cover
Contact Name
Anugrah Nur Rahmat
Contact Email
anugrahnr0@gmail.com
Phone
+6281253524447
Journal Mail Official
jpkmi.kesmas@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran, Universitas lambung Mangkurat Jl A Yani km.36 Banjarbaru 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia)
ISSN : 24071625     EISSN : 25810901     DOI : http://dx.doi.org/10.20527/jpkmi.v7i1
urnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPKMI) adalah jurnal ilmiah yang memfokuskan pada ilmu Kesehatan Masyarakat. Jurnal ini berisi mengenai Editorial Kesehatan, Literature Review, dan Hasil Penelitian dalam bidang kesehatan masyarakat seperti Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, Gizi Kesehatan, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Biostatistika dan Kependudukan, Perilaku dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu Anak dan Kesehatan Reproduksi.
Articles 215 Documents
STUDI EKSPERIMEN PENGGUNAAN MEDIA LEAFLET DAN VIDEO BAHAYA MEROKOK PADA REMAJA Kasman, Kasman; Noorhidayah, Noorhidayah; Persada, Kasuma Bakti
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v4i2.3842

Abstract

Abstrak Proses pendidikan kesehatan dalam mencapai tujuan melalui perubahan perilaku remaja yang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu materi atau pesan yang disampaikan alat peraga, metode dari petugas atau pendidik yang melakukan promosi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara penggunaan media leaflet dan video terhadap pengetahuan bahaya merokok pada remaja. Jenis penelitian ini adalah Eksperimen-Semu dengan rancangan penelitian Pretest and Posttest without Control Group Design dengan menggunakan media leaflet dan video sebagai bentuk edukasi pada 40 remaja. Pengukuran pengetahuan pre-test dan post-test menggunakan kuesioner kemudian dilakukan analisis degan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua penggunaan media leaflet dan video sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok. Ada perbedaan pengaruh antara kelompok video dan leaflet, dimana nilai p = 0.004 ≤ α = 0,05, diketahui rata-rata peningkatan sebelum dan sesudah diberi pendidikan kesehatan dari kelompok leaflet adalah 36,67 dan kelompok media video adalah 22,48. Media leaflet lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok dibandingkan video, walaupun kelompok media video juga menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan. Kata-kata kunci: Leaflet, video, pengetahuan, bahaya merokok, remaja  Abstract The process of education health in achieving its objectives by the behavior teenager influenced by several factors including the matter or the message was props, methods of a clerk or educator who promote health. The purpose of this research to know the difference between the use of the influence of the media leaflets and video on knowledge about the dangers of smoking on teenage. The type of this research is a quasi-experiment with research design of Pretest and Posttest without Control Group by using leaflet and video media as a form of education on 40 adolescents. Measurement of pre-test knowledge and post-test using questionnaire then analyzed by t test. The results show that both the use of leaflets and video media is equally effective in enhancing adolescent knowledge about the dangers of smoking. There is a difference of influence between video groups and leaflets, where the value p = 0.004 ≤ α = 0.05, known that the average increase before and after being given health education from leaflet group is 36,67 and video media group is 22,48. leaflets are more effective in increasing adolescent knowledge about the dangers of smoking than video, although video media groups also show an average increase in knowledge. Keywords : Leaflets, videos, knowledge, dangers of smoking, youth
HUBUNGAN KESEHATAN RUMAH TINGGAL TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA BALITA DI DESA SAMBANGAN KECAMATAN BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2012 Sari, Nata Lisa Ervina; Marlinae, Lenie; Noor, Frieda Anie
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 1, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v1i1.595

