cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 60 Documents
Search results for , issue "vol. 10 no. 3 (2026)" : 60 Documents clear
Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris Anak Usia Prasekolah di Papua Real Tomas; Marselina Ponglimbong
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8137

Abstract

Generasi penerus bangsa sangat memerlukan keterampilan bahasa Inggris untuk mengakses peluang masa depan yang lebih besar di era globalisasi ini. Pendidikan berperan penting untuk memperkenalkan bahasa Inggris lewat seluruh aktivitas pembelajaran sejak usia prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model manajemen pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia prasekolah yang digunakan di sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura. Metode penelitian kualitatif dengan studi multi kasus digunakan peneliti untuk mengungkap fenomena yang menjadi keunikan dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan, studi dokumentasi, dan observasi untuk memperkuat hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia prasekolah dilaksanakan sesuai dengan fungsi dasar manajemen yang terdiri dari perencanaan pembelajaran, implementasi pembelajaran, dan evaluasi hasil pembelajaran. Model manajemen pembelajaran bahasa Inggris yang diterapkan oleh sekolah memiliki kelebihan yang menjadi ciri khas dari pengelolaan sekolah. Kekurangan yang ditemukan peneliti menjadi bahan evaluasi bagi stakeholder terkait dalam merumuskan strategi yang mumpuni untuk manajemen pembelajaran yang akan terus dilaksanakan di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi sekolah dan semua stakeholder terkait dalam membangun sinergitas pengelolaan pendidikan di jenjang PAUD, khususnya di Kawasan Indonesia Timur dan Indonesia pada umumnya.
Evaluasi Komprehensif Mutu Program Pembelajaran Digital PAUD Menggunakan Model CIPP Betty Irawati Simatupang; Hamid Patilima; Apriyansyah Apriyansyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8195

Abstract

Meningkatnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAUD belum diikuti dengan evaluasi mutu program yang komprehensif dan sistematis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi secara komprehensif mutu pelaksanaan program pembelajaran digital PAUD yang dilakukan dengan pendekatan evaluasi CIPP, yakni menilai aspek konteks, input, proses, serta produk. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang melibatkan kepala satuan PAUD, guru, dan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aspek konteks program relevan dengan kebutuhan perkembangan anak dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Pada aspek input, sarana dan kompetensi guru tergolong memadai, namun masih memerlukan penguatan pelatihan serta standar operasional. Pada aspek proses, integrasi digital telah berlangsung dalam pembelajaran berbasis bermain, meskipun dokumentasi dan konsistensi implementasinya perlu ditingkatkan. Pada aspek produk, program ini berkontribusi terhadap minat belajar dan literasi awal anak. Evaluasi ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat mutu dan keberlanjutan program secara sistematis.
Ethnomathematics in Culinary Practices: Getuk Pisang as Mathematical Learning Medium for Early Childhood Shelline Eviani Shirly; Suharti Suharti; Kartika Rinakit Adhe
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8383

Abstract

This qualitative ethnographic study explores ethnomathematics within the local culinary tradition of Getuk Pisang as a learning medium for children aged 4–7 in Kediri. The study involves five participants: two children aged 4, two aged 5, and one aged 7. All participants, except the 7-year-old child who assists their parents in selling, are enrolled in early childhood education (PAUD). The research is motivated by the limited integration between formal mathematics and children’s concrete cultural experiences. Data were collected through observations and interviews with parents and analyzed using the interactive model of Miles et al. The findings identify mathematical concepts embedded in Getuk Pisang, including geometry, non-standard measurement, number sense, and seriation. Children demonstrate an intuitive understanding of these concepts through contextual interaction. The study suggests that local culinary traditions can serve as effective learning media to reduce mathematics anxiety and enhance cognitive engagement.
Implementasi Inovasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Karakter dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Dewi Pusparini; Barrotul Kamilia; Maulida Hidayati; Lin Istianah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8220

