cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan
ISSN : 24431141     EISSN : 25415301     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Higiene :Jurnal Kesehatan Lingkungan menerbitkan manuskrip tentang segala aspek kesehatan lingkungan, kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan paparan dan dampak lingkungan, serta studi terkait toksikologi dan epidemiologi lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Determinan Kejadian Penyakit Diare Pada Santri Di Pesantren Modern Kota Makassar Tahun 2018 Syahratul Aeni; Emmi Bujawati; Habibi Habibi; Durrotul Mahdiyah
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 5 No 2 (2019): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1541.882 KB)

Abstract

Diare adalah kondisi dimana seseorang mengalami buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat) lebih dari 3 kali dalam 24 jam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran determinan kejadian penyakit diare santri pada 4 Pesantren modern kota Makassar yaitu Pesantren Darul Aman, Ummul Mukminin Putri, IMMIM Putra, Darul Arqam. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasional dengan jumlah responden sebanyak 149 responden. Karakteristik responden berdasarkan umur mayoritas terdapat pada umur 14 tahun (43.6%), berdasarkan jenis kelamin mayoritas laki-laki 90 responden. Kebiasaan jajan cukup berada pada Pesantren IMMIM Putra (74%) dan kebiasaan jajan kurang pada Pesantren Darul Arqam (70%). Kebiasaan mencuci tangan cukup berada pada Pesantren IMMIM Putra (47.1%) dan Kebiasaan mencuci tangan kurang berada pada Pesantren Darul Arqam (80%). Perilaku membuang sampah cukup berada pada Pesantren Darul Aman dan Darul Arqam (66.7%) dan perilaku membuang sampah kurang berada pada Pesantren Darul Arqam (66.7%). Perilaku penggunan jamban cukup berada pada Pesantren Ummul Mukminin Putri (65.8%) dan perilaku jamban kurang berada pada Pesantren Darul Arqam (66.7%). Kondisi penyediaan air bersih Pesantren modern berada pada kriteria memenuhi syarat, kondisi sarana pembuangan sampah terdapat 2 Pesantren yang memenuhi syarat dan 2 Pesantren lainnya tidak memenuhi syarat, kondisi sarana pembuangan air limbah (SPAL) berada pada kategori memenuhi syarat, keadaan jamban/WC Pesantren modern tidak memenuhi syarat, keadaan kantin pada Pesantren modern berada pada kategori tidak memenuhi syarat Kata kunci : Diare, Pesantren, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Efektivitas Ekstrak Daun Sidaguri (Sida Rhombifoli L) Terhadap Kematian Larva Aedes aegypti Rezki Rahmatullah; Andi Susilawaty; Habibi Habibi; Syahrul Basri
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 6 No 1 (2020): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1656.146 KB)

Abstract

Aedes aegypti is a vector that transmits dengue virus and causes Dengue Haemorrhagic Fever (DHF). The increasing number of DHF case has caused major fatality annually. The use of chemical larvicide is not entirely environmentally friendly. On the contrary, plant based larvicide has been proven to be effective in controlling larvae while subduing the negative impacts of larvicide use to environment. This research investigates the efficacy of arrowleaf sida extract (Sida rhombifolia L) as a larvicide in killing Aedes aegyti larvae. It uses quantitative approach with true experiment method in testing the hypothesis. The research samples consist of 500 larvae which are divided into four groups with different treatments (0.25%, 0.50%, 0.75% dan 1%) and four reapplications within a time span of 1440 minutes. The findings show that the average percentage of Aedes aegypti larvae death with 0.25% concentration is 6.25%, 0,50% concentration is 12,25%, 0,75% concentration is 15,25%, and 1% concentration is 18,25%. The result of ANOVA test is p-value = 0.001 (p= <0.05) which further indicates the correlation between the death of larvae and arrowleaf sida extract intervention. This research hopes that the research findings can contribute to the success of Aedes aegypti larvae eradication program.Keywords: Aedes aegypti larvae, arrowleaf sida extract, the death of larvae
Participatory Based Waste Management In The Faculty Of Medicine And Health Sciences Of Alauddin State Islamic University Of Makassar Firdah Firdah; Andi Susilawaty; Abdul Majid HR. Lagu
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 5 No 3 (2019): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.812 KB)

