cover
Contact Name
Indriyanti
Contact Email
indriyanti.iyt@bsi.ac.id
Phone
+6285643793653
Journal Mail Official
jurnal.khasanahilmu@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Barat, Gamping Kidul, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya
ISSN : 26555433     EISSN : 2527449X     DOI : http://dx.doi.org/10.31294/khi
Core Subject : Social,
Jurnal Khasanah Ilmu sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada masyarakat luas. Situs Jurnal Khasanah Ilmu menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal kami adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pariwisata, Perhotelan dan Budaya.
Articles 300 Documents
Strategi Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat Di Panorama Pabangbon, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat Noviastuti, Nina; Rachmadiyanti, Indah Mufti; Putro, Gudiwidayanto Sapto
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.18782

Abstract

Panorama Pabangbon yang dirintis pada tahun 2017 di dalam kawasan hutan area kerja Perhutani KPH Bogor  melalui  izin  pemanfaatan  jasa  wisata  yang  diajukan  oleh  LMDH  Tunas  Karya  merupakan  ekowisata berbasis masyarakat yang saat ini berada dalam tahap pengembangan sehingga membutuhkan suatu analisis untuk menentukan strategi pengelolaan yang tepat untuk diterapkan. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk pengelolaan wisata Panorama Pabangbon dan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman wisata sehingga mampu merumuskan strategi pengembangan berdasarkan hasil analisis SWOT.    Penelitian  ini  dilakukan  di  wisata  Panorama  Pabangbon  selama  3  bulan  mulai  bulan  November  2022 hingga Januari 2023. Pengambilan data dilakukan melalui 4 metode yaitu wawancara, observasi lapangan, studi literatur,  dan  kuesioner  terhadap  para  pengelola  sebagai  responden.  Analisa  data  yang  digunakan  yaitu  mix methods melalui penggabungan analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif, serta analisis SWOT.    Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa:  (1)  pengelolaan  wisata  dijalankan  dalam  beberapa  aspek pengelolaan  yang  melibatkan  partisipasi  aktif  anggota  dalam  perintisan  pembangunan  wisata,  pembentukan struktur kepengurusan, perencanaan program kerja lembaga, pengelolaan potensi dan pemeliharaan kelestarian kawasan,  pengelolaan  fasilitas,  serta  pengelolaan  usaha  wisata;  (2)  Panorama  Pabangbon  memiliki  kekuatan berupa kondisi alam yang terjaga kelestariannya, fasilitas yang tertata, serta SDM yang berkontribusi penuh dalam pengelolaan  wisata.  Namun  kelemahan  yang  dimiliki  yaitu  SDM  kurang  terampil  berbahasa  inggris,  promosi belum  maksimal,  serta  belum  tersedianya  paket  wisata.  Peluang  yang  dapat  dimanfaatkan  yaitu  melalui keberadaan potensi daya tarik penunjang, potensi kerajinan cenderamata, serta segmen wisatawan. Ancaman yang perlu diperhatikan yaitu persaingan wisata, minimnya investor, dan ketidakstabilan minat kunjungan wisatawan; (3) Strategi  yang  tepat  diterapkan  berdasarkan  analisis  SWOT  yaitu  strategi  kuadran  1  melalui  pengoptimalan kekuatan dan peluang (Strategi S-O).
Analisis Cita Rasa Dan Penyajian Makanan Khas Betawi Dalam. Meningkatkan Minat Wisata Kuliner Di Jakarta, Studi Kasus: Soto Betawi Parantika, Asep; Ramdani, Apri; Melati, Dewi
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v16i1.25459

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran cita rasa dan penyajian Soto Betawi sebagai faktor penting dalam meningkatkan minat wisata kuliner di Jakarta. Kuliner tradisional, seperti Soto Betawi, tidak hanya menawarkan kenikmatan rasa tetapi juga merepresentasikan identitas budaya Betawi, yang kaya akan nilai sejarah dan tradisi. Soto Betawi memiliki cita rasa khas dengan kuah kental dari santan atau susu, serta campuran rempah-rempah lokal yang memberikan aroma dan rasa unik. Hidangan ini disajikan dengan pelengkap seperti emping dan jeruk limau, yang semakin memperkaya kelezatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik Soto Betawi, meliputi wawancara dengan pelaku industri kuliner dan wisatawan serta observasi di lokasi penjualan kuliner Betawi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kombinasi cita rasa autentik dan estetika penyajian berperan penting dalam menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain itu, inovasi dalam penyajian dan promosi melalui media sosial dinilai efektif dalam meningkatkan visibilitas Soto Betawi. Dengan strategi promosi yang tepat, Soto Betawi diharapkan dapat berkompetisi dengan kuliner internasional di era globalisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya kuliner Betawi dan pengembangan sektor pariwisata Jakarta sebagai destinasi wisata kuliner yang unikP
Pemanfaatan Lokawisata Gedung Juang 45 sebagai Pemulihan Ekonomi Masyarakat Bekasi rahmawati, finka -
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i1.13039

