cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
KESMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 962 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)TATANAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KIMA ATAS KOTA MANADO Salmon, Yuliana N.; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Perilaku hidup bersih dan sehat inii tatanan rumah tangga dapat berpengaruh pada derajat kesehatan keluarga itu sendiri. Pengembangdesa dankeurahan dapat memberdayakan keluarga-keluarga agar mampu melaksanakan kegiatan PHBS. Tndkanhdiup Bersih dan Sehat merupakan tindakan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat dalam hal ini yaitu sekumpulan perilaku yang dapat di praktikkan dalam menjadikan seseorang, keluarga, atau masyarakat bisa berperan aktif dn mampu membantudirinya sendiridalam bidanykesehitan. Penelitian ini jugadilakukanumtuk mengetahui hubunganpengetahuan dan sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumahangga di Kelurahan Kima Atas Kota Manado. Metodde penliitian adallah survei nalitik dengan desaign penelitan yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Oktober 2019 di Kelurahan KimaAtas KataManado. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang berada di Kelurahan Kima Atas Kota Manado yang berjumlah 319 rumah tangga. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 77sanpel. Teknik pengambilan sampel yaitupurposiivesampling. Analisis data yang diipergunakan adalah analisis univariatbivariat. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu pengetahuan responden baik 45,5% dan pengetahuan responden kurang baik 54,5%, sikap responden baik 40,3% dan sikap responden kurang baik 59,7%. Kesimpulan yang diadapatkann penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan antarapenetghuan dan sikap dengan PHBS tatananrumah tanga. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ABSTRACTClean and healthy behavior in the household setting can affect the health status of the family itself. Rural and urban village development can empower families to be able to practice . Clern and HoalthyBenavior is an action in realizing public health in this case, namely a set of behaviors that can be practiced in making a person, family, or community cm play dan active role and be able to help then selves in the heahsector. This resech wasconucted to dertrmine the relationp of ledge an attitudes with theClea and helt Behaviof the household order in the KimAtas Village, Manado City. The research method is an analytical survey with a research design that is cross sectional. This research was conducted in May-Oktober 2019 in the Kima Atas Village, Manado City. The popution inthis study were all houesholdsin the Kima Atas Kelurahan of the City of Manado, amountinto 319 households. The sample in this study amounted to 77 samples. The sampling technique is purposive sampling. Analysis of the data used is univariate and bivariate analysis. The results of this research are 45.5% of respondents 'good knowledge and 54.5% of respondents' poor knowledge, 40.3% of respondents 'good attitude and 59.7% of respondents' poor attitude. The conclusion or thisstudy showe that there is a relationsh betweeknowledge and attitude with PHBS household order. Keywords: Knowledge, Attitude, Clean and Healthy Behavior
DETERMINAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF 24 JAM TERAKHIR PADA BAYI UMUR 0 SAMPAI 6 BULAN DI INDONESIA Bagaray, Evangelin Fresianly; Langi, F . L. Fredrik G.; Posangi, Jimmy
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Target global untuk pemberian ASI eksklusif pada bayi menurut WHO adalah sebanyak 50% bayi mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan sejak dilahirkan dan berdasarkan data dari WHO secara global hanya 40% bayi dibawah 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara faktor determinan dari umur ibu, status merokok, jenis persalinan, penggunaan  kontrasepsi, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, penggunaan botol dot, umur anak, jenis kelamin anak dan berat bayi saat lahir, kunjungan ANC, daerah tempat tinggal dan indeks kekayaan terhadap pemberian ASI eksklusif 24 jam terakhir pada bayi umur 0-6 bulan di Indonesia. Metode: penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Data yang digunakan yakni data sekunder yang diambil dari SDKI 2017 yang dilaksanakan di 34 Provinsi di Indonesia dengan total sampel 1523 bayi umur 0-6 bulan. Data dianalisis dengan menggunakan regresi binary logistic dengan uji regresi sederhana dan uji regresi berganda. Hasil: tingkat pendidikan ibu (ρ = 0,005, AOR = 1,757), penggunaan botol dot (ρ = < 0,001, AOR = 0,040), umur bayi 4-5 bulan (ρ = 0,001, AOR = 0,355), 6 bulan (ρ = < 0,001, AOR = 0,143). Tingkat pendidikan ibu, penggunaan botol dot dan umur bayi kategori 4-5 bulan dan 6 bulan berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif 24 jam terakhir pada anak usia 0-6 bulan di Indonesia. Kata kunci: Data SDKI 2017, Data Sekunder, ASI eksklusif, pendidikan ibu, penggunaan botol dot, umur bayi ABSTRACTThe global target for exclusive breastfeeding in infants according to WHO was 50% of infants get exclusive breastfeeding for 6 months from birth and based on data from WHO globally only 40% of infants under 6 months received exclusive breastfeeding. This study aimed to evaluate the relationship between determinants of maternal age, smoking status, type of labor, contraceptive use, mother’s education level, mother's occupational status, the use of pacifier bottles, infants age, infants sex and infants weight at birth, ANC visit, residential area and wealth index with exclusive breastfeeding last 24 hours. Method: this study was a quantitative study using a cross sectional research design. The data used secondary data that were taken from the 2017 IDHS, conducted in 34 provinces in Indonesia with a total sample of 1523 infants aged 0-6 months. Data were analyzed using binary logistic regression with a simple regression test and multiple regression tests. Results: mother's education level (ρ = 0.005, AOR = 1.757), the use of pacifier bottles (ρ = <0.001, AOR = 0.040), infants age 4-5 months (ρ = 0.001, AOR = 0.355), 6 months (ρ = <0.001, AOR = 0.143). The level of mother's education, the use of pacifiers and the age of the infant categories 4-5 months and 6 months were associated with exclusive breastfeeding last 24 hours in infants 0-6 months in Indonesia. Keywords: IDHS 2017, secondary data, exclusive breastfeeding, mother’s education level, use of pacifier bottles, infant age
GAMBARAN PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DI KELURAHAN TALIKURAN UTARA KECAMATAN KAWANGKOAN UTARA Lomboan, Mourine V.; Rumayar, Adisti A.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baru ditemukan. Untuk pencegahan terhadap Covid-19, maka perlu menerapkan protocol kesehatan dengan mencuci tangan, menghindari mneyentuh daerah wajah, menerapkan etika bersin dan batuk, pakai masker, Social Distancing/Physical Distancing, membersihkan perabot di dalam rumah dan mencuci bahan makanan sebelum dimasak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pencegahan Covid-19 di kelurahan kawangkoan utara kecamatan kawangkoan utara  menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam melalui online yang diambil dari 7 informan masyarakat talikuran utara kecamatan kawangkoan utara. Pemeriksaan atau pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian berdasarkan hasil wawancara mendalam, diperoleh persepsi masyarakat tentang pencegahan Covid-19 dalam menghindari menyentuh daerah wajah, menerapkan etika bersin dan batuk, pakai masker, social distancing/physical distancing dan mencuci bahan makanan sebelum dimasak sudah sesuai dengan protocol kesehatan. Namun untuk mencuci tangan dan membersihkan perabot didalam rumah beberapa informan belum memiliki persepsi tentang pencegahan Covid-19 sesuai protocol kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat kelurahan talikuran utara kecamatan kawangkoan utara belum memiliki persepsi pencegahan yang sesuai dengan protocol kesehatan . Saran sebaiknya masyarakat lebih lagi menaati peraturan pemerintah yang telah dibuat terkait protocol kesehatan agar derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat dan secepatnya negara kita kembali normal.  Kata Kunci : covid-19, masyarakat kelurahan talikuran utara, Pencegahan, persepsi ABSTRACTCovid-19 is an infectious disease caused by a new type of corona virus. To prevent Covid-19, it is necessary to apply health protocols by washing hands, avoiding touching the face area, applying ethics to sneezing and coughing, wearing masks, Social Distancing / Physical Distancing, cleaning furniture inside the house and washing food before cooking.This study aims to determine public perceptions about the prevention of Covid-19 in the Kawangkoan Utara sub-district of Kawangkoan Utara sub-district using qualitative methods with in-depth online interviews taken from 7 informants from the North Talikuran community in the northern Kawangkoan sub-district. Checking or checking the validity of the data using the method triangulation.The results of the study based on the results of in-depth interviews, obtained public perception about the prevention of Covid-19 in avoiding touching the face area, applying ethics sneezing and coughing, washing hands, wearing masks, social