Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan
Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan is a periodical journal published by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri with ISSN number 2442-6555 (online) and ISSN 2355-6498(prin). This Journal was first published online in 2015 with volume number 2 no 1. Jurnal Wiyata publish various original articles related to "Pharmacology, Toxicology and Pharmaceutics; Profesi Kesehatan; Menejmen Informasi Kesehatan; Mikrobiologi (Medis); Imonologi dan Alergi; Kedokteran Gigi; Pelayanan Medis Emergensi; Histologi; Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan dan Pekerjaan; Hematologi". This journal has been indexed Sinta 4 with Decree number: 30 / E / KPT / 2019. This journal is published twice a year in June and December. Every article that goes to editorial staff is selected through a Preliminary Review process by considering whether the article suits the scientific scope of journal. Manuscripts that do not comply with the writing guidelines for publication will be rejected by the editor before further review. The manuscripts that meet the specified guideline will be subject to peer-Preview Process for substansial and formatting check. If the manuscript is improperly prepared, it will be sent back to the author for either major or minor revision. The author should resubmit the revised manuscript within one month of provisional acceptance. Based on Reviewer comments, the Editorial Board then takes a final decision to accept or reject the article for publication.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 2 (2022)"
:
10 Documents
clear
EFEKTIVITAS HASIL PEWARNAAN SEDIAAN FESES DENGAN EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI PENGGANTI EOSIN
Ismiy Noer Wahyuni;
Indra Fauzi Sabban
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.620
Latar belakang: Pemeriksaan sitologi merupakan teknik pemeriksaan yang paling banyak digunakan untuk diagnosis kesehatan awal. Hal ini dikarenakan proses pengerjaan yang sangat mudah. Salah satu teknik pemeriksaan sitologi adalah pembuatan sediaan feses dengan metode direct. Pemeriksaan dengan metode ini biasanya menggunakan eosin sebagai pewarna dalam mewarnai sediaan. Akan tetapi kelemahan eosin terletak pada biaya yang cukup mahal dan eosin juga merupakan bahan kimia berbahaya. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk menemukan pewarna alami yang dapat menggantikan eosin sebagai zat warna. Pewarna alami yang sudah dikenal secara umum saat ini adalah buah naga merah. Warna merah yang dihasilkan betasianin tersebut telah banyak diteliti sebagai peluang menjadi zat warna alami. Penelitian ini adalah penelitian dasar eksperimen dimana peneliti telah melakukan survei pusktaka sebelumnya untuk memasktikan bahwa buah naga merah memiliki potensi sebagai pewarna sediaan, dalam penelitian ini TKT yang diajukan adalah TKT 2-3 dimana peneliti akan melakukan pengujian secara in vitro pada sediaan feses. Pertama-tama buah naga merah dibuat ekstraki dengan menggunakan beberapa pelarut yakni: air, etanol, metanol dan etil asetat. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari kualitas warna yang dihasilkan pada sediaan. Setelah ekstraksi dilakukan. Kemudian sediaan feses dibuat dengan menggunakan metode direct feses dan sediaan yang telah dibuat diwarnai menggunaan pewarna ekstrak buah naga serta dilakukan perbandingan dengan eosin. Setelah itu, dilakukan pencatatan hasil dan uji statistik. Hasil tersebut akan dipublikasi dalam jurnal nasional terakrediatasi sinta dan data-data pendukung lainnya akan dimasukan dalam luaran TTG panduan praktikum.
