cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
Pendidikan Shalat pada Anak dalam Tafsir Al-Azhar Karya Hamka Muchammad, Achmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2599

Abstract

Pendidikan shalat merupakan suatu yang penting diterapkan pada anak. Demikian pentingnya sehingga Rasulullah Saw menaruh perhatian khusus atas pendidikan shalat pada anak, yakni memerintahkan mereka menjalankan shalat sejak usia tujuh tahun bahkan diperbolehkan memukul di usia sepuluh tahun manakala perintah tersebut tidak diindahkan. Sikap tegas tentu memiliki alasan yang logis, mengingat urgensi pendidikan shalat bagi masa depan calon generasi penerus tersebut. Tuntunan keagamaan perihal pendidikan shalat pada anak di atas tidaklah berlebihan, sebab pengajaran shalat pada anak yang terabaikan akan berdampak serius pada sang buah hati, mulai dari aspek internal dan eksternal mereka. Aspek internal, menyangkut bukti ketundukan calon generasi penerus tersebut pada Allah Swt kurang menancap dalam sanubarinya. Adapun faktor eksternal lebih pada nilai-nilai luhur – semisal keikhlasan, kejujuran, kedisplinan, kerja keras, kerja sama, dan lainnya -- yang terkandung dalam shalat niscaya akan lemah dalam mewarnai karakter anak-anak, sehingga pada gilirannya akan berdampak buruk terhadap pola interaksi sosialnya. Penelitian ini mencoba menawarkan solusi dalam bentuk rumusan metodik pendidikan shalat pada anak yang seringkali menjadi masalah karena relatif jarang ditemukan. Penentuan tafsir Al-Azhar sebagai area kajian dinilai sangat tepat karena kapasitasnya sebagai tokoh pendidikan di Indonesia, juga sebagai upaya mengelaborasi karya anak bangsa. Aspek keindonesiaan yang menjadi latar kenusantaraannya diharapkan mampu menjadi semacam jembatan yang menghubungkan secara merata pada anak-anak didik yang menjadi objeknya. Sehingga, pendidikan shalat yang dicanangkan dapat berjalan efektif serta menghasilkan capaian yang maksimal. Selanjutnya, penelitian ini termasuk dalam kajian kepustakaan (library research), dalam hal ini tafsir maudlu’i (tematik) dengan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif analitis.
Evaluasi Pembelajaran Fiqih melalui Media Monopoli Win or Challenge MTS Darul Istiqomah Ketilengsingolelo Pratiwi, Diah Hestina; Saefudin, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2601

Abstract

Evaluasi merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam proses pembelajaran karena dapat mengukur tingkat pencapaian tujuan pembelajaran oleh peserta didik. Sehingga dengan adanya evaluasi maka tujuan pembelajaran akan terlihat secara akurat. Proses evaluasi pembelajaran yang selama ini dilakukan oleh guru mata pelajaran Fiqih di MTs Darul Istiqomah adalah hanya menggunakan tes tertulis saja. Dengan demikian, Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memodifikasi media permainan Monopoli Win or Challenge sebagai sarana evaluasi pembelajaran Fiqih yang lebih menarik, komunikatif, dan menyenangkan di MTs Darul Istiqomah Ketilengsingolelo. Berdasarkan banyaknya penelitian terkait monopoli sebagai media pembelajaran, peneliti tertarik memodifikasi Monopoli Win or Challenge yang dirancang sebagai media evaluasi pembelajaran, agar kegiatan evaluasi lebih menarik dan peserta didik mampu berpikir lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa media Monopoli Win or Challenge layak digunakan dengan rerata skor keseluruhan mencapai 0,80 yang mengindikasikan bahwa media ini sangat layak digunakan. Implementasi media ini dalam evaluasi pembelajaran Fiqih menunjukkan peningkatan kualitas an keterlibatan peserta didik. Evaluation is a very important component in the learning process because it can measure the level of achievement of learning objectives by students. So that with the evaluation, the learning objectives will be seen accurately. The learning evaluation process that has been carried out by Fiqh subject teachers at MTs Darul Istiqomah is only using written tests and also practical tests. Thus, this study aims to develop and modify the Monopoly Win or Challenge game media as a means of evaluating Fiqh learning that is more interesting, communicative, and fun at MTs Darul Istiqomah Ketilengsingolelo. Based on the many studies related to monopoly as a learning media, researchers are interested in modifying Monopoly Win or Challenge designed as a learning evaluation media, so that evaluation activities are more interesting and students are able to think more broadly. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The validity test results show that the Monopoly Win or Challenge media is feasible to use with an average overall score of 0.80 which indicates that this media is very feasible to use. The implementation of this media in the evaluation of Fiqh learning shows an increase in the quality and involvement of students
Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Tunangan di Desa Legung Kecamatan Batang Batang Kabupaten Sumenep Madura Akbar, Mohamad; Rasyidi, Abdul Haris
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2603

