cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar
ISSN : 25490117     EISSN : 25490125     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar diterbitkan oleh Fakultas Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang, ISSN 2549-0125 (online), ISSN 2549-0117 (cetak). Jurnal ini menerbitkan strategi pembelajaran, manajemen sekolah dan kelas, evaluasi pendidikan, kurikulum, pengembangan media dan bahan ajar. Setiap naskah yang dikirimkan akan ditinjau oleh setidaknya dua peninjau sejawat menggunakan metode peninjauan ganda. Jurnal ini diterbitkan setiap Januari & Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
REVITALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM GERAKAN LITERASI NASIONAL: STUDI PADA PROGRAM KAMPUNG LITERASI Layli Hidayah
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.807 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i1.2819

Abstract

In the implementation of literacy practice launched by the government, not all policy makers understand the culture of literacy. Due to the lack of understanding and participation by the community in the success of the literacy program, it is only considered as only limited to reading and writing. It has been proven from the fact in the society that not all community library are crowded by visitors. This is a qualitative descriptive study which is intnended to elaborate the community participation in literacy village. Based on the results of the research, it was found that the need for village government participation in the optimization of literacy programs.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PAPAN WAKTU PADA PEMBELAJARAN PENGHITUNGAN WAKTU BAGI SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Reza Syehma Bahtiar
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.749 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i1.2857

Abstract

The purpose of this research is to know the results of the students after using media Board of time in learning the calculation time. This research is a descriptive qualitative study types. The instruments used in this research are test results of the study, observation, and question form. Based on the results of the research that has been done that student learning outcome is said to be completely in classical because percentage earned more than completeness of classical learning outcome criteria as many 83.79% of students with a total number of 31 students who Mastery Learning and 6 students who do not pass the study. The observation activities of the teacher in managing learning counting time using media Board learning time is said to be very good because the results obtained as many 92.5. The observation activities of students in learning the calculation time using media Board learning time is said to be very good because the percentage obtained in the amount of 90%. While the response is given by students when students use learning media Board time is said to be positive because the percentage obtained of 82.64%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DI SD DENGAN MENGGUNAKAN METODE PQ4R Meirza Nanda Faradita
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.834 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i1.2893

Abstract

ABSTRAK Pendidikan IPA erat kaitannya dengan pembelajaran melalui benda konkret danmelalui pengalaman yang nyata. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di kelas kelas VAl-Kholiq SD Muhammadiyah 8 Surabayamenunjukkan bahwahasil belajar siswa dalam pembelajaran kompetensi dasar IPA dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan teknik PQ4R. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas V Al-Kholiq SD Muhammadiyah 5 Surabaya. Subjek penelitian sebanyak 15 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dengan tes. Siswa dikatakan tuntas apabila hasil belajarnya di atas KKM ≥75 dan prosentase ketuntasan belajar siswa di kelas tersebut ≥80. Pelaksanaan penelitian terdiri atas siklus I dan Siklus II dengan rentang waktu 7hari. Hasil penelitiansiklus Imenunjukkan bahwa rata-rata kelas mendapatkan nilai 75,4 dengan prosentase ketuntasan belajar siswa72%. Hal ini belum dapat dikatakan tuntas, sehingga dilakukan pembelajaran lagi di siklus II.Pada siklus IIhasil rata-rata kelas mendapat 81,8 dan hasil ketuntasan belajar siswaadalah 80%.Secara klasikal pembelajaran dikatakan tuntas.Pembelajaran menggunakan metode PQ4R dapat meningkatkan hasil belajarIPAsiswa kelas V Al-Kholiq. ABSTRACT Science education is closely related to learning through concrete objects and through real experience. Based on observations made in class V of Al-Kholiq Muhammadiyah 8 Surabaya Elementary School showed that student learning outcomes in basic science competency learning under the minimum completeness criteria (KKM). This study aims to improve learning outcomes using the PQ4R technique. This study used Classroom Action Research (CAR) carried out in class V Al-Kholiq Muhammadiyah 5 Elementary School Surabaya. The research subjects were 15 male students and 10 female students. Techniques for collecting data with tests. Students are said to be complete if their learning outcomes are above KKM ≥75 and the percentage of students' mastery learning in that class is ≥80. The implementation of the study consisted ofcycle I and Cycle II with a span of 7 days. The results of the first cycle study showed that the class average got a value of 75.4 with a percentage of 72% student learning completeness. This cannot be said to be complete, so learning is carried out againin cycle II. In the second cycle the results of the class average got 81.8 and the results of student learning completeness were 80%. Classical learning is said to be complete. Learning using the PQ4R method can improve the science learning outcomes of class V students of Al-Kholiq.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH DASAR Fathurrohman Fathurrohman
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.074 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i1.2929

