cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 355 Documents
Upaya Membangun Ketrampilan Berpikir Kritis Menggunakan Peta Konsep Untuk Mereduksi Miskonsepsi Fisika Negoro, Ridho A.; Hidayah, Husnul; Subali, Bambang; Rusilowati, Ani
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p45-51

Abstract

Pemahaman konsep pada siswa merupakan korban dari pembelajaran fisika yang hanya menuntut siswa untuk menghafal rumus matematis. Pembelajaran seperti itu berujung pada kasus miskonsepsi materi fisika yang masih banyak menjangkit siswa. Salah satu materi fisika yaitu gerak lurus memiliki banyak persamaan matematis yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun ketrampilan berpikir kritis siswa melalui penggunaan peta konsep sehingga dapat mereduksi miskonsepsi materi gerak lurus. Rancangan penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari langkah: perencanaan, implementasi, evaluasi dan refleksi yang mengadopsi model spiral dari Kemmis dan MC Taggart. Pada saat pelaksanaan pembelajaran, siswa diberikan peta konsep yang berkaitan dengan konsep yang harus dikuasai. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut 1) terjadi peningkatkan ketrampilan berpikir kritis pada siswa kelas X SMA melalui pembelajaran menggunakan Peta Konsep dengan nilai rata-rata tes essai keterampilan berpikir kritis kelas setelah CAR 85,2 dan ketuntasan berdasarkan indikator sebesar 88,2%. 2) Terjadi reduksi miskonsepsi materi Gerak Lurus pada siswa kelas X SMA melalui pembelajaran menggunakan Peta Konsep ditunjukan oleh nilai rata-rata tes essai setelah CAR sebesar 82,5. 
Implementasi Permendikbud No. 111 Tahun 2014 dan Implikasinya terhadap Kompetensi dan Uraian Tugas Guru Bimbingan Konseling Riskiyah, Riskiyah
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v2n1.p44-55

Abstract

AbstrakArtikel ini berisi ulasan mengenai seperangkat tugas guru BK dalam implementasi program bimbingan dan konseling berdasarkan Permen Dikbud No 111 Tahun 2014, untuk melakukan tugas-tugas tersebut ada seperangkat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru BK. Ulasan tugas dan syarat kompetensi berikut merupakan hasil dari pengkajian literatur tentang program bimbingan dan konseling komprehensif. Disajikan pula sistematika dalam mengimplementasikan keempat komponen program beserta konten dan strategi layanan yang telah digunakan selama dua tahun di SMA Negeri 2 Sumenep. Gagasan ini dapat menjadi alternatif model dalam mengembangkan program BK seperti yang diamanatkan dalam Permen Dikbud No 111 Tahun 2014. AbstractThis article describes about a set of school counselor duty regard to implementation of school counseling program according to Permen Dikbud No 111 Tahun 2014, in order to conduct the duties there is a set of competencies which is every counselor should have. The following job description and competencies is yield of many literature review about comprehensive school counseling program. Additionally there is an example of how to implement the four component of counseling program with some content and techniques that have been applied since last two years ago in SMA Negeri 2 Sumenep, this concept can be an alternate model in order to develop school counseling program according to Permen Dikbud No 111 Tahun 2014. 
Perbedaan Tingkat Minat Membaca Siswa Kelas VIII A Dan VIII D Ramadhan, Rani
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v5n2.p8-12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat membaca siswa kelas VIII A dan VIII D SMP Neggeri 5 Muaro Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian survei dengan instrumen penelitian berupa angket. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A dan VIII D SMP Negeri 5 Muaro Jambi, dengan jumlah total subjek penelitian sebanyak 50 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis uji asumsi dan uji hipotesis (uji-T). Sebelum dilakukan uji-T, peneliti telah melakukan uji asumsi berupa uji normalitas dan uji homogenitas sebagai pra syarat untuk melakukan uji selanjutnya, pada uji-T  hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas VIII A memiliki tingkat minat membaca yang lebih baik dari pada kelas VIII D, dimana hasil nilai mean yaitu 62,04 dan 66,82 untuk kelas VIII D, standar deviasi kelas VIII A lebih kecil dari nilai standar deviasi kelass VIII D yaitu 3,305 4,667. Hal ini lah yang menjadi tolak ukur perhitungan di dapatkannya hasil penelitian tersebut. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa minat membaca kelas VIII A lebih baik dari kelas VIII D.
Inovasi Pembelajaran Logika-Simbolik melalui Aplikasi DUTAlogic bagi Siswa Tunarungu Chrismanto, Antonius Rachmat; Nendya, Matahari Bhakti; Tampubolon, Junius Karel; Santosa, R Gunawan; Sudarma, Wayan Edi; Hermawan, Handi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v5n1.p%p

