Articles
225 Documents
STRATEGI PEMBELAJARAN ONLINE BERBASIS GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SELAMA PANDEMI COVID-19
Krisensia Edria Penampe;
Kurnia Ningsih;
Afandi Afandi
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.33430
Untuk mengetahui pengaruh pembeIajaran online berbasis GoogIe cIassroom terhadap hasiI beIajar siswa merupakan tujuan dari penelitian ini, dimana perlakuan yang dilakukan menggunakan Google classroom. Metode eksperimen adalah metode yang digunakan dalam peneIitian ini untuk melihat hasiI beIajar siswa dengan desain One Group Pretest – Posttest Design. SampeI diambiI secara purposive sampIing dan keIas yang digunakan sebagai eksperimen adalah Kelas VII G. Instrumen yang digunakan yaitu dengan memberikan soal tes dalam bentuk piIihan ganda yang berjumIah 20 soaI. Dari hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata sebelum pembelajaran online berbasis Google classroom adalah 31,67 dan nilai rata-rata setelah pembelajaran online berbasis Google classroom adalah 80,83. Jika dilihat dari hasil uji t sampel dependen diketahui bahwa diperoIeh taraf signifikansi > α, yaitu sebesar 0,00 > 0,05 maka terdapat perbedaan signifikan antara taraf signifikan dengan α yang artinya pembeIajaran online berbasis Google classroom berpengaruh terhadap hasiI beIajar siswa. Perhitungan uji Effect Size menggunakan Cohen, Hedge’s dan Glass diperoleh ES > 1,0 sehingga dapat dikatakan pembelajaran online berbasis Google classroom memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan kategori tinggi
PENGARUH METODE TUTOR SEBAYA MELALUI MODEL INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Luh Suranti;
Hasri Hasri;
Muhammad Anwar;
Ramdani Ramdani
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.36896
Metode tutor sebaya merupakan salah satu metode alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik, seperti sulit memahami materi, malu bertanya dan atau meminta bantuan, pada gilirannya berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh metode tutor sebaya menggunakan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 9 Makassar. Penelitian dilakukan secara daring menggunakan desain posttest only control group design, dan teknik simple random sampling. Sampel kelas XI MIA 5 (kelompok eksperimen) sebanyak 33 orang dan kelas XI MIA 3 (kelas kontrol) sebanyak 35 orang. Variabel bebasnya dengan dan atau tanpa metode tutor sebaya pada model inkuiri terbimbing, variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik. Data hasil analisis menunjukkan nilai rata- rata hasil belajar peserta didik kelompok ekperimen sebesar 76,71 dan kelompok kontrol sebesar 68,44. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney (uji non-parametrik) diperoleh Zhitung = 1,94 dengan taraf signifikan = 0,05 dan diperoleh Ztabel = 1,64. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode tutor sebaya pada model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 9 Makassar pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS SSCS TERHADAP PENGETAHUAN FAKTUAL, KONSEPTUAL, DAN PROSEDURAL MATERI SISTEM PERNAPASAN
Amalia Lestari;
Endang Widi Winarni;
Neni Murniati;
Bhakti Karyadi;
Irwandi Ansori
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.35577
LKPD digunakan sebagai suatu bahan ajar yang dapat membantu dan mempermudah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur, kelayakan dan kepraktisan LKPD berbasis SSCS (Search, Solve, Create and Share). Metode penelitian yang digunakan adalah R & D dengan model Borg & Gall. Subjek penelitian adalah Guru dan 29 orang peserta didik kelas XI SMA Negeri 01 Kota Bengkulu. Hasil penilaian validasi keseluruhan aspek pada bahan ajar LKPD Biologi berbasis SSCS materi sistem pernapasan yang dikembangkan memiliki kelayakan sangat baik dengan persentase 86,41%. LKPD yang dikembangkan dikategorikan sangat praktis, semua aspek penilaian yang diberikan melalui lembar respon peserta didik mendapatkan hasil dengan persentase 100%, peserta didik memberikan respon yang baik terhadap LKPD yang dikembangkan. Hasil belajar peserta didik menunjukan bahwa LKPD Biologi berbasis SSCS mampu memfasilitasi pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural peserta didik dengan memperoleh persentase sebesar 92.09%.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DISERTAI METODE EKSPERIMEN
Shaufan Habibi;
Kaharuddin Arafah;
Anis Nur
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.30712
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran berbasis masalah disertai metode eksperimen dapat meningkatkan aktivitas belajar fisika siswa. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI Sains MA Mambaul Ulum Bata-Bata yang berjumlah 16 siswa. Penelitian ini dilakukan di semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 pada materi fluida. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi selama dalam kegiatan pembelajaran dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan diperoleh skor klasikal persentase aktivitas belajar fisika siswa pada siklus I sebesar 57,36% dengan kriteria sedang, siklus II 67,79% dengan kriteria aktif dan pada siklus III 73,57% dengan kriteria aktif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis masalah disertai metode eksperimen dapat meningkatkan aktivitas belajar fisika siswa.