Abstract

AbstrakIsu tentang degradasi moral di Indonesia menjadi catatan penting bagi dunia pendidikan. Sekolah sampai saat ini dianggap ikut bertanggung jawab dalam mencetak generasi penerus bangsa yang lebih baik. Sekolah dasar sebagai institusi menjadi pondasi awal dalam penanaman moral. Bagaimana sekolah dasar memberikan pengalaman belajar kepada siswa. Peran guru dalam proses pembelajaran di SD sangat menentukan masa depan siswa. Pendidikan moral di SD bisa dilakukan dengan berbagai metode baik langsung maupun tidak langsung dengan pembelajaran yang komprehensif. Menciptakan iklim kelas yang baik menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan moral. AbstractThe issue of moral degradation in Indonesia is an important problem for the educational world. Until now, schools are considered to be part of the responsibility for creating a better future generation. Primary school as an institution becomes the initial foundation in moral cultivation. How the primary schools provide learning experiences to their students and the role of the teacher in the learning process in elementary school greatly determines the student’s future. To achieve those moral education successfulness, the moral education in the elementary schools should be proceed with a comprehensive learning method. Furthermore, a good classroom environment also become the key point for moral education accompishment.
TEACHING STYLE DOSEN MATAKULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN SD Dwi Agus Setiawan
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.376 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i1.2956

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teaching style dosen pengajar matakuliah Evaluasi Pembelajaran SD di Universitas Kanjuruhan Malang. Penelitian ini Merupakan penelitian Deskriptif dengan pendekatan kualitatif Study kasus dilapangan. Setting penelitian ini Pada Mahasisiwa semester VI 2017/2018. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, kemudian ditarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dengan ketekunan pengamatan, pemeriksaan teman sejawat dan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Dosen lebih sering menggunakan gaya mengajar klasik, (2) Dosen jarang menggunakan media dikarenakan membuat dan menggunakan media itu ribet, (3) Dosen menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan,dan diskusi kelas (4) Dosen mengombinasikan gaya mengajar satu dengan yang lainnya. (5)karakteristik setiap masing masing dosen pengampu matakuliah memilki kompetensi mengajar yang berbeda, ada yang gaya mengajarnya klasik, interaksional dan teknologis dan personalisasi.Penelitian ini menunjukkan bahwa dosen menggunakan gaya mengajar klasik, namun diselingi dengan gaya mengajar lainnya yaitu teknologis, personalisasi dan interaksional. dosen berupaya membuat variasi gaya mengajar dalam pembelajaran, namun belum terlihat jelas. AbstractTeaching essentially aims to deliver students to achieve the learning objectives that have been planned previously. In practice, the teaching behavior shown by the lecturers is very diverse, although the meaning is the same. A variety of lecturers' behavior is called teaching style. Each lecturer has different teaching styles. The role of lecturers in class is very large in the development and improvement of student learning outcomes. This study aims to describe the teaching style of teaching lecturers of the Evaluation of Elementary Learning at the University of Kanjuruhan Malang. This research descriptive qualitative approach case study field. Setting research at the University of Kanjuruhan Malang, In the 6th semester of 2017/2018. Data collection is done by conducting observation and interview. Data analysis is done by giving meaning to the data collected, then drawn conclusion. Inspection of data validity with observational persistence, peer examination and data triangulation. The results of this study indicate that: (1) Lecturers more often use classical teaching style, (2) Lecturers rarely use the media due to make and use the media is complicated, (3) Lecturer using lecture, question and answer method, 4) Lecturers combine teaching styles with each other. (5) the characteristics of each lecturers have different teaching competencies, some of which are classical, interactional and technological and personalized teaching styles. The conclusions in this study indicate that the lecturer uses theclassical teaching style, but interspersed with other teaching styles of technological, personalization and interactional. lecturers try to make variations of teaching styles in learning, but not yet clearly visible.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING BERBANTUAN MEDIA POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Chandra Anugrah Putra; M. Andi Setiawan
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.612 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i1.2958

