cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jptt@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
ISSN : 20871708     EISSN : 25979035     DOI : https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1
JPTT: Jurnal Psikologi Teori dan Terapan accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, clinical psychology, social psychology, industrial & organizational psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counselling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behaviour Modification Counselling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention Social Transformation Social Intervention Employee Engagement Aggressive Behavior Prosocial Behavior Group Conformity Customer Satisfaction Organizational Leadership Organizational Commitment Work Motivation Work Stress
Articles 531 Documents
Pengaruh Self Disclosure terhadap Kecemasan Menghadapi Pandemi Pada Dewasa Awal yang Pernah Terinfeksi Covid-19: - Andi Meyka Try Intani; Widyastuti Widyastuti; Ahmad Ridfah
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.891 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p294-306

Abstract

Being anxious facing the Covid-19 pandemic is an individual response to environmental changes which is characterized by somatic and non-somatic symptoms. Anxiety is the most common symptom during the Covid-19 pandemic, so steps are needed to minimize it. This study aims to determine the effect of self-disclosure on anxiety facing the Covid-19 pandemic in early adulthood. This research was conducted on 310 respondents, namely early adults aged 18-40 years who had been infected with Covid-19 in Makassar City. This study uses an accidental sampling technique. This study uses a self-disclosure and anxiety scale to face the Covid-19 pandemic, the results of which are analyzed by using an ordinal regression test using SPSS application version 24. The results of the analysis show that Nagelkerke's score is 0.034, which means that self-disclosure contributes 3.4% to the variation. The significance value obtained is 0.002 (p<0.05), which means that self-disclosure can be a significant predictor of anxiety facing the Covid-19 pandemic Additional analysis conducted showed that there is no differences in self-disclosure based on gender, age, occupation, and education level. Likewise with the level of anxiety, that there is no significant difference based on gender, age, occupation, and level of education.The findings in this study have implications for the need for early adulthood to carry out self-disclosure so that anxiety can be minimized. Anxiety have a negative impact on an individual's mental health. Kecemasan menghadapi pandemi Covid-19 merupakan responindividu terhadap perubahan lingkungan yang ditandai dengangejala somatik dan non-somatik. Kecemasan menjadi gejalayang paling umum dirasakan selama pandemi Covid-19sehingga perlu adanya langkah untuk meminimalisir. Penelitianini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self disclosureterhadap kecemasan menghadapi pandemi Covid-19 pada dewasa awal. Penelitian ini dilakukan pada 310responden, yaitu dewasa awal berusia 18-40 tahun yangpernah terinfeksi Covid-19 di Kota Makassar. Penelitian inimenggunakan teknik accidental sampling. Penelitian inimenggunakan skala self disclosure dan kecemasanmenghadapi pandemi Covid-19, yang hasilnya dianalisisdengan uji regresi ordinal menggunakan aplikasi SPSS versi24. Hasil analisis menunjukkan skor Nagelkerke sebesar 0,034yang berarti bahwa self disclosure memberikan kontribusisebesar 3,4% variasi. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah0,002 (p<0,05) yang berarti bahwa self disclosure mampumenjadi prediktor yang signifikan terhadap kecemasanmenghadapi pandemi Covid-19. Analisis tambahan yangdilakukan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan selfdisclosure berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, dantingkat pendidikan. Begitupun dengan tingkat kecemasan,bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkanjenis kelamin, usia, pekerjaan, dan tingkat pendidikan.Temuan dalam penelitian ini berimplikasi pada perlunyadewasa awal untuk melakukan self disclosure sehinggakecemasan dapat diminimalisir. Kecemasan yang terusmenerus dirasakan dapat berdampak buruk terhadap kesehatanmental individu.
Penurunan Tingkat Depresi Sedang Pada Lansia Hipertensi Melalui Terapi Tertawa Marlida Wulanningsih; Christin Wibhowo; Esthi Rahayu
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.138 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p307-3017

