cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Anak-Anak dalam Utopia Neoliberalisme: Kritik atas Paradigma Kurikulum Merdeka pada PAUD Khairul Huda; Muhammad Takbir
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4059

Abstract

Pengaruh neoliberalisme pada pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah berlangsung sejak lama. Penelitian ini berupaya untuk menelaah secara kritis paradigma kurikulum merdeka belajar PAUD. Studi ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menjadikan naskah kebijakan dan buku panduan kurikulum merdeka PAUD sebagai sumber data primer. Sedangkan sumber sekundernya berupa penelitian terdahulu yang relevan. Data-data tersebut selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis isi. Kurikulum merdeka belajar PAUD diimplementasikan lewat pembelajaran berbasis projek (bermain bermakna) yang terbatas pada tema tertentu. Penelitian ini berargumen bahwa pembatasan tema-tema pembelajaran, secara tersirat menjadi penanda bahwa bermain bermakna dalam konsepsi kurikulum merdeka pada PAUD masih mengandaikan anak dalam kepengaturan diri. Alih-alih memberikan kemerdekaan dan kebebasan kepada anak dalam proses belajar dan bermain di lingkungannya, namun cara pandang seperti ini justru kental dengan pengaturan diri yang pada akhirnya malah mengokohkan wacana neoliberal pada PAUD. Padahal, anak-anak dalam melihat semua hal sebagai peluang untuk bermain dan mereka akan bermain hampir di mana saja dengan siapa pun mereka bermain.
Pembelajaran Metode Proyek Kurikulum Merdeka Sebagai Strategi Pembentukan Kemandirian Anak Siti Wahyuningsih; Upik Elok Endang Rasmani; Bambang Winarji; Jumiatmoko Jumiatmoko; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4785

Abstract

Kemandirian merupakan kondisi dimana seorang individu dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Sikap ini perlu ditanamkan kepada semua orang tak terkecuali anak usia dini. Masa ini merupakan masa pondasi anak untuk menerima stimulasi dari luar sebagai bekal menghadapi kesulitan dimasa mendatang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk membentuk perilaku kemandirian anak sesuai dengan kurikulum merdeka yaitu melalui kegiatan metode proyek. Fakta dilapangan didapat kurangnya kemampuan kemandirian anak didalam kelas ditunjukkan dengan anak belum berani dalam mengungkapkan pendapat maupun melakukan perintah guru pada saat pembelajaran didalam kelas. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran metode proyek dapat menjadi salah satu strategi dalam membentuk kemandirian anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder dengan analisis Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode proyek menjadi strategi yang mudah dilaksanakan bagi guru dalam membentuk kemandirian anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran yang kreatif, dan menyenangkan bagi anak didalam kelas.
Strategi Peningkatan Motorik untuk Menstimulus Motorik Anak Usia Dini melalui Pendekatan Aktivitas Luar Ruangan Hilmy Aliriad; Mohamad Da'i; Adi S; Rohmad Apriyanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4149

Abstract

Perkembangan gerak pada anak usia dini sangat penting untuk memastikan kemampuan motorik yang baik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui strategi aktivitas di luar ruangan terhadap perkembangan gerak anak usia dini dan bagaimana menyusun aktivitas yang tepat di luar ruangan untuk meningkatkan kemampuan motorik anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah aktivitas di luar ruangan dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini, serta bagaimana cara menyusun aktivitas yang tepat di luar ruangan untuk membantu anak-anak mengembangkan kemampuan geraknya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik random sampling. Pengumpulan data berupa test dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian menggunakan analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menyatakan bahwa program latihan yang tepat untuk menstimulus motorik anak usia dini adalah program yang mencakup aktivitas fisik seperti berjalan, lari, melompat, mendorong atau menarik, mengendalikan bola, memanjat tangga, merangkak, berdiri tanpa dukungan, mengambil benda dengan jari-jari, meningkatkan daya tahan fisik.
Pengaruh Metode Pembelajaran Proyek terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Anak Suci Cahyaningsih; Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5034

