cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2024): Februari" : 34 Documents clear
Pemanfaatan Metode Podcast sebagai Media informasi Vaksin Covid-19 Gatut Ari Wardani; Anisa Pebiansyah; Hesi Hertikawati; Dwi Puspa Syahirrah; Salsabila Hanifah Octavani; Ariyanti Agustina
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.10948

Abstract

Dimasa pandemi saat ini Indonesia masih menjadi Negara yang memiliki jumlah tinggi untuk orang-orang yang terkonfirmasi Covid-19. Semua kalangan termasuk masyarakat dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan dengan patuh serta melaksanakan vaksinasi sebagai salah satu upaya pencegahan. Jumlah orang yang sudah vaksinasi di Indonesia terbilang masih cukup rendah, hal ini dikarenakan faktor kurangnya informasi yang valid mengenai vaksin Covid-19 ini banyak berita hoax yang masyarakat terima. Oleh karena ini dengan mengadakannya podcast mengenai vaksin Covid-19  bertujuan agar memberikan masyarakat informasi yang pasti yang bersumber dari jurnal penelitian atau jurnal ilmiah. Metode yang digunakan dalam program kerja ini menerapkan metode pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluate) sasaran responden  90 orang dengan kategori yang berbeda. Nilai rata-rata pre-test dari ketiga kategori pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, diperoleh nilai materi podcast vaksin  Sinovac 63,33; 52; dan 61,33. Materi podcast vaksin  AstraZeneca 57,33; 55,33; dan 51,33.  Materi podcast vaksin  Pfizer 33,33; 42; dan 36,66. Serta diperoleh nilai  rata-rata post-test dari ketiga kategori pada materi podcast vaksin Sinovac 81,33; 90; dan 83,33. Materi podcast vaksin AstraZeneca 85,33; 87,33; dan 83,33. Materi podcast vaksin Pfizer 72; 70; dan 86,66. Data ini menunjukan adanya peningkatan nilai dari pengerjaan pre-test dan post test.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komoditas Unggulan Pesisir di Teluk Arguni, Kabupaten Kaimana Lukas Y Sonbait; Alosius Numberi; Abidin Fenitruma; Alfredo Ottow Wanma; Matheos Rayaar; Arya Sadewa Cahyaputra; Freddy Pattiselanno
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11266

Abstract

Komoditas unggulan di Teluk Arguni Kaimana memiliki nilai tinggi dan dikelola secara langsung oleh masyarakat setempat. Survey potensi komoditas unggulan pesisir masyarakat dan rencana pengembangannya sesuai dengan program pemerintah daerah kabupaten Kaimana.Potensi pesisir di Arguni sangat beragam antara lain ikan ganadi, kepiting, ikan Sembilan, udang, ikan kakap putih dan merah. Selain ikan, udang, kepiting, dan kerang-kerangan yang dimanfaatkan dagingnya dalam bentuk segar ataupun ikan asin, dari komoditas perikanan juga dipasarkan gelembung atau pelampung dari ikan gulama yang sudah dikeringkan dalam berbagai ukuran. Sektor perikanan laut ini berkontribusi signifikan terhadap tingkat pendapatan masyarakat nelayan di Teluk Arguni. Pengetahuan tentang komoditas yang dimanfaatkan cukup baik, karena aktivitas melaut ini merupakan aktivitas turun temurun yang dipraktekan oleh masayarakat setempat.  Potensi  komoditas pesisir mampu untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga sehari-hari.  Pengembangan ke dalam skala yang lebih luas memerlukan aktivitas produksi secara intens sehingga mampu meningkatkan produksi secara optimal untuk mencapai pendapatan tunai yang lebih besar.
Pemberdayaan Ekonomi Secara Berkelanjutan Perempuan Nelayan dengan Pelatihan Pembuatan Abon Ikan Koesrianti Koesrianti; Aktieva Tri Tjitrawati; Adhy Riyadhy Arafah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11291