Abstract

AbstrakModel pembelajaran yang digunakan guru kurang bervariasi membuat peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga hasil belajar IPS dibawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari penerapan model Circuit Learning berbantuan media power point terhadap hasil belajar IPS. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian seluruh peserta didik kelas IV SDN-4 Menteng Palangka Raya yang berjumlah 35 peserta didik. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif, kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dilihat melalui rata-rata kelas pada posttest yaitu sebesar 80 dan presentase ketuntasan peserta didik secara klasikal yaitu 100%, dari ketetapan yang sudah ditentukan yaitu untuk KKM sebesar 65 dan kriteria ketuntasan secara klasikal 85% dengan ini maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar IPS setelah menerapkan model pembelajaran Circuit Learning berbantuan media Microsoft Power Point. Implikasi pada penelitian ini adalah dengan penggunaan multimedia yang dilengkapi dengan audio visual dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. AbstractThe learning model used by teachers is less varied, making students less active in the learning process, so that social studies learning outcomes are below the Minimum Completion Criteria (KKM). This study aims to determine the effect of multimedia-based Circuit Learning models on social studies learning outcomes. The type of research used in this study was classroom action research with the subject of the study were all fourth grade students of SDN-4 Menteng Palangka Raya, totaling 35 students. Data collection techniques in this study used observation and tests. Data analysis using qualitative, quantitative data analysis. The results of this study indicate that seen through the class average at posttest is equal to 80 and the completeness percentage of students in classics is 100%, from the predetermined provisions, namely for KKM at 65 and classical completeness criteria 85% with this it can be concluded that there was an increase in social studies learning outcomes after applying the Learning Learning model assisted by Microsoft Power Point. The implication in this study is that the use of multimedia equipped with audio visual can increase students' interest in learning.
PENGEMBANGAN MODUL TEMATIK INTEGRATIF BERBASIS CHARACTER BUILDING Yulianti Yulianti; Siti Imma Nur Lailatul Farida
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.142 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i1.2960

Abstract

AbstrakProses pembelajaran di SD/MI telah menggunakan kurikulum 2013 namun belum didukung bahan ajar berupa printed text selain buku dari pemerintah dan LKS yang mengedepankan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul tematik integratif dengan pendekatan kurikulum 2013 berbasis character building pada tema 9 subtema 3. Modul dikembangkan menggunakan Model Borg and Gall, dengan 10 langkah namunpeneliti hanya menggunakan 5 langkah. Uji validasi dengan ahli materi, bahasa dan media. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah 1 orang guru SD dan 10 siswa SD kelas 4. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian modul layak digunakan, berdasarkan penilaian ahli materi memperoleh skor 88,51%, ahli bahasa 88,89%, ahli media 94,44% dan peer reviewer 79,41%. Modul praktis digunakan dengan perolehan skor 91,72%, dan efektif digunakan dengan perolehan skor rata-rata 83,75%. Diharapkan untuk pengguna modul tematik-integratif berbasis character building dapat dijadikan sebagai penunjang bahan ajar. AbstractThe learning process in grade 4 using the 2013 curriculum has not been supported by teaching materials in the form of other printed texts from books and worksheets which prioritize characters. This study aims to develop an integrated thematic module with a 2013 curriculum approach based on the character of the building, and the feasibility of theme 9 sub-theme 3. The module using the Model Borg and Gall learning design model, 10 steps but researcher using only 5 steps. Validation test with material, language and media experts. The trial subjects in this study were 1 elementary school teacher and 10 elementary school grade 4 students. Data writing techniques used questionnaires. Data analysis techniques use quantitative data and qualitative data.The results showed that the module, based on assessment, scores 88.51%, language experts 88.89%, expert media 94.44% and 79.41% peer reviewers. General module with a score of 91.72%, and can be used with an average score of 83.75%. It is expected that userof thematicintegrative modules can support teaching materials.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ELF MCBRIDE MENGGUNAKAN TEKNIK HITUNG CEPAT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Dedy Setyawan; Diplan Diplan
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.888 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v3i1.2961

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskrisikan aktivitas belajar pada peserta didik dikelas V SDN-3 Pahandut Palangka Raya dengan menggunakan metode pengajaran Elf McBride melalui teknik hitung cepat, dan (2) mengetahui peningkatan hasil belajar perkalian pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan metode pengajaran Elf McBride melalui teknik hitung cepat di kelas V SDN-3 Pahandut Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek seluruh peserta didik kelas V SDN-3 Pahandut Palangkaraya berjumlah 20 orang peserta didik yang terdiri dari 9 laki-laki dan 11 perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Analisis data kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) aktifitas belajar peserta didik di kelas V SDN-3 Pahandut Palangka Raya pada mata pelajaran Matematika dengan menggunakan metode pengajaran Elf McBride melalui hitung cepat termasuk dalam kriteria aktif, dan (2) ada peningkatan hasil belajar perkalian pada mata pelajaran Matematika pada peserta didik kelas V SDN-3 Pahandut Palangka Raya setelah pembelajaran dilakukan dengan menggunakan metode pengajaran Elf McBride melalui teknik hitung cepat. Abstract This research aims to: (1) mendeskrisikan activity study on learners in grades V SDN-3 Pahandut Palangka Raya by using teaching methods through engineering McBride Elves count quickly, and (2) know the improvement of learning outcomes multiplication in math subjects by using the teaching method on calculating techniques through McBride Elf quickly in class V SDN3 Pahandut Palangka Raya. This type of research is research researchers used a class Act (PTK), with the subject of the whole learner class V SDN-3 Pahandut Palangkaraya amounted to 20 learners which consists of 9 men and 11 women. Data collection techniques in the study of using tests and observation. The analysis of qualitative and quantitative data used to analyze the data in this study. The results of this research indicate that: (1) learning activities of students in class V SDN-3 Pahandut Palangka Raya in the subjects of Mathematics by using teaching methods.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO DENGAN PIRANTI LUNAK NETOP SCHOOL 6.0 DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN TIK KELAS 7.4 TAHUN 2011-2012 DI SMP NEGERI 6 MALANG Muhammad Syarif Hidayatullah
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.407 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v1i1.1604