Abstract

Pneumonia is an infectious disease that requires special attention, because it is included in the leading cause of pneumonia morbidity and mortality in children under five years old, especially in Indonesia. Construction of homes and neighborhoods that do not meet the health requirement is a risk factor in the transmission of various types of disease-based environment, one of pneumonia. This study aimed to determine the relationship of home health care live on the incidence of pneumonia in children under five in the village of Bati-Bati district Sambangan Tanah Laut  in 2012. This study was observational analytic cross-sectional approach to sampling purposive sampling. Found a total of 36 respondents consisted of 12 respondents with pneumonia and 24 respondents not pneumonia. Fisher Exact test analysis at 95% confidence level. The results showed that there is a relationship between ventilation (p = 0.029), ceiling (p = 0.011), window (p = 0.020), the division of space (p = 0.011) and residential density (p = 0.007) with the incidence of pneumonia. This matter  was supported with result of observation showing house construction some part of ineligibility. While roof (p = 0.727), walls (p = 0.536), and floor (p = 0.278) there was no association with the incidence of pneumonia. Keywords: pneumonia, home construction, children under five years old
KAJIAN TENTANG PENGETAHUAN IBU DALAM PENGGUNAAN KONTRASEPSI SPIRAL DI DESA PEMATANG LIMAU Sari, Meirindha Daniar
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v2i3.2722

Abstract

Abstrak Upaya mengatur kehamilan salah satunya dengan penggunaan kontrasepsi. Spiral merupakanmetode kontrasepsi yang tepat untuk pasangan usia subur (PUS). Data tahun 2013, Desa PematangLimau merupakan desa dengan capaian peserta kontrasepsi spiral tertinggi. Beberapa faktor yangmempengaruhi penggunaan kontrasepsi oleh ibu antara lain pengetahuan ibu. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengkaji faktor pengetahuan ibu dalam penggunaan kontrasepsi spiral di Desa PematangLimau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan penelitian sebanyak 3 akseptorkontrasepsi spiral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan mengetahui kontrasepsi spiral adalahkontrasepsi tanpa hormon yang dipasang melalui alat kelamin perempuan dan dapat dipakai 8 hingga10 tahun, kelebihannya dapat dipakai jangka panjang, tidak ada efek peningkatan berat badan, tidakmempengaruhi produksi ASI, tidak merubah siklus menstruasi serta efek sampingnya keputihan,menstruasi lebih banyak dan lebih lama. Saran yang dapat diberikan yaitu penambahan leaflet danposter serta penyesuaian waktu pelaksanaan penyuluhan dengan kondisi masyarakat.Kata-kata kunci: kontrasepsi, spiral, pengetahuan ibu, Abstract The use of contraception is one of the ways to control the pregnancy (birth). Intraurine Device(IUD) is an appropriate contraceptive method for eligible coupless. The data of 2013 mentioned thatPematang Limau village was a village with the highest atainment of IUD contraception participants.Some of the factors which affect the use of contraception by mothers are the knowledge. This researchused a qualitative method with 7 research informants. The research informants were 3 acceptors of IUDcontaception. The result of this research showed that informants knew about IUD contraception as thenon-hormonal contraceptive method which is put inside the female genital and couod be used in 8 to 10years. The advantage of IUD is that IUD can be used in a long term, does not affect the production ofbreast milk, and does not affect the menstrual cycle. Meanwhile, the side effect of IUD is the increase ofmenstrual blood and period, and the apparance of flour albus. The advices given to the next researchare adding the leaflets or posters and adjusting the time of the socialization to the condition of thevillage.Keywords: spiral, contraception, maternal knowledge.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, KEBIASAAN MENGONSUMSI KETUPAT, KEBIASAANMEROKOK,DANLAMAMEROKOKDENGANKEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH PUSKESMAS KANDANGAN, KECAMATAN KANDANGAN Fitriani, Sherly Nidya; Yulidasari, Fahrini; Fakhriadi, Rudi
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v3i2.2752

