cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Chimica et Natura Acta
ISSN : 23550864     EISSN : 25412574     DOI : -
Chimica et Natura Acta diterbitkan oleh Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Padjadjaran tiga kali setiap tahun pada bulan April, Agustus dan Desember. Artikel yang dimuat mencakup Kimia Analisis dan Pemisahan, Kimia Material, Kimia Energi dan Lingkungan, Kimia Organik Bahan Alam dan Sintesis, Biomolekular Pangan dan Kesehatan serta topik-topik lain yang berhubungan dengan ilmu Kimia.
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
Penggunaan Kombinasi Metode Spektrofotometri Ultraviolet-Visible Dan Analisis Multivariat Untuk Analisis Kandungan Unsur Tanah Jarang Kelompok Sedang Diana Hendrati; Abdul Mutalib; Megasari Pratiwi; Retna Putri Fauzia
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.747 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n1.12821

Abstract

Unsur tanah jarang (UTJ) merupakan bahan yang strategis dan memiliki penggunaan yang luas terutama pada bidang industri teknologi. UTJ yang terdiri dari 17 unsur ini memiliki kemiripan sifat sehingga sangat sulit dipisahkan menggunakan metode pemisahan kimia biasa. Akan tetapi pemakaian unsur tanah jarang saat ini menunjukkan kecenderungan yang terus meningkat. Maka dari itu diperlukan suatu metode alternatif yang efisien untuk menentukan kandungan UTJ tanpa melakukan pemisahan terlebih dahulu, seperti kombinasi metode spektrofotometri UV-VIS dan analisis multivariat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan UTJ kelompok sedang tanpa pemisahan kimia dengan menggunakan kombinasi metode spektrofotometri UV-VIS dan analisis multivariat. Sebanyak 33 larutan training set Gd(III), Sm(III), Eu(III), Tb(III) dan Dy(III) disiapkan dan kemudian dianalisis absorbansinya menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Data yang diperoleh diolah secara multivariat menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA), Principal Component Regression (PCR), dan Partial Least Square (PLS). Model yang didapat dari metode PCR divalidasi dengan test data. Dari penelitian ini diperoleh hasil nilai akurasi pengolahan data dengan metode PLS lebih baik daripada PCR, dan nilai presisi PLS lebih besar daripada PCR. Nilai % error yang didapat dari pengolahan data dengan PLS untuk unsur Eu sebesar 0,733%, unsur Gd sebesar 35,363%, unsur Sm sebesar 1,854% dan unsur Tb sebesar 5,442%.
MODIFIKASI METODE SINTESIS GADOLINIUM DIETILENTRIAMINPENTAASETAT SEBAGAI SENYAWA PENGONTRAS MAGNETIC RESONANCE IMAGING Retna Putri Fauzia; Abdul Mutalib; Ukun M. S. Sodjanaatmadja; Anni Anggraeni; Husein H. Bahti
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.647 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n1.10442

Abstract

Magnetic Resonance Imaging (MRI) telah menjadi salah satu teknik yang paling baik dalam diagnosa medis. Pada alat MRI diperlukan suatu contrast agent untuk meningkatkan kontras visual antara jaringan normal dan berpenyakit. Salah satu contrast agent yang telah digunakan adalah Gd-DTPA. Pada saat ini, kebutuhan senyawa pengontras Gd-DTPA di Indonesia ini masih tergantung dari senyawa Gd-DTPA import dengan harga yang mahal. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kondisi optimum hasil sintesis Gd-DTPA yang ekonomis dan layak pakai menggunakan metode sintesis yang sudah dimodifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah sintesis Gd-DTPA dari Gd2O3 dan DTPA (1:1,1) dengan modifikasi metode sintesis menggunakan waktu refluks selama 1, 2 dan 3 jam dan masing-masing dilakukan sebanyak tiga kali. Kemurnian Gd-DTPA dari Gd bebas ditentukan dengan spektrofotometer sinar tampak, sedangkan kemurnian dari DTPA bebas ditentukan dengan titrasi kompleksometri. Kemudian Gd-DTPA dimurnikan dari Gd bebas melalui kromatografi pertukaran ion menggunakan resin Dowex 50W-X8. Gd-DTPA dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer inframerah. Dari hasil penelitian diketahui bahwa modifikasi sintesis Gd-DTPA yang dilakukan menunjukkan waktu refluks optimum pada waktu 1 jam dengan rendemen sebesar 81,76%, hasil analisis menggunakan Spektrofotometer Visibel menunjukan tidak terdeteksi adanya Gd bebas dan DTPA bebas pada Gd-DTPA hasil sintesis setelah pemurnian, hasil karakterisasi Gd-DTPA dengan spektrometer inframerah menunjukan bahwa Gd-DTPA hasil sintesis identik dengan Gd-DTPA standar.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kacang Koro (Canavalia ensiformis) Menggunakan Uji 1,1-difenil 1,2-dipikrilhidrazil (DPPH) Tantan Widiantara; Yusman Taufik; Yudi Garnida; Dwi Yulianti
Chimica et Natura Acta Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.667 KB) | DOI: 10.24198/cna.v6.n1.16785

