cover
Contact Name
Indriyanti
Contact Email
indriyanti.iyt@bsi.ac.id
Phone
+6285643793653
Journal Mail Official
jurnal.khasanahilmu@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Barat, Gamping Kidul, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya
ISSN : 26555433     EISSN : 2527449X     DOI : http://dx.doi.org/10.31294/khi
Core Subject : Social,
Jurnal Khasanah Ilmu sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada masyarakat luas. Situs Jurnal Khasanah Ilmu menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal kami adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pariwisata, Perhotelan dan Budaya.
Articles 300 Documents
Strategi Pengelolaan Batik Sebagai Produk Unggulan Desa Wisata Wukirsari, Bantul, Yogyakarta Wijayanti, Ani
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i1.21428

Abstract

Desa wisata Wukirsari mempunyai potensi wisata yang unik yakni batik tulis klasik bermotif tradisional dengan warna alam. Batik tulis sebagai produk unggulan belum disinergikan dengan berbagai potensi lokal sebagai paket wisata tematik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi desa melalui tujuh indikator keberhasilan pengelolaan desa wisata, yaitu kelembagaan, daya tarik, aksesibilitas, amenitas, promosi, kemitraan, dan konservasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dianalisis menggunakan skoring dan pembobotan. Hasil analisis menunjukkan secara keseluruhan desa wisata Wukirsari mempunyai skor bobot 70, yakni masuk kategori performa bagus. Setiap kriteria indikator pengelolaan desa wisata mempunyai kinerja berbeda dari kurang sampai sangat baik. Kinerja kriteria indikator menjadi acuan dalam merumuskan strategi pengelolaan desa wisata Wukirsari melalui optimalisasi batik sebagai produk unggulan.
Optimalisasi Investasi Bagi Desa Wisata: Studi Pada Desa Wisata Wonosemar Nurohman, Yulfan Arif; Safitri, Lina Ayu; Qurniawati, Rina Sari; Khoirunnisa, Kholifatun; Ahzar, Fahri Ali
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.17018

Abstract

Kabupaten Boyolali menyusun program kerja yang mendukung pengembangan desa wisata yang tersebar di berbagai kecamatan. Desa Wisata Wonosemar di Desa Pentur merupakan salah satu desa wisata yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali. Beberapa kali kawasan Desa Wonosemar mengalami kegagalan dalam pengembangan wisata, sehingga perlu dilakukan upaya untuk menghindari kegagalan dalam sektor wisata. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan strategi terbaik dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Wonosemar. Pendekatan yang dilakukan melalui metode deskriptif analistik melalui analisis SWOT untuk menemukan strategi yang tepat dalam pengembangan Desa Wisata Wonosemar. Data yang digunakan untuk menentukan IFAS dan EFAS berasal dari para informan penting dalam pengelolaan Desa Wisata Wonosemar. Tahapan berikutnya merupakan analisa SWOT yang memperoleh hasil menunjukkan bahwa kuadran I merupakan strategi agresif untuk digunakan dalam pengembangan desa wisata. Strategi yang agresif dapat menerapkan investasi yang tepat dalam pengembangan fasilitas di Desa Wisata Wonosemar. Fasilitas yang lengkap akan menunjang daya tarik wisata yang berdampak langsung kepada masyarakat, pemerintah dan investor.
Upaya Pelestarian Ekosistem Objek Wisata Bahari Pulau Rubiah Kota Sabang Melalui Analisis Willingness To Pay (WTP) Rahmawati, Rahmawati; Zuriat, Zuriat; Zuraidah, Syarifah; Amarullah, Teuku
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v16i1.21759

Abstract

Pulau Rubiah salah satu destinasi wisata  yang berfokus pada penawaran wisata dengan tujuan menarik  banyak pengunjung sebagai sumber peningkatan ekonomi. Untuk mendukung keberlanjutan wisata, kesediaan membayar (WTP) diperlukan karena pembangunan pariwisata memerlukan biaya yang tidak sedikit. Wisatawan akan merasa puas jika biaya yang dikeluarkan untuk menikmati mendapatkan pemandangan ekowisata sebanding dengan keuntungan yang didapat. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 di Pulau Rubiah. Pengumpulan data dengan observasi lapangan dan survei. Responden dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berada di Pulau Rubiah sejumlah 90 orang diambil secara accidental sampling. Analisis data dengan melihat kesediaan membayar (WTP) wisatawan untuk membayar pada saat kunjungan objek wisata mengunakan CVM. Beberapa tahap CVM: membuat pasar hipotetis, mendapatkan nilai bid penawaran dan menghitung nilai rata rata kesediaan membayar (WTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan wisata bahari Pulau Rubiah Kota Sabang memiliki nilai WTP sebesar Rp 26.000,00/pengunjung dan semua pengunjung yang datang wisata bersedia membayar. Wisatawan yang mengunjungi Pulau Rubiah Kota Sabang berharap agar terus mendapatkan manfaat dari pulau tersebut, jadi wisatawan akan siap untuk menjaga dan melestarikan pulau rubiah agar berkelanjutan. Pemerintah perlu membatasi jumlah kunjungan yang berlebihan agar ekosistem pulau tetap sehat dan bersih. Wisatawan harus berpartisipasi dalam pelestarian dan pemeliharaan pulau agar nilai jasa ekosistem akan terus terjaga. 
Citayam Fashion Week Sebagai Pembentukan Ruang Kreatif Dan Daya Tarik Wisata Di Kota Jakarta Faluti, M Zacky; Ramadan, Rahmad; Yanti, Ni Kadek Winda; Ramadani, Silvia
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i1.14710