distancing / physical distancing, cleaning furniture inside the house and washing food before cooking in accordance with the health protocol.The conclusion can be seen that the public is very worried about the Covid-19 outbreak. For that reason, with the government's suggestion about prevention of Covid-19, it can be seen that the public perception is good, the public understands the danger of Covid-19 and the public also understands the health protocol in the prevention of Covid-19. so that the community continues to implement government recommendations related to health protocols.Suggestions that the public and the government should work more together in this matter so that the community remains controlled in the prevention of co-19 and our country returns to normal. Keywords: covid-19, talikuran utara village community, prevention, perception
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI RESISTEN MERKURI DALAM URINE, FESES, DAN KARANG GIGI PADA INDIVIDU DI DAERAH PESISIR PANTAI DESA WINERU KECAMATAN LIKUPANG TIMUR KABUPATEN MINAHASA UTARA Budiarso, Fona; Ottay, Ronald Imanuel
KESMAS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merkuri merupakan logam yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan, jika tidak diolah dengan baik. Merkuri tercemar pada air laut dapat terpapar pada manusia terlebih yang tinggal didaerah pesisir pantai dengan konsumsi hasil laut yang tinggi. Adanya pencemaran merkuri di laut memicu munculnya  bakteri  yang  resisten  terhadap  merkuri.  Oleh  karena  itu  peneliti tertarik untuk mengetahui adakah bakteri yang resisten terhadap merkuri dalam urine, feses, dan karang gigi pada individu di daerah pesisir pantai Desa Wineru Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara.Desain penelitian adalah metode deskriptif eksploratif. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah urine, feses, dan karang gigi pada individu yang telah menetap lebih dari 30 tahun di daerah pesisir pantai Desa Wineru Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara. Kemudian diuji secara morfologi,  fisiologi,  dan  biokimia  dilaboratorium . Hasil penelitian menunjukan adanya bakteri resisten merkuri pada sampel urine, feses dan karang gigi. Terbukti dengan ditemukan 4 bakteri resisten merkuri dari 6 isolat yang bertahan sampai 40 ppm pada HgCl2  dan 20 ppm pada Fenil merkuri, yaitu: Bacillus sp, E.coli, Streptococcus sp, dan Staphylococcus sp. Kata Kunci: Merkuri, Bakteri Resisten Merkuri.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PRAKTIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PENGEMUDI HEAD TRUCK DI TERMINAL PETIKEMAS BITUNG Rompas, Pujiati K.D.; Kolibu, Febi; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja meliputi manajemen keselamatan kerja, penerapan Health, Savety, Environment, Pengendalian Teknik, Pengendalian Administrasi yang mempengaruhi yaitu faktor lingkungan kerja, faktor manusia yang meliputi faktor fisik dan mental, faktor pengetahuan dan keterampilan, dan sikap. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik keselamatan dan kesehatan kerja pada pengemudi head truck di Terminal Petikemas Bitung. Menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar populasi dalam penelitian ini berjumlah 44 responden. Instrumen penelitian menggunakan alat ukur kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square (p ≤ 0,05) pada SPSS. Hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan (p= 0.011); dan sikap (p= 0.047) memiliki hubungan dengan praktik keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan demikian terdapat Hubungan Antara Pegetahuan dan Sikap Dengan Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pengemudi Head Truck Di Terminal Petikemas Bitung.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap , Praktik Keselamatan dan Kesehatan KerjaABSTRACT Occupational Safety and Health Practices include occupational safety management, implementation of Health, Savety, Environment, Engineering Control, Administrative Control that affects namely work environment factors, human factors which include physical and mental factors, knowledge and skills, and attitudes. This research was conducted to find out whether there was a relationship between knowledge and attitudes with occupational safety and health practices for the driver of the truck head at the Bitung Container Terminal. Using analytical survey method with cross sectional approach. The population size in this study amounted to 44 respondents. The research instrument used a questionnaire measuring instrument. Data analysis included univariate and bivariate analysis using the chi square test (p 5 0.05) in SPSS. These results indicate that knowledge (p = 0.011); and attitude (p = 0.047) has a relationship with occupational safety and health practices. Thus there is a Relationship Between Knowledge and Attitude with the Practice of Occupational Safety and Health at the Head Truck Driver at the Bitung Container Terminal.Keywords : knowledge, attitude, occupational health and safety practices