EVALUASI KEBERMANFAATAN APLIKASI SALVE MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS)
Andra Dwitama Hidayat;
Ratna Frenty Nurkhalim;
Nurhadi Nurhadi
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.599
Latar belakang: Salve merupakan media penyalur bagi seseorang yang ingin relaksasi, berbincang dengan mahasiswa psikologi (konselor sebaya) atau memiliki masalah kejiwaan yang tidak ingin untuk diketahui oleh orang lain ataupun malu melakukan konsultasi secara langsung kepada psikolog. Tujuan: Prototype aplikasi Salve akan dilakukan pengujian kualitas aplikasi. Metode: Pengukuran kualitas suatu aplikasi dapat dilakukan dengan mengukur nilai usability. Evaluasi atau pengukuran kualitas aplikasi dilakukan dengan menggunakan teknik usability testing yaitu pengujian kebermanfaatan menggunakan metode kuesioner System Usability Scale (SUS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitafif dengan melakukan survei dan mengumpulkan data primer melalui penyebaran kuesioner terhadap pengguna sistem informasi sebagai responden. Hasil: rata-rata skor SUS untuk prototype aplikasi Salve adalah 70,13. Sehingga dapat dikatakan prototype aplikasi Salve termasuk dalam kategori acceptable. Menurut responden tampilan dan desain prototype aplikasi Salve sudah cukup baik, cukup update dan informatif. Pada skala adjective, prototype aplikasi Salve termasuk dalam kategori Good. Simpulan: Untuk mencapai nilai Excellent prototype aplikasi Salve akan didesain dengan lebih menarik lagi, dilakukan penambahan fitur dan perubahan informasi biaya layanan.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MARKISA KUNING (Passiflora edulis var. flavicarpa Degener) PADA Salmonella typhi
Yoehania Ayu Perdana;
Liestyani Kusuma Dewi;
Yoehania Ayu Perdana
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.678
Latar belakang: Penyakit demam tifoid merupakan penyakit infeksi berat pada saluran pencernaan yang umumnya disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Namun, pada beberapa tahun terakhir dilaporkan pengobatan terhadap infeksi bakteri Salmonella typhi menjadi tidak efektif yang disebabkan oleh resistensi bakteri. Tujuan: untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun markisa kuning (Passiflora edulis var. flavicarpa Degener) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella thypi. Metode: penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode pengujian aktivitas antibakteri menggunakan difusi cakram dengan kontrol positif Kloramfenikol dan konsentrasi ekstrak 10%, 30% dan 60% yang dilakukan dengan 3 kali replikasi. Analisis data pada penelitian ini dengan metode static yaitu standar devisiasi dan one way ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey HSD. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun markisa kuning (Passiflora edulis var. flavicarpa Degener) memiliki aktivitas untuk menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan rata-rata diameter zona hambat pada konsentrasi 10%, 30%, 60% dan kontrol positif masing-masing adalah 6,15 mm; 11,03 mm; 14,50 mm dan 17,34 mm. Didapatkan nilai signifikan < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang berarti antara konsentrasi ekstrak 10%,30%,60% dengan kontrol positif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.
PENGARUH LARUTAN KITOSAN SEBAGAI DENTURE CLEANSER TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSA PADA PLAT AKRILIK, VALPLAST DAN LUCITONE-FRS
Anindita Apsari;
Chaterina Diyah Nanik Kusumawardhani
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.621
Latar belakang: Akrilik heat cured dan nilon termoplastik merk valplast dan lucitone-FRS adalah ketiga bahan yang paling sering digunakan sebagai basis gigi tiruan. Basis gigi tiruan harus memenuhi syarat kekuatan mekanis agar kuat menerima beban kunyah di dalam rongga mulut. Salah satu uji kekuatan mekanis adalah kekuatan transversa. Metode: 24 sampel plat akrilik heat cured, 24 sampel plat valplast, 24 sampel plat lucitone-FRS berukuran (10x10x2)mm dibagi 12 kelompok. Seluruh sampel direndam dalam aquadest sebagai kelompok kontrol, larutan polident sebagai kelompok kontrol positif, larutan kitosan 0,25% dan 0,5% dengan waktu perendaman 12 hari. Hasil: Uji Kruskall Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p<0,05) pada seluruh kelompok perlakuan. Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan bermakna (p<0,05) pada seluruh kelompok pada penelitian. Kesimpulan : Uji kekuatan transversa plat akrilik heat cured dan nilon termoplastik valpast dan lucitone-FRS tidak dapat dibandingkan karena saat uji kekuatan transversa, plat akrilik sampai patah, sedangkan plat nilon termoplastik valplast dan lucitone-FRS hanya melengkung.