Abstract

Waste management has become a pressing issue in many major cities in the world, including in Indonesia. As the health aspect of a faculty is crucial and impacts each member, this research aims to conduct and analysis on the participatory waste management in Faculty of Medicine and Health Sciences of Alauddin State Islamic University of Makassar by addressing the knowledge, attitude and behaviour of students regarding waste management. It uses qualitative method and community-based research (CBR) approach to understand the issue. The samples consist of 150 respondents who are selected by using random sampling technique. The research findings suggest that respondents’ average score on waste management knowledge improves after receiving an intervention, from 77.26 to 86.30. Next, respondents’ average score on their attitude toward waste management also improves after receiving an intervention, from 47.64 to 69.50. They exhibit appropriate response to proper waste management. The findings indicate that students’ knowledge influences their attitude toward waste management issue. The better their knowledge on the issue is the better their displayed attitude becomes, as indicated by the increase in respondents’ average score from 17.25 to 21.84. The significance values of 0.000 p=(<0,05) suggests that there is a significant difference in respondents’ knowledge, attitude and behaviour after an intervention. Thus, this research encourages students and other faculty members to improve their participation in waste management program. Keywords: knowledge, attitude and behavior, management, waste, environment
Pengaruh Lama Kontak dan Kerapatan Tanaman Kangkung Air Dalam Mereduksi Fosfat Pada Air Larutan Deterjen Buatan Sri Seprianto Maddusa; Afnal Asrifuddin; Rahayu H. Akili
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 5 No 2 (2019): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1461.991 KB)

Abstract

Penggunaan deterjen per kapita bergerak sejalan dengan pertumbuhan gross domestik product (GDP) setiap tahun, artinya semakin meningkat pendapatan masyarakat , maka konsumsi deterjen juga meningkat.  Bila deterjen tidak terdegradasi secara sempurna di perairan dan masuk  kedalam jaringan tubuh, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat terakumulasi dalam jaringan tubuh yang bersifat toksik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efisiensi tanaman kangkung dalam menurunkan kandungan fosfat pada limbah deterjen berdasarkan kerapatan dan lama kontak tanaman. Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan eksperimen semu, dengan desain penelitian yang digunakan adalah pretest – posttest design with Control Group. Populasi pada penelitian ini adalah larutan deterjen yang dibuat menggunakan air yang bersal dari Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) sebanyak 315 liter dicampurkan dengan 1.350 gr deterjen merek Daia. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 11 buah, yang terdiri dari satu sampel pretest,satu sampel kontrol dan 9 sampel perlakuan. Kandungan fosfat pada wadah pretest sebesar 65 mg/l. Efisiensi penurunan kandungan fosfat selama 9 hari yaitu menggunakan 12 individu sebesar 76,32%, 24 individu sebesar 72,38% dan 34 individu sebesar 73,11%.  Pada hasil uji, didapatkan hasil p-value = 0,097 (p>0,05). Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata penurunan kadar fosfat pada larutan pupuk sebelum dan setelah perlakuan dengan variasi kerapatan tanaman dengan variasi waktu kontak. Kata kunci: deterjen, limbah, fosfat, sampel
Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Terhadap Kejadian DBD di Desa Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur Luh Made Candrika Yati; Rahmadi Prasetijo; Ni Luh Utari Sumadewi
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 6 No 1 (2020): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1656.146 KB)

