cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 297 Documents
Comic Story untuk Meningkatkan Kemampuan Bercerita Bagi Siswa Sekolah Dasar Prayuningtyas Angger Wardhani; Gusti Yarmi; Abdul Muktadir
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.705 KB)

Abstract

Keterampilan berbicara merupakah salah satu keterampilan berbahasa yang perlu kembangkan. Keterampilan berbicara merupakan keterampilan yang mendukung komunikasi siswa sekolah dasar. Untuk mengembangkan keterampilan berbicara diperlukan stimulus yang dapat melatih keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Salah satu cara mengembangkan keterampilan berbica adalah melalui bercerita. Comic merupakan media yang digunakan untuk mengekspresikan ide dengan gambar, yang dikombinasikan dengan teks atau informasi visual lainnya. Dalam penelitian ini Comic yang  akan dikembangkan adalah comic dilemma stories. Comic dilemma stories merupakan comic yang berisi cerita, infomasi visual yang mampu mengekspresikan emosi siswa. Comic dilemma stories dikembangkan  dengan berbantuan adobe ilustrator cc 2019. Tujuan penelitian ini yang pertama, untuk melakukan analisis kebutuhan dan menghasilkan draf comic dilemma stories. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu adanya media yang menstimulasi kemampuan berbicara siswa.Kata kunci: comic dilema story, keterampilan berbicara, media pembelajaran Speaking skills are one of the language skills that need to be developed. Speaking skills are skills that support elementary school student communication. To develop speaking skills, a stimulus is needed that can train the speaking skills of elementary school students. One way to develop speaking skills is through storytelling. The comic is a medium used to express ideas with images combined with text or other visual information. In this research, the comic that will be developed is comic dilemma stories. Comic dilemma stories are comics that contain stories, visual information that can express students' emotions. The comic dilemma store was developed with the help of Adobe Illustrator CC 2019. The first objective of this research is to conduct a needs analysis and produce a draft comic dilemma story. The research method used is research and development. The results showed that there is a need for media that stimulates students' speaking ability.Keywords: comic dilemma story, speaking skills, learning media
INTERELASI DAN KOMPOSISI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM BUKU TEMATIK GURU KELAS III SD Putri Marzalina; Markhamah Markhamah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.089 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu 1) menjabarakan interelasi materi pelajaran bahasa Indonesia dengan mata pelajaran lainnya dalam buku tematik kelas III SD, 2) menjabarkan komposisi materi pelajaran bahasa Indonesia dalam buku tematik kelas III SD. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif. Sumber penelitian ini adalah buku teks guru sebagai bahan ajar di kelas III SD. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik analisis dokumen, teknik pustaka (library research), simak, dan catat. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa dalam buku teks guru sebagai bahan ajar di kelas III SD pembelajaran bahasa Indonesia memiliki jam belajar paling banyak yaitu 10 jam permingu. Dalam materi pelajaran lainnya juga terdapat interelasi dengan pelajaran bahasa Indonesia di dalamnya baik itu dari segi morfologi, semantik, dan sintaksis. Kegiatan pelajaran bahasa Indonesia difokuskan pada empat keterampilan berbahasa yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.Kata kunci: buku teks, interelasi, komposisi The purpose of this study are 1) describe the interrelation of Indonesian language subject matter with other subjects in the third grade thematic textbooks, 2) describe the composition of Indonesian language subject matter in the third grade thematic textbooks. This research is a qualitative descriptive study. The source of this research is the teacher's textbook as teaching material in grade III elementary school. Data collection is done by document analysis techniques, library techniques (literature study), see, and record. The results of this study indicate that in teacher textbooks as teaching material in class III Indonesian language learning has the most learning hours, namely 10 hours a week. In the subject matter there is also an interrelation with the Indonesian language here both in terms of morphology, semantics, and syntax. Indonesian language learning activities are supported by four skills that are listened to, speaking, reading, and writing.Keywords: textbooks, interrelations, compositions
Analisis Kesalahan Ejaan dan Morfologi pada Makalah Hukum Perkawinan Program Studi Hukum Keluarga Islam Semester 6 IAIN Surakarta Fernanda Yudhit Aditama; Diah Arum Hapsari; Riza Mar’atus Sholikhah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.822 KB)