Abstract

Pertunangan merupakan tradisi yang lazim ditemukan di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Legung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura. Tradisi ini melibatkan tiga jenis pelaksanaan: saat anak masih dalam kandungan, masa balita, dan saat dewasa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi pertunangan tersebut. Dengan metode kualitatif, data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini mencerminkan nilai-nilai seperti mempererat silaturahmi, larangan berkhalwat, dan praktik taaruf yang Islami. Kesimpulannya, tradisi pertunangan di Desa Legung dapat menjadi sarana pendidikan karakter Islami, asalkan dilaksanakan sesuai norma agama. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam berbasis budaya lokal.
Tinjauan Pustaka: Hasil Implementasi Pendidikan Berbasis Hasil (Outcome-Based Education) dalam Kajian Pendidikan Agama Islam Kamahun, Aminullah Ismail; Indadihayati, Warda
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkait implementasi Pendidikan Berbasis Hasil (Outcome-Based Education/OBE) dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan OBE menekankan pada pencapaian hasil belajar yang spesifik, relevan, dan dapat diukur, sehingga memberikan ruang untuk inovasi pedagogis yang berfokus pada pengembangan kompetensi siswa secara holistik. Dalam konteks PAI, pendekatan ini relevan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi digital. Tinjauan pustaka ini mencakup analisis konseptual OBE, prinsip-prinsip implementasinya, dan pengaruhnya terhadap pengajaran PAI di berbagai institusi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi OBE dalam PAI dapat meningkatkan relevansi kurikulum, memperkuat keterkaitan antara teori dan praktik, serta mendukung pembentukan karakter religius siswa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Namun, tantangan utama dalam implementasi OBE mencakup kesiapan guru, keterbatasan fasilitas, serta keselarasan antara tujuan OBE. Kajian ini merekomendasikan pengembangan pelatihan bagi pendidik, penyediaan sumber daya yang memadai, dan adaptasi kurikulum yang berbasis hasil untuk memaksimalkan efektivitas pendekatan ini. Dengan demikian, OBE berpotensi menjadi paradigma pembelajaran yang strategis dalam mendukung transformasi pendidikan Islam menuju era globalisasi.
Strategi Guru BP dalam Mengatasi Kenakalan Remaja pada Peserta Didik di SMP Negeri 3 Mepanga Desa Kayu Agung Kabupaten Parigi Moutong Syaiful, Ahmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.2608

Abstract

Perkembangan zaman yang pesat memberikan dampak signifikan terhadap pendidikan, termasuk meningkatnya kenakalan remaja di SMP Negeri 3 Mepanga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan faktor kenakalan remaja, strategi guru BP dalam menanganinya, serta kendala dan solusi yang dihadapi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis dengan reduksi data, penyajian, dan verifikasi. Hasil menunjukkan bahwa kenakalan remaja di sekolah ini meliputi membolos, merokok, berpakaian tidak sopan, hingga kasus narkoba, dengan faktor penyebab seperti kurang perhatian orang tua dan lingkungan pergaulan negatif. Guru BP menggunakan strategi preventif, kuratif, dan pembinaan religius. Kendala utama meliputi lemahnya komitmen pihak terkait dan beban ganda guru BP. Penelitian ini menyarankan optimalisasi peran guru BP dan kolaborasi intensif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
The Urgency of Parental Parenting Patterns in Shaping the Morality of Middle School Students Wasito, Wasito
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2609

Abstract

It is interesting to study students at Kepung Islamic Middle School in the moral aspects of habblum minallah, habblum minannas and habblum minal alam. Of all the students who have carried out good morals, 1 out of 5 people. This is closely related to the upbringing of parents for their children. Every form of authoritarian, democratic or parmissive parenting used by parents will determine the morals of a child. This is what is interesting for the authors to conduct research on students at Kepung Islamic Middle School. The author observes that the students of this school come from different geographic areas, some come from the mountains, come from 3 different districts and they are asked to help their parents with their work. In this study used a type of qualitative research, with a descriptive approach. The results of the study are: 1) The role of parenting is carried out by a father and mother, both of whom complement each other and work together in providing parenting to their children. 2) The parenting style used by parents uses authoritarian, democratic and permissive forms, each of which has its own advantages and disadvantages to the child's morals. 3) The results of parenting parents, according to the school, some children have been able to apply good morals to Allah SWT, teachers, parents, friends and their environment.
Pengaruh Kecerdasan Interpersonal dan Kecerdasan Intrapersonal terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VI Al-Wahid di SD Islam Al-Alifah Palembang Andriani, Ita Deska; Amilda, Amilda; Febriyanti, Febriyanti
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2610

