cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal IPA Terpadu
ISSN : 25978977     EISSN : 25978985     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF SIMULASI PHET (PHYSICS EDUCATION TECHNOLOGY) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 3 DUA PITUE KALOSI Risma Sunandar; Muhammad Aqil Rusli; sitti saenab
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.31270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil belajar IPA peserta didik kelas VII setelah diajar dengan menggunakan media pembelajaran Interaktif PhET (2) peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII yang diajar dengan menggunakan penerapan media pembelajaran Interaktif PhET. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre experiment dan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Dua Pitue Kalosi. Sampel dipilih dengan Teknik Random Sampling dan diperoleh kelas ekperimen VII.1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian berupa soal tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan pemberian pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif untuk mengetahui hasil belajar IPA peserta didik dan statistik inferensial untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran interaktif PhET. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Hasil  belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Dua pitue kalosi secara signifikan lebih tinggi dari sebelum diajar dengan menggunakan media pembelajaran interaktif PhET (2) Peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Dua pitue kalosi diperoleh  N- Gain 0,71 yang berada pada kategori tinggi.
DESKRIPSI HASIL BELAJAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 7 MAKASSAR (STUDI PADA MATERI GERAK DALAM KEHIDUPAN) Muhammad Hilmy Afiq; Salma Samputri; Muhammad Aqil Rusli
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.30522

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian survey yang bertujuan untuk: (1) mengetahui jenis gaya belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Makassar, (2) mengetahui hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 7 Makassar, dan (3) mengetahui hasil belajar IPA ditinjau dari gaya belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 7 Makassar. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh data tentang kecenderungan gaya belajar peserta didik paling dominan adalah gaya belajar auditorial sebanyak 48 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, visual sebanyak 37 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, kinestetik sebanyak 26 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, visual auditorial sebanyak 5 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, visual kinestetik sebanyak 2 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, auditorial kinestetik sebanyak 6 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, dan visual auditorial kinestetik sebanyak 9 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik. Maka dari itu, guru IPA seharusnya dapat menggunakan bermacam-macam metode dan strategi mengajar untuk mengakomodasi gaya belajar peserta didik dengan materi yang berbeda-beda di dalam kelas.
MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS DAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN SEBAGAI ALTERNATIF MEREMEDIASI MISKONSEPSI Putri Sarini; Kompyang Selamet
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.31289

Abstract

Miskonsepsi dapat menghambat proses pembelajaran. Guru perlu memahami miskonsepsi yang kerap terjadi pada suatu topik tertentu sehingga dapat membantu kemajuan belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai miskonsepsi siswa pada materi fluida statis dan menganalisis keefektifan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) dalam meremediasi miskonsepsi siswa. Penelitian ini merupakan literature review dengan cara menganalisis, mengidentifikasi, dan mensintesis sejumlah artikel ilmiah. Data penelitian ini terdiri dari 20 artikel ilmiah terpilih dalam rentang waktu 2003 – 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa pada materi fluida statis terjadi pada tekanan hidrostatis, Prinsip Pascal, dan Prinsip Archimedes; dan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) efektif dalam meremediasi miskonsepsi siswa.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MATERI PERKEMBANG BIAKAN TUMBUHAN Suwarno Suwarno; Army Auliah; Arfiani Babay; Sitti Rahma Yunus