Abstract

AbstrakHipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg. Berdasarkan data Puskesmas Kandangan pada tahun 2013 menunjukkan bahwa hipertensi berjumlah 802 orang dan meningkat pada tahun 2014 dengan jumlah kasus 1168. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kebiasaan mengonsumsi ketupat, kebiasaan merokok, dan lama merokok dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Wilayah Puskesmas Kandangan, Kecamatan Kandangan tahun 2015. Penelitian dilakukan pada lakilaki yang berusia 25-45 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah observasial analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat di Wilayah Puskesmas Kandangan berjumlah 21.700 jiwa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proporsi random sampling dengan besar sampel 100 orang yang terbagi atas 5 desa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi –Square dan Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status gizi (p=0,0001), kebiasaan mengonsumsi ketupat (p=0,0001), kebiasaan merokok (p=0,007) dengan kejadian hipertensi, sedang lama merokok (p=0,300) menunjukkan tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi.Kata-kata kunci: Hipertensi, status gizi, kebiasaan mengonsumsi ketupat, kebiasaan merokok, dan lama merokok AbstractHypertension is a condition increasing systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and a diastolic ≥ 90 mmHg. Based on data from Puskesmas Kandangan in 2013 showed that hypertension cases amounted of 802 people and increase in 2014 with cases amounted of 1168 people. This study was aimed to investigate the correlation between nutritional status, ketupat consumption habits, smoking habits and smoking duration with hypertension in Puskesmas Kandangan, Kandangan districts, 2015. The respondents of this study is 25-54 years old men. The study using observational analytic design thought cross-sectional approach. The study population is the entire community in the Puskesmas Kandangan area amounted of 21.700 people. Sample calculation using the proportional random sampling formula with a sample of 100 people of five different villages. Data analyzed by using Chi- Square test and Fisher Exact. The results showed that there is a significant correlation between nutritional status (p=0,0001), ketupat consumption habits (p=0,0001), smoking habits (p= 0,007) with hypertension, and smoking duration (p=0,003) not correlation between with hypertension.Keywords: Hypertension, nutritional status, ketupat consumption habits, smoking habits, and smoking duration
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SABUN DALAM MENCUCI TANGAN TERHADAP JUMLAH KUMAN Norfai, Norfai; Abdullah, Abdullah
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v5i2.5485

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan jenis quasi eksperimen sungguhan dengan rancangan Posttest only Control Group Desain dengan menggunakan lima perlakuan, dengan setiap kelompok terdiri dari lima kali pengulangan berjumlah 25 sampel. Data dikumpulkan berdasarkan hasil pemeriksaaan telapak tangan di UPT. Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. Hasil pegumpulan data dianalisis dengan menggunakan statistik univariat dan bivariat uji statistik One Way Anova untuk membandingkan perbedaan mean lebih dari dua kelompok dengan derajat kemaknaan α = 0,05 jika data berdistribusi normal dan varians data harus sama, jika data tidak memenuhi persyaratan, maka dilakukan dengan uji Kruskal Wallis. Untuk mengetahui kelompok mana yang mempunyai perbedaan, maka dilakukan analisis Post Hoc dengan Uji Tukey, sedangkan analisis Post Hoc untuk uji Kruskal Wallis adalah uji Mann-Whitney dengan alat bantu program komputer. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah kuman dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir saja yaitu berjumlah 7,00 CFU/cm2, sabun antibacterial A berjumlah 4,80 CFU/cm2, hand sanitizer A berjumlah 2,60 CFU/cm2, hand sanitizer B berjumlah 1,80 CFU/cm2 dan kelompok control berjumlah 11,20 CFU/cm2 dan ada perbedaan jumlah angka kuman antara mencuci tangan menggunakan air mengalir saja, sabun antibacterial A, hand sanitizer A, hand sanitizer B, dan kelompok kontrol, sedangkan yang paling efektif dalam menurunkan jumlah jumlah kuman yaitu hand sanitizer B yang mengandung bahan aktif alkohol 70%. Penelitian ini diharapkan kepada anak-anak agar mau dan mampu dalam berperilaku mencuci tangan pakai sabun pada lima waktu penting yang direkomendasikan pakar kesehatan.Kata-kata kunci: Efektivitas, penggunaan sabun, jumlah kumanAbstractThis research is a type of quasi experiment with Posttest only Control Group Design with using five treatments, with each group consisting of five times repetition totaling 25 samples. Data were collected based on the results of palm examination in Banjarmasin UPT. Health Office Labratory . The result of data collection was analyzed by using univeariate statistic and bivariate of One Way Anova statistic test to compare difference of mean more than two groups with significance degree α = 0,05 if normal distributed data and variant data must be same, if the data did not fulfill requirement, then done with Kruskal Wallis test. To know which group has difference, a Post Hoc analysis was performed with Tukey's test, while Post Hoc analysis for Kruskal Wallis test was a Mann-Whitney test with computer program aids. Based on results showed that the average number of germs in hand washing by using running water only 7.00 CFU / cm2, soap of antibacterial A amounting to 4.80 CFU / cm2, hand sanitizer A amounted to 2.60 CFU / cm2, hand sanitizer B is 1.80 CFU / cm2 and the control group is 11.20 CFU / cm2 and there is a difference in the number of germs between handwashing with running water only, soap of antibacterial A, hand sanitizer A, hand sanitizer B, and control group, while the most effective in reduce the amount of germs that is hand sanitizer B containing 70% alcohol active. This research is expected for children to be willing and able to do hand washing with soap at five important times recommended by health experts.Keywords: Effectiveness, use of soap, number of germs
MOTIVASI PELAKSANAAN PROMOSI KESEHATAN SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR KOTA YOGYAKARTA Yuseran, Yuseran; Paramastri, Ira; Priyanto, M. Agus
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v5i1.4997

