cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
Keanekaragaman Jenis Burung di Wana Wisata Kawah Putih dan Sekitarnya Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat Eltriadi, Piero Nandata; Jihad, Nidaul; Elllysa, Siti; Dhava, Rafif Aulia; Kurnia, Insan; Prasetyo, Budi; Komarudin, Komarudin
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1037

Abstract

Kawah Putih is managed by Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten with protected forest status as well as a tourist area in the form of the Kawah Putih Tourism Area (WWNP). The main attraction is the white crater as a mountain caldera from the eruption of Mount Patuha at an altitude of 2400 meters above sea level. This area is a mountainous tropical rainforest remaining on the island of Java so it is special in relation to biodiversity data including birds. Therefore, this study aims to analyze bird diversity in WWNP and its surroundings. The research was carried out in July 2022 using the MacKinnon list and index point abundance. Data was analyzed qualitatively, namely the status of bird species and quantitatively by calculating species diversity index (H') and species evenness (E). The richness of bird was found to be 67 species from 29 families and seven orders. There are 10 species of birds protected by the Indonesian Government and two types are included in IUCN threathened species. All species are resident, there are no migrant species. Eight species are endemic to Java and three species are endemic to Java-Bali. Some species are typical mountain birds. Comparison with previous research shows that 25 species were recorded again, 24 were not recorded again, and 42 species were new records. The H' value obtained is included in the high diversity category, namely 3.73, as well as the E value, which is in the high evenness category, namely 0.89.
Evaluasi bungkil inti sawit dan kulit nenas sebagai media tumbuh dan berkembang maggot Hermentia Illuciens l. Lamin, Syafrina; Nofyan, Erwin; Kirin A, Rania; Juswardi, Juswardi
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1086

Abstract

Evaluasi bungkil inti sawit dan ampas nenaa sebagai media tumbuh dan berkembang perlu dilakukan untuk mendapatkan strategi produksi maggot yang baik dan pemanfaatan bungkil inti sawit dan limbah nenas sebagai media pemeliharaan yang baik Hermentia illucens untuk masa depan. Tujuam penelitian ini adalah menentukan komposisi bungkil inti sawit dengan ampas nenas terfermetasi yang terbaik dalam meningkatkan laju konsumsi, efisiensi konversi dan pertumbuhan maggot bsf H. illucens. Penelitian ini berupa eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan (komposisi bungkil inti sawit dan limbah nenas terfermentasi dengan EM4 yang berbeda) masing-masing perlakuaan dilakukan ulangan sebanyak 5 kali ulangan.Variabel independen yang dipakai dalam penelitian ini adalah variasi pada pakan maggot. Variabel dependen yang dipakai dalam penelitian ini adalah laju konsumsi, efisiensi konversi dan laju pertumbuhan. Data yang diperoleh akan disajikan dalam bentuk tabel serta grafik, kemudian data diolah dengan menggunakan SPSS versi 26.00 dengan analisis ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji lanjut duncan. Kesimpulan penelitian ini yaitu besarnya nilai laju konsumsi tidak mempengaruhi nilai efiiensi konversi tetapi nilai efisiensi konversi sangat berkaitan dengan nilai laju pertumbuhan pada maggot H. illucens. Media tumbuh yang paling baik adalah media tumbuh yang terdiri dari 100% dedak terfermentasi.Kata kunci: EM 4, Limbah BIS Fermentasi, Limbah Nanas Fermentasi, maggot, Hermentia illuciens
Perkiraan Temperatur Reservoir Panas Bumi Berdasarkan Metode Geotermometer Silika (SiO2) pada Daerah Danau Ranau dan Sekitarnya Zainal, Pradana Arviano; Sutriyono, Edy; Ibrahim, Mochammad Malik
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1064