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Panese, Janitha M.; Kawengian, Shirley; Kapantow, Nova H.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk balita yang diindikasi oleh berat badan dan tinggi badan balita. Status gizi juga didefinisikan sebagai status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan masukan nutrient. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian ASI Eksklusif, gambaran Status Gizi Balita dan gambaran pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi. Dilakukan dengan Cross Sectional Study dengan sampel sebanyak 81 Balita dengan usia 24 sampai 59 bulan. Alat ukur yang digunakan seperti Kuesioner, Timbangan, dan microtoise. Balita yang mendapatkan ASI Eksklusif sebesar 54.3%. Dari penelitian ini tidak didapatkan hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi BB/U dengan p = 0.725, TB/U dengan p= 0.657 BB/TB dengan p = 0.239. sehingga kesimpulan yang ditarik disini tidak ada hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan status gizi (BB/U,TB/U,BB/TB). Kata Kunci: ASI Eksklusif, Status Gizi, Balita. ABSTRACTNutritional status is a measure of success in fulfilling nutrition for toddlers as indicated by the weight and height of a toddler. Nutritional status is also defined as health status which is produced by a balance between nutrient needs and inputs. This study aims to determine the description of exclusive breastfeeding, description of Toddler Nutrition Status and description of exclusive breastfeeding with Nutritional Status There are also other factors that affect nutritional status in infants, namely infectious diseases and also the economic status of the family. Conducted by Cross Sectional Study with a sample of 81 toddlers with ages 24 to 59 months. Measuring instruments used such as questionnaires, scales, and microtoise. Toddlers who received exclusive breastfeeding were 54.3%. From this study there was no relationship between exclusive breastfeeding and Status for BB/U p = 0.725, TB / U p = 2.989, BB/TB p = 0.239. so the conclusions drawn here have no relationship between exclusive breastfeeding and nutritional status (BB/U,TB/U,BB/TB). Keywords: Exclusive Breastfeeding, Nutritional Status, Children.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN INFEKSI CACING USUS DI SD NEGERI 58 MANADO Derek, Chintya; Kalesaran, Angela; Kandou, Grace
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi cacing merupakan salah satu penyakit yang paling umum tersebar dan menjangkiti banyak manusia di seluruh dunia. Sampai saat ini penyakit-penyakit cacing masih tetap merupakan suatu masalah karena kondisi sosial dan ekonomi di beberapa bagian dunia. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Manado, jumlah kecacingan dari bulan Januari-Desember 2016 sebanyak 51 kasus dan kecacingan di Manado yang tertinggi berada di Tikala yaitu 15 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara faktor sosiodemografi dengan infeksi cacing usus di SD Negeri 58 Manado. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 41 siswa dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 58 Manado dan pemeriksaan tinja dilakukan di laboratorium Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi pada bulan Agustus-September 2017. Uji statistik yang akan digunakan untuk melihat hubungan variabel independent dengan dependent yaitu Fisher’s Exact dengan nilai signifikansi α = 5%, tingkat kepercayaan 95% . Hasil uji bivariat yang diperoleh jenis kelamin (p = 0,629) pendidikan ayah (p= 0,321) pendidikan ibu (p= 1) pekerjaan ayah (p= 1) dan pekerjaan ibu (p= 0, 068). Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, tidak terdapat hubungan antara pendidikan orang tua, dan tidak terdapat hubungan hubungan antara pekerjaan orang tua. Diharapkan kepada pihak Sekolah membuat sarana cuci tangan agar siswa dapat mempraktekkan cara cuci tangan yang baik dan benar.Kata kunci: Infeksi Cacing Usus, Sosiodemografi.ABSTRACTWorm infections are one of the most common diseases which spread and infect a lot of people around the world. Even until now, worm diseases still remain a problem because of social and economic conditions in some parts of the world. Based on the data from Manado Health Office, the total numbers of worm infections from January to December 2016 happen to be as many as 51 cases and