cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 118 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 5 (2023)" : 118 Documents clear
Membaca Dunia Anak dengan Bijak: Peran Guru dalam Pembelajaran Cerita Anak Realis Desti Fatin Fauziyyah; Dadang Sunendar; Sumiyadi Sumiyadi; Vismaia Sabariah Damaianti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5248

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis peran guru dalam pembelajaran berbasis cerita anak realis sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini. Metode penelitian kualitatif deskriptif melalui data Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian ini, peran guru sangat penting sebagai motivator, inspirator, dan stimulator. Guru menciptakan pengalaman menyenangkan melalui pemilihan cerita anak realis sesuai dengan usia dan minat anak, menciptakan suasana menyenangkan, serta memperkaya cerita dengan kegiatan tambahan. Guru juga menggunakan pertanyaan terbuka dan memberikan umpan balik. Selain itu, peran guru melibatkan memberikan contoh, menanamkan nilai-nilai karakter yang baik, dan berkontribusi dalam pembentukan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif anak-anak. Guru juga membantu anak-anak mencari solusi terbaik dalam masalah sehari-hari mereka. Dengan demikian, guru tidak sebagai pendidik, pengarah dan pemandu anak-anak melakukan proses pembelajaran yang menyenangkan dan berharga sepanjang hidup mereka.
Play Therapy for Improving Interaction and Communication in Autism: Systematic Review Karina Gading Yustesari; Nur Azizah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4932

Abstract

Early childhood children use a play-based approach to learning, which includes elements of communication and interaction with the environment. Unfortunately, autistic children experience problems interacting and require special treatment. This research is a literature review and uses descriptive analysis techniques. Data was taken based on journals published in 2013–2023. The aim of writing this article is to identify play therapy methods applied by teachers and therapists to improve the development of interaction and communication in autistic children. The research results show that there are eight play therapy types that are applied to young autistic children. Play therapy consists of associative games, games with squishy media, Child-Centered Play Therapy (CCPT), Short Play and Communication Evaluation (SPCE), games with flashcard media, group play, and symbolic games.
Pengembangan Kemampuan Sains Anak melalui Metode Eksperimen di Taman Kanak-Kanak Yeni Astuti; Nurhafizah Nurhafizah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5247

Abstract

Sebagian besar anak di taman kanak-kanak ABA Desa Baru memiliki kemampuan sains yang belum sesuai dengan capaian perkembangan yang harus dimiliki oleh anak berdasarkan usianya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa efektifkah metode eksperimen untuk mengembangkan kemampuan sains anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif yang termasuk dalam kategori quasi eksperiment yakni the nonrandomized control group pretest-posttest control group design yang menggunakan teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada penelitian quasi eksperimental ini terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih menggunakan sampling jenuh dengan jumlah 30 anak. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan kemampuan sains anak dari post-test kelas eksperimen diperoleh nilai rata-ratanya 57,93 sedangkan untuk post-test kelas kontrol diperoleh rata-rata 53,70. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa metode eksperimen lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan sains anak dibandingkan dengan pembelajaran kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Menerapkan metode eksperimen ini memerlukan kesiapan guru untuk mengajarkan materi sains yang akan dikenalkan kepada anak mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan evaluasi kegiatan pembelajaran.
Pencegahan Kekerasan pada Anak Usia Dini melalui Metode Prompts berbasis nilai Religius Asroful Kadafi; Noviyanti Kartika Dewi; Silvia Yula Wardani; Beny Dwi Pratama; Suharni Suharni; Swasti Maharani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4993

