cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jptt@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
ISSN : 20871708     EISSN : 25979035     DOI : https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1
JPTT: Jurnal Psikologi Teori dan Terapan accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, clinical psychology, social psychology, industrial & organizational psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counselling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behaviour Modification Counselling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention Social Transformation Social Intervention Employee Engagement Aggressive Behavior Prosocial Behavior Group Conformity Customer Satisfaction Organizational Leadership Organizational Commitment Work Motivation Work Stress
Articles 531 Documents
Hubungan antara Iklim Organisasi dengan Work Life Balance pada Karyawan Olievia Prabandini Mulyana; Umi Anugerah Izzati; Ni Wayan Sukmawati Puspitadew; Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.356 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n1.p14-26

Abstract

Abstract: Nowadays, working conditions has forced employees to be able to complete work flexibly, which makes employees have to work more so that it can have an impact on the imbalance between their personal and work lives. Aims of this study is to determine the relationship between organizational climate variabel with work life balance variabel in employees. This research method is quantitative with correlational design. The sample of this study were 81 employees using convenience sampling technique. Data collection using a work life balance scale and the organizational climate scale. The data analysis technique used product moment correlational test. The results of this study indicate that there is a significant relationship between organizational climate with work life balance in employees. Keywords: Work life balance, Organizational climate, Employees Abstrak: Kondisi kerja saat ini membuat karyawan dituntut untuk mampu menyelesaikan pekerjaan secara fleksibel dimana hal ini membuat karyawan harus bekerja lebih sehingga dapat memberikan dampak ketidakseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui hubungan antara variabel iklim organisasi dengan variabel work life balance pada karyawan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 81 karyawan dengan menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan skala work life balance dan skala iklim organisasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara iklim organisasi dengan work life balance pada karyawan. Kata kunci: Work life balance, Iklim Organisasi, Karyawan
Hubungan Antara Adversity Quotient Dan Self-Efficacy Dengan Job Crafting Pada Wanita Bekerja Dengan Sistem Work From Home (Wfh) Meita Santi Budiani; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi; Olievia Prabandini Mulyana
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.807 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n1.p27-38

Abstract

Kemampuan seorang individu dalam merubah perilaku kerjanya atas inisiatif dirinya sangat penting diperhatikan terutama pada wanita yang bekerja khususnya secara work from home. Seorang karyawan yang memiliki potensi untuk menciptakan pekerjaan dan mengubah cara dimana mereka dapat memecahkan permasalahan membutuhkan adanya kecerdasan atau kemampuan yang dikaitkan dengan adversity quotient. Selain itu, adanya tingkat kepercayaan diri yang dapat menyelesaikan tugas atau sebuah pekerjaan tertentu dapat menjadi faktor pendorong sekaligus dalam memprediksi perilaku tertentu dalam meningkatkan job crafting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dan self-efficacy dengan job crafting pada wanita bekerja dengan sistem WFH. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang bekerja dengan sistem WFH. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria seorang ibu yang bekerja sebagai pegawai tetap di Surabaya dan menjalani work from home minimal 1 hari dalam seminggu. Dengan kriteria di atas, jumlah partisipan yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 65 partisipan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan instrumen skala adversity quotient dengan reliabilitas 0,925, skala self-efficacy dengan reliabilitas 0,922, dan skala job crafting dengan reliabilitas 0,974. Data dianalisis dengan teknik analisis korelasi berganda dengan menggunakan bantuan software SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara adversity quotient dengan job crafting dan self-efficacy dengan job crafting.
Hubungan antara Pembicaraan Tubuh dengan Ketidakpuasan Bentuk Tubuh pada Remaja Pengguna Media Sosial Kenny The; Anita Novianty
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.748 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p331-350

Abstract

The development of a positive or negative body image becomes very important, especially during adolescence. This study aims to determine the relationship between negative fat talk, negative muscle talk, and positive body talk with body dissatisfaction of adolescent social media users. Data was collected by online survey which included Body Shape Questionnaire-34 (BSQ-34) and Body Talk Scale (BTS). This research uses purposive sampling. Participants consisted of 221 women and 35 men who met the inclusion criteria. In accordance with the first hypothesis, the results of the analysis show that there is a significant positive relationship between negative fat talk in the below and above average groups with body dissatisfaction. In line with the second hypothesis, it was found there was a significant positive relationship between negative muscle talk with body dissatisfaction. However, the third hypothesis of this study was rejected because there was no significant relationship between positive body talk and body dissatisfaction. The results of this study have implications for those who want to promote a positive body image about the characteristics of the target that needs to be targeted and suggestions for intervention.
Konflik Kerja Keluarga pada Tenaga Kesehatan Perempuan selama Masa Pandemi Covid-19 Ajeng Pradipta Fitriana; Try Anggraini; Dela Fadila; Galang Setyo Pambudi; Metanisa Rofi Hamtina; Sri Lestari; Nanik Prihartanti
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.018 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p365-376

