cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
EWIRAUSAHAAN SOSIAL DAN TARAF HIDUP MASYARAKAT TUNAGRAHITA (Kajian di “Kampung Idiot” Desa Karangpatihan, Jawa Timur) Nurfiani, Sari; Kolopaking, Lala M
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kapasitas lembaga  kewirausahaan sosial lokal dengan taraf hidup masyarakat tunagrahita di Desa Karangpatihan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan didukung dengan data kualitatif yang melibatkan responden warga tunagrahita. Rumah Harapan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial warga tunagrahita dengan usaha keset kain perca (73,3%) meskipun indeks taraf hidup mereka paling rendah di masyarakat. Temuan ini didukung uji kuantitatif yang menunjukkan adanya korelasi signifikan antara kapasitas lembaga Rumah Harapan dan taraf hidup warga tunagrahita. Hal ini tidak terlepas dari adanya faktor internal dan eksternal yang mendorong Rumah Harapan. Sehingga penting untuk menemukan sosok wirausahawan sosial karena pendekatan komunitas tidak akan berhasil. Persoalan sosial tidak hanya bisa diselesaikan dengan memberi ‘bantuan’ tetapi  memberikan kompetensi atau kemampuan melalui pendekatan komunitas.Kata Kunci : pemberdayaan masyarakat, lembaga, kesejahteraan masyarakat======ABSTRACTThis research aimed to analyze the correlation between the capacity of social entrepreneurship institutions with the living standard of mental-retardation people in Karangpatihan Village. The method used a quantitative method and supported by qualitative data that involved mental-retardation people as respondent. Rumah Harapan was able to improve the economic and social welfare of the mental-retardation people through rags doormat business (73.3%). These research found were supported by a quantitative test that indicates a significant correlation between the capacity of Rumah Harapan and the standards of living of mental-retardation people. This condition was inseparable from the existence of internal and external factors that encouraged Rumah Harapan. It is necessary to figure the social entrepreneur. Without an entrepreneurial-minded individual, the community approach did not work. In addition, social problems could not only be complemented by providing 'ministration' but also driving competencies or capabilities through a community approach.Keyword : community empowerment, community welfare,  institution
Pengaruh Peran Pemimpin Lokal terhadap Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam KUBE Caraka Putra Sari, Norma Novita; Barlan, Zessy Ardinal
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis modal yang dimiliki oleh  pemimpin lokal dalam berperan di KUBE Caraka Putra; (2) menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam KUBE Caraka Putra; (3) menganalisis pengaruh peran pemimpin lokal terhadap tingkat partisipasi dalam KUBE Caraka Putra. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif (metode survei) dan metode kualitatif (wawancara mendalam dan observasi lapang) dalam proses pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan di Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Hasil penelitan menunjukkan, pertama, Peran pemimpin lokal dalam bentuk mobilisator dan mediator yang memiliki modal manusia,institusi, sosial, ekonomi, dan moral dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam KUBE Caraka Putra. Kedua, Partisipasi masyarakat KUBE Caraka Putratermasuk dalam kategori nonpartisipasi. Ketiga, adanya pengaruh peran pemimpin lokal sebagai mobilisator dan mediator yang mempunyai modal manusia, institusi, sosial, ekonomi, dan moral menyebabkan partisipasi masyarakat masih pada tingkat