Abstract

Potensi panas bumi daerah Danau Ranau berasal dari sisa-sisa aktivitas magmatik dari Gunung Ranau dan membentuk kaldera besar dengan bentuk stratovolcano post-caldera. Manifestasi panas bumi di daerah ini berupa mata air panas yang diperkirakan muncul melalui struktur geologi. Lapangan panas bumi Danau Ranau merupakan salah satu prospek panas bumi di Indonesia. Manifestasi panas bumi di Danau Ranau daerah panas bumi terdiri dari enam mata air panas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perkiraan temperatur reservoar berdasarkan metode geotermometer silika (SiO2). Metode geotermometer ini dapat digunakan untuk memperkiraan temperatur reservoar secara tidak langsung. Pengambilan sampel kimia pada manifestasi fluida panas bumi di Desa Kota Batu sebanyak 3 sampel (LP-I, LP-II dan LP-III) dan Desa Lombok sebanyak 3 sampel (LP-IV, LP-V dan LP-VI). Hasil perhitungan geotermometer silika (SiO2) terhadap 6 sampel lokasi manifestasi fluida panas bumi, perkiraan temperatur reservoar daerah penelitian berkisar antara 280,5 53,3C. Geotermometer silika umumnya baik digunakan untuk reservoar bertemperatur >150C. Oleh sebab itu, penggunaan geotermometer silika yang sesuai menurut referensi dari Fournier (1977) adalah quartz-no steam loss, quartzmaximum steam losspada 100C, dan chalcedony sebesar 184,0 150,0C. Perkiraan temperatur reservoir ini menurut klasifikasi tergolong dalam temperatur menengah pada daerah penelitian.
Penentuan kadar asam secara titrasi menggunakan indikator pigmen rimpang kunyit Leba, Maria Aloisia Uron
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1014

Abstract

Rimpang kunyit (RK) merupakan sumber kurkuminoid, yaitu pigmen kuning yang dapat berubah warna pada pH asam, basa, dan netral. Pigmen rimpang kunyit (PRK) telah banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami makanan, obat tradisional, dan obat herbal. PRK juga telah digunakan sebagai indikator titrasi untuk titrasi larutan asam-basa, namun belum dilaporkan untuk titrasi sampel asam ataupun basa. Dalam penelitian ini, PRK diekstraksi dengan etanol dan digunakan sebagai indikator titrasi untuk penentuan asam dalam sampel. Sampel asam dititrasi dengan larutan standar NaOH dan NH4OH. Berdasarkan penelitian ini, PRK menunjukkan perubahan warna yang jelas pada titik akhir titrasi seperti pada titrasi menggunakan indikator methyl red (MR) dan phenolphthalein (PP). Berdasarkan penelitian ini diperoleh kandungan HCl pada sampel yang dititrasi dengan NaOH menggunakan indikator PRK, MR, dan PP masing-masing adalah 149,98 mg, 149,91 mg, dan 149,91 mg, dan pada titrasi dengan NH4OH menggunakan ketiga indikator yang sama berturut-turut adalah 149,91 mg, 149,98 mg, dan 149,87 mg. Penggunaan PRK sebagai indikator lebih murah, mudah diperoleh, ramah lingkungan, dan mendukung green chemistry jika dibandingkan MR dan PP.
Thermal Efficiency of Water Tube Boiler Reviewed from the Effect of Air Fuel Ratio and Water Level Control on Superheated Steam Production Salsabila, Salsabila; Zurohaina, Zurohaina; Tahdid, Tahdid
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1075

Abstract

The Cross Section Double Drum Water Tube Boiler is a closed vessel designed to produce steam. This boiler has two main components: the combustion chamber, which serves as the place for fuel combustion, and the steam drum, where the phase change occurs, turning water into steam. The Cross Section Double Drum Water Tube is characterized by tubes arranged transversely to the drum with a 65 incline, aiming to expand the heat transfer area. This study was conducted to determine the effect of the air-to-fuel ratio (17, 19, 21, 23, 25) and water level (20%, 30%, 40%, 50%, 60%) on thermal efficiency. The fuel used in this study is LPG gas. From the results obtained, the optimal air-to-fuel ratio was found to be 23 with a water level of 50%, achieving a thermal efficiency of 72.39% at a temperature of 205C and a pressure of 9.3 bar. Based on the research conducted, it was concluded that the air-to-fuel ratio and water level significantly affect the boiler's efficiency.
Analisis Cemaran Bakteri Coliform pada Sampel Mata Air Stain Ambon Astuty, Eka; Said, Ahmad Muntasar; Latuconsina, Vina Zakiah
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1044