Abstract

Radikal bebas merupakan suatu atom atau molekul yang mempunyai elektron tidak berpasangan. Radikal bebas akan terus terbentuk di dalam tubuh sehingga tubuh membutuhkan senyawa penting yang disebut dengan antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat meredam efek negatif dari oksidan, termasuk dalam penghambatan dan penghentian kerusakan oksidatif terhadap molekul target. Salah satu tanaman  yang mengandung senyawa antioksidan adalah Canavalia ensiformis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari karakteristik aktivitas antioksidan dari ekstrak C. ensiformis dengan pelarut yang berbeda menggunakan metode DPPH. Penelitian ini dimulai dengan merendam C. ensiformis menggunakan metanol kemudian dilakukan evaporasi pada suhu 40°C, dipartisi dengan n-heksana, etil asetat dan air. Semua fraksi kemudian di evaporasi, fraksi kering kemudian diuji aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH. Aktivitas antioksidan ekstrak metanol, n-heksana, etil asetat dan fraksi air masing-masing adalah 0,26%; 0,22%; 0,03%; Dan 0,27%.
RESOLUTION OF A RACEMIC ISOLEUCINE MIXTURE BY USING METHYL L-MANDELATE Rani Maharani; Ace Tatang Hidayat; Dadan Sumiarsa; Achmad Zainuddin; Ika Wiani Hidayat
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.517 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n3.10991

Abstract

A methyl ester of L-mandelic acid was found to be an effective resolving agent for resolution of commercial DL-isoleucine. The resolution was based on Steglich esterification between methyl L-mandelate and Boc-DL-isoleucine. The two resolved isomers were easily separated by using a conventional flash-column chromatography, giving quantitatively good yields. Unfortunately, the methyl L-mandelate was found to be ineffective to resolve four stereoisomers of Fmoc- isoleucine.
ISOLASI DAN MOLECULAR DOCKING SENYAWA 6,7-DIHIDRO-17-HIDROKSIERISOTRIN DARI DAUN DADAP BELENDUNG (Erythrina poeppigiana) TERHADAP AKTIVITAS SITOTOKSIK ANTIKANKER PAYUDARA MCF-7 Richa Mardianingrum; Tati Herlina; Unang Supratman
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.399 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n3.9213

Abstract

Erythrina (Leguminose) memiliki jumlah alkaloid paling banyak jika dibandingkan dengan senyawa metabolit sekunder lainnya, sehingga tumbuhan Erythrina dikenal dengan sebutan alkaloid eritrina. Erythrina yang paling banyak tumbuh di Indonesia adalah E. poeppigiana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan senyawa aktif antikanker payudara MCF-7 secara in silico yang terdapat di dalam daun E. poeppigiana. Alkaloid dipisahkan dan dimurnikan melalui tahapan ekstraksi, fraksinasi, pemisahanan dan pemurnian yang dipandu dengan uji Dragendorff, senyawa alkaloid yang diperoleh diuji antikanker secara in silico terhadap reseptor EGFR2 yang bekerja pada sel kanker payudara MCF-7 menggunakan program ArgusLab dengan pembanding canertinib dan parameter yang diukur adalah energi bebas Gibbs ikatan (ΔG) dan konstanta inhibisi (Ki). Hasil dari penelitian ini diperoleh senyawa alkaloid golongan isokuinolin yakni 6,7-dihidro-17-hidroksierisotrin. Senyawa 6,7-dihidro-17-hidroksierisotrin diprediksi mempunyai aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker payudara MCF-7 dengan nilai ΔG (Kcal/mol) dan Ki (nM) masing-masing sebesar -8,11457 dan 1,12.10-6. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tumbuhan E. poeppigiana mempunyai potensi sebagai bahan dasar obat herbal antikanker payudara.
PENGUJIAN AKTIVITAS INHIBITOR LIPASE EKSTRAK ETANOL DAN HASIL FRAKSIONASI DARI KEDELAI DETAM 1 DAN DAUN JATI BELANDA Meilinah Hidayat; Sylvia Soeng; Sijani Prahastuti
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.86 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n1.9146

