cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
KESMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 961 Documents
HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PETUGAS LLAJ DINAS PERHUBUNGAN KOTA MANADO Supit, Muhammad Isra Alf L; Kawatu, Paul A T; Kalesaran, Angela F C
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan kerja merupakan suatu masalah yang sering di temui di kalangan tenaga kerja. Stres kerja adalah salah satu faktor yang menyebabkan kelelahan kerja. Stres kerja disebabkan oleh beberapa faktor dorongan yaitu Perubahan pola kerja yang dialami dapat berupa peraturan kerja, deskripsi pekerjaan yang tidak jelas dan kemajuan teknologi yang digunakan dalam pekerjaan. Kondisi kerja yang berulang-ulang, membosankan, ketidakpastian tugas serta keterbatasan komunikasi dan umpan balik dapat menyebabkan kebingungan, putus asa dan stres bagi individu. LLAJ merupakan Dinas Perhubungan memiliki tugas dan fungsi untuk penetapan rencana umum lalu lintas dan angkutan jalan, manajemen rekayasa lalu lintas, perizinan angkutan umum, pembinaan sumber daya manusia penyelenggara sarana dan prasarana lalu lintas angkutan umum serta penyelidikan terhadap pelanggaran perizinan angkutan umum. Berdasarkan hasil observasi awal Ada beberapa petugas yang mengalami keluhan dalam bekerja seperti mudah emosi, nyeri punggung, panasnya terik matahari, kendaraan yang ramai, mengantuk, kurang berkonsentrasi, dan merasa nyeri pada bagian punggung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara Stres kerja dengan Kelelahan Kerja pada Petugas LLAJ Dinas Perhubungan Kota Manado. Jenis Penelitian menggunakan penelitian Observasional Analitik dengan pendekatan studi potong lintang yang dilakukan pada bulan Juli - September 2020, dengan populasi dan sampel yaitu Petugas LLAJ berjumlah 45 Petugas. Instrumen penelitian yaitu menggunakan kuesioner yakni Alat ukur Perasaan Kelelahan Kerja (KAUPK2) dan Kuesioner Stres Kerja yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi fischer exact. Hasil penelitian Stres kerja dengan Kelelahan Kerja nilai rata-rata 11.11 dan nilai ρ= 0.049 (<0.05). Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut terdapat Stres kerja berpengaruh terhadap Kelelahan Kerja pada pekerja, dan terdapat hubungan yang signifikan antara Stres Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Petugas LLAJ Dinas Perhubungan Kota Manado Kata Kunci : Stres Kerja, Kelelahan kerja, Petugas LLAJ ABSTRACKFatigue from work is a problem that is often encountered in the workforce. Job stress is one of the factors that cause work fatigue. Job stress is caused by several encouraging factors, namely changes in work patterns experienced in the form of work regulations, unclear job descriptions and advances in technology used in work. Repetitive, tedious working conditions, uncertainty of tasks and limited communication and feedback can cause confusion, hopelessness and stress for individuals. LLAJ is the Department of Transportation which has the task and function of establishing a general plan for road traffic and transportation, traffic engineering management, licensing for public transport, fostering human resources for administering public transport traffic facilities and infrastructure as well as investigating violations of public transport licensing. Based on the results of preliminary observations, there are several officers who experience complaints at work such as emotional irritability, back pain, hot sun, busy vehicles, drowsiness, lack of concentration, and feeling pain in the back. This research was conducted to determine the relationship between work stress and work fatigue on road traffic officers at the Manado City Transportation Agency. This type of research used Analytical Observational research with a cross-sectional study approach which was carried out in July - September 2020, with a population