manipulasi dalam kategori nonpartisipasi.Kata kunci: partisipasi masyarakat, pemberdayaan masyarakat, peran pemimpin lokal=====ABSTRACTThis study aims: (1) to analyze the capital owned by local leaders in playing a role in KUBE Caraka Putra; (2) to analyze the level of community participation in KUBE Caraka Putra; (3) to analyze the influence of the role of local leaders on the level of participation in KUBE Caraka Putra. This research approach uses quantitative methods (survey methods) and qualitative methods (in-depth interviews and field observations) in the data collection process. This research was conducted in Biru Village, Majalaya District, Bandung Regency. The research results show, first, the role of local leaders in the form of mobilizers and mediators who have human, institutional, social, economic, and moral capital can increase community participation in KUBE Caraka Putra. Secondly, the participation of the KUBE Caraka Putra community was included in the non-participation category. Third, there is the influence of the role of local leaders as  mobilizers and mediators who have human, institutional, social, economic, and moral capital causing public participation at the level of manipulation in the non-participation category.Keywords: community empowerment, community participation, the role of local leaders
Analisis Strategi Adaptasi dan Kerentanan Nafkah Rumahtangga Petani di Kawasan Pasang Surut Liantiame, Liantiame; Dharmawan, Arya Hadi
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.3.341-360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur, strategi adaptasi, dan kerentanan nafkah petani penduduk transmigran dan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dengan menggunakan kuesioner dan didukung oleh data kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dua komunitas yang berbeda memiliki ekosistem yang sama dan menghadapi tekanan yang sama tetapi merespon krisis dengan cara yang berbeda. Pendapatan struktur nafkah dari sektor on farm pada rumah tangga petani transmigran lebih banyak daripada masyarakat lokal. Strategi adaptasi rumah tangga petani transmigran lebih tinggi daripada masyarakat lokal sehingga memiliki kerentanan nafkah yang rendah. Rumah tangga petani lokal lebih rentan terpapar oleh pengaruh air pasang karena melakukan strategi adaptasi yang lebih sedikit. Kata kunci: kerentanan nafkah, strategi adaptasi, struktur nafkah=====ABSTRACTThis study aims to analyze the structure, adaptation strategies, and vulnerability of transmigrants and local residents. The research method used was survey research using a questionnaire and supported by qualitative data through in-depth interviews. The results of this study show that two different communities have the same ecosystem and face the same pressure but respond to the crisis in different ways. The income structure of livelihoods from the on-farm sector in transmigrant farmer households is more than the local community. The adaptation strategy of transmigrant farmer households is higher than that of the local community and thus has a low livelihood vulnerability. The households of local farmers are more susceptible to exposure to the influence of the tide because they carry out fewer adaptation strategies.Keywords: Livelihood vulnerability, adaptation strategy, livelihood structure
Tingkat Partisipasi Masyarakat dan Keberlanjutan Pengelolaan Bank Sampah di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal Pamilutsih, Kiki; Sadono, Dwi; Wahyuni, Endang Sri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 5 (2020): Article in Press
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.5.%p

