cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,886 Documents
Furnitur Pintar Modular untuk Stimulasi Kemandirian dan Interaksi Sosial Anak Prasekolah Saraswati Ayu Indhiraswari; Wulan Patria Saroinsong; Kartika Rinakit Adhe; Mohammad Syahidul Haq; Nurul Istiq'faroh
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan fitur pintar modular pada furnitur PAUD sebagai upaya stimulasi kemandirian dan interaksi sosial anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur terhadap standar perkembangan anak, kurikulum, serta teknologi sederhana. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yaitu mengidentifikasi kendala di kelas, merancang fitur furnitur, dan menyusun contoh penerapannya dalam kegiatan belajar. Hasil kajian konseptual menunjukkan bahwa furnitur dengan fitur sederhana, seperti lampu pengingat dan penanda kerja kelompok, dapat membantu anak belajar mandiri dan berinteraksi tanpa harus selalu diingatkan oleh guru. Respon otomatis dari furnitur mendorong anak memahami kebiasaan baik secara bertahap. Disimpulkan bahwa furnitur pintar modular dapat menjadi sarana pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter anak secara alami serta membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif, mandiri, dan kondusif.
Metode Bercerita dengan Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Anak Usia 5-6 Tahun: Studi Intervensi di Kelas Lena Yumega Warna; Muhammad Guruh nuary; Evy Fitria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8405

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini, namun pada kenyataannya masih banyak anak yang belum mampu mengungkapkan ide dan perasaannya secara jelas dan runtut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui metode bercerita dengan menggunakan media gambar berseri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui metode bercerita dengan media gambar berseri di RA Al Ittihad Jambe. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 14 anak kelompok B1. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak mengalami peningkatan yang signifikan. Rata-rata skor kelas meningkat dari 2,64 pada siklus I menjadi 3,69 pada siklus II atau sebesar 39,8%, sedangkan persentase anak yang mencapai ketuntasan meningkat dari 35% menjadi 64,29%. Media gambar berseri terbukti membantu anak memahami alur cerita, memperkaya kosakata, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara. Dengan demikian, metode bercerita dengan media gambar berseri efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini.
Media Papan Angka untuk Mengembangkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 4-5 Tahun Walidatul Istianah; Mediyana Mediyana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8408

Abstract

Kemampuan berhitung adalah keterampilan penting bagi anak-anak usia dini. Namun, di banyak daerah, mereka mengalami kesulitan karena kurangnya media pembelajaran dan metode pengajaran yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan media papan angka untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 4-5 tahun di TK Al-Qur'an Nahdlatus Subban Pamekasan. Metode penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart, dilakukan dalam dua siklus dengan dua pertemuan setiap siklus. Subjek penelitian terdiri dari 18 anak, 10 laki-laki dan 8 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Media yang digunakan adalah papan angka berukuran 60 cm x 40 cm. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berhitung rata-rata anak dari 23,2% pada prasiklus menjadi 53,0% pada siklus 1, dan 83,2% pada siklus 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa media papan angka efektif dalam mengembangkan kemampuan berhitung anak usia 4-5 tahun dan memberikan solusi bagi guru TK di daerah dengan keterbatasan sumber daya.
Pengembangan Model Dialogic Storybook-Based Learning untuk Meningkatkan Kesiapan Membaca Anak Usia Dini Hestilia Oktama Yurita; Lia Kurniawaty; Chandra Apriyansyah; Sri Sukatmi; Mazeni Ismail; Izumi Izumi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8409

