cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
ISSN : 22528148     EISSN : 25794604     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2025)" : 20 Documents clear
PENGARUH INTERVAL TRAINING TERHADAP KELINCAHAN PEMAIN FUTSAL SMP NEGERI 5 KOTA JAMBI Riansa, Bex; Munar, Hendri; Decheline, Grafitte
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4316

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of interval training on the agility of futsal players at SMP N 5 Kota Jambi. This study used an experimental method with one group pretest-posttest design on 20 futsal players at SMP N 5 Kota Jambi with a total sampling technique. The instrument used in this study was the Illinois Agility Run Test. The sample of this study was given interval training for a certain period of time. The results of the normality test showed that the data were normally distributed, and the results of the homogeneity test showed that the data variance was homogeneous. Based on the results of the Paired Samples T-Test, a p value <0.001 was obtained, which indicated that there was a significant difference between agility before (average 25.0 seconds) and after (average 20.1 seconds) interval training. Thus, the hypothesis that interval training has a significant effect on the agility of futsal players at SMP N 5 is accepted. This study concludes that interval training can be an alternative training to improve the agility of futsal players.Keywords: Interval Training, Agility, Futsal Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval training terhadap kelincahan pemain futsal SMP N 5 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest-posttest design pada 20 pemain futsal SMP N 5 Kota Jambi dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kelincahan Illinois Agility Run Test. Sampel penelitian ini diberikan latihan interval training selama beberapa waktu tertentu. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, dan hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa varians data homogen. Berdasarkan hasil Paired Samples T-Test, diperoleh nilai p < 0,001, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelincahan sebelum (rata-rata 25,0 detik) dan setelah (rata-rata 20,1 detik) latihan interval training. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa interval training berpengaruh signifikan terhadap kelincahan pemain futsal SMP N 5 diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan interval training dapat menjadi salah satu alternatif latihan untuk meningkatkan kelincahan pemain futsal.Kata Kunci: Interval Training, Kelincahan, Futsal
PENGARUH METODE DRILL TERHADAP KEMAMPUAN KETERAMPILAN PASING BAWAH BOLA VOLI SISWA SDN 03 SONTAS Anjelika, Alloh; Slow, Lilian
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4317

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out how training strategies influence the volleyball under-passing ability of extracurricular students at SD Negeri 03 Sontas. The purpose of this research is to find out how training strategies influence the under-passing ability of volleyball extracurricular players. This study employed a pre-experimental design method called One Group Pretest-Posttest Design. Fifteen extracurricular students from SD Negeri 03 Sontas served as research samples and the study's population. A volleyball skills test is utilized as a data collecting tool, and tests and measurements are the method of data collection. The research findings indicate that the training method has an impact on volleyball bottom passing abilities, as seen by a 19.46% rise in percentage and T count (15.789) > T table (2.039). Therefore, it can be said that training methods have a significant impact on the bottom passing skills of extracurricular volleyball players at SD Negeri 03 Sontas.Keywords : Drill Method, Under Passing, Volly BallAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh teknik latihan terhadap kemampuan under-passing bola voli siswa ekstrakurikuler SD Negeri 03 Sontas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teknik latihan mempengaruhi kemampuan under-passing pemain ekstrakurikuler bolavoli. Penelitian One Group Pretest-Posttest Design adalah strategi desain pra-eksperimental yang digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah 25 siswa ekstrakurikuler SD Negeri 03 Sontas yang juga dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan pengukuran, dengan menggunakan alat pengumpul data berupa tes keterampilan bola voli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan latihan berpengaruh terhadap keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli, dengan hasil T hitung (15,789) > T tabel (2,039) dan persentase kenaikan sebesar 19,46%. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup besar antara metode latihan terhadap keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa ekstrakurikuler SD Negeri 03 Sontas.Kata Kunci : Metode Latihan, Pasing Bawah, Bola Voli
PERAN KESEHATAN KARDIORESPIRATORI DALAM MENINGKATKAN PERFORMA ATLET SEPAK BOLA: TINJAUAN PUSTAKA Ardiansyah, Anas; Yewen, Oktovianus; Widiyanto, Widiyanto
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4318