Abstract

Logic is an analysis of methods of thinking. Logic emphasizes the form more than the content of  arguments. mathematical logic is often also called the symbolic-logic is a part of mathematics that explores the application of formal logic to mathematics. This has a close relationship with the basic fundamental thinking of mathematics and theoretical computer science.In this research we do three important things, the first is conventional symbolic-logic training for SLB Negeri 1 Bantul. The second step is making of symbolic-logic learning application for deaf students called DUTAlogic and the third is seeing the comparison between conventional learning and learning using the DUTAlogic.Based on data analysis that was done. Thar result show that increase in symbolic logic ability (T) is 50%, increase in the ability of symbolic natural accuracy (N) is 50%. The used of DUTAlogic application is more attractive to deaf students because they feel happier, easier, more-understanding, more concentrated and more creative when doing symbolic-logic learning.
Self-Regulated Learning Siswa SMK Muhammadiyah di Kota Yogyakarta: Kedua Orang Tua Berpengaruhkan? Saputra, Wahyu Nanda Eka; Handaka, Irvan Budhi; Sari, Dita Kurnia
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p7-11

Abstract

Hasil belajar yang maksimal merupakan salah satu pencapaian yang diharapkan oleh siswa, termasuk orang tuanya. Namun, berbagai masalah tentang belajar siswa di sekolah menjadi masalah yang masih dialami oleh siswa. Sebagai contohnya siswa yang enggan melakukan proses belajar yang mandiri dan bahkan siswa cenderung belajar jika dikendalikan oleh guru di sekolah. Permasalahan tersebut tergolong siswa yang kurang mampu mengoptimalkan keterampilan self-regulated learning. Salah satu yang mengindikasi dan mempreduksi tingkat self-regulated learning adalah keberadaan kedua orang tua di rumah siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan tingkat self-regulated learning berdasarkan siswa yang tinggal bersama kedua orang tuanya dengan siswa yang tinggal tidak bersama kedua orang tuanya. Penelitian ini melibatkan jumlah sampel sebanyak 415 siswa SMK Muhammadiyah di Kota Yogyakarta yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Sampel terdiri dari 143 siswa tidak tinggal bersama orang tuanya dan 272 siswa tinggal bersama kedua orang tuanya. Tingkat self-regulated learning diukur menggunakan skala self-regulated learning. Teknik analisis data yang digunakan adalah Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata skor self-regulated learning siswa SMK yang tinggal dengan kedua orang tuanya dengan siswa siswa yang tidak tinggal dengan kedua orang tuanya. Hasil penelitian ini seyogyanya menjadi dasar bagi konselor untuk meningkatkan self-regulated learning siswa dengan melibatkan unsur internal pada diri siswa buka unsur eksternal pada diri siswa seperti peran orang tua.
Pengaruh Iklim Sekolah dan Supervisi Klinis terhadap Kualitas Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Gunungsari Lombok Barat Muhibbah, Lutfiatun
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v2n2.p116-120

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh iklim sekolah terhadap kualitas proses pembelajaran; (2) untuk mengetahui pengaruh supervisi klinis terhadap kualitas proses pembelajaran; dan (3) untuk mengetahui pengaruh iklim sekolah dan supervisi klinis terhadap kualitas proses pembelajaran secara bersama-sama di sekolah dasar Gunungsari Lombok Barat. Penelitian ini adalah penelitian expost facto. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang guru di Sekolah Dasar di Kecamatan Gunungsari Lombok Barat yang ditentukan dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, dokumentasi dan observasi.Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis regresi dan analisis korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Iklim sekolah berpengaruh terhadap kualitas proses pembelajaran dilihat dari nilai koefisien korelasi parsial sebesar 0,518 dan nilai signifikansi sebesar 0,044, dan; 2) Supervisi klinis berpengaruh terhadap kualitas proses pembelajaran dilihat dari koefisien korelasi parsial sebesar 1,429 dan nilai signifikansi 0,016, dan; 3) Iklim Sekolah dan Supervisi Klinis berpengaruh terhadap kualitas proses pembelajaran dilihat dari hasil F sebesar 5,069 dan nilai signifikansi 0,014 < 0,05 ,dan koefisien determinasi sebesar 23,7%. Oleh karena itu, peningkatan kualitas proses pembelajaran dapat diupayakan melalui iklim sekolah kondusif dan supervisi klinis. AbstractThis research purpose: (1) to know the influence of school climate against quality of learning process; (2) to know the influence of clinical supervision against quality of learning process; and (3) to know the influence of school climate and clinical supervision as together impact on quality of learning process in Elementary School Gunungsari West Lombok. This research is ex post facto. Samples of this study were 30 teachers in an elementary school in the District of Gunungsari West Lombok determined by simple random sampling technique. Data collection instrument was a questionnaire, documentation and observation.Data analysis using descriptive analysis, regression analysis and partial correlation analysis. The results showed: 1) There is influence between school climate against quality of learning process seen from the partial correlation coefficient of 0.518 and a significance value of 0.044, and; 2) There is influence between Clinical Supervision against  quality of the learning process seen from the partial correlation coefficient of 1.429 and 0.016 significance value, and; 3) There are influence in together between Climate School and Clinical Supervision against quality of the learning process is seen from the F amounted to 5.069 and 0.014 significance value <0.05, and the coefficient of determination of 23.7%. Therefore, improving the quality of learning process can be pursued through a school climate conducive and clinical supervision.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Kelas IV Tema 3 Subtema 1 Sulistyowati, Prihatin; Putri, Novita Martika
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p1-6

