cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
Implementasi Metode Gasing dalam Meningkatkan Konsep Pemahaman Materi Penjumlahan Siswa di Sekolah Dasar Irmanto, Andre; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Zulfah, Zulfah; Ananda, Rizki; Sumianto, Sumianto
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2625

Abstract

Proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia, dan berlangsung sepanjang hayat yang dilaksanakan di lingkungan keluarga sekolah dan masyarakat merupakan istilah dari pendidikan. Keberadaan pendidikan diharapkan dapat mempersiapkan pembelajaran, melaksanakan dan menilai hasil belajar para siswa dengan baik, dapat memilih dan menggunakan model-model interaksi belajar mengajar yang tepat Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah pemahaman konsep materi penjumlahan siswa di sekolah dasar yaitu dengan metode gasing (gampang asik dan menyenangkan). Tujuan skripsi ini adalah untuk menganalisis konsep darimetode gasing untuk pemahaman materi penjumlahan siswa di sekolah dasar. Metode penulisan skripsi ini menggunakan pendekatan pada penelitian kualitatif yaitu studi kasus. Hasil penelitian keterampilan berhitung penjumlahan menggunakan metode gasing, siswa mampu menyelesaikan soal dengan benar dan tepat sehingga pretasi belajar siswa meningkat, terampilkan menggunakan metode gasing dalam penjumlahan dalam hal ini siswa tidak mengalami kesulitan dalam pembelajaran berhitung dan belajar secara mandiri langsung mempraktekkan penggunaan media pembelajaran. Kesimpulan terdapat peningkatan pemahamanan materi penjumlahan yang signifikan pada siswa di sekolah dasar setelah di ajarkan menggunakan metode gasing. Studi kasus ini hanya dilakukan pada siswa dengan masalah pemahamanan materi penjumlahan, diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan studi kasus yang mendalam dan menerapkan metode lain yang lebih efektif untuk meningkatkan konsep pemahaman materi penjumlahan di sekolah dasar. Abstract The cultural process to enhance human dignity and worth, which occurs throughout life within the family, school, and community, is referred to as education. Education is expected to prepare students for learning, implement, and assess their learning outcomes effectively, as well as to select and use appropriate teaching and learning interaction models. One of the actions that can be taken to address the issue of understanding the concept of addition in elementary school students is the use of the Gasing method (fun, easy, and enjoyable). The purpose of this thesis is to analyze theconcept of the Gasing method for understanding addition material in elementary school students. This thesis employs a qualitative research approach, specifically a case study. The results show that students' arithmetic skills in addition, using the Gasing method, enabled them to solve problems correctly and accurately, thus improving their learning outcomes. The Gasing method in addition helped students overcome difficulties in arithmetic learning, allowing them to learn independently and practice using learning media. In conclusion, there was a significant improvement in understanding addition material among elementary school students after being taught using the Gasing method. This case study was conducted only with students who faced difficulties in understanding addition concepts. It is hoped that future researchers will conduct more in-depth case studies and apply other more effective methods to enhance the understanding of addition concepts in elementary schools.
Manajemen Strategi Bersaing Sekolah Dasar Swasta Nurhidayah, Nurhidayah; Rohmadi, Syamsul Huda
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2628