Abstract

Abstract: Cardiorespiratory fitness plays a crucial role in football performance, influencing endurance, speed, and overall success on the field. This study aimed to explore the impact of cardiorespiratory fitness on football performance through a systematic review and meta-analysis, following the PRISMA protocol. Relevant studies on elite football teams were analyzed to assess the relationship between fitness and performance. The results revealed a strong positive correlation between high cardiorespiratory fitness and improved football performance. Players with superior fitness levels demonstrated better endurance and speed, contributing to their overall on-field success. The study concludes that enhancing cardiorespiratory fitness through targeted training programs can significantly improve players' physical abilities, ultimately boosting the performance of football teams. This emphasizes the importance of incorporating fitness-focused training in football to maximize players' potential and ensure better results in competition.Keywords: Cardiorespiratory Fitness, Effective Training Programs, Football Performance.  Abstrak: Kebugaran kardiorespirasi memainkan peran penting dalam performa sepak bola, mempengaruhi daya tahan, kecepatan, dan keberhasilan di lapangan. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki dampak kebugaran kardiorespirasi terhadap performa sepak bola melalui pendekatan Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis yang mengikuti protokol PRISMA. Studi-studi yang relevan tentang hubungan kebugaran kardiorespirasi dan performa sepak bola pada tim elit dianalisis untuk menarik kesimpulan yang bermakna. Hasil meta-analisis menunjukkan korelasi positif yang kuat antara tingkat kebugaran kardiorespirasi yang tinggi dengan peningkatan performa sepak bola. Pemain dengan kebugaran yang lebih baik menunjukkan daya tahan, kecepatan, dan performa di lapangan yang lebih tinggi dibandingkan pemain dengan kebugaran rendah. Hasil ini menyimpulkan bahwa peningkatan kebugaran kardiorespirasi melalui program pelatihan yang terarah dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan fisik pemain dan berkontribusi pada kesuksesan tim sepak bola.Kata Kunci: Kebugaran Kardiorespirasi, Program Pelatihan yang Efektif, Performa Sepak Bola
MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR LOKOMOTOR MELALUI METODE PERMAINAN KECIL BOLA KASTI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 005 TANJUNG JABUNG BARAT Mardiani, Elfi; Muzaffar, Ahmad; Yuliawan, Ely
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4320

Abstract

Abstract: This study aims to improve the basic locomotor movement skills of fourth grade students of Tanjung Jabung Barat Elementary School through the application of the small ball dynasty game method. This research is a Classroom Action Research (PTK) conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were class IV students totaling 27 people. Data collection techniques used observation, documentation, and movement skills assessment. The results showed a significant increase in students' locomotor skills, such as running, jumping, and catching the ball, after the application of the small ball dynasty game method. In cycle I, the percentage of students' skill completeness reached 33,3%, and increased to 96,3% in cycle II. In conclusion, the small ball dynasty game method is effective in improving students' locomotor basic movement skills, while creating a fun and active learning atmosphere.Keywords: locomotor, rounders, small game  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar lokomotor siswa kelas IV SD Tanjung Jabung Barat melalui penerapan metode permainan kecil bola kasti. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 27 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan penilaian keterampilan gerak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan lokomotor siswa, seperti berlari, melompat, dan menangkap bola, setelah diterapkannya metode permainan kecil bola kasti. Pada siklus I, persentase ketuntasan keterampilan siswa mencapai 33,3%, dan meningkat menjadi 96,3% pada siklus II. Kesimpulannya, metode permainan kecil bola kasti efektif dalam meningkatkan keterampilan gerak dasar lokomotor siswa, sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan aktif.Kata Kunci: Lokomotor, bola kasti, permainan kecil
SURVEY KETERAMPILAN KETEPATAN PUKULAN BACKHAND PADA EKSTRAKULIKULER BULUTANGKIS DI MIS. TARBIYATUL MUBATDI'IN LABRUK LOR LUMAJANG Khafidz, Abdul; Asnando, Asnando; Parino, Parino; Hariyono, Tumpuk
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4321