Abstract

Penelitihan dilakukan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pemanfaatan Gedung Juang 45 masyarakat Bekasi sebagai pemulihan dalam perekonomian. Tujuan pada Penelitihan ini yaitu mengetahui manfaat museum Gedung Juang 45 pada kalangan masyarakat. Penelitihan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Asal data yang didapatkan ialah wawancara observasi, informasi atau narasumber seperti warga setempat, penjaga museum Gedung Juang 45 Kabupaten Bekasi, Badan Kesatuan Bangsa serta Politik, pengunjung, padagang Gedung Juang 45. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan pada penelitihan ini merupakan Teknik wawancara, rekam, catat.Hasil penelitihan ini menyatakan bahwa: (1) Pemanfaatan lokawisata di Gedung Juang memiliki sejarah peninggalan Belanda dan Jepang yang di alih fungsikan sekarang sebagai tempat museum atau tempat rekreasi bagi masyarakat dan pengunjung. (2) Antusias para pengunjung Gedung Juang 45 Bekasi pada masa pandemi di tahun 2021-2022 yang mengalami naik turunnya jumlah pengunjung. (3) Melestarikan Gedung uang 45 dalam masa pandemi dengan memperkenalkan kepada masyarakat tentang museum yang banyak menggunakan teknologi digital 4.0 di Bekasi yang berbeda dari yang lainnya. (4) Faktor penghambat di dalam pengoperasikan Gedung Juang di Kalangan masyarakat setempat. (5) Penghambat di dalam memperkenalkan museum Gedung Juang 45 Bekasi pada masyarakat.
Analisis Faktor Pendorong dan Penarik Pengunjung Obyek Wisata Pandansili Solikah, Diah Ayu
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i2.21075

Abstract

 Wisata Pandansili sebagai wisata desa dengan daya tarik alam dan budayanya mampu membuat banyak pengunjung tertarik untuk datang. Hal ini membuat Wisata Pandansili memiliki potensi untuk terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendorong dan penarik pengunjung Wisata Pandansili. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Penelitian ini menemukan bahwa, pengunjung Wisata Pandansili didorong oleh beberapa faktor yaitu menghilangkan kejenuhan, relaksasi, nostalgia, dan rasa ingin tahu terkait tradisi serta kepercayaan mengenai air sumber Pandansili. Selain itu, terdapat beberapa faktor penarik yang juga mempengaruhi pengunjung Wisata Pandansili, faktor-faktor tersebut adalah kemurnian dan khasiat air, pemandangan dan suasana alam yang asri, kuliner dengan harga yang murah, sikap ramah tamah petugas wisata dan masyarakat lokal, spot foto yang menarik, dan juga sebagai tempat start dan finish kegiatan komunitas komunitas tril, sepedah gunung, panther, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, para pengelola obyek Wisata Pandansili harus melakukan inovasi dalam pengembangan atraksi buatan yang mendukung atraksi alaminya sehingga pengunjung tidak merasa bosan dan eksistensi wisata tetap terjaga. Keyword : Wisata Pandansili, Faktor Pendorong, Faktor Penarik 
Kajian Ethno Wellness Sebagai Daya Tarik Wisata Heritage (Studi Kasus Badui Luar, Banten) Kusumawidjaya, Erris; Gunawijaya, Jajang; Nurbaeti, Nurbaeti
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i1.13794

