cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat
ISSN : 20859929     EISSN : 25795414     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Orang Tua tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Muda di Desa Petahunan Kabupaten Banyumas Arif Kurniawan; Colti Sistiarani; Bambang Hariyadi; Elviera Gamelia
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.3796

Abstract

Pernikahan usia muda menjadi salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Faktor keluarga menjadi pengaruh terhadap perilaku reproduksi remaja. Hasil analisis situasi permasalahan yang ada pada ibu hamil Desa Petahunan Puskesmas Pekuncen adalah kasus Ibu Hamil Risiko Tinggi di Desa Petahunan terjadi pada remaja hamil diusia muda. Kehamilan tersebut sebagian besar disebabkan oleh pergaulan bebas remaja Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan pengetahuan dan sikap orang tua tentang kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan rancangan one group pre test post test design. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling pada orang tua yang memiliki remaja usia 10 -19 tahun. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang memiliki remaja di desa Petahunan dengan jumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian nilai p value pengetahuan 0,095>0,05, berarti tidak terdapat pengaruh antara pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan orang tua remaja tentang kesehatan reproduksi remaja di desa Petahunan. Sedangkan nilai p value sikap 0,018 <0,05, berarti terdapat pengaruh antara pendidikan kesehatan terhadap sikap orang tua tentang kesehatan reproduksi remaja di desa Petahunan. Saran bagi puskesmas adalah perlu adanya monitoring pada orang tua remaja dalam melakukan pendampingan kesehatan reproduksi remaja.
Pendidikan Sebaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Awal tentang Kesehatan Reproduksi (Studi Pada Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Subang, Jawa Barat) Juariah Juariah
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.3800

Abstract

Teenagers face various reproductive health problems including sexuality, sexually transmitted diseases and HIV / AIDS as well as smoking and drug abuse. Peer involvement as an educator that begins in the school environment can be an effort to share information and discuss reproductive health issues. This study aimed to analyze the effect of peer education on early adolescents knowledge about reproductive health. The study used a pre-experimental design method with pretest and posttest one group design, that conducted at Junior High School 1 and 2 Pusakajaya Subang Regency West Java, on July to November 2018. The sample was determined purposively. Data were collected by questionnaire as a form of pretest and posttest and analyzed by paired sample t-test. Respondents who participated in all stages of the study were 254. They were 125 boys and 129 girls. The results showed that there was a difference in the average of pretest and posttest scores for boys (4,48) and girls (6,8) participants. Results of bivariate analysis showed the p_value < 0.05. This means that peer education provided a significant influence on increasing participants' knowledge about adolescent reproductive health. Therefore, peer education should be applied continuity and be developed both in schools and outside of schools.
Regional Mapping of Smoking Behavior Determinant of Indonesia’s High School Students (Analysis Of Global School-Based Health Survey 2015) Azzah Farah Fadiyah; Eri Wahyuningsih; Aisyah Apriliciciliana Aryani
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.3835

Abstract

Indonesian Global School-based Health Survey (GSHS) 2015 was divided into three regions. The survey showed that main problem behavior among students was smoking. Cigarette contain dangerous substances that can cause diseases. This study was conducted to analyze regional mapping of smoking behavior determinant of Indonesia’s high school students based on Indonesian GSHS 2015. This study uses cross-sectional approach with logistic regression and descriptive design with geographic information system using classification function. 8.634 samples were selected by Probability Proportionate to Size method. The result showed that smoking behavior determinant were have been physically attacked (OR 2,03), have been bullied (OR 1,2), drug use (OR 9,8) and alcohol use (OR 13,4). Highest prevalence of students have been physically attacked and smoking was in Sumatera region (16%). Highest prevalence of students have been bullied and smoking was in Sumatera region (13,9%). Highest prevalence of students were drug use and smoking was in Sumatera region (93,3%). Highest prevalence of students were alcohol use and smoking was in Sumatra region (64%). Alcohol use was strongly associated with students’ smoking behavior. Each of the highest determinants of smoking was in Sumatera region. We advise students to avoid determinant of smoking behavior, especially alcohol use.
Analisis Strategi Pengolahan Limbah Medis saat Pandemi COVID-19 di Indonesia Gitri Syiamil Awali; Sinta Ainun Rahma
Kesmas Indonesia Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2022.14.1.4039

Abstract

Indonesia reports an increase in the number of COVID-19 cases every day. As of December 20, 2020, confirmed cases reached 664,930 with 19,880 total cases of death. As the number of confirmed cases increases, it will result in an increase in medical waste such as medical masks, hazmat suits, gloves, and other infectious waste. The resulting infectious medical waste will have a negative impact, it can pollute the environment and expand the transmission of COVID-19. Therefore, a proper medical waste treatment strategy is needed so as not to expand the transmission of COVID-19, especially in Indonesia. This literature review was conducted to determine the medical waste treatment process carried out during the COVID-19 pandemic in Indonesia and to find out the standards for medical waste treatment, both nationally and internationally. The medical waste treatment strategy during the COVID-19 pandemic in Indonesia has not fully met the standards due to limited medical waste treatment facilities. Keywords : COVID-19, waste management, regulations, medical waste.
Analisis Kesesuaian Penggunaan Safety Sign Terhadap Kesiapsiagaan Bencana di PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk Kantor Cabang Semarang Atha Firza Azzahra; Ida Wahyuni; Ekawati Ekawati
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.4069