Abstract

Every human being grows and gets older. The elderly people tend to be susceptible to infection of chronic diseases, including hypertension. There are several factors that cause hypertension, such as psychological disorders. Psychological disorders that are often encountered are anxiety, stress, and even depression. The aim of this study was to examine the decrease in depression levels in the elderly who have hypertension through laughter therapy. Data were obtained from the elderly over 60 years as many as 8 people using the purposive samping and one-group pretest-posttest design technique. The instruments used for data collection were the Geriatric Depression Scale-Short Form (GDS-SF) and the Laughter Therapy Module. Data were analyzed using the Wilxocon signed rank test or match pair test method. The results of the study found that there was a decrease in the depression level from moderate to mild in hypertensive elderly before and after receiving laughter therapy. Setiap manusia berkembang dan berubah menjadi tua. Manusia lanjut usia atau lansia rentan mengalami penyakit kronis seperti hipetensi. Hipertensi dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya gangguan psikologis. Gangguan psikologis yang sering dijumpai adalah kecemasan, stres, bahkan depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji penurunan tingkat depresi pada lansia yang memiliki penyakit hipertensi melalui terapi tertawa. Data diperoleh dari lanjut usia diatas 60 tahun sebanyak 8 orang menggunakan teknik purposive samping dan one-group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah Geriatric Depression Scale- Short Form (GDS-SF) dan Modul Terapi Tertawa. Data dianalisis menggunakan metode wilxocon signed rank test atau match pair test. Hasil penelitian menemukan bahwa ada penurunan tingkat depresi dari sedang ke ringan pada lansia dengan hipertensi sebelum dan setelah mendapatkan terapi tertawa.
Hubungan antara Work Engagement dengan Turnover Intention pada Pekerja Generasi Milenial di Jabodetabek Muchtadin Muchtadin
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.554 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p377-391

Abstract

This study aims to see the extent to which work involvement isinterrelated with turnover intention in millennial generationworkers in Jabodetabek. The method used in this research isquantitative. The data analysis technique used descriptiveanalysis to see the description of the respondents and Pearsoncorrelation analysis was used to see the relationship betweenthe two variables. The sample was taken based on certaincriteria, namely workers who were born in 1982 to 2002,worked in Greater Jakarta and had worked for at least oneyear. Sampling is non-random sampling, namely purposivesampling. A total of 214 millennial workers were collected asrespondents. The results of the study found that the data wasnormally distributed and avoided heteroscedasticity, but thedata was not linear, so bootstrapping had to be done. This studyconcludes that the higher the work engagement, the lower theturnover intention of millennial workers. Future researchshould limit the type of work to millennial workers in theJabodetabek area. Companies must determine differentstrategies in dealing with workers creating millennialgenerations in order to maintain the work involvement of theirworkers so as to reduce turnover intention.   Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana work engagement saling berkaitan dengan turnover intention pada pekerja generasi milenial di Jabodetabek. Analisis korelasional dipakai untuk melihat hubungan kedua variabel. Sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu yaitu pekerja yang lahir di tahun 1982 sampai 2002, bekerja di Jabodetabek dan sudah bekerja minimal selama  satu tahun. Pengambilan sampel bersifat non random sampling yaitu purposive sampling. Sebanyak 214 pekerja milenial dikumpulkan sebagai responden. Hasil penelitian menemukan bawah data berdistribusi normal dan terhindar dari heteroskedastisitas namun data tidak linear sehingga harus dilakukan bootstrap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi work engagement maka semakin rendah turnover intention yang dimiliki oleh pekerja milenial. Penelitian selanjutnya harus membatas jenis pekerjaan pada pekerja milenial di wilayah Jabodetabek. Perusahaan harus menetapkan strategi yang berbeda dalam menghadapi pekerja generasi milenial agar dapat mempertahankan  work engagement pekerjanya sehingga mengurangi turnover intention.
Pengendalian Turnover Intention pada Pegawai Kementerian X Beny Agus Setiadi; R.N. Afsdy Saksono; Asropi Asropi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.365 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p351-364

Abstract

This study aims to find the right controlling to controlturnover intention in employees at Ministry X. Thefocus is emphasized on how the organization as acareer place provides opportunities for employees tosurvive and advance the organization. This study uses aqualitative approach with data obtained from MinistryX participants purposely based on criteria that havemade a turnover, have a turnover intention, and arestaf managers. Data analysis is done by reducing,presenting, and drawing conclusions. The results of thisstudy indicate that the turnover intention factor tends tobe determined by the encouragement of internal factors.The internal factors that often arise are conveyed byparticipants, namely job satisfaction related toemployee career clarity and employee promotionopportunities. Controls that can be carried out are by1) Implementing internal rules regarding jobinformation so that there is no gap between positionqualifications and current employee competencies; and2) Making policies on employee career patterns andimplementing succession plans based on a merit system.Contributions in this study contribute to the control ofturnover intention in government institutions. Pergerakan organisasi ditentukan oleh adanya sumber daya manusia yang memiliki peran yang besar terhadap pencapaian kinerja organisasi secara keseluruhan sehingga sumber daya manusia dalam organisasi menjadi aset yang perlu untuk dipertahankan dan perlu pengelolaan jangka panjang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor turnover intention dan strategi pengendalian turnover intention di Kementerian X dengan metode penelitian kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah pegawai yang bekerja di kementerian X dan pegawai yang telah melakukan turnover di kementerian X. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor turnover intention cenderung ditentukan oleh faktor internal. Faktor internal yang muncul adalah kepuasan kerja yang berhubungan dengan kejelasan karier pegawai serta peluang promosi pegawai. Strategi pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan adanya Penerapan kebijakan dalam pengisian jabatan, peluang promosi dan kejelasan karier
Tingkatkan Fokus dengan Latihan Buttoning Skills pada Anak Mild Intellectual Disability Nadira Khairunnisa; Nurul Hartini
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.534 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p318-330