Abstract

Makalah merupakan karya tulis nonfiksi, sehingga dalam penulisannya wajib menggunakan bahasa baku dan harus berpedoman pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan bahasa Indonesia baik lisan maupun tulisan masih terdapat banyak kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud kesalahan berbahasa Indonesia yaitu kesalahan morfologi dalam makalah Hukum Perkawinan mahasiswa Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tehnik baca dan catat. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik coding.  Hasil penelitian ini adalah wujud kesalahan berbahasa Indonesia yaitu ejaan yang meliputi kesalahan pada tataran ejaan, kesalahan pada tataran morfologi, sedangkan data yang paling banyak ditemukan adalah pada kesalahan ejaan.Kata kunci: kesalahan, berbahasa, makalah, ejaan, morfologi. The paper is a nonfiction paper, so the writing must use standard language and must be guided by the General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI).  This research is motivated by the phenomenon of the use of Indonesian both oral and written there are still many errors.  This study aims to describe the form of errors in the Indonesian language, namely morphological errors in the paper Marriage Law of Islamic Family Law students.  This research uses descriptive qualitative research methods.  Data collection techniques in this study used reading and note taking techniques.  While the data analysis technique used is the coding technique.  The results of this study are the form of Indonesian language errors, namely spelling which includes errors at the spelling level, errors at the morphological level, while the most data found is on spelling errors.Keywords: errors, language, papers, spelling, morphology
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI DENGAN MENGGUNAKAN METODE THINK TALK WRITE Wikanengsih Wikanengsih; Euis Eti Rohaeti; Yeni Rostikawati
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.37 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan  meningkatkan kemampuan dan keaktifan siswa dalam   menulis teks eksposisi pada kelas VIII SMP Kartika XIX-2 Bandung melalui penggunaan metode Think Talk Write.  Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi  dan  keaktifan belajar siswa. Ketuntasan  kemampuan menulis teks eksposisi siswa pada siklus I mencapai 48%,  siklus II  52%, dan  siklus III 60%.  Demikian juga keaktifan siswa, pada siklus I mencapai 24%, siklus II 36 %, dan siklus III 56%. Dengan demikian, penggunaan metode think talk write dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi  dan meningkatkan keaktifan  siswa dalam pelaksanaannya.Kata kunci: menulis, teks eksposisi, think talk writeThis classroom action research aims to improve students' ability and activeness in writing exposition text in class VIII SMP Kartika XIX-2 Bandung through the use of the Think Talk Write method. The results showed that there was an increase in the ability to write exposition text and students' learning activeness. The completeness of the students' exposition text writing ability in cycle I reached 48%, cycle II 52%, and cycle III 60%. Likewise, the activeness of students, in cycle I reached 24%, cycle II 36%, and cycle III 56%. Thus, the use of the think talk write method can improve the ability to write exposition text and increase students' activeness in its implementation. Keywords: writing, exposition text, think talk write
ANALISIS CAMPUR KODE PADA FILM PARIBAN : IDOLA DARI TANAH JAWA DAN EKSISTENSINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA Dian Syahfitri; Suaibah Suaibah; Putri Meliani Manalu; Lumongga Devitasari
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.588 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wujud campur kode dalam film Pariban : Idola dari Tanah Jawa, penyebab terjadinya serta eksistensinya dalam pembelajaran sastra. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif sedangkan teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Campur kode merupakan salah satu fenomena bahasa yang sering terjadi di lingkup masyarakat bilingual ataupun multilingual. Berdasarkan jenisnya campur kode terbagi menjadi tiga bagian, campur kode ke dalam, compur kode ke luar dan campur kode campuran. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan campur kode ke dalam sebanyak 35 dengan unsur penyisipan berupa kata sebanyak 28, frasa sebanyak 4, klausa sebanyak 1, dan perulangan kata sebanyak 2. Selain itu, peneliti juga menemukan campur kode ke luar dengan unsur penyisipan berupa kata sebanyak 1. Sedangkan campur kode campuran sama sekali tidak ditemukan dalam penelitian ini. faktor penyebab terjadinya campur kode dalam penelitian ini terdiri dari beberapa faktor yang salah satunya adalah faktor bahasa yang dikuasai penutur dan diri penutur.
PERAN PEREMPUAN DAN LINGKUNGAN DALAM NOVEL DUNIA ANNA KARYA JOSTEIN GAARDER Eka Nurhasanah; Eva Fitriani Syarifah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.911 KB)