Abstract

Abstract: This study aims to describe the accuracy of backhand punches of badminton extracurricular participants at MIS Tarbiyatul Mubtadiin, Labruk Lor, Lumajang. The background of this study is the low backhand punching ability of students. The approach used was quantitative descriptive with a survey method, involving 36 students. Data was collected through skill tests that emphasized the accuracy of backhand shots and the movement skills that underpin the technique. The analysis uses descriptive statistics (mean, median, mode). The results showed that the average accuracy of the backhand shot increased from 44% to 54.85% after training using the shuttlecock  bait throwing method. Students' movement skills also reached an average of 59.9%. These findings show an increase in skills that are in the sufficient category. Structured training makes a positive contribution and can be the basis for the preparation of more intensive training programs in badminton's extracurricular activities.Keywords: Skills, backhand punches, badminton, descriptive surveys  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan ketepatan pukulan backhand peserta ekstrakurikuler bulutangkis di MIS Tarbiyatul Mubtadiin, Labruk Lor, Lumajang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pukulan backhand siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 36 siswa. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan yang menekankan ketepatan pukulan backhand dan keterampilan gerak yang mendukung teknik tersebut. Analisis menggunakan statistik deskriptif (mean, median, modus). Hasil menunjukkan rata-rata ketepatan pukulan backhand meningkat dari 44% menjadi 54,85% setelah pelatihan menggunakan metode lempar umpan shuttlecock . Keterampilan gerak siswa juga mencapai rata-rata 59,9%. Temuan ini menunjukkan peningkatan keterampilan yang berada pada kategori cukup. Pelatihan yang terstruktur memberikan kontribusi positif dan dapat menjadi dasar penyusunan program latihan yang lebih intensif dalam kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis.Kata Kunci: Keterampilan, pukulan backhand, bulutangkis, survei deskriptif
PENGARUH LATIHAN BALLHANDLING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN DRIBBEL PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMAN 1 KADUGEDE Hidayat , Fajar Permana; Sartono, Sartono
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4422

Abstract

Abstract: Examining the impact of ballhandling training on the development of dribbling abilities in students involved in extracurricular basketball activities at SMAN 1 Kadugede was the aim of this research. With a one-group pre-test and post-test design, a quantitative research methodology was used. The sample in this study consisted of 12 students selected purposively. Data collection was conducted through a zig-zag dribbling ability test before and after the ball-handling training program, which lasted four weeks with a training intensity of three times per week. Data analysis showed that the average score rose from 12.66 on the pre-test to 15.41 on the post-test. The data were homogeneous and regularly distributed, according to the findings of the normality and homogeneity tests. The paired sample t-test findings, on the other hand, revealed a significant relationship between ballhandling training and enhanced dribbling skill, with a significance value of 0.000 (< 0.05). To sum up, ballhandling instruction may be a useful strategy for enhancing students' basketball dribbling skills. Keywords : Ballhandling, dribbel, basketball Abstrak: Studi bertujan guna menguji sejauh mana pengaruh latihan ballhandling terhadap peningkatan keterampilan dribbling pada siswa peserta ekstrakurikuler bolabasket di SMAN 1 Kadugede. Dengan desain pra-tes dan pasca-tes kelompok tunggal, metodologi penelitian kuantitatif digunakan. Dua belas siswa yang dipilih secara sengaja menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan dribbling zig-zag sebelum dan sesudah program latihan ballhandling yang berlangsung selama empat minggu dengan intensitas latihan tiga kali seminggu. Berdasarkan analisis data, skor rata-rata meningkat dari 12,66 pada pra-tes menjadi 15,41 pada pasca-tes. Temuan studi membuktikan jika data bersifat homogen dan terdistribusi normal. Sementara itu, hasil uji paired sample t-test membuktikan taraf sig. 0,000 (< 0,05) berarti ada pengaruh yang signifikan antara latihan ballhandling dengan peningkatan kemampuan dribbling. Kesimpulannya, kemampuan menggiring bola siswa dalam permainan bola basket dapat ditingkatkan dengan menggunakan latihan dribblimg. Kata kunci : Ballhandling, dribbel, bola basket
PENGARUH LATIHAN DRILL DALAM MENINGKATKAN KETRAMPILAN SEPAK BOLA DI SSB BINTANG MUDA Zakaria, Nadharul Haq Syafa’atuddin; Syarif, Ahmad
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4431