and sample of 45 LLAJ officers. The research instrument used a questionnaire, namely the Work Fatigue Feeling Measurement Tool (KAUPK2) and the Job Stress Questionnaire which had been tested for validity and reliability. Data analysis used fischer exact correlation test. The results of the research work stress with Work Fatigue an average value of 11.11 and the value of ρ = 0.049 (<0.05). The conclusion from the results of this study is that work stress has an effect on Work Fatigue in workers, and there is a significant relationship between Job Stress and Work Fatigue in City Transportation Service Officers of the City Transportation Service. Keywords: Job Stress, Work Fatigue, LLAJ Offices
HUBUNGAN ANTARA PERAN TEMAN SEBAYA DAN SIKAP PESERTA DIDIK TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH DI SMA NEGERI 1 TAGULANDANG Labego, Yulianti; Maramis, Franckie R. R.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja dipengaruhi oleh peran teman sebaya dan sikap tentang Kesehatan reproduksi. Teman sebaya adalah kelompok orang-orang yang seumur dan mempunyai kelompok sosial yang sama,seperti  teman sekolah atau teman sekerja, sedangkan Sikap sangat berpengaruh terhadap Kesehatan reproduksi remaja, bagaimana seseorang bersikap menunjukan bagaimana pengetahuan orang itu juga. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Hubungan Antara Peran Teman Sebaya dan Sikap Peserta Didik Tentang Kesehatan Reproduksi Terhadap Perilaku Seksual Pranikah di SMA Negeri 1 Tagulandang. Metode penelitian adalah survei analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Tagulandang dan waktu pelaksanaannya bulan juli sampai bulan September tahun 2020. Responden ialah siswa kelas XI. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah sampel 70 responden didapatkan melalui kuesioner online pada google form. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji chi square test, untuk tingkat signifikan 95%(α=0.05). Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara peran teman sebaya dengan perilaku seksual pranikah di SMA Negeri 1 Tagulandang (p-value = 0,017<0,05) dan tidak terdapat hubungan antara sikap tentang Kesehatan Reproduksi terhadap perilaku seksual pranikah pada peserta didik di SMA Negeri 1 Tagulandang (p-value=0,664>0,05). Kata Kunci : teman sebaya, Sikap, Perilaku Seksual Pranikah.                                       ABSTRACTPremarital sexual behavior in adolescents is influenced by the role of peers and attitudes about reproductive health. Peers are a group of people who are of the same age and social group, such as school friends or workmates, while attitudes are very influential on adolescent reproductive health, how a person behaves shows how knowledge that person is too.The research objective was to determine the relationship between the role of peers and the attitudes of students about reproductive health on premarital sexual behavior in SMA Negeri 1 Tagulandang. The research method was an analytic survey with a cross sectional research design. This research was conducted at SMA Negeri 1 Tagulandang and the implementation time was from July to September 2020. The respondents were students of class XI. The sampling technique used simple random sampling method with a sample size of 70 respondents obtained through an online questionnaire on google form. The data analysis used was in the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used chi square test, for a significant level of 95% (α = 0.05). The results showed that there was a relationship between the role of peers and premarital sexual behavior in SMA Negeri 1 Tagulandang (p-value = 0.017 <0.05) and there was no relationship between attitudes about reproductive health and premarital sexual behavior among students at SMA Negeri 1 Tagulandang. (p-value = 0.664> 0.05) Keywords: the role of peers, attitude, sexual behavior before marriage.