Abstract

Children with intellectual disabilities have deficits in generalmental abilities due to insignificant cognitive development.The deficits result in weak attention functions that difficultymaintaining focus and are easily distracted. Therefore, theyfailed to meet standards in responsibility including daily lifeaspects. Implementing behavior modification enhancesmastery of daily life skills and also training focuses in orderthat children become more independent. This study aims toexamine whether buttoning skills practice could increasefocus on intellectual disability children. The experimentalapproach was carried out with a single case AB withbackward chaining technique assisted by prompting andgiving positive reinforcement. The participant was a 9-yearold girl with the initials ZR who was diagnosed with mildintellectual disability. Assessment based on accomplishmentfollowing the stages systematically. The results show there isan improvement trend in mastering buttoning skills. This isdue to appropriate positive reinforcement being selected thatmotivated participants to focus on completing tasks.Repetition makes participants become more acclimated towear button-up clothes. This skill practice could be an optionto encourage focus on intellectual disability children. Anak dengan intellectual disability mengalami defisit intelektual sebab perkembangan kognisi yang tidak optimal. Kondisi ini menyebabkan lemahnya fungsi atensi yang merupakan faktor signifikan dari perkembangan kognitif. Akibatnya anak mengalami hambatan pada kemampuan dalam keterampilan adaptif, sosial serta konseptual. Akan tetapi anak mild intellectual disability masih dapat dibina walau perlu pendampingan. Mereka dapat diajarkan keterampilan sehari-hari untuk meningkatkan kemandirian. Keterampilan harian self-help dressing menjadi salah satu kebutuhan, termasuk berlatih memasang-melepas kancing (buttoning skills). Buttoning skills membutuhkan tahapan yang tersistematis sehingga membantu anak berkonsentrasi. Penelitian ini adalah single case AB design pada anak mild intellectual disability berusia 9 tahun. Intervensi yang digunakan adalah backward chaining dibantu teknik prompting dan pemberian positive reinforcement. Hasil buttoning skills dengan intervensi yang ditetapkan mendapatkan gambaran adanya peningkatan keterampilan serta membangun fokus dan dorongan pada anak.
Peran Resiliensi dalam Memediasi Hubungan Antara Persepsi Dukungan Sosial Dosen Pembimbing dengan Prokrastinasi Akademik Selama Mengerjakan Skripsi Sabrina Anindya Rahayu; Rini Setyowati; Afia Fitriani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v14n1.p1-11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran resiliensi dalam memediasi hubungan antara persepsi dukungan sosial dosen pembimbing dengan prokrastinasi akademik selama mengerjakan skripsi. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FKIP UNS Angkatan 2017 yang sedang mengerjakan skripsi. Sampel yang digunakan berjumlah 172 orang, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari skala prokrastinasi akademik (α=0,848), skala resiliensi (α=0,856), dan skala persepsi dukungan sosial dosen pembimbing (α=0,853). Hasil analisis mediasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi dukungan sosial dosen pembimbing dengan prokrastinasi akademik selama mengerjakan skripsi melalui resiliensi (p<0,05). Mediasi resiliensi menghasilkan estimasi pengaruh yang lebih besar dibandingkan pengaruh langsung (-0,383>-0,361). Peningkatan persepsi dukungan sosial dosen pembimbing mengestimasikan peningkatan resiliensi sebesar 0,67. Selanjutnya, peningkatan resiliensi mengestimasikan penurunan prokrastinasi akademik sebesar 0,57.
Peran Kepuasan Kerja terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Karyawan Borong & Harian Ratih Permata Ayu; Gita Aulia Nurani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v14n1.p12-22