ANALISIS PROFIL LIPID SEBAGAI PREDIKTOR KEPARAHAN STENOSIS CORONARY ARTERY DISEASE YANG DINILAI MENGGUNAKAN GENSINI SCORE
Muhammad Saugi Abduh;
Muhammad Rizki Triono
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.603
Latar belakang:Peningkatan kadar kolesterol mempengaruhi penyempitan dan arteriosklerosis pembuluh darah jantung, dan berperan dalam keparahan penyakit Coronary Artery Disease (CAD). Belum ada penelitian yang melaporkan hubungan profil lipid dengan keparahan stenosis pada CAD yang dinilai dengan Gensini score pada populasi di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Tujuan: Menganalisis profil lipid sebagai prediktor keparahan Stenosis pada CAD yang dinilai dengan Gensini Score pada populasi CAD di Jawa Tengah, Indonesia. Metode: Pendekatan cross sectional dilakukan pada data sekunder pasien CAD di RSI Sultan Agung Semarang tahun 2016–2021. Faktor risiko CAD lainnya yang diteliti adalah usia, jenis kelamin, DM, hipertensi, dan status merokok. Derajat stenosis dikelompokkan dengan skor gensini menjadi stenosis berat jika penyempitan pembuluh darah >40% dan ringan-sedang jika £40%. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square.Hasil:Kadar LDL berhubungan secara signifikan dengan keparahan stenosis berdasarkan gensini score (p = 0,003). Pada analisis multivariat Status Merokok merupakan faktor risiko paling dominan terhadap keparahan stenosis CAD (p=0.001). Simpulan:Profil lipid LDL menjadi prediktor yang paling dominan berhubungan dengan keparahan dari Coronary Artery Disease yang dinilai dengan Gensini score dibandingkan profil lipid lainnya.
FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK EKSTRAK KULIT BUAH MELINJO (Gnetum gnemon L.) SEDIAAN BLUSH ON CREAM SEBAGAI PEWARNA ALAMI
Valiandri Puspadina;
Panji Ratih Suci;
Cikra Ikhda N.H.S;
Wahyu Alfiatur Ro’is;
Septiana Sari
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.692
Latar belakang: Tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya produk kosmetik berbahan kimia membuat mereka cenderung lebih memilih produk yang berasal dari bahan alami yang aman di kulit. Blush on dari bahan alami merupakan blush on yang dibuat dengan mencampurkan bahan alami sebagai pewarnanya. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai pewarna dalam pembuatan blush on adalah tanaman melinjo yang diambil kulit dari ekstrak kulit buah melinjo. Tujuan: Mengetahui warna yang dihasilkan oleh ekstrak kulit melinjo dan mengetahui formulasi ekstrak kulit melinjo dalam pembuatan sediaan blush on cream. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen demi mengetahui uji kualitas fisik meliputi; uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji poles dan uji kesukaan. Hasil: Penelitian yang didapat telah memenuhi persyaratan yang baik. Konsentrasi beeswax yang terlalu tinggi membuat konsistensi sediaan meningkat. Kesimpulan: Formulasi sediaan blush on cream kulit melinjo telah memenuhi syarat uji mutu fisik dan dapat digunakan untuk sediaan tersebut.
PENGARUH IKLAN TERHADAP POLA PEMILIHAN OBAT ANTIPIRETIK SECARA SWAMEDIKASI PADA ANAK USIA 5-11 TAHUN DI DESA BOGO KECAMATAN NGANJUK
Djembor Sugeng Walujo;
Umul Farida;
Ratna Dwi Ayu Kusuma
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.616
Latar belakang: Swamedikasi adalah penggunaan dan pemilihan obat yang dilakukan perseorangan untuk mengobati gejala penyakit yang dikenali sendiri. Tujuan: Mengetahui pengaruh iklan terhadap pola pemilihan obat antipiretik secara swamedikasi pada anak usia 5-11 tahun di desa Bogo Kecamatan Nganjuk. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional atau non eksperimental dengan menggunakan metode survei secara crosssectional menggunakan alat penelitian kuisioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak dalam rentang usia 5-11 tahun yang tinggal di desa Bogo Kecamatan Nganjuk.. Hasil: Hasil penelitian didapatkan variabel tayangan iklan pada dimensi empati dan dimensi dampak dengan rata-rata tertinggi sebesar 137 (80%) sehingga dimensi empati dan dampak berhasil mempengaruhi daya beli masyarakat. Variabel pola pemilihan obat antipiretik didapatkan rata- rata tertinggi pada dimensi dampak sebesar 101,3 (59%). Simpulan: terdapat pengaruh iklan obat di televisi terhadap pola pemilihan obat secara swamedikasi pada anak usia 5-11 tahun di desa Bogo Kecamatan Nganjuk.
