawit terhadap procion red yang banyak digunakan sebagai pewarna tekstil. Karbon aktif dibuat dari cangkang kelapa sawit yang telah dibersihkan dan dikeringkan, dikarbonisasi menggunakan furnace pada temperatur 500oC selama 1 jam, dihaluskan dan diayak dengan ukuran 140 mesh. Selanjutnya karbon diaktivasi menggunakan asam fosfat 10% selama 24 jam, dicuci dengan air suling hingga pH normal. Karbon aktif di karakterisasi dengan SEM EDS. Waktu kontak yang digunakan 30, 90, 60, dan 120 men-it. Karakterisasi morfologi karbon aktif menunjukkan bahwa karbon aktif memiliki banyak pori-pori, Komposisi % berat C dan O adalah 74 dan 26. Hasil penelitian menunjukkan karbon aktif cangkang sawit kelapa sawit dapat menyerap procion red hingga 192,363 ppm pada waktu kontak 30 menit. Pada waktu kontak 120 menit penyerapan procion red sebesar 83,13% dan daya serap 43,24 mg/ g. Hasil ini mengindikasikan karbon aktif dari cangkang sawit berpotensi menjadi adsorben zat warna procion red yang merupakan limbah industri tekstil.Keywords: karbon aktif, cangkang kelapa sawit, procion red
Analisis Ion Imprinted Polymer (IIPs) dengan Variasi Konsen-trasi PVA/Gelatin sebagai Nanofiber NF-IIPs Pb(II) Disintesis menggunakan Metode Electrospinning. Setiawan, Rudy; Royani, Idha; Koriyanti, Erry; Jorena, Jorena; Satya, Octavianus Cakra; Ariani, Menik
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1128

Abstract

Kerusakan dan pencemaran lingkungan sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia berupa limbah industry tekstil, tambang, pertanian, dan perkotaan yang mencemari lingkungan perairan. Nanofiber dipilih dalam penelitian ini karena kemampuannya untuk mengikat ion logam, sedangkan electrospinning digunakan untuk menghasilkan nanofiber dengan sifat adsorpsi yang baik. Proses sintesis dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi PVA dan gelatin untuk mendapatkan karakteristik nanofiber NF-IIPs Pb(II). Nanofiber disintesis menggunakan variasi PVA/Gelatin 7/5% wt dan 5/5% wt menggunakan metode electrospinning. Berdasarkan hasil karakterisasi SEM diperoleh rongga terbanyak pada NF-IIPs Pb(II) yaitu variasi PVA/Gelatin 5/5% wt. Hasil ini didukung dengan uji adsorpsi material menggunakan larutan uji 20 ppm dalam 10 mL selanjutnya dikarakteriasi menggunakan AAS dan diperoleh kapasitas adsorpsi pada NF-IIPs Pb(II) yang disintesis menggunakan variasi PVA/Gelatin 5/5% wt dengan jarak jarum 12 cm dan tegangan 12 kV yaitu sebesar 0,33 mg/g. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi Nf-IIPs Pb(II) dengan variasi konsentrasi PVA/gelatin dengan metode electrospinning menghasilkan nanofiber yang efektif untuk mengurangi pencemaran ion Pb(II) di lingkungan perairan.
Sintesis Grafena dari Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Modifikasi Screen Printed-Carbon Electrode Glucose-Biosensor An Khofiyya, Nida; Al Khoiriah, Nidzomah; Nadifah, Umi
Jurnal Penelitian Sains Vol 27 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i0.1190

Abstract

Glukosa merupakan monosakarida yang menjadi sumber energi sekaligus pengontrol aktivitas vital dalam tubuh. Maka dari itu, pemantauan berkala terhadap kadar glukosa diperlukan untuk mengetahui representasi kondisi tubuh. Salah satu metode yang lumayan umum digunakan untuk pemantauan glukosa adalah biosensor SPCE karena praktis dan ekonomis. Efektivitas kinerja biosensor SPCE ditentukan oleh bahan penyusun, apalagi elektrodanya, maka dilakukanlah penelitian untuk mengetahui proses serta pengaplikasian modifikasi potensi sintesis grafena dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai biosensor glukosa. Grafena dipilih berdasarkan keunggulan karakteristiknya, sementara TKKS dijadikan bahan baku karena kandungan serta ketersediaannya yang melimpah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif-eksperimental dengan objek penelitian yaitu TKKS. Sintesis grafena dilakukan dengan metode Liquid Phase Exfoliation (LPE) sedangkan untuk pencetakan elektroda biosensor digunakan metode drop-casting. Hasil karakterisasi sintesis grafena dengan SEM-EDS menunjukan adanya selapis lembaran grafena dengan struktural heksagonal planar single layer dengan ukuran distribusi rata-rata partikel kecil yaitu 0,023 0,019 m. Sebaran unsur dalam sintesis grafena didominasi oleh karbon yaitu sebanyak 52,1%, mengindikasikan adanya alotrop karbon yaitu grafena. Kinerja biosensor SPCE diuji menggunakan teknik amperemetri dengan tiga variasi konsentrasi grafena (P1, P2, dan P3) serta dua variasi konsentrasi larutan glukosa (L1 dan L2). Hasil uji menunjukkan hubungan positif antara peningkatan konsentrasi grafena serta larutan glukosa dengan kuat arus listrik yang dihasilkan, mengindikasikan SPCE biosensor stabil dan baik dalam pembacaan arus listrik.Kata Kunci: Biosensor, Glukosa, Sintesis Grafena, SPCE, Tandan Kosong Kelapa Sawit
Karakteristik Syngas Dari Tempurung Kelapa Dan Pelet Kayu Jati Dengan Metode Gasifier Downdraft Ditinjau Dari Kecepatan Alir Udara Putra, Andhika Satria; Hajar, Ibnu; Salamah, Luthfia; Effendy, Sahrul; Bow, Yohandri
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1080