Abstract

Wilayah Kenjeran Surabaya merupakan daerah masyarakat nelayan yang terkenal di Surabaya sebagai penghasil ikan. Dalam masa Pandemi Covid-19 masyarakat nelayan Kenjeran terkena dampak dari bencana penyakit virus ini yang menyebabkan permasalahan sosial di wilayah tersebut, misalnya meningkatnya angka perceraian sepanjang tahun 2020. Penyebab utama perceraian ini adalah kemiskinan. Masyarakat nelayan secara nasional berada di bawah garis kemiskinan termasuk masyarakat nelayan Kenjeran. Kelompok perempuan dari masyarakat nelayan Kenjeran merupakan kelompok yang tidak produktif secara ekonomi. Tim PPM melakukan praktik dan pelatihan secara langsung pembuatan abon ikan bagi kelompok perempuan masyarakat nelayan Kenjeran Surabaya dengan pendekatan partisipatif. Hasil dari kegiatan PPM ini yaitu kelompok perempuan masyarakat nelayan Kenjeran mampu mengolah ikan menjadi abon ikan yang dengan proses produksi modern didapatkan produk abon ikan yang tekstur dan rasanya lezat dan layak jual. Kelompok perempuan sebagai bagian dari masyarakat nelayan merupakan nilai strategis untuk menggerakkan perekonomian di masa pandemi covid-19 dengan pendekatan gender. Dalam konteks ini, kegiatan PPM ini merupakan sebuah ajakan untuk mobilisasi kelompok perempuan sebagai modal sosial yang nantinya dapat menggerakkan dan memberdayakan ekonomi masyarakat nelayan secara berkelanjutan (sustainability) atas potensi sumber daya laut.
Pembuatan Eco Enzyme sebagai Solusi Pengolahan Limbah Rumah Tangga di Lingkungan STIE Muhammadiyah Jakarta Peggy Ratna Marlianingrum; Lela Nurlaela Wati; Susi Susilawati; Maria Suryaningsih; Mochamad Asmi Rizaldy
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11322

Abstract

Sampah selalu menjadi masalah utama dalam lingkungan, karena pengolahannya masih belum tertangani dengan baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dan memberikan pengetahuan tentang bagaimana mengolah sampah organik baik sayur-sayuran maupun buah-buahan menjadi cairan yang memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari. Cairan ini disebut Eco Enzyme. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, perlu beberapa tahapan dalam proses mengelola sampah organik tersebut serta membutuhkan waktu tiga bulan untuk menghasilkan cairan Eco Enzyme yang berkualitas. Kegiatan ini menghasilkan 27 botol @ 350 ml cairan Eco Enzyme, kemudian ampasnya bermanfaat untuk biopori, pupuk tanaman dan bahkan pewangi ruangan. Kegiatan pembuatan Eco Enzyme ini disosialisasikan kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat rumah tangga disekitar lingkungan Kelurahan Pasar Manggis dalam mengatasi limbah sampah organik rumah tangga sekaligus mendapatkan manfaat cairan Eco Enzyme.
Upaya Pendampingan dalam Penjualan Produk Yogurt UMKM Sabillulungan Melalui Bazar Universitas Djuanda Bogor Sri Rejeki Retna Pertiwi; Aminullah Aminullah; Titi Rohmayanti; Delfitriani Delfitriani; Mardiah; Ahmaludin; Yasri Apriani; Mega Silpia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11376

Abstract

Upaya penjualan produk UMKM pasca panedemi Covid-19 harus dilakukan untuk kembali menggerakkan roda ekonomi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu pihak UMKM Sabilulungan Kecamatan Dramaga dalam meningkatkan kembali omset dari penjualan produk yogurtnya. Metode yang dilakukan meliputi metode wawancara pada pihak UMKM dan pengisian kuisioner oleh konsumen yang membeli produk yogurt pada saat kegiatan bazar Jubaeda di Universitas Djuanda. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa UMKM Sabilulungan kembali bersemangat dalam memproduksi dan menjual produknya ke pasaran pasca panemi Covid-19. Selain itu, hasil pengisian kuisioner menunjukkan bahwa produk yogurt ini memiliki potensi penjualan yang lebih baik di masa yang akan datang. Hal ini tercermin dari hasil kuisioner yang menunjukkan produk disukai oleh konsumen dan konsumen menyatakaningin kembali membeli produk yogurt UMKM Sabilulungan di masa yang akan datang.
Peningkatan Kapasitas Kelembagaan untuk Pemberdayaan Nelayan Denny Hernawan; Agustina Multi Purnomo; Irma Purnamasari; Afmi Apriliani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11473

