cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
Analisis Kerentanan Longsor Dalam Penentuan Tingkat Kerawanan Pada Daerah Saung Naga, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan Khoiri, Muhammad Faris; Harnani, Harnani
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1195

Abstract

Studi dilaksanakan di Daerah Saung Naga, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Wilayah studi memiliki lereng yang cukup curam dan terjal dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan dapat memicu terjadinya longsor. Dari hal tersebut maka diperlukan analisis tingkat kerawanan longsor dengan menggunakan beberapa parameter. Studi ini bertujuan untuk meniru kondisi lapangan dan memetakan tingkat kerentanan tanah longsor di wilayah studi. Metodologi yang digunakan yakni overlay peta dengan memanfaatkan citra satelit berupa Sistem Informasi Geografis (SIG) yang menghasilkan peta lokasi, curah hujan, tata guna lahan, jenis tanah, peta geologi, peta kemiringan lereng, dan peta kerawanan longsor. Selain itu, pada studi ini juga memakai datanya sampel tanah di daerah studi dan diuji dengan metode triaxial. Hasil yang diperoleh dari overlay peta yang dibuat memiliki 3 zona kerawanan longsor yakni zona kerawanan longsor rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil uji triaxsial, nilai kohesivitas di wilayah studi adalah antara 0,32 hingga 0,75 kg/cm². Hal ini menunjukkan bahwa tanah berlumpur atau lempung terdapat di wilayah studi. Kisaran nilai untuk sudut geser dalam adalah 2,3 hingga 2,34. Angka ini mengindikasikan tingkat kepadatan yang cukup longgar di wilayah studi.Kata Kunci: Longsor, SIG, Tingkat Kerawanan, Triaxial
Studi Litofasies dan Lingkungan Pengendapan Berdasarkan Analisis Stratigrafi Daerah Tanjung Baru, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan Prasetya, Dyo; Idarwati, Idarwati
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1175

Abstract

Pengendapan material sedimen klastik yang bervariasi membuat material sedimen terendapkan pada daerah dengan ciri fasies yang berbeda. Fasies ini berkaitan dengan penggambaran litofasies serta asoasi fasies pada suatu daerah. Litofasies dan asosiasi fasies pada Daerah Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan belum dilakukan secara komperehensif, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendalami pada tahap litofasies dan asosiasi fasies untuk mengetahui karakteristik pengendapan dan lingkungan pengendapan Daerah Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan analisis stratigrafi dengan pengukuran penampang stratigrafi. Stratigrafi daerah penelitian berfokus pada satu formasi, yaitu Formasi Gumai. Pengukuran penampang stratigrafi ini dilakukan pada dua lintasan di Desa Tanjung Baru dan Desa Air Lekisbadak. Pada lintasan pertama disusun oleh tiga litologi berupa batupasir, batuserpih, dan batulempung dengan empat litofasies berupa batupasir perlapisan (Ssb), Litofasies batupasir laminasi (Ssl), Litofasies batuserpih laminasi (Sl), dan Litofasies batulempung massif (Cm). Pada lintasan kedua disusun oleh oleh tiga litologi berupa batupasir, batuserpih, dan batulempung dengan empat litofasies berupa batupasir perlapisan (Ssb), Litofasies batuserpih laminasi (Sl), dan Litofasies batulempung massif (Cm). Berdasarkan lintasan petama dan kedua terdapat tiga jenis struktur sedimen berupa massif, laminasi, dan perlapisan yang mana menujukkan bahwa adanya energi dan transportasi yang tinggi. Hal ini didukung dengan oleh asosiasi fasiesnya pada lintasan pertama adalah mixed flat dan lintasan kedua adalah tidal channel dengan lingkungan pegendapan intertidal daerah pasang surut yang sangat dipengaruhi oleh kenaikan dan penurunan muka air laut.
Pengaruh Fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) terhadap Curah Hujan di Kota Palembang pada Periode Tahun 2019–2023 Risnawati, Ria Riski; Irfan, Muhammad; Kurniawaty, Netty; Nur Khakim, M. Yusup; Virgo, Frinsyah; Mardiyansyah, Wijaya; Hadi, Hadi; Sutopo, Sutopo; Koriyanti, Erry; Sailah, Siti; Erni, Erni; Safrina, Sri
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1156

