cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 109 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2023)" : 109 Documents clear
Pengaruh Pembelajaran Sains (Bermain Air) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Anak Usia 5-6 Tahun Dwi Wahyuni; Dadan Suryana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4793

Abstract

Pentingnya kemampuan berpikir kreatif perlu dikenalkan pada anak usia dini, hal ini dapat melatih anak untuk dapat memecahkan masalah yang dihadapinya melalui pengamatan suat hal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran sains dengan bermain air terhadap kemampuan berpikir kreatif anak. Penelitian ini dilakukan pada sebuah Taman Kanak-kanak (TK) dengan rentan usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian PreExperiment dengan desain penelitian One Grup Pretest-Posttest. Prosedur penelitian ini terdiri dari: observasi awal, pemberian Pretest pada awal penelitian dan posttest. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket berupa pertanyaan yang diberikan kepada subjek penelitian. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs Test dengan rumus Effect Size. Berdasarkan dengan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sains dengan bermain air memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif anak. Berdasarkan perhitungan uji Wilcoxon, diperoleh peningkatan  skor pretest dan posttest  yang semua nilai anak tidak ada yang bertanda negatif (-). Sehubungan dengan ruang lingkup dan subjek penelitian yang terbatas, maka perlu ada penelitian lanjutan yang perlu dilakukan dengan ruang lingkup yang besar sehingga dapat ditarik generalisasinya.
Buku Digital Berbasis Fonetik Melalui Aplikasi Book Creator untuk Anak Usia Dini Cucu Atikah; Luluk Asmawati; Ratna Ekawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4951

Abstract

Pada era teknologi dan globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris menjadi penting sejak usia dini. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk membuat buku cerita digital berbasis fonetik yang bermanfaat dan berguna untuk meningkatkan kemampuan membaca bahasa Inggris anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Studi ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE, yang mencakup tahapan Analitik, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih 67 anak usia 5-6 tahun dari 3 preschool berbeda sebagai subjek penelitian. Penilaian kelayakan buku digital dilakukan melalui angket penilaian yang divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, dan hasilnya dianalisis menggunakan persentase. Efektivitas buku digital diukur melalui angket observasi pada pretest dan posttest terhadap kemampuan membaca bahasa Inggris. Uji sample paired t-test digunakan untuk menganalisis hasil pretest dan posttest kemampuan membaca anak. Hasil studi menunjukkan bahwa buku digital berbasis fonetik ini sangat layak digunakan dan efektif untuk meningkatkan ketrampilan membaca bahasa Inggris anak.
Deteksi Dini Tumbuh Kembang pada Anak Usia Pra Sekolah Azkia Mardhatillah Nesy; Pujaningsih Pujaningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4517

Abstract

Deteksi dini tumbuh kembang sangat penting, namun penelitian menunjukkan bahwa pelayanan deteksi dini pada suatu wilayah masih rendah. Berdasarkan data TK Pertiwi, deteksi dini oleh pihak Puskesmas yang dilakukan ke sekolah hanya sebatas deteksi dini pertumbuhan saja. Oleh karena itu, penulis mengamati deteksi dini di empat area meliputi; pertumbuhan dan perkembangan, penyimpangan perilaku emosional (KMPE) dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktifitas (GPPH). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi penyimpangan tumbuh kembang pada anak. Penelitian ini mengguanakan deskriptif kualitatif dengan informan penelitian guru. Pengumpulan data dilakukan melalui  cara observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian adalah sebanyak sepuluh anak hasil rujukan dari guru. Hasil deteksi dini pertumbuhan menunjukkan status gizi dua anak kurus, tujuh anak normal, dan satu anak gemuk. Satu anak kemungkinan mengalami penyimpangan pada area perkembangan, KMPE  enam anak, dan  GPPH tiga anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa rujukan guru terkait permasalahan perkembangan anak mempunyai akurasi yang tinggi dan memerlukan skrining lebih lanjut sebagai awal upaya intervensi.
Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun melalui Pola Asuh Orang Tua Yasinta Maria Fono; Efrida Ita; Veronika Owa Mere
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4838