Abstract

The COVID-19 pandemic has made health workers have anadditional task load as the vanguard of ef orts to fightCOVID-19. This causes female health workers to find itdif icult to fulfill their family duties properly because they spend more time at work. This study aims to analyze the work-family conflict experienced by female health workers during the pandemic. This study used a qualitative phenomenologicalapproach in which data was collected through semi- structured interviews. The research participants were 5women who have dual roles as housewives and healthworkers. The research data were analyzed using thematictechniques. This study revealed that work-family role conflictoccurs in female health workers. This conflict has an impacton the participants' physical and psychological conditions. The implication of this research is that preventive ef orts arecarried out to fulfill work-family activities such as telling thehardship and asking for help from those closest Pandemi covid-19 membuat tenaga kesehatan mendapatkan tambahan beban tugas sebagai garda depan upaya melawan Covid-19. Hal ini menyebabkan tenaga kesehatan perempuan mengalami kesulitan untuk memenuhi tugas-tugasnya keluarga dengan baik karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu di tempat kerja. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis fenomenologi yang datanya dikumpulkan melalui wawancara. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik tematik. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa kurangnya waktu bersama dengan keluarga menyebabkan tenaga kesehatan merasa bersalah. Implikasi dari penelitian ini yaitu upaya preventif yang dilakukan untuk memenuhi kerja keluarga seperti bercerita dan meminta bantuan kepada orang-orang terdekat, berusaha mengatur waktu dengan baik serta lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Peran Kepemimpinan Autentik dan Person-Job Fit terhadap Turnover Intention pada Karyawan Generasi Z Andrey Afandi; Bagus Wicaksono; Pratista Arya Satwika
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.761 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p282-293

Abstract

Human resources are an important element in the company to achieve the company's vision and mission. Companies must be able to pay attention to the needs of employees properly, otherwise employees will choose to leave the company or have turnover intentions. Generation z, which is the newest generation in the company today, has a tendency to want to leave work within three months. Preliminary studies show the results that the ratio of the turnover percentage of generation z employees is higher than employees other than generation z. This study aims to determine the relationship between authentic leadership and person-job fit with turnover intention in Generation Z employees. Employees who work under the direction of authentic leaders enjoy their work more and feel more satisfied with the atmosphere in their organization. In addition, the suitability of the employee's ability to the demands of the job also has an effect on employee turnover intention. The sample of this research is 93 employees of generation z structural sewing in a textile company. The study was analyzed using multiple regression analysis techniques. The research instruments used in this study were the turnover intention scale, the authentic leadership scale, and the person-job fit scale. The results showed that there was a significant relationship between authentic leadership and person-job fit with turnover intention (p<0.05), and partially showed that there was no relationship between authentic leadership and turnover intention (p>0.05). Then the next results showed a significant relationship between person-job fit and turnover intention (p <0.05).   Perusahaan harus bisa memperhatikan kebutuhan karyawandengan baik, jika tidak karyawan akan memilih untukmeninggalkan perusahaan atau turnover intention. Generasi zyang menjadi angkatan terbaru di perusahaan saat ini,memiliki kecenderungan ingin meninggalkan pekerjaandalam waktu tiga bulan. Studi pendahuluan menunjukkanhasil bahwa perbandingan persentase turnover karyawangenerasi z lebih tinggi daripada karyawan selain generasi z.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antarakepemimpinan autentik dan person-job fit dengan turnoverintention pada karyawan generasi z. Sampel penelitian iniadalah 93 karyawan generasi z bagian struktural sewing disebuah perusahaan tekstil. Penelitian dianalisis menggunakanteknik analisis regresi berganda. Instrumen penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah skala turnoverintention, skala kepemimpinan autentik, dan skala person-jobfit. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan signifikanantara kepemimpinan autentik dan person-job fit denganturnover intention (p<0,05), dan secara parsial menunjukanbahwa tidak ada hubungan antara kepemimpinan autentikdengan turnover intention (p>0,05). Kemudian hasilselanjutnya menunjukan hasil yang hubungan signifikanantara person-job fit dengan turnover intention (p<0,05).Kecocokan antara kemampuan karyawan dengan tuntutanpekerjaan membuat karyawan memiliki keterlibatan kerjayang tinggi. Selain itu, pemimpin dengan gaya autentik dapatmelibatkan karyawan generasi z dalam pekerjaan danmendengarkan ide-ide karyawan sebelum mengambilkeputusan. Namun, banyak karyawan generasi z memilihbekerja dalam tim karena mereka dapat mengembangkan diridan mendapatkan pengakuan, sehingga pemimpin autentiktidak memiliki peran yang tinggi terhadap turnover intentionkaryawan generasi z secara parsial.
Profil Perceived Academic Stress pada Mahasiswa Damajanti Kusuma Dewi; Siti Ina Savira; Yohana Wuri Satwika; Riza Noviana Khoirunnisa
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.596 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p395-403