Abstract

Posisi geografis Sumatera Selatan yang berada di dekat Samudera India menyebabkan  fenomena alam yang berkaitan dengan perubahan iklim yang terjadi di Samudera India berpangaruh terhadap kondisi iklim di Sumatera Selatan. Pada Samudera India terjadi fenomena alam Indian Ocean Dipole (IOD) yang berdampak pada anomali iklim di Sumatera Selatan termasuk di Kota Palembang. IOD terdiri atas IOD+ dan IOD-. IOD+ menyebabkan berkurangnya curah hujan dan IOD- menyebabkan bertambahnya curah hujan jika dibandingkan dengan keadaan normal. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena IOD apa saja yang terjadi pada tahun 2019-2023 dan pengaruhnya terhadap curah hujan di Kota Palembang. Data yang digunakan berasal dari NASA dan BMKG Kota Palembang. Data diolah secara grafis dan kemudian dikaji untuk mendapatkan fenomena IOD apa saja yang terjadi pada periode 2019-2023 dan pengaruhnya terhadap curah hujan di Kota Palembang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2019 dan 2023 terjadi IOD+ yang kuat sehingga curah hujan di Kota Palembang sangat minim terutama saat terjadi musim kemarau. Pada tahun 2020-2022 secara umum terjadi IOD- yang lemah yang mengakibatkan curah hujan pada musim kemarau di kota Palembang berada sedikit di atas keadaan normal.
Deskripsi dan Uji Hipotesis Data Elemen-Elemen Cuaca Menggunakan Uji Selisih Mean dan Uji Rasio Variansi Dihubungkan dengan Produksi Kopi Dua Kecamatan di Pagaralam Tahun 2022-2023 Irmeilyana, Irmeilyana; Suratama, Bintang; Maiyanti, Sri Indra; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Suprihatin, Bambang; Desiani, Anita
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1169

Abstract

Cuaca merupakan keadaan atsmofer pada waktu tertentu yang sifatnya berubah-ubah dari waktu ke waktu. Perubahan cuaca dapat berdampak pada produktivitas tanaman termasuk produksi kopi. Penelitian ini membahas penerapan uji selisih mean dan uji rasio variansi pada perbandingan elemen-elemen cuaca tahun 2021-2022 di 2 kecamatan penghasil kopi di Sumatera Selatan, yaitu Kecamatan Dempo Tengah dan Kecamatan Tanjung Sakti Pumi. Data elemen cuaca yang digunakan merupakan data sekunder terdiri dari 10 variabel dalam waktu harian. Nilai mean elemen-elemen cuaca di kedua kecamatan pada tahun 2022 yang berbeda nyata dengan tahun 2021 meliputi suhu, suhu maksimum, suhu minimum, cakupan curah hujan, arah angin dan berawan. Nilai mean suhu, suhu minimum, cakupan curah hujan, dan berawan di masing-masing kecamatan pada tahun 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun 2022. Sebaliknya, suhu maksimum di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi pada tahun 2021 lebih rendah dibandingkan tahun 2022. Kecepatan angin dan derajat arah angin di Kecamatan Dempo Tengah pada tahun 2021 lebih rendah daripada tahun 2022. Hampir semua elemen cuaca di setiap kecamatan tahun 2022 lebih bervariasi daripada tahun 2021, kecuali suhu di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi. Perbedaan elemen-elemen cuaca selama tahun 2021 dan tahun 2022 merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan produksi kopi pada tahun 2022 dan tahun 2023 di dua kecamatan tersebut.
Verifikasi Metode Penentuan Kadar Nitrit secara Spektrofotometri Visibel Berdasarkan SNI 06-6989.9-2004 Yunisari, Yuneta Dwi; Utomo, Yudhi
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1097