Abstract

Waste banks as a place for sorting and collecting waste that can be recycled and / or reused which has economic value but is oriented to environmental sustainability. Waste banks require community participation in their implementation so that they are expected to provide benefits. These benefits can make the waste bank program experience sustainability in carrying out waste management activities. The purpose of this study is to (1) analyze the level of community participation in Waste Banks; (2) analyze the factors related to the level of participation; and (3) analyze the relationship between the level of community participation and the level of sustainability of the waste bank program. Data were collected using questionnaire instruments and analyzed using Rank Spearman correlation test. The results of the study involving 50 respondents indicated that the factors related to the level of community participation were the level of non-formal education, government support, procurement of facilities and infrastructure, and the acquisition of incentives. The level of community participation is significantly related to the sustainability of waste management activities through waste banks. 
Hubungan Iklim Komunikasi Organisasi dengan Kepuasan Kerja untuk Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintahan Desa Oktavianita, Bella; Sarwoprasodjo, Sarwititi
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.517-526

Abstract

Iklim komunikasi organisasi merupakan persepsi pegawai mengenai peristiwa yang terjadi di lingkungannya. Kantor Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor merupakan salah satu kantor desa yang memiliki berbagai prestasi. Prestasi yang sudah diraih tentu saja tidak lepas dari peran kinerja aparatur pemerintahan desa dan masyarakat yang terlibat dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kepuasaan kerja yang dirasakan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan iklim komunikasi organisasi dengan kepuasan kerja dan hubungan kepuasan kerja dengan kinerja aparatur pemerintahan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan kuesioner yang didukung oleh data kualitatif melalui teknik wawancara mendalam dan studi literatur dengan responden sebanyak 36 orang. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan nyata antara iklim komunikasi organisasi dengan kepuasan kerja dan hubungan sangat nyata antara kepuasan kerja dengan kinerja aparatur pemerintahan desa.Kata Kunci: iklim komunikasi, kepuasan kerja, kinerja, komunikasi organisasi=====ABSTRACTOrganizational communication climate was the employee's perception of events that occurred in their environment. The Cibalung Village Office, Cijeruk Subdistrict, Bogor District was one of the village offices that had various achievements. The achievements that have been achieved certainly could not be separated from the role of the performance of the village government apparatus and the community involved in creating a productive work environment and perceived job satisfaction. Therefore, this study aimed to analyze the relationship of organizational communication climate with job satisfaction and the relationship of job satisfaction with the performance of village government officials. This study used a quantitative approach through a survey method with a questionnaire supported by qualitative data through in-depth interview techniques and literature studies with 36 respondents. The results obtained indicated that there was a real relationship between organizational communication with job satisfaction and the very obvious relationship between job satisfaction by the performance of the village government apparatus.Keywords: communication climate, job satisfaction, performance, organizational communication
Hubungan Tingkat Partisipasi Dalam Program Bank Sampah Terhadap Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah Nispawijaya, Tsanny Callista; Nasdian, Fredian Tonny
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 5 (2020): Article in Press
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.5.%p

Abstract

Bank Sampah Dandelion merupakan program pemberdayaan desa oleh mahasiswa BEM Fakultas Ekonomi dan Manajemen dalam bidang lingkungan yang bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan sampah masyarakat. Pemberdayaan berkaitan erat dengan partisipai masyarakat. Tingkatan partisipasi (Cohen & Uphoff 1979) dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil lalu evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi pada program bank sampah dengan perubahan perilaku pengelolaan sampah program Bank Sampah Dandelion. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi dengan metode studi kasus dan metode survei untuk menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif, dengan data kuantitatif diperoleh melalui kuisioner sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara partisipasi keanggotaan bank sampah terhadap perubahan perilaku pengelolaan sampah lemah. Hal tersebut dikarenakan rendahnya partisipasi nasabah dalam menjalani bank sampah karena minimnya fasilitator dalam membimbing nasabah bank sampah. Partisipasi yang rendah menyebabkan sulitnya terjadi perubahan dalam perilaku mengelola sampah.
Efektivitas Instagram sebagai Media Promosi Produk Pangan Olahan Perikanan “CLIPSS CHIPS” Putri, Rizqa Leony; Purnaningsih, Ninuk
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.463-476

Abstract

Produk pangan yang dihasilkan dari agroindustri berkembang pesat setiap tahunnya. Besarnya permintaan akan makanan dan minuman tersebut membuat pelaku usaha memasarkan produk pangan olahan yang saat ini banyak digemari masyarakat. Industri produk pangan olahan baik dalam skala kecil maupun besar bersaing dalam menciptakan promosi yang dapat meningkatkan minat masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi, pelaku usaha mulai mengembangkan penjualannya ke seluruh wilayah Indonesia bahkan mancanegara dengan melakukan pemasaran melalui media sosial, khususnya instagram. Media sosial instagram dapat memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkomunikasi kepada calon konsumen potensial secara langsung karena kegiatan promosi dilakukan tanpa batasan ruang dan waktu. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini merupakan uji korelasi dengan pemilihan responden melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara karakteristik pengguna instagram dengan keterdedahan media sosial. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keterdedahan media sosial memiliki hubungan dengan efektivitas media promosi.Kata Kunci : Komunikasi pemasaran, promosi, produk pangan olahan======ABSTRACTFood products produced from agro-industries develop rapidly each year. The large demand for food and beverages has made businesses market processed food products that are currently much loved by the public. The processed food product industry both in small and large scale competes in creating promotions that can increase public interest. Along with technological developments, businesses have begun to expand their sales to all regions of Indonesia and even abroad by marketing through social media, especially Instagram. Instagram social media can provide opportunities for business people to communicate with potential customers directly because promotional activities are carried out without space and time restrictions. The data analysis technique used in this study is a correlation test with the selection of respondents through the accidental sampling technique. The results showed that there was no relationship between the characteristics of Instagram users and social media exposure. The results also showed that social media expertise has a relationship with the effectiveness of promotional media.Keywords: marketing communication, promotion, processed food product
Pengaruh Pengelolaan Hutan berbasis Kearifan Lokal terhadap Kelestarian Keanekaragaman Hayati Maulida, Mawar; Mardiana, Rina
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.3.361-376