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana orang tua dapat mendorong anak mereka yang berusia 4 hingga 6 tahun untuk mengembangkan keterampilan bahasa mereka. Studi ini mengkaji dampak gaya pengasuhan pada perkembangan linguistik keturunan mereka antara usia empat dan enam tahun, dan menyarankan cara pengasuh dapat membantu anak-anak mereka berkembang secara linguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan teknik penjodohan Campbell. Teknik pengumpulan data   adalah wawancara dan observasi terhadap orang tua dan anak-anak usia 4-6 tahun yang berbeda. Tahapan metode penelitian yang diusulkan mencakup tahap pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan pola asuh yang tidak tepat akan membawa dampak negatif pada perkembangan bahasa anak, , namun kebanyakan orang tua tidak memahami dampak jangka panjang akibat dari pola asuh yang tidak tepat. Dukungan emosional dan responsif dari orang tua memiliki dampak positif pada perkembangan bahasa anak. Orang tua yang memberikan respons positif pada bahasa anak dan menunjukkan perhatian pada interaksi verbal dengan anak cenderung memiliki anak yang memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik.
Kemampuan Mengenal Angka Anak Usia 4-5 Tahun Khoirotul Ula; Rachma Hasibuan; Umi Anugerah Izzati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4918

Abstract

Tumbuh dan berkembang pada anak usia dini merupakan dua hal penting untuk kita perhatikan, karena pertumbuhan dan perkembangan pada usia dini merupakan masa yang sangat berharga dan tidak dapat terulang kembali. Salah satu dari enam aspek perkembangan tersebut adalah aspek kognitif. Dalam penelitian ini, perkembangan kognitif difokuskan pada keterampilan terutama mengenal angka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan jurnal pagi dalam menumbuhkan kemampuan mengenal angka pada anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Responden dalam penelitian ini merupakan anak usia 4-5 tahun yang berada di kelompok A Taman Kanak-Kanak. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan tiga tahap: Reduksi data, visualisasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah peneliti menemukanberbagai faktor yang melatar belakangi anak belum mengenal angka pada usia 4-5 tahun sehingga guru harus memberikan suatu kegiatan yang menyenangkan
Implementasi Komunikasi Positif dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Gunarti Dwi Lestari; Widodo Widodo; Ali Yusuf; Monica Widyaswari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4896

Abstract

Komunikasi menjadi bagian dari edukasi, termasuk pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Efektivitas pembelajaran PAUD salah satunya dipengaruhi oleh komunikasi yang terjadi pada saat proses. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis temuan penelitian tentang meningkatkan motivasi belajar anak usia dini melalui komunikasi positif dalam proses pembelajaran PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilakukan kepada guru-guru PAUD melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan angket. Analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kalimat yang tepat memiliki pengaruh yang baik pada motivasi belajar anak. Ragam sifat kalimat positif yang mampu menumbuhkan motivasi belajar anak usia dini, yakni: kalimat ajakan, kalimat ajakan disertai penghargaan, kalimat ajakan disertai penegasan, kalimat pembimbingan, kalimat analitik, kalimat kompetitif, dan kalimat perintah. Semua kalimat positif tersebut dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar.
Spiritual Moderation for Early Childhood in Encouraging Tolerance Values Agnes Novianti Permata Sari; Hermanda Ihut Tua Simamora; Melina Agustina Sipahutar; Goklas J Manalu; Epi Phania Napitupulu; Desi Elfriede Panggabean
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4519