Abstract

Dengan bertambahnya jumlah sekolah, sekolah dasar swasta sebagai salah satu lembaga pendidikan dihadapkan pada persaingan yang semakin kompleks. Oleh karena itu sekolah harus memiliki keunggulan bersaing agar tetap sustainable. Implementasi manajemen strategik dalam pendidikan dirasa penting untuk menumbuhkan keunggulan bersaing setiap lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi keunggulan bersaing di Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen. Sekolah baru yang mampu eksis di tengah kompetisi dengan sekolah lain yang sudah ada maupun yang berdiri setelahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah kepala sekolah Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi yaitu triangulasi sumber, teknik pengumpulan informasi, dan waktu. Analisis data dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen menerapkan manajemen strategi keunggulan bersaing. Diawali dengan pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi, dan evaluasi. Dari proses manajemen strategi ini, ditetapkan beberapa strategi yang menunjang keunggulan bersaing sekolah, yang berfokus pada strategi diferensiasi. Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen mendiferensiasikan dirinya dengan cara memakai kurikulum khas, menjaga kualifikasi dan mutu Sumber Daya Manusia yang mereka miliki, prestasi yang dihasilkan, penetapan biaya pendidikan yang lebih layak, serta kemudahan dalam aturan pembiayaan.
Tantangan dan Peluang: Transformasi Penyiaran Tradisional ke Media Sosial Syahputra, Dasa Syawal
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2629

Abstract

This research aims to uncover the problem of the transformation of traditional broadcasting to social media which includes the occurrence of two major contradictory things; namely the challenges that traditional broadcasting institutions may face in welcoming the presence of social media as well as the great opportunities that traditional broadcasting institutions will get due to the presence of social media. This type of research is qualitative research, where data collection is carried out through interviews with several informants and direct observations in the field, then the data is collected, then processed and analyzed using the inductive method, namely drawing conclusions from the specific to the general. Based on the research conducted, the results showed that Salam TV as a research site considers that the phenomenon of the presence of social media can be both a challenge and an opportunity; The challenge faced is that some of Salam TV's viewers have turned to social media with all the convenience it offers, whereas they think that traditional broadcasting is no longer relevant in their lives. However, there is an opportunity for Salam TV in this case which they have successfully exploited, namely that the presence of social media stimulates Salam TV to also be present on social media, namely by reposting its superior programs via social media platforms. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyingkap problem transformasi penyiaran tradisional menuju media sosial yang mencakup terjadinya 2 hal besar yang bertolak belakang; yaitu tantangan yang mungkin akan dihadapi oleh lembaga penyiaran tradisional menyambut kehadiran media sosial serta peluang besar yang didapatkan oleh lembaga penyiaran tradisional akibat kehadiran media sosial.. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang pengumpulan datanya dilakukan melalui metode wawancara terhadap beberapa informan serta pengamatan (observasi) langsung di lapangan, kemudian data dikumpulkan, lalu diolah, dan dianalisa dengan menggunakan metode induktif yaitu menarik suatu kesimpulan dari yang khusus kepada yang umum. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa Salam TV sebagai tempat penelitian memandang bahwa fenomena hadirnya media sosial bisa menjadi tantangan sekaligus menjadi peluang; sisi tantangan yang dihadapi adalah bahwa sebagian penonton Salam TV beralih menuju ke media sosial dengan segala bentuk kenyamanan yang ditawarkan, sebaliknya mereka menganggap bahwa penyiaran tradisional sudah tidak relevan dalam kehidupan mereka. Akan tetapi terdapat peluang untuk Salam TV dalam hal ini yang berhasil mereka manfaatkan, yaitu bahwa kehadiran media sosial menstimuli Salam TV untuk hadir juga di media sosial, yaitu dengan cara memposting ulang program-program unggulannya melalui plarform media sosial.
Meningkatkan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pembelajaran Saintifik Ilmiah Sekolah Ramah Anak di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kopang TP. 2022/2023 Muslihan, Muslihan
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2630