Abstract

Hutan Adat Kasepuhan Karang merupakan salah satu hutan adat yang telah diakui keberadaannya oleh negara. Masyarakat Adat Kasepuhan Karang merupakan masyarakat yang tinggal di wilayah hutan adat tersebut karena memiliki ikatan pada lingkungan alam. Berdasarkan sejarah hidupnya, mereka meyakini kearifan lokal dalam mengelola hutan yang telah diwariskan oleh leluhur. Kearifan lokal tersebut berbentuk anjuran dan larangan yang diyakini dapat memberikan dampak pada kondisi hutan termasuk kelestarian keanekaragaman hayatinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepatuhan masyarakat adat pada anjuran dan larangan terhadap kelestarian keanekaragaman hayati di Hutan Adat Kasepuhan Karang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan kuisioner yang didukung dengan data kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan masyarakat menjalankan anjuran berpengaruh terhadap kelestarian keanekaragaman hayati. Sementara itu kepatuhan menjauhi larangan tidak berpengaruh terhadap kelestarian keanekaragaman hayati. Hal ini disebabkan karena masyarakat memandang larangan tidak berdampak langsung pada kondisi hutan.Kata kunci: kearifan lokal, hutan adat, kelestarian keanekaragaman hayati=====ABSTRACTKasepuhan Karang Customary Forest is one of the customary forests that has been approved by the government. Kasepuhan Karang Community is a community that lives in the customary forest that bonded with the environment. Based on their history, they believe in local wisdom to manage the forest that has been inherited by the ancestor. The local wisdom consists of suggestion and prohibition which is believed can affect the forest including the biodiversity. This research goal is to analyze the effect of conformity of community to suggestion and prohibition towards the preservation of biodiversity in Kasepuhan Karang Customary Forest. The methods used in this research is a quantitative approach by using a questionnaire supported with qualitative data by an in-depth interview. Results from this research are conformity of community to suggestion effect on the preservation of biodiversity, meanwhile conformity of community to avoid prohibition not effect on the preservation of biodiversity.Keywords: Customary forest, local wisdom, preservation of biodiversity
Partisipasi Masyarakat dan Keberhasilan Pengembangan "Kampoeng Wisata Cinangneng" Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Sundari, Destiyana; Virianita, Ratri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 5 (2020): Article in Press
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.5.%p