Abstract

Kebutuhan energi akan terus bertambah seiring dengan peningkatan konsumsi energi. Di Indonesia, sumber energi masih didominasi oleh energi fosil seperti batubara, minyak bumi, dan gas alam, sementara energi terbarukan masih dianggap sebagai alternatif. Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan energi fosil adalah dengan memanfaatkan energi terbarukan seperti biomassa. Sumber energi alternatif dari biomassa seperti tempurung kelapa dan pelet kayu jati. Tempurung kelapa memiliki kandungan karbon tetap yang lebih besar dibandingkan pelet kayu jati, sedangkan pelet kayu mengandung zat-zat mudah menguap yang lebih besar daripada tempurung kelapa, dimana kedua kandungan ini berperan dalam proses gasifikasi. Biomassa dapat menghasilkan gas mampu bakar salah satunya melalui proses gasifikasi. Jenis gasifikasi yang digunakan penelitian ini yaitu downdraft. Variasi tidak tetap yang digunakan yaitu kecepatan udara. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa suhu reaktor optimal adalah 760,6 C pada kecepatan 15,1 m/s. Waktu pembakaran optimal tercatat selama 45 menit pada kecepatan yang sama. Nilai LHV optimal pada kecepatan 15,1 m/s adalah 7.551,58 kJ/kg. Pengaruh kecepatan aliran udara berbanding lurus dengan komposisi syngas, karena semakin tinggi kecepatan aliran udara, semakin tinggi pula komposisi syngas yang dihasilkan.Kata Kunci: Biomassa, Downdraft, Gasifikasi, Syngas
Anxiody: Aplikasi Melodi Music Therapy untuk Mengatasi Anxiety Disorder di Kalangan Remaja Akbar, M. Rayhan; Prayoga, Muhammad Axel; Dwijayanti, Rantan
Jurnal Penelitian Sains Vol 27 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i0.1186

Abstract

Anxiety Disorder merupakan gangguan kecemasan secara berlebihan yang banyak dialami anak-anak maupun remaja dan perlu ditangani secara khusus. Salah satu terapi yang efektif dalam mengurangi kecemasan adalah melalui Music Therapy. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan merancang suatu aplikasi yang secara teori dapat mengurangi gangguan kecemasan. Melalui langkah-langkah penelitian yang sistematis dengan metode penelitian dan pengembangan, terbentuklah suatu aplikasi yang diharapkan mampu menjadi terapi yang efektif untuk meredakan gangguan kecemasan yaitu terapi musik berbasis melodi yang disebut Anxiody.Kata Kunci: Anxiety Disorder; Aplikasi Terapi Musik.
Permodelan Rekahan Di Sekitar Manifestasi Panas Bumi Desa Penindaian Kecamatan Semendo Darat Laut Kabupaten Muara Enim Dengan Metode Self Potential menggunakan perangkat lunak Google Collab Gusman, Eka; Virgo, Frinsyah; Nur Khakim, M Yusup; Elake, Alexander Y
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1139

Abstract

Keberadaan manifestasi panasbumi di Sumatera Selatan cukup banyak, namun belum diekplorasi secara maksimal. Salah satunya adalah manifestasi yang berada di Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim. Manifestasinya berupa mata air panas, lumpur panas dan uap panas. Fluida panas ini dapat naik dan muncul ke permukaan disebabkan oleh adanya rekahan batuan. Rekahan ini bertindak sebagai jalur atau konduit yang dapat dilewatinya fluida panas menuju permukaan. Tujuan dari penelitian adalah melakukan pemodelan untuk mempelajari pola rekahan yang ada di bawah manifestasi yang ada di Desa Penindaian ini. Metoda yang digunakan untuk pengambilan data menggunakan metoda Self Potential. Untuk pemodelan rekahan menggunakan Persamaan Model Lempeng Tipis dari Rao dan Babu (1983), dan perangkat lunak Google Collab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekahan berada pada kedalaman 21,99 meter, panjang rekahan adalah 42,54 meter dan sudut kemiringan rekahan dari permukaan adalah 30,45.Kata Kunci: Energi panas bumi, google collab, model lempeng tipis, rekahan, self potential.
Pengembangan Motif Jumputan Palembang Dengan Pendekatan Geometri Menggunakan Aplikasi GeoGebra Azzahra, Nur Amaliyah; Fathinah, Anisah; Zahwa, Nur
Jurnal Penelitian Sains Vol 27 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i0.1191

Abstract

Matematika dan budaya sangatlah berkaitan karena terdapat pola-pola geometris secara berulang. Salah satu budaya yang menerapkan pola-pola geometris ini adalah motif jumputan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan konsep geometri dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya dalam bidang budaya yaitu mendesain motif jumputan. Dalam hal ini, GeoGebra menjadi salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam mendesain motif jumputan Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di SMA IT Raudhatul Ulum, Desa Sakatiga, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dikembangkan melalui tiga tahapan Preliminary, Prototyping Phase, dan Formative Evaluation. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa walkthrough dan angket. Pada tahap evaluasi, produk divalidasi oleh ahli dan dilakukan uji coba one to one kepada siswa yang diperoleh hasil rata-ratanya adalah 90,6%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan GeoGebra dalam pembuatan motif jumputan ini dikategorikan sebagai desain media yang valid, praktis, serta dapat menjadi inovasi baru dalam menciptakan kegiatan pembelajaran matematika yang kreatif dan produktif.Kata Kunci: Geometri; GeoGebra; Motif Jumputan; Penelitian Pengembangan