cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat
ISSN : 20859929     EISSN : 25795414     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 520 Documents
STUDI KOMPARASI PERILAKU PENCEGAHAN TINGKAT PERTAMA KELUARGA PASIEN DIABETES MELLITUS ANTARA WILAYAH PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN BANYUMAS Arrum Firda Ayu Maqfiroch; Elviera Gamelia; Siti Masfiah
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.2925

Abstract

ABSTRAK Di Indonesia Diabetes Melitus menjadi salah satu penyakit tidak menular prioritas. Proporsi penduduk ≥15 tahun dengan diabetes mellitus (DM) adalah 6,9 persen. Prevalensi DM di Jawa Tengah berdasarkan diagnosis dokter sebesar 1,6 %. Data terbaru proporsi DM masyarakat perdesaan lebih tinggi (7,0%) daripada di perkotaan (6,8%). Kabupaten Banyumas pada tahun 2014 ID DM sebanyak 306 kasus dan ND DM sebanyak 1.878 kasus, dengan kasus yang tinggi di Puskesmas 1 Purwokerto Utara dan Puskesmas Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk menidentifikasi perbedaan perilaku pencegahan tingkat pertama keluarga pasien Diabetes Mellitus antara wilayah perdesaan dan perkotaan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan cross sectional, dengan populasi adalah seluruh pasien DM yang terdaftar pada program prolanis, di wilayah Puskesmas Karanglewas dan Puskesmas I Purwokerto Utara. Sampel yang diambil adalah 23 dari kelompok rural dan 33 dari kelompok urban. Data dianalisis dengan Independent T-test dan Mann Whitney test. Hasil studi menunjukkan bahwa dukungan tokoh masyakarat dan persepsi manfaat akan pencegahan DM secara signifikan terbukti berbeda antara rural dan urban. Variabel pengetahuan, sikap, saran dan prasarana, persepsi akan keparahan, persepsi akan kemungkinan terkena DM secara signifikan tidak terbukti berbeda. Kata kunci : Diabetes Mellitus, Pencegahan Primer, Rural, Urban
Faktor Risiko Neuropati Diabetik pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Faiqotunnuriyah Faiqotunnuriyah
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3227

Abstract

Diabetic neuropathy is a serious complication in diabetes mellitus sufferers which is caused by nerve damage, especially in the legs due to excessive blood sugar levels. The purpose of this study was to determine what factors are associated with the incidence of diabetic neuropathy in type 2 diabetes mellitus sufferers at Ungaran Hospital. This type of research is analytic observational using a case control study design. The samples were 25 cases and 25 controls who were selected using purposive sampling technique. The instrument used was a structured questionnaire. Data were analyzed using the chi square test and logistic regression with SPSS 16. The results showed that there was a relationship between hereditary history (OR = 3.78; 95% CI = 1.17-12.19), long suffering from diabetes (OR = 7.87; 95% CI = 2.07-29.94), history of dyslipidemia (OR = 3.18; 95% CI = 1.00-10.17), hypertension status (OR = 3.18; 95% CI = 1, 00-10.17), dietary adherence to DM (OR = 3.18; 95% CI = 1.00-10.17) and history of DM treatment (OR = 0.24; 95% CI = 0.06-0, 92) on the incidence of diabetic neuropathy in type 2 diabetes mellitus sufferers at Ungaran Hospital. Keywords: Diabetic Neuropathy, Risk Factors, DM Type 2
The Role of Bangu Bangu; Yuhanah Yuhanah; Grace Tedy Tulak; Heriviyatno Julika Siagian
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3228

Abstract

Hypertension is currently still a health problem in both developed and developing countries because if it is not controlled, it will develop and cause complications. The role of the family is needed in controlling hypertension. Family has a role as caregiver in improving the health status of sick family members, because family is the main support for hypertensive patients in maintaining health. This study aims to describe the role of the family towards family members suffering from hypertension. This research is a qualitative research with a phenomenological approach. The technique of taking participants in this study used a nonprobability sampling technique, namely purposive sampling. There are 5 informants in this study. Data collected using unstructured interview techniques (unstructurer interview). The data validity test that was carried out included credibility test, transferability test, and confirmability test. Data analysis was performed using content analysis method. The results of this study are expected that the family can increase its role as a caregiver in providing care for family members who suffer from hypertension. The health status of people with hypertension is very much determined by how active the family is in providing care for their family members.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN PASIEN ANAK BEKEBUTUHAN KHUSUS DI POLI OKUPASI TERAPI abd gani baeda; Nita Roso Dwi Mahanani; Erwin Azizi Jayadipraja; Tasnim Tasnim
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.3239