Abstract

Perempuan dengan alam memang merupakan hal yang sangat berkaitan. Karena jiwa kasih sayang yang dimilikinyalah mereka mampu untuk merawat, menjaga dan melestarikan alam serta menikmatinya dengan sebaik mungkin. Sedangakan, kerusakan alam kerap terjadi dibelahan Bumi ini. Pengarang dapat menggambarkan perempuan sebagai tokoh pada sebuah karya fiksi untuk memberi kemudahan kepada pembaca guna mengambil manfaat/pesan yang ingin disampaikan dari keseluruhan cerita yang disampaikan. novel “Dunia Anna” karya Jostein Gaarder menyuguhkan sebuah cerita yang mengajak kita untuk berkaca dengan apa yang kita perbuat. Ia juga menyuguhkan cerita yang ringan namun sarat akan makna. Dan mengajak pembaca untuk merenungkan eksistensi manusia dan alam. Pendekatan ekofeminisme dirasa cocok untuk mengkaji novel Dunia Anna tersebut. Di mana ekofeminisme ini merupakan sebuah pengkajian yang menghubungkan antara perempuan secara kultural dapat dikaitkan dengan alam. Ekofeminisme juga memahami hubungan bukan saja manusia hanya dengan manusia lainnya, tetapi juga dengan dunia bukan manusia, yaitu dunia binatang, bahkan juga tumbuhan.Kata Kunci: perempuan, lingkungan, novel, ekofeminismeWomen and nature are very closely related. Because of their compassionate spirit they are able to care for, protect and preserve nature and enjoy it as best they can. Meanwhile, natural damage often occurs in this part of the Earth. The author can describe women as characters in a work of fiction to make it easy for readers to take advantage / messages to be conveyed from the whole story that is told. The novel "Dunia Anna" by Jostein Gaarder presents a story that invites us to reflect on what we do. He also presents a story that is light but full of meaning. And invites readers to reflect on the existence of humans and nature. Ecofeminism approach is considered suitable for studying the novel Anna's World. Where eco-feminism is an assessment that connects women culturally can be associated with nature. Ecofeminism also understands the relationship not only to humans only with other humans, but also to the non-human world, namely the animal world, and even plants.Keywords: women, environment, novel, ecofeminism 
KONSTRUKSI AYAH DAN DOMINASI MASKULINITAS DALAM NOVEL SABTU BERSAMA BAPAK KARYA ADHITYA MULYA Muhamad Adji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.035 KB)

Abstract

 Artikel ini bertujuan mengungkap konstruksi ayah melalui penghadiran tokoh Bapak secara virtual pada novel Sabtu Bersama Bapak. Meskipun bersifat virtual, nyatanya relasi yang terbangun tersebut bersifat sangat intens dan memunculkan dominasi ideologi maskulinitas. Bagaimana kontruksi ayah ditampilkan di dalam teks, hal tersebut menjadi pertanyaan yang memandu artikel ini. Artikel ini menempatkan teori maskulinitas dalam mengkaji kontruksi ayah dalam novel, sedangkan metode yang digunakan adalah naratalogi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa tokoh Bapak memiliki peran sentral dalam keluarga meskipun melalui relasi virtual. Konstruksi nilai-nilai maskulinitas ayah dihadirkan tokoh Bapak dan disebarkan kepada anak-anaknya melalui pesan-pesan dalam rekaman. Konsep maskulinitas yang dikonstruksi pada tokoh Bapak adalah ayah yang seorang perencana matang, pelindung keluarga, penganut nilai-nilai harga diri laki-laki yang ditentukan melalui  performa fisik  dan mental. Ideologi maskulinitas yang dikonstruksi oleh tokoh Bapak dapat terus bertahan karena diinternalisasi, diduplikasi, dan direpetisi oleh anak-anaknya.Kata kunci: ayah, konstruksi, dominasi, maskulinitas, naratologi This article aims to reveal the father's construction through the virtual presence of your character in the novel Saturday with Bapak. Although it is virtual, in reality the relationship that is built is very intense and gives rise to the dominance of the ideology of masculinity. How father construction is displayed in the text, this is the question that guides this article. This article places theory of masculinity in studying the construction of fathers in the novel, while the method used is narratology. From the results of the study it can be seen that the character of Bapak has a central role in the family even though through virtual relations. The construction of father's masculinity values is presented by the character of Bapak and spread to his children through messages on the record. The concept of masculinity that is constructed on the character of Bapak is a father who is a mature planner, family protector, adherents of male self-esteem values which are determined through physical and mental performance. The ideology of masculinity constructed by the character of Bapak can continue to be endured because is internalized, duplicated, and repetitioned by his children.Keywords: father, construction, domination, masculinity, narratology
Feminisme dalam Citra Kehidupan Puisi Luka Cinta Karya Yudhistira ANM Massardi: Kajian Strukturalisme Irfai Fathurohman
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.736 KB)