Abstract

Abstract: The soccer skills in question include basic techniques such as heading, shooting, dribbling, and passing. This research employed an experimental method with a one-group pre-test and post-test design. The sample consisted of 12 students, selected using purposive sampling, based on their active participation in training sessions and being within the age range of 12 to 14 years. The data were collected using soccer skill tests based on the assessment standards by Suharno Winarno, administered before and after the drill training program. The drill training was conducted over 8 weeks, with training sessions held three times per week.The results showed a significant improvement in all measured skills after the implementation of the drill training. The data were analyzed using the paired sample t-test, which indicated a significant difference (p < 0.05) between the pre-test and post-test scores for all skill components. Keywords: drill training, football skills Abstrak: Keterampilan yang dimaksud meliputi kemampuan teknik dasar seperti heading, shooting, dribbling, dan passing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa yang dipilih secara purposive, yaitu siswa yang aktif mengikuti latihan rutin dan berada dalam rentang usia 12–14 tahun. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes keterampilan sepak bola berdasarkan buku Suharno Winarno, yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan latihan drill. Latihan drill diberikan selama 8 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali per minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan pada seluruh aspek keterampilan setelah diberikan perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji t (paired sample t-test) dan menunjukkan nilai signifikansi (p < 0,05) pada keempat aspek keterampilan. Kata Kunci: latihan drill, keterampilan sepak bola
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING BOLA VOLI DI SMP VIP MA'ARIF NU 1 KEMIRI Ariffin, Muchamad; Syarif, Ahmad
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.3606

Abstract

Abstract: Students who can be categorized as understanding volleyball techniques are students who are skilled in doing their techniques well. The solution is so that students of SMP VIP Ma'arif NU 1 Kemiri can do good and correct volleyball playing techniques, innovation is needed in the learning model, namely the inquiry learning model. The aim is to find out whether after being given inqury learning the bottom passing technique can improve the ability of the bottom passing in students at SMP VIP Ma'arif NU 1 Kemiri. The implementation and data collection in this study used the PTK method. The results of observation showed that only 30% of students showed good development in passing ability. Based on the reflection of the first cycle, the improvement was made in the second cycle. The results of observations in cycle II showed a significant increase, where in the second meeting, 55% of students managed to reach the very good category, while only 5% of students were in the adequate category.Keywords: inqury learning, volleyball skills  Abstrak: Siswa yang dapat dikategorikan paham teknik bermain bola voli adalah siswa yang terampil dalam melakukan tekniknya dengan baik. Solusi agar siswa SMP VIP Ma’arif NU 1 Kemiri dapat melakukan teknik bermain bola voli yang baik dan benar, maka diperlukan inovasi dalam model pembelajaran, yaitu model pembelajaran inquiry learning. Yang bertujuan untuk mengetahui apakah setelah diberikan inqury learning teknik passing bawah dapat meningkatkan kemampuan passing bawah pada siswa di SMP VIP Ma’arif NU 1 Kemiri. Pelaksanaan dan pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode PTK. Hasil observasi menunjukkan bahwa hanya 30% siswa yang menunjukkan perkembangan yang baik dalam kemampuan passing. Berdasarkan refleksi dari siklus I, perbaikan dilakukan pada siklus II. Hasil observasi pada siklus II menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana pada pertemuan kedua, 55% siswa berhasil mencapai kategori sangat baik, sementara hanya 5% siswa yang berada pada kategori cukup.Kata Kunci: inqury learning, keterampilan bola voli
PENGARUH METODE ACTIVE LEARNING DALAM MENINGKATKAN PASSING BAWAH BOLA VOLI KELAS VI SD NEGERI 2 PIASA Hasan, Raffi Ismail; Syarif, Ahmad
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.3607