Abstract

Proses pembelajaran pada Kurikulum 13 memerlukan komponen pendukung berupa bahan ajar. Bahan ajar yang praktis dapat berupa modul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk berupa bahan ajar modul berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada kelas IV Tema 3 Subtema 1. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan berdasarkan Model 4D yang dimodifikasi oleh peneliti dari 4 langkah menjadi 3 langkah penelitian. Validasi oleh tim pakar, validasi oleh peer reviewer,Uji coba lapangan terbatas terhadap 10 siswa SDN Bandungrejosari 2 Kota Malang, lembar observasi pengamatan aktivitas guru dan siswa. Efektifitas modul dari hasil belajar siswa berupa soal tes. Aspek kelayakan isi, penyajian, kebahasaan dan penilaian kontekstual masing-masing sebesar 92,71%, 91,5%, 93,06%, dan 92% yang berarti “Sangat Layak”. Validasi yang dilakukan oleh guru kelas IV SD dengan presentase 93,75% yang berarti “Valid”. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengembangkan produk ini dengan melakukan uji coba kelompok besar dan produk dapat disebar luaskan.AbstractThe learning process on Curriculum 13 requires supporting components in the form of teaching materials. Practical teaching materials can be modules. The purpose of this research is to develop the product in the form of teaching materials of module based on Contextual Teaching and Learning (CTL) in Grade IV of Theme 3 Subtema 1. This type of research is a research development based on 4D model modified by researchers from 4 steps into 3 research steps. Validation by expert team, validation by peer reviewer, Field trial limited to 10 students of SDN Bandungrejosari 2 Malang, observation observation sheet of teacher and student activity. Effectiveness module is taken from student learning result in the form of test question. The results of the assessment of the appropriateness of content, presentation, compliance and contextual valuation were 92.71%, 91.5%, 93.06%, and 92%, respectively, meaning "Very Eligible". The results of the assessment of the validation conducted by fourth grade elementary school teachers with a percentage of 93.75% which means "Valid". It is expected that further research can further develop this product by conducting large group trials and products can be disseminated.
PENERAPAN MODEL INKURI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD Wiyoko, Tri; Astuti, Nidar
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v5n1.p%p

Abstract

Learning in elementary schools that do not innovate with the development of learning models will cause learning processes and outcomes to be low. So there is a need for research to improve the process and student learning outcomes by applying the guided inquiry model. The steps of guided inquiry include (1) orientation, (2) formulating the problem, (3) formulating hypotheses, (4) collecting data, (5) testing hypotheses, and (6) concluding. Classroom action research (CAR) was carried out in class III SD 38 / II Pauh Agung. Data collection techniques consisted of test and non-test techniques. The test technical instrument is in the form of essay test questions. The results of the study concluded that the application of the guided inquiry model for grade III students of SD Negeri 38 / II Pauh Agung could improve the learning process and student learning outcomes. Improved student learning processes can be reviewed from student learning activities by 85.71% with an N-gain score of 0.55 in the medium category and teacher teaching activities by 84.09% with an N-gain score of 0.5 in the medium category. Furthermore, for student learning outcomes that complete KKM increased from cycle I by 40% to 76% in cycle II. So the application of guided inquiry learning models can improve the process and learning outcomes of grade III students.
Penerapan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran IPA Alamsyah, Nur
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v1n1.p82-96