Abstract

Kekerasan yang terjadi pada anak dapat mempengaruhi perkembangan anak, baik pada aspek akademik maupun non akademik. Berdasar permasalahan tersebut, maka penting untuk dilakukan upaya pencegahan terjadinya kekerasan pada anak usia dini. Upaya pencegahan dapat diupayakan melalui pendekatan yang tepat dan juga memperhatikan aspek religi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Prompts berbasis nilai religi untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan desain ekperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test design. Hasil penelitian menjukan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang berarti terdapat perbedaan antara nilai pre-test dan post-test atau menunjukan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang kekerasan yang berdampak pada kemampuan siswa untuk menghindari tindakan kekerasan pada dirinya yang Berkembang Sesuai Harapan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pertimbangan pada sekolah lain terutama intervensi untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak maupun penelitian selanjutnya terkait kekerasan pada anak sesuai kebutuhan siswa dan memperhatikan nilai religius. 
Pengaruh Metode Pembelajaran Proyek terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Anak Suci Cahyaningsih; Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5034

Abstract

Salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas anak TK adalah metode pembelajaran, khususnya metode pembelajaran proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: pengaruh metode pembelajaran proyek terhadap kemampuan berpikir kritis anak TK, dan pengaruh metode pembelajaran proyek terhadap kreativitas anak TK. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua anak usia 5-6 Tahun yang terdaftar di 8 TK Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Klaten yang berjumlah 284 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu anggota populasi sebanyak 284 anak dijadikan sampel, sehingga hasil penelitian ini memiliki generalisasi yang tinggi untuk diterapkan pada populasinya. Teknik pengumpulan data  menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) metode pembelajaran proyek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis anak yang ditunjukkan oleh nilai t hitung 30,430 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05; (2) metode pembelajaran proyek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif anak yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 26,632 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Saran untuk guru TK, dapat menggunakan metode pembelajaran proyek untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak.
Comparison of curriculum strategies for the prevention of child sexual abuse (CSA) in developing and developed countries Misselina Madya Gerda
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5323

Abstract

This research is an integrative literature review regarding comparison of curriculum policies in preventing Child Sexual Abuse (CSA) in Developing and Developed Countries. This research focuses on the Child Sexual Abuse (CSA) prevention curriculum. Data collection was obtained from four different databases: Science Direct, SCOPUS, ERIC (Ebscohost) using six different search terms. A total of 77 publications were found. Based on school safety 2, child sexual abuse 19, school-based prevention 29, CSA prevention education 27 publications were included in the data analysis. The findings from this literature study are intended to provide new information to stakeholders in schools regarding the analysis of differences in the implementation of preventive policies by developed and developing countries. The literature study indicates that developed countries are more effective in implementing curriculum policies to prevent sexual violence against early childhood than developing countries, highlighting the influence of resource disparities.
Pengaruh Self Control terhadap Prokrastinasi Akademik Siswa Rahayu Dewany; Nurfarhanah Nurfarhanah; Rezki Hariko; Megaiswari Biran Asnah; Azmi Ade Karina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5310

Abstract

Siswa diwajibkan untuk menyelesaikan tugas akademiknya, namun dalam penyelesaian tugas akademik siswa cenderung mengalami masalah seperti prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self control terhadap prokrastinasi akademik siswa. Jenis penelitian adalah kuanititatif korelasional, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 267 siswa yang diambil melalui proportional Stratified Random Sampling dan proses penarikan sampel diawali dengan mengidentifikasikan populasi berdasarkan kelompok kelas menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat prokrastinasi akademik berada pada kategori sedang atau 47%, tingkat self control yang tinggi atau 58%. Berdasarkan uji korelasi terdapat hubungan antara self control dan prokrastinasi akademik sebebesar 36,7%. Temuan penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam penyusunan program BK untuk membantu siswa menghindari prokrastinasi akademik melalui pelayanan BK
Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Islam Kadar Risman; Rachman Saleh; Aris Susanto; Halid Hanafi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5165