Abstract

Children with Special Needs (ABK) are children who are characterized by several degrees of disturbance in social behavior, communication, language, and various interests and activities that are narrow and repeated. This condition is caused by the effects of radiation, in the form of air pollution or radiation from chemicals contained in food or radiation due to mining activities. This study aims to analyze the factors associated with visiting compliance with children with special needs in Occupational Therapy Poly. This research is a quantitative study, with cross-sectional study design. which was carried out at the Kendari City Hospital involving 176 samples with the Chi-Square test approach. The results showed that there was a relationship between the quality of service at the Occupational Therapy Clinic with patient adherence in visits to therapy (p-value = 0.00) There was a relationship between parental motivation and patient adherence in visits to therapy (p.value = 0.00) There is an association between parental perceptions and patient adherence to therapy visits (p.value = 0.00). There was a relationship between parental knowledge and patient adherence to treatment visits (p.value = 0.00). There was a relationship between distance and patient adherence to therapy visits (p.value = 0.00). Parents are expected to be proactive in focusing occupational therapy on their children and health workers in the occupational therapy profession are expected to be able to provide health education to motivate parents.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Anemia Pada Pasien Wanita Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Rumah Sakit Ernaldi BaharProvinsi Sumatera Selatan Setyo wati
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3268

Abstract

Salah satu penyebab adanya komplikasi pada kehamilan dan persalinan adalah anemia. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia. Berdasarkan data prevalensi anemia di Rumah Sakit Ernaldi Bahar diketahui bahwa pada tahun 2019, sebesar 41,79% pasien mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko anemia pada pasien wanita orang dengan gangguan jiwa di Rumah Sakit Ernaldi Bahar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian anemia, sedangkan variabel independen, yaitu usia, pendidikan, sosial ekonomi, pola makan dan status gizi. Penelitian ini menggunakan data primer, dengan jumlah sampel sebanyak 208 orang. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa persentase responden yang mengalami anemia sebesar 55,3%; persentase responden yang berusia dalam kategori dewasa awal sebesar 52,9%; persentase responden yang berpendidikan rendah sebesar 51,4%; sebagian besar responden memiliki sosial ekonomi dalam kategori tidak standar, yaitu sebesar 81,2%; dan persentase responden yang pola makannya dalam kategori terpenuhi sebesar 51,9%. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa ada hubungan antara usia, pendidikan, sosial ekonomi, pola makan dan status gizi secara simultan dan parsial dengan kejadian anemia.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Gangguan Menstruasi Pada Perempuan Dengan Gangguan Jiwa Di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan tahun 2020 Penny septiani; Fika Minata; Eka Afrika
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3269

Abstract

Kesehatan reproduksi menjadi titik awal perkembangan kesehatan ibu dan anak yang dapat dipersiapkan sejak dini, namun berdasarkan Riskesdas tahun 2012 didapatkan bahwa sebesar 68% perempuan Indonesia usia 10-59 tahun mengalami gangguan menstruasi. Gangguan menstruasi adalah kondisi siklus menstruasi yang mengalami anomali atau kelainan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gangguan menstruasi pada perempuan dengan gangguan jiwa di Rumah Sakit Ernaldi Bahar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian gangguan menstruasi, sedangkan variabel independen, yaitu umur, pengetahuan, status gizi, stres dan terapi antipsikotik. Penelitian ini menggunakan data primer, dengan jumlah sampel sebanyak 234 orang. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami gangguan menstruasi, yaitu sebanyak 152 orang (65%), umur responden kategori risiko rendah 162 orang (69,2%), pengetahuan responden kategori baik 183 orang (78,2%), gizi responden kategori baik 176 orang (75,2%), tingkat stres responden kategori ringan 194 orang (82,9%), responden menjalani terapi antipsikotik kategori risiko tinggi 161 orang (68,8%). Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa ada hubungan antara umur, pengetahuan, status gizi, stres dan terapi antipsikotik secara simultan dan parsial dengan kejadian gangguan menstruasi.
Analisis Faktor Keracunan Pestisida Terhadap Aktivitas Cholinesterase Darah Petugas Pest Control Di PT. Tirta Dewata, Denpasar-Bali Ade Duita Rahayu
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3276

Abstract

Pestisida adalah bahan atau campuran bahan yang digunakan untuk mencegah, memberantas, menjauhkan atau mengendalikan setiap jenis hama. Penggunaan pestisida selain untuk mencegah atau membrantas hama juga potensial toksisitas bagi manusia dan sekitarnya. Pest Control adalah Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pemberantasan hama penular penyakit yang mengganggu aktivitas manusia dengan mengendalikan berbagai vektor penyakit menular seperti malaria, filariasis, dengue haemorrhagic fever dan pes. Petugas pest control mempunyai resiko lebih besar untuk terpapar zat kimia beracun yang terkandung dalam pestisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor keracunan pestisida terhadap aktivitas cholinesterase darah petugas pest control di PT. Tirta Dewata. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan design crossectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 7 orang petugas pest control dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, kuisioner dan pengambilan sampel darah untuk menganalisis aktivitas cholinesterase. Berdasarkan penelitian tidak didapatkan hubungan antara lama paparan terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.659 dilihat dari waktu kontak responden dengan pestisida dalam perhitungan jam perminggu sebanyak 2 responden (50%) keracunan ringan, tidak didapatkan hubungan antara masa kerja terhadap aktivitas cholinestrase diperoleh asymp Sig 0.350 dilihat dari masa kerja berkisar antara <5 tahun yaitu 3 responden (75%) keracunan ringan, tidak didapatkan hubungan antara cara melakukan penyemprotan terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.047 dilihat dari yang tidak sesuai sebanyak 3 responden (75%) keracunan ringan dan tidak didapatkan hubungan antara pemakaian alat pelindung diri terhadap aktivitas cholinesterase diperoleh asymp Sig 0.350 dilihat dari tidak lengkap sebanyak 3 responden (100%) keracunan ringan. Kata Kunci : Alat Pelindung Diri, Cara penyemprotan, Cholinestrase, lama paparan, Pestisida
Kajian Kekerasan terhadap Anak Perempuan melalui Focus Group Discussion Aisyah Apriliciciliana Aryani
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3359

