cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
KESMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 962 Documents
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN PADA PESERTA DIDIK TENTANG BAHAYA MEROKOK DI SMA YBP BUNTONG MINAHASA Sudiyono, Tri Setiawati; Engkeng, Sulaemana; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok memang mengkhawatirkan, yang berarti bahwa meskipun merokok diketahui memiliki efek negatif, jumlah rokok masih tinggi. Dampak merokok merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencontohkan bahwa merokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang fatal dan menyebabkan sekitar 6 juta kematian setiap tahunnya. Dengan bantuan media leaflet dan metode penyuluhan pre-test dan post-test (yang dapat meningkatkan pengetahuan siswa) untuk konsultasi kesehatan, interaksi dengan siswa selama proses konsultasi dapat menarik masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan tersebut. Penelitian yang dilakukan di SMA YBP Buntong Minahasa, khusus untuk siswa XI dan XII ini berjumlah 55 siswa, 27 siswa di XI dan 28 siswa di XII. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap pada Peserta Didik tentang bahaya merokok di SMA YBP Buntong Minahasa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posstest. Populasi yang diambil pada penelitian ini merupakan Peserta Didik SMA YBP Buntong Minahasa yang berjumlah 55 Peserta Didik. Analisis data menggunakan uji statistik t test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil pengujian di dapatkan nilai t hitung pengetahuan sebelum-sesudah penyuluhan di sekolah SMA YBP yaitu t hitung = -35,370 dengan p value = 0,000 yang artinya terdapat peningkatan yang signifikan anatara pengetahuan responden sebelum dan sesudah di laksanakanya penyuluhan. Kata Kunci : Peserta didik, Dampak Merokok,Penyuluhan Kesehatan.  ABSTRACTSmoking is a phenomenal one, which means that despite the known negative impact of cigarettes, the number of cigarettes remains high. The impact of smoking is one of the biggest health problems in the world, the World Health Organization (WHO) states that cigarettes cause serious health problems and become the cause of death of approximately 6 million people per year. Health counseling assisted by leaflet media and pre-test and post-test counseling methods that are able to significantly increase student knowledge of the interactions conducted during counseling on Learners are able to attract interest to be active in the counseling activities.The research was conducted at SMA YBP Buntong Minahasa, especially conducted in grade XI and grade XII students with a total of 55 learners, 27 students and 28 students in class XII. This study aims to find out the effect of health counseling on knowledge and attitudes in learners about the dangers of smoking at SMA YBP Buntong Minahasa. This type of research is quantitative research and uses quasi experimental method with one group pretest posstest approach. The population taken in this study was YBP Buntong Minahasa High School Students who numbered 55 Students. Data analysis using statistical test t test with 95% confidence level. The test results obtained t value of knowledge count before-after counseling in high school YBP namely t count = -35,370 with p value = 0.000 which means there is a significant increase between the knowledge of respondents before and after the implementation of counseling. Keywords: Learners, The impact of smoking, Health Counseling.