Abstract

Abstrak Usaha kesehatan sekolah (UKS) merupakan upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan anak dan lingkungan sekolah. Beberapa sekolah di Kota Yogyakarta telah mendapatkan prestasi dalam UKS. Kegiatan UKS saat ini banyak dinilai menjadi lebih aktif ketika lomba sekolah sehat dan ketika penilaian akreditasi. Hal tersebut terlihat jauh dari filosofi UKS sendiri. Beberapa sekolah memiliki prestasi di bidang UKS dan beberapa sekolah lain bahkan belum mengembangkannya. Motivasi dalam implementasi UKS di sekolah-sekolah tersebut menjadi menarik untuk dikaji sebagai bahan pendalaman kajian nilai-nilai UKS di sekolah Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus. Subjek penelitian adalah stakeholder UKS secara purposif yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah (DKT). Motivasi intrinsik terdiri dari kebutuhan akan prestasi, tanggung jawab dan ibadah adapun motivasi eksternal adanya penilaian akan manfaat. Sekolah berprestasi dalam bidang UKS termotivasi oleh kebutuhan keamanan dan berprestasi disertai motif tanggung jawab dan ibadah, kuat tidaknya motivasi sekolah tergantung dari kebutuhan berprestasi yang tersalurkan karena lomba. Kata-kata kunci : Motivasi, usaha kesehatan sekolah, sekolah dasar  Abstract Health School Unit (Usaha Kesehatan Sekolah) or UKS  is a method to maintain and improve of students health status and school environment. UKS activities were widely judged to be more active when healthy school competition and when the accreditation assessment. It is not appropriate with the philosophy UKS. Problems actual implementation of the basic values of UKS in school activities into question. Any schools in Yogyakarta have achievements in the field of UKS but others had not initiate its. Motivation in the implementation of UKS in these schools were interested to explore. This research aim to explore  about  motivation of Health School Affairs’s implementatiot. Moreover, the research were expected to develop of School Health Affairs at Elementary School in Yogyakarta. This study used a qualitative method with case study design. Subjects in this research were stakeholder of the school that elected by purposively. While the data collection were collected through in-depth interviews and focus group discussions (FGD). Intrinsic motivation consists of the need for achievement, responsibility and worship as external impulses will have an effect. Achieving schools in the field of UKS motivated by the needs and terprestasi pay attention to the motives of responsibility and worship, the strength or absence of school motivation depends on the needs of achievement is channeled because of the race. Keywords: Motivation, school health unit (UKS), elementary school
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TB PARU TERINTEGRASI BERBASIS WEB UNTUK EVALUASI PROGRAM TB PARU DI WILAYAH PERBATASAN KABUPATEN SINTANG Hariana, Evy; Sunaryo Putra, Gandha
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v6i2.7452

