cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2022): November" : 17 Documents clear
Perancangan Pembelajaran Pengajuan dan Pemecahan Masalah Matematika Bagi Guru SMP Kabupaten Magetan Tatag Yuli Eko Siswono; Endah Budi Rahaju; Ismail Ismail; Sugi Hartono; Nanda Ayu Indarasati
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.6619

Abstract

Pengajuan dan pemecahan masalah merupakan pemicu keterampilan berpikir kritis maupun berpikir kreatif yang sesuai dengan tujuan kurikulum saat ini.  Kedua konsep tersebut perlu diimplementasikan dalam pembelajaran, sehingga para guru perlu dibekali keterampilan merancang pembelajaran tersebut sekaligus memahami konsep masalah, pemecahan dan pengajuan masalah. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan program pelatihan guru untuk memantapkan pemahaman guru tentang pemahaman konten dan desain pembelajaran berbasis pengajuan dan pemecahan masalah matematika. Guru yang terlibat adalah 22 guru SMP yang ditugaskan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan dengan melakukan koordinasi dengan mitra dan tim pelatih untuk merancang instrumen dan materi pelatihan. Tahap pelaksanaan terdiri dari kegiatan tatap muka dan kegiatan mandiri dengan diawali pemberian angket untuk analisis awal (pra-tes), pemberian materi pelatihan, praktik penyusunan soal, presentasi, dan kegiatan mandiri merancang perangkat pembelajaran.  Tahap selanjutnya evaluasi dan tindak lanjut dilakukan dengan pemberian angket akhir pelatihan (pasca-tes) dan angket refleksi kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan 81,8% guru mampu memahami konsep dan mendesain pembelajaran berbasis pengajuan dan pemecahan masalah. Hasil evaluasi kegiatan guru menunjukkan 95,45% guru cenderung mengatakan baik dan menyarankan kegiatan perlu ditindaklanjuti.
IbM Gerakan Masyarakat Petani Atasi Racun (GEMPAR) di Kabanjahe Kabupaten Karo Eka Lestari Mahyuni; R. Hamdani Harahap; Urip Harahap; Nurmaini Nurmaini
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.6658

Abstract

Keracunan pestisida merupakan suatu kejadian yang perlu diperhatikan khususnya bagi petani yang menggunakan pestisida. Fenomena keracunan umumnya disebabkan karena perilaku penggunaan pestisida yang tidak sesuai prosedur dan berisiko. Kegiatan PPM ini merupakan salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi risiko keracunan pestisida melalui gerakan sosial yang disebut dengan GEMPAR (Gerakan Masyarakat Petani Atasi Racun). GEMPAR merupakan gerakan sosial yang terdiri dari delapan aksi sebagai gerakan petani untuk mengurangi risiko keracunan akibat penggunaan pestisida. Aksi GEMPAR meliputi bagaimana mengenali bahaya racun pestisida dan gejala keracunan; menggunakan pelindung diri yang lengkap selama menggunakan pestisida; memperhatikan arah angin selama menyemprot; menyimpan pestisida di tempat yang aman dan tertutup; membuang sisa wadah pestisida di tempat yang tertutup; melaporkan keluhan bila mengalami gejala keracunan; dan beralih menggunakan pestisida alami dan meninggalkan pestisida kimia sintetis. GEMPAR yang dilaksanakan dalam kegiatan PPM ini dilakukan sebagai peningkatan edukasi petani dan menjawab kendala penerapan GEMPAR melalui kegiatan talk show. Kegiatan ini mendukung promosi aksi GEMPAR yang dilakukan petani sehingga dapat menunjang kesejahteraan dan perekonomian petani. Disamping dapat menghindari risiko keracunan juga dapat menyehatkan masyarakat petani dengan produk pertanian yang bebas pestisida.
Media Promosi dan Pemasaran Produk PPUPIK Benih Tanaman pada Masa Pandemi Covid-19 Syamsia Syamsia; Abubakar Idhan; Kasifah Kasifah; Asriyanti Syarif
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.4752