Abstract

Status karyawan borongan dan harian masih diperlukan bagi perusahaan terutama dengan skala produksi besar. Kebutuhan pekerja yang tinggi tersebut membuat tema kepuasan kerja pada karyawan harian dan borongan menarik untuk diteliti karena memiliki dinamika yang berbeda dari karyawan tetap. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dampak kepuasan kerja terhadap kesejahteraan subjektif pada karyawan borong dan harian di sebuah perusahaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dimana metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan pendistribusian kuesioner, melakukan observasi dengan teknik rating scale, dan wawancara kepada pegawai. Pengambilan sempel yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 50 responden berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang terdiri dari 6 pegawai harian dan 42 pegawai borong. Metode analisis yang digunakan yakni analisis regresi linier berganda, dengan pengujian yang dilakukan yakni uji statistik deskriptif, uji normalitas data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan mengunakan bantuan program analisis SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan subjektif pada pegawai sebesar 42.2%.
Peran Dukungan Keluarga terhadap Resiliensi Keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Bangkalan Rezkiyah Rosyidah; Jayaning Sila Astuti; Dinda Mareta Dellavia Michelino
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v14n1.p23-31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran dukungan keluarga terhadap resiliensi keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Bangkalan. Saat seorang suami/ istri bekerja sebagai TKI maka akan terjadi perubahan dalam sistem keluarga yang telah terbangun selama ini. Dalam kondisi seperti ini yang terpenting adalah bagaimana anggota keluarga saling memberikan dukungan saat terjadinya masalah dalam keluarga, menyelesaikan masalah-masalah yang muncul, serta membangun kembali kehidupan setelah terjadi transisi, dalam hal ini setelah suami/ istri bekerja sebagai TKI. Hal ini dikenal dengan istilah resiliensi keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas. Subjek penelitian ini berjumlah 109 orang pasangan dari suami/ istri yang bekerja sebagai TKI  sendiri oleh peneliti berdasarkan teori yang dikemukakan oleh  Friedman et al. (2010)  sementara untuk skala resiliensi keluarga memodifikasi Family Resiliency Assessment Scale (FRAS) yang disusun oleh Sixbey (Herdiana, 2019). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linier sederhana, dimana menunjukkan adanya peran dukungan keluarga terhadap resiliensi keluarga dalam kategori yang kuat (R = 0,726; p < 0,05). Sementara itu, untuk sumbangan efektif dari variabel dukungan keluarga terhadap resiliensi keluarga sebesar 52,8% sedangkan 47,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Konflik Peran Ganda dan Job Insecurity terhadap Subjective Well-Being Dewi Anggraini; Rachmawati Rachmawati; Maya Puspasari; Almira Tri Rahma Zela
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v14n1.p32-42

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat konflik peran ganda dan job insecurity terhadap subjective well-being pada perawat wanita di kota X. Hipotesis penelitian ini yaitu ada peran konflik peran ganda dan job insecurity terhadap subjective well-being pada perawat wanita di kota X Propinsi Bengkulu. Populasi penelitian ini adalah perawat wanita di kota X yang telah menikah dan memiliki anak. Jumlah populasi sebanyak 220 partisipan. Sampel penelitian sebanyak 135 orang dan untuk uji coba sebanyak 60 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive sampling. Komponen subjective well-being diambil dari Diener, dkk (1999), dimensi job insecurity sesuai dengan pernyataan dari Sverke, Hellgren dan Isaksson (1999) dan jenis-jenis konflik peran ganda diambil dari Netmeyer, Boles, Mcmurrian (1996). Metode penelitian menggunakan analisis data regresi linier berganda untuk uji hipotesis, yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan linearitas terlebih dahulu. Hasilnya menunjukkan R=0,636 R square=0,404 F=44,775 P=0,000 , (p<0,05), maka ada peran yang signifikan dari konflik peran ganda dan job insecurity terhadap subjective well-being. Dengan demikian hipotesis yang diajukan diterima.
Hubungan Antara Kesepian Dan Perilaku Non-suicidal Self-injury Pada Mahasiswa Psikologi di Kota Malang Aminatuzzuchriyah Awalinni; Yudi Tri Harsono
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v14n1.p43-59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kesepian dan perilaku nonsuicidal self-injury pada mahasiswa psikologi di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan model kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian ini ialah 65 mahasiswa Psikologi dari enam universitas negeri maupun swasta di Kota Malang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari skala kesepian milik Russell (1996)  yang terdiri atas 20 aitem dan skala nonsuicidal self-injury yang terdiri dari 39 aitem yang diadaptasi dari skala milik Klonsky & Glenn (2009) . Analisis data penelitian menggunakan Pearson’s product moment correlation, menunjukkan korelasi positif dan signifikan antara kesepian dan nonsuicidal self-injury pada mahasiswa psikologi di Kota Malang sebesar 0,341 dengan nilai signifikasi (p) 0,005 (p≤0,005) termasuk dalam kategori rendah dan searah. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang positif antara kesepian dengan perilaku nonsuicidal self-injury pada mahasiswa psikologi di Kota Malang.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 02 (2024): Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 01 (2024): Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 03 (2023): Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 11, No 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol. 11 No. 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 11, No 2 (2021) Vol. 11 No. 2 (2021) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 2 (2020) Vol. 10 No. 2 (2020) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 2 (2019) Vol. 9 No. 2 (2019) Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan More Issue