Abstract

ABSTRACTThe success in developing "Kampoeng Wisata Cinangneng (KWC)" can be seen from how the community participated in it. The purpose of this study was to analyze the level of community participation in developing “KWC”, analyze internal and external factors related to the level of community participation, analyze the success of “KWC”, and analyze the relationship between the level of community participation and the success of “KWC” development. This research was conducted in "Kampoeng Wisata Cinangneng", Cihideung Udik Village, Ciampea District, Bogor Regency. Respondents in this study were 50 people from Cihideung Udik Village who participated in the Development of “KWC”. The study showed that age (rs -0,288 ; p<0,05) and education level (rs 0,364 ; p<0,05) as internal factors are correlated to comunity participation stage (rs -0,160 ; p>0,005). Allso, correlation showed that external factors and the level of community participation (rs 0.562 ; p<0.05), such as the influence of driving actors (rs 0.508 ; p<0.05) and supporting facilities (rs 0.453 ; p<0.05). But, there is no correlation between the level of community participation and the success rate of developing "KWC" (rs 0.164 ; p>0.05). Although, there is correlation between of benefits of community participation stage and the success rate of developing “KWC” (rs 480 ; p<0.05). Keywords: society participation, the success of developing a “Kampoeng Wisata Cinangneng”. ABSTRAK                     Keberhasilan dalam mengembangkan “Kampoeng Wisata Cinangneng (KWC)” dapat dilihat dari seberapa berperannya masyarakat ikut berpartisipasi di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam mengembangkan “KWC”, menganalisis faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat, menganalisis keberhasilan “KWC”, dan menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi masyarakat dan tingkat keberhasilan pengembangan “KWC”. Penelitian ini dilakukan di “Kampoeng Wisata Cinangneng” Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang masyarakat Desa Cihideung Udik yang berpartisipasi dalam Pengembangan “KWC”. Penelitian ini menunjukkan bahwa umur (rs -0.288 ; p<0,05) dan tingkat pendidikan (rs 0,364 ; p<0,05) sebagai faktor internal berhubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat (rs -0,160 ; p>0,005). Demikian juga, terdapat hubungan antara faktor eksternal dan tingkat partisipasi masyarakat (rs 0,562 ; p<0,05), seperti pengaruh aktor penggerak (rs 0,508 ; p<0,05) dan fasilitas pendukung (rs 0,453 ; p<0,05). Tetapi, tidak terdapat hubungan antara tingkat partisipasi masyarakat dan tingkat keberhasilan pengembangan "KWC" (rs 0,164 ; p>0,05). Meskipun, terdapat hubungan antara tahap menikmati hasil partisipasi masyarakat dan tingkat keberhasilan pengembangan "KWC" (rs 480 ; p<0,05). Kata kunci: keberhasilan pengembangan “Kampoeng Wisata Cinangneng”, partisipasi masyarakat
Hubungan Karakteristik Pengguna dan Perilaku Penggunaan Portal Data BMKG dengan Tingkat Kepuasan Perolehan Data Iklim Raja, Melita Emas Lumban; Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.527-544

Abstract

Masyarakat dapat mengakses informasi data iklim seperti data Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara, dan Geofisika dari berbagai media yang digunakan. Lembaga pemerintah non kementerian di Indonesia yang berwenang terhadap data ini adalah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG menyediakan portal layanan data online yang berisikan data iklim, Portal ini secara khusus digunakan oleh mahasiswa Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB Angkatan 2015, 2016, dan 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna portal data terhadap perolehan data iklim yang disediakan oleh BMKG. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei menggunakan instrumen kuesioner dan didukung dengan data kualitatif dengan metode wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB Angkatan 2015, 2016, dan 2017 tidak puas atas perolehan data iklim yang disediakan oleh BMKG. Hal ini ditinjau berdasarkan hubungan karakteristik pengguna dan perilaku penggunaan dengan tingkat kepuasan perolehan data iklim dari portal layanan data online BMKG.Kata Kunci: gratification, tingkat kepuasan, perilaku penggunaan media=====ABSTRACTPublic can access information such as Meteorology, Climatology, Air Quality and Geophysics data from various media used. The non-ministerial government institutions in Indonesia that are authorized for this data are the Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG provides an online data service portal containing climate data. This portal is specifically used by students of the batch 2015, 2016 and 2017 from Department of Geophysics and Meteorology FMIPA IPB. The aim of this research is analyzing the satisfaction of data portal users on climate data acquisition provided by BMKG. The approach used is a quantitative approach with a survey method using a questionnaire instrument and supported by qualitative data with interview methods. The results of this study indicate that the students of the batch 2015, 2016, and 2017 from Department of Geophysics and Meteorology FMIPA IPB were not satisfied with the acquisition of climate data provided by BMKG. This was reviewed based on the relationship between user characteristics and usage behavior with satisfaction of climate data acquisition from BMKG's online data service portal.Keywords: gratification, satisfaction level, media use behavior

Filter by Year

2017 2025