Phinisi Integration Review
Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus.
Phinisi integration review menerima artikel atau tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil kajian analitis, penelitian, aplikasi teori, dan pembahasan perpustakaan tentang ilmu pengetahuan sosial terdiri dari pendidikan sejarah, pendidikan IPS terpadu, pendidikan ekonomi, IPS Ke SD-an, Pendidikan Hukum dan Kewarganegaraan, pendidikan sosiologi, Pendidikan Antropologi.
Articles
375 Documents
Solidaritas Fans Klub Kota Makassar (Studi: Milanisti Sezione Makassar)
Rijal, Muh.;
Jumadi, Jumadi;
Awaru, A. Octamaya Tenri
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v4i3.24411
Penelitian ini bertujuan untuk (i) Mengetahui bagaimana pola komunikasi yang suporter AC Milan Indonesia Sezione Makassar dalam membangun solidaritas. (ii) Mengetahui bentuk tindakan suporter AC Milan Indonesia Sezione Makassar dalam membangun solidaritas. (iii) Mengetahui makna solidaritas bagi suporter AC Milan Indonesia Sezione Makassar. Jenis penelitian yang ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan menggambarkan secara mendalam Solidaritas Fans Klub Kota Makassar (Studi: Milanisti Sezione Makassar) dengan mewanwancarai enam informan yang telah memenuhi kriteria yaitu anggota fans klub yang aktif sepuluh tahun terakhir. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, disertai dengan dokumentasi serta menggunakan teknik keabsahan data triangulasi sumber. Dari hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa (i) pola komunikasi yang digunakan oleh anggota dan pengurus Milanisti Indonesia Sezione Makassar adalah pola komunikasi satu arah, pola komunikasi dua arah dan pola komunikasi multi arah tetapi pola komunikasi yang lebih dominan yang di gunakan pada komunitas ini yaitu pola komunikasi multi arah dimana memberikan kebebasan kepada anggota lain untuk saling berinteraksi tanpa melihat usia, status dan pekerjaan. Komunikasi secara langsung juga sangat berpengaruh dalam membangun solidaritas. (ii) Tindakan suporter yang mampu membangun solidaritas pada kelompok suporter Milanisti Indonesia Sezione Makassar dapat berupa kegiatan nonton bareng, gathering dan kegiatan sosial seperti donasi amal bagi korban bencana yang juga melibatkan masyarakat secara langsung. (iii) Makna solidaritas bagi anggota Milanisti Indonesia Sezione Makassar berbeda-beda, ada yang memaknai sebagai sebuah rasa kekeluargaan/persaudaraan seperti prinsip Milanisti lebih dekat dari saudara lebih besar dari keluarga dan juga ada yang memaknai sebagai sebuah loyalitas.
Desain Evaluasi Ranah Afektif Dalam Mata Pelajaran PPKN di SMP Negeri 8 Makassar
Hafsah, Hafsah;
Umar, Firman;
Ibsik, Sangkala
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v4i3.24425
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kebutuhan produk evaluasi afektif dalam penilaian ranah afektif pada mata pelajaran PPKn, mendeskripsikan desain produk evaluasi afektif dalam penilaian ranah afektif pada mata pelajaran PPKn, mengetahui gambaran kevalidan dan keefektifan produk evaluasi afektif dalam penilaian ranah afektif pada mata pelajaran PPKn. Penelitian ini merupaakan penelitian pengembangan untuk keperluan penilaian pembelajaran. Prosedur pengembangan dilakukan dengan tahapan Analysis (Analisi), Desaign (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implentasi), dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penilaian ini: pakar media pembelajaran 2 orang, 3 orang guru mata pelajaran PPKn dan 36 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif, analisis dan validitas media penilaian dan analisis data kepraktisan media penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk media evaluasi afektif sangat valid dan praktis digunakan dalam proses penilaian ranah afektif dan dapat menumbuhkan optimaliasasi penilaian afektif dalam penilaian pembelajaran pada ranah afektif sehingga layak digunakan pada sasaran penelitian.
Pengaruh Sarana Prasarana, Kreativitas Guru dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa
Asriadi, Asriadi;
Herman, Herman;
Bastiana, Bastiana
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v4i3.24394
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana terhadap hasil belajar; pengaruh sarana prasarana terhadap motivasi belajar; pengaruh sarana prasarana terhadap hasil belajar; pengaruh kreativitas guru terhadap hasil belajar; pengaruh kreativitas guru terhadap motivasi belajar; pengaruh kreativitas guru terhadap hasil belajar; pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar; dan hubungan antara sarana prasarana dengan kreativitas siswa di SDN Gunungsari II Makassar. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi adalah siswa SDN Gunungsari II Makassar sebanyak 118 siswa. Sampel 73 responden menggunakan rumus Krejcie dan Morgan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data secara deskriptif, verikatif, analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sarana prasarana tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar; (2) Sarana prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa; (3) Sarana prasarana berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (4) Kreativitas guru tidak berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (5) Kreativitas guru tidak berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa; (6) Kreativitas guru berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (7) Motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; dan (8) Terdapat hubungan yang cukup kuat antara sarana prasarana dengan kreativitas guru di SDN Gunungsari II Makassar. (3) Sarana prasarana berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (4) Kreativitas guru tidak berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (5) Kreativitas guru tidak berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa; (6) Kreativitas guru berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (7) Motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; dan (8) Terdapat hubungan yang cukup kuat antara sarana prasarana dengan kreativitas guru di SDN Gunungsari II Makassar. (3) Sarana prasarana berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (4) Kreativitas guru tidak berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (5) Kreativitas guru tidak berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa; (6) Kreativitas guru berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; (7) Motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa; dan (8) Terdapat hubungan yang cukup kuat antara sarana prasarana dengan kreativitas guru di SDN Gunungsari II Makassar.
Perjuangan Baharuddin Lopa Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia ( 1982-2001)
Irnawati, Irnawati;
Mustari, Mustari;
Bahri, Bahri
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v4i3.24437
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: i) Bagaimana sosok Baharuddin Lopa ii) Bagaimana Prinsip Baharuddin Lopa dalam Penegakan hukum di Indonesia iii) Bagaimana peranan Baharuddin Lopa dalam Penegakan hukum di Indonesia Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kuantitatif menggunakan empat tahap yaitu; heuristik,kritik, interpretasi dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga temuan dalam penelitian ini: i) Baharuddin Lopa adalah sosok penegak hukum di Indonesia yang sangat disegani karena keberaniannya menegakan keadilan dan kebenaran ii)Prinsip penegakan hukum yang digunakan Baharuddin Lopa terbentuk dari pengaruh lingkungan keluarga seperti a) Prinsip agama yang terbentuk karena keluarga baharuddin lopa terkenal dengan religiusnya, ayahnya yang mempunyai pondok pengajian b) Prinsip Integritas yang kuat yang dimiliki Baharuddin lopa juga terbentuk sejak masa kecilnya hal ini berawal dari peristiwa pelanggaran hukum adat yang terjadi di kerajaan balanipa yang dilakukan oleh anak seorang raja. Dalam peristiwa itu baharuddin lopa mendapatkan pelajaran yang berharga bahwa sisapapun yang salah keadilan harus tetap ditegakkan. c) Prinsip Siri’ dalam adat mandar siri diartikan sebagai harga diri atu meninggikan rasa malu, Orang yang di dalam dirinya telah tertanam budaya siri' untuk melanggar norma-norma hukum dan agama, akan senantiasa berusaha melakukan perbuatan- perbuatan yang terpuji di hadapan Allah.iii) Karena hukum adalah fondasi utama sebuah negara, Jika hukum dapat ditegakkan maka negara akan tetap kokoh meski terjadi berbagai kerusakan subsitem.
