cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal IPA Terpadu
ISSN : 25978977     EISSN : 25978985     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
DESKRIPSI KETERAMPILAN PEMANFAATAN LINGKUNGAN DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN ZAT DAN ENERGI BERBASIS MINIATURE PROJECT Rifda Nur Hikmahwati Arif; Hasanuddin Hasanuddin; Arie Arma Arsyad
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.39263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) keterampilan pemanfaatan lingkungan, (2) dan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterampilan pemanfaatan lingkungan dan instrumen test penilaian hasil belajar mahasiswa. Subjek penelitian merupakan seluruh mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Pendidikan IPA FMIPA UNM yang sedang mengikuti perkuliahan Zat dan Energi pada Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis statistik deskriptif. Selanjutnya hasil penelitian diperoleh: (1) Keterampilan pemanfaatan lingkungan melalui media pembelajaran zat dan energi berbasis minature project mendapat nilai dengan rata-rata 2,68 dengan kategori efektif, (2) dan ketuntasan hasil belajar melalui media pembelajaran zat dan energi berbasis minature project mendapatkan nilai dengan rata-rata 78,08 dengan kategori sangat baik.
PENERAPAN MODUL 2PR PADA MASA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI KELAS VIII SMPS MONDIAL BATAM PADA MATERI TEKANAN Ahmad Mulkani
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.35907

Abstract

Penulisan praktik baik ini bertujuan untuk menerapkan modul 2PR dengan sintak probing prompting  guna meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi Covid-19. Subjek penelitian ini sebanyak 24 siswa SMP kelas VIII semester genap yang sedang mempelajari materi tekanan. Langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan penyusunan modul 2PR berdasarkan analisis keterampilan dasar dan indikator pencapaian kompetensi pada materi tekanan. Pada tahap pelaksanaan dilakukan implementasi sintak pembelajaran model probing prompting menggunakan modul 2PR. Sementara tahap evaluasi dikategorikan menjadi tiga, yaitu: (1) evaluasi keterisian tugas mandiri pada bagian contoh soal, (2) evaluasi keterisian tugas mandiri pada bagian latihan, dan (3) evaluasi penilaian harian yang terpisah dari modul. Terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan sintak probing prompting  menggunakan modul 2PR dengan rerata dan persentase ketuntasan belajar lebih dari 80%. Hasil ini menjadi salah satu bukti bahwa secara perlahan tapi pasti dampak merugikan dari learning loss yang telah berlangsung lama sejak bergulirnya pembelajaran jarak jauh secara penuh dapat direduksi dengan cara yang solutif, adaptif, dan aplikatif.
PENGEMBANGAN VIRTUAL REALITY BERBASIS SMARTPHONE SEBAGAI MEDIA PENUNJANG MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Iis Sugiharti; Ana Yuniasti Retno Wulandari; Eva Ari Wahyuni; Badrud Tamam; Nur Qomaria
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.35535

Abstract

Virtual reality berbasis smartphone merupakan bentuk dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan respons siswa terhadap virtual reality berbasis smartphone sebagai media penunjang materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba yaitu siswa kelas VII-C di UPT SMPN 14 Gresik sebanyak 32 siswa yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil validitas rata-rata sebesar 87,50% dengan keterangan sangat valid pada aspek media. Pada aspek materi nilai validitas rata-rata sebesar 85,16% dengan keterangan sangat valid. (2) Respons siswa terhadap virtual reality berbasis smartphone dikategorikan sangat baik berdasarkan nilai persentase respons siswa sebesar 75,46. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan virtual reality berbasis smartphone sebagai media penunjang materi pencemaran lingkungan layak digunakan dalam pembelajaran
VALIDASI INSTRUMEN PENILAIAN KOGNITIF BERBASIS GOOGLE SITES MATERI DINAMIKA PARTIKEL Suci Prihatiningtyas; Siti Nur Afifah; Kartika Wulandari; Ino Angga Putra; Novia Ayu Sekar Pertiwi
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.37074

