cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Aksara
Published by Balai Bahasa Bali
ISSN : 08543283     EISSN : 25800353     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSARA is a journal that publishes results of literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in AKSARA have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. AKSARA is published by Balai Bahasa Bali twice a year, June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
APPENDIX WA, WA
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.71 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.337.%p

Abstract

POTRET KONDISI SOSIAL MASYARAKAT JAWA DALAM NASKAH KETOPRAK KLASIK GAYA SURAKARTA Setyawan, Bagus Wahyu; Saddhono, Kundharu; Rakhmawati, Ani
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.414 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.315.205-220

Abstract

Ketoprak merupakan seni tradisional Jawa yang lahir dan berkembang dari kalangan masyarakat, sehingga seni ketoprak sangat kental dengan nilai yang relevan dengan kehidupan masyarakat Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai potret sosial masyarakat Jawa yang tercermin dalam naskah ketoprak klasik gaya Surakarta. Penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra pada naskah ketoprak klasik gaya Surakarta. Sumber data primer dalam penelitian adalah naskah ketoprak dengan judul Ronggolawe Gugur, Pandanaran Mbalela, dan Ki Ageng Mangir Wonoboyo. Setelah dilakukan analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam naskah ketoprak klasik gaya Surakarta terdapat potret sosial masyarakat Jawa yang tercermin dari kon ik dan masalah yang dibahas dalam ketiga naskah tersebut, nilai sosial yang tercermin, dan bahasa yang digunakan. Kon ik yang terdapat dalam ketiga naskah ketoprak tersebut berkaitan dengan masalah bela negara, budaya perjodohan kalangan masyarakat Jawa, nilai pertemanan, dan permasalahan kekuasaan. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam naskah ketoprak klasik gaya Surakarta terdapat re eksi dari kehidupan sosial masyarakat Jawa ditinjau dari aspek bahasa, sistem nilai, dan permasalahan sosial yang dibahas. 
IMPLEMENTING ICT-BASED PHONOLOGY LEARNING MATERIAL USING BLENDSPACE THROUGH CLASSROOM ACTION RESEARCH Adnyani, Ni Luh Putu Sri; Sari, Rima Andriani; Suputra, Putu Eka Dambayana; Pastika, I Wayan; Suparwa, I Nyoman
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.985 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.76.319-330

Abstract

This study reports the implementation of ICT-based learning materials using Blendspace in phonology classes. The ICT-based learning material was developed in the academic year of 2016/2017. The study was conducted in two stages. The rst stage was the validation of the teaching material by two expert judges. The second stage was trying out of the teaching material in the classroom using classroom action research. The learning material developed has been validated by experts using a checklist as an instrument, which has been analysed using the Gregory formula. The expert judges showed that the content validity of the learning material is 90.9%, which means very valid. In order to test the effectiveness of the learning material, it has been implemented in phonology classes joined by the second-semester Diploma III students of the English Department of Universitas Pendidikan Ganesha, using classroom action research. Based on the teaching and learning process using the material, more than 70% of the students obtained scores between 76 and 100. Fewer than 30% of the students had scores below 75. Therefore, the learning material is considered effective for learning phonology. 
BACK COVER WA, WA
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.391 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.338.%p

Abstract

KOHESI LEKSIKAL SINONIMI, ANTONIMI, DAN REPETISI PADA RUBRIK CERITA ANAK, CERITA REMAJA, DAN CERITA DEWASA DALAM SURAT KABAR HARIAN KOMPAS Sukriyah, Siti; Sumarlam, Sumarlam; Djatmika, Djatmika
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.664 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.230.267-283

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepaduan wacana yang didukung oleh aspek kohesi leksikal, dibatasi pada penggunaan sinonimi, antonimi, dan repetisi dalam rubrik cernak, roman, dan cerpen dalam surat kabar harian Kompas. Penyediaan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode simak dan teknik baca; simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Data dianalisis dengan metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutan teknik ganti serta teknik lesap. Penelitian ini menggunakan teori wacana Halliday untuk melihat penanda kohesi leksikal dalam sebuah teks. Hasil dan pembahasaan penelitian ini menunjukkan aspek kohesi leksikal sinonimi, antonimi, dan repetisi terdapat dalam setiap cerpen. Dalam rubrik cernak, roman, dan cerpen dalam surat kabar harian Kompas merupakan sebuah wacana yang padu karena di dukung oleh penanda kohesi leksikal yang tepat. Secara umum, penanda leksikal yang digunakan pengarang dalam tiga rubrik Kompas adalah sinonimi, antonimi, dan repetisi. Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan pada aspek kohesi leksikal yang terdapat pada rubrik cernak, roman, dan cerpen dalam surat kabar harian Kompas. 
LANGUAGE KINSHIP BETWEEN MANDARIN, HOKKIEN CHINESE AND JAPANESE (LEXICOSTATISTICS REVIEW) Gapur, Abdul; Siregar, Dina Shabrina Putri; Pujiono, Mhd
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.807 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.267.301-318

