Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Protokol Kesehatan Mahasiswa Perguruan Tinggi Bidang Kesehatan Selama Pandemi Selama Melakukan Mobilitas Ratna Frenty Nurkhalim; Indah Susilowati; Endah Retnani Wismaningsih; Lia Agustina
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 21, No 1 (2022): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v21i1Supp.5540

Abstract

Sebagai salah satu kota yang memiliki beberapa perguruan tinggi yang cukup bonafit dan ternama, Kediri juga merupakan kota terbesar ketiga di Provinsi Jawa Timur setelah Surabaya dan Malang. Studi ini ingin mencari tahu bagaiamana mobilitas kalangan mahasiswa dan perilakunya dalam menerapkan protokol kesehatan selama menggunakan transportasi umum di era new normal, khususnya di wilayah kota Kediri. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan responden seluruhnya mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kediri berjumlah 169 orang. Teknik sample yang diterapkan dalam penelitian ini ialah voluntary sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penetapan New Normal, sebagian besar responden jadi lebih sedikit keluar rumah dibangkan saat sebelum pandemik (62%). Alasan paling banyak ialah untuk melakukan pekerjaan (44%). Pada saat meninggalkan rumah, mode transportasi yang paling umum digunakan oleh responden ialah ojek online/pangkalan (54%) dan bus (16%). Faktor-faktor yang mendorong mobilitas ini ialah kebutuhan mahasiswa untuk menyelesaikan urusannya di kampus, untuk kebutuhan sosial dan untuk berwisata. Alat transportasi yg paling umum digunakan oleh para mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kediri untuk bermobilisasi ialah transportasi umum berbasis aplikasi atau ojek online. Dalam bermobilisasi mahasiswa hendaknya selalu waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan
Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol dan N-Heksana Daun Labu Kuning (Cucurbita moschata D.) terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis Herlinda Mawardika; Lia Agustina; Ovie Resta Vanesha
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 1 (2023): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i1.7687

Abstract

Pumpkin leaf plant (Cucurbita moschata D.) is commonly used to treat gastric pain, jaundice, hipercholesterol, and contains antibacterial compounds. Nature products derived from plants are often used to treat facial skin disease by inhibiting acne-causing bacteria. Staphylococcus epidermidis has important role in acne formation. This research aims to determine the antibacterial activity, Minimum Inhibitory Concentration (MIC), and Minimum Bactericidal Concentration (MBC) of 70% ethanol extract and n-hexane against Staphylococcus epidermidis. Pumpkin leaf extracts were obtained by maceration technique then diluted to obtain the extracts with concentrations of 10%, 25%, and 50%. The antibacterial activity test of pumpkin leaves was carried out in vitro by well diffusion method on Mueller Hinton Agar (MHA) media, while MIC and MBC was determined by dilution method using different concentration of extract. The results of this research showed that there was inhibition zone formed at concentration 10%, 25%, and 50% of 70% ethanol extract of yellow pumpkin leaves. According to the result, the largest inhibition zone was obtained at concentration of 50% (20.02 ± 0,28 mm). The MIC value was found at concentration of 12.5% and MBC value was determined at 50% concentration of ethanol extract. Meanwhile, n-hexane extract of yellow pumpkin leaves has no antibacterial activity against S. epidermidis. It can be concluded that ethanol extract of yellow pumpkin leaves has potent antibiotic material for S. epidermidis.