Abstract

Program Pengembangan Usaha Produk Intektual Kampus (PPUPIK) Pusat Produksi Benih Tanaman Bersertifikat Universitas Muhammadiyah Makassar pada masa pandemi Covid 19 tetap melakukan aktivitas, namun aktivitas dilakukan di rumah karena adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.  Kegiatan promosi dan pemasaran produk PPUPIK menggunakan media cetak dan media elektronik. Jenis media cetak yang digunakan yaitu : xbanner, brosur, buku, dan koran. Media elektronik yaitu : video dan internet. Xbanner dipajang di ruang depan kantor PPUPIK dan dipajang pada stand pameran saat mengikuti pameran. Brosur dibagikan pada pengunjung selama kegiatan pameran. Buku disimpan diperpustakaan kampus dan dipajang saat pameran. Publikasi kegiatan pada koran Tribun Timur. Media elektronik berupa video telah diunggah ke YouTube dengan judul cara memproduksi benih jagung hibrida. Penjualan secara langsung selama pandemi tidak dilakukan, penjualan hanya melalui internet. Pengiriman produk menggunakan jasa angkutan on line untuk  wilayah Makassar dan sekitarnya sedangkan untuk jarak jauh menggunakan  jasa pengiriman barang seperti kantor pos. Metode Pembayaran dilakukan melalui transfer setelah barang diterima konsumen.
Pemanfaatan Adobe Illustrator (AI) Sebagai Aplikasi Desain Bahan Ajar Berbasis Komik Baihaqi Siddik Lubis; Suci Perwita Sari; Eko Febri Syahputra Siregar; Ismail Hanif Batubara
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.9851

Abstract

Pembelajaran selama pandemi menuntut guru dapat beradaptasi dengan teknologi untuk menyajikan pembelajaran yang bermakna. Namun kurangnya kemampuan teknologi terkhusus dalam bidang desain grafis menjadi permasalah untuk menghadirkan bahan ajar yang menarik dan efektif bagi siswa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membuat bahan ajar berbasis komik menggunakan adobe illustrator. Kegiatan ini menggunakan metode fenomenologi yaitu metode untuk memahami makna yang tersembunyi dan hakiki dari suatu pengalaman. Kegiatan ini melibatkan 19 guru SMP Muhammadiyah 47 Sunggal. Tahapan kegiatan PKM ini meliputi tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengumpulan data menggunakan observasi lapangan, wawancara selama kegiatan berlangsung, dan dokumentasi. Data yang diperoleh oleh tim PKM selanjutnya akan di analisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan membuat bahan ajar berbasis komik dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu:  teknologi yang digunakan, kesulitan dalam desain dan motivasi guru. Kegiatan PKM ini memberikan pemaparan yang jelas dalam pemanfaatan aplikasi adobe illusutrator (AI) dalam proses pembuatan bahan ajar berbasis komik.
Pemberdayaan Siswa ILC (International Language Class) MAN 2 Yogyakarta Melalui Pengajaran Kosa Kata dan Budaya Jepang di Tengah Pandemi Covid-19 Rosi Rosiah; Muhammad Kusnendar; Arsyl Elensyah Rhema Machawan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.7035

Abstract

Di Daerah Istimewa Yogyakarta mata pelajaran Bahasa Jepang merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan kepada siswa SMA/ SMK. Salah satunya adalah Madrasah Aliyan Negeri 2 Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta), selain memasukan bahasa Jepang ke dalam kurikulum di MAN 2 Yogyakarta terdapat ciri khas yang tidak dimiliki oleh MAN lainnya yaitu dengan adanya ILC (International Language Class) di mana Kelas ini merupakan kelas pemintan dan siswa yang memilih kelas ini merupakan siswa yang memang memiliki ketertarikan untuk mempelajari bahasa Jepang. Tujuan dari Pengabdian kali ini adalah untuk mengenalkan bahasa dan budaya Jepang di tengah pandemi covid-19 dan tanggapan siswa mengenai program pengabdian. Pengabdian dilaksanakan secara online melalui webinar yang dilaksanakan sebanyak dua kali pada tanggal 9 dan 16 Mei 2020 dengan judul program “Ouchide Nihongo” (Bahasa Jepang di rumah) dengan tema yang diajarkan pada pertemuan satu “ Te o Arau” (Mencuci Tangan) dan pada pertemuan dua mengenai ungkapan- ungkapan dalam bahasa Jepang yang muncul di tengah- tengah pendemi covid-19. Dari hasil data angket dapat diketahui bahwa peserta pelatihan merasa puas dengan program pengabdian dan merasa lebih memahami kosakata dan budaya Jepang di tengah pandemi covid-19.
Pendampingan Advokasi Hukum Legalitas Tanah dan Bangunan di Sekolah Dasar Negeri 3 Wringinanom Situbondo Rico Handika; Mohammad Ikhwanuddin; Thoat Setiawan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.13843