ANALISIS FAKTOR PERILAKU KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TIKALA BARU Palar, Alexander Agung; Mantjoro, Eva M; Asrifuddin, Afnal
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus. Faktor resiko penyakit Demam Berdarah Dengue anatara lain Mengantung baju atau Pakaian , terdapat sampah berserakan di sekitar rumah. Tujuan Penelitian ini Menganalisis perilaku membuang sampah dan perilaku menggantung pakaian sembarangan dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Tikala Baru. Metode Penelitian ini yang di gunakan yaitu penelitian Survei analitik dengan rancangan Kasus control. Total responden yang di ambil yaitu 58 orang dengan pembagian 29 responden Kasus dan 29 responden kontrol. Alat ukur yang di gunakan yaitu kuisoner dengan uji statistik Chi Squuare. Hasil Penelitian terdapat hubungan antara membuang sampah sembarangan (p- value = 0.012) dengan kejadian DBD. hasil penelitian ini diketahui juga nilai OR sebesar 51,750. tidak terdapat hubungan antara perilaku mengantung pakaian sembarangan (p-value =0,06) dengan kejadian DBD. Dari penelitian ini diketahui OR sebesar 22.840. Kesimpulan dari penelitian ini Terdapat hubungan antara membuang sampah sembarangan dengan kejadian DBD, dan tidak terapat hubungan antara mengantung pakaian sembarangan dengan kejadian DBD. Kata Kunci : Perilaku dan Demam Berdarah Dengue ABSTRACTDengue fever is caused by dengue virus and transmitted to humans through the bite of Aedes Agepty and Aedes Albupicto. The risk factors of dengue fever are hanging clothes or clothes free to wear,and trash scattered around the house. The purpose of this research is to analyze the behavior of littering and hanging clothes freely and carelessly with the incidence of dengue fever in the Tikala Baru Community Health center. The research method that is used was analytic survey with a case-control design, the respondents ware taken by 60 people and divided by 29 people of case respondents and 29 people of control respondents. The measuring instrument used was a questionnaire with the chi square statistical test. The results of this research showed the relationship between littering (p= value = 0.012 ) and the incidence of dengue. Based on theresults of this research, also known that the OR valueis 51,750. There is no relationship between the behavior of hanging clothing carelessly (p-value = 0,06) with the incidence of dengue. Based on this research, it is known that the OR value is 22,840. The conclusion of this research is that there is a relationship between littering and the incidence of dengue, and there is no relationship between hanging clothes carelessly with the incidence of dengue. Keywords: Behavior and Dengue Hemorrhagic Fever
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS MEROKOK REMAJA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) MODEL 1 MANADO Budiman, Arifah Farah; Ratag, Budi T.; Nelwan, Jeini E.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan kebiasaan buruk dan sudah ada sejak lama. Kebiasan merokok sekarang telah menjadi gaya hidup sehari-hari pada semua masyarakat yang ada baik pada anak-anak, remaja, orang muda, orang tua maupun lansia. Remaja merupakan masa pertumbuhan dari anak-anak ke dewasa. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Status merokok remaja di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model 1 Manado, Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi potong lintang (Cross-sectional Study), Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Manado dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Oktober 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ada hubungan tingkat pengetahuan remaja dengan Status merokok pada responden (0,00<0.05). ada hubungan sikap remaja dengan Status merokok pada responden, ada hubungan antara uang saku  dengan Status merokok pada  responden (0,00<0.05), ada hubungan antara adanya teman perokok dengan Status merokok pada responden (0,00<0.05), ada hubungan antara pengaruh iklan rokok dengan Status merokok pada responden (0,00<0.05). Bagi para siswa memahami bahaya dari rokok, tidak mudah terpengaruhi oleh lingkungan yang tidak baik dengan cara mengikuti kegiatan-kegiatan positif yang menjauhi siswa dari tindakan merokok. Kata kunci : Merokok, Kebiasan merokok, Remaja ABSTRACT Smoking is a bad habit and has been around for a long time. Smoking habits have now become a daily lifestyle in all societies, including children, adolescents, young people, old people and the elderly. Adolescence is a time of change or transition from children to adulthood which includes psychological changes, psychological changes, and social changes. The purpose of this study was to determine the factors associated with the smoking status of adolescents at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model 1 Manado. This of research is a quantitative study with a cross-sectional study design. This research was conducted at Madrasah Aliyah Negeri Model. 1 Manado and this research was conducted in July - October 2020. Based on the research conducted there was a relationship between the level of knowledge of adolescents with smoking status in respondents (0.00> 0.05). There is a relationship between adolescent attitudes and smoking status among respondents, there is a relationship between pocket money and smoking status among respondents (0.00> 0.05), there is a relationship between smoking friends and smoking status among respondents (0.00> 0.05) , there is a relationship between the effect of cigarette advertisements and smoking status in respondents (0.00> 0.05). For students to understand the dangers of smoking, it is not easy to be influenced by a bad environment by participating in positive activities that keep students away from smoking. Keywords: Smoking, Smoking habits, Teenagers