Abstract

Abstrack :  Every human being has experienced a depressed condition commonly known as stress.  In psychology, stress is considered as a psychological symptom that afflicts all professions, including students.  This study aims to determine the profile of academic stress felt by students at the State University of Surabaya.  The research subjects in this study were students of the Faculty of Education, consisting of eight majors, totaling 487. The Perception of Academic Stress Scale (PASS) instrument from Bedewy and Gabriel (2015), was used after going through the adaptation process first.  Data were analyzed using descriptive statistics to determine the frequency of each level of perceived academic stress.  Based on the results of the analysis showed that as many as 12 students or 2% of the population were in the category of very high academic stress;  as many as 136 students or 28% of the population are in the category of high academic stress;  as many as 239 students or 49% of the population are in the category of moderate academic stress;  as many as 80 students or 16% of the population are in the category of low academic stress;  and as many as 20 students or 4% of the population are in the category of very low academic stress. Setiap manusia pernah mengalami kondisi tertekan yang biasa disebut dengan stres. Dalam psikologi, stres dianggap sebagai gejala psikologi yang menimpa pada semua profesi, termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil stres akademik yang dirasakan pada mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, yang terdiri dari delapan jurusan, berjumlah 487. Instrumen Perception of Academic Stress Scale (PASS) dari Bedewy dan Gabriel (2015), digunakan setelah melalui proses adaptasi terlebih dahulu. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan frekuensi setiap tingkat stres akademik yang dirasakan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa sebanyak 12 siswa atau 2% dari populasi berada dalam kategori stres akademik yang sangat tinggi; sebanyak 136 siswa atau  28% dari populasi berada dalam kategori stres akademik yang tinggi; sebanyak 239 siswa atau 49% dari populasi berada dalam kategori stres akademik yang dirasakan sedang; sebanyak 80 siswa atau 16% dari populasi berada dalam kategori stres akademik yang rendah; dan sebanyak 20 siswa atau 4% dari populasi berada dalam kategori stres akademik yang sangat rendah.
Peran Work Engagement Pada Hubungan Kepemimpinan Transformasional Dengan Organizational Citizenship Behavior Dosen Milenial Diah Sofiah; Markus Hartono; Frikson Sinambela
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.109 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n2.p180-194

Abstract

Abstract: Currently, many lecturer positions have been filled by millennials, even in 2025, the number of millennial workers will reach 75%, which means three out of four workers are millennials (Brant, 2019). Previous studies have shown that there are differences in the work values of the millennial and previous generations. This difference in work values will make millennial workers likely to avoid organizational citizenship behavior (OCB), even though OCB is a significant indicator of organizational performance (Podsakoff and Mackenzie, 1997). This study aims to examine the effect of transformational leadership on OCB through work engagement on millennial lecturers. This research is a quantitative research, involving 126 millennial lecturers in Indonesia as research subjects. Data collection was carried out with the help of an electronic device and used the OCB scale, Utrecht Work Engagement Scale (UWES) and the transformational leadership scale. The results of this study indicate that work engagement significantly mediates the effect of transformational leadership on millennial lecturers' OCB. Leadership does not have a direct influence on OCB, but transformational leadership can influence OCB through work engagement. Abstrak: Saat ini posisi dosen sudah banyak yang diisi oleh milenial, bahkan pada tahun 2025, jumlah pekerja milenial akan mencapai 75%, yang berarti tiga dari empat pekerja adalah milenial (Brant, 2019). Studi terdahulu menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai-nilai kerja generasi milenial dan generasi sebelumnya. Perbedaan nilai kerja ini, akan membuat pekerja milenial mungkin akan menghindar dari organizational citizenship behavior (OCB), padahal OCB adalah indikator signifikan kinerja organisasi (Podsakoff dan Mackenzie, 1997). Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kepemimpinan transformasional pada OCB melalui work engagement pada dosen milenial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, melibatkan 126 dosen milenial di Indonesia sebagai subjek penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan bantuan alat elektronik dan menggunakan skala OCB, Utrecht Work Engagement Scale (UWES) dan skala kepemimpinan transformasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa work engagement memediasi secara signifikan pengaruh kepemimpinan transformasional pada OCB dosen milenial. Kepemimpinan tidak memiliki pengaruh langsung pada OCB, namun kepemimpinan transformasional dapat mempengaruhi OCB melalui work engagement.
Kualitas Persahabatan dan Harga Diri Mahasiswa Muslim Ima Fitri Sholichah; Prianggi Amelasasih; Muhimmatul Hasanah
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.35 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n2.p164-170