the highest number of case happened in Manado, is found to be in Tikala, which is 15 cases. This study aims to determine whether there is a relationship between sociodemographic factors and intestinal worm infections in SD Negeri 58 Manado. This research uses analytic observational method with cross sectional design. The subjects in this study are 41 students while using total sampling technique. The data were collected by interviewing the subjects using questionnaires. This research was conducted in SD Negeri 58 Manado and stool examination was conducted at the laboratory Faculty of Public Health Sam Ratulangi University in August-September 2017. Statistical test that will be used to analyse the relationship of independent variables with dependent, is Fisher's Exact with the significance value of α = 5%, 95% confidence level. The result of bivariate test obtained by gender (p = 0,629) level education of the father (p = 0,321) level education of the mother (p = 1) the job of the father (p = 1) and the job of the mother (p = 0,068). There was no relationship between the genders, there was no relationship between the level educations of the parents, and there was no relationship between the jobs of the parents. It is encouraged that the school will provide handwashing facilities, so that students can practice a proper handwashing.Keywords: Intestinal Worm Infections, Sociodemographic
ANALISIS KANDUNGAN FORMALIN DAN KAPANG PADA IKAN KAKATUA ASIN (Scarus sp), IKAN TERI KERING (Stolephorus sp), DAN IKAN ASAP JULUNG-JULUNG (Hemiramphus brasiliensis) DI PASAR PINASUNGKULAN KAROMBASAN DI KOTA MANADO Wongkar, Juvitria Yakhin; Pinontoan, Odi Roni; Boky, Harvani
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengolahan ikan secara tradisional memiliki peranan penting di Indonesia khususnya bagi nelayan tradisional. Hampir 50% hasil tangkapan ikan diolah secara tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Proses pengawetan ikan yang dilakukan seperti Ikan Asin, Ikan Kering, dan Ikan Asap. Tujuan dari pengawetan yaitu menghambat atau mencegah terjadinya kerusakan, mempertahankan mutu, dan menambah cita rasa, sehingga dapat mempermudah penanganan dan penyimpanan. Untuk menjaga keawetannya banyak produsen bahkan penjual mencampurkan bahan tambahan pangan yang berbahaya seperti formalin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keberadaan formalin dan kandungan kapang pada Ikan Kakatua Asin, Ikan Teri Kering, dan Ikan Asap Julung-Julung di Pasar Pinasungkulan Karombasan di Kota Manado. Jenis penelitian dilaksanakan di Pasar Pinasungkulan Karombasan Kota Manado. Subjek penelitian ini adalah 12 sampel ikan dari 4 pedagang. Metode pengambilan sampe menggunakan teknik acak sederhana. Variabel yang diamati yaitu formalin dan kapang. Data hasil pemeriksaan laboratorium disajikan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian dengan parameter formalin menunjukkan bahwa dari 12 sampel ikan yang di ambil di Pasar Pinasungkulan Karombasan Kota Manado tidak ada yang mengandung formalin. Parameter kapang dapat dilihat bahwa semua sampel mengandung kapang, sampel yang mengandung kapang tertinggi adalah sampel B1 dengan nilai 1,82 x 104 koloni/gr dan sampel yang mengandung kapang terendah adalah sampel B3 dengan nilai < 10 koloni/gr. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa semua sampel tidak mengandung formalin dan 10 sampel mengandung kapang yang jumlahnya diatas batas maksimum menurut Badan Standardisasi Nasional (2009).Kata Kunci: Ikan Kakatua, Teri Kering, Asap Julung-julung, Formalin, KapangABSRACTTraditional fish processing has important role in Indonesia, especially for traditional fisherman. Nearly 50% of catched fishes traditionally consumed by majority of citizens. Fish preservation is done in form of salted fish, dried fish, and smoked fish. The purpose of preservation is thus prevent spoiling, maintain quality, adding taste, or merchants add ease handling and storage. To keep preservation, many producers harmful additional ingredients of formaline and mold on fish Scarus sp, Stolephorus sp, and Hemiramphus brasiliensis at Pinasungkulan Traditional Market, Karombasan, Manado City. This research is located at Pinasungkulan Traditional Market, Karombasan, Manado City. Subject of this research are 12 fish samples from 4 merchants. Sampling technique is random simple technique. Observed variables are formaline and mold. Data result form laboratory examination is presented to by qualitative and quantitative. Result of this research with formaline parameter showed that in 12 fish samples there were no formaline contens among all samples. For mold parameter, all 12 samples contain mold, with the highest mold contentwas in B1 sample with value of 1,82 x 104 koloni/gr and the lowest mold content was in B3 sample with value of <10 koloni/gr. Based on the conduced research, it can be concluded that there were no formalin contents among all samples and 10 sample contained mold above maximum level according to Badan Standardisasi Nasional (2009).Keywords: Scarus sp, Stolephorus sp, Hemiramphus brasiliensis, formaline, mold