Abstract

Salah satu pilihan pengelolaan obesitas adalah memperlambat absorbsi asam lemak dengan cara menginhibisi enzim lipase dalam saluran pencernaan. Inhibitor lipase pankreas dilaporkan telah berhasil dalam pengelolaan terapi obesitas. Senyawa aktif dalam Jati Belanda dan kedelai dapat berfungsi sebagai inhibitor lipase. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktifitas lipase dari ekstrak etanol kedelai Detam 1 (EEKD), daun Jati Belanda (EEJB), kombinasi serta hasil fraksionasinya menggunakan metode standar dan modifikasi. Uji aktifitas lipase terhadap EEKD, EEJB, kombinasinya serta fraksi etil asetat, air dan n-heksana menggunakan kit Lipase Liquicolor (HUMAN®) dengan prinsip kolorimetri, menggunakan spektrofotometer 580 nm. Metode modifikasi menggunakan 96 well plate, microplate reader 630 nm. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktifitas inhibitor lipase tertinggi didapatkan pada sampel kombinasi EEKD:EEJB perbandingan 1:2, baik menggunakan metode standar maupun metode modifikasi; fraksi yang mengandung aktifitas inhibitor lipase paling tinggi adalah fraksi air kedelai Detam 1 (KD-1) dan air Jati Belanda (JB) pada 100 ppm, serta aktifitas lipase dalam fraksi air JB lebih tinggi dari fraksi air KD-1.
STABILISASI VITAMIN A (RETINOL) PADA SERUM OTOLOGUS SEDIAAN SERBUK KERING MENGGUNAKAN LIOPROTEKTAN SUKROSA Iman P. Maksum; Lani Indrayati; Sutarya Enus
Chimica et Natura Acta Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.655 KB) | DOI: 10.24198/cna.v4.n2.10680

Abstract

Peran vitamin A pada siklus penglihatan. Selain itu  vitamin A punya peranan penting termasuk metoblisme, pembentukan tulang, diferensiasi epithel, embriogenesis, dan immunokompeten. Vitamin A mempromosikan diferensiasi sel konjungtiva. Pada kasus dry eye faktor epilotropik berkurang, kerusakan  permukaan okuler  menyebabkan kerusakan kornea dan konjungtiva yang parah. Serum otologus mengandung komponen vitamin A yang cukup banyak. Penelitian ini dilakukan stabilisasi serum otologus dengan proses liofilisasi dan menggunakan lioprotektan sukrosa dan ditentukan kadar sediaan serum serbuk kering. Tujuan penelitian ini menentukan kadar vitamin A dengan metode HPLC pada serum otologus dalam sediaan serbuk kering dengan sukrosa pada variasi suhu (suhu ruang, suhu 4◦C dan suhu -20◦C) serta  variasi waktu penyimpanan (1 bulan, 3 bulan , dan 6 bulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa vitamin A (retinol) pada serum serbuk kering dengan sukrosa tidak bertahan selama waktu penyimpanan. Uji one way Anova dengan Minitab menunjukkan tidak ada perbedaan antara serum dalam bentuk
RESPON AIR OLAHAN LIMBAH CANTINAMIPA DENGAN PERENDAMAN BATANG PISANG DAN AMPAS TEH TERHADAP TANAMAN MANGKOKAN Christi L. Natanael; Allyn Pramudya Sulaeman
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.824 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n1.9175