Abstract

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2017-2018 menunjukkan kasus kekerasan pada anak di dunia pendidikan menunjukkan sebanyak 161 kasus yang terdiri dari 77 kasus bullying (47,95%), 54 kasus tawuran (33,6%), dan 30 kasus anak korban kebijakan (18,7%). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kekerasan yang dialami oleh anak perempuan dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan serta kesejahteraan anak. Hasil penelitian menunjukkan pengalaman paparan kekerasan yang pernah dialami meliputi kekerasan fisik, psikis, dan cyberbullying. Dampak kekerasan terhadap anak dirasakan oleh korban juga pelaku kekerasan. Dampak yang dialami korban antara lain anak menjadi sering merenung dan pendiam, depresi, stress, susah tidur, menghindari keramaian, ingin melakukan tindakan yang sama sebagai balas dendam, memar dan luka. Dampak bagi pelaku antara lain penyesalan, ditegur dari sekolah, dikeluarkan dari sekolah, pengucilan dari masyarakat, dan penilaian yang buruk dari masyarakat. Rancangan penyelesaian masalah berdasarkan hasil penelitian yaitu lebih memaksimalkan lagi peran tim guru bimbingan konseling dan peran sekolah dalam mencegah terjadinya kekerasan dengan menetapkan aturan tertulis dan memasukkan materi pelajaran mengenai dampak kekerasan pada anak perempuan. Kata Kunci : Kajian Kekerasan, Anak Perempuan, Focus Group Discussion
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PERDESAAN DAN PERKOTAAN KABUPATEN BANYUMAS Dwi Sarwani Sri Rejeki
Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.1.3454

Abstract

Prevalensi Hipertensi di Indonesia pada Tahun 2018 tercatat lebih tinggi pada wilayah perkotaan (34,43%) dibandingkan perdesaan (33,72%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat wilayah perdesaan dan perkotaan di Kabupaten Banyumas (analisis data Riskesdas Tahun 2018). Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder bersumber data Riskesdas 2018 untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi. Sampel dari penelitian ini adalah 2083 anggota rumah tangga berusia ≥18 tahun, yang terdiri dari 821 responden dari wilayah perdesaan, dan 1262 responden dari wilayah perkotaan di Kabupaten Banyumas. Analisis data yang dilakukan meliputi analisis univariat dan bivariat, dan uji yang digunakan dalam analisis bivariate adalah uji chi-square. Prevalensi hipertensi tidak jauh berbeda antara wilayah perdesaan (40,4%) dan perkotaan (40,3%). Faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah perdesaan adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, dan obesitas, sedangkan faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah perkotaan adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, obesitas, serta kebiasaan merokok. Faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi tidak jauh berbeda antara wilayah perdesaan dan perkotaan. Perlu dilakukan upaya pengendalian terhadap faktor risiko dari hipertensi guna menurunkan prevalensi hipertensi di wilayah perdesaan dan perkotaan.
MAKING CHLORINE DIFFUSER IN REDUCING COLIFORM NUMBERS IN THE WELLS Sanredja Kuswanto; Saudin Yuniarno; Ima Hastawati
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.3672

Abstract

Abstract The research location is in RW 6, Grendeng Village, which is a fairly slum area, with a total of 4 RTs, which are categorized as Slum Areas of My 2016/2017 Program. The problems in Grendeng village include population density, very tight housing distance, poor sanitation and clean water supply, latrine distance with dug wells so that the quality of the dug well water is mainly affected by its bacteriological quality. Countermeasures against these problems by disinfection of the dig wells with a Chlorine Diffuser. The analysis carried out on the experimental data in the study is the univariate test to determine the frequency of environmental quality around the dug wells and further analysis using the Paired T Test to determine the effectiveness of using a chlorine diffuser. Based on the results of the normality test analysis obtained a value of α = 0.457, the value of this normality is greater than the value of α 0.05. Then this test is continued by using the paired T Test. From the paired T Test, the probability value of α = 0,000 was obtained. So it can be concluded that there is an effect of decreasing the number of coliform bacteria by using a Chlorine Diffuser.

Filter by Year

2008 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Kesmas Indonesia Vol. 10 nomor 2 Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 9 No 02 (2017): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 7 No 3 (2015): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 6 No 3 (2014): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 5 No 1 (2012): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 4 No 1 (2011): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 3 No 2 (2010): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 3 No 1 (2010): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 2 No 1 (2009): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 1 No 2 (2008): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Kesmas Indonesia More Issue