cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Pemahaman Proses Sekuel V-A-K Melalui Komunikasi Intrapersonal dalam Meningkatkan Kemampuan Diri Dayana Dayana; Emilia Ramadhani; Safrin Safrin
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 8, No 1 (2022): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i1.6881

Abstract

Gaya belajar individu tidak dapat kita tentukan dari salah satu tipe yang dominan yaitu visual, auditori dan kinestetik (V-A-K) seperti pemahaman pada umumnya. Ada proses yang terjadi dalam diri individu dalam menerima informasi baik itu secara eksternal maupun internal. Informasi yang kita ketahui selama ini sering mengkategorikan apakah seseorang termasuk tipe visual, auditori atau kinestetik. Hal ini sebenarnya hanya sebagai pemicu awal sesorang untuk bereaksi terhadap sebuah informasi. Reaksi berikutnya (proses sekuel) yang tidak lagi diamati oleh para ahli sehingga sering mengkategorikan seseorang dominan pada salah satu tipe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses sekuel V-A-K pada Komunikasi Intrapersonal yang terjadi dalam diri Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dalam memahami situasi yang dapat memotivasi diri untuk belajar. Informan pada penelitian ini terdiri dari mahasiswa USU yang berjumlah 108 orang yang bersedia untuk mengungkap proses sekuel V-A-K yang terjadi dalam dirinya melalui metode pendampingan. Hasil penelitian menemukan bahwa semakin mampu sesorang berkomunikasi dengan dirinya, terutama yang berkaitan dengan pengalaman-pengalaman masa lalu saat termotivasi untuk menguasai suatu pembelajaran atau keahlian tertentu dan kemudian mampu mengingat dan merasakan prosesnya maka semakin mudah ia untuk menguasai suatu ilmu atau keahlian baru.
Tradisi Manjapuik Marapulai Suku Minangkabau di Kota Medan (Kajian dalam Perspektif Komunikasi Islam) Kartini Sikumbang
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 8, No 1 (2022): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i1.5154

Abstract

Tradisi Manjapuik Marapulai tidak terlepas dari peristiwa komunikasi dimana proses komunikasi yang terjadi dilakukan oleh juru bicara dari masing-masing perwakilan baik dari keluarga anak daro atau mempelai wanita maupun marapulai atau pihak lelaki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Manjapuik Marapulai pada etnik Minangkabau di Kota Medan dan menurut kajian perspektif komunikasi Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah para ketua adat Surau Tujuh Koto, IKBS Sumatera Utara, Minang Sati, Persatuan Keluarga Ulakan Tapakis Kataping Sumatera Utara (PKUTK), Ikatan Keluarga Tanjung dan Sikumbang. Hasil penelitian ini adalah pertama, persiapan Manjapuik Marapulai dengan tokoh adat ninik mamak di kediaman wanita dengan mempersiapkan dan menyajikan makanan tradisional, minuman, pakaian, emas dan uang sebagai nilai kasih sayang. Kedua, proses Manjapuik Marapulai di kediaman calon pengantin pria melalui proses penyambutan dengan membuka kata dari pihak anak daro dengan pihak marapulai. Prinsip komunikasi Islam sudah sesuai dengan konsep Qaulan Karima, Sadida, Ma’rufa, Sadida, Layina dan Baligho serta penerapan nilai komunikasi Islam dalam Manjapuik Marapulai pada etnik Minangkabau di Kota Medan yaitu bentuk komunikasi secara estetika dan budaya serta, partisipan yaitu untuk menguatkan makna rasa persaudaraan yang tinggi sesuai dengan prinsip Islam yaitu saling tolong menolong.
Komunikasi Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal dalam Penanggulangan Stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara Hasan Sazali; Mailin Mailin; Nirwanti Harahap
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 8, No 1 (2022): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i1.5640