Abstract

Abstrak: Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tidak, tetapi memenuhi standar kesehatan dan bisa langsung diminum. Air minum dianggap aman untuk kesehatan jika memenuhi persyaratan fisik, radioaktif, kimia, mikrobiologi.Tujuan dilakukan penelitian ini mengetahui cemaran bakteri Coliform pada sampel mata air STAIN Ambon dengan metode most probable number (MPN). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode desain deskriptif kuantitatif pendekatan experiment laboratory. Teknik pengambilan sampel yaitu secara purposive sampling dengan jumlah sampel dari 3 mata air.Analisis data dilakukan menggunakan software microsoft word dan hasil dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil uji MPN ketiga sampel yaitu sampel A 7,2 MPN/100 mL, sampel B 14MPN/100 mL pada pengulangan satu dan 15 MPN/100 mL pada pengulangan dua, dan pada sampel C 35 MPN/100 mL pada pengulangan satu dan 38 MPN/100 mL pada pengulangan dua sehingga tidak memenuh persyaratan mutu air minum yang dapat dikonsumsi langsung berdasarkan Permenkes No. 492/Menkes/Per/IV/2010 dengan parameter uji MPN batas maksimum bakteri yaitu 0 MPN/ 100 mL.Keywords: air minum; bakteri; coliform; kontaminasi
Sintesis Lembaran Elektroda Baterai Lithium Berbasis Mesocarbon Microbeads (MCMB) dan Analisis Kondutivitas Listriknya Utama, Tiara Hardyanti; Ramlan, Ramlan; Subhan, Achmad
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1088

Abstract

MesoCarbon MicroBeads (MCMB) merupakan material carbon sphere yang dibuat melalui hidrotermal karbonisasi dengan suhu tinggi. MCMB yang memiliki konduktivitas dan permukaan yang tinggi sehingga sering digunakan sebagai bahan anoda untuk baterai lithium sekunder. Dalam penelitian ini, dilakukan pembuatan lembaran elektroda yang menggunakan MCMB sebagai filler, PVDF sebagai matriks, Acetylene Black sebagai aditif dan untuk pelarutnya menggunakan DMAC. Pada pembuatan lembaran elektroda dilakukan 3 variasi serbuk yaitu, tanpa di milling, milling 1 jam dan di milling 2 jam menggunakan Shaker Mills. Setelah itu serbuk MCMB tanpa di milling dan di milling 1 jam dilakukan karakterisasi XRD. Sintesis lembaran elektroda terdiri dari 3 tahap yaitu proses mixing, proses coating dan vacum. Setelah lembaran elektroda sudah jadi maka dilakukkan pengujian konduktivitas listrik dalam bentuk lembaran. Hasil dari X-Ray Diffraction (XRD) pada serbuk menunjukkan tidak terjadi perubahan pada struktur kristal nya. Sedangkan dari pengujian konduktivitasnya, pada lembaran MCMB tanpa di milling konduktivitas nya lebih tinggi yaitu 5.98 S/m sedangkan MCMB dimilling 1 jam konduktivitasnya 4.47 S/m dan MCMB yang dimilling 2 jam konduktivitasnya 1.77 S/m.
Evaluasi Penggunaan Antibiotika Profilaksis Terhadap Kejadian ILO Pada Pasien Sectio Caesarea Fandinata, Selly Septi; Novita, Rennie Puspa; Putra, Deddy Aryanda; Utari, Yunita Winda; Permatasari, Silfiana Nisa; Suryandari, Mercysca; Lubada, Eziah Ika
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.934

