cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar
ISSN : 25490117     EISSN : 25490125     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar diterbitkan oleh Fakultas Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang, ISSN 2549-0125 (online), ISSN 2549-0117 (cetak). Jurnal ini menerbitkan strategi pembelajaran, manajemen sekolah dan kelas, evaluasi pendidikan, kurikulum, pengembangan media dan bahan ajar. Setiap naskah yang dikirimkan akan ditinjau oleh setidaknya dua peninjau sejawat menggunakan metode peninjauan ganda. Jurnal ini diterbitkan setiap Januari & Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
Penerapan Model Group Investigation Outdoor Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IVA SDN Bandungrejosari 2 Malang Nury Yuniarsih Yuniarsih; Yulianti Yulianti Yulianti
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.437 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i2.1900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa selama menerapkan Model Group Investigation Outdoor. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IVA SDN Bandungrejosari 2 Malang tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah 42 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini meliputi: wawancara, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation Outdoor sesuai untuk diterapkan pada pembelajaran IPS. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa kelas IVA SDN Bandungrejosari 2 Malang. Diketahui dari hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I yaitu 75,12 meningkat menjadi 82,38 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation Outdoor dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas IVA SDN Bandungrejosari 2 Malang.
PENGGUNAAN MEDIA KARIKATUR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN SISWA KELAS V SDN NGUNUT Vivi Rulviana Rulviana
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.14 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i2.1902

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media karikatur dalam pembelajaran menulis karangan siswa kelas V SDN Ngunut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di SDN Ngunut dengan teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi atau arsip, wawancara serta observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru dengan mempersiapkan program tahunan, program semester, rincian minggu efektif, jurnal mengajar, pengembangan silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, media pembelajaran, pengembangan sistem penilaian. 2) Pelaksanaan pembelajaran menulis karangan di SDN Ngunut memanfaatkan media pembelajaran berupa karikatur. Motivasi, minat dan daya imajinasi siswa dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan media karikatur tersebut dalam pembelajaran menulis karangan, sehingga kreativitas siswa dalam membuat atau menulis karangan juga meningkat.
Peningkatan Dalam Penggunaan Media Ular Tangga Mata Kuliah Pendidikan PKn SD Materi Strategi Pembelajaran Pada Kemampuan Kognitif Mahasiswa Semester 2 STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya Noviardani Kartika Prameswari
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2018): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.818 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v2i1.2188

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengenai peningkatan penggunaan media ular tangga tentang kemampuan kognitif mahasiswa terhadap materi strategi pembelajaran mata kuliah Pendidikan PKN SD semester 2 STKIP Bina Insan Mandiri.Teknik pengumpulan data berupa tes kognitif, observasi dan catatan lapangan.Aktivitas siklus I skor rata-rata 2,96 dikategorikan cukup persentase keberhasilannya sebesar 74,03%. Aktivitas mahasiswa siklus II skor rata-rata 3,05 dikategorikan baik dan persentase keberhasilan 76,44%. Pada siklus III aktivitas mahasiswa meningkat rata-rata 3,27 dikategorikan sangat baik dan persentase keberhasilan 81,73%. Hasil belajar kognitif mahasiswa observasi awal rata-rata kelasnya 46,91. Pada siklus I rata-rata kelas sebesar 52,57, pada siklus II ratarata kelas 70,14 dan siklus III rata-rata kelas 84,84. Hal ini menunjukkan peningkatan hasil belajar kognitif mahasiswa dari awal sampai siklus III.yaitu persentase keterlaksanaan pembelajaran 97%. Hasil siklus III memenuhi keberhasilan.Jadi disimpulkan hasil belajar kognitif mahasiswa STKIP Bina Insan Mandiri materi Strategi Pembelajaran terjadi ketuntasan belajar dan setiap siklus mengalami peningkatan. AbstractThis research is about increasing the use of snake media about students' cognitive ability toward the subject matter teaching materials PKN SD semester 2 STKIP Bina Insan Mandiri. Data collection techniques include cognitive tests, observations and field notes. Activity cycle I average score of 2.96 is categorized quite a success percentage of 74.03. Student activity cycle II average score of 3.05 is categorized good and the percentage of success is 76,44%. In the third cycle of student activity increased an average of 3.27 is categorized excellent and the percentage of success is 81.73%. The cognitive learning outcomes of the students of the initial observation average of the class is 46,91 In the first cycle of the class average is 52, 57. in cycle II average class 70,14 and cycle II average class 84,84. This shows the improvement of cognitive learning outcomes of students from the beginning to the third cycle is the percentage of learning execution 97%. The results of cycle III meet the success. So concluded the cognitive learning outcomes of students STKIP Bina Insan Mandiri Learning strategy material there is mastery learning and every cycle has increased.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Dengan Menggunakan Media Gambar Siswa Kelas VI SD Negeri No. 101/II Muara Bungo Kecamatan Pasar Muara Bungo Kabupaten Bungo Sarniwati Sarniwati
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 2 No 1A (2018): April
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.275 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v2i1A.2354