Abstract

ABSTRAKTuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan penyakit yang endemis di Kabupaten Sintang. Akan tetapi evaluasi program TB Paru tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan karena pengelolaan data TB masih dilakukan secara manual sehingga timbul permasalahan laporan tidak tepat waktu, sulitnya untuk mengakses informasi dan laporan mengenai pasien TB dengan HIV-AIDS masih belum ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi TB Paru terintegrasi berbasis Web untuk mendukung evaluasi program TB Paru Di Wilayah Perbatasan Kabupaten Sintan. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi kualitas informasi setelah dilakukan pengembangan sistem informasi menggunakan kuesioner. Sementara metode kualitatif digunakan untuk membantu dalam proses indentifikasi pada setiap tahapan dalam metodologi pengembangan sistem menggunakan tekhnik wawancara mendalam (indept interview) kepada pengguna sistem. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan tentang aksesibilitas informasi (p value=0,008), kecepatan untuk memperoleh informasi (p value=0,016), dan ketepatan waktu informasi (p value=0,016) sebelum dan sesudah sistem dikembangkan. Perlu adanya dukungan dan komitmen dari Dinas Kesehatan Kab. Sintang dalam mendukung implementasi dari Sistem Informasi TB terintegrasi sebagai sumber informasi untuk mendukung evaluasi kegiatan TB di Dinas Kesehatan Kab. Sintang.Kata-kata kunci : TB Paru, sistem informasi, kabupaten sintangABSTRACTPulmonary tuberculosis is an endemic disease in Sintang Regency. However, the evaluation of the Pulmonary TB program did not proceed as it should. This is due to the fact that TB data management is still done manually resulting in problems with reports that are not timely, it is difficult to access information and reports regarding TB patients with HIV-AIDS. The purpose of this research is to develop a Web-based integrated pulmonary TB information system to support the evaluation of the Pulmonary TB program in the Border Region of Sintang Regency. This research method is quantitative and qualitative methods. Quantitative methods are used to evaluate the quality of information after the development of information systems using a questionnaire. While qualitative methods are used to assist in the identification process at each stage in the system development methodology using indepth interview techniques to system users. The results showed a positive and significant effect on information accessibility (p value = 0.008), speed to obtain information (p value = 0.016), and timeliness of information (p value = 0.016) before and after the system was developed. There needs to be support and commitment from the District Health Office. Sintang in supporting the implementation of the integrated TB Information System as a source of information to support the evaluation of TB activities in the District Health Office. SintangKeywords : Pulmonary tuberculosis, information systen, sintang regency
KEPEMILIKAN JAMBAN TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KOTA BANJARMASIN Kasman, Kasman; Ishak, Nuning Irnawulan
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v7i1.8790

Abstract

ABSTRAK Setiap anak mengalami episode serangan diare rata-rata 3,3 kali setiap tahun. Lebih kurang 80% kematian terjadi pada anak berusia kurang dari dua tahun. Penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang banyak terjadi di Kota Banjarmasin. Penyebabnya diduga karena Kondisi sanitasi lingkungan yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan jamban terhadap kejadian diare pada anak balita di Kota Banjarmasin. Rancangan penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh anak balita yang ada di Kota Banjarmasin sebanyak 54.746 balita. Teknik penarikan sampel secara multistage sampling dengan jumlah sampel sebanyak 188 balita. Pengumpulan data dilakukan pada Bulan Juni sampai Agustus 2018 dengan wawancara langsung pada responden menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 22,9% anak balita yang menderita diare. Sebagian besar (97,9%) responden telah memiliki Jamban dengan jenis jamban menggunakan tangki septik 94,6%. Terdapat 19% jamban dengan kondisi yang tidak baik. Terdapat hubungan yang bermakna antara kepemilikan jamban (p-value=0,038) dan kondisi jamban (p-value=0,000) terhadap kejadian diare pada Balita di Kota Banjarmasin. Diharapkan kepada masyarakat untuk memperhatikan kebersihan jamban. Kata-kata kunci : Diare, anak,  Balita, Penyakit,  infeksi, Jamban.  ABSTRACT Each child experiences episodes of diarrhea attack an average of 3.3 times each year. Approximately 80% of deaths occur in children aged less than two years. Diarrhea is one of the many diseases that occur in Banjarmasin. The cause is thought to be due to poor environmental sanitation. This study aims to analyze the use of latrines on the incidence of diarrhea in under-five children in Banjarmasin. The design of this study used a cross-sectional design. The study population was all toddlers in Banjarmasin of 54,746 toddlers. The sampling technique was multistage sampling with a total sample of 188 toddlers. Data collection was conducted from June to August 2018 with an interview with the respondent directly using a questionnaire. Data analysis using Chi-Square statistical tests. The results of this study indicate that there were 22.9% of children under five suffering from diarrhea. Most (97.9%) of respondents have had latrines in the type of latrine using a 94.6% septic tank. There is a significant relationship between latrine ownership (p-value= 0.038) and latrine condition (p-value=0,000) to the incidence of diarrhea in children under five in Banjarmasin City. It is expected the public to pay attention to hygiene latrine. Keywords: Diarrhea, children, under-five children, infectious, diseases, latrines
PERBEDAAN TINGKAT DEPRESI PADA FASE PRAMENSTRUASI MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Yasmina, Alfi; Noor, Meitria Syahadatina; Risnawati, Risnawati
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 1, No 1 (2014): Desember 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v1i1.583