Abstract

Penyakit DBD telah menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama di kota besar. Salah satu faktor terkait peningkatan kasus DBD yaitu sanitasi lingkungan. Desa Kesiman Kertalangu merupakan daerah endemis DBD karena terdapat kasus DBD selama kurun waktu 4 tahun terakhir. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional, yang dilakukan pada bulan Februari-Mei. Tujuannya untuk mengetahui hubungan anatara sanitasi lingkungan dengan keberadaan jentik nyamuk terhadap kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% responden memiliki sanitasi yang kurang baik, 30% memiliki sanitasi yang cukup baik dan 10% memiliki sanitasi yang baik. Mengenai hasil pemeriksaan jentik diketahui bahwa 34 rumah responden masih ditemukan jentik nyamuk. Berdasarkan perhitungan Chi Square test, diperoleh sig 0,00 (P<0,05) yang merupakan ada keterkaitan antara sanitasi lingkungan dengan keberadaan jentik nyamuk. Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan lingkungan meliputi kegiatan pencegahan dan pemantauan pada tempat-tempat penampungan air. Kata Kunci  : DBD, Sanitasi Lingkungan, Keberadaan Jentik Nyamuk
Penilaian Zat Pewarna Sintetis, Pemanis, dan Pengawet serta Perilaku siswa Terhadap pada Jajanan di Sekolah Dasar Kota Makassar Sitti Muhfidah AD; Alfina Baharuddin; Rizki Amelia
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 5 No 3 (2019): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.764 KB)

Abstract

Anak sekolah merupakan konsumen makanan yang telah aktif dan mandiri dalam menentukan makanan yang dikehendakinya, Mereka memiliki kebebasan untuk menggunakan uang jajan mereka untuk makanan dan minuman sesuai dengan selera mereka sendiri di tempat-tempat umum memungkinkan anak-anak lebih banyak mengkonsumsi makanan jajanan. Penelitian ini bertujuan Mengetahui zat pewarna, pemanis, pengawet sintetis serta perilaku siswa terhadap jajanan di sekolah dasar kota Makassar tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif laboratorik dengan menggunakan metode uji kualitatif kimia untuk melihat kandungan zat pemanis, pengawet, pewarna, serta perilaku siswa  pada jajanan di Sekolah Dasar Kota Makassar.Sampel berjumlah 192 responden dan 8 sampel jajanan. Data diperoleh menggunakan kuosioner dan pengambilan sampel jajanan.Hasil penelitian menyatakan bahwa dari 8 sampel makanan dan minuman tidak terdapat kandungan zat Rhodamin B, Methanyl Yellow, Siklamat, Boraks dan formalin. Keseluruhan sampel memenuhi syarat Sedangkan pengetahuan, sikap, dan tindakan responden secara umum sama-sama berada pada kategori sedang. Oleh karena itu diharapkan kepada pihak sekolah agar pemberian informasi rutin tantang makanan dan minuman jajanan yang mengandung BTM beserta bahayanya kepada siswa. Serta pada siswa agar lebih selektif dalam memilih jajanan yang akan dikonsumsi. Kata kunci :BTM, Rhodamin B, Methanyl Yelllow, Siklamat, Boraks, Formalin
Uji Kualitas Air Minum Pada Sumber Mata Air di Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan I Gede Agus Handyka Kumala; Ni Putu Widya Astuti; Ni Luh Utari Sumadewi
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 5 No 2 (2019): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1461.998 KB)

Abstract

Sumber mata air merupakan keadaan alami air tanah yang keluar ke permukaan dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kualitas sumber mata air di uji berdasarkan parameter fisika, kimia dan biologi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas sumber mata air meliputi kualitas fisika (baud an warna) kimia (nitrat, nitrit dan flourida) dan biologi (escheria dan coliform) kemudian membandingkannya dengan Permenkes  No. 492/Menkes/Per/IV/2010. Desain penelitian ini adalah observasional. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel memenuhi uji parameter fisika, kimia dan biologi. Simpulan dari penelitian ini yaitu  secara keseluruhan sampel sumber mata air di Desa Baturiti memenuhi kriteria kualitas air minum yang di uji berdasarkan Permenkes No.492/Menkes/Per/IV/2010. Bagi masyrakat sekitar dapat memanfaatkan sumber mata air ini untuk memenuji kebutuhan sehari-hari. Bagi Puskesmas di wilayah tersebut perlu melakukan uji parameter lainnya agar memenuhi persyaratan kualitas air.Kata Kunci: Sumber Mata Air, Desa Baturiti, Kualitas Air
Uji Daya Tolak Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) Terhadap Lalat Rumah (Musca domestica) Fira Fitranillah; Andi Susilawaty; Nurdiyanah Syarifuddin
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 6 No 1 (2020): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1656.141 KB)