Abstract

Nitrit (NO2-N) merupakan senyawa yang beracun bagi ikan maupun mikroorganisme yang ada di dalam perairan. Penentuan kandungan nitrit dalam air sangat penting untuk menilai tingkat pencemaran air. Penentuan kadar nitrit juga merupakan salah satu judul percobaan wajib dalam kurikulum pembelajaran yakni pada praktikum kimia lingkungan. Selama ini pada praktikum percobaan penentuan kadar nitrit digunakan metode penentuan kadar nitrit menurut SNI 06-2484-1991. Sedangkan pada tanggal 31 Januari 2004, dalam rapat konsensus pemerintah disepakati bahwa metode SNI 06-2484-1991 direvisi menjadi metode SNI 06-6989.9-2004. Pengukuran kadar nitrit dengan metode ini belum digunakan dalam kegiatan praktikum pembelajaran, sehingga perlu dilakukan verifikasi metode untuk menguji kelayakan metode tersebut untuk diterapkan pada kegiatan praktikum kimia lingkungan. Sehingga disusunlah penelitian ini yang bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan metode penentuan kadar nitrit secara SNI 06-6989.9-2004, dan (2) mengetahui hasil parameter verifikasi dari metode penentuan kadar nitrit secara SNI 06-6989.9-2004. Parameter verifikasi yang diuji ialah: liniearitas, limit deteksi instrumen (LDI), limit kuantitasi (LOQ), presisi dan akurasi. Berdasarkan hasil verifikasi didapatkan hasil kurva regresi dengan nilai determinasi (r2) = 0,9997, nilai limit deteksi instrumen 0,0020 mg/L, nilai limit kuantitasi 0,0043 mg/L, nilai presisi (%RSD) = 1,70%, nilai akurasi 100,78% (berada pada rentang 90 110%). Hasil verifikasi menunjukkan bahwa metode uji nitrit secara SNI 06-6989.9-2004 telah memenuhi syarat keberterimaan sehingga dapat digunakan untuk analisis kadar nitrit pada kegiatan pembelajaran praktikum di laboratoriumKata Kunci: verifikasi, nitrit, spektrofotometri visibel
Systemic Immune Inflamation Index (SII) sebagai Prediktor Risiko Prediabetes pada Keluarga Tingkat Pertama Diabates Melitus Tipe 2 Sulistiani, Sulistiani; Liana, Phey; Oktarina, Desi
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1196

Abstract

Prediabetes merupakan kondisi kritis yang berpotensi berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2 (DMT2), sebuah penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat. Mengingat prediabetes sering kali tidak terdiagnosis dan meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang, identifikasi dini faktor risiko, terutama pada individu dengan riwayat keluarga DMT2, menjadi sangat penting untuk intervensi pencegahan. Dalam konteks ini, Systemic Immune Inflammation Index (SII) muncul sebagai penanda atau biomarker yang menjanjikan. Dihitung dari hasil pemeriksaan darah rutin, SII digunakan untuk menilai tingkat inflamasi sistemik dalam tubuh, dengan mempertimbangkan jumlah trombosit, neutrofil, dan limfosit. Indikator inflamasi sistemik yang mudah dihitung ini menunjukkan potensi sebagai biomarker prediktif. Artikel tinjauan ini akan membahas peran SII sebagai prediktor risiko prediabetes, khususnya pada individu dengan riwayat keluarga DMT2 tingkat pertama, dengan tujuan untuk mengeksplorasi potensi SII dalam deteksi dini dan pencegahan prediabetes.Kata Kunci: Systemic Immune Inflammation Index, diabetes melitus tipe 2, riwayat keluarga        
Pengembangan model peramalan dan estimasi upah pekerja Indonesia menggunakan metode curve fitting Muhendra, Rifki
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model peramalan dan estimasi upah pekerja di Indonesia dengan mempertimbangkan faktor pendidikan, jenis kelamin, dan wilayah. Data sekunder yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode 2015 hingga 2021. Metode curve fitting diterapkan dengan pendekatan regresi linier dan polinomial untuk membangun model prediksi. Akurasi model dievaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki korelasi positif yang kuat terhadap upah, di mana pekerja dengan pendidikan lebih tinggi cenderung memperoleh pendapatan yang lebih besar. Terdapat kesenjangan upah berbasis gender, meskipun perbedaannya menunjukkan tren penyempitan dari waktu ke waktu. Faktor wilayah juga berperan penting, di mana pekerja di daerah perkotaan umumnya memperoleh upah yang lebih tinggi dibandingkan pekerja di daerah pedesaan. Model regresi polinomial menunjukkan akurasi prediksi yang lebih baik dibandingkan model regresi linier. Temuan ini menekankan pentingnya investasi di bidang pendidikan serta perlunya perhatian terhadap kesenjangan upah berbasis wilayah dan gender. Model berbasis curve fitting ini memberikan pendekatan berbasis data untuk mendukung perumusan kebijakan upah yang lebih efektif dan berkeadilan di Indonesia.
Studi Penentuan Koefisien Atenuasi Sumber 177lu Menggunakan Software Phits untuk Aplikasi Bidang Kedokteran Nuklir Turu, Martinus Randi; Firmansyah, Okky Agassy; Ramlan, Ramlan; Hidayati, Nur Rahmah; Johan, Akmal; Al Arandi, Tyas
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1166