Abstract

Pembelajaran anak usia dini memerlukan pendekatan yang tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga mengintegrasikan pendidikan karakter secara bermakna dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan media pembelajaran interaktif berbasis kegiatan bermain clay dalam mendukung penguatan karakter anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan kepala sekolah dan guru, serta telaah dokumentasi perencanaan, pelaksanaan, dan hasil karya anak. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain clay mampu meningkatkan keterlibatan aktif anak, mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik halus, serta memfasilitasi internalisasi nilai tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, kesabaran, dan ketekunan melalui pembiasaan dan keteladanan guru. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi sistematis nilai karakter dalam penggunaan clay sebagai media interaktif, bukan sekadar sebagai sarana stimulasi motorik atau kreativitas. Temuan ini memberikan implikasi bahwa media berbasis aktivitas konkret dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat pendidikan karakter di PAUD.
Korelasi Status Gizi dengan Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun: Pendekatan Studi Observasional di Komunitas Pesisir Agustin Lilawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8287

Abstract

Usia 4–5 tahun merupakan fase golden age yang sangat menentukan perkembangan kognitif anak. Status gizi menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan struktur dan fungsi otak, di mana kekurangan gizi dapat menyebabkan keterlambatan kognitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara status gizi dan perkembangan kognitif anak usia 4–5 tahun pada komunitas pesisir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 25 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur melalui antropometri berdasarkan Z-score WHO, sedangkan perkembangan kognitif dinilai menggunakan instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan korelasi Spearman (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64% anak memiliki status gizi normal dan 60% berada pada kategori perkembangan kognitif sesuai. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dan perkembangan kognitif (p = 0,028) dengan kekuatan korelasi sedang (ρ = 0,54). Disimpulkan bahwa status gizi berkontribusi signifikan terhadap perkembangan kognitif anak pada komunitas pesisir..
Implementasi Model Habituasi Etika Lingkungan Berbasis Budaya Jawa pada Anak Usia Dini Ike Anggorowati; Nelva Rolina; Prayitno Prayitno; Rusnoto Susanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8292

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman karakter peduli lingkungan sejak usia dini, yang tidak cukup hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Nilai-nilai budaya Jawa seperti keselarasan dengan alam, tata krama (unggah-ungguh), serta prinsip hidup rukun dan seimbang menjadi dasar yang relevan dalam membangun etika lingkungan. Mencermati fenomena sosial dewasa ini telah mengalami degradasi moral dan penurunan identitas budaya yang disebabkan oleh derasnya arus digitalisasi pada anak usia dini menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan melakukan konstruksi perilaku sebagai upaya pembentukan kebiasaan etika lingkungan pada anak usia dini melalui pendekatan yang berlandaskan budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam konteks pembelajaran pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembiasaan etika lingkungan dapat berkembang secara optimal melalui pengintegrasian nilai budaya Jawa dalam aktivitas rutin, keteladanan pendidik, pemanfaatan simbol dan cerita lokal, serta praktik nyata seperti menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan menggunakan sumber daya secara bijak. Proses pembiasaan berkontribusi positif terhadap proses kognisi, afeksi, dan psikomotorik siswa melalui model keteladanan guru dengan sikap asah, asih, dan asuh. Kata kunci: pembiasaan etika lingkungan, budaya Jawa, anak usia dini, pendidikan karakter.
Penerapan Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk Mengembangkan Kemampuan Kognitif dan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Cucu Atikah; Isma Patonah; Tri Sayekti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana penerapan model pembelajaran PjBL dapat membantu mengembangkan kemampuan kognitif dan bahasa anak usia 5–6 tahun di TK Bhakti 2 Sirih. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif naturalistik. Subjek penelitian meliputi guru serta anak-anak Kelompok B di TK Bhakti 2 Sirih. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PjBL yang mencakup tahapan permulaan, tahap pengembangan, hingga tahap penyimpulan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan secara terencana dan sesuai dengan tahap perkembangan anak terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan bahasa anak usia dini. Model pembelajaran PjBL ini merupakan kegiatan nyata untuk menyelesaikan permasalahan atau menghasilkan suatu produk, memberikan pengalaman secara langsung, belajar yang relevan dengan kehidupan anak, mendorong kerja sama, serta melibatkan anak secara aktif, sehingga mampu merangsang pemikiran kritis, kemampuan bernalar, dan memperkaya kosakata serta kemampuan berbahasa anak. Model pembelajaran PjBL dapat dikategorikan sangat baik dalam meningkatkan aspek kognitif dan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Bhakti 2 Sirih.
Representasi Keluarga dalam Buku Cerita Bergambar: Konstruksi Makna dan Resepsi Afektif Anak Ibu Tunggal Anindita Putri; Riama Maslan Sihombing
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8307