Abstract

Sectio Caesarea merupakan tindakan melahirkan benih dengan insisi pada bilik rahim yang utuh. Kurang lebih 90% morbiditas pasca pembedahan diakibatkan oleh ILO. Pemberian antibiotik profilaksis bisa merendahkan resiko ILO sebesar 30-65%. Riset ini bertujuan buat mengevaluasi pemakaian antibiotik profilaksis pada seksio sesarea terhadap peristiwa ILO. Riset di jalani di salah satu rumah sakit di surabaya dengan waktu riset sepanjang 30 hari. Total sampel riset ini sebanyak 28 penderita. Dijumpai kalau peristiwa sectio caesarea sangat banyak berlangsung pada kelompok umur 20-35 tahun (71,43%), (92,85%) tanpa penyakit penyerta serta (7,15%) dengan hipertensi yang terjalin sepanjang kehamilan. Golongan antibiotik profilaksis yang sangat banyak digunakan merupakan sefalosporin generasi ketiga (71,43%) dengan nama ceftriaxone. Pemakaian antibiotik profilaksis selaku pengobatan tunggal mendominasi (96,43%). Dosis yang kerap digunakan merupakan seftriakson 1 gr (67,85%). Waktu pemberian paling banyak merupakan lebih dari 60 menit saat sebelum pembedahan (71,43%). Frekuensi paling tinggi merupakan dosis ulangan tiap 12 jam (60,72%) serta durasi pemberian terlama dalam 24 jam sesudah dilakukan operasi (89,29%). Dari seluruhnya data (100%), tidak terdapat peristiwa ILO
Efisiensi Termal Water Tube Boiler Ditinjau Dari Rasio Udara Bahan Bakar Solar Dan Water Level Control Pada Produksi Superheated Steam Caya, Nadinda Ferdana; Daniar, Rima; Tahdid, Tahdid
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1066

Abstract

Boiler dirancang untuk mendapatkan satu sistem produksi steam yang optimal dengan melibatkan sistem konfirugasi boiler yang terintegrasi langsung secara optimal sehingga bisa mendapatkan berbagai efisiensi termal pada sistem pembangkit uap. Sistem pembangkit uap yang dirancang menggunakan Cross Section Double Drum Water Tube Boiler yang bertujuan untuk memberikan sistem perpindahan panas didalam ruang bakar berjalan dengan baik demikian juga sistem perpindahan massa yang kompetible dari perpindahan massa molekul air ke fase uap. Dan hal yang tidak kalah penting pada sistem Cross Section Double Drum Water Tube Boiler dirancang untuk memberikan sistem hidrodinamika yang optimal guna memberikan waktu yang lebih lama bagi setiap molekul fluida air bergerak dari daerah influen sampai ke zona efluen. Untuk menelaah kerja Water Tube Boiler terhadap kemampuannya dalam memproduksi steam dipakai variabel proses penelitian berupa rasio udara bahan bakar 16,18,20,22,24 dan level ketinggian 20,30,40,50,60% yang didapatkan nilai optimal pada rasio udara bahan bakar 22 di level ketinggian 50% yang menghasilkan efisiensi termal sebesar 72,14%. Ini terjadi karena jumlah udara yang tepat untuk membakar bahan bakar, yang menghasilkan panas yang efisien dan efektivitas pembakaran yang tinggi.
Analisis terhadap Dinamika Curah Hujan di Kota Palembang Tahun 2019-2023 dan Kaitannya dengan Fenomena ENSO dan IOD Nurkhalifah, Fatimah; Nur Khakim, M. Yusup; Affandi, Azhar Kholiq; Hadi, Hadi; Sutopo, Sutopo; Supardi, Supardi; Koriyanti, Erry; Safrina, Sri; Virgo, Frinsyah; Irfan, Muhammad; Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v26i3.1024

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi pada perioda 2019-2023 telah mengakibatkan terjadinya anomali curah hujan di kota Palembang. Dampaknya adalah terjadinya curah hujan yang sangat minim serta adanya curah hujan yang berlebihan pada perioda tersebut. Penelitian ini mengkaji dinamika curah hujan yang terjadi pada perioda tersebut dan dikaitkan dengan fenomena alam ENSO dan IOD. Data curah hujan diambil dari 3 stasiun pengukuran di kota Palembang yang kemudian diolah untuk mendapatkan jumlah curah hujan bulanan dan klasifikasi curah hujannya. Data terkait ENSO dan IOD diambil dari website sumbernya masing-masing yang kemudian diolah untuk mendapatkan jenis dan kategori ENSO dan IOD yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2019 dan 2023 telah terjadi 4 bulan kering akibat adanya fenomena El Nio dan IOD+. Pada tahun 2020-2022 didominasi oleh bulan basah dan bulan lembab akibat fenomena La Nia.Kata kunci: klasifikasi curah hujan, perubahan iklim, ENSO, IOD