Abstract

Kecerdasan interpersonal adalah kecerdasan yang berhubungan dengan kemampuan untuk bersosialisasi dengan orang-orang sekitarnya. Kecerdasan intrapersonal berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk tanggap terhadap perasaan yang ada dalam dirinya, orang yang memiliki kecerdasan intrapersonal yang baik akan memiliki kemampuan untuk mengenal baik kekuatan-kekuatan maupun kelemahan yang ada dalam dirinya. Pendidikan agama Islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh. Lalu menghayati tujuan ajarannya yang pada akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan Islam sebagai pandangan hidup. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui bagaimana pengaruh kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal siswa terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SD Islam Al-Alifah Jakabaring palembang, adakah pengaruh kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam di SD Islam Al-Alifah Jakabaring Palembang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif menggunakan teknik analisa statistik sederhana yaitu menggunakan rumus teknik analisis product moment dan analisis korelasi regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini 23 siswa diambil dengan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian ini bisa dilihat pengaruh kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas VI Al-Wahid di SD Islam Al-Alifah Jakabaring Palembang, pengaruh dilihat dari nilai Nilai kemudian dibandingkan dengan nilai pada taraf nyata ? = 0,05 yaitu = = 2,07. Ternyata = 1,70 < 2,07 = dengan demikian maka model multipel signifikan.
Pola Pembelajaran Kreatif Komunikatif untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Siswa Kelas III MTs Nurussabah Batunyala Hatta, Mohamad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2612

Abstract

This research is based on the low Arabic speaking skills of students due to unengaging and uncommunicative teaching methods. The aim of this study is to improve the Arabic speaking skills of third-grade students at MTs Nurussabah Batunyala for the 2024/2025 academic year through creative and communicative learning patterns. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data collection techniques include observation, interviews, and speaking skill tests. The collected data were analyzed descriptively, both qualitatively and quantitatively. The results of the study indicate that creative and communicative learning patterns are effective in improving students' Arabic speaking skills. In the first cycle, there was a 15% increase in the average speaking skills score compared to before the action. In the second cycle, a further increase of 20% was achieved, demonstrating that the implemented method significantly improved the students' speaking skills. The conclusion of this study is that the application of creative and communicative learning patterns can enhance the Arabic speaking skills of third-grade students at MTs Nurussabah Batunyala.
Analisis Keterampilan Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Digital pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Analysis of Teachers' Skills in Developing Digital-Based Learning Media of the Merdeka Curriculum at Elementary Schools Dewi, Aisyah Aulia; Astuti, Ruli
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2614

Abstract

Dalam kurikulum merdeka di era revolusi 5.0 guru harus memiliki keterampilan di bidang digital dan berpikir kreatif dalam mengajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi bagaimana keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital, seperti permainan edukatif, video pembelajaran dan e-modul. Selain itu, penelitian ini juga menjelaskan hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam mengembangkan media, serta strategi yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan dalam mengembangkan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitiannya menggunakan studi kasus. Subyek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, dan guru di SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru sudah mampu mengembangkan media pembelajaran berbasis digital interaktif games edukatif, video pembelajaran, dan e-modul. Hambatan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yaitu manajemen waktu. Strategi yang dilakukan guru SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo yaitu dengan memanage waktu dengan baik. Sementara itu strategi kepala sekolah dalam meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital yaitu dengan mengikutkan guru dalam kegiatan pelatihan-pelatihan dan webinar. Abstract In the kurikulum merdeka during the 5.0 revolution, teachers must possess skills in the digital field and think creatively when teaching in the classroom. This study aims to analyze and identify how teachers develop digital-based learning media, such as educational games, learning videos and e-modules. Additionally, this study also explains the obstacles faced by teachers in developing thes media and the strategies they use to overcome the challenges in the development process. This research uses a qualitative approach, with a case study design. The subjects of this study are school principals and teachers at SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Data collection techniques used include interviews and documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that teachers already capable in developing interactive digital-based learning media, including educational games, learning videos, and e-modules. A key obstacle for teachers in the process of developing learning media is time management. The strategy faced by the teachers in the process of developing learning media is time management. The strategy employed by teachers at SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo is to manage their time effectively. Meanwhile, the principal's strategy to enhance teachers' skills in developing digital-based learning media is by involving them in training activities and webinars.
Pendidikan Dasar Islam Sebagai Fondasi Pembangunan Moral dan Sosial di Era Globalisasi Zahro, Nur Fatimatuz
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2624

Abstract

Pendidikan dasar Islam memegang peranan penting dalam membentuk moral dan sosial individu sejak usia dini. Di era globalisasi yang ditandai oleh perkembangan teknologi dan pergeseran nilai-nilai budaya, pendidikan berbasis nilai-nilai Islam menjadi instrumen strategis untuk menjaga identitas moral dan sosial masyarakat. Artikel ini membahas konsep pendidikan dasar Islam, pentingnya penerapannya dalam pembentukan karakter, serta tantangan yang dihadapi dalam dunia yang terus berubah. Dengan pendekatan literatur dan analisis konseptual, artikel ini menyoroti bagaimana pendidikan dasar Islam dapat menjadi fondasi pembangunan moral dan sosial di era globalisasi.