Abstract

Upaya pemberdayaan nelayan memerlukan peningkatan kapasitas kelembagaan nelayan. Pelatihan dapat menjadi salah satu upaya peningkatan kapasitas kelembagaan nelayan. Oleh karenanya kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pelatihan peningkatan kapasitas nelayan untuk pemberdayaan nelayan. Pelaksanaan pelatihan mengacu pada hasil penelitian Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Nelayan untuk Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim yang dilaksanakan di komunitas nelayan Pelabuhanratu pada tahun 2018-2021. Pelatihan dilakukan untuk 20 nelayan di Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Pemilihan peserta dan mitra penyelenggaraan pelatihan mengacu pada nelayan mitra penelitian pendahuluan. Rancangan pencapaian tujuan pelatihan disusun dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan pelatihan menunjukkan terdapat perubahan di ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan. Perubahan di ranah keterampilan dan sikap lebih nyata daripada perubahan di ranah pengetahuan. Hasil dari pelaksanaan pelatihan menunjukkan pelatihan dapat berhasil jika didukung oleh perencanaan yang baik mengacu pada hasil penelitian yang memadai, penggunaan beragam metode penyampaian materi dan teknik advokasi dalam pelatihan. Keberhasilan pelaksanaan pelatihan ditunjang oleh pengenalan yang baik dari penyelenggara terhadap konteks masyarakat peserta pelatihan.
Program Peningkatan Literasi Kesehatan Mental pada Siswa SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Diany Ufieta Syafitri; Laily Rahmah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11700

Abstract

Remaja merupakan tahap perkembangan yang rentan terjadi gangguan psikologis. Oleh karena itu, pada masa ini diperlukan adanya program untuk meningkatkan literasi kesehatan mental, yaitu kemampuan untuk mengenali berbagai gangguan jiwa serta mengetahui cara memberikan pertolongan awal untuk diri sendiri maupun orang lain saat mengalami masalah psikologis. Salah satu metode yang dinilai efektif adalah dengan memberikan peningkatan literasi kesehatan mental yang berbasis sekolah. Tujuan kegiatan ini adalah peningkatan literasi kesehatan mental pada siswa di SMA Islam Sultan Agung 3, Semarang. Kegiatan ini diadakan sebanyak empat kali pertemuan tatap muka yang masing-masing berdurasi 90 menit dan diikuti oleh 15 siswa kelas X-XII. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain one group pre and posttest, di mana kuesioner literasi kesehatan mental menjadi alat pengukuran sebelum dan sesudah diberikan tritmen. Hasil analisis menggunakan uji t berpasangan menunjukkan t -3.747, p <0,01 yang artinya terdapat perbedaan literasi kesehatan mental yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan tritmen.
Hilirisasi Gingseng Jawa Desa Arjasa Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Pasca Panen dan Desain untuk Promosi Diah Ayu Retnani Wulandari; Sri Hartatik; Kacung Hariyono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11732

