cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Wild Animals Flashcard-Based AR as an Early Reading Game for Young Children Dian Ramadhani Padwika; Sri Sumarni; Windi Dwi Andika; Zahra Alwi; Muhammad Arry Erpapalemlah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4164

Abstract

Wild animal material has been introduced by teachers and parents only in the traditional. Early reading can be challenging since it might be difficult to recognize new words. Technology has been used to this issue in the form of flashcard with augmented reality (AR). This study aims to develop a flashcard material for wild animals based on augmented reality for children aged (5-6) years in Kayu Agung which has been tested for validity and practicality. The research method used in this research was Research Development (RD) research. The research procedure was Rowntree and formative evaluation Tessmer. The formative evaluation stage of Tessmer consisted of self-evaluation, expert review, one-to-one evaluation, and small group evaluation. The results showed the wild animals flashcard-based AR was developed had met the valid and practical criteria and was suitable to children aged (5-6) as an early reading game years in Kayu Agung
Peran Guru dan Orang Tua dalam Pembiasaan Makan Makanan Sehat pada Anak Usia Dini Tri Endang Jatmikowati; Kristi Nuraini; Dyah Retno Winarti; Asti Bhawika Adwitiya
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3223

Abstract

Pemahaman anak tentang makanan sehat dan bergizi perlu mendapat dukungan dari guru dan orang tua. Penelitian terhadap siswa kelompok B3 TK ABA 4 Mangli, Kaliwates Kabupaten Jember yang dilaksanakan  pada Juni 2019 bertujuan mengetahui peran guru dan orangtua dalam mengenalkan makanan sehat gizi seimbang pada anak. Pendekatan diskriptif kualitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan metode pengumpulan data melalui observasi, dan wawancara. Data berupa diskripsi aktivitas siswa, dan hasil wawancara dengan guru dan wali murid. Hasil penelitian menunjukan ada sejumlah siswa yang membawa bekal bukan makanan sehat. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan pemahaman tentang pentingnya makanan sehat dan bergizi  kepada anak secara klasikal yang mana hal tersebut disambut baik oleh orang tua.  Ini terbukti dengan adanya menu bekal siswa yang lebih sehat dan bervariasi. Peran guru dan dukungan orang tua melalui pembiasaan makan makanan sehat gizi seimbang dalam penyediaan menu sehari-hari ataupun bekal siswa ke sekolah merupakan upaya nyata guna peningkatan pemahaman siswa.
Analisis Implementasi Mandiri Belajar pada Kurikulum Merdeka di Taman Kanak-kanak Ad Dieni Maulana Rizka; joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3429

Abstract

Salah satu model implementasi kurikulum merdeka yaitu dengan menggunakan kurikulum merdeka mandiri belajar. Kurikulum tersebut menggunakan gabungan dari kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka sebagai acuan belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis implementasi mandiri belajar pada kurikulum merdeka di TK ABA Ngabean 2. Metode yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskrtiptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisa pembelajaran Lesson Study dengan tiga tahapan, yaitu plan (perencanaan), do (pelaksanaan), dan see (refleksi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di TK ABA Ngabean 2 dilakukan dengan melakukan perencanaan hingga refleksi dan didukung dengan program inovasi serta muncul perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan kurikulum merdeka. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat alur implementasi mandiri belajar dalam kurikulum merdeka yang memberikan dampak bagi lembaga pendidikan khususnya pada sistem pembelajaran.
The Effect of Role Playing Methods on Social-emotional Development in Preschool Children Marthalisa Wirahandayani; Windy Rakhmawati; Ema Arum Rukmasari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3626

Abstract

Problems that are often experienced by preschool-age children include maladjustment, egocentric, aggressiveness, anxiety, and tend to withdraw from society so that it can cause behavioral problems that reduce social-emotional development. If this problem is not addressed immediately, it can have a negative impact on the health and behavior of children in adulthood. Provision of effective role playing encourages social emotional development of children where through fun playing activities, children get rich experiences so that they can improve social emotional development. This study aims to conduct a literature review review related to the influence of the role playing method on the social emotional development of preschool-aged children. The method used is SLR (Systematic Literature Review). Data collection was carried out by identifying, screening, eligibility, and inclusion stages. A total of 15 articles used in this study were obtained from the PubMed, Ebsco, Sage, and Science Direct databases. The results show that role play affects children's social emotional development. The role playing method can be the right solution for educators and parents in improving children's better social emotional development
Pengaruh Media Flashcard Berbasis Digital terhadap Kemampuan Membaca Awal Anak Usia 5-6 Tahun Yusuf Maronta; Joko Sutarto; Barokah Isdaryanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4152

Abstract

Aspek bahasa sebagai salah satu luaran dalam layanan pendidikan di satuan PAUD menjadi penting diperhatikan untuk mengawal tumbuh kembang anak. Kenyataannya, aspek ini masih minim tersentuh khususnya untuk kemampuan membaca awal.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard berbasis digital terhadap kemampuan membaca awal anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Hasil yang ditemukan bahwa pada kelas eksperimen persentasenya lebih tinggi dari yang kelas kontrol. Terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media flashcard berbasis digital terhadap kemampuan membaca awal anak usia 5-6 tahun kelompok B. Maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata skor penilaian kemampuan membaca awal anak antara kelas yang menggunakan media flashcard berbasis digital dan kelas yang menggunakan media konvensional. Hal utama meningkatnya kemampuan membaca awal anak karena sajian pembelajaran dengan menggunakan media flashcard berbasis digital dapat menarik semangat anak untuk belajar
Model Experiential Learning untuk Mengembangkan Karakter Kewirausahaan Berbasis Budaya Lokal pada Anak Muhammad Hasan; Nur Arisah; Muhammad Dinar; Rahmatullah Rahmatullah; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3884