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konsep, program visi dan misi (semuanya masuk ke dalam prinsip komunikasi inter-aktif puskesmas Kabupaten Batubara dan puskesmas Kecamatan Tanjung Tiram) dalam melakukan komunikasi persuasif dan komunikasi preventif, serta mengulas program atau strategi khusus yang dilakukan oleh puskesmas di bawah dinas kesehatan Kabupaten Batubara dalam upaya menanggulangi stunting anak di Pesisir Kabupaten Batubara khususnya di 10 kelurahan/desa Kecamatan Tanjung Tiram melalui penguatan komunikasi berbasis kearifan lokal terutama di objek penelitian yakni di Kecamatan Tanjung tiram. Analisis data yang digunakan peneliti disini adalah non-statistik dengan menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Konsep dan Program yang dikembangkan dalam pelaksanaan penguatan komunikasi pembangunan berbasis kearifan lokal dalam penanggulangan stunting oleh dinas kesehatan di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara. Konsepnya ada dua yakni konsep penguatan komunikasi pembangunan berbasis edukasi, dan komunikasi pembangunan berbasis komunitas, sementara itu berkenaan dengan program yang dikembangkan dalam pelaksanaan penguatan komunikasi pembangunan berbasis kearifan lokal terdapat lima, yakni; berbasikan pada budaya bidang mediator, bidang penyuluhan, bimbingan dan konseling, bidang kesehatan gizi, bidang pemberdayaan perempuan, dan bidang pembinaan.
Pengaruh Pemberitaan Covid-19 di Media Massa terhadap Tingkat Kecemasan Penyintas Covid 19 di Kabupaten Meranti Tutut Ismi Wahidar; Ikhma Zurani; Ahmad Fuadi; Ulfadilah Ulfadilah
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 8, No 1 (2022): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i1.5840

Abstract

Pemberitaan perkembangan kasus Covid-19 yang terus melonjak di televisi berpotensi menimbulkan perubahan psikologis salah satunya timbul rasa kecemasan pada penyintas Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh terpaan media televisi terhadap penyintas Covid-19 di Kepulauan Meranti. Penelitian ini menggunakan teori depedensi efek komunikasi massa menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi sebanyak 344 orang dan sampel 78 orang menggunakan rumus Taro Yamane dengan teknik accidental sampling. Teknik dan pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner (angket), studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Penelitian ini, melihat pengaruh pemberitaan Covid-19 di media massa terhadap tingkat kecemasan penyintas Covid-19 di Kabupaten Meranti. Hasil uji hipotesis variable X dan Y didapatkan nilai korelasi koefisien adalah 0,649 <0,05, dengan menggunakan skala guilford. Nilai ini diinterprestasikan bahwa hubungan kedua variabel penelitian berada pada kategori cukup melalui perhitungan analisis regresi sedehana juga diperoleh nilai r square atau koefisien determinasi sebesar 48,2 % sehingga dapat ditafsirkan bahwa variabel X memiliki pengaruh kontribusi sebesar 48,2 % terhadap variabel Y sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kesimpulan dapat diketahui bahwa pemberitaan Covid-19 di media massa terhadap tingkat kecemasan penyintas Covid-19 di Kabupaten Meranti berpengaruh tinggi.
Konsep Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Danau Toba Kabupaten Samosir Sumatera Utara Arief Marizki; Munzaimah Masril; Ian Pasaribu
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 8, No 1 (2022): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i1.5715

