cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,981 Documents
Pengembangan Media Board Game Permainan Tradisional Indonesia untuk Anak Usia Dini Falfaariqooti Farqoo; Elizabeth Prima; Putu Indah Lestari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8384

Abstract

Permainan tradisional Indonesia merupakan permainan yang mengandung kearifan budaya, dilakukan secara turun-temurun sebagai warisan budaya bangsa. Namun, eksistensinya kini terancam oleh derasnya arus digitalisasi yang mendorong anak menggunakan gadget secara berlebihan, ditandai dengan durasi screen time yang melampaui batas wajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas media board game berbasis permainan tradisional Indonesia untuk anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model 4D: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada validator ahli materi, ahli media, dan guru praktisi PAUD di dua TK di Bali. Validitas isi instrumen diuji menggunakan rumus Gregory oleh dua orang pakar, dan data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase. Media board game yang dikembangkan mengintegrasikan empat permainan tradisional Indonesia bakiak, lompat karet, cublak-cublak suweng, dan meong-meongan ke dalam dua belas komponen permainan yang berdimensi multisensori. Hasil validasi menunjukkan: ahli materi memperoleh skor 90,5%, ahli media 91,5%, dan uji kepraktisan 95,5%, ketiganya berkualifikasi sangat baik. Dengan demikian, media board game permainan tradisional Indonesia ini dinyatakan valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran anak usia dini sebagai sarana stimulasi perkembangan sekaligus pelestarian budaya bangsa.
Pengembangan Media Pop-Up Book “Aku dan Tempat Ibadahku” Untuk Anak Usia 4-6 Tahun Vita Elma Liyana; I Made Elia Cahaya; Ni Made Ayu Suryaningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8385

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama terbesar di dunia menuntut penanaman nilai toleransi sejak usia dini. Namun, keterbatasan media pembelajaran konkret yang secara spesifik mengangkat tema keberagaman tempat ibadah masih menjadi tantangan nyata di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji validitas serta kepraktisan media pop-up book "Aku dan Tempat Ibadahku" sebagai sarana pengenalan keberagaman tempat ibadah bagi anak usia 4–6 tahun. Pengembangan dilakukan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dengan melibatkan dua dosen validator (ahli materi dan ahli media) serta empat guru PAUD sebagai praktisi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli dan angket kepraktisan yang telah diuji validitas isinya menggunakan formula Gregory, menghasilkan koefisien 0,90 untuk instrumen ahli materi dan 1,00 untuk instrumen ahli media. Hasil validasi produk menunjukkan kualifikasi sangat baik pada seluruh aspek: ahli materi (95,5%), ahli media (94%), dan praktisi (93%). Media ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang konkret, interaktif, dan menyenangkan dalam mengenalkan enam tempat ibadah di Indonesia kepada anak usia dini. Dengan demikian, pop-up book "Aku dan Tempat Ibadahku" dinyatakan valid, praktis, dan layak diimplementasikan sebagai media pembelajaran penanaman nilai toleransi beragama di tingkat PAUD.
Analisis Career Identity dalam Pemetaan Preferensi dan Potensi Karier Anak Usia Dini Nini Fitriani; lilianti; Titi Fatmawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8386

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan program career identity pada pendidikan anak usia dini sebagai dasar pemetaan preferensi dan potensi anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain multiple case study pada dua lembaga PAUD di Kota Kendari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan career identity telah hadir dalam praktik pembelajaran melalui bermain peran, pembelajaran tematik, media visual, dan kunjungan edukatif. Kegiatan tersebut memberi pengalaman belajar yang bermakna dan mendorong anak mengekspresikan minat serta aspirasi masa depan. Namun, program masih didominasi pendekatan tematik dan belum dikelola sebagai sistem yang terstruktur dengan indikator perkembangan yang jelas. Pemetaan preferensi dan potensi anak juga telah dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, tetapi belum terstandarisasi sebagai dasar pengambilan keputusan pedagogis. Studi ini menegaskan perlunya penguatan manajemen program agar lebih sistematis, berkelanjutan, dan responsif terhadap perkembangan anak.
Kesenjangan Pemahaman Konseptual dan Praktik Multiple Intelligences pada Guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Dodi Alamsyah; Gunarti Dwi Lestari; Ali Yusuf
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8396