Abstract

Experiential learning dapat digunakan dalam pendidikan anak usia dini melalui kegiatan bermain yang menarik, nyaman, aman, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model experiential learning pada anak usia dini sebagai upaya untuk mengembangkan karakter kewirausahaan berbasis budaya lokal. Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Informan penelitian adalah guru pendidikan anak usia dini yang berjumlah 4 orang dan peserta didik pada jenjang anak usia dini yang berjumlah 43 peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi experiential learning berbasis budaya lokal melalui permainan tradisional congklak dapat membentuk karakter kewirausahaan. Implikasi penelitian ini adalah karakter kewirausahaan dapat dibangun sejak usia dini melalui pengalaman langsung yang dialami oleh anak
Deteksi Dini Buta Warna pada Anak dengan Mainan Color Vision Busy book Rahmawan Dwi Prasetya; Salsabillah Salsabillah; Endro Tri Susanto; Nor Jayadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2496

Abstract

Perancangan mainan Color Vision Busy book ini bertujuan menghasilkan desain mainan anak yang dapat memudahkan orangtua dan guru dalam mendeteksi dini atau menemukan indikasi buta warna pada anak usia 3-6 tahun melalui pendekatan permainan. Metode perancangan yang digunakan adalah Design Thinking Method oleh Sheila Pontis berdasarkan Stanford Design School 2010. Metode ini memiliki enam tahapan yakni understand, empathise, define, ideate, prototype, dan test. Konsep perancangan konten serta sistem bermain, menghindari meminta anak untuk mengidentifikasi warna dan menyebutkan angka, karena  hal tersebut membutuhkan keterampilan verbal atau kognitif yang lebih maju. Permainan color vision busy book mangarahkan anak untuk mencocokkan, mencari kesamaan, dan mengelompokan sesuai warna serasi. Berdasarkan hasil uji coba produk mainan terhadap anak usia 3-6 tahun dengan kondisi penglihatan normal dan orang dewasa dengan kondisi penglihatan buta warna merah-hijau, diketahui bahwa produk mainan Color Vision Busy book dapat mendeteksi buta warna merah-hijau dan sesuai dengan kemampuan anak usia 3-6 tahun
Analisis Pengembangan Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia Dini Asni Karlina Sanenek; Nurhafizah Nurhafizah; Dadan Suryana; Nenny Mahyuddin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4177

Abstract

Pemahaman pentingnya kemampuan motorik halus untuk perkembangan anak usia dini telah mengalami peningkatan namun tidak setiap orang tahu bagaimana cara untuk mengoptimalkannya. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang dapat mempengaruhi pengembangan kemampuan motorik halus anak usia dini.  Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Pendekatan ini dipilih karena data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menentukan kata kunci yang kemudian dicari melalui database ilmiah. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan pendekatan tema. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan motorik halus dilakukan dengan memperhatikan strategi kemampuan hidup dari Montenssori, memperhatikan fleksibilitas media, memilih metode yang dapat melibatkan anak secara langsung, mengamati perkembangan anak secara individu dan kelompok, dan dukungan dari orang dewasa. Implikasi hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi guru prasekolah dan orang tua untuk mengoptimalkan kemampuan motorik halus anak
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah Anak Usia Dini Ike Nur Cahyanti; Sri Katoningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3925

Abstract

Penguasaan bahasa anak usia usia dini dapat bervariasi terutama saat mengenal huruf hijaiyah sebagai huruf Arab yang dipergunakan Indonesia menjadi bahasa kedua. Pemahaman huruf hijaiyah melalui metode iqro’ oleh guru terhadap anak usia dini di TK Al Huda Laweyan Surakarta. Riset berikut dijalankan berbentuk riset kualitatif yang sifatnya deskriptif. Tujuan riset berikut ialah guna mendapatkan data perihal kapabilitas dalam mengenali huruf hijaiyah anak usia dini lewat pembelajaran Iqro yang tengah dilangsungkan serta peranan orang tua dalam mendukung pemahaman bahasa lewat metode pembelajaran tersebut. Implementasi metode iqro' pengajar ketika pengenalan huruf hijaiyah terhadap anak usia dini terdiri dari anak melafalkan ataupun membaca huruf hijaiyah satu per satu di bawah bimbingan pengajar memakai buku iqro.
Partisipasi Orang Tua Milenial dalam Aspek Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Rani Darojah; Sri sugiharti; Urip Tri Wijayanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3411

Abstract

Generasi Milenial untuk konteks perspektif perkembangan sosial anak usia dini adalah mereka dengan karakteristik tersendiri  yaitu orang tua (ibu atau ayah) lahir pada tahun 1980 hingga 2000 an mempunyai anak balita dan anak yang akan memasuki usia sekolah.   Tujuan penelitian mendapatkan informasi tentang peran orang tua milenial dalam pengasuhan aspek perkembangan sosial  anak  usia dini di Provinsi Jawa Tengah. Pendekatan yang digunakan deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan, menganalisis, dan menjelaskan orang tua millennial dalam aspek perkembangan sosial anak usia dini. Data yang dipakai  berasal dari Survey Kinerja Akuntabilitas  Program BKKBN tahun 2019.  Novelty  penelitian pengasuhan orang tua Milenial dalam perkembangan sosial anak dengan cara disekolahkan dalam paud/play group/day care  sebesar 62.6 persen , anak  diajak bersosialisasi sebesar 74.7 persen sedangkan  bermain dengan teman sebaya sebesar 91.6 Persen.  Aspek perkembangan sosial lainnya  untuk anak dikursuskan 10.9 persen dan anak diikutkan lomba sebesar 20 persen