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.31134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada materi sistem perkembangbiakan tumbuhan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Rabbani Sintang dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX dengan jumlah 10 orang. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 3 siklus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi aktivitas peserta didik. Data dikumpulkan dari hasil observasi disetiap siklus, dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis lembar observasi menunjukan adanya peningkatan persentase aktivitas belajar peserta didik  dari  rerata persentase pada siklus I sebesar 79,17%, meningkat pada siklus II dengan rerata persentase sebesar 85,83%, dan pada siklus III meningkat menjadi 96,40%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar peserta didik pada materi sistem perkembang biakan tumbuhan di kelas IX Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Rabbani Sintang  mengalami peningkatan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMPN 12 BINTAN MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM PEREDARAH DARAH MANUSIA Nurasyiah Pasaribu; Jusniar Jusniar; Masniaturrofikoh Masniaturrofikoh
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.30856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik SMPN 12 Bintan melalui penerapan model problem based learning pada topik sistem peredaran darah manusia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari tiga siklus, di mana setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengambilan data menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Teknik analisis data yaitu dengan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII yang terdiri dari 12 orang (3 laki-laki dan 9 perempuan). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan pada siklus I 66,7%, pada siklus II  75% dan pada siklus III  75% sedangkan persentase keaktifan peserta didik pada siklus I adalah 36,54% , pada siklus II 63,34% dan siklus III 66,6%. Disarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran problem based learning dalam pengajaran IPA ke mata pelajaran lain sebagai cara alternatif untuk meningkatkan  hasil belajar peserta didik
HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK PADA KELAS VIII SMP TELKOM Muhammad Yushan; Sitti Rahma Yunus; Ramlawati Ramlawati
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.22242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Tingkat kemandirian belajar, motivasi belajar, dan hasil belajar IPA peserta didik, dan 2) hubungan antara kemandirian belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA peserta didik pada pembelajaran daring kelas VIII SMP Telkom Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitan survei dengan menggunakan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian ini sebanyak 224 peserta didik. Pemilihan sampel menggunakan rumus Slovin, dengan jumlah sampel 81 peserta didik. Instrumen penelitian menggunakan angket sebanyak 30 item pernyataan untuk kemandirian belajar dan 40 item pernyataan untuk motivasi belajar, dan hasil belajar yang diperoleh dari guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian dan motivasi belajar dalam kategori sedang sedangkan UTS dan UAS berada pada kategori cukup. Hubungan antara kemandirian dan hasil belajar UTS dan UAS tingkat hubungannya rendah, hubungan motivasi dan hasil belajar UTS dan UAS tingkat hubungannya sangat rendah dan hubungan kemandirian dan motivasi belajar tingkat hubungannya sedang. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA UTS sebesar 0,285 tingkat hubungannya rendah dan UAS sebesar 0,258 tingkat hubungannya rendah pada pembelajaran daring.
ANALISIS PEMBELAJARAN GURU IPA SMP MELALUI MODEL EVALUASI CIPP DI MASA PANDEMI COVID-19 Nur Rochmayanti; Septi Budi Sartika
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.27280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menungkap fakta/ fenomena tentang pembelajaran guru IPA melalui model evaluasi CIPP (Context, Input, Procces, Product) di masa pandemi covid-19. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif jenis fenomenologi. Subjek penelitian ialah guru IPA SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada contextpembelajaran guru IPAdi masa pandemi covid-19 berkategori baik, padainputdiperoleh aspek sarana dan prasarana yang menunjang pembelajaran IPA termasuk dalam kategori baik pada ruang kelas, namun pada laboratorium IPA dan perpustakaan termasuk dalam kategori kurang baik, pada procces pembelajaran guru IPA termasuk dalam kategori baik, dan padaproduct,diperoleh pembelajaran guru IPA sudah termasuk dalam kategori baik dengan hasil ketuntasan sebesar 87,23% di mana dapat dinyatakanmemenuhi ketuntasan klasikal. Penelitian ini melakukan evaluasi pembelajaran IPA dari sudut pandang guru IPA, penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggali data melalui subjek yang lainnya, misalnya siswa, kepala sekolah, dan wali murid,sehingga akan diperoleh kajian analisis yang lebih mendalam. 
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS DISCOVERY LEARNING TEMA OLAHRAGA JANTUNG SEHAT Desak Nyoman Srinadi; Putu Prima Juniartina; Kompyang Selamet
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.35034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kevalidan, kepraktisan dan keterbacaan modul IPA Terpadu berbasis discovery learning tema olahraga jantung sehat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D oleh Thiagarajan yang memuat tiga tahap pengembangan yaitu define, design dan develop. Penilaian validitas meliputi dua orang Ahli Pendidikan IPA dan penilaian kepraktisan meliputi lima orang guru IPA SMP Negeri 1 Sukasada. Subyek uji coba modul IPA Terpadu meliputi sepuluh orang peserta didik kelas VIIIA SMP Negeri 1 Sukasada pada uji keterbacaan. Data yang diperoleh terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif dengan menggunakan instrumen kisi-kisi pedoman observasi, kisi-kisi pedoman wawancara dan lembar penilaian angket. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian (1) Modul IPA Terpadu memperoleh skor 1 dengan kualifikasi sangat valid berdasarkan hasil penilaian Ahli Pendidikan IPA dengan skor 1. (2) Modul IPA Terpadu memperoleh skor 4,35 dengan kualifikasi sangat praktis berdasarkan penilaian guru IPA. (3) Modul IPA Terpadu memperoleh skor 4,14 dengan kualifikasi terbaca berdasarkan hasil penilaian peserta didik dengan skor 4,14. Kesimpulan penelitian ini adalah modul IPA Terpadu berbasis discovery learning tema olahraga jantung sehat memiliki kualifikasi sangat valid, sangat praktis dan terbaca, sehingga dapat dilanjutkan ke pengujian efektivitas
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII DI UPT SMP NEGERI 1 LIUKANG TANGAYA (STUDI PADA MATERI POKOK SISTEM PENCERNAAN MANUSIA) Firmansyah Firmansyah; Nurhayani H. Muhiddin; Ramlawati Ramlawati
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.28664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Seberapa tinggi kategori hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Liukang Tangaya yang  diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, 2) Seberapa tinggi peningkatan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Liukang Tangaya yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada Materi Sistem Pencernaan Manusia. Penelitian ini merupakan pra eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini seluruh peserta didik kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Liukang Tangaya yang terdiri dari 2 kelas yakni VIII.A dan VIII.B dengan jumlah 48 peserta didik. Pengambilan sampel melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian hasil belajar berupa pilihan ganda yang berjumlah 25 item soal. Teknik pengumpulan data yaitu pemberian pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif untuk mengetahui skor rata-rata hasil belajar. Kategori hasil belajar peserta didik kelas VIII diperoleh saat pretest skor rata-rata yaitu 9,9 berada pada kategori rendah, sedangkan pada saat posttest skor rata-rata yaitu 16 berada pada kategori tinggi. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Liukang Tangaya dengan kategori N-Gain sedang yaitu 0,39.
DESKRIPSI MISKONSEPSI IPA DENGAN MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK TWO – TIER MULTIPLE CHOICE QUESTION DISERTAI CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN AKREDITASI A SE-KECAMATAN MANGGALA Nia Agustina; Ramlawati Ramlawati; Muhammad Aqil Rusli
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.24185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi IPA dengan menggunakan tes diagnostik two – tier multiple choice question disertai CRI peserta didik kelas VIII SMPN akreditasi A se-Kecamatan Manggala. Jenis penelitian yang dilakukan adalah survey dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN terakreditasi A Se-Kecamatan Manggala yaitu SMPN 17 Makassar, SMPN 19 Makassar, SMPN 20 Makassar, dan SMPN 8 Makassar sebanyak 1492 peserta didik, sampel dipilih dengan teknik Random Sampling menggunakan Rumus Slovin sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 372 peserta didik. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda dua tingkat disertai CRI sebanyak 21 butir soal. Teknik pengumpulan data yaitu pemberian tes secara online melalui google form. Hasil data dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Persentase miskonsepsi peserta didik pada materi tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sebasar 52.82% dengan kategori sedang. Terdapat 3 kategori miskonsepsi yaitu miskonsepsi 1 (B-S->2.5), Miskonsepsi 2 (S-B->2.5) dan Miskonsepsi 3 (S-S->2.5), yang secara berturut-turut persentasenya sebesar 13.36%, 10.94% dan 28.51%.