Abstract

Pemahaman guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terhadap konsep multiple intelligences merupakan faktor penting dalam mewujudkan pembelajaran yang berorientasi pada keragaman potensi anak. Namun, pada faktanya, masih ditemukan guru PAUD yang belum memahami konsep multiple intelligences secara memadai sehingga terjadi perbedaan antara pemahaman konseptual yang dimiliki guru dengan praktiknya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru PAUD tentang multiple intelligences dan implikasinya dalam konteks pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri atas 7 guru PAUD dengan latar belakang pendidikan SMA hingga S1 dan 1 Kepala Sekolah di PAUD Mentari, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru PAUD tentang multiple intelligences masih terbatas pada praktik pembelajaran intuitif dan belum didukung oleh pemahaman teoritis yang memadai. Meskipun demikian, guru telah menerapkan berbagai aktivitas atau praktik pembelajaran yang mencerminkan keberagaman kecerdasan anak secara intuitif seperti bernyanyi, bermain peran, permainan gerak dan lagu serta aktivitas kelompok. Temuan penelitian menegaskan pentingnya penguatan pemahaman konseptual guru PAUD melalui pengembangan profesional yang berkelanjutan dan kontekstual guna mendukung implementasi pembelajaran yang holistik dan berpusat pada potensi anak.
Implementasi Design Project Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi Anak Usia 5–6 Tahun Ulfatun Ni'mah; Sefriyanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8406

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi anak usia 5–6 tahun di RA Ash-Shidiqi Rajabasa Baru yang terlihat dari kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan, menghitung jumlah benda, dan membandingkan kuantitas yang belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi anak melalui penerapan Project-Based Learning (PjBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak yang terdiri dari 8 anak perempuan dan 7 anak laki-laki usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar ceklist perkembangan numerasi, dan dokumentasi berupa foto kegiatan. Adapun Teknik Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif berupa persentase ketercapaian indikator perkembangan numerasi pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning (PjBL) mampu meningkatkan kemampuan numerasi anak, dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 60%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 93,3%. Dengan demikian, PjBL efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi anak usia dini melalui pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual.
Transformasi Seni Reyog sebagai Sumber Belajar Kreatif dan Bermakna bagi Anak Usia Dini Hamidatun Annafi'u Yurintama; Joko Pamungkas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8418

Abstract

Seni tradisi sebagai bagian dari budaya lokal memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar dalam pendidikan anak usia dini, namun implementasinya di lembaga PAUD masih cenderung terbatas sebagai kegiatan pelengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan seni Reyog sebagai sumber belajar kreatif dan bermakna bagi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di TK Dharma Wanita Balong dan RA Muslimat NU 160 Darussalam Tatung, Ponorogo, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, peserta didik, dan wali murid. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan seni Reyog paling dominan menstimulasi perkembangan motorik kasar, sosial emosional, serta pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, dan percaya diri anak. Dukungan pelatih profesional dan kelengkapan sarana menjadi faktor penting dalam optimalisasi pembelajaran seni berbasis budaya lokal.
Fast Supervision Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di TK Islam Sabilillah Malang 1 Sumarni; Siti Nadhifah; Zaitun Nur Rizqi Ilahi; Imron Arifin; Ahmad Yusuf Sobri; Lamin K. Drammeh
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Taman Kanak-Kanak berbasis Islam melalui strategi Fathonah, Amanah, Shidiq, dan Tabligh (FAST) supervision. Strategi ini merupakan model supervisi berbasis nilai Islami yang mengintegrasikan nilai kecerdasan, tanggung jawab, kejujuran, dan keterbukaan komunikasi dalam proses pembinaan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 1 kepala sekolah dan 8 guru. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan melalui tahap prasupervisi, observasi pembelajaran, diskusi reflektif, evaluasi, dan tindak lanjut secara berkelanjutan. Kepala sekolah tidak hanya melakukan pengawasan administratif, tetapi juga melakukan pendampingan profesional secara humanis dan komunikatif kepada guru. Implementasi model ini berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran yang ditunjukkan melalui penggunaan metode berpusat pada anak, media variatif digital, serta meningkatnya keterlibatan anak. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan model pembinaan guru PAUD yang religius, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran modern.
Profil Tiga Segmen Motivasi Orang Tua dalam Pemilihan Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Nurul Arifah; Amir Syamsudin; Prayitno Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8507