Abstract

Kreativitas menjadi aset penting bagi kota dalam pengembangan pariwisata karena dapat meningkatkan citra kota dan dapat menarik wisatawan. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan kota telah menempatkan penekanan pada inovasi untuk mendorong kreativitas di masa yang akan datang dan berkontribusi pada pembentukan ruang kreatif. Di Indonesia, ruang kreatif muncul di kawasan Dukuh Atas yang dipicu oleh media sosial. Fenomena ini menarik orang untuk berkunjung dan melakukan berbagai aktivitas kreatif, yang kemudian dikenal dengan Citayam Fashion Week. Literatur yang tersedia di Indonesia mengenai ruang kreatif di kawasan kota masih terbatas pada penekanan daya tarik fisik kota, namun masih mengabaikan daya tarik yang dipicu oleh kreativitas di kawasan kota. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk berkontribusi pada literatur yang tersedia dengan mengkaji lebih lanjut bagaimana aktivitas kreatif yang tercipta dapat membentuk ruang kreatif di kawasan Dukuh Atas dan apa saja aktivitas kreatif yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata di kawasan Dukuh Atas. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil temuan menunjukan bahwa berbagai aktivitas kreatif yang tercipta di kawasan Dukuh Atas dimaknai secara bersama oleh pengunjung, sehingga membentuk ruang kreatif dan berpotensi sebagai daya tarik wisata di kawasan Dukuh Atas. Bagian terakhir menjelaskan implikasi dari temuan, rekomendasi bagi pemangku kepentingan dan penelitian selanjutnya terkait pengembangan ruang kreatif dan wisata kreatif di kawasan Dukuh Atas.
Analisis Dampak Ekonomi Terhadap Kepuasan Masyarakat Di Desa Wisata Banyusoca Kawasan Penyangga Geopark Gunung Kidul Yogyakarta Yulianto, Atun; Wijayanti, Ani; Indriyanti, Indriyanti; Yulianto, Yulianto
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i2.23570

Abstract

ABSTRAK Ketidakpuasan masyarakat akan keberadaan desa wisata Banyusoca dapat meningkat sebagai konsekuensi tidak meratanya dampak ekonomi yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi dari pengembangan Desa Wisata Banyusoca terhadap tingkat kepuasan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, karena dirancang sebagai penelitian survei dan menggunakan metode kuesioner skala likert untuk mengumpulkan datanya. Sampel penelitian terdiri dari 75 orang yang terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam aktivitas ekonomi yang dipengaruhi oleh pariwisata di Desa Wisata Banyusoca. Sampel ini kami pilih menggunakan kuota sampel. Untuk memastikan bahwa hasil analisis kita dapat diandalkan dan bermanfaat, maka dilakukan uji validitas dan reliabilitas data sebelum melakukan analisis regresi linier. Dalam penelitian ini, variabel bebas yang akan diuji adalah dampak ekonomi dengan variabel terikat kepuasan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji-t menetapkan besarnya t-hitung 17,408 > dari t-tabel 1,99210. Hal ini diperkuat dengan besarnya nilai sig. 0,000 < 0,05. Dengan data ini dapat disimpulkan bahwa variabel dampak ekonomi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat di desa wisata Banyusoca Playen Gunung Kidul Yogyakarta tahun 2024. Kata Kunci : Banyusoca, Dampak Ekonomi, Desa Wisata, Kepuasan Masyarakat ABSTRACT Community dissatisfaction with the existence of the Banyusoco tourist village may increase due to the uneven expected economic impact. This research is focused on rigorously analyzing the economic impact of developing the Banyusoca Tourism Village and its direct effect on the satisfaction level of the local community. This research uses quantitative methods because it is designed as survey research and uses a Likert scale questionnaire to collect data. The research sample consisted of 75 people directly or indirectly involved in economic activities influenced by tourism in the Banyusoca Tourism Village. We selected this sample using a sample quota. Prior to conducting the linear regression analysis, it is imperative to perform rigorous data validity and reliability tests. These tests are essential to guaranteeing the reliability and usefulness of the results. In this study, we will test the impact of the economy on community satisfaction, with the economy being the independent variable and community satisfaction being the dependent variable. The t-test results indicate that the t-count value is 17.408, which is greater than the critical value from the t-table of 1.99210. This is supported by the significant p-value of 0.000, which is less than 0.05. With this data, it can be concluded that the economic impact variable has a significant effect on community satisfaction in the Banyusoca Playen Gunung Kidul Yogyakarta tourist village in 2024. Keywords: Banyusoca, Economic Impact, Tourism Village, Community Satisfaction.
Folklor dan Peningkatan Pengalaman Wisata di Gunung Tangkuban Parahu Rinaldi, Aditya Rizki; Yusuf, Mohamad
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i1.16228

Abstract

Hubungan timbal balik antara cerita rakyat Sangkuriang dengan Gunung Tangkuban Parahu tidak dapat dipisahkan. Kaitannya dengan pengembangan pariwisata di gunung tersebut adalah popularitas dari cerita rakyat Sangkuriang mampu meningkatkan daya tarik pengunjung ke Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu. Beberapa wisatawan cenderung memiliki ketertarikan untuk mengetahui cerita yang melatarbelakangi tempat yang mereka kunjungi. Sehingga Sangkuriang sebagai folklor di Gunung Tangkuban Parahu dapat dijadikan modal dalam menghadapi tantangan yang dihadapi objek daya tarik wisata dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha mengeksplorasi penerapan folklor yang dilakukan di TWA Tangkuban Parahu dan korelasinya dengan pengalaman wisata yang berkesan. Untuk menjawab pertanyaan penelitian ini, penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara bersama beberapa informan. Pengamatan, studi pustaka dan pengkajian dokumentasi dilakukan untuk mengkonfirmasi keabsahan data. Sementara, data kuantitatif dikumpulkan melalui pendistribusian kuesioner terhadap responden yang telah dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola TWA Tangkuban Parahu telah menerapkan folklor ‘Sangkuriang’ di beberapa tempat baik dalam bentuk simbol atau narasi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan folklor berpengaruh positif dalam upaya meningkatkan pengalaman wisata berkesan, serta korelasi antara keduanya merupakan hubungan yang kuat yakni sebesar 75,9%.
Permasalahan Kultural dan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Penerapan Teknologi dalam Pengembangan Pariwisata Kampung Adat Segunung Nuryananda, Praja Firdaus; Al Fitriani, Alisya Qathrunnada
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.15931

Abstract

Abstrak Kampung Adat Segunung merupakan destinasi wisata di Jawa Timur yang telah mencoba menerapkan teknologi digital untuk mengembangkan desa wisata mereka. Teknologi digital yang diterapkan adalah online ticketing melalui laman website loket.com. Namun ternyata penerapan teknologi digital di Kampung Adat Segunung tidak sesuai dengan premis popular bahwa digitalisasi akan membawa dampak positif pada perkembangan desa wisata. Peneliti menemukan setidaknya ada tiga permasalahan yang membuat penerapan teknologi digital di Kampung Adat Segunung terhambat, yakni 1) adanya pengenaan tarif tambahan yang memberatkan para pengelola destinasi wisata, 2) inkapabilitas dari pengelola destinasi dan pihak ketiga penyedia teknologi untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik, dan 3) adanya penurunan semangat dan partisipasi dari para pemuda sebagai masyarakat lokal di daerah Segunung. Dengan menggunakan metode participatory rural appraisal dan asset-based community development, penelitian ini melibatkan partisipasi aktif dari pengelola Kampung Adat Segunung. Penelitian yang dilaksanakan merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi partisipatoris. Penelitian ini berfokus pada dua konsep kajian, yakni desa wisata dan teknologi digital. Sedangkan salah satu temuan penelitian adalah perlunya kontekstualisasi terhadap kondisi masyarakat lokal dalam penerapan teknologi digital ke desa wisata. Dengan adanya kontekstualisasi, diharapkan teknologi digital yang diterapkan dapat diadopsi dan diadaptasi dengan baik oleh masyarakat lokal dengan menyesuaikan kapasitas dan kababilitas mereka.Kata Kunci : destinasi wisata, teknologi digital, Kampung Adat Segunung, online ticketing AbstractKampung Adat Segunung is a tourist destination in East Java that has tried to apply digital technology to develop their tourist village. The digital technology applied is online ticketing via the loket.com website. However, it turns out that the application of digital technology in Segunung Traditional Village is not in accordance with the popular premise that digitization will have a positive impact on the development of tourist villages. Researchers found that there were at least three problems that hindered the implementation of digital technology in the Segunung Traditional Village, namely 1) the imposition of additional tariffs that were burdensome to tourist destination managers, 2) the incapability of destination managers and third-party technology providers to communicate and coordinate properly, and 3) there is a decrease in enthusiasm and participation from youth as local people in the Segunung area. By using the participatory rural appraisal and asset-based community development methods, this research involved the active participation of the management of the Segunung Traditional Village. The research carried out was a type of qualitative descriptive research, with in-depth interview data collection techniques and participatory observation. This research focuses on two study concepts, namely tourism villages and digital technology. Meanwhile, one of the research findings is the need for contextualization of the conditions of local communities in the application of digital technology to tourist villages. With contextualization, it is hoped that the digital technology that is applied can be properly adopted and adapted by local communities by adjusting their capacities and capabilities.Keywords:  tourist destination, digital technology, Kampung Adat Segunung, online ticketing
Peran Hospitality Industry Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Bachri, Basari
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i2.25152