Abstract

Penyedia energi saat ini masih didominasi oleh sumber energi yang tidak dapat diperbaharui seperti Abstrak: Pemanfaatan batang pisang dan ampas teh yang berpotensi sebagai adsorben dan anti mikroba pada pengolahan limbah cair telah dilakukan pengolahan air limbah CANTINAMIPA Unpad secara alami dengan cara perendaman batang pisang dan ampas teh selama 2, 4, 6 dan 8 jam. Hasil pengamatan menunjukkan, meningkatnya nilai konduktivitas menunjukan desopsi ion elektrolit yang dengan diikuti penuruan pH seiring lamanya perendaman. Jumlah koloni total bakteri menurun setelah perendaman dengan batang pisang selama 2 jam sebesar 61,09%, akan tetapi semakin lama perendaman jumlah koloni bakteri meningkat. Secara estetika air, hasil organoleptis terjadi penurunan warna, kekeruhan dan bau air limbah setelah perendaman 6 jam. Respon terhadap pertumbuhan tanaman mangkokan pada media air hasil olahan perendaman batang pisang dan ampas teh selama 2 jam menunjukan adaptasi yang baik selama 21 hari dilihat dari muncul akar baru dan layu daun dibandingkan pada media air limbah sebagai kontrol.
STUDI PENGARUH PENAMBAHAN TIMAH HITAM TERHADAP STRUKTUR KRISTAL LAPISAN TIPIS PZT DI DAERAH MORPHOTROPIC PHASE BOUNDARY (MPB) Titus Lapailaka; Rachmat Triandi Tjahjanto; Masruroh Masruroh
Chimica et Natura Acta Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.464 KB) | DOI: 10.24198/cna.v2.n1.9136

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan penumbuhan lapisan tipis PZT di daerah morphotropic phase boundary (MPB) dengan metode sol gel dan teknik pelapisan dengan metode spin coating. Lapisan tipis PZT menunjukkan sifat piezoelektrik maksimum apabila struktur kristalnya membentuk fase perovskite dengan perbandingan tertentu Zirkonium-Titanum di daerah MPB. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan timah hitam terhadap struktur Kristal lapisan tipis PZT. Pengaruh timah hitam dibuat dengan cara menambahkan bahan sumber timah hitam berlebih pada tahap sintesis. Pelapisan larutan gel PZT pada silikon dilakukan dengan teknik spin coating, hasil spin coating dilakukan annealing pada suhu 600C dan dikarakterisasi dengan menggunakan XRD. Analisis XRD pada lapisan tipis PZT dengan variasi penambahan Pb di daerah MPB menghasilkan struktur polikristalin perovskite. Untuk semua lapisan tipis PZT dengan perbandingan prosentase timah hitam 100:102:104 pada variasi Zirconium-Titanum 52:48 menunjukkan prosentase fase tetragonal perovskite yang lebih besar dibandingkan dengan fase rhombohedral perovskite. Semakin banyak jumlah timah hitam yang digunakan untuk mensintesis PZT maka ada kecenderungan berkurangnya prosentase fase tetragonal atau bertambahnya persentase fase rhombohedral kecuali untuk lapisan tipis PZT dengan perbandingan (102:52:48).
Pemodelan Kalkulasi Modulus Bulk Keramik Silikon Karbida 3C dengan Perangkat Lunak CP2K Muhammad Syaifun Nizar; Rifki Septawendar
Chimica et Natura Acta Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.568 KB) | DOI: 10.24198/cna.v5.n3.16061

Abstract

Perkembangan penelitian material khususnya untuk keramik maju saat ini mulai menuju ke arah komputasi material dalam perancangan material baru atau untuk simulasi pemodelan material. Dalam penelitian ini digunakan perangkat lunak CP2K untuk kalkulasi energi suatu material dengan menggunakan prinsip pertama atau ab initio. Tulisan ini bertujuan untuk menghitung nilai bulk modulus kristal silikon karbida dengan menggunakan perangkat lunak CP2K. Energi material yang dihitung adalah kristal keramik SiC 3C, yang selanjutnya dihitung dengan menggunakan persamaan Birch-Murnaghan untuk mengetahui nilai bulk modulus dari data energi hasil kalkulasi. Hasil perhitungan didapat nilai bulk modulus 218,6 GPa, yang paling mendekati nilai hasil percobaan laboratorium adalah perhitungan dengan basis set PBE dengan interval kisi atom 0,001 Å dengan selisih 2,8 % dari  hasil percobaan laboratorium. Nilai bulk modulus dipengaruhi oleh data hasil perhitungan DFT dan kerapatan jarak kisi atom dan basis set yang dipilih untuk perhitungan energi.