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru mendesain kegiatan pembelajaran saintifik ilmiah sekolah ramah anak dalam melalui kegiatan pelatihan pembelajaran saintifik ilmiah sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan (action research), prosedur dan langkah-langkahnya sama dengan penelitian tindakan kelas, secara reflektif dapat menganalisis, mensintesis, terhadap apa yang dilakukan di kelas. Dalam hal ini berarti dengan melakukan PTS, kepala sekolah dapat memperbaiki praktik-praktik pembelajaran sehingga menjadi lebih efektif. Langkah-langkah PTS yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan 2 siklus, tiap siklus empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Terjadi peningkatan kompetensi guru dalam mendesain pembelajaran sekolah ramah anak di SMPN 2 Kopang. Setelah diberikan tindakan berupa kegiatan pelatihan pembelajaran saintifik ilmiah sekolah ramah anak, kompetensi guru meningkat pada siklus I menjadi 18 guru (67%) dalam kategori baik dan 9 guru (33%) dalam kategori cukup, dan pada siklus II menjadi 27 guru (100%) dalam kategori baik dalam mendesain pelatihan pembelajaran saintifik ilmiah sekolah ramah anak. Abstract By providing child-friendly school scientific learning training activities, this study seeks to increase teachers' proficiency in creating engaging scientific learning activities for students. This study employs action research techniques; the steps and processes are identical to those of classroom action research, and it is capable of critically analyzing and synthesizing classroom activities. In this instance, it means that school principals can enhance learning techniques and make them more effective by using PTS. Planning, doing out, observing, and reflecting are the PTS phases. The study was conducted in two cycles, with four stages in each cycle: preparation, execution, observation, and reflection. At SMPN 2 Kopang, teacher proficiency in creating kid-friendly classroom instruction has increased. Teacher competency increased in cycle I to 18 teachers (67%) in the good category and 9 teachers (33%) in the sufficient category after being given action in the form of training activities for child-friendly school scientific learning. In cycle II, teacher competency increased to 27 teachers (100%) in the good category when it came to creating training for child-friendly school scientific learning.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika pada Kurikulum 2013 (K-13) Materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) Kelas IV MI Yusuf Abdussatar Kediri Tahun Ajaran 2024/2025 Yuliana, Elya
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2631

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai tantangan yang dialami siswa dalam mempelajari materi KPK dan FPB kelas IV di MI Yusuf Abdussatar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk kesulitan belajar matematika pada kurikulum 2013 (K-13) materi KPK dan FPB kelas IV MI Yusuf ABdussatar Kediri Tahun Ajaran 2024/2025. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kualitatif deskriptif yaitu data yang terkumpul berbentuk kata-kata, gambar bukan angka-angka. Peneliti berusaha untuk mendapatkan data penelitian yang bersifat kata-kata, serta penjelasan terkait judul penelitian. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika pada kurikulum 2013 materi KPK dan FPB adalah sebagai berikut: Bentuk kesulitan ini mencakup 2 faktor, yakni 1) faktor Guru berupa (a) penjelasan konsep dasar yang kurang mendalam, (b) metode pengajaran yang kurang efektif. 2) Faktor Siswa berupa, (a) kesulitan memahami konsep, (b) kesulitan menghitung, (c) kesulitan menghitung rumus, (d) kesulitan mengatasi soal cerita, (e) kecemasan matematis, (f) Kurangnya motivasi, (g) keterampilan memecahkan masalah yang lemah, (h) kesulitan dalam memvisualisasikan.
Penerapan Media Gambar dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Siswa Kelas VIII MTs Negeri 4 Gerung Lombok Barat Masaji, Lalu
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2632