Abstract

Kemampuan membaca permulaan anak usia dini masih menjadi permasalahan mendasar di Indonesia, termasuk di Kota Bekasi, karena pembelajaran cenderung didominasi metode drill dan media yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Buku Cerita Interaktif Berseri Berbasis Sains sebagai media literasi yang kontekstual, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian menggunakan metode Research and Development model ADDIE dengan pendekatan mixed method dan desain pretest–posttest. Subjek penelitian melibatkan 60 anak usia 3–6 tahun dan guru dari empat taman kanak-kanak. Hasil uji validasi oleh ahli PAUD, ahli bahasa, ahli media, dan ahli pembelajaran menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor 90–95, sehingga media dinyatakan layak untuk diimplementasikan. Sementara itu, hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca permulaan anak, meliputi pengenalan huruf, membaca kata sederhana, pemahaman cerita, dan keterlibatan belajar. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai t = -34,901 dengan signifikansi p = 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa buku cerita interaktif berbasis sains mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui integrasi cerita, visual, dan aktivitas eksploratif. Penelitian ini juga memperkuat teori perkembangan Piaget, Vygotsky, dan literasi visual dalam konteks pembelajaran literasi anak usia dini serta memberikan kontribusi berupa model literasi multidisipliner yang inovatif.
Pola Kegiatan Ayah Perokok terhadap Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia 4-6 Tahun Anderi Putri Ramadhani; Deri Hendriawan; Nenden Sundari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8411

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pola kegiatan ayah perokok yang berpotensi memengaruhi stimulasi motorik kasar anak usia 4–6 tahun dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan utama penelitian ini adalah menggambarkan pola kegiatan ayah perokok terhadap stimulasi motorik kasar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan tiga ayah perokok dan tiga anak usia dini sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa intensitas, waktu, dan kebiasaan merokok ayah memengaruhi kuantitas serta kualitas stimulasi motorik kasar yang diterima anak. Ayah dengan intensitas merokok rendah cenderung lebih aktif memberikan stimulasi fisik dibandingkan ayah dengan intensitas merokok tinggi. Disimpulkan bahwa pola kegiatan ayah perokok berkaitan dengan kualitas stimulasi motorik kasar anak usia 4–6 tahun.
Pendekatan Third Teacher dalam Desain Ruang Kelas Indoor untuk Mengoptimalkan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini Aditya Niko Entriza; Dwi Ningsulasih; Agus Sriyanto; Sumarno Sumarno; Mohd Fauzi Abu-Hussin; Alan Lutfi Gesang Saputra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8413

Abstract

Penelitian ini menganalisis optimalisasi desain ruang kelas indoor terhadap perkembangan motorik anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan validasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Penelitian dilaksanakan di kelas B RA Al Firdaus, Kabupaten Ngawi, dengan subjek 25 anak usia 5–6 tahun. Hasil menunjukkan bahwa ruang kelas yang fleksibel, memiliki zonasi jelas, akses material mudah, serta stimulus sensorik yang beragam mampu meningkatkan partisipasi aktif dan variasi gerakan motorik anak. Selain itu, ditemukan perbedaan kecenderungan motorik berdasarkan gender yang dipengaruhi oleh interaksi antara faktor individu dan lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa desain ruang kelas merupakan faktor pedagogis penting dalam mendukung perkembangan motorik anak usia dini serta menjadi dasar penguatan standar fasilitas pendidikan yang lebih adaptif dan inklusif.
Dampak Technoference dan Parental Phubbing terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini: Systematic Literature Review Reviza Mayhart; Suryanto Suryanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8414

Abstract

Penggunaan smartphone oleh orang tua dalam pengasuhan berpotensi memengaruhi interaksi serta perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak penggunaan smartphone orang tua, khususnya technoference dan parental phubbing terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review mengacu pada PRISMA. Artikel diperoleh dari Scopus dengan kriteria inklusi artikel empiris berbahasa Inggris, tersedia teks lengkap, dipublikasikan pada periode 2018–2026, dan relevan dengan pengggunaan smartphone orang tua, interaksi orang tua-anak, dan perkembangan sosial-emosional anak. Sebanyak tiga belas artikel dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan smartphone oleh orang tua berkaitan dengan penurunan kualitas interaksi, seperti berkurangnya responsivitas dan keterlibatan emosional. Dampak tersebut dimediasi oleh kualitas hubungan orang tua-anak, kelekatan, regulasi emosi, dan self-esteem. Selain itu, ditemukan berbagai dampak negatif berupa peningkatan masalah perilaku, penurunan perilaku prososial, dan kesejahteraan psikologis. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan teknologi dengan cermat oleh orang tua dalam penerapan pola asuh pada anak.
Parent-School Partnership dalam Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Upaya Penguatan Keterlibatan Orang Tua Irens Sadin; Pepi Nuroniah; Deri Hendriawan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8426