Abstract

Mandarin and Hokkien Chinese are well known having a tight kinship in a language family. Beside, Japanese also has historical relation with China in the eld of language and cultural development. Japanese uses Chinese characters named kanji with certain phonemic vocabulary adjustment, which is adapted into Japanese. This phonemic adjustment of kanji is called Kango. This research discusses about the kinship of Mandarin, Hokkien Chinese in Indonesia and Japanese Kango with lexicostatistics review. The method used is quantitative with lexicostatistics technique. Quantitative method nds similar percentage of 100-200 Swadesh vocabularies. Quantitative method with lexicostatistics results in a tree diagram of the language genetics. From the lexicostatistics calculation to the lexicon level, it is found that Mandarin Chinese (MC) and Japanese Kango (JK) are two different languages, because they are in a language group (stock) (29%); (2) JK and Indonesian Hokkien Chinese (IHC) are also two different languages, because they are in a language group (stock) (24%); and (3) MC and IHC belong to the same language family (42%). 
PERNIKAHAN DINI DALAM CERPEN AHMAD TOHARI DAN PRAMOEDYA ANANTA TOER Dewi, Novita
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.695 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.305.173-188

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas imajinasi pernikahan di bawah umur dalam dua karya sastra Indonesia. Masalah penelitian adalah bagaimana dan mengapa pernikahan di bawah umur digambarkan dalam cerpen “Si Minem Beranak Bayi” karya Ahmad Tohari dan “Inem” yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer. Penelitian ini memakai metode kualitatif, khususnya riset kepustakaan dengan data primer kedua cerpen tersebut, sedangkan data sekunder berupa penelitian terdahulu dan informasi relevan yang dapat diacu seputar pernikahan di bawah umur. Data dianalisis dengan teknik analisis konten, kedua cerpen diteliti dengan terang teori feminisme-multikulturalisme dalam konteks masyarakat Indonesia yang pascakolonial. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pertama, kemiskinan bukan satu- satunya penyebab pernikahan di usia muda. Imajinasi pernikahan di bawah umur berbeda satu dengan yang lainnya sesuai konteks budaya dan masyarakat yang berbeda-beda pula. Kedua, imajinasi pernikahan di bawah umur ditampilkan melalui tokoh utama cerpen Ahmad Tohari, yakni perempuan muda yang menyintas. Ketiga, imajinasi perempuan muda yang terkalahkan dalam pernikahan di bawah umur juga ditampilkan melalui karya Pramoedya Ananta Toer. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa memaknai pernikahan di bawah umur secara partisan (semata-mata korban tradisi atau upaya pengentasan kemiskinan) berarti menampik realitas dan kompleksitas keragaman budaya dan gender. 
STRUKTUR KETAKSADARAN KOLEKTIF TOKOH UTAMA DALAM NOVEL THE SWEET SINS KARYA RANGGA WIRIANTO PUTRA Rokhmansyah, Alfian; Asmarani, Ratna
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.555 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.321.221-236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap struktur ketaksadaran kolektif tokoh utama (Rei) dalam novel The Sweet Sins karya Rangga Wirianto Putra. Dalam analisis ini digunakan teori kepribadian Jung, yaitu konsep struktur ketaksadaran kolektif dalam jiwa manusia yang meliputi persona, anima-animus, shadow, dan self. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dari analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, tokoh Rei menggunakan persona sebagai cara untuk menyesuaikan diri di lingkungannya. Kedua, shadow dalam diri Rei merupakan pengalaman yang ditolak karena tidak sesuai dengan moral atau norma yang berlaku. Ketiga, tokoh Rei memproyeksikan anima dalam dirinya bukan kepada perempuan tetapi pada sesama laki-laki. Keempat, self dalam diri Rei ditunjukkan dalam bentuk perjuangan untuk mencapai keseimbangan taraf kesadaran dan ketaksadaran saat berpisah dengan pasangannya. Struktur ketaksadaran tokoh Rei memengaruhi kon ik yang terjadi dalam dirinya maupun dengan tokoh yang lain. 
FRONT COVER ., . .
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.228 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.332.%p

Abstract

MAKNA NARASI PERSONA DALAM LIRIK KABANTI KULISUSU Husba, Zakiyah Mustafa
Aksara Vol 30, No 2 (2018): Aksara, Edisi Desember 2018
Publisher : Balai Bahasa Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.041 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v30i2.201.189-204

Abstract

Fenomena laut yang terkandung di dalam sebuah puisi bukan suatu hal yang baru bagi masyarakat pesisir. Sastra dan laut bagi masyarakat pesisir adalah sebuah kenyataan. Semua yang terkandung dalam puisi pada dasarnya merupakan sebuah re eksi dari kebiasaan dan kehidupan sehari-hari masyarakat penuturnya. Kabanti merupakan salah satu jenis puisi lisan yang dilakukan oleh masyarakat pesisir di Buton Utara. Kegiatan bertutur menjadi salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh nelayan di Desa Lantagi, Kulisusu, khususnya sebelum melakukan kegiatan melaut. Salah satu cara untuk mengungkapkan berbagai pengalaman hidup suatu masyarakat dapat dilakukan dengan menganalisis karya-karyanya. Pengungkapan ini tentunya untuk mengetahui cara masyarakat pesisir bersastra, berseni, berkreasi tentang berbagai hal, mengabarkan sebuah peristiwa, menceritakan sebuah pengalaman, dapat diketahui melalui cara-cara penggunaan bahasa penciptanya. Penelitian ini difokuskan pada tanda dan makna yang dianalisis melalui pendekatan semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan berbagai hal tentang kehidupan nelayan melalui pengalaman persona penyair kabanti. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam Kabanti Kulisusu terdapat sebuah hubungan harmonis antara manusia dengan manusia dan manusia dengan alam. Hubungan ini khususnya ditandai dengan adanya penggunaan simbol dan motif yang menunjukkan ekspresi dan kecintaan manusia pada laut, ungkapan perasaan cinta antara sesame manusia, dan perjuangan hidup manusia dalam memperoleh kebahagiaan. 

Page 10 of 30 | Total Record : 299