Abstract

Kawasan Danau Toba merupakan salah satu kawasan pariwisata super prioritas yang gencar melakukan berbagai promosi potensi alam dan budaya sebagai upaya menarik wisatawan dalam maupun luar negeri. Komunikasi pariwisata di Danau Toba Kabupaten Samosir menyangkut media sebagai saluran interaksi dalam menyampaikan informasi bagaimana kemampuan para pemangku kepentingan (stakeholder) pariwisata, baik itu pemerintah, pengusaha, hingga masyarakat. Saat ini strategi baru dalam komunikasi pariwisata memanfaatkan new media seperti facebook, Instagram, twitter dan whatsapp. Penelitian ini berfokus pada Kabupaten Samosir dengan tujuan penelitian adalah menjelaskan peluang dan tantangan pengembangan sektor pariwisata di Kawasan Danau Toba sebagai konsep dalam Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal. Komunikasi pariwisata berkaitan dengan jaringan (networks), norma-norma (norms), dan kepercayaan sosial (social trust) yang tujuannya tidak hanya untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi juga meningkatkan perekonomian warga lokal di Kabupaten Samosir. Komunikasi pariwisata menjadi bagian yang sangat penting dalam tercapainya keseimbangan pengakomodasian berbagai kepentingan pariwisata melalui tindakan yang cepat dan tepat sasaran. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan wawancara, referensi jurnal, buku dan dokumen-dokumen ataupun laporan yang berkaitan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa adanya peluang atau Potensi Pariwisata di Kabupaten Samosir dengan didukung Strategi Komunikasi berbasis digital.
Strategi Pengelolaan Komunikasi Corporate Social Responsibility Melalui Program Bukit Mekar PT. PERTAMINA RU II Dumai Welly Wirman; Genny Gustina Sari; Indah Kus Pratiwi
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v7i1.4279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan-tahapan dalam pengelolaan program CSR Pertanian dan Perikanan Bukit Mekar Terpadu.  Menggunakan metode penelitian kualitatif, dan penentuan informan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertamina RU II Dumai CSR melaksanakan empat tahapan pengelolaan program CSR Bukit Mekar diantaranya: tahap perencanaan program CSR Dumai RU II melakukan social mapping untuk mengetahui wilayah binaan yang membutuhkan program. pendampingan dan pengumpulan permasalahan sosial di wilayah binaan yang meliputi penyuluhan dan pendampingan tentang program yang akan dilaksanakan. Pemantauan program, termasuk pemantauan sistematis yang dilakukan oleh CSR Pertamina RU II Dumai dan pemangku kepentingan terkait. Evaluasi, yang dilakukan untuk kelangsungan program agar terus berjalan dan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat yang dikelola oleh Kelompok Tani. Untuk melihat upaya perusahaan dalam memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada Grup Bukit Mekar atas pengelolaan program Pertanian dan Perikanan Bukit Mekar Terpadu, perusahaan berupaya mewujudkan program CSR ini menjadi Ikon Pariwisata Kota Dumai. Kesimpulan penelitian ini bahwa Pertamina RU II Dumai CSR melaksanakan empat tahapan pengelolaan program CSR Bukit Mekar diantaranya: tahap perencanaan program CSR Dumai RU II, pendampingan dan pengumpulan permasalahan sosial di wilayah binaan, Pemantauan program, Evaluasi, yang dilakukan untuk kelangsungan program agar terus berjalan dan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat yang dikelola oleh Kelompok Tani.
Sosial Media Marketing : Peluang & Tantangan bagi UMKM Lokal Di Masa Pandemi Covid-19 Heidy Arviani; Dyva Claretta; Kusnarto Kusnarto; Nisrina Delinda; Savira Izzaanti
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v7i1.4356

Abstract

Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh dalam perekonomian Indonesia pada tahun 2020 termasuk Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Untuk mensiasatinya, para pelaku UMKM melakukan pemasaran online menggunakan sosial media yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya operasional yang minim. Tujuan dalam penelitian ini adalah Bagaimana respon dan pengalaman pelaku UMKM lokal dalam penerapan Sosial Media Marketing. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Hasil penelitian bahwa sebagian besar para pelaku UMKM merupakan generasi X dengan tahun kelahiran 1965-1980 berlatar belakang pendidikan yang rendah cenderung kesulitan menyesuaikan diri dengan teknologi khususnya pada masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala sesuatu serba online. Mereka tidak memiliki skill desain dan tidak mengerti bagaimana teknik foto produk yang menarik dan memiliki nilai jual. Kesimpulan penelitian ini para pelaku UMKM merupakan generasi X kesulitan untuk belajar menyesuaikan diri dengan teknologi khususnya pada masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala sesuatu serba online.
Efektivitas Iklan Traveloka Televisi Konvensional Pada Konsumen di Era Digital Sri Hesti; Said Nuwrun Thasimmim; Wandira Rimayanti
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v7i1.4417

