cover
Contact Name
Hasruddin Nur
Contact Email
asrul23.23.a2@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asrul23.23.a2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Phinisi Integration Review
ISSN : 26142325     EISSN : 26142317     DOI : -
Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus. Phinisi integration review menerima artikel atau tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil kajian analitis, penelitian, aplikasi teori, dan pembahasan perpustakaan tentang ilmu pengetahuan sosial terdiri dari pendidikan sejarah, pendidikan IPS terpadu, pendidikan ekonomi, IPS Ke SD-an, Pendidikan Hukum dan Kewarganegaraan, pendidikan sosiologi, Pendidikan Antropologi.
Arjuna Subject : -
Articles 375 Documents
Integrasi Sosial Masyarakat Bugis dan Ara di Desa Ujung Kepulauan Selayar Ashari Ramlan; Andi Agustang; Ahmadin Ahmadin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan faktor pendukung integrasi sosial antara Masyarakat Bugis dan Ara di Desa Ujung Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskrptif kualitatif dengan penentuan jumlah informan terdiri dari 10 informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria informan pemerintah setempat dan tokoh masyarakat yang tinggal di Desa Ujung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahaan data yang digunakan yakni triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan Faktor pendukung integrasi Sosial pada masyarakat Bugis dan Ara di Desa ujung adalah a). kerjasama yang baik b). Sikap saling terbuka dan toleransi terhadap perbedaan serta adanya kesamaan pandangan hidup c). Budaya Sigorai d). adanya pernikahan, yang memungkinkan terminimalisirnya benturan-benturan dalam masyarakat sehingga mencapai integrase sosial di Desa Ujung kecamatan Pasimasunggu Timur Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pemenuhan Hak Hukum Anak Berkasus Pencurian Perawati Perawati
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31749

Abstract

Anak merupakan generasi yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Namun, pada kenyataannya masih banyak  anak mengalami berbagai masalah yang menyebabkan hilangnya hak-hak anak yaitu anak yang berkasus dengan hukum. Penelitian ini bertujuan  untuk mengkaji dan mendeskripsikan pelaksanaan model pemenuhan hak hukum yang diterapkan di Panti Sosial Marsudi Putra dan faktor determinan yang mempengaruhi pelaksanaan model pemenuhan hak hukum yang diterapkan serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan pelayanan pada anak yang berkasus hukum pencurian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan model pemenuhan hak hukum yang diterapkan di Panti Sosial Marsudi Putra Makassar terbagi menjadi pelayanan di dalam panti meliputi: a. Pendekatan awal, b. Penerimaan/ Registrasi, c. Assesment, d. Bimbingan e. Resosialisasi, f. Terminasi. Sedangkan, pelayanan di luar panti meliputi a. Pendampingan sosial ABH, b. Penjangkauan trauma center, c. Pelayanan ABH jarak jauh, d. Team respon kasus, e. Bimbingan lanjut. Pelaksanaan bimbingan yang diterapkan panti sudah sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan. Namun, kualitas pelayanan belum maksimal pelaksanaannya karena faktor sarana dan prasarana yang kurang memadai. (2) Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan model pemenuhan hak hukum yaitu faktor pendukung meliputi a. sarana dan prasarana, b. ruang khusus konsultasi, c. pembaharuan alat keterampilan, d. pekerja sosial yang profesional. Sementara faktor penghambat meliputi a. tipe anak yang tidak sama, b. tidak ada psikolog anak, c. kurangnya sumber daya manusia. (3) Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan pelayanan sosial meliputi: a. meningkatkan kinerja pekerja sosial, b.melengkapi sarana dan prasarana, c. membangun kerja sama dengan pihak keluarga.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Proses Pembeljaran Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Wulan Purnamasari; A. Amiruddin Tawe; Herman Herman
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31804