Abstract

Diare merupakan penyakit berbasis lingkungan.Penularan penyakit diare dapat terjadi secara fekal-oral, melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi agen yang berasal dari air yang tercemar maupun dari tinja yang terinfeksi. Tinja yang telah terinfeksi mengandung virus dan bakteri dalam jumlah yang besar. Bila tinja tersebut dihinggapi oleh vektor seperti lalat, kemudian lalat tersebut hinggap di makanan dan minuman maka akan menularkan diare kepada orang yang memakannya. Salah satu cara mengendalikan lalat rumah yaitu dengan penggunaan insektisida nabati yang ramah lingkungan. Peneliti menggunakan insektisida yang berasal dari bagian tumbuhan yaitu daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), tujuan peneltian ini adalah untuk mengetahui daya tolak ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) terhadap lalat rumah (Musca domestica). Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan metode Eksperimen sungguhan (True Experiment). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kesehatan Lingkungan UIN Alauddin Makassar, sampel dalam penelitian ini adalah lalat rumah sebanyak 180 ekor yang dibagi ke dalam empat kelompok, masing-masing berisi 15 ekor lalat dengan perlakuan (0%, 10%, 15% dan 20%) dan dilakukan 3 kali replikasi dengan waktu pengamatan selama 60 menit. Dari hasil penelitian rata-rata hinggapan lalat konsentrasi 0% yaitu 14 ekor, Pada konsentrasi 10% yaitu 4 ekor, Pada konsentrasi 15% yaitu 2 ekor dan Pada konsentrasi 20% yaitu 1 ekor. Perlakuan terbaik dalam mencegah hinggapan lalat adalah pada konsentrasi 20% dengan daya tolak 95,55%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu alternatif pengendalian vektor khususnya lalat rumah sebagai insektisida nabati yang ramah lingkungan. Kata Kunci: lalat rumah, ekstrak daun belimbing, daya tolak
Water Quality on the Lower River Jeneberang: The impact of social distancing during the Covid 19 pandemic Munawir Amansyah; Alwiyah Nur Syarif
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 7 No 2 (2021): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2691.897 KB)

Abstract

Diseases caused by the corona virus 2019-2020 (COVID-19) are public health problems that hit various countries, including Indonesia. Physical distancing is one of the suggested options to reduce the spread of the virus, but it can cause a lot of waste products generated by the community. This study aims to determine the quality of the waters using the water pollution index method on the coast of Makassar City as the mouth of the Jeneberang river as the impact of waste disposal during physical restrictions. This research is a quantitative study with a descriptive-observational design located in the downstream area of the Jeneberang River and the coastal area of Makassar City, Tamalate District, Makassar City. There are 8 points of measurement and sampling of river and seawater with different characteristics at each station. The measurement results of physical, biological, and chemical parameters, show that the average station is in the heavily polluted category, which means that the Jeneberang River during the pandemic has experienced a significant decrease in water quality. This study implies that the presence of people at home during social restrictions needs to be balanced with efforts to maintain a good waste management environment so as not to pollute the waters
Kandungan Mikroplastik Pada Garam di Pasar Terong Kelurahan Bontoala Kota Makassar Muhammad Ikrar Tri Murpa; Alfina Baharuddin; Abdul Gafur
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 7 No 1 (2021): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.794 KB)

Abstract

Salt is a white, crystalline solid which is a collection of compounds with the largest portion of Sodium Chloride (more than 8%) and other compounds such as Magnesium Chloride, Magnesium Sulfate, Calcium Chlorida, and others. Salt has properties or characteristics which means it is easy to absorb water, bulkdensity (density level) of 0.8 to 0.9 and melting point at a temperature level of 801°C. To determine the microplastic content of salt in the Terong Market, Bontoala Village, Makasaar City in 2019. This type of research is an observational study with a descriptive approach. The results of this study indicate that all salt samples examined at the Marine Ecotoxicology Laboratory, Department of Marine Sciences, Faculty of Marine Sciences and Fisheries, Hasanuddin University, Makassar 100% contain microplastics. The author suggests to the public to pay more attention to the environmental cleanliness of the eggplant market in order to avoid the effects of environmental pollution and reduce the use of excessive plastic. Keywords: Salt, Microplastic, Traditional Market