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS JASA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MINAT PEMANFAATAN KEMBALI DI PUSKESMAS SONDER Pajow, Regina V. M.; Mandagi, Chreisye K.F.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan adalah tempat atau sarana yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Kualitas pelayanan memberikan dorongan khusus bagi pasien untuk menjalin relasi yang saling menguntungkan dengan suatu pelayanan kesehatan, dengan mengambil pengalaman yang menyenangkan dari pasien dan meminimumkan pengalaman yang kurang menyenangkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi sehingga minat masyarakat untuk mau kembali memanfaatkan pelayanan kesehatan yaitu lima dimensi yang terdiri dari bukti langsung, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas jasa pelayanan kesehatan dengan minat pemanfaatan kembali. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik pendekatan rancangan potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-September 2017 di Puskesmas Sonder. Sampel dalam penelitian ini yaitu 94 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan analisis bivariat menggunakan uji chi square melalui aplikasi statistik komputer dengan nilai Confident Interval (CI) = 95% dengan tingkat kesalahan 5% (α = 0,05). Hasil ini penelitian ini didapatkan bahwa adanya hubungan antara ketanggapan (p=0,025), jaminan (p=0,000), empati (0,004) dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder dan tidak terdapat hubungan antara kehandalan (p=0,087), bukti langsung (0,785) dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara ketanggapan, jaminan, dan empati dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder, dan tidak terdapat hubungan antara kehandalan dan bukti langsung dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan Kesehatan, Minat Pemanfaatan KembaliABSTRACTHealth care is the place or the means used to conduct health efforts. Quality of care giving special encouragement for patients to establish mutually beneficial relationship with a health care, by taking a pleasant experience of the patient and minimizing the less pleasant experience. Factors that affect the public interest to want to re-utilize health services are five dimensions consisting of tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This study aims to determine the correlation between the quality of health care services with interest of re-utilization. This study is quantitative research with analytical survey method of cross sectional design approach. This research conducted in May - September 2017 at Sonder Health Center. The sample in this research is 94 respondents. The research instrument used questionnaire with bivariate analysis using chi square test (x2) through computer statistic application with Confident Interval value (CI) = 95% with error rate 5% (α = 0,05). This research is quantitative research with survey method analytic cross sectional approach. The research was conducted from May to September 2017 in Sonder Health Center. The sample in this research is 94 respondents. The research instrument used a questionnaire with bivariate analysis using chi square test through statistical computer applications with a value Confident Interval (CI) = 95% with an error rate of 5% (α = 0.05). The results of this study showed that the relationship between responsiveness (p = 0.025), assurance (p = 0.000), empathy (0,004) with interest reuse in Sonder Health Center and there was no correlation between reliability (p = 0.087), tangible (0.785 ) with interest in re-use Sonder Health Center. The conclusion is that there is a relationship between responsiveness, assurance, and empathy with interest in re-use at the Sonder Community Health Center, and there is no correlation between reliability and tangible with interest in Sonder Community Health Center utilization.Keywords: Quality of Health Care, Interests Recovery