Abstract

Education is one of the essential things in life. In simple terms, education is a means that can free someone from ignorance, such as poverty, bondage, being easily deceived, narrow mindset, and so on. The National Education System states that national education aims to develop students’ potential to become human beings who believe and are pious. Interest in entrepreneurship can be seen from the willingness to work hard and diligently to achieve business progress, the willingness to bear various risks related to the business actions he does, the willingness to take new paths and ways, the willingness to live frugally, the willingness to experience. Based on this, the study aims to discover 1) the influence of the family environment on the entrepreneurial interest of economic education students at the Faculty of Economics in the State University of Makassar, 2) the influence of the entrepreneurship learning process on the entrepreneurial interest of economic education students at the Faculty of Economics in State University of Makassar, 3) the influence of the family environment and entrepreneurship learning process on the entrepreneurial interest of economic education students at the Faculty of Economics in State University of Makassar. The research method employed a survey research type with a quantitative approach. The study results indicate that there is an influence of the family environment on entrepreneurial interest. The test result shows that the count is greater than the ttable. There is an influence of the entrepreneurship learning process on entrepreneurial interest. The test result indicates that the account is greater than the ttable. The family environment and entrepreneurship learning process collectively influence entrepreneurial interest. The test result shows that the Account is greater than the Ftable. Therefore, the research hypothesis is accepted.
Interaksi Sosial (Suku Jawa Dan Suku Mandar Di Wonomulyo) Kabupaten Polewali Mamasa Happy Dwi A.S Tamping; Jumadi Jumadi; Najamuddin Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; latar belakang masuknya suku Jawa di kabupaten Wonomulyo, bagaimana bentuk-bentuk interaksi sosial antara suku Jawa dan suku Mandar di Wonomulyo, dan presepsi suku Mandar terhadap suku Jawa di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian historis dengan pendekatan sosiologis. Metode sejarah digunakan untuk mencari rekam jejak Intraksi Sosial Suku Jawa dan Suku Mandar di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar tahun 1998-2015 dengan cara mewawancarai berbagai narasumber yang mengetahui tentang bagaimana latar belakang kedatangan suku Jawa di Kecamatan Wonomulyo.  Hasil penelitian menujukkan bahwa latar belakang kedatangan suku Jawa di Kecamatan Wonomulyo tidak terlepas dari kebijakan pemerintah Hindia Belanda untuk melakukan kolonisasi demi meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakta Jawa serta mengurangi kepadatan penduduk di pulau Jawa. Kemudian bentuk-bentuk proses interaksi sosial yang terjadi antara suku Jawa dan suku Mandar dapat dilihat seperti kerja sama (corporation), akomodasi, asimilasi dan akultirasi. Adapun presepsi masyarakat suku Mandar sejak awal mereka sudah menyambut baik kehadiran orang-orang suku Jawa, mulai tahun 1998 hingga 2015 masyarakat suku Mandar dan suku Jawa hidup Bersama dengan aman tentram dan damai.
Ritual Mappadendang Dalam Rangkaian Upacara Syukuran Panen Padi Pada Masyarakat Agraris Di Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (1900-2000) Mujalil Idris; Najamuddin Najamuddin; Abdul Rahman A Sakka
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Latar belakang munculnya tradisi Mappadendang di kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan, dan bagaimana pandangan masyarakat di kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepualauan terhadap tradisi Mappadendang (1900-2000) serta bagaimana eksistensi tradisi Mappadendang  di dalam masyarakat Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan tahun 1900-2000. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian historis dengan pendekatan sosiologis sebagai sebuah tinjauan sejarah budaya. Metode sejarah digunakan untuk mencari eksistensi tradisi Mappadendang dalam rangkaian upacara syukuran panen Padi Pada Masyarakat Agraris di Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan  Tahun 1900-2000 dengan cara mewawancarai berbagai narasumber yang mengetahui tentang bagaimana Mappadendang dalam rangkaian upacara syukuran panen padi pada masyarakat agraris di kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan (1900-2000). Hasil penelitian menujukkan bahwa antara tahun 1900 sampai 2000 Ritual Mappadendang adalah kegiatan wajib yang mesti dilakukan oleh masyarakat di Kecamatan Ma’rang setelah mendapat persetujuan (Komando) dari Karaeng (Arung) yang berkuasa pada saat itu, karena kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pesta panen setelah upacara Mappalili (Upacara turun sawah) karena jika tidak dilakukan akan mengakibatkan bencana baik itu alam ataupun kondisi-kondisi diluar nalar dengan kehadiran binatang-binatang yang menyerupai Anjing yang menungging (Asu Panteng) bahkan gagal panen pada masa berikutnya serta wabah penyakit yang datang silih berganti, setelah memasuki tahun 2000 sampai tahun 2020, terjadi pergeseran nilai dimana Mappadendang sudah ditinggalkan karena mulai kurangnya lahan untuk bertani diganti dengan lahan tambak, pendidikan yang mulai maju, teknologi yang berkembang pesat, sistem pemerintahan yang tidak kuat menjaga budaya dan tradisi, rendahnya ukuran komunitas serta digantinya ritual Mappadendang ini dengan ritual Mattombolo diberapa daerah yang masih memiliki banyak lahan pertanian di kecamatan Ma’rang kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan.
Implementasi Dana Desa dalam Pelaksanaan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Jusmianty Mansyur; Imam Suyitno; Muhammad Akbal
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) untuk menemukan dan memahami program pembangunan Desa dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat Desa. (2) untuk menemukan dan mengetahui bagaiman penggunaan dana Desa untuk pembiayaan pembangunan Desa dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat. (3) untuk menemukan faktor-faktor yang determinan dalam penggunaan dana Desa untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan sumbernya jenis data yang di gunakan yaitu data primer dan data sekunder.data primer diperoleh melalui wawancara terhadap kepala Desa, aparat Desa dan masyarakat Desa, serta dokumentasi dan observasi. Sedangkan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, undang-undang maupun sumber lainnya yang berkaitan. Pengelolaan penyajian data di lakukan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) bentuk program pembangunan desa dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat Desa Bassiang ada 4 program pembangunan Desa yaitu bidang penyelenggaraan pemerintahan Desa, bidang pelaksanaan pembangunan,bidang kemasyarakatan Desa dan bidang pemberdayaan masyarakat. (2) penggunaan dana Desa dalam pembangunan Desa dalam pemberdayaan masyarakat sebesar Rp.560.562.000 dan sisa dana yang belum di realisasikan sebesar Rp.245.783.000.(3) faktor determinan dalam penggunaan dana Desa ada 2 faktor yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung yaitu (a) adanya dukungan dari masyarakat. (b) adanya kerja sama antara masyarakat dengan aparat Desa. (3) partisipasi masyarakat yang sangat tinggi, sampai ikut terjun langsung ke lapangan selanjut faktor penghambat yaitu : (a) adanya sedikit perbedaan pendapat. (b) adanya pandemi covid-19.
Pengaruh Remedial Dan Lingkungan Sosial Terhadap Kesulitan Belajar Peserta Didik Di Sekolah Nelly Agustina; A. Amiruddin Tawe; Haedar Akib
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31578