Abstract

Meningkatnya kasus tindakan eksploitasi seksual pada anak menunjukkan kebutuhan yang mendesak dalam penguatan pendidikan seksual sejak usia dini dengan melibatkan orang tua secara maksimal. Literatur ini menganalisis keterlibatan orang tua di sekolah dalam pendidikan seksual anak usia dini dengan menelaah bentuk keterlibatan, faktor-faktor yang memengaruhi, dampak yang muncul, serta tren dan kesenjangan penelitian dalam bidang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan teknik scoping review terhadap empat belas artikel periode 2016–2025 mengenai keterlibatan orang tua dan sekolah dalam pendidikan seks anak usia dini yang di analisis secara tematik. Hasil kajian ini mengindikasikan bahwa keterlibatan orang tua bersifat multidimensional, meliputi komunikasi, pendampingan belajar di rumah, program parenting, serta kolaborasi sekolah dan keluarga. Faktor pendukung mencakup tingkat pendidikan, dukungan sekolah, dan pemanfaatan media edukatif, sedangkan hambatan utama meliputi persepsi tabu dan keterbatasan pengetahuan. Keterlibatan ini terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan perubahan pola asuh orang tua menjadi lebih demokratis. Meskipun tren penelitian meningkat, kajian masih didominasi pendekatan deskriptif dan terbatas pada konteks sekolah atau wilayah tertentu. Penelitian selanjutnya perlu mengembangkan pendekatan longitudinal serta mengkaji efektivitas media digital dalam meningkatkan keterlibatan orang tua pada pendidikan seks anak usia dini.
Implementasi 3 Unsur Jenis Main dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun di PAUDQu Daaarul Ishlah-Jambe Dwi Rahayu Retnoningsih; Angger Prima Widhiasih; Evy Fitria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8427

Abstract

Di era teknologi modern, penggunaan gawai telah mengubah cara anak-anak usia PAUD berkomunikasi satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari proses pembelajaran berbasis tiga elemen main pada anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan, dan informan adalah satu guru dan dua belas anak. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi selama 3 x 90 menit, dan studi dokumen menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan tiga unsur utama perkembangan bahasa di PaudQu Daarul Ishlah dan bagaimana penerapan tersebut berdampak pada perkembangan bahasa anak-anak berusia 5-6 tahun. PaudQu Daarul Ishlah adalah lembaga pendidikan Al-Qur'an untuk anak usia dini yang menekankan nilai-nilai Islami dengan menggunakan pendekatan berbasis permainan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak melalui main konstruktif, main peran, dan main fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dapat menyebutkan ciri-ciri benda secara sederhana saat bermain tiga jenis permainan tersebut. Misalnya, mereka dapat mengatakan bahwa bentuk kacang hijau adalah "bulat". Anak-anak mampu mengucapkan dialog sosial seperti "Ayo makan dulu," "Ibu mau memasak," dan "Ayah berangkat kerja," selama kegiatan main peran.
Implementasi Loose Parts sebagai Media untuk Pengembangan Keterampilan Motorik Halus pada Anak Usia Dini Iftitah Dian Humairoh; Mediyana Mediyana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8428

Abstract

Latar belakang penelitian ini berakar dari pentingnya stimulasi motorik halus pada anak usia dini melalui aktivitas manipulatif menggunakan media konkret yang ekonomis dan berbasis lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam proses penerapan media loose parts dalam menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 1 guru kelas dan 20 anak kelompok B (usia 5–6 tahun) di RA Haudlatul Ulum, Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan selama dua minggu melalui teknik wawancara semi-terstruktur, observasi langsung menggunakan lembar observasi aspek motorik, serta dokumentasi berupa RPP dan hasil karya anak. Analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media loose parts yang dirancang melalui aktivitas rekonstruksi spasial pembuatan miniatur rumah berhasil mentransformasi kemampuan manipulatif anak dari kondisi kaku menjadi jauh lebih luwes dan terkontrol. Penelitian menegaskan bahwa karakteristik media yang bersifat open-ended efektif mengakselerasi ketangkasan fisik-motorik sekaligus mengoptimalkan fungsi multidimensional anak pada aspek kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan kemandirian.