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan menggunakan media pembelajaran gambar dengan memperhatikan ada atau tidaknya peningkatan kemampuan menulis puisi siswa kelas VI SD Negeri No. 101/II Muara Bungo. Metode penelitian yang dipergunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu pendekatan dalam penelitian yang berbasis kelas atau sekolah untuk melakukan pemecahan berbagai permasalahan yang digunakan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan. Hasil penelitan, diperoleh hasil bahwa pertama, pada dasarnya para peserta didik kelasVI mampu untuk membuat suatu puisi sederhana, hanya saja diperlukan media yang dapat merangsang imajinasi mereka. Kedua, media gambar ternyata dapat digunakan untuk merangsang imajinasi para peserta didik kelas VI, sehingga pada akhirnya mereka dapat membuat satu bait puisi. AbstractThe purpose of this study is to determine the extent to which the success of using image learning media with regard to whether or not the increase in the ability to write class poetry students VI SD Negeri No. 101/II Muara Bungo. The research method used is Classroom Action Research. Classroom Action Research (PTK) is one approach in classroom or school-based research to solve various problems used in the context of improving the quality of education. The results of research, obtained the results that first, basically the students of class VI able to make a simple poem, it's just necessary media that can stimulate their imagination. Secondly, the mediaimages can be used to stimulate the imagin.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW Sofiyana Rizki; Mawardi Mawardi; Herlina Kasih Intan Permata
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2019): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.889 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i2.3224

Abstract

Abstract This research was aimed to overcome the low of students’ communication skills in the learning process which applied Jigsaw cooperative learning model in the class five of Tingkir Lor 02 Elementary School Tingkir sub-district Salatiga city. This classroom action research used spiral model which referred to Kemis and Mc. Tagart’ research design. This research procedure was done by implementing Jigsaw cooperative learning model which was planned by started from design arrangement, action, observation, and reflection which is then followed by the next spiral cycle. This classroom action research applied two cycles pattern. The conclusion of this research is the implementation of Jigsaw cooperative learning can improve students’ communication skills. It can be seen from the increase of communication skills average score percentage from cycle I and cycle II that is 11,78% with average score in cycle I is 75,5 increased into cycle II that is 84,4. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya keterampilan berkomunikasi peserta didik dalam pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Jigsaw di kelas V di SD Negeri Tingkir Lor 02 Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model spiral yang mengacu desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Prosedur penelitian ini dilaksankan dengan melaksanakan pembelajaran menerapkan model pembelajaran kooperatif Jigsaw yang dierencanakan dengan dimulai dari penyususnan rancangan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi yang kemudian diikuti dengan siklus spiral berikutnya. Penelitian tindakan kelas ini menerapkan pola dua siklus. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat dari kenaikan presentase skor rata-rata untuk ketererampilan berkomunikasi dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 11,78%, dengan skor rata-rata pada siklus I yaitu 75,5 naik di siklus II menjadi 84,4.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN PEMBELAJARAN KARAKTER BERBASIS FINACIAL LITERASI DI SEKOLAH DASAR Sri Utaminingsih; Eka Zuliana
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2019): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.677 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i2.3289

Abstract

Abstract The purpose of this research is to know the level of financial literacy learning model effectivity for building quality character of sekkah student base The effectivity levels of the models will be used to determine whether the model can be used as best practical or not. Number of population of 272 and it all made as the respondents, thus this research is the research population. Data analysis using t-test and tools to validate using the kendall and spearman, while for reliability using cronbach alpha as its parameters. The results showed the existence of level models effectivities at the level of significance of 1%, the components of the planning, the implementation and evaluation has an impact on the success of the formation of nonkonsumerisme character and spirit of entrepreneurship. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan model manajeme pembelajaran financial literasi untuk membangun kualitas karakter siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan melalui pengembangan pembelajaran berbasis financial literacy. Tingkat kefektifan model akan dapat digunakan untuk menentukan apakah model bisa dijadikan best praktis atau tidak. Jumlah Populasi sebanyak 272 dan semuanya dijadikan responden. Analisa data dengan menggunakan uji t dan alat untuk memvalidasi menggunakan Kendall dan Spearman, sementara untuk realibilitas menggunakan alpha cronbach sebagai parameternya. Hasil penelitian menunjukka model manajemen pembelajaran finacial literasi untuk membangun kualitas karakter siswa cukup efektif pada taraf signifikansi 1%, komponen perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi memiliki pengaruh terhadap keberhasilan pembentukan karakter nonkonsumerisme dan jiwa wirausaha
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS DAERAH TRENGGALEK UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN Kardiana Metha Rozhana; Moh Farid Nurul Anwar
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2019): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.998 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i2.3295

Abstract

Abstract The teacher's difficulties in teaching are weaknesses in preparing thematic lesson plans and the lack of adequate learning resources for students. The purpose of this development and research is to provide facilities and new innovations for elementary school teachers in developing module teaching materials. The hope is that this module can be used as an additional supplement for students and as an effort to apply environmental awareness as found in character education. This study used the research and development method of Borg & Gall. The results of the feasibility validation from the experts showed that the percentage of 89.4% was feasible. While aspects of the application of teachers and students of module products through questionnaires showed an average percentage of 92.5% with very good criteria and could be used without revision. While the effectiveness of modules is seen from two aspects, namely learning outcomes with a mean percentage of 95.2% showing complete learning and learning activities showing active information with a percentage of 77.4%. While the value of environmental care attitude shows a percentage of 3%, namely a good attitude towards the environment of residence. abstrak Kesulitan guru dalam mengajar yaitu kelemahan dalam menyusun RPP tematik dan kurangnya sumber belajar yang memadahi bagi siswa. Tujuan pengembangan dan penelitian ini yaitu memberikan kemudahan dan inovasi baru bagi guru SD dalam mengembangkan bahan ajar modul. Harapannya modul ini dapat dijadikan suplemen tambahan bagi siswa dan sebagai upaya menerapkan sikap peduli lingkungan sebagaimana yang terdapat dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Borg & Gall. Hasil validasi kelayakan dari para ahli menunjukkan persentase 89,4% layak digunakan. Sedangkan aspek keterterapan guru dan siswa produk modul melalui angket menunjukkan persentase rata-rata 92,5% dengan kriteria sangat baik dan dapat digunakan tanpa revisi. Sedangkan keefektifan modul dilihat dari dua aspek yaitu hasil belajar dengan persentase rerata 95,2% menunjukkan pembelajaran tuntas dan aktivitas belajar menunjukkan keterangan aktif dengan persentase 77,4%. Sedangkan nilai sikap peduli lingkungan menunjukan persentase 3% yaitu sikap baik terhadap lingkungan tempat tinggal.
ETNOMATEMATIKA BUDAYA JAWA : INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Hendra Erik Rudyanto; Apri Kartika Sari HS; Dea Pratiwi
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2019): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.648 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i2.3348

Abstract

Abstract Innovation in learning mathematics needs to be done so that the learning objectives of mathematics can be achieved effectively. One of the innovations that can be done is to utilize Javanese cultural products in learning mathematics. Besides being able to learn mathematics well, students can also get to know their culture which is slowly being forgotten. This study aims to describe the results of ethnomatatics exploration of Javanese culture that can be utilized in mathematics learning. The research method used is qualitative, through exploratory studies with ethnographic approaches. In connection with this study, researchers tried to dig up informationthrough literature,observation (observation) and possible the existence of an interview process with several figures or Javanese community members who know information about the object to be excavated. Theresults of the study show that there are many Javanese cultural products that have the potential for learning mathematics such as cultural products in the form of artifacts, traditional foods, traditional games, batik, and so on. If the Javanese cultural product can be utilized in mathematics learning well, it will create meaningful learning for students. Abstrak Inovasi dalam pembelajaran matematika perlu dilakukan supaya tujuan belajar matematika dapattercapai secara efektif. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan produkbudaya Jawa dalam pembelajaran matematika. Selain dapat belajar matematika dengan baik, siswajuga dapat mengenal budayanya yang lambat laun mulai terlupakan. Penelitian ini bertujuanmendeskripsikan hasil eksplorasi etnomatematika budaya Jawa yang dapat dimanfaatkan dalampembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, melalui studieksplorasi dengan pendekatan etnografi. Sehubungan dengan penelitian ini, peneliti berusahamenggali informasi melalui kepustakaan, pengamatan (observasi) serta dimungkinkan adanyaproses wawancara dengan beberapa tokoh atau warga masyarakat Jawa yang mengetahuiinformasi mengenai objek yang akan digaliHasil penelitian menunjukkan bahwa banyak sekaliproduk-produk budaya Jawa yang berpotensi untuk pembelajaran matematika misalnya produkbudaya yang berupa artefak, makanan tradisional, permainan tradisional, batik, dan lainsebagainya. Jika produk budaya Jawa tersebut dapat dimanfaatkan dalam pembelajaranmatematika dengan baik, maka akan menciptakan pembelajaran yang bermakna bagi siswa.
PENGARUH MODEL SCRAMBLE BERBASIS PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Tiara Adinda; Didik Iswahyudi; Arnelia Dwi Yasa; Ninik Indawati
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2019): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.031 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i2.3354