Abstract

Safety sign adalah tanda – tanda atau rambu keselamatan yang dapat menarik perhatian dan dapat memberikan informasi dengan jelas tentang potensi bahaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesesuaian penggunaan safety sign terhadap kesiapsiagaan bencana di PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk Kantor Cabang Semarang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan enam orang informan utama dan dua orang informan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sign jalur evakuasi dan titik kumpul yang terpasang berbahan glow in the dark sehingga tulisan dan gambar masih dapat terlihat jelas dalam kondisi ruangan gelap. Kondsi sign jalur evakuasi dan titik kumpul yang terpasang tahan terhadap air, panas, dan goresan, memiliki daya rekat yang tinggi sehingga tidak mudah lepas atau terjatuh saat dipasang. Tata letak sign jalur evakuasi dan titik kumpul yang terpasang tidak menghalangi jarak pandang dan tulisan dapat terbaca dengan jelas. Terdapat pelatihan kesiapsiagaan bencana yaitu fire drill alat tradisional dan modern serta pelatihan evakuasi.
Hubungan Konsumsi Buah Dan Sayur Dengan Tingkat Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Teluk Khoiro Futri Ayumi; Nofi Susanti; Kaaf Wajiah Siregar
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.4078

Abstract

Berdasarkan data surveilans terpadu Puskesmas Desa Teluk tahun 2019, penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Desa Teluk paling banyak terjadi pada kelompok masyarakat lanjut usia. Konsumsi makanan yang mengandung protein, vitamin, dan mineral bagi lansia perlu ditingkatkan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di tiga desa yaitu desa Teluk, desa Telaga Jernih dan desa Suka Mulia yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Desa Teluk pada Maret 2021. Sampel penelitian ini adalah lansia yang menderita hipertensi sebanyak 45 responden yang dikumpulkan dengan menggunakan tehnik purposive sampling menggunakan alat pengumpulan data berupa instrumen kuesioner STEPWise WHO. Mayoritas responden adalah perempuan (75,6%), kelompok umur terbanyak ialah lansia akhir dan manula (37,8%), pendidikan tidak bersekolah (44,4%) dan pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga (46,7%). Tidak ada hubungan antara konsumsi buah dengan hipertensi dengan p = 0,118 (p>α) dan tidak ada hubungan antara konsumsi sayuran dengan hipertensi dengan nilai p = 0,667 (p>α). Kata kunci : Hipertensi, Konsumsi Buah, Konsumsi Sayur, Lansia
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA PARANGTRITIS KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA Siska Nur Aisyah Rohman; Dwi Sarwani Sri Rejeki; Sri Nurlaela
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.4112

Abstract

Background: COVID-19 is highly contagious and pathogenic. Parangtritis village is a tourist village with high mobility and has fluctuating cases. Preventive behavior should be carried out by the community to reduce existing cases, because currently no specific drugs have been found to treat. The research was conducted with the aim of finding out the factors that affect the COVID-19 prevention behavior of parangtritis villagers. Method: Analytical research, cross sectional approach. The population of Parangtritis village is 5729 people. 396 samples with accidental sampling. The variables studied were gender, age, education, exposure to sources of information, knowledge and attitudes. Data collection using questionnaires through google form. Data is analyzed into univariate, bivariate, and multivariate. Result: Most of them are female (62.1%). Dominant age in the range of 15-29 years (88.1%). Secondary education level (47.7%). Covid-19 prevention resources came from social media (internet) (67.2%), with good category (71%). Good knowledge (94.4%). Good attitude (55.6%). Good behavior (72.2%). The factors that most influence COVID-19 prevention behavior are exposure to information sources (p-value= 0.000; POR= 11,622; CI= 6,755-19,994) and attitude (p-value= 0.000; POR= 2,725; CI= 1,596-4,652). Conclusion: There is sex, age, education, exposure to information sources, knowledge and attitudes towards COVID-19 prevention behavior. Exposure to sources of information and attitudes is the most influential factor. Keywords: COVID-19; Community; Preventive behavior.
KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF KINDERGARTEN TEACHERS ABOUT EARLY CHILDHOOD SEX EDUCATION Mina Yumei Santi; Dea Surya Lakshita; Siti Tyastuti; Wafi Nur Muslihatun
Kesmas Indonesia Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2022.14.1.4170