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran strategis industri perhotelan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, dengan fokus pada praktik dan inisiatif yang dapat diadopsi oleh sektor ini untuk mendukung keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan di destinasi wisata. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan manajer hotel, staf, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Industri hospitality memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, baik dari segi kontribusi ekonomi, dampak sosial, maupun keberlanjutan lingkungan. Industri ini berperan dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, pengembangan sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan UMKM pendukung pariwisata. Melalui praktik-praktik yang ramah lingkungan, pelestarian budaya setempat, dan kemitraan multi-stakeholder, industri hospitality menjadi kunci dalam mewujudkan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan
Penerapan Hygiene Dan Sanitasi Public Restroom Di Beverly Hotel Batam Lapotulo, Nensi -; Simatupang, Devid Trinaldo; Afriani, Miratia; Dailami, Dailami
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i1.15618

Abstract

AbstrakHygiene dan sanitasi sangat berperan penting dalam sebuah hotel yang befungsi untuk menjaga kualitas kebersihan. Hygiene merupakan upaya atau tindakan kesehatan dengan cara memelihara kebersihan diri dan lingkungan dari faktor yang bisa mempengaruhinya sedangkan sanitasi yaitu suatu cara pencegahan yang terfokus pada usaha kesehatan lingkungan hidup manusia. Untuk mengetahui penerapan hygiene dan sanitasi public restroom di Beverly Hotel Batam adalah merupakan tujuan dari penelitian. Aktivitas penelitian yaitu dengan metode kualitatif serta menggunakan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang di dapat bahwa penerapan hygiene dan sanitasi public restroom di Beverly Hotel Batam, sudah diterapkan dengan baik dan benar. Dengan diterapkannya hygiene dan sanitasi yang baik serta benar bisa membuat cleanliness quality tetap terjaga.Kata Kunci: Hygiene, Sanitasi, Public Restroom
Songket Mata Manuk sebagai Identitas Etnik di Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur Wardani, Dyah Mustika
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i1.21677

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rasa penasaran peneliti bagaimana tenun songket motif mata manuk digunakan sebagai identitas Masyarakat manggarai barat. Metode yang diguanakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan Teknik pengumpulan data melalui Observasi, studi Pustaka dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan yaitu  snowball sampling. Tenun Songket Motif Mata Manuk merupakan hasil karya luar biasa dari hasil karya manusia yang mempunyai nilai filosofi tinggi. Filosofi motif mata manuk yang diambil dari sesembahan yang digunakan dalam setiap tradisi di Manggarai Barat, hingga akhirnya dituangkan dalam sebuah karya seni yang memiliki nilai tinggi. Motif mata manuk merupakan simbol dari mata seorang wanita yang memiliki makna bahwa wanita memiliki mata yang tajam, mempunyai mata hati, mata nurani dan mata ragawi. Simbol – simbol yang terkandung didalam motif mata manuk akan keanggunan dan kewibawaan bagi yang menggunakan secara historis mempunyai makna yang tinggi dalam kehidupan manusia terutama Masyarakat Manggarai Barat.Songket mata manuk dapat dijadikan sebagai identitas etnik berdasarkan hasil lapangan menunjukkan fakta baru  yang paling utama faktor  adanya ikatan batin. Ketika seseorang menggunakan songke motif mata manuk seseorang tersebut akan merasa bangga menjadi masyarakat manggarai.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025 Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024 Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024 Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023 Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023 Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2022 Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2021 Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2018 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2017 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2016 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2015 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - Masret 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2012 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2010 More Issue