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI KELURAHAN KOLONGAN MITUNG KABUPATEN SANGIHE Sahala, Indra; Kolibu, Febi K.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkoba  merupakan zat/obat  yang didaptkan melalui tanamn atau bukan tanaman  baik itu secara sintesis atau  semi  sintetisi, narkotika sintetis adalah narkotika palsu yang dibuat dari bahan kimia sedangkan narkotika semi sintetis adalah narkotika alami yang diambil zat aktifnya (intisarinya) yang  dapat menyebabkan  penurunan  atau  perubahan kesadaran,  hilangnya  rasa,  mengurangi  atau menghilangkan  rasa  nyeri  dan  dapat menimbulkan  ketergantungan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja di kelurahan kolongan mitung kabupaten sangihe dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di kelurahan kolongan mitung kabupaten sangihe dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Karakteristik responden dalam penelitian ini terdiri dari umur, jenis kelamin, tempat tinggal dan sumber informasi tentang narkoba. Hasil penelitian menunjukan umur paling banyak yaitu 19 tahun ( 25,7%) , jenis kelamin responden laki-laki (51,4%) lebih banyak dari perempuan, tempat tinggal responden bersama orang tua (98,6%) lebih banyak daripada bersama keluarga, sumber informasi tentang narkoba dari responden melalui internet (84,3%) lebih banyak daripada melalui orang tua. Pengetahuan remaja baik sebanyak (84,3%), sikap remaja positif sebanyak (97,1%), sedangkan untuk tindakan baik sebanyak (74,3%). Dan hasil dari uji chi square untuk variabel pengetahuan dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba menunjukan adanya hubungan yang bermakna ( p = 0,027), sedangkan untuk  variabel sikap dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba menunjukan tidak adanya hubungan yang bermakna ( p = 0,063). Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan pencegahan, Narkoba ABSTRACTNarcotics are substances / drugs that are obtained through planting or non-plants either synthetically or semi-synthetically, synthetic narcotics are fake narcotics made from chemicals while semi-synthetic narcotics are natural narcotics whose active substance is taken (in essence) which can cause decline or change. awareness, loss of taste, reduce or eliminate pain and can lead to dependence..This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes with drug abuse prevention measures in adolescents in the sub-district of Kolongan Mitung, Sangihe district by using a quantitative approach with a cross sectional method. This research was conducted in the sub-district Kolongan Mitung, Sangihe district with a total sample of 70 respondents. The characteristics of the respondents in this study consisted of age, gender, place of residence and sources of information about drugs. The results showed that the age at most was 19 years (25.7%), the sex of male respondents (51.4%) was more than female, where the respondents lived with their parents (98.6%) was more than with their family. , the source of information about drugs from respondents through the internet (84.3%) is more than through parents. Good adolescent knowledge (84.3%), positive adolescent attitudes (97.1%), while for good action as much as (74.3%). And the results of the chi square test for the knowledge variable with drug abuse prevention measures showed a significant relationship (p = 0.027), while the attitude variable with drug abuse prevention measures showed no significant relationship (p = 0.063). Keywords: Knowledge, Attitude, Preventive action, Drugs
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN BAYI DI INDONESIA Lengkong, Gledys Tirsa; Langi, Fima L.F.G; Posangi, Jimmy
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) kematian bayi pada tahun 2017 adalah sebesar 24/1.000 KH. Telah terjadi penurunan angka kematian bayi, pada tahun 2017 tetapi belum memenuhi standar angka kematian bayi yang ditentukan (12/1.000 KH). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab kematian bayi di Indonesia. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan rancangan studi cross sectional. Data yang digunakan adalah data sekunder dari SDKI 2017, yang dilakukan di 34 provinsi di Indonesia. Data diolah dan dianalisis secara univariat dan multivariat. Hasil: Berat badan lahir bayi (p = < 0,001), pemeriksaan ANC (p = < 0,001), status pekerjaan ibu (p = 0,048), biaya kesehatan (p = 0,037). Kesimpulan: Berat badan bayi, pemeriksaan ANC, status pekerjaan ibu dan biaya kesehatan berpengaruh dan memiliki hubungan dengan kematian bayi di Indonesia. Kata kunci: Kematian Bayi, IDHS/SDKI ABSTRACTBackground: Based on the results of the Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) infants mortality in 2017 were 24 / 1,000 KH. There had been a decrease on infant mortality, in 2017 but it had not met the specified infant mortality rate (12 / 1,000 KH). This research was conducted to identify the factors that cause infant mortality in Indonesia. Method: This research was a quantitative with cross sectional study design. The data used secondary data that were taken from the 2017 IDHS, conducted in 34 provinces in Indonesia. The data was processed and analyzed by univariate and multivariate. Results: Infant birth weight (p = <0.001), ANC examination (p = <0.001), maternal employment status (p = 0.048), health costs (p = 0.037). Conclusion: Infant weight, ANC examination, maternal employment status and health costs were influential and had a relationship with infant mortality in Indonesia. Keywords:  Infant Mortality, IDHS/SDKI
GAMBARAN PERILAKU TENTANG APD PADA PEKERJA SPBBE DI DESA MATUNGKAS KECAMATAN DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA UTARA Manoa, Mirage Be; Kawatu, Paul A. T.; Ratag, Budi T.