Abstract

Kasus kekerasan anak beberapa tahun terakhir banyak terjadi di Indonesia. Kasus kekerasan yang menimpa anak usia dini, disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah kurangnya pendidikan seks pada anak usia dini. Pemahaman tentang pengetahuan dan ketersediaan keterampilan para pendidik sangat diperlukan untuk memulai aplikasi pendidikan seks. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang pendidikan seks anak usia dini pada guru taman kanak-kanak. Penelitian merupakan analitik observasional desain cross sectional. Pengambilan data dilaksanakan pada tahun 2019. Jumlah sampel penelitian 41 guru taman kanak-kanak di Kapanewon Pakualaman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian berupa tingkat pengetahuan guru mayoritas baik (59,1%) dengan mayoritas sikap tidak mendukung (61,4%) yang memiliki arti bahwa responden tidak memiliki kesediaan untuk memberikan pengetahuan tentang pendidikan seksual pada siswa taman kanak-kanak. Sebagian besar responden berada pada rentang usia 41 s.d 60 tahun (63,6%), pendidikan tinggi (93,2%) dengan kualifikasi sarjana non Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar 50%, media yang sering digunakan untuk memperoleh informasi tentang pendidikan seks adalah media elektronik (77,3%) yaitu dengan menggunakan internet (47,7%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap guru tentang pendidikan seks anak usia dini. Tingkat pengetahuan baik memiliki peluang 5,833 kali untuk bersikap mendukung terhadap pemberian pendidikan seks anak usia dini.
THE UTILIZATION OF GEO VISUALIZA THE UTILIZATION OF GEO VISUALIZATION TO DETERMINE THE FINAL WASTE DISPOSAL LOCATIONS IN BANYUMAS REGENCY siti nurhayati; Kuswanto Kuswanto; Mohamad Syafei
Kesmas Indonesia Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2022.14.1.4178

Abstract

ABSTRAK Peningkatan jumlah penduduk Kabupaten Banyumas berdampak pada peningkatan jumlah timbulan sampah yang harus dikelola. Ketidaksesuaian kemampuan tempat pembuangan akhir sampah dengan jumlah sampah yang dihasilkan penduduk Kabupaten Banyumas, menyebabkan Kabupaten Banyumas mengalami Darurat Sampah. Kabupaten Banyumas membutuhkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang baru karena TPA yang lama sudah tidak layak pakai. Oleh karena itu perlu dilakukan pencarian lokasi yang dapat dijadikan tempat pembuangan akhir sampah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan spasial. Penentuan lokasi TPA ini dapat menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG), dengan menggunakan metode bobot dan skoring serta overlay peta. Peta yang digunakan adalah peta administrasi, peta sungai, peta penggunaan lahan, peta area beresiko persampahan, peta rawan banjir, peta rawan tanah longsor, peta rawan gempa, peta patahan, peta kelerengan, peta curah hujan, peta kepadatan penduduk. Hasil penelitian ini, alternatif lokasi TPA di Kabupaten Banyumas berada di wilayah 2 kecamatan yaitu Kalibagor dan Purwojati. Kecamatan Kalibagor di desa Srowot, Kalisorga Wetan, Petir, dan Pajerukan. Kecamatan Purwojati ada di desa Purwojati dan Karangtalun Kidul. Kata Kunci: analisis spasial, TPA, sampah
Hubungan Kejadian Pedikulosis Kapitis dengan Karakteristik Rambut, Tipe Rambut serta Frekuensi Keramas pada Santriwati Pesantren Al-Hikmah, Bandar Lampung Emantis Rosa; Amira Zhafira; Muhammad Yusran; Dwi Indria Anggraini
Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2021.13.2.4182

Abstract

Infeksi pada rambut dan kulit kepala yang disebabkan Pediculus humanus var. Capitis disebut dengan Pedikulosis. Pedikulosis sering ditemukan pada anak-anak usia sekolah khususnya di tempat yang sering dipakai bersamaan seperti di asrama, pesantren dan lain sebagainya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah kasus pedikulosis antara lain karakteristik rambut, tipe rambut dan kebersihan rambut atau frekuensi keramas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kejadian Pedikuolosis kapitis dengan karakteristik rambut, tipe rambut serta frekuensi keramas pada santriwati di Pesantren Al-Hikmah, Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kasus pedikulosis kapitis dengan panjang rambut denga nilai sebesar (p =0,026). Namun tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kasus pedikulosis dengan tipe rambut dan frekuensi keramas dengan nilai p masing-masing sebesar (p= 0,388) dan (p=0,620). Kata Kunci: pedikulosis kapitis, tipe rambut, karakteristik rambut, frekuensi keramas

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Kesmas Indonesia Vol. 10 nomor 2 Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 9 No 02 (2017): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 7 No 3 (2015): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 6 No 3 (2014): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 5 No 1 (2012): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 4 No 1 (2011): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 3 No 2 (2010): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 3 No 1 (2010): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 2 No 1 (2009): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 1 No 2 (2008): Jurnal Kesmas Indonesia Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Kesmas Indonesia More Issue