Abstract

AbstractThis study aims to determine the significant effect of puzzle-based scramble models on student learning outcomes in Bandungrejosari 3 Elementary School Malang City. This study uses a quantitative research approach with a Quasi Experimental Design research design and Nonequivalent Control Group Design research design. The sample used in this study was all the population of students in class IV-A as many as 32 students as a control class and students of class IV-B as many as 31 students as the experimental class. The instrument used in this study was a test. Based on the results of hypothesis testing using the t test, the value of the freedom of degrees (df) N-2 is 61. The results obtained for the table are 1.670 and tcount is 7.289. Sig value.(2-tailed) of 0,000. Because the value of tcount> ttable (7,289> 1,670) and significant 0,000 <0,05, Ha is accepted and Ho is rejected. So it can be concluded that there is an effect of puzzle-based scramble model on learning outcomes of fourth grade students in SDN Bandungrejosari 3 Malang City. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model scrambleberbasis puzzle terhadap hasil belajar siswa di SDN Bandungrejosari 3 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Quasi Experimental Design dan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi siswa kelas IV-A sebanyak 32 siswa sebagai kelas kontrol dan siswa kelas IV-B sebanyak 31 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh nilai derajat kebebasan (df) N-2 sebesar 61. Hasil yang diperoleh untuk ttabel sebesar 1,670 dan thitung sebesar 7,289. Nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Karena nilai thitung > ttabel (7,289 > 1,670 ) dan signifikan 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model scramble berbasis puzzle terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDN Bandungrejosari 3 KotaMalang.
KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS: MODEL BRAIN-BASED LEARNING DAN DAN MODEL WHOLE BRAIN TEACHING Denna Delawati; Farida Nur Kumala; Putri Ridlatus Shaleha
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2019): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.193 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i2.3356

Abstract

Abstract: This study aims to determine the differences in critical thingking skills of students who use the Brain-Based Learning model and the Whole Brain Teaching model in fifth grade science learning at SDN 3 Senggreng, Sumberpucung. This type of research is a Pra-Eksperimental Design with The Static Group Pretest-Posttest Design. The sampel used was all as fifth grade A as experiment class 1 and fifth grade B ad experiment class 2. The research instrument used was a “test” to test students’ critical thinking. The result of data analysis showed that critical thingking skills using the Whole Brain Teaching model were higher than using the Brain-Based Leaning model. Data were obtained using t-test analysis. From the results of the t-test is is known that |t hitung | amoungting to 2,127 and 2,122 greater ttabel (> 2,020), and a significance value of 5% indicates that the value 0,039 and 0,040 (< 0,05), therefore an alternative hypothesis is accepted. There are differences in the Brain-Based Learning model and Whole Brain Teaching model on thingking skill in fifth grade science learning at SDN 3 Senggreng, Sumberpucung. It is hoped that by using this Brain-Based Learning and Whole Brain Teaching model, students will more easily understand the leasosn and can solve problems in daily life Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir krtitis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Brain-Based Learning dan model Whole Brain Teaching pada muatan IPA kelas V SDN 3 Senggreng Kecamatan Sumberpucung. Jenis penelitian ini adalah Pra-Eksperimental Design dengan rancangan The Static Group Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan adalah seluruh kelas 5A sebagai eksperimen 1 dan kelas 5B sebagai eksperimen 2. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes untuk menguji berpikir kritis siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan model Whole Brain Teaching lebih tinggi dibandingkan menggunakan model Brain-Based Learning. Data yang diperoleh menggunakan analisis Uji-t. Dari hasil Uji-t diketahui bahwa | | sebesar 2,127 dan 2,122, lebih besar ttabel (> 2,020) dan nilai signifikasi 5% menunjukkan bahwa nilai 0,039 dan 0,040 (< 0,05), oleh karena itu hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan model Brain-Based Learning dan model Whole Brain Teaching pada keterampilan berpikir kritis IPA kelas V SDN 3 Senggreng Kecamatan Sumberpucung. Diharapan dengan menggunakan model berbasis otak ini, siswa akan lebih mudah memahami materi dan dapat menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Page 7 of 21 | Total Record : 204