Abstract

Suku Badui Luar merupakan salah satu suku di Banten yang memiliki kearifan lokal dan adat yang masih dipertahankan hingga saat ini, salah satunya terkait wellness. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan praktek wellness oleh suku Badui Luar dan potensinya sebagai produk wisata di kemudian hari. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur dan wawancara dengan informan dan perwakilan dari Badui Luar Luar. Hasil temuan menyatakan bahwa disadari atau tidak, suku Badui Luar ternyata sudah memiliki konsep ethno wellness secara holistik (body, mind, spirit). Pengetahuan lokal dan praktik suku Badui Luar yang memanfaatkan alam secara bijak dalam mempertahankan kebugaran merupakan nilai khas dari ethno wellness suku Badui Luar. Sementara dari sisi daya tarik wisata heritage, praktik ethno wellness oleh suku Badui Luar memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bentuk wisata minat khusus.
Famtrip Diffable: An Inclusive Tourism Development as an Effort in Realizing Disability-Friendly Tourism Wardana, Wisnu Febri; Herawan, Tutut
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i1.14757

Abstract

In line with the urge for Inclusive Tourism Development, the tourism and hospitality industries have continuously faced a limited source of literacy on disability-friendly tourism. This is to achieve chance equality in the tourism sector. Other than facilities, inclusive tourism can be created and developed by creating a program or event. The program implemented can be designed to suit the needs of people with disabilities. “Fam trip Diffable” is one of the flagship programs organized by the Kulon Progo Regency Tourism Office to simultaneously publish or campaign for Inclusive Tourism Awareness which has been forgotten and abandoned and also educate people with disabilities in addition to traveling at the same time. Hence this paper aims to campaign the Disability-Friendly Tourism as one of the Inclusive Tourism Development movements that need to be considered. The “Famtrip Diffable” is one of the case studies in this qualitative approach research. With that, the Kulon Progo Regency Tourism Office can simultaneously promote the top tourist destinations in Kulon Progo Regency amid the pandemic. Considering this activity is carried out during the pandemic, of course, many things need to be considered such as health protocols and physical distance restrictions. Considering that this program involves many disabled friends ranging from deaf, mute, and blind people, this program is also designed to be able to adjust to the special needs of diffable friends. Such as collaborating with the Medical Team, Rescue, and Interpreter. Possible obstacles that may occur during the event can be prevented and overcome. This event also collaborates with Kompas TV in the Jalan-Jalan Lets Go” program which can expand publications, educate and inform the wider community about extraordinary programs by the Kulon Progo Regency Tourism Office. In summary, conclusions are drawn and some suggestions are offered regarding the topics that are likely to provide opportunities for future research directions.
Revitalisasi Makanan Tradisional Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner Di Kabupaten Semarang Sasono, ken widyatwati
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.15584

Abstract

Penelitian ini bertujuan merevitalisasikan dan menjelaskan potensi dan keragaman produk makanan tradisional yang khas di desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang. Makanan tradisional  khas desa wisata Kemetul mempunyai potensi sebagai daya tarik  wisata kuliner di Kabupataen Semarang. Hasil  penelitian ini dapat memberikan informasi dan data yang dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan,  pemerintah daerah , pelaku bisnis kuliner  , biro perjalanan dan masyarakat  untuk pengembangan potensi wisata dan promosi makanan tradisional. Metode peneitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan  observasi, wawancara mendalam  dan studi pustaka untuk mendapatkan informasi yang lengkap tentang  potensi makanan tradisional di Desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang. Wawancara mendalam dilakukan pada saat observasi dengan  pemilik usaha pembuatan makanan trasional, pengrajin makanan tradisional, dan  penjual makanan tradisional. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah revitalisasi dan pemetaan sebaran potensi makanan tradisional di desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang. Berdasarkan penelitian ini dapat disebutkan bahwa desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang dapat dikembangkan dan memiliki potensi dan daya tarik wisata kuliner. Wisata kuliner yang dapat dikembangkan di desa wisata Kemetul berupa produk olahan makanan tradisional rakyat  seperti : marning,krupuk,rempeyek,rangginang, sambel tumpang, gendar pecel, sega jagung, aneka jajan pasar antara lain, gethuk, truk bintul,meniran, hawuk-hawuk,  jadah, jenang, wajik.    Makanan tradisional desa wisata Kemetul  memiliki keunikan, rasa dan aroma yang khas, sehingga makanan tradisional ini  perlu  di lestarikan dan dikembangkan melalui publikasi, festival makanan tradisional, lomba makanan tradisional, dan dipromosikan sebagai wisata kuiner pedesaan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang. Kata kunci: Revitalisasi,  makanan tradisional, meningkatan perekonomian
Peran Gastronomi dalam Meningkatkan Daya Saing Destinasi Pariwisata: Studi pada Destinasi Wisata Kuliner di Kota Semarang Arifandi, Arifandi
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i2.25170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran gastronomi dalam meningkatkan daya saing pariwisata Kota Semarang. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci seperti autentisitas, inovasi, dan keberlanjutan yang berkontribusi terhadap pengembangan wisata kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kuliner tidak hanya memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan, tetapi juga memperkaya pengalaman wisatawan. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi dan tradisi dalam pengembangan sektor kuliner. Rekomendasi yang diberikan mencakup pengembangan regulasi pendukung, insentif untuk pelaku usaha, serta peningkatan kapasitas SDM dan infrastruktur. Penelitian ini juga menyarankan studi lanjutan untuk menganalisis dampak ekonomi kuantitatif, preferensi wisatawan, dan pengembangan model bisnis berkelanjutan
Lanskap Linguistik Daya Tarik Wisata: Aspek Multilingualisme di Kawasan Pariwisata Nasional Lembang dan Tangkubanparahu Abdullah, Cep Ubad; Wulung, Shandra Rama Panji
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i1.14350