Abstract

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Wringinanom adalah lembaga pendidikan yang bertempat di Kecamatan Panarukan Situbondo Jawa Timur. Sejak didirikan pada Tahun 1967, sekolah ini tidak memiliki legalitas  tanah dan bangunan. Padahal legalitas merupakan sesuatu yang harus dimiliki sebagai bukti keabsahan dan berkekuatan hukum demi pengembangan sarana dan prasarana sekolah. Pendampingan advokasi legalitas ini diperlukan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat untuk mengedukasi beberapa pihak, terutama pihak sekolah dan Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XI Pabrik Gula Wringinanom, sebagai pihak yang memiliki hak atas tanah sekolah tersebut. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada proses advokasi. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah negoisasi dan lobbiying, dengan jenis non-litigasi, yang terdiri dari 4 tahapan, mulai dari kesadaran masalah, penyusunan dokumen, lobbiying-negoisasi, dan evaluasi. Tujuan dari pendampingan advokasi ini adalah titik temu yang bisa diharapkan antara kepentingan PTPN XI dan SDN 3 Wringinanom. Berdasarkan proses pendampingan ini, komunikasi antara pihak sekolah dan PTPN mulai terjalin setelah bertahun-tahun tidak ada diskusi. Selain itu, advokasi legalitas tanah ini semakin membuat para pihak di SDN 3 Wringinanom sadar hukum, khususnya terkait Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA), dan komitmen bersama untuk mewujudkan legalitas tanah dan bangunan demi perkembangan sarana dan prasarana sekolah yang lebih baik.
Pendampingan Pembentukan Koperasi Kelompok Banjar untuk Mendukung Ekonomi Mandiri Masyarakat Perdesaan Baiq Harly Widayanti; Dodik Sutikno; Dolly Kurniansyah; Baiq Siti Nur Azima; Eka Rista; Rati Purwasih
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.5091

Abstract

Kelompok Banjar di Dusun Baru Murmas merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang telah ada sejak jaman dahulu dan merupakan warisan leluhur adat. Kelompok Banjar ini berfungsi dalam menjaga sistem krearifan lokal masayarakatnya, dan kegiatan yang dilakukan hanya bergerak dibidang sosial. Dengan potensi SDM dari kelompok banjar, maka tujuan pengabdian adalah mendampingi masyarakat dalam membentuk koperasi kelompok banjar sebagai salah satu penggerak ekonomi mandiri masyarakat pedesaan. Metode pengabdian menggunakan teknik Partisipatory Rural Apraisal (PRA). Kegiatan dalam PRA meliputi : Focus Group Discussion (FGD) penguatan kapasitas pengurus dan anggota kelompok banjar. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terbentuknya pengurus koperasi kelompok banjar. Koperasi yang terbentuk tetap terikat dengan awik-awik atau aturan sosial yang sudah ada pada Kelompok Banjar. Kegiatan awal yang dilakukan oleh pengurus koperasi adalah pengesahan pengurus, pelatihan pembukuan sederhana dalam pencatatan barang masuk dan keluar serta mendorong kelompok perempuan kreatif dalam membuat berbagai kerajinan tangan seperti tas berbahan tali kur. Selain itu koperasi kelompok banjar telah mencoba menggagas untuk menampung hasil sumber daya alam yang dimiliki oleh masyarakat sehingga dijual melalui koperasi. Harapannya dengan adanya kesadaran yang dimiliki oleh masyarakat dalam membentuk koperasi kelompok banjar, masyarakat tidak akan tergantung pada pengepul sehingga harga jual hasil perkebunan dan pertanian bisa lebih tinggi.
Mekanisasi Pengolahan dan Manajemen Pemasaran Secara Online Terasi Udang Rebon Irkhos Irkhos; Isma Coryanata; Jarmuji Jarmuji; Nanang Sugianto
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.5242