Abstract

 Abstract: Self-esteem is a basic human need for normal and healthy development in the process of life. One of the factors forming self-esteem is the friendship quality. Friends are cognitive and affective resources that can strengthen individual self-esteem. This study aims to empirically examine the role of friendship quality on self-esteem. The research participants were 100 Muslim students. The measuring instrument used is Friendship Quality Scale and Self-Esteem Scale. This study employs quantitative approach with linear regression analysis techniques. The results shows that the friendship quality plays a role in affecting the level of self-esteem at Muslim students (F = 5.093, R = 0.22, p <0.05). That means that the higher of friendship quality, the higher the level of self-esteem at Muslim students. Abstrak: Harga diri merupakan kebutuhan dasar manusia untuk berkembang normal dan sehat dalam proses kehidupan. Salah satu faktor pembentuk harga diri yaitu kualitas persahabatan. Teman merupakan sumber daya kognitif dan afektif yang dapat memperkuat harga diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peranan kualitas persahabatan terhadap harga diri. Subjek penelitian ini adalah 100 mahasiswa muslim. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kualitas Persahabatan dan Skala Harga Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas persahabatan berperan dalam mempengaruhi tinggi rendahnya harga diri pada mahasiswa muslim (F= 5.093, R= 0.22, p<0.05). Semakin tinggi kualitas persahabat maka semakin tinggi pula harga diri pada mahasiswa muslim.  
Hubungan antara Self-Efficacy dengan Prestasi Belajar Siswa di SMA X Sastya Wahyu Aprillianti; Damadjanti Kusuma Dewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.195 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n2.p195-213

Abstract

Abstract: Online learning has an impact on students learning process, one of which is mathematics achievement. Mathematics is identical to a difficult subject because the many formulas, calculation, and requires good logical thinking. Some studies mention the impact of academic achievement during pandemic has decreased, but several other studies have also shown an increase in academic achievement during pandemic. The existence of inconsistencies in previous studies, make researcher want to examine more deeply related to academic achievement in terms of students’ self-efficacy during pandemic, The purpose of the study was to determine the relationship between self-efficacy and student achievement in SMA X. The research subjects used were the entire population of class XI students at SMA X with totaling 158 students. The method used is a correlational quantitative method. The measuring instrument used in this study use an adaptation of Gaumer and Noonan (2018) self-efficacy scale, namely the the Self-Efficacy Formative Questionnaire, while the academic achievement variable is measured using the student’s math score index of class XI students in the even semester of 2020/21 school year. The data analysis technique used in this study used pearson correlation SPSS 25.0 for windows with a correlation result of 0.342 (r>0.05) and a significance value of 0.000 (p<0.05). The result of this study indicate that there is a positive and significant relationship between self-efficacy and academic achievement with a weak degree of relationship. Self-efficacy also has an important role as a variable that can increase academic achievement, especially during the pandemic by using online learning methods.   Abstrak: Pembelajaran daring memberikan dampak terhadap proses belajar siswa, salah satunya prestasi belajar matematika. Matematika identik dengan pelajaran yang sulit karena banyaknya rumus, hitungan, serta membutuhkan logika berpikir yang cakap. Beberapa penelitian menyebutkan dampak prestasi belajar selama masa pandemi mengalami penurunan, namun beberapa penelitian lain juga menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar selama pandemi. Adanya inkonsistensi dalam penelitian terdahulu membuat peneliti ini ingin meneliti lebih dalam terkait prestasi belajar siswa ditinjau dari self-efficacy siswa selama masa pandemi. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan prestasi belajar pada siswa di SMA X. Subjek penelitian yang digunakan adalah seluruh populasi siswa kelas XI di SMA X sejumlah 158 siswa. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Alat ukur yang digunakan penelitian ini menggunakan adaptasi skala self-efficacy milik  Gaumer dan Noonan (2018) yaitu  Self-Efficacy Formative Questionnaire, sedangkan variabel prestasi belajar diukur dengan menggunakan indeks nilai matematika siswa kelas XI semester genap tahun ajaran 2021/2021. Teknik analisa data penelitian ini menggunakan pearson correlation SPSS 25.0 for windows dengan hasil korelasi sebesar 0.342 (r>0.05) serta nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05). Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif serta signifikan antara self-efficacy dan prestasi belajar dengan derajat hubungan yang lemah. Self-efficacy juga memiliki peranan penting sebagai variabel yang mampu meningkatkan prestasi belajar, khususnya di masa pandemi dengan menggunakan metode pembelajaran daring.
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Kemampuan Keaksaraan Anak TK Kelompok A Stefanni Fanni; Bachtiar Syaiful Bachri; Miftakhul Jannah
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.277 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n2.p171-179