Abstract

Citra kehidupan yang terekam dalam kehidupan tentunya cermin yang dapat memberikan deskripsi mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan nyata. Problematika peristiwa kehidupan selalu melibatkan kedudukan pria dan wanita dalam permasalahan yang membuat salahsatunya dirugikan. Hal ini terjadi karena faktor pengaruh kebiasaan manusia dalam menyudutkan peran pria dan wanita. Tujuan penelitian ini pertama mengkaji struktur puisi Luka Cinta karya Yudhistira Anm Massardi. Kedua, mengkaji feminisme dalam citra kehidupan puisi Luka Cinta karya Yudhistira Anm Massardi. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini yakni penggalan-penggalan puisi Luka Cinta karya Yudhistira Anm Massardi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan heuristik dan hermeneutik untuk memperoleh makna yang ada pada citra kehidupan melalui kajian strukturalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur puisi yang terdapat dalam puisi Luka Cinta karya Yudhistira Anm Massardi meliputi struktur fisik puisi seperti diksi, pengimajian termasuk ada citra perabaan, citra penglihatan, kata konkret, dan gaya bahasa seperti gaya bahasa perumpamaan, gaya bahasa aliterasi, serta versifikasi. Struktur batin puisi ditemukan tema mengenai percintaan, perasaan yang menunjukkan sedih, marah, kerinduaan, dan ketidakpastian. Nada dan suasana puisi menunjukkan nada sedih, bimbang, haru, dan protes. Feminisme dalam puisi ini ditemukan ada citra perempua dalam persamaan hak, kehidupan, hubungan dengan sosial budaya, dan emansipasi.Kata kunci: feminisme, citra kehidupan, puisi, strukturalThe image of life recorded in life is of course a mirror that can provide a description of events that occur in real life. The problems of life events always involve the position of men and women in problems that make one of them harm. This happens because of the influence of human habits in marginalizing the roles of men and women. The aim of this research is first to examine the structure of the poetry “Luka Cinta” creation Yudhistira Anm Massardi. Second, examining feminism in the life image of poetry creation Yudhistira Anm Massardi. The method used is descriptive qualitative. The data of this research are poetry fragments creation Yudhistira Anm Massardi. Data analysis in this study uses heuristics and hermeneutics to obtain the meaning that exists in the image of life through structuralism studies. The results showed that the poetry structure contained in the poetry creation Yudhistira Anm Massardi includes physical structures of poetry such as diction, pengimajian including tactile images, visual images, concrete words, and language styles such as parable, alliterative language, and versification. The inner structure of poetry is found in themes of love, feelings that indicate sadness, anger, longing, and uncertainty. The tone and atmosphere of the poetry indicate sadness, uncertainty, emotion, and protest. Feminism in this poem is found in the image of women in equality of rights, life, relations with socio-culture, and emancipation.Keywords: feminism, life imagery, poetry, structural.
KEEFEKTIFAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENGANALISIS FUNGSI DAN MAKNA AFIKSASI PADA MATA KULIAH MORFOLOGI Frilia Shantika Regina
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.951 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model discovery learning dalam menganalisis fungsi dan makna afiksasi. Afiksasi sebagai salah satu proses morfologis merupakan proses yang selalu berkaitan dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan. Afiksasi memiliki bentuk yang kompeks, baik berupa awalan, akhiran, sisipan, maupun gabungan antara awalan dan sisipan. Selain itu, afiksasi juga tidak hanya mengubah bentuk tetapi dapat mengubah fungsi dan makna sebuah kata. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2018 yang mengontrak mata kuliah Morfologi Bahasa Indonesia. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan desain simple random sampling diperoleh 30 mahasiswa. Instumen penelitian berupa lembar tes dengan sepuluh soal yang berkaitan dengan analisis fungsi dan makna afiksasi. Beberapa afiks yang dikuasai oleh mahasiswa yaitu meN-, ber-, ter-, peN-, per-, dan ber-an. Hasil penelitian ini diperoleh diperoleh nilai sig (2-tailed) dengan menggunakan uji paired sample t-test sebesar 0,000. Hal tersebut menjawab hipotesis bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu model discovery learning efektif untuk meningkatkan kemampuan menganalisis fungsi dan makna afiksasi pada mata kuliah Morfologi Bahasa Indonesia.Kata kunci: model discovery learning, fungsi afiksasi, makna afiksasi This study aims to determine the effectiveness of discovery learning models in analyzing the function and meaning of affixation. Affixation as one of the morphological processes is a process that is always related to communication, both verbally and in writing. Affixation has a complex from, either in the from of prefixes, suffixes, inserts, or a combination of prefixes and inserts. In addition affixation also not only changes the form but can change yhe function and meaning of a word. This study uses an experimental method with pretest-posttest design. The population in this study werw all 2018 Indonesian Language and Literature Education Study Program who contracted the Indonesian Morphology course. The sample in this study used probability sampling techniques with a simple random sampling design obtained by 30 students. The research instrument was in the form of a test sheet with ten questions related to the analysys of the function and meaning of affixation. Some affixes which are mastered by students are meN-, ber-, ter-, peN-, per- and ber-an. The results of this study obtained the value of sig (2-tailed) using paires sample t-test of 0,000. This answers the hypothesis that Ho is rejected and Ha is acceptes, wich is an effective discovery learning model to improve the ability to analyze the functions and meaning of affixation in Indonesian Morfhology courses. Keywords: discovery learning model, function of affixation, the meaning of affixation 
Tindak Tutur dalam Naskah Drama Bunga Semerah Darah Karya W. S. Rendra Ni Nengah Citra Dwi Anggraeni; Ni Wayan Ayu Permata Sari
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.404 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tindak tutur yang terdapat dalam naskah drama Bunga Semerah Darah karya W. S. Rendra. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif bahan pembelajaran mengenai tindak tutur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriprif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa naskah drama tersebut banyak mengandung tindak tutur yang meliputi lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil dari analisis pada naskah drama “Bunga Semerah Darah” Karya W. S. Rendra,  adalah : tindak tutur lokusi terdapat digunakan sebanyak 17 yang digunakan dalam pasangan ujaran; tindak tutur ilokusi terdapat digunakan sebanyak 32 yang digunakan dalam pasangan ujaran; tindak tutur perlokusi terdapat digunakan sebanyak 3 yang digunakan dalam pasangan ujaran.Kata kunci: tindak tutur, naskah drama, W. S. Rendra This study aims to reveal the speech acts contained in the drama script Bunga Semerah Darah by W. S. Rendra. The results of this study are expected to be an alternative learning material regarding speech acts. The research method used is descriptive qualitative with content analysis techniques. The results of this study indicate that the drama script contains a lot of speech acts which include locusions, illocution, and perlocution. The results of the analysis of the drama script "Bunga Semerah Darah" by W. S. Rendra, were: 17 locus speech acts were used in speech pairs; There are 32 illocutionary speech acts used in speech pairs; There are 3 perlocution speech acts used in speech pairs.Keywords: actions speech, drama script, W. S. Rendra 

Page 11 of 30 | Total Record : 297