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan di RT. 09 kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Mitra sasaran kegiatan pengabdian ialah perwakilan nelayan tradisional yang berada di RT. 09 Kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Mitra kegiatan berjumlah 5 (lima) orang yang terdiri dari nelayan pembuat terasi dan ibu-ibu yang menjual terasi udang rebon. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan produksi dan manajemen pemasaran terasi udang rebon. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi terasi udang rebon serta memperluas target pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari; pelatihan penggunaan serta pengadaan mesin penggilingan bahan baku terasi udang rebon untuk meningkatkan produksi dan pelatihan pemasaran produk secara online melalui media penjualan online untuk memperluas target pemasaran produk. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas produksi bahan baku terasi dari 30 kg/hari secara manual menjadi 60 kg/hari menggunakan mesin penggilingan. Hasil lainnya adalah bertambahnya target pemasaran yang sebelumnya dipasarkan langsung di pinggir jalan, saat ini sudah dipasarkan secara online di e-commerce.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Pembuatan Desinfektan untuk Mencegah Penularan Penyakit Covid-19 Irma Susanti; Virgianti Nur Faridah; Rully Yuliandhari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.7495

Abstract

Pandemi COVID-19 merupakan masalah yang sedang dihadapi dunia karena menyebabkan tingginya kematian. Upaya pencegahan penularan COVID-19 di Indonesia sudah dilakukan di seluruh daerah, contohnya dengan melakukan desinfeksi terhadap tempat atau permukaan benda mati seperti gagang pintu, meja, kursi, sakelar listrik, pegangan tangga, kamar mandi dan lain-lain. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai desinfektan adalah NaOCl. Sediaan larutan NaOCl dipasaran pada masa pandemi COVID-19 jumlahnya terbatas karena tingginya kebutuhan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini memberdayakan masyarakat untuk membuat desinfektan dengan bahan aktif NaOCl. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini berupa partisipasi masyarakat dengan indikator kesertaan masyarakat dalam kegiatan melalui sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan secara offline. Hasil dari kegiatan ini berupa sediaan desinfektan yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan desinfektan untuk pencegahan penularan COVID-19 pada masa pandemi, sehingga masyarakat bisa produktif menghasilkan desinfektan untuk penggunaan sendiri tanpa mengandalkan ketersediaan pasar yang jumlahnya tidak menentu.
Gerakan Filantropi UM Surabaya melalui Pembagian Paket Sehat di Masa Pandemi Covid-19 Vella Rohmayani; Radius Setiyawan; Islam Syarifurrahman; Fa’iz Azmi Fauzia; Nur Hidayatullah Romadhon; Lihabi Lihabi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.11592

Abstract

Terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di kota Surabaya mengakibatkan daya tampung rumah sakit rujukan mengalami peningkatan, sehingga banyak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang terpaksa harus menjalani isolasi mandiri. Banyaknya warga kota Surabaya yang sedang menjalani isolasi mandiri, memperparah kondisi ekonomi yang memang sudah tidak stabil sejak terjadinya pandemi. Oleh sabab itu UMSurabaya tergerak untuk mengejawantahkan spirit ke-Islaman dalam wujud aksi nyata peduli pada masyarakat. UMSurabaya menggandeng lazizmu, dosen dan mahasiswa bergerak melakukan aksi solidaritas kemanusiaan dengan menyediakan ratusan paket sehat untuk isoman dan puskesmas. Terdapat sebesar 681 paket sehat isoman yang disebarkan ke 33 kecamatan yang berada di kota Surabaya. Serta terdapat 19 puskesmas yang mendapat bantuan paket sehat dari UM Surabaya. Masyarakat Surabaya dan puskesmas sangat antusias dengan kegiatan pemberikan paket sehat, dan mereka merasa sangat terbantu dengan adanya pemberian paket sehat ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 17