Abstract

Education is one of the essential things in life. The ability of each student in understanding the material being taught varies, some are fast, moderate, slow, and even difficult. Students who experience difficulty in understanding the material will be incomplete in their learning results. The rights of students to get the same knowledge as others, students who are declared incomplete are given remedial. One of the obstacles for students in achieving success in learning is students have learning difficulties. Learning difficulties are conditions where students with average or above-average intelligence abilities have learning disabilities or failures related to obstacles in the process of perception, conceptualization, language, memory, as well as concentration, self-control, and motor sensor integration function. Therefore, this study aims to discover 1) the influence of remedial on students’ learning difficulties at SMAN 9 Makassar, 2) the influence of social environment on students’ learning difficulties at SMAN 9 Makassar, and 3) the influence of remedial and social environment on students’ learning difficulties at SMAN 9 Makassar. The type of this study is survey research with a quantitative approach. The results of the study indicate that there is a remedial influence on learning difficulties. The test results show that 1) there is a positive and significant remedial influence on students' learning difficulties through remedial learning, 2) there is a positive and significant social environment influence on students' learning difficulties through motivation from the surrounding environment, and 3) there is a positive and significant remedial and social environment on students’ learning difficulties both partially and simultaneously.
Interaksi Sosial Dan Pola Komunikasi Siswa Penyandang Tunarungu di Sekolah Luar Biasa (SLB-B YPPLB Makassar) Abd Rachman; Andi Octamaya Tenri Awaru; Anrical Anrical
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v1i1.31495