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat kelayakan dan kualitas soal melalui pengembangan instrumen tes hasil belajar fisika  dengan melihat validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran butir soal,  serta daya beda butir soal. Butir soal dikembangkan berdasarkan kompetensi dasar pada materi dinamika partikel dan mengacu pada Ranah Kognitif Takstonomi Bloom revisi. Soal disajikan dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan Borg And Gall 7 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, ujicoba produk, dan revisi produk. Soal divalidasi oleh 3 validator ahli (expert of judgement). Validitas butir soal dihitung menggunakan koefisien korelasi point biserial dan reliabilitas menggunakan KR-20.  Uji coba butir soal dilakukan kepada 28 peserta didik kelas x MIPA 2 MAN 9 jombang. Kesimpulan dalam penelitian ini butir soal layak digunakan karena telah memenuhi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda soal. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Instrumen penilaian kognitif berbasis Google Sites materi dinamika partikel memiliki tingkat kelayakan baik sekali berdasarkan nilai validator. Sedangkan kualitas instrumen diperolehtingkat validitas butirsoal tes tergolong tinggi, indeks reliabilitas soal pada kriteria tinggi, indekskesukaran menunjukkan soal tes termasuk dalam kategori baik, dan daya bedabutir soal pada kriteria yang baik. 
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KEPUASAN MENGGUNAKAN FASILITAS DAN PELAYANAN AKADEMIK DI JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON Nina Yuliana Mulyawati
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v6i3.15682

Abstract

Institut Agama Islam Negeri Ambon sebagai lembaga pendidikan yang memberikan layanan jasa berupa pendidikan didalamnya tercakup layanan akademik dan ketersediaan sarana prasarana penunjang. Sampel diperoleh dari tiga angkatan yang masih aktif mengikuti perkuliahan berdasarkan rumus Slovin, di mana perhitungan ukuran sampel didasarkan atas kesalahan 10% dan memiliki taraf kepercayaan 90% terhadap populasi. Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian divalidasi terlebih dahulu oleh validator ahli konten, ahli media dan ahli bahasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode pengukuran persepsi. Persepsi mahasiswa terhadap kepuasan menggunakan fasilitas Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Ambon berada pada kategori sedang dengan nilai 3,13, sedangkan persepsi mahasiswa terhadap kepuasan layanan akademik Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Ambon berada pada kategori tinggi dengan nilai 3,45.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBANTUAN METODE ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGALI INFORMASI Syaiful Arif; Milan Fatimah
Jurnal IPA Terpadu Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v7i1.37755

Abstract

Abad ke-21 merupakan abad yang jauh berbeda dari sebelumnya, dimana pada abad ke-21 ini sangat dibutuhkan kemampuan menggali informasi untuk memperoleh informasi yang detail dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model inquiry berbantuan role playing dalam meningkatkan kemampuan menggali informasi peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII di MTs N 3 Wonogiri. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A dan VIII B dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes yang berupa soal uraian, dengan teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan menggali informasi peserta didik dengan model inquiry berbantuan role playing memiliki rata-rata sebesar 72,52 sedangkan kemampuan metode konvensional memiliki rata-rata sebesar 61,76. Berdasarkan uji-t diperoleh sig 2 tailed sebesar 0,02 < 0,05 sehingga H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan menggali informasi peserta didik dengan menggunakan model inquiry berbantuan role playing lebih baik daripada metode konvensional pada materi sistem pernapasan manusia kelas VIII di MTs N 3 Wonogiri.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LKS BERTEMA Adhitya Chandra Permana
Jurnal IPA Terpadu Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v7i1.37883

Abstract

Pengamatan dan tes pada tahap awal penelitian menunjukkan rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 21,88%. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa melalui discovery learning berbantuan LKS bertema. Penelitian ini memperkuat penelitian terdahulu terkait implementasi discovery learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian dirancang dengan metode penelitian tindakan kelas dan dilaksanakan dalam tiga siklus. Lembar wawancara, lembar observasi, dan lembar angket divalidasi oleh ahli, sedangkan instrumen soal tes divalidasi secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran discovery berbantuan LKS bertema dapat meningkatkan rata-rata aktivitas siswa sampai nilai 93,75%, serta meningkatkan rata-rata hasil belajar IPA menjadi 71,61 dengan tingkat ketuntasan klasikal 78,13%. Siswa menerima LKS bertema dengan skor rata-rata kepuasan sangat tinggi. Penelitian ini tidak meneliti data awal karakter siswa, tidak menguji korelasi antara data aktivitas dengan hasil belajar siswa, serta tidak mengakomodasi siswa berkebutuhan khusus. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam mengimplementasikan discovery learning dengan bantuan LKS bertema untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF, KETERAMPILAN, DAN SIKAP SISWA Indrayani Nur Wulandari; Herman Herman; Rahmia Rahmia
Jurnal IPA Terpadu Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v7i1.43276