PT. Semen Tonasa : Kajian Sejarah Dampak Sosial Ekonomi Bagi Masyarakat Desa Biringere 1998-2011
Jannah. A., Sitti Miftahul;
Kesuma, Andi Ima;
Ahmadin, Ahmadin
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v4i3.24418
Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi masyarakat desa Biringere sebelum masuknya industri PT. Semen Tonasa, masyarakat masih bersifat homogen yang terdiri dari penduduk asli saja dengan sistem gotong royong yang masih sangat kental. Kondisi desa yang masih tertinggal ditandai dengan sarana dan prasarana yang masih belum memadai. Pola mata pencaharian masyarakat sebagai petani dan pekebun masih belum mampu untuk menghidupi kebutuhan mereka. Tingkat pendidikan yang masih tergolong rendah karena pada saat itu hanya sebagian orang tua yang mampu menyekolahkan anaknya dengan pertimbangan kurangnya biaya hidup dan jauhnya jarak sekolah dari tempat tinggal mereka.Pihak PT. Semen Tonasa yang diwakilkan oleh CSRnya berusaha untuk memperbaiki dan menjalankan aktivitasnya yaitu berupa Program Kemitraan (bantuan kredit usaha), Bina Lingkungan (bantuan sosial), dan Tanggung Jawab Persahaan (lingkungan dan masyarakat). Bantuan yang disalurkan tersebut sebagai wujud kepedulian pihak perusahaan demi kesejahteraan masyarakat yang terkena dampak secara langsung dari pengoperasian perusahaan di wilayah ring I, II, maupun III.Dengan masuknya industri PT. Semen Tonasa (1989-2011) telah membawa perubahan terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di desa Biringere yaitu perubahan terhadap lingkungan fisik dengan pembangunan sarana dan prasarana secara besar-besaran, pertambahan penduduk dengan masuknya masyarakat luar yang lebih modern, perubahan pendidikan, perubahan pola kerja dari sektor pertanian beralih ke sektor industri, Perubahan pendapatan masyarakat, terjadinya pergereseran budaya gotong royong, menyempitnya lahan pertanian masyarakat, serta terjadinya pencemaran lingkungan.
Masyarakat Nelayan Di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar (1970-2018)
Patmawati, Patmawati;
Yulianti, Yulianti
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v4i3.24426
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (i) bentuk kearifan lokal komunitas nelayan pesisir pantai galesong terkait pemanfaatan sumber daya laut tahun 1970 sampai 2018 (ii) perspektif kearifan tradisional terhadap keberlanjutan sumberdaya laut dan tingkat kesejahteraan komunitas nelayan tahun 1970 sampai 2018. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Adapun sumber datanya diperoleh dari Masyarakat Nelayan di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, dan buku-buku beserta gambar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kearifan lokal komunitas nelayan pesisir pantai galesong terkait pemanfaatan sumber daya laut dapat dilihat dari aspek ekonomi dengan pendapatan masih rendah dan belum mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Aspek pendidikan yang masih rendah dan aspek sosial masih menganut nilai-nilai kearifan lokal seperti sikap atau perilaku gotong royong dan sikap atau perilaku saling menghargai antar sesama. (2) perspektif kearifan tradisional terhadap keberlanjutan sumberdaya laut dan tingkat kesejahteraan komunitas nelayan dengan cara meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat, dengan menggunakan alat tangkap tradisional demi untuk mendukung perkembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Untuk mengetahui kearifan lokal komunitas nelayan pesisir pantai galesong terkait pemanfaatan sumber daya laut (2) Untuk mengetahui sejauh mana perspektif kearifan tradisional terhadap keberlanjutan sumberdaya laut dan tingkat kesejahteraan komunitas nelayan.
Pengaruh Pemberian Reward dan Punishment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Akuntansi
Asrida, Asrida;
Azis, Muhammad;
Tahir, Thamrin
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v4i3.24403
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Makassar; (2) Pengaruh Pemberian Punishment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Makassar; (3) Pengaruh Pemberian Reward dan Punishment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Makassar; (4) Variabel yang Pengaruhnya Dominan Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah populasi yaitu seluruh siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Makassar yang berjumlah 142 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan sampel sebanyak 59 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrumen, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian reward terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran akuntansi SMK Negeri 1 Makassar; (2) Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian punishment terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran akuntansi SMK Negeri 1 Makassar; (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pemberian reward dan punishment terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran akuntansi SMK Negeri 1 Makassar; (4) Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik adalah variabel punishment.
Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar IPS Peserta Didik
Aunia Syarif;
Maharuddi Pangewa;
Patahuddin Patahuddin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v1i1.31570
The aims of the study are to discover: (1) the influence of parents’ attention on social studies learning outcomes at SD Inpres Lipukasi in Barru district, (2) the influence of learning discipline on social studies learning outcomes at SD Inpres Lipukasi in Barru district, (3) the influence of parents’ attention and learning discipline on social studies learning outcomes at SD Inpres Lipukasi in Barru district. This study is a quantitative study with a sample of 59 students based on the Krejcie table. Data collection techniques employed questionnaires and documentation. The data analysis technique employed descriptive analysis which included the mean, mode, median, average, and standard deviation values. As well as inferential statistical analysis which included correlation test and regression analysis test. The results show that: (1) there is an influence of parents’ attention on social studies learning outcomes at SD Inpres Lipukasi in Barru district, (2) there is an influence of learning discipline on social studies learning outcomes at SD Inpres Lipukasi in Barru district, and (3) there is an influence of parents’ attention and learning discipline on social studies learning outcomes at SD Inpres Lipukasi in Barru district.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Sebagai Upaya Meningkatkan Kecerdasan Kewarganegaraan Peserta Didik di SMA
Irma M;
Hasnawi Haris;
Andi Kasmawati
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v5i1.31769
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan, pengembangan dan pembelajarandi SMA Negeri 6 Takalar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskrptif kualitatif dengan penentuan jumlah informan terdiri dari 10 informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria informan kepala sekolah, guru dan siswa di SMA Negeri 6 Takalar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahaan data yang digunakan yakni triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Gerakan Literasi Sekolah pada tahap pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran di SMA Negeri 6 Takalar sudah dimulai sejak diterapkannya kurikulum 2013 di sekolah ini, yakni pada tahun ajaran 2016/2017, setahun setelah diterbitkannya Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang penumbuhan budi dan sudah sesuai dengan tahap-tahap gerakan literasi sekolah (GLS) yang meliputi tahap pembiasaan yaitu melakukan pembiasaan 15 menit membaca (membaca dalam hati dan membacakan nyaring) dalam kurun waktu tertentu, selanjutnya tahap pengembangan yaitu melibatkan seluruh warga sekolah SMA Negeri 6 Takalar yang berisikan penghargaan dan karya-karya peserta didik dari hasil literasi mereka dan tahap pembelajaran, yaitu kemampuan nalar dan kreatif siswa SMA Negeri 6 Takalar selalu dipupuk dengan literasi, sehingga dengan usaha ini, siswa senantiasa diarahkan pada hal-hal yang positif untuk menunjang daya berpikirnya menjadi pribadi yang berbudi pekerti lebih baik kedepannya.
Perempuan Dan Politik (Analisis Partisipasi Calon Anggota Legislatif Perempuan Di Kabupaten Enrekang Pada Pemilihan Anggota Legislatif Tahun 2019)
Hasruddin Nur;
Adi Sumandiyar;
Arda Arda;
Irwan Irwan;
Umar Kamaruddin;
Abdul Muin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v5i1.31725
Dalam sebuah negara, perempuan merupakan salah satu elemen penting sebuah negara yang termasuk dalam anggota masyarakat. Hal tersebut sedikit banyaknya juga terjadi di Enrekang Sulawesi Selatan, tingkat partisipasi politik para perempuan di Kaupaten Enrekang bisa terbilang sangat rendah dalam hal hak dipilih menjadi calon anggota legislatif di Kabupaten Enrekang.Dalam beberapa kontestasi pemilihan anggota legislatif belakangan ini, jumlah perempuan yang ikut mengambil bagian dalam pencalonan diri sebagai calon angggota legislative Kabupaten Enrekang terbilang sangat sedikit. Penelitian ini bertujuan (i) Untuk mengetahui bagaimana strategi partai politik merekrut calon anggota legislatif perempuan. (ii) Untuk mengetahui faktor apa yang memotivasi perempuan menjadi calon anggota legislatif. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel dengan metode Purposive Sampling.Hasil Penelitian ini menunjukkan (i)Strategi partai politik merekrut calon anggota legislatif perempuan adalah proses kaderisasi yang dibuat oleh partai, menyiapkan fasilitas pembekalan bagi calon anggota legeslatif dan memberikan pemahaman tentang ruang politik bagi perempuan. (ii) Faktor yang memotivasi perempuan maju menjadi calon anggota legislative adalah: Motivasi dari keluarga dan kerabat, Pemahaman tentang pentingnya perempuan dalam dunia politik, Partai Politik yang memberikan fasilitas terhadap kader perempuan untuk mampu menyiapkan strategi dalam pemilihan umum, Perempuan ingin membuktikan bahwa di dalam dunia politik mampu bersaing dan menjadi pimpinan dalam dunia politik.