Abstract

Rencana Jangka Menengah Nasional tahun 2020-2025 telah menetapkan arah pembangunan terkait kepariwisataan di Indonesia, diantaranya yaitu kawasan Lembang dan Tangkubanparahu yang masuk dalam Destinasi Pariwisata Nasional Bandung-Ciwidey. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui multilingualisme dalam lanskap linguistik di Kawasan pariwisata. Penelitian dilakukan selama enam bulan yang berlokasi di tiga daya tarik wisata di Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN) Lembang dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tangkubanparahu yaitu Taman Wisata Alam Tangkubanparahu, Lembang Park Zoo, dan The Great Asia Afrika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumen sekunder bersumber pada penelitian terdahulu, pustaka, dan kebijakan pemerintah terkait kepariwisataan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif deskriptif. Temuan penelitian menunjukan bahwa dari tiga daya tarik wisata monolingual mendominasi karakteristik multilingualisme dengan Lembang Park Zoo sebagai daya tarik wisata yang memiliki tanda multilingualisme tertinggi. Sementara kepemilikan didominasi oleh top-down yang dilakukan oleh pengelola daya tarik wisata dan pemerintah setempat.
Optimalisasi Higiene dan Sanitasi Operasional untuk Peningkatan Mutu Produksi di Dapur Utama Firmansyah, Aulia
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i1.21893

Abstract

Hygiene dan sanitasi merupakan hal penting yang diterapkanm oleh setiap hotel khususnya hotel berbintang empat dan berbintang lima. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pemahaman dan pelaksanaan standar oeprasional prosedur (SOP) higiene dan sanitasi oleh staf main kitchen atau petugas pengolah makanan untuk meningkatkan kualitas makanan tempat penelitian merupakan hotel berbintang empat di pusat kota Surakarta, berusaha melakukan peningkatan terhadap hygiene dan sanitasi. Dari sini penulis melakukan penelitian, apakah hygiene dan sanitasi yang ada di tempat penulis melakukan penelitian telah meningkatkan kualitas makanan secara maksimal dengan cara melakukan pengamatan dan penyebaran quesioner terhadap petugas pengolah makanan mengenai higienen dan sanitasi yang berada di area kerja, peralatan yang digunakan untuk mengolah makanan dan perseorangan. Dari hasil pengamatan dan penyebaran questioner, didapatkan bahwa higigene dan sanitasi di tempat penulis melakukan penelitian, secara umum sudah dalam keadaan maksimal, seperti dilihat dari hasil quesioner 51.05% responden menjawab selalu, 30,69% responden menjawab sering, 11,79% menjawab kadang, 4,69% responden menjawab jarang dan 1,26% responden menjawab tidak pernah. Dapat disimpulkan dari jawaban quesioner yang masuk bahwa staf pengolahan makanan telah menjalankan standar operasional prosedur (SOP) higiene dan sanitasi akan tetapi ada 2 hal dari hygiene dan sanitasi yang belum dijalankan dengan maksimal dan perlu mendapatkan perhatian untuk lebih di tingkatkan, yaitu tidak mengunyah permen karet saat bekerja danb tidak duduk diatas working table.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025 Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024 Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024 Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023 Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023 Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2022 Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2021 Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2018 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2017 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2016 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2015 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - Masret 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2012 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2010 More Issue