Abstract

Depression may be caused by external factors, such as the pressure of study load, and by internal factors, such as depression in premenstrual phase affected by the decrease in estrogen level. The aim of this research was to find out the difference in depression level in premenstrual phase between Medical Faculty students and Economic Faculty students in Lambung Mangkurat University. It was an analytic survey with cross-sectional approach. Samples were taken by non-probability sampling with purposive sampling technique. The samples were 26 students of Medical Faculty from Basic Medical Education Study Program and  16 students of Economic Faculty from Management Study Program, based on the inclusion criteria. Result showed that there were 22 Medical Faculty students (84.62%) who had mild depression, and there were 9 Economic Faculty students who had mild depression and 4 students (25%) who had moderate depression. Data analysis with Mann Whotney U test showed the o value of 0.196. It was concluded that there were no significant difference in depression level in premenstrual phase between Medical Faculty students and Economic Faculty students.Keywords: depression level, premenstrual phase, study load.
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DAN KEPADATAN HUNIAN DENGAN KEJADIAN ISPA NON PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI PINANG Ningrum, Evytrisna Kusuma
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v2i2.2717

Abstract

AbstrakISPA merupakan salah satu penyebab kematian utama pada balita, khususnya di Negaraberkembang. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA terbagi atas dua kelompok besaryaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungankondisi fisik rumah dan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA non pneumonia di wilayah kerjaPuskesmas Sungai Pinang tahun 2011. Jenis dari penelitian ini adalah observasional analitik denganmenggunakan metode pendekatan crose sectional. Hasil analisis data menggunakan chi squaremenunjukkkan suhu dengan P-value = 1,000, kelembapan dengan P-value = 1,000, luas ventilasidengan P-value =0,213, dan kepdatan hunian dengan P-value = 0,281, artinya semua variabelindependen tidak ada hubungan yang signifikan dengan variabel dependen.Kata-kata kunci: Fisik rumah, kepatan hunian, ISPA non pneumonia. AbstractISPA is one of the main causes of mortality in children under five years, especially indeveloping countries. Risk factor associated with incedent ISPA is divided into two major groups, thatis : factor intrisic and factor extrinsic. The purpose of this study was to analyze the correlationbetween condition of dwelling house and density house with incedence of ISPA non pneumonia in thearea work of Sungai Pinang Public healt center in 2011. This type of research is observational analyticapprouch a crose sectional. Result of data analysis using chi squeare test showed that housingcondition that are not associated with incedence of ISPA non pneumonia is temperature with p value= 1,000, moisture with p value = 1,000, widely ventilation with p value = 0,213, and desinty ofoccupancy with p value = 0,218.Keywords: dwelling house, desinty occupancy, ISPA

Page 9 of 22 | Total Record : 215


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indaonesia Vol 8, No 3 (2021): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 7, No 3 (2020): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 6, No 3 (2019): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 3, No 3 (2016) Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 1 (2015): April 2015 Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol 1, No 1 (2014): Desember 2014 More Issue