IMPLEMENTASI E-LKPD MENGGUNAKAN GOOGLE DOCUMENT TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII MTsN 1 MAKASSAR
Muhajiratul Haq Suburan;
Hasanuddin Hasanuddin;
Muhammad Aqil Rusli
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.30944
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Tingkat hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah diajar menggunakan E-LKPD melalui Google Documents. (2) Peningkatan hasil belajar IPA peserta didik yang diajar dengan menggunakan E-LKPD melalui Google Documents. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental design dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII MTsN 1 Makassar yang berjumlah 480 peserta didik, sampel dipilih dengan teknik Purposive-Sampling dan diperoleh 38 peserta didik yang berasal dari kelas VIII.5 dan VIII.6 sebagai sampel. Instrumen berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang berjumlah 25 soal yang telah divalidasi ahli yang diberikan saat Pretest dan Posttest. Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor Pretest 12,84 berada pada kategori cukup dan rata-rata skor posttest 17,60 berada pada kategori tinggi. Hasil rata-rata skor N-gain yaitu 0,4 berada pada kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar posttest peserta didik secara signifikan lebih tinggi dari hasil belajar pretest setelah mengikuti pembelajaran IPA menggunakan E-LKPD melalui Google Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL-SOAL BIOLOGI BERKATEGORI HOTS DI SMA NEGERI 1 MAJENE
Muh. Wahyudi Jasman;
Yusminah Hala;
Ismail Ismail
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.33966
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal biologi berkategori HOTS di SMA Negeri 1 Majene. Penelitian dilakukan secara daring pada masa pandemi covid-19 dengan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Majene yang terdiri dari empat rombel kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak sehingga sampel penelitian adalah kelas XI MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 39 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes hasil belajar berkategori HOTS. Karakteristik soal HOTS yang diberikan fokus pada kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai signifikansi kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal biologi berkategori HOTS yakni lebih kecil dari 0,05 (α < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal biologi berkategori HOTS.
PENGARUH MEDIA ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 MAKASSAR (Studi pada Materi Pokok Sistem Pencernaan Manusia)
Nurwana Hikma;
Ramlawati Ramlawati;
Muhammad Aqil Rusli
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.12347
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMPN 1 Makassar yang dibelajarkan dengan menggunakan media animasi; (2) peningkatan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMPN 1 Makassar yang dibelajarkan dengan menggunakan media konvensional; (3) pengaruh media animasi terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMPN 1 Makassar pada materi pokok sistem pencernaan manusia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi-Experiment) dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 1 Makassar dengan kelas VIII.5 dan kelas VIII.6 sebagai sampel. Instrumen penelitian hasil belajar berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang berjumlah 25 item soal yang telah divalidasi ahli. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pemberian pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Makassar yang dibelajarkan dengan menggunakan media animasi sebesar 0,67%, sedangkan peningkatan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Makassar yang dibelajarkan dengan mengggunakan media konvensional sebesar 0,33%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media animasi tterhadapp hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Makassar.