HUBUNGAN KADAR TIMBAL (PB) PADA RAMBUT DAN DARAH PEKERJA BENGKEL MOTOR SEBAGAI BIOINDIKATOR DI KABUPATEN JOMBANG
farach khanifah
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.626
Latar belakang: Pekerja bengkel memiliki kecenderungan lebih besar menghirup udara yang mengandung timbal dan dapat mengakibatkan keracunan. Kandungan timbal (Pb) pada pekerja yang berhubungan dengan buangan timbal dalam tubuh seseorang dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin dan masa kerja. Rambut dan darah dapat dijadikan sebagai bioindikator pemaparan timbal dalam tubuh. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kadar timbal (Pb) pada rambut dan darah pekerja bengkel di kabupaten Jombang. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil: Dari 25 sampel dapat diketahui bahwa 17 sampel rambut dan darah memiliki kadar timbal di atas ambang batas. Paparan timbal (Pb) dalam tubuh dipengaruhi oleh masa kerja dan umur. Usia diatas 35 tahun dengan masa kerja ≥ 4 tahun memiliki kadar timbal (Pb) yang lebih besar. Simpulan: Kadar timbal (Pb) dalam rambut dan darah dapat dijadikan bioindicator timbal (Pb) dalam tubuh dan keduanya memiliki hubungan berbanding lurus dengan hasil koefisien korelasi 0.965.
FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK GEL EKSTRAK TOTAL BLACK GARLIC (Allium sativum Linn.) DENGAN GELLING AGENT (CMC-Na)
Lia Agustina Agustina, M.S., Apt.;
Siska Kusuma Wardani;
Dina Sectio Ficky Aulia
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.619
Latar belakang: Hematoma adalah kumpulan darah di luar pembuluh darah yang dapat terjadi karena adanya luka. Selanjutnya, tubuh akan melakukan proses penghancuran hematoma melalui fibrinolisis. Bawang putih (Allium sativum Linn.) mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas fibrinolisis dengan cara menstimulasi tissue plasminogen activator (t-PA). Tujuan: Memformulasikan ekstrak total black garlic (BG) dan mengetahui apakah perbedaan konsentrasi ekstrak total BG mempengaruhi mutu fisik sediaan. Metode: BG dibuat dengan memanaskan bawang putih pada suhu terkontrol (50-70°C) selama sepuluh hari. Skrining fitokimia dilakukan untuk mengevaluasi keberadaan flavonoid. Sediaan gel dioptimasi dengan variasi konsentrasi BG. Evaluasi sediaan yang dilakukan meliputi uji organoleptis, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH dan uji stabilitas. Hasil: BG dapat dihasilkan setelah 10 hari pemanasan dan skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak total BG mengandung flavonoid. BG diformulasikan menjadi sediaan gel dengan variasi konsentrasi ekstrak total BG (12, 14 dan 16%). Formulasi gel menunjukkan bau khas, konsistensi semi solid dan tekstur homogen. pH sediaan adalah 5,0-5,1, daya sebar 6,5-7,2, daya lekat 2,03-4,48. Uji stabilitas menunjukkan hasil yang stabil. Simpulan: Variasi konsentrasi ekstrak total BG mempengaruhi mutu fisik sediaan. Formulasi ketiga dengan konsentrasi total BG 16% merupakan formula optimal.
UJI DAYA ANALGETIK DAN ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOLIK DAUN SINGKONG (Manihot utilissima Pohl.) PADA MENCIT GALUR SWISS
Paulina Maya Octasari;
Daniar Kusuma Wardani;
Elisabeth Lionida Sari
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.615
Background: Flavonoids are compounds that can function as analgesics and anti-inflammatory. Cassava leaves are known to contain flavonoids with the main content of rutin. The routine flavonoid content in the ethanolic extract of cassava leaves is 4.987% so that it has the potential to be developed as traditional medicine. Objective: This study aimed to determine the analgesic and anti-inflammatory properties of cassava leaf ethanolic extract (EEDS) and the effect of varying doses of EEDS on analgesic and anti-inflammatory properties. Methods: This study was a completely randomized experimental study with a unidirectional pattern in mice aged 2-3 months and weighing 20-30 grams. Analgesic testing method used the stretching method with 1% acetic acid as the induction, while the anti-inflammatory test used the edema thickness measurement method with 1% carrageenin induction. The results of the percentage of protection, the change in the percentage of protection, and the percentage of anti-inflammatory power were statistically analyzed. Results: The results showed that EEDS was green-black in color, bitter in taste, 7% drying loss, 12.31% w/w yield and positive for flavonoids. EEDS has analgesic power at a dose of 70; 140; and 280 (mg/kgBB) with a percentage of protection of 26.59%; 24.45%; and 21.96%; change in percentage of protection by 65.75%; 68.51%; and 71.72%. EEDS at a dose of 35; 70; and 140 (mg/kgBW) has a percentage of anti-inflammatory power of 44.93%; 37.34%; and 30.75%. Conclusion: The higher the dose of EEDS, the higher the analgesic power but the lower the anti-inflammatory power