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASE 19 (COVID-19) DI KELURAHAN MATANI 1 KECAMATAN TOMOHON TENGAH KOTA TOMOHON Goni, Cintiani Silvana; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku manusia merupakan semua aktifitas yang dilakukan, baik  perilaku yang dapat diamati maupun yang tidak dapat diamati. Setiap orang memiliki perbedaan perilaku dalam menyikapi pandemi virus corona. Banyak hal yang terjadi yang membawa perubahan sikap dan perilaku bagi masyarakat di tengah situasi darurat Covid-19 ini.. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana perilaku masyarakat terhadap tindakan pencegahan Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Kelurahan Matani 1 Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. Penelitian ini menggunaan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Dalam penelitian ini alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tentang Perilaku Pencegahan Covid-19. Hasil menunjukkan sebagian besar masyarakat Kelurahan Matani 1 memiliki pengetahuan yang baik terhadap tindakan pencegahan Covid-19 (100%), sebagian besar memiliki sikap baik (100%) dan sebagian besar memiliki tindakan yang cukup (64%). Kesimpulan dalam penelitian  ini adalah  masyarakat Kelurahan Matani 1 Kota Tomohon memiliki pengetahuan dan sikap yang baik mengenai pencegahan Covid-19 namun masyarakat Kelurahan Matani 1 memiliki tindakan yang cukup terhadap pencegahan Covid-19. Saran yang dapat diberikan yaitu untuk pemerintah diharapkan dapat lebih memperhatikan masyarakat dalam situasi ini dalam hal menaikkan derajat kesehatan masyarakat lewat setiap tindakan yang dilakukan pemerintah, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami dan mengerti pelayanan kesehatan untuk menaikkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk instansi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan dilakukannya program promotif. Untuk Fakultas Kesehatan Masyarakat diharapkan dapat memberikan sumbangan ilmu pengetahuan juga sebagai salah satu referensi pendukung untuk penelitian- penelitian selanjutnya yang terkait dengan variabel dalalam penelitian ini, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kata Kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Covid-19  ABSTRACTHuman behavior is all activities carried out, both observable and unobserved behavior. Everyone has different behaviors in responding to the corona virus pandemic. Many things have happened that have led to changes in attitudes and behavior for the community in the midst of the Covid-19 emergency situation. The aim of the research was to find out how the community behaved towards the prevention measures for Corona Virus Disease 19 (Covid-19) in Matani 1 Village, Tomohon Tengah District, Tomohon City. This research uses quantitative descriptive with a cross sectional study approach. In this study, the measuring instrument used was a questionnaire about Covid-19 Prevention Behavior. The results showed that most of the people of Matani 1 Village had good knowledge of Covid-19 prevention measures (100%), most had good attitudes (100%) and most had sufficient action (64%). The conclusion in this study is that the people of Matani 1 Village in Tomohon City have good knowledge and attitudes about the prevention of Covid-19, but the people of Matani 1 Village have sufficient action to prevent Covid-19. The suggestion that can be given is that the government is expected to pay more attention to the community in this situation in terms of increasing the public health status through every action taken by the government, so that the community can easily understand and understand health services to increase the public health status. It is hoped that health agencies can improve the health status of the community and carry out a promotional program. For the Faculty of Public Health, it is hoped that it can contribute to knowledge as well as a supporting reference for further studies related to the variables in this study, in order to improve the degree of public health. Keyword : Behavior, Knowledge, Attitudes, Actions, Covid-19 Prevention
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK AEDES AEGYPTI DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN MALALAYANG I KECAMATAN MALALAYANG Tompodung, Vickly D.A.; Kandou, Grace D.; Kalesaran, Angela F.C.