Abstract

Gingseng jawa merupakan tumbuhan liar yang bernilai ekonomi tinggi namun tidak bernilai bagi masyarakat desa arjasa karena mereka tidak mengetahui manfaat tanaman tersebut. Kegiatan yang telah dilakukan untuk memberikan solusi adalah sosialisasi dan pelatihan budidaya gingseng jawa dengan memperhatikan tata Kelola lingkungan warga dan pengenalan pemasaran digital. Kegiatan itu tidak cukup berhasil karena masyarakat tidak dapat melakukan hilirisasi hasil panen gingseng jawa sehingga dibuat kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan pasca panen dan cara melakukan persiapan promosi dan penjualan melalui whats app dan Instagram dengan membuat konten menarik. Metode yang digunakan adalah PRA dengan mengimplementasikan pembelajaran offline dan online melalui youtube, zoom dan  Instagram. Tantangan pelatihan online adalah partisipasi peserta sangat lemah sehingga dengan menggunakan social media sebagai wadah sharing pengetahuan dengan mengimplementasikan 5 prinsip social media dan gamifikasi pada konten mampu membantu transfer pengetahuan dari tim pengabdian kepada masyarakat terbukti pengunjung dan peserta sering melihat dan melakukan like serta mengikuti poling yang diberikan dan mencoba pengolahan pasca panen serta mencoba membuat konten menarik.
Reaktivasi Ecowisata Berbasis Masyarakat Pinus Motilango Ariawan Ariawan; Jupri Jupri; Frengki Eka Putra Surusa
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11735

Abstract

Pandemi covid 19 membuat sektor pariwisata mengalami turbulensi. Destinasi wisata diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun sejak pandemi covid 19 mewabah, Ekowisata Pinus Motilango mengalami penurunan jumlah pengunjung dan bahkan sempat ditutup untuk menghindari penularan diantara pengunjung. Upaya mengatasi permasalahan dapat di lakukan reaktivasi dengan konsep pengembangan ekowisata berbasis masyarakat. Metode yang digunakan Focus Group discusion (FGD), penyuluhan, pelatihan, pendampingan serta simulasi dan praktek dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap Kordinasi, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dari reaktivasi berdasarkan Program-program yang telah dilaksanakan seperti memberikan pengetahuan dan ketrampilan melalui pelatihan manajemen dan pemasaran, dan penyuluhan hukum serta pembangunan fasilitas memberikan dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat dikawasan Ekowisata Pinus Motilango dengan menjadi pengelola serta  menciptakan lapangan usaha baru seperti berdagang sehingga pendapatan dan peningkatan taraf hidup mereka mengalami perubahan.
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Selada dengan Teknik Hidroponik Wick di Kelurahan Aimas Kabupaten Sorong Nurul Fajeriana; Muhammad Arifin Abd. Kadir
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.11899

Abstract

Kelurahan Aimas merupakan daerah trasmigran yang menjadi sentra produksi sayuran di Sorong Raya Papua Barat. Sayuran yang dibudidayakan bermacam-macam, namun kini yang marak yakni budidaya selada karena alasan hasil penjualan yang kian meningkat. Tetapi karena keadaan iklim di Kabupaten Sorong yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga jika melakukan budidaya secara konvensional maka akan mengeluarkan modal yang besar dalam hal pengolahan tanah, pemupukan, dan pemeliharaan tanaman, khususnya selada, sehingga mengharuskan memilih alternatif sistem budidaya yang efisien sehingga mampu tetap menjaga hasil dan pertumbuhan tanaman selada. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan dan pendampingan budidaya Hidroponik Wick dengan memanfaatkan larutan nutrisi untuk tumbuh. dengan tujuan agar mengubah pemikiran dan meningkatkan keterampilan peserta agar dapat melakukan budidaya walaupun memiliki keterbatasan dalam hal modal dan lahan karena teknik hidroponik Wick dapat dilakukan dirumah masing-masing secara mandiri dan dengan memanfaatkan barang bekas sehingga tidak memerlukan modal yang banyak. Oleh karena itu, pelatihan ini mendapatkan tanggapan yang luar biasa karena tahapan budidaya yang mudah, modal yang dikeluarkan lebih sedikit, serta pemeliharaan yang praktis, sehingga peserta akan melakukan budidaya serupa di rumah mereka masing-masing yang nantinya akan menunjang aktualisasi kemandirian pangan dan ketahanan pangan di masyarakat.

Page 1 of 4 | Total Record : 34