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab pada level pemula sangat penting untuk diperhatikan, penggunaan media gambar dalam pembelajaran bahasa Arab memudahkan siswa untuk memahami teks bahasa Arab. Media gambar dapat menghubungkan antara visual dengan otak, memvisualisasikan kata dengan gambar menguatkan peserta didik dalam mengingat dan memahami teks sederhana dalam bahasa Arab. Penelitian ini menganalisis penggunaan media gambar dalam pembelajaran Bahasa Arab pada SIswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Gerung Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, skala likert, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi data dengan tahapan-tahapan analisis data pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media gambar dianggap sebagai media pembelajaran yang efektif untuk membantu meningkatkan penguasaan mufradat dengan lebih cepat dan menguatkan daya ingat hafalan mufradat. Ini berdasarkan hasil pengukuran penguasaan mufradat siswa melalui google form rata-rata siswa sebelum menggunakan media gambar dalam pembelajaran bahasa Arab mendapatkan nilai yang kurang atau dibawah standarisasi kelulusan, sedangkan setelah diterapkanya media gambar semua siswa mendapatkan nilai diatas standarisasi kelulusan walaupun tingkat nilai yang didapatkan berbeda-beda akan tetapi sudah memenuhi syarat kelulusan dan tercapainya tujuan pembelajaran. Adapun Kelebihan media gambar yaitu praktis, harga relatif murah dan mudah dibawa kemana-mana sedangkan kekurangannya yaitu gambar terlalu kecil, perlu arahan dari guru untuk menerapkan dan dapat membosankan jika gambar tidak unik dan menarik.
Kegiatan Ekstrakurikuler Tari dalam Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Siswa Susetiyo, Ari; Muawanah, Muawanah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik siswa, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh dengan triangulasis sumber dan metode. Sedangkan untuk menganalisis data, tahapan-tahapan yang dilakukan adalah mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tari di laksanakan seminggu sekali yakni pada hari sabtu pukul 11.45-13.00 WIB. (2) faktor pendukung berasal dari dukungan pihak sekolah, wali murid, serta semangat para siswa, sedangkan faktor penghambat berasal dari kurang konsistennya jadwal latihan antara guru dan siswa, kurangnya guru yang mengajar, serta sarana dan prasarana madrasah yang belum memadai.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Memerangi Intoleransi dan Ekstremisme di Indonesia Latifah, Nur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2641

Abstract

Islamic religious education plays a very important role in shaping the character of Muslims and preventing the spread of intolerance and extremism in Indonesia. The country of Indonesia, which is known for its diversity, faces big challenges in maintaining harmony between religious communities, especially related to the emergence of radical ideologies which often use the name of religion. This research aims to examine the role of Islamic religious education in fighting intolerance and extremism in Indonesia. It is hoped that the moderation approach (wasathiyah) in Islamic religious education can be a solution to overcome beliefs that lead to violence and injustice. Religious education based on peaceful Islamic teachings and respect for diversity can help the younger generation to avoid exclusive and radical attitudes. Apart from that, it is hoped that the integration of Pancasila values ??in Islamic religious education can strengthen the sense of nationality and strengthen commitment to tolerance between religious communities. Through good education, religious teachers have a key role in instilling attitudes of tolerance and moderation, as well as guiding students to understand religious teachings correctly. This research concludes that moderate Islamic religious education, based on the Islamic values ??of rahmatan lil-alamin, is very important to prevent radicalization and promote a peaceful, harmonious and inclusive life in Indonesia. Abstrak Pendidikan agama Islam memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk karakter umat Muslim dan mencegah penyebaran intoleransi serta ekstremisme di Indonesia. Negara Indonesia, yang dikenal dengan keberagamannya, menghadapi tantangan besar dalam menjaga harmoni antarumat beragama, terutama terkait dengan munculnya paham radikal yang sering kali mengatasnamakan agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan agama Islam dalam memerangi intoleransi dan ekstremisme di Indonesia. Pendekatan moderasi (wasathiyah) dalam pendidikan agama Islam diharapkan dapat menjadi solusi untuk menanggulangi paham-paham yang mengarah pada kekerasan dan ketidakadilan. Pendidikan agama yang berbasis pada ajaran Islam yang damai dan menghargai keberagaman dapat membantu generasi muda untuk menghindari sikap eksklusif dan radikal. Selain itu, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan agama Islam diharapkan dapat memperkuat rasa kebangsaan dan memperkuat komitmen terhadap toleransi antarumat beragama. Melalui pendidikan yang baik, guru agama memiliki peran kunci dalam menanamkan sikap toleransi dan moderasi, serta membimbing siswa untuk memahami ajaran agama secara benar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan agama Islam yang moderat, berbasis pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil-alamin, sangat penting untuk mencegah radikalisasi dan mempromosikan kehidupan yang damai, harmonis, dan inklusif di Indonesia.
Relevansi Al-Qur’an, Hak Asasi Manusia, dan Gender dalam Melindungi Hak Kehormatan Pribadi di Era Digital: Tinjauan Literatur Bahrain, Saipul; Purnamasari, Teti Indrawati; Khaldun, Rendra
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2642

Abstract

Di era digital, teknologi telah membawa manfaat signifikan tetapi juga menimbulkan tantangan terkait perlindungan privasi. Kajian ini fokus pada relevansi nilai-nilai Al-Qur'an, prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM), dan perspektif gender dalam melindungi hak privasi di era digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian literatur dan analisis konseptual, menggunakan data primer dari Al-Qur'an dan tafsir, serta data sekunder dari literatur HAM dan studi gender. Pengumpulan data dilakukan melalui seleksi teks dan studi relevan, sementara analisis data menggunakan analisis tematik dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur'an menekankan pentingnya menjaga martabat dan privasi individu, seperti dalam Surah Al-Hujurat ayat 11-12 dan Surah An-Nur ayat 27-28 serta 30-31, sejalan dengan prinsip HAM yang menekankan non-diskriminasi dan kesetaraan. Tantangan khusus seperti kekerasan berbasis gender dan pelecehan online menunjukkan perlunya kebijakan yang inklusif dan adil untuk melindungi perempuan dan kelompok marginal. Integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dengan prinsip-prinsip HAM dan perspektif gender dapat menciptakan lingkungan digital yang lebih manusiawi dan adil. Rekomendasi kajian ini mencakup penguatan kerangka hukum nasional dan internasional, pengembangan kebijakan digital yang inklusif dan transparan, serta peningkatan edukasi digital yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan pribadi. Artikel ini berkontribusi sebagai panduan bagi pembuat kebijakan, peneliti, dan masyarakat umum dalam memahami dan mengatasi tantangan perlindungan privasi di era digital, dengan menggunakan pendekatan holistik yang menggabungkan perspektif agama, HAM, dan gender.
Upaya Meningkatkan Hafalan Siswa Pada Program Tahfidz melalui Efikasi Diri Guru di SD Islam Al-Azhar Sriwijaya Arsytha, Nissa
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2643

Abstract

This study aims to describe the self-efficacy of tahfidz teachers and analyze efforts to improve student memorization in the tahfidz program through teacher self-efficacy at Al-Azhar Islamic Elementary School Sriwijaya. The research method used is qualitative descriptive. This research was carried out at Al-Azhar Islamic Elementary School, Sriwijaya, Palembang City and involved tahfidz teachers as research subjects. Data was collected through observation and interviews and then analyzed with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study showed that tahfidz teachers made efforts through an interactive classroom atmosphere, motivation, murojaah, the use of reward and punishment systems, parental involvement through WhatsApp groups, discussions with fellow tahfidz teachers, and a variety of learning methods. All these efforts reflect how essential teachers' self-efficacy is in achieving the goals of tahfidz learning and supporting the achievement of the institution. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efikasi diri guru tahfidz dan menganalisis upaya meningkatkan hafalan siswa pada program tahfidz melalui efikasi diri guru di SD Islam Al-Azhar Sriwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Islam Al-Azhar Sriwijaya Kota Palembang dan melibatkan guru tahfidz sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tahfidz berupaya melalui suasana kelas yang interaktif, motivasi, murojaah, penggunaan sistem reward dan punishment, keterlibatan orang tua melalui grup WhatsApp, diskusi sesama guru tahfidz, serta metode pembelajaran yang variatif. Semua upaya ini mencerminkan betapa esensialnya efikasi diri guru dalam mencapai tujuan pembelajaran tahfidz dan mendukung pencapaian institusi.