Abstract

Ruang lingkup utama dalam pendidikan anak usia dini dalam Islam adalah pendidikan keimanan, pendidikan akhlak, pendidikan intelektual dan pendidikan psikologi. Syariat Islam sangat memperhatikan fase awal anak usia dini. kebiasaan dan kecenderungan sikap dan karakter kepribadian seorang anak akan terbangun dan bergantung pada fase awal ini. Seperti kecenderungan akankah anak menjadi sosok pribadi pembangun atau penghancur, menjadi sosok disiplin atau pengacau, menjadi sosok yang penuh cinta damai atau suka membenci. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara dalam pendidikan anak usia dini berbasis Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan atau library research dengan pendekatan kualitatif tekstual. Data dikumpulkan secara dokumentasi, selanjutnya  data yang diperoleh dianalisis secara kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini berbasis Islam, dilakukan melalui tiga tahap atau fase yaitu: Pertama, masa pra nikah yaitu fase memilih atau menentukan pasangan hidup atau jodoh; Kedua, masa kehamilan yaitu fase dimana orang tua menjaga dirinya dari hal-hal yang dilarang oleh agama Islam dan ; Ketiga, masa pasca kehamilan (setelah melahirkan) yaitu orang tua harus memberikan keteladanan dan pembiasaan kepada anak-anaknya sejak dini agar tujuan pendidikan agama Islam bagi anak usia dini dapat tercapai.
A Systematic Literature Review on Technology-Based Learning Media in ECE to Face Society 5.0 Era Lisa Nur Maulidia; Suparno Suparno; Umniyah Juman Rosyidah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4997

Abstract

Education is a bridge between society's mastery of technology and the demands of life that are increasingly familiar with the technology. Consequently, it is essential to comprehend the readiness of the education sector, particularly the employed learning media. This study investigates the readiness of technology-based learning media in the field of early childhood education for the era of society 5.0. This study is included in systematic literature review which aims to examine articles with similar topics for review and analysis. Document identification is done by reviewing the title, abstract, and keyword of the article. Temporary, the content analysis study examines the forms and methods, components, and the advantages of media consumption. The results of study resulted in two key findings, namely a summary of the characteristics of the types of technology-based learning media that must be owned so that they are relevant to be applied in the era of society 5.0. Types of learning media that have been successfully synthesized include games, digital storytelling, LMS, augmented reality, and interactive multimedia. While the characteristics that learning media must have to be relevant to Society 5.0 include adaptive, innovative, personalized, flexible, and integrated with various innovative devices such as IoT, AI, and big data. Practical recommendations that can be used are efforts to continue upgrading skills, especially those related to technology and prioritizing elements of children's fun, attractiveness, and increasing opportunities for children to interact with technology in learning activities.
Studi Kualitatif Peran Mediasi Orang Tua dalam Penggunaan Gadget pada Generasi Alpha Pasca Pandemi Rintulebda Anggung Kaloka; Irawati Sri Wulandari; Rukti Rumekar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4510

Abstract

Pandemi Covid -19 memberikan dampak yang besar, tidak hanya dari segi kesehatan namun hingga ke ranah pendidikan bahkan hingga bagaimana anak mengonsumsi gadget.  Orang tua memiliki faktor penting dalam menentukan kebijakan penggunaan smartphone oleh anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mediasi orang tua dalam penggunaan gadget pada anak generasi alpha pasca pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap 8 pasang orang tua dan 2 orang single parent yang memiliki anak generasi alpha dengan profesi beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua merenapkan mediasi aktif namun juga restriktif, aktif berdiskusi namun juga memberikan pembatasan. Perkembangan mediasi orang tua seharusnya tidak lagi harus melihat apakah mediasi yang dilakukan aktif, coviewing/co-playing, permissive ataupun restriktif, namun harus melihat tujuan akhir dari mediasi ini. Mediasi orang tua merupakan sebuah proses interaksi orang tua sebagai gatekeeping informasi yang diperoleh anak. Proses ini bisa bergerak dari aktif, coviewing, permisif hingga restriktif. Sehingga pola mediasi bisa dikatakan dapat berubah berdasarkan pada dampak dari mediasi pada perilaku anak, umur anak yang makin dewasa dan hubungan antara orang tua-anak. 

Page 3 of 12 | Total Record : 118