Abstract

Abstract: This research has a background on the importance of early childhood education where psychologists view the age of 0-6 years as the Golden Age, namely the golden age that comes only once. In this phase all developments develop very rapidly, so all aspects must be developed. One important aspect of development is language in the scope of literacy skills. One of the interventions that can be given to improve literacy skills is through animated video media. This study aims to examine the effect of animated video media on the literacy skills of Kindergarten children in Group A. An experimental approach through the Nonequivalent Control Group Design was applied to this study. The experiment was carried out for 4 times. A total of 60 (28 boys and 32 girls) group A kindergarten children were involved in this study. Age range 4-5 years. Data were obtained through observation sheets of literacy skills before and after treatment with animated video media. The Mann Whitney test was used as a data analysis technique. The results showed that the statistic Z = -5,483 with a significant level of 0.000 < 5%. This shows that there is an effect of animated video media on the literacy abilities of group A kindergarten children. The decline in literacy skills occurs due to the less attractive media used for group A children. The provision of animated video media makes children more interested in learning literacy which can improve children's literacy skills. Animated video media can be used as an intervention for Kindergarten Group A children to improve literacy skills. Abstrak: Penelitian ini memiliki latar belakang pentingnya pendidikan anak usia dini dimana para ahli psikologi memandang pada usia 0-6 tahun merupakan masa Golden Age yakni masa keemasan yang datang hanya sekali. Pada fase ini semua perkembangan berkembang sangat pesat, sehingga semua aspek harus dikembangkan. Salah satu aspek perkembangan yang penting adalah bahasa dalam lingkup kemampuan keaksaraan. Salah satu intervensi yang dapat diberikan untuk meningkatkan kemampuan keaksaraan yaitu melalui media video animasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh media video animasi terhadap kemampuan keaksaraan anak TK Kelompok A. Pendekatan eksperimen melalui Nonequivalent Control Group Design diterapkan pada penelitian ini. Eksperimen dilakukan selama 4 kali. Sejumlah 60 (28 laki-laki dan 32 perempuan) anak TK kelompok A terlibat dalam penelitian ini. Rentang usia 4-5 tahun. Data diperoleh melalui lembar observasi kemampuan keaksaraan saat sebelum dan sesudah perlakuan dengan media video animasi. Uji mann whitney test digunakan sebagi teknik analisis data. Hasil riset menunjukkan bahwa statistik Z = -5.483 dengan taraf signifikan sebesar 0.000 < 5%. Ini menunjukkan ada pengaruh media video animasi terhadap kemampuan keaksaraan anak TK Kelompok A. Penurunan kemampuan keaksaraan terjadi dikarenakan kurang menariknya media yang digunakan untuk anak kelompok A. Pemberian media video animasi lebih membuat anak tertarik untuk belajar keaksaraan yang dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan anak. Media video animasi dapat dijadikan salah satu intervensi untuk anak TK Kelompok A untuk meingkatkan kemampuan keaksaraan.  

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 02 (2024): Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 01 (2024): Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 03 (2023): Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol 11, No 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 11, No 2 (2021) Vol. 11 No. 2 (2021) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol. 10 No. 2 (2020) Vol 10, No 2 (2020) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 2 (2019) Vol. 9 No. 2 (2019) Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan More Issue