Abstract

Mayoritas metode pengajaran pada SMPN 35 Batam adalah metode ceramah. Kelemahan metode ini adalah kurangnya pelibatan siswa dalam pembelajaran sehingga siswa tidak aktif dan berdampak pada rendahnya tingkat pemahaman yang ditandai dengan rendahnya nilai kognitif siswa. Tindak lanjut dari temuan tersebut adalah diperlukan percobaan (trial) dengan menggunakan model pembelajaran lain yaitu model pembelajaran berbasis masalah (Problem-based Learning) dalam rangka meningkatkan interaksi, keaktifan dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memahami materi dengan menggunakan Problem based learning. Adapun metode pengumpulan data untuk penilaian sikap dan keterampilan akan digunakan metode observasi sedangkan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa akan digunakan metode tes. Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya nilai kognitif, keterampilan dan aspek sikap setiap siswa. Nilai rata-rata kemampuan kognitif meningkat yaitu pada siklus I, 56,5, siklus II, 66 dan siklus III, 68,5. Nilai keterampilan juga meningkat dari siklus I, 71, siklus II, 75 dan siklus III, 79,2. Kemudian untuk nilai rata-rata aspek sikap juga meningkat dari siklus I, 61,7 Siklus II, 69,2 dan Siklus III, 72,5. Berdasarkan uraian data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem-based Learning dapat meningkatkan pemahaman siswa dan juga nilai keterampilan, aspek sikap dan kemampuan kognitif siswa.
HUBUNGAN PENGALAMAN BELAJAR VIRUS TERHADAP KEMAMPUAN ARGUMENTASI SISWA TENTANG VAKSINASI COVID-19 Habsari Zahwa Annissa; Yuni Wibowo; Agung Wijaya Subiantoro
Jurnal IPA Terpadu Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v7i1.36898

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: 1) pengalaman belajar biologi materi virus yang dialami siswa, 2) argumentasi siswa tentang vaksinasi Covid-19 setelah mendapatkan pengalaman belajar biologi materi virus, dan 3) hubungan pengalaman belajar biologi materi virus dengan kemampuan argumentasi siswa tentang vaksinasi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional ex post facto dengan pendekatan analisis data kuantitatif. Subjek penelitian adalah 60 siswa kelas X MIPA SMA Negeri yang berlokasi di Bantul. Data dikumpulkan menggunakan angket, tes kemampuan argumentasi, dan lembar wawancara proses pembelajaran. Reliabilitas instrumen diuji dengan koefisien reliabilitas Alpha Cronbach yang memperoleh hasil 0,971 untuk pengalaman belajar dan 0,892 untuk instrumen kemampuan argumentasi. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengalaman belajar biologi materi virus siswa sebagian besar termasuk dalam kategori sedang sebanyak 33,3% dari total sampel, 2) kemampuan argumentasi siswa tentang vaksinasi covid-19 sebagian besar termasuk dalam kategori rendah sebanyak 36,6% dari total sampel, 3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengalaman belajar biologi materi virus dengan kemampuan argumentasi siswa tentang vaksinasi covid-19 (r: 0,344, p: 0,007). Hubungan antara tingkat pengalaman belajar dan tingkat kemampuan argumentasi rendah karena pengalaman belajar hanya menyumbangkan 8,8% pada kemampuan argumentasi dan 91,2% sumbangan dari faktor lainnya.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA KELAS VIII SMP DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Desinta Dwi Nuriyanti; Abdul Haris; Asmawati Asmawati; Muhiddin Palennari
Jurnal IPA Terpadu Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v7i1.31302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan Model Problem Based Learning pada materi Sistem Ekskresi. Jenis penelittian yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian adalah siswa kelas 8B SMP Negeri 1 Kutasari sebanyak 15 orang. Video digunakan sebagai gambaran masalah yang akan dipecahkan dengan model Probem Based Learning (PBL). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan hasil belajar siswa dengan butir soal pilihan ganda berbasis google form. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan analisis statistis deskriptif kualitatif dan diperoleh skor rata-rata hasil belajar pada pertemuan I sebesar 42,67. Pada pertemuan I digunakan media plastisin untuk merekonstuksi model nefron. Pada pertemuan 2 diperoleh skor rata-rata sebesar 67,31 dalam hal ini terjadi peningkatan nilai hasil belajar pada pertemuan II jika dibandingkan dengan pertemuan I. Kenaikan juga terjadi pada pertemuan III. Hasil belajar pertemuan III adalah sebesar 91,67. Ketuntasan klasikal dengan Kriteria Ketuntasan Minimal 70 pada pertemuan I adalah sebesar 20%, pertemuan II sebesar 46,67%, dan pertemuan III sebesar 100%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa.