cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
HIBRIDISASI TRADISI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (Studi Kasus Intern Umat Islam di Jampirogo Sooko Mojokerto) Purwanto, Purwanto
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2486

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk identitas kultur lokal pada masyarakat Kedungpring; menganalisis konstruksi interpenetrasi kolektivitas identitas antar identitas lokalitas masyarakat Kedungpring, dan; menganalisis bingkai hibridisasi tradisi masyarakat Kedungpring dalam rangka membangun kerukunan intern umat Islam. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif dengan menekankan pada analisis interpretatif terkait fenomena yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Bentuk dan perubahan identitas kultur lokal masyarakat Kedungpring-Jampirogo terjadi melalui ambivalensi identitas kultural, deterritorialisasi identitas kultural, modifikasi tradisi (manakib dan khataman), dan kreolisasi kultural (antara ganjaran dan maksiat, antara nasib dan ’nasab’, dan keluk; antara ibadah dan syirik). (2) Konstruksi interpenetrasi kolektivitas identitas antar identitas lokalitas terjadi melalui perubahan bahasa. (3) Bingkai hibridisasi tradisi terbangun melalui interaksi interpenetrasi antar identitas lokalitas; interaksi interpenetrasi antar identitas lokalitas terbangun identitas kolektif; dan melalui bangunan identitas kolektif inilah terbangun kerukunan intern umat Islam masyarakat Jampirogo, Sooko, Mojokerto. Abstract The purpose of this research is to describe the form of local cultural identity in Kedungpring community; analyze the construction of interpenetration of identity collectivity between local identity of Kedungpring community, and; analyze the frame of hybridization of Kedungpring community tradition in order to build internal harmony of Muslims. The research method used is qualitative method by emphasizing on interpretative analysis related to the observed phenomenon. The research results show: (1) Forms and changes of local cultural identity of Kedungpring-Jampirogo community occur through ambivalence of cultural identity, deterritorialization of cultural identity, modification of tradition (manakib and khataman), and cultural creolization (between reward and sin, between fate and 'nasab', and keluk; between worship and shirk). (2) The construction of identity collectivity interpenetration between locality identities occurs through language change. (3) The frame of hybridization of tradition is built through the interaction of interpenetration between locality identities; the interaction of interpenetration between locality identities builds collective identity; and through this collective identity building, the internal harmony of the Muslim community of Jampirogo, Sooko, Mojokerto is built.
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II di SD Negeri Sarakan IV Kabupaten Tangerang Selvia, Nurjamilah; Amaliyah, Aam; Nurfadhillah, Septy
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2487

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh ditemukannya permasalahan terkait kemampuan membaca permulaan di kelas II SD Negeri Sarakan IV Kabupaten Tangerang. hal ini ditunjukkan masih ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca. Adapun yang menjadi tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas II, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri Sarakan IV Kabupaten Tangerang. Metodologi penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Sarakan IV kabupaten Tangerang yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 sampai dengan April 2024. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Sarakan IV Kabupaten Tangerang. Informan penelitian adalah guru kelas II, dan kepala sekolah di SD Negeri Sarakan IV Kabupaten Tangerang. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta kesimpulan. Hasil penelitian ini menggunakan teknik Stratified random sampling, terdapat 3 strata yaitu kemampuan membaca kategori tinggi, kemampuan membaca kategori sedang dan kemampuan membaca kategori rendah. Selain itu terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri Sarakan IV Kabupaten Tangerang diantaranya yaitu faktor fisiologis, faktor intelektual dan faktor lingkungan.
Implementasi Problem Based Learning (PBL) untuk Mengembangkan Keterampilan Menganalisis Puisi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 4-B di SDN Jatingaleh 01 Semarang Azizah, Ika Nur; Fajriyah, Khusnul; Hartini, Hartini; Sugiyanti, Sugiyanti
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2488

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menganalisis puisi peserta didik kelas IVB SDN Jatingaleh 01 yaitu dari menganalisis tema, rima, dan majas. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data analisis hasil belajar peserta didik, observasi wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 27 peserta didik. Hasil penelitian keterampilan menganalisis puisi dari 27 peserta didik menunjukkan hasil analisis datanya adalah Baik. Rata-rata presentase pada indikator data menganalisis puisi adalah sebesar 89,4% dengan kategori Baik, dengan ini, sebagian besar peserta didik kelas IV B mampu menganalisis puisi dengan baik dan benar. Menganalisis puisi merupakan keterampilan yang memberikan wawasan kepada peserta didik dan memiliki implikasi penting dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, serta memberikan pedoman bagi guru dalam merancang pembelajaran yang efektif. Abstract This article aims to develop the poetry analysis skills of class IVB students of SDN Jatingaleh 01, namely from analyzing themes, rhymes, and majas. This research is a qualitative study using a descriptive qualitative approach with data collection techniques analyzing student learning outcomes, interview observation, and documentation. The subjects of this study consisted of 27 students. The results of the research on the skills of analyzing poetry from 27 students showed that the results of the data analysis were Good. The average percentage of data indicators analyzing poetry is 89.4% with the Good category, with this, most students in class IV B are able to analyze poetry properly and correctly. Analyzing poetry is a skill that provides insight to students and has important implications in Indonesian language and literature education, as well as providing guidelines for teachers in designing effective learning.
Looking at the Traces of Islamic Education in Saudia Arabia (Study of the History of Islamic Education) Harahap, Muhammad Sapii
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i1.2489

Abstract

This research aims to find out the names of Islamic educational institutions, and to find out some of the names of educators and Islamic education figures. In this research the author uses historical methods or historical methods. The historical method consists of data collection, source criticism, interpretation and finally historiography. The research approaches used in this research are the geographical approach, sociological approach, educational approach and historical education. The results of this research are A) Saudi Arabia has 34 universities, with details of 26 state universities, namely: 1) Universitas Raja Saud, 2) Universitas Islam Madinah, 3) Universitas Raja Fahd untuk Perminyakan dan Mineral, 4) Universitas Raja Abdul Aziz, 5) Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, 6) Universitas Raja Faisal, 7) Universitas Umm Al-Qura, 8) Universitas Raja Khalid, 10) Universitas Qashim, 11) Universitas Taibah, 12) Universitas Ta'if, 13) Universitas Raja Saud bin Abdul Aziz untuk Ilmu Kesehatan, 14) Universitas Al-Bahah, 15) Universitas Ha'il, 16) Universitas Al-Jauf, 17) Universitas Jazan, 18) Universitas Najran, 19) Universitas Tabuk, 20) Universitas Putri Nurah binti Abdurrahman, 21) Universitas Al-Hudud Asy-Syamaliyyah, 22) Universitas Dammam, 23) Universitas Pangeran Salman bin Abdul Aziz, 24) Universitas Syaqra, 25) Universitas Al-Mujamma'ah, dan 26) Universitas Elektronik Saudi. dan 9 Perguruan Tinggi Swasta, yaitu: 1) Universitas Pangeran Sultan, 2) Universitas Terbuka Arab, 3) Universitas Internasional Al-Madinah, 4) Universitas Al-Yamamah, 5) Universitas Raja Abdullah untuk Sains dan Teknologi, 6) Universitas Al-Faisal, 7) Universitas Pangeran Muhammad bin Fahd, 8) Universitas Pangeran Fahd bin Sultan, dan 9) Universitas Darul 'Ulum. B) several figures and educators in Saudia Arabia are: 1) Ibn Taimiyyah Rahimahullah, 2) Muhammad Ibn Abd Al-Wahab Rahimahullah, 3) Abdul Aziz bin Shalih bin Nashir bin Abdurrahman Alu Shaikh rahimahullah, 4) Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah, dan 5) Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin Rahimahullah.
Moderasi Beragama di Era Milenial Fatmah, Nirra
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2490

Abstract

This article discusses religious moderation in the millennial era. The purpose of this article is to add insight into the understanding, application, and impact of religious moderation in the millennial era. The author uses a qualitative research method that aims to provide a complete and comprehensive description of social reality and various phenomena of the object of research that occur in society, thus forming the characteristics, characters, and models of these phenomena. Data collection techniques: observation, interviews and documentation. Data analysis was then carried out with descriptive analytical methods to draw conclusions about religious moderation in the millennial era. The results showed that 1. The level of understanding and application of the concept of religious moderation in the millennial era has not fully understood the meaning and concept of religious moderation. However, they have been able to apply or implement religious moderation in their daily lives. 2. The impact of technological developments and social media on religious moderation in the millennial era, almost all millennials have understood the positive and negative impacts of using technology and social media on religious moderation.
Pengaruh Organisasi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Marzuki, Marzuki; Ritonga, Salsabilla Azhara; Harahap, Rizki Amanda; Fadil, Fauza Muarif
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i2.2491

Abstract

Organisasi adalah tempat dimana penalaran, keilmuan, minat, kesatuan organisasi, dan kegemaran dapat berkembang. Sedangkan motivasi adalah daya penggerak kekuatan dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan aktivitas tertentu, memberikan arah dalam mencapai tujuan, baik didorong atau dirangsang dari sumber dalam maupun luar. Organisasi memberikan pengaruh yang positif dalam meningkatkan minat belajar, dikarenakan dalam berorganisai seseorang dapat mendapatkan pengalaman - pengalaman yang meningkatkan minat belajar, serta dapet mendapatkan relasi yang baik, dan membentuk minat dan bakat yg ada dalam diri. Organisasi juga merupakan salah satu kegiatan positif yang membentuk kesiapan dan kedisiplinan untuk terjun ke dunia kerja. Jurnal ini menggunkan metode penelitian kualitatif dalam pengerjaannya. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan deskritif kualitatif dengan subjek penelitian adalah para pelajar, dan menggunakan metode studi kepustakaan (library Reseach) dimana metode ini dilakukan dengan menelaah buku, jurnal, dan beberapa skripsi sebagai sumber rujukan dalam artikel ini. Selain itu Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui bahwa organisasi dapat memperngaruhi motivasi belajar seseorang sehingga dapat meningkatkan hasil atau prestasi belajarnya.
Penggunaan Kecerdasan Buatan untuk Pembelajaran Bahasa Arab yang Adaptif dan Terpersonalisasi Rohim, Aulya Fathur; Maslamah, Maslamah; Qosim, Muh. Nanang
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i2.2492

Abstract

Artificial intelligence is a breakthrough and advancement that focuses on the needs and demands of students. Over time, digital transformation has undergone rapid development. This has a significant impact on the growth of various sectors, including the education sector. Technology or Artificial Intelligence (AI) has experienced significant developments along with technological advances. The presence of AI is increasingly affecting all aspects of human life, especially in the field of education. Therefore, in the realm of education, utilizing technology in schools or universities is a wise move, as it not only facilitates access to information but also helps in independent learning. The use of AI in Arabic language learning can be used in translation, Arabic grammatical learning and can also be used in helping muhadatsah activities. The aim of this study is to elucidate the role of AI in building adaptive and personalized learning ecosystems, particularly in Arabic language education. The method used in this study is a literature review or literature research with a qualitative approach, data data collected from various literature in the form of scientific journals, books, and several other scientific discoverie
The Strategy for Mubaligh Cadre Development by LDII at Nurul Hakim Kaliawen Islamic Boarding School in Kediri [Strategi Kaderisasi Mubaligh LDII di Pondok Pesantren Nurul Hakim Kaliawen Kediri] Aly, Imam; Romadlon, Dzulfikar Akbar
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i2.2493

Abstract

The Nurul Hakim Kaliawen Islamic Boarding School focuses on training LDII preachers to become professional and religious preachers. This study explores these training strategies, emphasizing how the institution equips students with religious knowledge, noble character, and independence. Using a qualitative approach and descriptive analysis, data was collected through interviews, observations, and document studies, and analyzed using the Miles and Huberman method. The results show that Nurul Hakim Kaliawen implements the manqul-musnad-muttasil method in teaching the Qur'an and Hadith, instills the application of 29 noble characters, and promotes the development of independence. Regular evaluations are conducted to assess students' progress. In conclusion, the implemented training strategies have proven effective in shaping quality preachers and contributing to the development of students' competencies, while also providing additional insights into the effectiveness of training strategies in the context of LDII preaching. Abstrak Pondok Pesantren Nurul Hakim Kaliawen memfokuskan diri pada kaderisasi mubaligh LDII untuk membentuk mubaligh yang profesional dan religius. Penelitian ini mengeksplorasi strategi kaderisasi tersebut dengan menekankan cara lembaga ini membekali santri dengan pengetahuan agama, akhlakul karimah, dan kemandirian. Menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, serta dianalisis dengan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ponpes Nurul Hakim Kaliawen menerapkan metode manqul-musnad-muttasil dalam pembelajaran Al-Qur'an dan Hadits, serta membiasakan penerapan 29 karakter luhur dan pengembangan kemandirian. Evaluasi berkala dilakukan untuk menilai kemajuan santri. Kesimpulannya, strategi kaderisasi yang diterapkan terbukti efektif dalam membentuk mubaligh berkualitas dan berkontribusi pada pengembangan kompetensi santri, serta memberikan wawasan tambahan tentang efektivitas strategi kaderisasi dalam konteks dakwah LDII.
Konsep Pendidikan Islam ala Dr. Ali Abdul Halim Mahmud Efendi, Arif
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2494