GAMBARAN PENERAPAN SISTEM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI PT. NUTRINDO FRESFOOD INTERNASIONAL KOTA BITUNG Salindeho, Injilia K.; Umboh, Jootje M. L.; Sondakh, Ricky C.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran di tempat kerja menghasilkan kerusakan yang serius, baik dari segi material bahkan dari segi korban jiwa setiap tahunnya. Sistem tanggap darurat kebakaran sangat penting dan perlu untuk diterapkan, sehingga dapat meminimalisir potensi bahaya dan risiko kebakaran di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran Penerapan Sistem Tanggap Darurat Kebakaran di PT. Nutrindo Fresfood Internasional Bitung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data lewat wawancara mendalam kepada 3 informan yang terdiri dari ketua departemen General Affairs, ketua tim tanggap darurat, dan satu orang pekerja. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juli 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan Sistem Tanggap Darurat Kebakaran PT. Nutrindo Fresfood Internasional Bitung telah tercantum dalam kebijakan perusahan. Kebijakan tersebut disusun dalam Manual Tanggap Darurat. Pihak manajemen perusahan juga telah membentuk Tim Tanggap Darurat Kebakaran, sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif berupa APAR, Alarm kebakaran manual, sarana evakuasi jalan keluar, petunjuk arah jalur evakuasi, pintu darurat dan titik kumpul. Pemeriksaan dan pemeliharaan Sistem tanggap darurat dilakukan secara rutin oleh pihak perusahan dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran.       Kata Kunci: Tanggap darurat kebakaran, proteksi kebakaran aktif, proteksi kebakaran pasif ABSTRACTFires in the workplace produce serious damage, both in material terms and even in terms of casualties each year. A fire emergency response system is very important and needs to be implemented, so as to minimize the potential hazards and risks of fire in the workplace. This study aims to provide an overview of the Application of Fire Emergency Response Systems at PT. Nutrindo Fresfood International Bitung. This study used a qualitative research method by collecting data through in-depth interviews with 3 informants consisting of the head of the General Affairs department, the head of the emergency response team, and one worker. This research was conducted in May-July 2020. The results showed that the Fire Emergency Response System Policy of PT. Nutrindo Fresfood International Bitung has been listed in company policy. The policy is compiled in an Emergency Response Manual. The company management has also formed a Fire Emergency Response Team, an active and passive fire protection system in the form of APAR, manual fire alarm, exit evacuation facilities, directions for evacuation routes, emergency exits and gathering points. Inspection and maintenance of the emergency response system are carried out regularly by the company and the Civil Service and Fire Police Unit. Keywords: Fire emergency response, active fire protection, passive fire protection

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): KESMAS, Oktober - Desember Vol. 13 No. 1 (2024): VOLUME 13, NOMOR 1, Januari - Maret Vol. 12 No. 2 (2023): VOLUME 12, NOMOR 2, April - Juni 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022 Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022 Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 10, No 8 (2021): VOLUME 10, NOMOR 8, AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): VOLUME 10, NOMOR 7, JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021 Vol 10, No 5 (2021): VOLUME 10, NOMOR 5, MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021 Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021 Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020 Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020 Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020 Vol 9, No 3 (2020): VOLUME 9, NOMOR 3, MEI 2020 Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NOMOR 2, MARET 2020 Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020 Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019 Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019 Vol 8, No 5 (2019): Volume 8, Nomor 5, Juli 2019 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8, Nomor 3, April 2019 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, Maret 2019 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Vol 7, No 6 (2018): Volume 7, Nomor 6, November 2018 Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018 Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Januari 2018 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Nomor 2, Maret 2017 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1, Januari 2016 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Nomor 2, Maret 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 1 (2014): VOLUME 3 NOMOR 1, Januari 2014 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Nomor 1, Januari 2012 More Issue