Abstract

Motivasi orang tua dalam memilih lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bersifat heterogen, namun penelitian yang memetakan perbedaan karakteristik motivasi melalui segmentasi pada PAUD Islam terpadu masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan profil segmen motivasi orang tua dalam memilih TKIT Salsabila Nogosari Boyolali menggunakan analisis K-Means Clustering. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 35 orang tua yang dipilih secara purposive sampling dari populasi 87 wali murid. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 yang mencakup 10 indikator motivasi dan dianalisis menggunakan uji Kaiser-Meyer-Olkin, Bartlett, serta K-Means Clustering dengan Jamovi 2.6.44. Hasil penelitian menunjukkan tiga segmen motivasi, yaitu Pencari Kualitas Islami Holistik (42,9%; n = 15) yang memprioritaskan program tahfidz Al-Qur’an dan keteladanan guru, Pragmatis Efisien (34,3%; n = 12) yang mengutamakan biaya dan lokasi, serta Sosial-Komunal (22,8%; n = 8) yang dipengaruhi rekomendasi orang tua dan komunikasi sekolah. Tiga klaster menunjukkan validitas baik dengan Silhouette Score 0,62 dan menjelaskan 71% variasi data. Temuan menunjukkan bahwa motivasi orang tua tidak homogen sehingga diperlukan strategi layanan dan pemasaran yang terdiferensiasi melalui penguatan program keislaman, aksesibilitas, dan komunikasi berbasis komunitas untuk meningkatkan kepuasan dan daya saing lembaga.
Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Well-Being Anak di PAUD Inklusif Anisah Zhafirah; Budi Purwoko; Wulan Patria Saironsong; Kartika Rinakit Adhe
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam mewujudkan PAUD inklusif ramah anak berbasis well-being melalui studi literatur. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap 10 artikel ilmiah nasional yang diperoleh melalui database Google Scholar yang dipublikasikan tahun 2021-2026. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu: (1) membahas pembelajaran berdiferensiasi pada pendidikan inklusif; (2) merupakan artikel penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal nasional; dan (3) relevan dengan konsep PAUD inklusif, ramah anak, atau well-being. Analisis dilakukan menggunakan thematic synthesis untuk menemukan tema utama penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu menciptakan pembelajaran yang fleksibel, adaptif, dan sesuai kebutuhan individual anak melalui penyesuaian konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Selain itu, penerapan strategi kreatif, pembelajaran sosial-emosional, serta dukungan terhadap well-being anak berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung perkembangan holistik anak. Keberhasilan implementasi PAUD inklusif dipengaruhi oleh kompetensi guru, asesmen perkembangan anak, keterlibatan orang tua, serta lingkungan belajar yang suportif. Dengan demikian, pengelolaan PAUD inklusif berbasis pembelajaran berdiferensiasi menjadi strategi penting dalam mewujudkan pendidikan yang ramah anak dan berkualitas.
Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Retno Wulandari; Eka Sapti Cahya Ningrum; Prayitno Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kontekstual gaya dan pola kepemimpinan kepala sekolah serta penerapannya terhadap kinerja guru dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Penelitian ini melibatkan 1 kepala sekolah dan 4 guru yang mengajar di TK Harapan Bunda Musi Banyuasin Palamebang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah mengimplementasikan pola kepemimpinan hibrid yang mengintegrasikan dimensi transformasional dan demokratis. Praktik ini tercermin dalam konstruksi visi kolektif, pemberdayaan profesional guru, serta penguatan budaya kerja kolaboratif. Secara empiris, kepemimpinan tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru, terutama pada aspek motivasi intrinsik, kreativitas pedagogik, kedisiplinan, dan profesionalisme. Namun demikian, efektivitas implementasi masih menghadapi kendala struktural berupa keterbatasan sumber daya, rendahnya literasi digital, serta belum optimalnya penguatan budaya organisasi adaptif. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan kontekstual dan berorientasi keberlanjutan merupakan determinan kunci dalam peningkatan mutu pendidikan anak usia dini.