Abstract

Abstract: This study aims to determine the factors that affect the effectiveness of the active learning method in learning the bottom passing technique in grade VI students of SD Negeri 2 Piasa. The method used in this study is to use descriptive statistics and verifiable statistics where pre-test and post-test methods are used as primary data for analysis. The test results showed a noticeable increase in the average because there was an increase of 3 points from 7.93 to 10.93. If described in percentages, the increase is 37.83%. Thus, it can be concluded that there is a significant influence of active learning method training on volleyball passing ability in grade VI students at SD Negeri 2 Piasa.Keyword: Active Learning Method, Volleyball Underhand Pass Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi efektivitas metode active learning dalam pembelajaran teknik passing bawah pada siswa kelas VI SD Negeri 2 Piasa. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan statistik deskriptif dan statistik verikatif dimana menggunakan metode pre-test dan post-test sebagai data primer untuk analisanya. Hasil pengujian menunjukan peningkatan rerata yang terlihat nyata karena terjadi peningkatan sebesar 3 point dari 7,93 menjadi 10,93. Jika digambarkan dalam persentase, peningkatan tersebut sebesar 37,83 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan metode active learning terhadap kemampuan passing bawah bola voli pada siswa kelas VI di SD Negeri 2 Piasa.Kata kunci: Metode Active Learning, Passing Bawah Bola Voli
KONDISI FISIK OPTIMAL UNTUK PEMAIN SEPAK BOLA REMAJA Zainuddin, M. Said; Usman, Arifuddin; Juhanis, Juhanis; Sudirman, Sudirman; Iskandar, Iskandar
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.3644

Abstract

Abstract: This study aims to explore the physical characteristics of high-level young soccer players based on their playing positions. The research method employed a cross-sectional design, involving 123 young players (average age 15 years) across various positions: goalkeepers, defenders, midfielders, and forwards. Data were collected through a series of tests measuring speed (5m, 10m, 20m sprints), agility (505 agility test, K-Test), as well as aerobic and anaerobic capacity (Yo-Yo Intermittent Recovery Level 1, Repeated Sprint Ability). Multivariate analysis of variance (MANOVA) was used to analyze significant differences between positions. The results revealed significant differences (p < 0.01) in physical parameters based on playing positions. Midfielders demonstrated better performance in agility and fitness tests compared to goalkeepers. In conclusion, the physical characteristics of young players are significantly influenced by their playing positions, indicating that training programs should be tailored accordingly. Keywords: Physical condition, football, player's physique Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik fisik pemain sepak bola muda tingkat tinggi berdasarkan posisi bermain. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 123 pemain muda (rata-rata usia 15 tahun) dari berbagai posisi: penjaga gawang, bek, gelandang, dan penyerang. Data dikumpulkan melalui serangkaian tes yang mengukur kecepatan (sprint 5m, 10m, 20m), ketangkasan (agility 505, K-Test), serta kapasitas aerobik dan anaerobik (Yo-Yo Intermittent Recovery Level 1, Repeated Sprint Ability). Analisis varians multivariat (MANOVA) digunakan untuk menganalisis perbedaan signifikan antar posisi. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0.01) dalam parameter fisik berdasarkan posisi bermain. Pemain gelandang menunjukkan performa lebih baik dalam tes ketangkasan dan kebugaran dibandingkan penjaga gawang. Kesimpulannya, karakteristik fisik pemain muda sangat dipengaruhi oleh posisi bermain, sehingga program pelatihan perlu disesuaikan. Kata kunci: Kondisi fisik, sepakbola, fisik pemain

Page 1 of 2 | Total Record : 20