Abstract

Radionuklida 177Lu, memiliki peran penting dalam kedokteran nuklir khususnya sebagai spesialis dalam radioterapi, berkat paruh yang relatif panjang dan pancaran radiasi yang efektif untuk jaringan lunak. Salah satu pendekatan untuk melindungi manusia dan lingkungan dari radiasi adalah dengan memahami studi atenuasi sumber radioaktif, yang mengacu pada pengurangan intensitas radiasi saat melewati medium, seperti bahan fantom. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai koefisien atenuasi dari sumber 177Lu menggunakan slab fantom PMMA (Polymethyl Methacrylate) dengan menggunakan perangkat lunak PHITS yang berbasis simulasi Monte Carlo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas sumber radiasi 177Lu secara signifikan memengaruhi nilai atenuasi, nilai atenuasi (μ) yang didapatkan sebesar 0,0327 cm⁻¹ hingga 0,0332 cm⁻¹. Selain itu, interaksi radiasi 177Lu dengan material PMMA pada energi menengah hingga tinggi didominasi oleh efek fotolistrik dan hamburan Compton. Semakin tebal bahan yang digunakan, semakin kecil intensitas radiasi yang tersisa setelah proses atenuasi, karena lebih banyak foton yang diserap atau dihamburkan, sehingga semakin sedikit pula energi foton yang mencapai area target membuat distribusi dosis yang dihasilkan menjadi lebih kecil.
Penentuan Hubungan Matematis antara Berat Rendemen dan Volume Maserat Menggunakan Regresi Linear Sederhana sebagai Solusi Alternatif Saat Alat Rotary Evaporator Mengalami Kerusakan Stepanus, Jamius Bin
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan matematis antara berat rendemen ekstrak dan volume maserat. Persamaan matematis ini berguna untuk memprediksi berat rendemen (variabel dependen) dari data volume maserat (variabel independen) ketika alat rotary evaporator laboratorium tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana untuk menentukan model         persamaan regresi yang menyatakan korelasi antar kedua variabel, menghitung variansi galat acak, menguji hipotesis (uji model adequacy, uji F dan uji intercept) serta menghitung koefisien determinasi adjusted. Berdasarkan penelitian terhadap sampel uji kulit buah matoa, diperoleh model persamaan regresi y = 0,0200x  dengan variansi galat acak, s2 = 0,000160 dan koefisien determinasi adjusted, Ra2 = 96,12%. Sehingga untuk 250 mL volume maserat kulit buah matoa, diprediksi memiliki berat rendemen ekstrak sebesar 4,94 g.
Reduksi Noise pada gambar medis hasil pencitraan sinar-X dengan Wiener Filter dan Unsharp Masking Filter menggunakan GUI Matlab Aditya, Grahadi Ganang; Karthobi, Imam; Juri, Saifudin; Lubis, Ilham Affandy; Hadi, Hadi; Ariani, Menik; Assaidah, Assaidah
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i1.1111

Abstract

Noise pada citra medis dapat menurunkan kualitas gambar dan memengaruhi keakuratan diagnosis. Untuk mereduksi noise dan meningkatkan kualitas gambar, filterisasi noise dari gambar medis perlu dilakukan. Penggunaan Graphical User Interface (GUI) Matlab memudahkan proses filterisasi gambar medis dan analisis hasil. Filterisasi menggunakan Wiener Filter tiga kali secara berulang berhasil mereduksi noise dan meningkatkan kualitas gambar dengan nilai SNR hingga 14.96 dB. Pengaplikasian Unsharp Masking Filter mampu meningkatkan ketajaman citra gambar medis setelah proses Wiener Filter meskipun SNR mengalami penurunan menjadi 11.65 dB. Namun, Unsharp Masking Filter masih mempertahankan kualitas sinyal gambar dengan relatif baik. Filterisasi bertahap menggunakan Wiener Filter dan Unsharp Masking Filter juga berhasil menurunkan detail noise hingga <10% dibandingkan citra asli yang memiliki detail noise 20-35%.