KESMAS Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Tahun 2017 penderita DBD di Indonesia dilaporkan sebanyak 100.347 kasus dengan kematian 907 orang. Faktor yang turut berperan penting terhadap peningkatan kasus DBD yaitu perilaku masyarakat. Pencegahan terhadap penularan DBD dilakukan dengan pemutusan rantai penularan DBD berupa pengendalian vektor. Cara yang dilakukan dalam upaya pengendalian DBD yaitu pemberantasan sarang nyamuk dengan cara “3M”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti dengan kejadian demam berdarah dengue di kelurahan Malalayang I kecamatan Malalayang kota Manado tahun 2019. Dalam penelitian ini digunakan survei analitik dengan rancangan studi potong lintang. Dilakukan pada bulan September- Okktober 2019 dengan jumlah sampel 101 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Uji chi square digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel dengan CI=95% dan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan 67 responden (57,25%) termasuk kategori baik, sikap 90 responden (89,10%) termasuk kategori positif, dan tindakan 76 responden (75,24%) termasuk kategori baik. Hasil uji chi square antara pengetahuan, sikap, tindakan dengan keberadaan jentik diperoleh nilai p-value secara berturut-turut yaitu 0,000; 0,030; 0,012. Serta Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan DBD dengan kejadian demam berdarah dengue di kelurahan Malalayang I kecamatan Malalayang kota Manado tahun 2019. Diharapakan untuk petugas kesehatan dan masyarakat agar dapat bekerja sama dalam penanganan sarang nyamuk aedes aegypti dengan melakukan penyuluhan maupun tindakan pencegahan yang lebih intensif lagi terutama penyuluhan baik secara langsung maupun melalui media berupa stiker, baliho, dan leaflet. Kata kunci: Nyamuk Aedes aegypti, Pengetahuan, Sikap, Tindakan ABSTRACTDengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still a major public health problem in Indonesia. In 2017 DHF sufferers in Indonesia were reported as many as 100,347 cases with the death of 907 people. Factors that also play an important role in the increase in dengue cases are community behavior. Prevention of dengue transmission is done by breaking the chain of dengue transmission in the form of vector control. The method used in efforts to control DHF is to eradicate mosquito nests by means of "3M". This study aims to analyze the relationship between the eradication behavior of aedes aegypti mosquito nests and the incidence of dengue fever in Malalayang I village of Malalayang sub-district of Manado in 2019. In this study an analytic survey was used with a cross-sectional study design. Conducted in September-October 2019 with a sample of 101 respondents and simple random sampling. Data collected through observation and interviews using a questionnaire. Chi square test  was used to analyze the relationship between variables with CI = 95% and α = 0.05. The results showed that the knowledge of 67 respondents (57.25%) included in the good category, the attitude of 90 respondents (89.10%) was in the positive category, and the actions of 76 respondents (75.24%) were in the good category. Chi square test results between knowledge, attitudes, practices with the existence of larvae obtained p-value values in a row that is 0,000; 0.030; 0.012. And There is a relationship between knowledge, attitudes and action measures of dengue with dengue fever in Malalayang I Malalayang sub-district of Manado city in 2019. It is expected that health workers and the community can work together in handling aedes aegypti mosquito nests by conducting counseling and preventive actions that are more intensive especially counseling both directly and through the media in the form of stickers, billboards, and leaflets. Keywords: Aedes aegypti Mosquito, Knowledge, Attitude, Practices
HUBUNGAN POSISI KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PETANI DI INDONESIA: SISTEMATIS REVIEW Aseng, Arfini; Sekeon, Sekplin
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung bawah merupakan salah satu penyakit Muskuloskeletal yang sering terjadi pada manusia. Petani merupakan salah satu dari berbagai jenis pekerja yang mengelukan nyeri punggung bawah. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk melakukan tinjauan pustaka secara sistematis terhadap hubungan antara posisi kerja dengan keluhan nyeri punggung pada petani di Indonesia. Metode: Pencarian data dilakukan di dua database yaitu Google Scolar dan PubMed. Kata kunci yang di pakai yaitu posisi kerja, sakit punggung, petani, di Indonesia. Proses seleksi artikel menggunakan PRISMA Flow chart, dengan waktu penerbitan dari tahun 2013 sampai 2020. Hasil: Artikel yang di pakai dalam penelitian ini adalah 8 artikel yang telah memenuhi syarat dan kriteria studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi kerja yang kurang baik dapat menyebabkan nyeri punggung bawah. Beberapa penyebab di antaranya adalah postur tubuh yang canggung, gerakan berulang, dan durasi kerja. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa posisi kerja memiliki hubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada petani.       Kata kunci: Posisi kerja, Nyeri punggung bawah, Petani, di Indonesia. ABSTRAKBackground: Low back pain is one of the most common musculoskeletal diseases in humans. Farmers are one of many types of workers who may have low back pain complain . The aim of this study was to conduct a systematic literature review of the relationship between work position and complaints of back pain among farmers in Indonesia. Methods: Data searching conducted in two databases, namely Google Scholar and PubMed. The keywords used were work position, backache, farmer, in Indonesia. The article selection process uses the PRISMA Flowchart with a time frame of 2013-2020. Research results: The articles used in this study are 8 articles that have met the requirements and study criteria. The results showed that a poor working position can cause low back pain. Some of the causes include awkward posture, repetitive movements, and the duration of work. Conclusion: This study concluded that the work position has a relationship with low back pain complaints in farmers. Keywords: Work position, Low back pain, Farmers, In Indonesia.