Abstract

Religious tolerance supports social peace and brings a better life to the country. Teaching tolerance in early childhood is a challenge for educators. The purpose of this study was to describe changes in the values of religious tolerance in elementary school students. This type of research is a type of qualitative research using a case study design where the researcher participates as an observer. The investigation begins with a documentary analysis of the research material. The next step is to conduct a focus group (FGD). This research resulted in findings that (a) changes in the values of inter-religious tolerance among elementary school (SD) children, especially children aged 6-8 years or grade two, on the basis of all students having the same religion, (2) changes in the values of tolerance between high-value children are taught through integrated learning, (3) while the values of tolerance between children are not specifically taught, values of togetherness such as greeting each other, sharing and supporting the needs of fellow children. taught through group practice. The conclusion of this study is that children quickly become comfortable with each other and form friendships with those who have the same characteristics, such as skin color, face shape, hair type, and even height.
Strategies to Improve Critical Thinking Skills for Children Through the Beyond Center and Circle Time (BCCT) Method Faizatul Widat; Dewi Man Zilatul Hikmah; Zilviyatul Hasanah; Hasan Baharun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4206

Abstract

This study aims to analyze and examine learning strategies in early childhood through the Beyond Center And Circle Time (BCCT) approach in improving critical thinking skills in early childhood. The subject of this research is RA Raudlatul Hasanah Condong Gading Probolinggo. This research uses a qualitative case study-type approach with observation, interview and documentation techniques. The data analysis is carried out circularly, starting with data display, reducing, and concluding. Sources of informants were obtained from school principals, teachers and guardians of students. The results of the study show that in improving critical thinking skills for early childhood at RA Raudlatul Hasanah by adopting the Beyond Center And Circle Time (BCCT) method, which is carried out in the following stages; first problem mapping, a second implementation of Beyond Centre And Circle Time (BCCT), third evaluation and follow-up plan. This research has implications that the BCCT method has a significant influence on improving thinking skills in early childhood, which can be seen when students ask questions, are enthusiastic about participating in teaching and learning activities and are always excited and cheerful in carrying out activities using this method.
Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Diajeng Aulia; Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4056

Abstract

Permainan tradisional yaitu permainan yang mampu diintegrasikan untuk meningkatkan aspek pertumbuhan dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis peran permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini mempergunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur atau kepustakaan. Pemanfaatan search engine dapat memudahkan peneliti dalam mengidentifikasi dan mencari informasi dengan tepat sehingga digunakan untuk kepustakaan digital dalam mendeskripsikan masalah penelitian. Data yang didapatkan bersumber dari hasil penelitian, buku, dan data yang sudah ada, selanjutnya literatur dan hasil tersebut dideskripsikan atau dianalisis kembali. Adapun jumlah literatur yang digunakan yaitu 16. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwasanya permainan tradisional yang ada di setiap daerah berperan penting dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini. Keterkaitan permainan tradisional  terhadap sosial emosional anak usia dini terlihat berdasarkan peningkatan kemampuan interaksi dengan teman sebaya, keterampilan membangun hubungan, keterampilan memecahkan masalah, bersosialisasi, kooperatif menunjukkan rasa percaya diri, membantu teman, dan bekerja sama dengan kelompok.
Penanganan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus dengan Hambatan Speech Delay melalui Model IPTERE di Tarbiyatul Athfal Redite Kurniawan; Choirul Qomariyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penanganan PDBK speech delay. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada pembelajaran dan penanganan PDBK speech delay, wawancara terhadap kepala sekolah, guru, dan orang tua, serta dokumen untuk mengetahui prosedur model penanganan. Model penanganan yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan model IPTERE yang merupakan kepanjangan dari identification, playing, therapy, environment, religious, evaluation (IPTERE). Identifikasi (identification) melalui proses awal dari model penanganan PDBK, proses bermain (playing) yang merupakan proses belajar mengajar, terapi (therapy), sedangkan relijius (religious) adalah nilai-nilai karakter Islami yang ditumbuhkan dan evaluasi (evaluation) menjadi proses akhir dari model penanganan. Dampak dari penanganan IPTERE pada PDBK dengan keterlambatan berbicara adalah peningkatan keterampilan berbahasa reseptif dan produktif pada PDBK speech delay.

Page 9 of 11 | Total Record : 109