Abstract

Salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas anak TK adalah metode pembelajaran, khususnya metode pembelajaran proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: pengaruh metode pembelajaran proyek terhadap kemampuan berpikir kritis anak TK, dan pengaruh metode pembelajaran proyek terhadap kreativitas anak TK. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua anak usia 5-6 Tahun yang terdaftar di 8 TK Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Klaten yang berjumlah 284 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu anggota populasi sebanyak 284 anak dijadikan sampel, sehingga hasil penelitian ini memiliki generalisasi yang tinggi untuk diterapkan pada populasinya. Teknik pengumpulan data  menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) metode pembelajaran proyek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis anak yang ditunjukkan oleh nilai t hitung 30,430 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05; (2) metode pembelajaran proyek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif anak yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 26,632 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Saran untuk guru TK, dapat menggunakan metode pembelajaran proyek untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak.
Analisis Profil Kompetensi Guru TK Bersertifikat di Wilayah Jabodetabek Nila Fitria; Fidesrinur Fidesrinur; Zirmansyah Zirmansyah; Astri Lestari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4011

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memetakan dan menganalisis kompetensi guru-guru TK bersertifikat. Adapun tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi pengembangan kompetensi guru (BASIRU) dimana guru akan mengetahui kompetensi apa yang akan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian survey deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah guru TK bersertifikat se-Jabodetabek. Responden pada penelitian ini sebanyak 70 responden dan dilakukan mulai Maret – November 2022. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket. Guru yang bersertifikasi memiliki lebih berkompetensi dibandingkan dengan guru yang tidak bersertifikasi. Dari hasil temuan penelitian bahwa berdasarkan empat kompetensi guru ditemukan kompetensi pendagogik guru bersertifikat lebih tinggi dibandingkan dengan kompetensi guru yang tidak bersertifikat. Perbedaan kompetensi pedagogic signifikan secara statistic karena p .05 bahwa faktor yang membedakan antara guru yang tersertifikasi dan yang tidak tersertifikasi terletak pada kompetensi pedagogic, dimana kompetensi pedagogic guru yang tersertifikasi lebih baik dibandingkan dengan guru yang tidak tersertifikasi. 
Comparison of curriculum strategies for the prevention of child sexual abuse (CSA) in developing and developed countries Misselina Madya Gerda
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5323

Abstract

This research is an integrative literature review regarding comparison of curriculum policies in preventing Child Sexual Abuse (CSA) in Developing and Developed Countries. This research focuses on the Child Sexual Abuse (CSA) prevention curriculum. Data collection was obtained from four different databases: Science Direct, SCOPUS, ERIC (Ebscohost) using six different search terms. A total of 77 publications were found. Based on school safety 2, child sexual abuse 19, school-based prevention 29, CSA prevention education 27 publications were included in the data analysis. The findings from this literature study are intended to provide new information to stakeholders in schools regarding the analysis of differences in the implementation of preventive policies by developed and developing countries. The literature study indicates that developed countries are more effective in implementing curriculum policies to prevent sexual violence against early childhood than developing countries, highlighting the influence of resource disparities.
Tren dan Pengembangan Keterampilan Berpikir Komputasional Anak Usia Dini pada Abad 21: Perspektif Teoretis Mumun Mulyati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4005

Abstract

Computational Thinking (CT) sedang menjadi tren yang perlu dikembangkan sejak dini pada abad ke-21. Cara paling efisien untuk membuat anak memperoleh keterampilan ini dengan memasukkan CT ke dalam pendidikan K-12 atau kurikulum PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir komputasional pada anak usia dini dilihat dari perspektif teori. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Temuan menunjukkan masih banyaknya terjadi kesalahpahaman dalam mendefinisikan keterampilan CT. Kurangnya pengetahuan tentang CT adalah tantangan terbesar bagi sebagian besar guru anak usia dini mengidentifikasi secara akurat dalam proses pembelajaran anak sehingga masih sulit untuk diimplementasikan dalam PAUD. Hasil temuan juga menyimpulkan secara sederhana keterampilan CT adalah pemikiran logis, pemecahan masalah, penggunaan algoritme, pengkodean/pemrograman. Rekomendasi yang disampaikan adalah bukti empiris tentang keterampilan CT harus dipelajari, dikuasai dan dipahami terlebih dahulu ketika merancang pengalaman belajar yang efektif bagi guru PAUD dan calon guru. 
Pengembangan Video Animasi Self Awareness Anak dalam Menghadapi Bencana Kabut Asap Harlina Ramelan; Farida Mayar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4536