PERILAKU MAHASISWA TERHADAP PENERAPAN KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI Pamungkas, Krisna Bayu; Maramis, Franckie R. R.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok remaja masih menjadi permasalahan nasional yang belum terselesaikan, untuk itu diperlukan upaya yang berkelanjutan. Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok merupakan salah satu road map pengendalian tingkah laku merokok. Mahasiswa kesehatan masyarakat Universitas Sam Ratulangi sebagai agent of health diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan sehingga harus membangun perilaku yang baik meliputi pengetahuan, sikap, dan tindakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku mahasiswa terhadap kebijakan kawasan tanpa rokok di Fakultas Kesehatan Masyarakat Uneversitas Sam Ratulangi. Studi ini dilakukan pada Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa umum Fakultas Kesehatan masyarakat angkatan 2016 yang berjumlah 240 mahasiswa. Sampel terdiri dari 149 mahasiswa dan dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar  mahasiswa (42,3%) memiliki pengetahuan yang memadai, namun Sebagian besar (65,1%) memiliki sikap positif dan tindakan baik (48,3%) terhadap Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok. Berdasarkan hasil penelitian ini, Universitas Sam Ratulangi harus membuat kebijakan  tertulis tentang kawasan tanpa rokok dan membentuk kelompok kerja kebijakan dan kelompok kerja dapat mensosialisasikan kebijakan tersebut. Kata Kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok  ABSTRACTAdolesent smoking behavior is still a national problems that has not been resolved, therefor it necessary sustainable efforts.The Non Smoking Area Policy is one of road map for controling smoking behavior. Public health students of Samratulangi University as agent of health are expected to increase the quality of health so they must build good behavior including knowledge, attitudes, and actions. The aims of this study is to describe students behavior toward the non smoking area policy at Public Health Faculty of Samratulangi Uneversity. This study was conducted in August 2020. This research used desriptive quantitative method. The population in this study were all students of public health faculty 2016 generation, totaling 240 students. The sample consist of 149 students who were selected using a simple random sampling tecnique. The resulted show that the majority of students (42.3%) had adequate knowledge, but the most of them (65.1%) had positive attitude and good action (48.3%) of The Non Smoking Area Policy . Based on the result of this study , Samratulangi University should make policy written of The Non Smoking Area and estabilish the team work of the policy then the team work can sosialization the non smoking area policy. Keywords : Behavior, Knowledge, Attitude, Action, The Non Smoking Area Policy
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TENTANG KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI RUANG RAWAT INAP DI RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Barael, Friska W.; Kawatu, Paul A. T.; Nelwan, Jeini E.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang penerapan dan cara penanggulangan kecelakaan kerja pada tenaga di tempat kerja. Perawat merupakan tenaga kerja pelayanan kesehatan yang berinteraksi dengan pasien dalam kesehariannya paling tinggi dibandingkan dengan komponen lainnya di rumah sakit. Seorang perawat dalam melaksanakan manajemen K3 harus memiliki sikap yang sesuai dengan nilai-nilai kesehatan hal ini menjadi pendorong untuk perilaku sehat dan menjadi upaya dalam meningkatkan kesehatan dan keselamatan selama bekerja. kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang K3 dapat menyebabkan banyaknya kecelakaan kerja.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap perawat tentang kesehatan dan keselamatan kerja di ruang rawat inap di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado. Pada bulan Mei - September 2020. Responden ialah perawat di ruang rawat inap. Dengan jumlah sampel 92 responden didapatkan melalui kuesioner online pada Google form. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat.Hasil penelitian ini di dapatkan bahwa Gambaran pengetahuan dan sikap perawat di ruang rawat inap RSU GMIM Pancaran Kasih Manado berkategori baik Kata kunci : pengetahuan, sikap, kesehatan dan keselamatan kerja ABCTRACT Occupational health and safety (K3) is a branch of science that studies the application and ways of overcoming work accidents for workers in the workplace. Nurses are health service workers who interact with patients on a daily basis the highest compared to other components in the hospital. A nurse in carrying out K3 management must have an attitude that is in accordance with health values, this is a driving force for healthy behavior and an effort to improve health and safety during work. Lack of knowledge and awareness about K3 can cause a lot of work accidents. The purpose of this study is to describe the knowledge and attitudes of nurses about occupational health and safety in the inpatient room at GMIM Pancaran Kasih Hospital Manado. The research method used is descriptive research. This research was conducted at the General Hospital of GMIM Pancaran Kasih Manado. In May - September 2020. Respondents are nurses in inpatient rooms. With a sample size of 92 respondents obtained through an online questionnaire on Google form. The data analysis used was univariate analysis. The results of this study found that the description of the knowledge and attitudes of nurses in the inpatient room at RSU GMIM Pancaran Kasih Manado was categorized as good. Keywords: knowledge, attitude, occupational health and safety
GAMBARAN KECUKUPAN MINERAL MAKRO PADA MAHASISWA SEMESTER IV FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Tangkilisan, Bella C.; Punuh, Maureen I.; Amisi, Marsella D.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mineral makro merupakan mineral yang paling dibutuhkan tubuh paling banyak lebih dari 100 mg/hari. Kebutuhan mineral pada masa usia remaja saat ini meningkat. Dalam masa pandemi ini salah satu pencegahan dalam melawan virus corona atau COVID-19 yaitu menjaga sistem imunitas diri  dengan mengkonsumsi gizi seimbang. Tercukupinya asupan mineral makro selama masa pandemi COVID-19 ini, maka kebutuhan gizi tubuh tetap terpenuhi dan bisa mempertahankan daya tahan tubuh hingga bisa mencegah dari virus ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kecukupan mineral makro pada mahasiswa semester IV Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Selama Masa Pandemi COVID-19 Tahun 2020. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang dilaksanakan pada bulan Juli – November 2020, di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado dengan jumlah sampel  91 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu formulir  identitas responden dan formulir  food record yang berisi data asupan responden selama 2 hari. Hasil ini menunjukkan asupan natrium kurang 81 (89,0%), kategori baik 9 (9,9%)  kategori lebih 1 (1,1%), asupan kalium semuanya termasuk kategori kurang yaitu 91 (100%), asupan fosfor kurang yaitu 38 (41,8%), kategori baik  18 (19,8%) kategori lebih berjumlah 35 orang (38,4%), asupan kalsium kurang yaitu 75 (82,4%), untuk kategori lebih 15 orang (15,4%), kalsium kategori baik bejumlah 2 orang (2,2%), magnesium kategori kurang 76 orang (83,5,4%), yang kategori baik 10 orang (11,0%) kategori lebih 5 orang (5,5%). Kata Kunci: Kecukupan Mineral Makro, Mahasiswa, COVID-19 ABSTRACTMacro minerals are the minerals most needed by the body at most more than 100 mg / day. The need for minerals in adolescence is currently increasing. During this pandemic, one of the preventions against the corona virus or COVID-19 is to maintain the immune system by consuming balanced nutrition. With adequate intake of macro minerals during the COVID-19 pandemic, the body's nutritional needs are still met and can maintain the body's immune system so that it can prevent this virus. The purpose of this study was to determine the adequacy of macro minerals in semester IV students of the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University during the COVID-19 Pandemic in 2020. This research is descriptive in nature, which was conducted in July - November 2020, at the Faculty of Public Health, Sam University. Ratulangi Manado with a sample size of 91 respondents. The research instruments used were the respondent's identity form and the food record form containing the respondent's intake data for 2 days. These results indicated that sodium intake was less than 81 (89.0%), good category 9 (9.9%) over category 1 (1.1%), all potassium intake was in the poor category, namely 91 (100%), less phosphorus intake, namely 38 (41.8%), good category 18 (19.8%) more categories totaled 35 people (38.4%), less calcium intake was 75 (82.4%), for more category 15 people (15.4 %), 2 people in good category calcium (2.2%), 76 people in poor category (83.5.4%), 10 people in good category (11.0%) 5 more categories (5.5%) Keywords: Adequacy of Macro Minerals, Students, COVID-19
IDENTIFIKASI KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN ASIN DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL DI KOTA MANADO Tarumingi, Tania Theresia Senni; Umboh, Jootje M.L.; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formalin merupakan salah satu zat tambahan yang dilarang dalam makanan. Formalin sering ditemukan pada makanan sehari-hari yang dikonsumsi seperti mie basah, ikan asin, tahu, bakso, dan lain-lain. Penambahan formalin tidak dianjurkan dikarenakan dapat menyebabkan keracunan. Sebanyak 57 berita keracunan pangan salah satunya kasus keracunan akibat ikan asin terhadap 11 orang, Tujuan Penelitian: Untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada ikan asin di beberapa pasar tradisional di Kota Manado. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplorasi, untuk menyelidiki masalah yang tidak didefinisikan dengan jelas dengan adanya pemahaman yang lebih baik tentang masalah yang ada, tetapi tidak akan memberikan hasil yang konklusif. Penelitian ini dilakukan di Pasar Paniki, Pasar Bersehati, dan Pasar Pinasungkulan pada September - Oktober 2020 dengan jenis sampel yang diambil yaitu ikan asin kakatua, ikan asin teri, ikan asin anthony, dan ikan asin masako yang di uji menggunakan uji khromotrofik. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dari 14 sampel ikan asin dan dilakukan analisis di Laboratorium BARISTAND Manado dengan metode pengujian Uji Asam Khromotrofik menunjukkan 14 sampel ikan asin tersebut tidak mengandung formalin. Kesimpulan: Ikan asin yang dijual di beberapa pasar tradisional di Kota Manado dengan banyaknya sampel 14 sampel ikan asin didapati hasil negatif atau tidak adanya kandungan formalin.   Kata Kunci : Ikan Asin, Pasar Tradisional, Formalin ABSTRACT Formalin is an additive that is prohibited in food. Formalin is often found in daily consumed foods such as wet noodles, salted fish, tofu, meatballs, and others. The addition of formalin is not recommended because it can cause poisoning. There were 57 news about food poisoning, one of which was the case of poisoning due to salted fish to 11 people. Research Objectives: To identify the formalin content of salted fish in several traditional markets in Manado City. Research Methods: This research uses exploratory research type, to investigate problems that are not clearly defined in the presence of a better understanding of the problem at hand, but will not provide conclusive results. This research was conducted at Paniki Market, Bersehati Market, and Pinasungkulan Market in September - October 2020 with the types of samples taken, namely salted parrot fish, salted anchovies, salted anthony fish, and salted masako fish which were tested using the chromotrophic test. Results: Based on the results of research that was carried out from 14 samples of salted fish and analyzed at the BARISTAND Manado laboratory with the chromotrophic acid test method, it showed that 14 samples of salted fish did not contain formaldehyde. Conclusion: Salted fish sold in several traditional markets in Manado City with a large sample of 14 salted fish samples were found to be negative or without formalin content. Keywords: Salted Fish, Traditional Market, Formalin
GAMBARAN FAKTOR KESEHATAN LINGKUNGAN PADA BALITA 12 - 59 BULAN DENGAN PENYAKIT ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMA TAHUN 2020 Lalu, Sweeta T.; Akili, Rahayu H.; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISPA merupakan penyakit infeksi pernapasan akut yang menyerang saluran pernapasan atas maupun bawah yang merupakan salah satu penyebab utama kematian balita di dunia. Dari 10 penyakit menonjol yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kema tahun 2019, ISPA merupakan penyakit yang paling menonjol dan faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA adalah kesehatan lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran faktor kesehatan lingkungan pada balita 12 - 59 bulan dengan penyakit ISPA di wilayah kerja Puskesmas Kema tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif dengan pendekatan observasional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kema pada Februari-September 2020 dengan populasi berjumlah 135 orang dan diambil 101 orang sebagai sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu langit-langit rumah, jenis lantai dan jenis dinding. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, kamera, aplikasi spss dan laptop. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan langit-langit rumah responden yang memenuhi syarat yaitu 47 (46,5%) dan yang tidak memenuhi syarat 54 (53,5%). Jenis lantai rumah responden yang memenuhi syarat 91 (90,1%) dan 10 (9,9%) tidak memenuhi syarat. Jenis dinding rumah responden yang memenuhi syarat yaitu 31 (30,7%) dan 70 (69,3%) tidak memenuhi syarat.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah, 90,15% responden memiliki jenis lantai yang memenuhi syarat, 52,5% responden memiliki langit-langit rumah yang tidak memenuhi syarat dan 69,3% responden juga memiliki jenis dinding yang tidak memenuhi syarat. Kata Kunci : Kesehatan Lingkungan, ISPA, Balita ABSTRACTARI is an acute respiratory infection that attacks the upper and lower respiratory tract which is one of the main causes of toddlers mortality in the world. From the top10 diseases in the working area of  Kema Public Health Centre in 2019, ARI is the most prominent disease and a factor associated with the incidence of ARI is environmental health. The purpose of this study is to determine the description of environmental health factors in toddlers 12 - 59 months with ARI in the working area of  Kema Public Health Center in 2020. This research is a descriptive survey research with an observational approach conducted in the working area of the Kema Public Health Center, in February-September 2020 with 135 population and 101 sample using simple random sampling. The variables in this study are the ceiling, floor type and wall type. The instruments used were the observation sheet, camera, spss application and laptop. Data analysis was carried out by univariate. The results showed, the ceiling that eligible are 47 (46.5%) respondents and 54 (53.5%) respondents not eligible. Respondents house floor types showed 91 (90.1%) eligible and 10 (9.9%) not eligible. Respondents house wall types showed that 31 (30.7%) eligible and 70 (69.3%) not eligible. The conclusion of this study, 90,15% respondents have an eligible house floor type, 53,5% respondents have uneligible ceiling and 69,3% respondents also have uneligible house wall type. Keywords : Environmental Health, ARI, Toddler
GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO MAHASISWA SEMESTER II FKM UNSRAT SAAT PEMBATASAN SOSIAL MASA PANDEMI COVID-19 Patimbano, Brenda Lavenia; Kapantow, Nova H.; Punuh, Maureen Irinne
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asupan zat gizi makro didapatkan dari asupan karbohidrat, lemak, dan protein semua orang setiap hari dan dinyatakan dalam satuan gram Diperlukan keseimbangan makronutrien seperti karbohidrat, protein dan lemak, agar membuat metabolisme berjalan lancar, sehingga mampu menyediakan metabolit dan energi yang cukup untuk tubuh bertahan di masa pandemi.  Keseimbangan ini akan menjadikan tubuh aktif dan seimbang, sehingga imunitas internal tubuh terbangun dalam menghadapi gen asing termasuk COVID19.  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran asupan zat gizi makro mahasiswa semester II FKM UNSRAT saat pembatasan sosial masa pandemi covid-19. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan Survei Deskriptif yang dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado pada bulan April-November 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 118 responden. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner Food Record untuk mendapatkan data asupan makanan dari responden selama 2 hari (hari kerja dan bukan hari beturut-turut) yang akan dibagikan secara online via Whatsapp dan akan dianalisis menggunakan Aplikasi Nutrisurvey dan Aplikasi SPSS. Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki asupan karbohidrat yang kurang yaitu 84,7%, responden dengan asupan karbohidrat yang cukup yaitu 12,7%, dan responden dengan asupan karbohidrat yang lebih yaitu 2,5%.  Untuk asupan protein diperoleh bahwa sebagian besar responden memiliki asupan protein yang kurang yaitu 66,1%, responden dengan asupan protein yang cukup yaitu 20,3%, dan responden dengan asupan protein yang lebih yaitu 13,6. Dari hasil penelitian ini juga diketahui responden yang memiliki asupan lemak yang kurang yaitu 75,4%, responden dengan asupan lemak yang cukup yaitu 11,9% dan responden yang memiliki asupan lemak yang lebih yaitu 12,7%.  Kata Kunci : Asupan Zat Gizi Makro, Mahasiswa, COVID-19 ABSTRACTMacronutrient intake is obtained from the intake of carbohydrates, fats, and protein for everyone every day and is expressed in grams. Macronutrients such as carbohydrates, protein and fat are needed to make the metabolism run smoothly, so as to provide sufficient metabolites and energy for the body to survive pandemic period. This balance will make the body active and balanced, so that the body's internal immunity is awakened in the face of foreign genes, including COVID19. The purpose of this study was to describe the macro nutrient intake for the second semester students of FKM UNSRAT during social restrictions during the Covid-19 pandemic. In this study, using a quantitative research type with a descriptive survey which was carried out at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University, Manado in April-November 2020 with a total sample of 118 respondents. The instrument used was a Food Record Questionnaire to obtain food intake data from respondents for 2 days (working days and not consecutive days) which will be shared online via Whatsapp and will be analyzed using the Nutrisurvey Application and SPSS Application. The results showed that most respondents had less carbohydrate intake, namely 84.7%, respondents with sufficient carbohydrate intake, namely 12.7%, and respondents with more carbohydrate intake, namely 2.5%. For protein intake, it was found that most respondents had less protein intake, namely 66.1%, respondents with sufficient protein intake, namely 20.3%, and respondents with more protein intake, namely 13.6. From the results of this study it is also known that respondents who have less fat intake, namely 75.4%, respondents with sufficient fat intake are 11.9% and respondents who have more fat intake, namely 12.7%.  Keyword: Macro Nutrient Intake, Students, COVID-19

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): KESMAS, Oktober - Desember Vol. 13 No. 1 (2024): VOLUME 13, NOMOR 1, Januari - Maret Vol. 12 No. 2 (2023): VOLUME 12, NOMOR 2, April - Juni 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022 Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022 Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 10, No 8 (2021): VOLUME 10, NOMOR 8, AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): VOLUME 10, NOMOR 7, JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021 Vol 10, No 5 (2021): VOLUME 10, NOMOR 5, MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021 Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021 Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020 Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020 Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020 Vol 9, No 3 (2020): VOLUME 9, NOMOR 3, MEI 2020 Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NOMOR 2, MARET 2020 Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020 Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019 Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019 Vol 8, No 5 (2019): Volume 8, Nomor 5, Juli 2019 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8, Nomor 3, April 2019 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, Maret 2019 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Vol 7, No 6 (2018): Volume 7, Nomor 6, November 2018 Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018 Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Januari 2018 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Nomor 2, Maret 2017 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1, Januari 2016 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Nomor 2, Maret 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 1 (2014): VOLUME 3 NOMOR 1, Januari 2014 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Nomor 1, Januari 2012 More Issue