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah interaksi sosial dan pola komunikasi siswa penyandang tunarungu di sekolah luar biasa (SLB-B YPPLB Makassar).Tujuan penelitian ini adalah: (i) Untuk mengetahui bentuk interaksi sosial siswa penyandang tunarungu di Sekolah Luar Biasa YPPLB Makassar.(ii) Untuk mengetahui bagaimana pola-pola komunikasi guru terhadap siswa yang menyandang tunarungu di Sekolah Luar Biasa YPPLB Makassar. (iii) Untuk mengetahui faktor apa yang mendorong interaksi siswa penyandang tunarungu di Sekolah Luar Biasa YPPLB Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam peneltian ini guru sekolah Luar Biasa YPPLB Makassar di Kecamatan Mariso Kota Makassar yang berjumlah 6 orang. Teknik penarikan informan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga tahap yaitu; Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (i) Bentuk interaksi siswa penyandang tunarungu di Sekolah Luar Biasa YPPLB Makassar adalah Bentuk Assosiatif dan Dissosiatif. (ii) Pola-Pola komunikasi guru terhadap siswa penyandang tunarungu di Sekolah Luar Biasa YPPLB Makassar yaitu Pola komunikasi primer berbentuk komunikasi secara verbal dan nonverbal serta Komunikasi Skunder (Media), Komunikasi linear dan Sirkuler. (iii) Faktor pendorong interaksi siswa penyandang tunarungu di Sekolah Luar Biasa (SLB-B YPPLB Makassar) yaitu faktor imitasi, sugesti, identifkasi, simpati dan empati.
Gerakan Sosial Dalam Membangun Kesadaran Lingkungan Terhadap Pengelolaan Sampah Plastik Ramlah Ramlah; Andi Agustang; Muhammad Syukur
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Mendeskripsikan bentuk-bentuk gerakan sosial dalam membangun kesadaran lingkungan terhadap pengelolaan sampah plastik pada Makassar Ecobrick Community  di Kota Makassar, 2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran lingkungan terhadap pengelolaan sampah plastik pada Makassar Ecobrick Community  di  Kota Makassar, 3) Mendeskripsikan tahapan-tahapan pengelolaan sampah plastik pada Makassar Ecobrick Community  di Kota Makassar. Jumlah informan sebanyak 10 orang. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu: 1) Merupakan anggota yang sering mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh Makassar Ecobrick Community  dan  sudah lama bergabung minimal 1 tahun, 2) Anggota Makassar Ecobrick Community yang memiliki sertifikat Ecobrick Trainer dari Global Ecobrick Alliance (GEA), 3) Penanggungjawab Makassar Ecobrick Community. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk-bentuk gerakan sosial dalam membangun kesadaran lingkungan terhadap pengelolaan sampah plastik pada Makassar Ecobrick Community  di Kota Makassar yaitu: (a) Gerakan ekspresif (expresive movement) dan (b) Gerakan alternatif (alternative movement).  2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran lingkungan terhadap pengelolaan sampah plastik pada Makassar Ecobrick Community  di Kota Makassar yaitu: (a) Faktor yang mengubah dari ketidaktahuan menjadi tahu, (b) Faktor yang membangun rasa kemanusiaan, dan (c) Faktor gaya hidup. 3)Tahapan-tahapan pengelolaan sampah plastik pada Makassar Ecobrick Community  di Kota Makassar yaitu: (a) Tahap persiapan, (b) Tahap sosialisasi serta praktek pembuatan ecobrick dan (c) Tahap akhir.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Minat Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (Ips) Siswa Di Sd Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau Tisa Amaliah Umar; Bastiana Bastiana; Patahuddin Patahuddin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Minat Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Siswa di SD Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau; (2) Pengaruh Lingkungan Sekolah terhadap Minat Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Siswa di SD Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau; (3) Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Lingkungan Sekolah terhadap Minat Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Siswa di SD Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel 186 siswa yang terdiri dari kelas IV dan V di seluruh SD Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Siswa di SD Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau dengan nilai probabilitas (Sig.) 0,004 lebih kecil dari 0,05, (2) Terdapat pengaruh lingkungan sekolah terhadap minat belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Siswa di SD Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau dengan nilai probabilitas (Sig.) 0,000 lebih kecil dari 0,05, (3) Terdapat pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap minat belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Siswa di SD Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau. Besar kontribusi pengaruh ditunjukan oleh nilai R Square atau R2 sebesar 23,1% dan selebihnya sebesar 76,9%.Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Lingkungan Sekolah Terhadap Minat Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Siswa di SD Wilayah Kecamatan Murhum Kota Baubau.