Abstract

Imam Ghozali modern pada abad 14 adalah Ali Abdul Halim Mahmud. Pendapat beliau jangan pernah memisahkan antara ilmu agama dan ilmu umum tapi satukan. Penelitian ini menggunakan kualitatif /studi pustaka. konsep pendidikan Islam dalam surat An Nur :30-31 Ala Dr. Ali Abdul Halim Mahmud adalah Sangat berporos pada diri seorang muslim sejati, bagaimana cara berinteraksi, berperilaku, berpakaian (fashion) dan menjaga aurot .Unsur unsur pendidikan antara lain : Pendidik adalah Allah swt dan nabi Muhammad saw. Anak didiknya adalah orang mukmin dan mukminah. bahan pendidikan berisi pendidikan tauhid, pendidikan ibadah dan pendidikan akhlaq. metode pendidikan berisi nasehat nasehat, hukum syari’at, adap dalam islam.
Islamic Education Educator at As-Sunnah Islamic College Deli Serdang 2012-2024 AD (Analysis of the Historical Study of Islamic Education) Harahap, Muhammad Sapii
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2495

Abstract

This research aims to find out the names and identities of educators at the As-Sunnah Islamic College. The historical method consists of data collection, source criticism, interpretation and finally historiography. The research approaches used in this research are the geographical approach, sociological approach, educational approach and historical education. The results of this research are that the educators presented by the researcher are in accordance with the order in the SINTA STAI As-Sunnah Account, namely: 1) Dr. Muhammad Sapii Harahap, M.Pd., Hafidzhullah, 2) Muhammad Iqbal, M.Pd.I., Hafidzhullah, 3) Suhendri, M.Sos., Hafidzhullah, 4) Slamet Riyadi, S.Pd.I., MA. , Hafidzhullah, 5) Rozaanah, MA., Hafidzhullah, 6) Dr. Daryanto Setiawan, M.Kom.I., Hafidzhullah, 7) Dr. Wagiman Manik, M.Pd.I., Hafidzhullah, 8) Dr. Sopian Sinaga, M.Pd.I., Hafidzhullah, 9) Ahmad Zaky, S.Pd.I., MA., Hafidzhullah, 10) Ade Muhammad Ritonga, M.Pd., Hafidzhullah, 11) Ilham Tumanggor, M.Si ., Hafidzhullah, 12) Dr. Bahrul Ulum, M.Pd., Hafidzhullah, 13) Arbonas Lubis, M.Pd., Hafidzhullah, 14) Tiy Kusmarrabbi Karo, MA., Hafidzhullah, 15) Dasa Syawal Syahputra, M.Sos., Hafidzhullah, 16) Hasan Hamzah Lubis, M.Sos., Hafidzhullah, 17) Ahmad Afandi, M.Pd., Hafidzhullah, 18) Irham Dongoran, Lc., M.Ag., Hafidzhullah, 19) Syahri Ramadona, M.Is., Hafidzhullah, 20) Muhammad Syarif Muda Hasibuan, Lc., M.Si., Hafidzhullah, 21) Dr. Benny Munardi, M.Kom.I., Hafidzhullah, 22) Abdul Aziz Shidiq, M.Pd., Hafidzhullah, 23) Taufik Hidayat, M.Sos., Hafidzhullah, 24) Candra Gunawan, M.Si., Hafidzhullah, 25 ) Zulham Effendi, M.Pd.I., Hafidzhullah, 26) Khairul Anhar, Lc., M.Sc., Hafidzhullah, 27) Albahroyni, M.Sos., Hafidzhullah, 28) Fakhrurrozi, S.Pd.I., M.TH., Hafidzhullah, 29) Jihan Afri Batubara, M.Sos., Hafidzhullah, 30) Ade Chairil Anwar., Hafidzhullah, 31) Indra, M.Ag., Hafidzhullah, 32) Dori Chandra, M.Sos., Hafidzhullah, 33) Arifdo Putra., Hafidzhullah, 34) Muslim, MA., Hafidzhullah, 35) Fian Triadi, M.Pd., Hafidzhullah, 36) Fachri Rinaldy, S.Pd., M.H., Hafidzhullah, 37) Dirja Hasugian, Lc., M.Ag., Hafidzhullah, 38) Ahmad Nizar, M.A., Hafidzhullah, 39) Dr. Hasanuddin Dollah Hasibuan Hafidzhullah, 40) Maulana Limbong, M.Psi., Hafidzhullah, 41) Muhajirah Binti Jamaluddin, M.TH., Hafidzhallah, and 42) Hendriansyah Hafidzahallah