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri pasal 2 pengusaha wajib menyediakan APD bagi pekerja atau buruh di tempat kerja sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan diberikan secara cuma-cuma.Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini setelah orang melakukan penginderaan terhadap obyek tertentu. Sikap menggambarkan suka atau tidak suka seseorang terhadap suatu objek. Tindakan merupakan respon terhadap rangsangan yang bersifat aktif dan dapat diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 46 responden. Hasil penelitian dari yang diteliti menunjukkan bahwa pengetahuan responden kategori baik 91,3%, buruk 8,7%, sikap responden kategori baik 93,5%, buruk 6,5%, tindakan responden kategori baik 8,7%  dan buruk 91,3% .Simpulan dalam penelitian ini yaitu pengetahuan dan sikap kategori baik  persentase tinggi dibandingkan dengan tindakan yang persentasenya lebih rendah. Saran dalam penelitian adalah perusahaan diharapkan memperhatikan alat pelindung diri dengan terus mengikuti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan ABSRACTAccording to the Regulation of the Minister of Manpower and Transmigration of the Republic of Indonesia Number PER.08 / MEN / VII / 2010 concerning Personal Protective Equipment Article 2, employers are required to provide PPE for workers or laborers in the workplace in accordance with the Indonesian National Standard (INS) and it is given free of charge. Knowledge is the result of knowing and this is after people sense certain objects. Attitude describes whether someone likes or dislikes an object. Action is a response to stimuli that are active and observable. This study aims to determine the description of knowledge, attitudes and actions. The method used is descriptive quantitative. The sample used was 46 respondents. The results of the research studied showed that the respondents' knowledge was in the good category 91.3%, 8.7% bad,, the respondent's attitude was good 93.5%, bad 6.5%, the respondent's action was good category 8.7% and bad 91.3 %. The conclusion in this study is that the knowledge and attitude in the good category have a high percentage compared to actions with a lower percentage. The suggestion in this research is that companies are expected to pay attention to personal protective equipment by continuing to follow government recommendations in an effort to prevent workplace accidents.  Keywords : Knowledge, Attitude, Action
HUBUNGAN ANTARA POSISI KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA ANAK BUAH KAPAL DI PANTAI PELABUHAN PERIKANAN TUMUMPA KOTA MANADO Kasenda, Jeniffer Febriyanti; Kawatu, Paul A. T.; Sumampouw, Oksfriani J.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan muskuloskeletal adalah suatu kondisi yang dapat mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang dan membuat seseorang merasakan keluhan dari yang sangat ringan dan sampai sangat sakit. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi keluhan sistem muskuloskeletal yaitu: peregangan otot yang berlebihan, aktivitas berulang, sikap kerja atau posisi kerja tidak alamiah, faktor penyebab sekunder (tekanan, getaran dan suhu), serta faktor individu (umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, kesehatan jasmani, kekuatan fisik, dan ukuran tubuh). Posisi tubuh pekerja pada saat melakukan aktivitas kerja ditentukan oleh jenis pekerjaan yang dilakukan dan masing-masing posisi kerja mempunyai pengaruh yang berbeda-beda terhadap tubuh salah satunya dapat menyebabkan adanya keluhan muskuloskeletal. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada anak buah kapal di Pantai Pelabuhan Perikanan Tumumpa Kota Manado. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain Cross Sectional (Potong Lintang), yaitu suatu penelitian yang digunakan untuk mempelajari suatu kejadian yang dilakukan secara bersama-sama atau sekaligus. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi spearman didapatkan nilai p value (0,000) dengan nilai α = 0,05 (p<0,05), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal dengan nilai r value (0,492) dengan tingkat kekuatan hubungan sedang dan tanda korelasi positif memiliki makna bahwa kedua variable memiliki arah hubungan yang searah. Kata Kunci: Posisi Kerja, Keluhan Muskuloskeletal, Pantai Pelabuhan Perikanan Tumumpa. ABSTRACTMusculoskeletal complaints are a condition that can interfere with the function of joints, ligaments, muscles, nerves and tendons, as well as the spine and make a person feel complaints from very mild to very painful. The factors that affect complaints of the musculoskeletal system are: excessive muscle stretch, repetitive activity, unnatural work attitudes or work positions, secondary causative factors (pressure, vibration and temperature), as well as individual factors (age, gender, smoking habit, physical health, physical strength, and body size). The position of the worker's body when carrying out work activities is determined by the type of work being performed and each work position has different effects on the body, one of which can cause musculoskeletal complaints. The purpose of this study was to determine the relationship between work position and musculoskeletal complaints on crew members at the Tumumpa Fishery Port Beach, Manado City. This research is an analytical survey research with a cross sectional design, which is a study used to study an event that is carried out simultaneously or at once. The results of data analysis using the Spearman correlation test obtained p value (0.000) with a value of α = 0.05 (p <0.05), this indicates that there is a relationship between work position and musculoskeletal complaints with r value (0.492) The strength of the relationship is moderate and the sign of positive correlation means that the two variables have a unidirectional relationship. Keywords: Work Position, Musculoskeletal Complaints, Tumumpa Fishing Port Beach.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN MOTIVASI MAHASISWA PENULIS SKRIPSI DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Rahmawati, Atika; Mandagi, Chreisye K.F.; Rattu, Joy. A.M.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tuntutan akademik pada mahasiswa adalah skripsi sehingga mahasiswa dapat mengalami stres. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Motivasi Mahasiswa Penulis Skripsi Di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Metode penelitian adalah survei analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kesehatan Masyrakat Universitas Sam Ratulangi Manado dan waktu penelitian pada bulan Juli – Agustus 2020. Responden ialah mahasiswa yang sedang dalam menulis skripsi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado angkatan 2016. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah sampel 71 responden didapatkan melalui kuesioner online pada google form. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji chi square test, untuk tingkat signifikan 95%(α=0.05). Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara tingkat stres dengan motivasi mahasiswa penulis skripsi di fakultas kesehatan masyarakat universitas sam ratulangi manado (p value = 0.037 <0.05).  Kata Kunci :  Stres, Motivasi, Mahasiswa, Skripsi.      ABSTRACTOne of the academic databases for students is a thesis so that students can experience stress. The research objective was to see the relationship between the level of stress and the motivation of thesis writing students at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University, Manado. The research method was an analytic survey with a cross sectional research design. The research was conducted at the Faculty of Health, University of Masyrakat, Sam Ratulangi University, Manado and the research time was in July - August 2020. Respondents were students who were writing a thesis at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University Manado, batch 2016. The sampling technique used the simple random sampling method with the number of samples. 71 respondents were obtained through online questionnaires on google forms. The data analysis used was in the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used chi square test, for a significant level of 95% (α = 0.05). The results of the study were about the relationship between stress levels and the motivation of thesis writing students at the faculty of public health, University of Sam Ratulangi Manado (p value = 0.037 <0.05). Keywords: stress, Motivation, Student, Thesis
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASES (COVID 19) DI LINGKUNGAN III KELURAHAN TINGKULU KOTA MANADO Sekeon, Filia Mega; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku manusia merupakan semua kegiatan atau aktivitas manusia, juga respon atau reaksi seseorang terhadap suatu rangsangan dari luar (stimulus) baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak dapat diamati dari langsung. Perilaku pencegahan dapat diwujudkan melalui pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap pencegahan Covid 19. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui perilaku masyarakat terhadap pencegahan COVID 19 di Lingkungan III Kelurahan Tingkulu Kota Manado. Studi ini dilakukan pada September 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berdomisili di kelurahan Tingkulu lingkungan III Kota Manado yang berjumlah 887 jiwa, jumlah sampel sebesar 90 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pencegahan covid 19 di lingkungan III kelurahan Tingkulu Kota Manado sebagian berikut pengetahun berada pada kategori baik dengan jumlah responden 90 (100%), sikap berada pada kategori baik dengan jumlah responden 59 responden (65,6%), dan tindakan berada pada kategori baik dengan jumlah responden 71 (78,9%). Disimpulkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pencegahan corona virus disease (covid 19) di lingkungan III kelurahan Tingkulu Kota Manado berada pada kategori baik. Saran dalam penelitian ini Masyarakat yang baik tentu tetap harus mematuhi setiap peraturan pemerintah dalam pencegahan covid 19 dengan menggunakan masker, jaga jarak atau sosial/phisical distancing, menerapkan etika batuk, rajin membersihkan atau menyemprotkan desinfektan pada benda-benda yang sering di sentuh, mengkonsumsi makanan bergizi, dan melakukan aktifitas fisik yang cukup, dan juga pentingnya mengakses sumber-sumber informasi yang terpercaya tentang perilaku pencegahan covid 19 yang baik dan benar. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Covid 19  ABSTRACTHuman behavior is all human activity or activity, as well as a person's response or reaction to an external stimulus that can be observed directly or that cannot be observed directly. Preventive behavior can be realized through knowledge, attitudes, and measures towards the prevention of Covid 19. The purpose of this study is to find out the behavior of the community towards the prevention of COVID 19 in Environment III Of Tingkulu Village, Manado City. The study was conducted in September 2020. This research uses descriptive quantitative methods. The population in this study is all communities domiciled in the village of Tingkulu neighborhood III Manado which amounts to 887 people, the number of samples of 90 students. Sampling techniques using accidental sampling. The results of this study showed that the behavior of the community towards the prevention of covid 19 in the third neighborhood of Tingkulu village of Manado city is partly in the category of good with the number of respondents 90 (100%), attitudes are in the good category with the number of respondents 59 respondents (65.6%), and actions are in the good category with the number of respondents 71 (78.9%). It was concluded that people's behavior towards the prevention of corona virus disease (covid 19) in the third neighborhood of Tingkulu village, Manado city is in a good category. Suggestions in this study The good people of course still have to comply with every government regulation in preventing Covid 19 by using masks, maintaining distance, and social / physical distancing, applying cough ethics, diligently cleaning or spraying disinfectants on objects that are often touched, consuming nutritious food, and doing enough physical activity, and also the importance of accessing reliable sources of information about good and correct covid 19 prevention behavior Keyword : Knowledge, Attitude, Action, prevention of corona virus disease (covid 19).

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2024): VOLUME 13, NOMOR 1, Januari - Maret Vol. 12 No. 2 (2023): VOLUME 12, NOMOR 2, April - Juni 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022 Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022 Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 10, No 8 (2021): VOLUME 10, NOMOR 8, AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): VOLUME 10, NOMOR 7, JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021 Vol 10, No 5 (2021): VOLUME 10, NOMOR 5, MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021 Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021 Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020 Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020 Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020 Vol 9, No 3 (2020): VOLUME 9, NOMOR 3, MEI 2020 Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NOMOR 2, MARET 2020 Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020 Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019 Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019 Vol 8, No 5 (2019): Volume 8, Nomor 5, Juli 2019 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8, Nomor 3, April 2019 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, Maret 2019 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Vol 7, No 6 (2018): Volume 7, Nomor 6, November 2018 Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018 Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Januari 2018 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Nomor 2, Maret 2017 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1, Januari 2016 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Nomor 2, Maret 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 1 (2014): VOLUME 3 NOMOR 1, Januari 2014 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Nomor 1, Januari 2012 More Issue