Abstract

Tujuan Traveloka beriklan adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hadirnya Traveloka sebagai salah satu pelopor online travel agency di Indonesia, serta untuk meningkatkan jumlah pengguna. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas iklan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan paradigma positivistik.  Pengukuran efektivitas iklan dilakukan dengan menggunakan model Customer Response Index (CRI). Hasil pengukuran di analisis disertai dengan penjelasan faktor-faktor yang menjadi alasan responden dalam memberikan respon mengacu pada indikator dari model Hierarchy of Effect. Hasil akhir penghitungan diperoleh nilai CRI sebesar 51,4% lebih besar dari unaware 1,4%, no comprehend 5,1%, no interest 12,9%, no intention 9,6% dan no action 19,6%. Hal tersebut menunjukkan bahwa iklan televisi Traveloka “Edisi Ramadhan–Trip Mudik” tahun 2017 efektif. Kesimpulan diperoleh melalui pengujian model CRI diketahui bahwa nilai CRI (tahap action) lebih besar dari unaware, no comprehend, no interest, no intention dan no action iklan televisi Traveloka “Edisi Ramadhan–Trip Mudik” tahun 2017 efektif.
Pelaporan Berita di Masa Bencana: Studi Kasus Radio Darurat di Lombok Ressi Dwiana
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v7i1.4427

Abstract

Penunjukkan kekhususan dari penyiaran darurat, artikel ini bertujuan untuk mengkaji model pemberitaan radio darurat saat bencana di Pulau Lombok. Studi ini mengikuti metode studi kasus intrinsik, fokus pada kinerja radio darurat yang beroperasi berlawanan dengan media arus utama. Hasil penelitian bahwa Artikel ini mengupas tentang pemberitaan di radio darurat yang didirikan oleh Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) di Lombok, kota yang dilanda gempa bumi pada Agustus 2018. Pelaporan berita saat bencana menjadi masalah besar di Indonesia. Karena seringnya terjadi bencana di Indonesia, kritik terhadap pemberitaan media juga bermunculan. Dari persoalan teknis hingga ekonomi politik media, beroperasinya media massa berkali-kali menyebabkan disinformasi. Komunitas yang terkena dampak adalah yang paling menderita dari kondisi ini. Selain tidak mampu memperkuat  masyarakat penyintas, pada gempa Lombok, para politisi memanfaatkan isu kemanusiaan ini dan menyeret media ke dalam debat politik yang tidak membawa manfaat bagi masyarakat penyintas. Kesimpulan mendapati bahwa meredupkan gaya pemberitaan bencana seperti mitos bencana dan sensasionalisme, radio komunitas memberikan perhatian pada hal-hal yang positif sembari menyiarkan diskusi tentang masalah-masalah nyata masyarakat seperti gangguan stres pasca trauma (PTSD). Selain itu, media sosial juga menjadi saluran penting bagi komunitas yang lebih luas, tim CR juga membuat konten dan tagar yang antusias.
Penyerapan dan Pemanfaatan Kompetensi Komunikasi dalam Membentuk Excellent Public Relation melalui PERHUMAS BPC Riau Genny Gustina Sari; Welly Wirman; Tutut Ismi Wahidar; Ikhma Zurani; Salwa Fahira; Gasela Hardianti
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v7i1.4443

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada upaya-upaya merumuskan kebijakan-kebijakan yang nantinya bisa diterapkan di Intansi-intansi yang ada tidak hanya dalam skala regional namun juga nasional mengenai apa dan bagaimana PR itu selayaknya di lapangan sehingga kita mampu mewujudkan kompetensi komunikasi yang excellent. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada 4 orang informan dari PERHUMAS Wilayah Riau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mewujudkan excellent PR tidak bisa hanya dari satu pihak saja, kerjasama dan integrasi yang solid antara perusahaan yang berkomitmen mewujudkan excellent PR dengan praktisi PR yang tidak berhenti memperbaiki kualitas mereka. Hambatan dalam mewujudkan excellent PR di Wilayah Riau sejauh ini adalah kurangnya pemahaman mengenai fungsi dan tugas humas, divisi humas masih dianggap sebagai pelengkap dan digabungkan dengan divisi lainnya, minimnya pelatihan kehumasan baik ditingkat akademisi maupun masyarakat serta penerapan excellent PR dianggap terlalu sulit dan rumit untuk diwujudkan. Kesimpulan penelitian ini bahwa Penyerapan kompetensi komunikasi PR di beberapa Intansi di Provinsi Riau dirasa masih belum maksimal.