Abstract

Salah satu kelompok korban bencana sebagian besar anak-anak, dikarenakan anak tidak mengetahui tentang bencana kabut asap, rendahnya self awareness bertindak melindungi diri, tidak mampu membedakan situasi berbahaya serta minimnya pemahaman tentang langkah menyelamatkan diri saat bencana kabut asap. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan self awareness untuk siap siaga bencana. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video animasi untuk meningkatkan self awareness anak dalam menghadapi bencana kabut asap. Penelitian ini menggunakan Research and Development dari Borg and Gall, Gall yang dimodifikasi sesuai kebutuhan sampai sembilan tahapan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar observasi dan angket respon guru. Berdasarkan hasil uji validasi video animasi dikategorikan sangat valid. Berdasarkan hasil uji N-Gain dan uji paired sample t-test video animasi efektif untuk meningkatkan self awareness anak dalam kategori tinggi dan secara signifikan. Hasil video animasi bisa digunakan sebagai media pembelajaran berbasis teknologi di TK dalam rangka meningkatkan self awareness anak menghadapi bencana.
Pendidikan Karakter di Masa Pandemi Covid 19: Tindakan Orang Tua dan Guru PAUD Dwi Haryanti; Rada Rada; Noblana Adib
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3653

Abstract

Pengalaman negara Indonesia saat terjadinya pandemi covid-19 menjadikan seluruh sektor mengalami dampak tersebut, yang termasuk ke dalamnya sektor pendidikan. Hal ini menjadikan perubahan juga terhadap karakter anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tindakan orang tua dalam mendidik karakter anak karena sekolah menerapkan pembelajaran daring, mengetahui dan mendeskripsikan tindakan guru dalam mendidik karakter anak pada masa pandemi dengan pembelajaran daring. Hasil penelitian dalam penelitian ini mendeskripsikan bahwa pendidikan karakter anak tidak hanya dilaksanakan oleh guru, tetapi orang tua juga memiliki tugas utama untuk melaksanakan pendidikan karakter anak di rumah. Dalam pelaksanaan pendidikan karakter, orang tua dan guru adalah model yang akan ditiru dan diteladani. Anak akan meniru tingkah laku maupun ucapan model tersebut. Penanaman sikap terpuji tidak bisa dilaksanakan dalam waktu singkat, dibutuhkan adanya kontinuitas melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, dan penguatan pada anak sejak dini setiap kali menunjukkan perilaku atau sikap-sikap terpuji.
Pengaruh Self Control terhadap Prokrastinasi Akademik Siswa Rahayu Dewany; Nurfarhanah Nurfarhanah; Rezki Hariko; Megaiswari Biran Asnah; Azmi Ade Karina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5310

Abstract

Siswa diwajibkan untuk menyelesaikan tugas akademiknya, namun dalam penyelesaian tugas akademik siswa cenderung mengalami masalah seperti prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self control terhadap prokrastinasi akademik siswa. Jenis penelitian adalah kuanititatif korelasional, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 267 siswa yang diambil melalui proportional Stratified Random Sampling dan proses penarikan sampel diawali dengan mengidentifikasikan populasi berdasarkan kelompok kelas menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat prokrastinasi akademik berada pada kategori sedang atau 47%, tingkat self control yang tinggi atau 58%. Berdasarkan uji korelasi terdapat hubungan antara self control dan prokrastinasi akademik sebebesar 36,7%. Temuan penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam penyusunan program BK untuk membantu siswa menghindari prokrastinasi akademik melalui pelayanan BK