Abstract

AbstrakMasih ada siswa yang kesulitan dalam pembelajaran secara langsung apalagi pelajaran TIK berbasis praktek. Tujuan penelitian: Untuk menjelaskan/mendeskripsikan pemanfaatan media video dalam pembelajaran dan Untuk mengetahui hasil belajar dengan media video pada mata pelajaran TIK Pada Siswa Kelas 7.4 Tahun 2011-2012 di SMP Negeri 6 Malang. Penelitian PTK ini dilaksanakan pada semester Genap yang dimulai pada bulan Mei dilakukan di SMP Negeri 6 Malang Tahun Pelajaran 2012/2013, subjek penelitian adalah siswa kelas 7.4 dengan jumlah 34 siswa. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: kemampuan, pemahaman dan motivasi dalam menyelesaikan tes, hasil dari siklus 1 70,6% dan ada kenaikan pada siklus 2 yaitu 91,2%. AbstractStill students who have difficulty in learning directly especially ICT-based teaching practices. The purpose of this study is to explain / describe the use of video media in learning and to know the learning outcome use video on ICT In Grade 7.4 Year 2011-2012 SMP Negeri 6 Malang. This research was conducted on even semester that start in May conducted in SMP 6 Malang in academic year 2012/2013, the research subjects were students of class 7.4 with a number of 34 students. The results of the study are as follows: ability, understanding and motivation to complete the test, the results of the first cycle of 70.6% and no increase in cycle 2, namely 91.2%. 
UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA SEMESTER III PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS BANGUN NUSANTARA SUKOHARJO DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN MATA KULIAH KESAMAPTAAN MELALUI REINFORCEMENT (PENGUATAN) Tri Sutrisno
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jbpd.v1i2.1847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan Mahasiswa semester IIIB PGSD UNIVET Sukoharjo dalam mengikuti pembelajaran mata kuliah Kesamaptaan melalui reinforcement (penguatan). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan.Subyek penelitian adalah Mahasiswa semester IIIB PGSD UNIVET Sukoharjo Tahun Akademik 2016/2017 yang berjumlah 32 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahasiswa semester IIIB PGSD UNIVET SukoharjoTahun Akademik 2016/2017 mengalami peningkatan kedisiplinan secara signifikan setelah diberi tindakan penguatan.Pada siklus I pertemuan pertama tingkat kedisiplinan hanya35,9%, kemudian pada siklus I pertemuan kedua kedisiplinan berada di 67,1%. Setelah siklus I berakhir ternyata kedisiplinan belum memenuhi KKM. Penelitian dikatakan berhasil jika tingkat kedisiplinan sudah berada pada 80%. Dilanjutkan pada siklus II pertemuan pertama, kedisiplinan sudah mencapai angka71,8%. Kemudian pada siklus II pertemuan kedua kedisiplinan mencapai 85,%. Kata kunci :kedisiplinan, reinforcement, kesamaptaan ABSTRACT This study aims to improve student discipline of third semester B PGSD UNIVET Sukoharjo in learning Kesamaptaan subjects through strengthening (reinforcement). This study is a classroom action research that is in progress two cycles, each cycle consists of two meetings. The subject of this research is the third semester student of B PGSD UNIVET Sukoharjo Academic Year 2016/2017 which likes 32 students. Technical data used are observation and interview.The results showed that students of the third semester B PGSD UNIVET Sukoharjo Academic Year 2016/2017 experienced significant increase of discipline after being given strengthening action. In the first cycle of the first meeting the level of discipline is only 35.9%, then in cycle I the second meeting of discipline was at 67.1%. After the first cycle ended, the discipline has not fulfilled the KKM. Research is said to work if the level of discipline is already at 80%. Continued on the first cycle of the first meeting, discipline has reached 71.8%. Then in cycle II the second meeting of discipline reached 85,%. Keyword: Dicipline, Reinforcement, Kesamaptaan

Page 6 of 21 | Total Record : 204