ANALISIS TUGAS PEMBELAJARAN BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA BUKU TEKS BIOLOGI KELAS X SMA
Nur Khairah Sukma;
Firdaus Daud;
Faisal Faisal
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.39016
Keterampilan proses sains merupakan salah satu kompetensi yang ditekankan pada kurikulum, termasuk untuk mata pelajaran biologi. Untuk mendukung implementasi keterampilan proses sains dalam pembelajaran biologi, beberapa penulis dan penerbit memasukkan beragam tugas pembelajaran berbasis keterampilan proses sains pada buku teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan jumlah tugas-tugas pembelajaran berbasis keterampilan proses sains yang terdapat pada buku teks biologi kelas X SMA/MA. Sumber data dalam penelitian ini yaitu seluruh tugas- tugas pembelajaran pada Buku Teks Kelas X SMA/MA terbitan Erlangga tahun 2016. Data hasil penelitian diperoleh dengan mendokumentasikan seluruh tugas-tugas pembelajaran kemudian dianalisis dengan menggunakan instrumen ITAI (Inquiry- based Tasks Analysis Inventory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beragam keterampilan proses sains yang tersebar dalam dua kelompok tugas, yaitu tugas mandiri dan tugas kegiatan. Tiga jenis keterampilan proses sains yang terbanyak, yaitu keterampilan mengamati (17 tugas), keterampilan mengkomunikasikan (15 tugas), dan keterampilan mengklasifikasikan (8 tugas). Selain itu, terdapat juga jenis keterampilan proses sains yang tidak terwakili pada tugas-tugas pembelajaran pada buku teks biologi, diantaranya keterampilan memprediksi, keterampilan mendefinisikan secara operasional, keterampilan merumuskan hipotesis, dan keterampilan mengajukan pertanyaan. Penulis dan pendidik sebaiknya mengintegrasikan keterampilan-keterampilan ini baik dalam penulisan buku teks ataupun dalam pengembangan bahan ajar.
PENERAPAN VIRTUAL LAB PhET BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI POKOK GETARAN DAN GELOMBANG
Tazia Dharma Wata;
Sitti Rahma Yunus;
Ramlawati Ramlawati
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.24226
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kategori peningkatan keterampilan proses sains peserta didik setelah penerapan virtual lab PhET berbasis android (2) apakah penerapan media virtual lab PhET berbasis android dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan tiga kelas yaitu VIII 1, VIII 3 dan VIII 5 yang terdiri dari 46 peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian Pra-eksperimen dengan menggunakan One Group Pretest-Postest Design. Populasi adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 27 Makassar. Pengambilan sampel melalui Teknik Purposive Sampling dan diperoleh 46 peserta didik dari 3 kelas yaitu VIII 1, VIII 3 dan VIII 5. Instrumen penelitian keterampilan proses sains berupa tes pilihan ganda berjumlah 30 item soal yang diberikan saat pretest dan posttest. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor N-Gain 0,69 berada pada kategori sedang. Hasil analisis inferensial diperoleh uji-t (uji hipotesis) ????ℎ???????????????????? = 3,643 > ???????????????????????? = 2,01410. menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan media virtual lab PhET berbasis android dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 27 Makassar pada materi pokok getaran dan gelombang.
PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Riza Septiana;
Sitti Rahma Yunus;
Dewi Wahyuni
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i2.30770
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP PGRI 1 Paloh menggunakan model PBL. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Pada setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dalam pilihan ganda berupa soal posttest. Subjek penelitian berjumlah 10 orang. Materi yang diajarkan berturut-turut “Materi, Unsur, Senyawa, dan Campuran” dan “Sifat Asam dan Basa”. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik. Ketuntasan hasil belajar pada kedua siklus berturut-turut adalah sebesar 60% dan 70%.