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 12/30 Kanaungan Kabupaten Pangkep . dengan penerapan pendekatan saintifik maka kreativitas dan hasil belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan tiap siklus pembelajaran terdiri atas (1) Perencanaan (2) Pelaksanaan (3) Observasi dan (4) Refleksi. Perangkat pembelajaran yang digunakan meliputi silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), buku siswa, lembar evaluasi. Instrumen meliputi Lembar Pengamatan keterlaksanaan guru mengelola pembelajaran, Lembar aktivitas siswa mengikuti pembelajaran serta angket respon siswa terhadap pembelajaran yang diikutinya. Kurikulum yang digunakan dalam penelitian ini adalah kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) tahun 2006 dengan materi pokok bumi dan alam semesta. Adapun data yang dianalisis sebagai hasil penelitian meliputi: (1) Keterlaksanaan guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa mengikuti pembelajaran (2) Kreativitas siswa (3), Hasil belajar siswa (4), Respon siswa terhadap pembelajaran yang diikutinya. Dari hasil analisis data selama tiga siklus menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan guru dalam mengelola pembelajaran mencapai tingkat persentase ketercapaian 84% atau ada pada kategori “sangat baik (2) aktivitas siswa mengikuti pembelajaran mencapai kategori “efektif”,(3) kreativitas siswa menunjukkan 100% siswa kreatif, (4) hasil belajar siswa ranah kognitif dengan rata-rata kelas 84 ranah sikap dengan rata-rata 88, dan ranah psikomotor dengan rata-rata 81 dengan kategori tuntas, dan ketuntasan individu mencapai 92% dengan kategori “tuntas”, (5) Respon siswa dalam mengikuti pembelajaran mencapai tingkat “positif” atau pada kategori (Senang, Baru, Menarik, dan Ya). Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa terhadap penerapan pendekatan saintifik. AbstractThis study aimed to describe the application of scientific approaches to promote creativity and student learning outcomes in science class V SDN 12/30 Kanaungan Pangkep. with the application of the scientific approach to creativity and student learning outcomes can be improved. This research is a classroom action research (PTK) held every learning cycle consists of (1) Planning (2) Execution (3) Observation and (4) reflection. Learning tools used include the syllabus, lesson plan (RPP), student worksheet (LKS), student books, sheet evaluation. Instruments include keterlaksanaan Observation Sheet teachers manage learning, student activity sheet to follow the teaching and learning of the student questionnaire responses that followed. The curriculum used in this study is the education unit level curriculum (SBC) in 2006 with the subject matter of the earth and the universe. The data were analyzed as a result of the study include: (1) Keterlaksanaan teachers in managing learning and learning activities of students attend (2) Creativity of students (3), student learning (4), the student's response to learning that followed. From the analysis of data for three cycles show that: (1) adherence to teachers in managing learning reaches the percentage level of achievement 84% or there is the category of "very good (2) the activity of students following study reached the category of" effective ", (3) the creativity students demonstrate 100% of students creative, (4) the results of student learning of cognitive domains with an average grade 84 the realm of attitudes with an average of 88, and psychomotor with an average of 81 categories completed, and the thoroughness of the individual reaches 92% with the category of "complete" , (5) the response of students in the following study reached the level of "positive" or the categories (Happy, New, Attractive, and Yes). Based on the discussion of the results of research and data analysis can be concluded that an increase in creativity and student learning outcomes to the application of scientific approach. Keywords: Scientific Approach, Creativity, Learning Outcomes.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PADA MATERI PECAHAN Sudihartinih, Eyus _; Santi, Laila Maya
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze junior high school student’s error in solving mathematics test on fraction using Makhubele, Nkhoma, and Luneta’s error category. This research was conducted by giving individual written test (three question) in the fraction material. Participants in this study were 5 junior high school students who had studied fraction material in their school. Based on the results of data analysis, it was concluded that students in number 1 had 2 students who did err1 (slip) and 1 student who did err2 (conceptual error), in number 2 there was 1 student who did err3 (procedural error), and in number 3 there is 1 person who did err2 and 1 person who did err1.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, Nomor 1, Januari 2026 Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10, Nomor 2, September 2025 Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10, Nomor 1, April 2025 Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9, Nomor 2, September 2024 Vol 9 No 1 (2024): Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9, Nomor 1, April 2024 Vol 8 No 1 (2023): Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 8, Nomor 1, April 2023 Vol 8 No 2 (2023): September 2023 Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7, Nomor 2, September 2022 Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, April 2022 Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6, Nomor 2, September 2021 Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Nomor 1, April 2021 Vol 5 No 2 (2020): VOLUME 5, NOMOR 2, September 2020 Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020 Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020 Vol 5, No 2 (2020) Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019 Vol 4, No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019 Vol 4 No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019 Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019 Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3 No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 2 No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 2 No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1 No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 More Issue