Abstract

Di tengah tren peningkatan keluarga ibu tunggal yang fluktuatif secara nasional, literatur anak saat ini masih didominasi oleh narasi keluarga nuklir yang terjebak dalam fenomena pseudo-monoparentalitas serta pengaburan realitas keluarga nontradisional. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam konstruksi makna visual serta resepsi afektif anak ibu tunggal terhadap representasi keberagaman keluarga melalui studi kasus kualitatif pada dua subjek berusia enam dan tujuh tahun. Dengan mengintegrasikan analisis wacana multimodal dan analisis resepsi mikro, penelitian ini mengungkap adanya hegemoni normativitas biparental yang sangat kuat meski figur ibu ditonjolkan secara dominan dalam berbagai ilustrasi buku cerita. Temuan utama menunjukkan fenomena affective avoidance, di mana anak mampu menginternalisasi narasi kasih sayang ibu, tetapi menunjukkan resistensi emosional yang signifikan terhadap visualisasi yang merefleksikan trauma kehilangan atau ketiadaan figur ayah secara jujur. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi penting pada pemahaman mengenai beban realisme dan mekanisme pertahanan diri psikologis anak terhadap representasi visual yang berpotensi memicu duka atau trauma emosional pribadi. Secara praktis, hasil riset ini merekomendasikan reorientasi strategi desain buku cerita sebagai instrumen validasi sosial dan ruang komunikasi aman bagi keluarga nontradisional guna memitigasi risiko alienasi emosional pada anak usia dini.
Pengaruh Media Pop Up Book terhadap Pemahaman Siswa tentang Bencana Banjir dan Longsor Adiyatma Adiyatma; Maya Agustina; Marhamah Marhamah; Tuti Hidayati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8310

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap materi kebencanaan, khususnya banjir dan longsor, disebabkan oleh dominasi pembelajaran konvensional dan kurangnya penggunaan media visual interaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan media Pop Up Book dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental yang melibatkan kelas eksperimen dan kontrol pada 48 siswa kelas V MIN 3 Aceh Barat. Data dikumpulkan melalui pretest–posttest, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan N-Gain dan uji Paired Sample t-Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dari 60,2 menjadi 79,6 dengan N-Gain 0,50 (kategori sedang) dan signifikansi 0,000 (<0,05). Observasi mencapai 82,4% (sangat baik). Temuan ini menunjukkan bahwa Pop Up Book efektif serta berimplikasi sebagai media inovatif untuk meningkatkan pembelajaran kebencanaan di sekolah dasar.
Implementasi Storytelling Berbasis Buku Cerita pada Anak Speech Delay Usia 5–6 Tahun Aulia Novita Sari; Hasbi Sjamsir; Adharina Dian Pertiwi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8322

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini, namun masih ditemukan anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay) sehingga mengalami kesulitan dalam mengekspresikan gagasan dan berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi storytelling berbasis buku cerita dalam mendukung perkembangan kemampuan berbicara anak speech delay usia 5–6 tahun di TK YPPSB Sangatta Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan subjek sebanyak lima anak yang teridentifikasi mengalami speech delay. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi storytelling berbasis buku cerita yang dilakukan melalui tahap pra-bercerita, saat bercerita, dan pasca-bercerita mampu meningkatkan kemampuan berbicara anak. Peningkatan tersebut meliputi penguasaan kosakata, kejelasan artikulasi, serta kemampuan menyusun kalimat sederhana. Kegiatan storytelling juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi. Storytelling berbasis buku cerita dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak speech delay.