cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar
ISSN : 25490117     EISSN : 25490125     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar diterbitkan oleh Fakultas Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang, ISSN 2549-0125 (online), ISSN 2549-0117 (cetak). Jurnal ini menerbitkan strategi pembelajaran, manajemen sekolah dan kelas, evaluasi pendidikan, kurikulum, pengembangan media dan bahan ajar. Setiap naskah yang dikirimkan akan ditinjau oleh setidaknya dua peninjau sejawat menggunakan metode peninjauan ganda. Jurnal ini diterbitkan setiap Januari & Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 196 Documents
IMPLEMENTASI MODEL ROLE PLAYING BERBANTU MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA SISWA KELAS II TEMA PAHLAWANKU Nourma Oktaviarini
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.437 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i1.4052

Abstract

AbstractThe purpose of this research is (1) to describe the application of Role Playing models assisted by handpuppet and (2) to determine the enhanced ability of storytelling by implementing hand puppet RolePlaying models in grade II students SDN Talun 05. The method established in this study is class actionresearch (PTK) consisting of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. Thedata collection techniques in this study have observed and test sheets. research results in pre-activityresults of students ' storytelling with an average of 356 44.5% With the need for guidance (PB) criteria.At the I-cycle I Meeting Observation model implementation of Role Playing helped hand puppet mediaacquire the final score number 49 percentage average value of 71.5% good criteria whereas in theSikulus I meeting II gained a score of 52 storytelling ability Students with an average amount of 547 to68.3% with sufficient criteria, whereas the outcome of the student storytelling ability with an average of52.8 423% of the need for guidance (PB) to cycle I The meeting II gained an average 547 amount of68.3% with sufficient criteria. Implementation of Model Role Playing assisted doll Media hand on cycle IImeeting I gained a score of 56 percentage value of 84% good criterion, on cycle II of meeting II with ascore of 60 percentage 87% criterion very good. Ability to tell students cycle II meeting I total score 598percentage 74.75% of the criteria is sufficient, while the II cycle of meeting II score 663 percentage82.87% good criterion. Based on the above data that implementation of Role Playing model assisted byhand doll can improve the storytelling skills of class II students Modern Mutiara Iman Ngunut SubDistrict Tulungagung Regency Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan penerapan model Role Playing berbantu media boneka tangan dan (2) untuk mengetahui peningkatan kemampuan bercerita dengan mengimplementasikan model Role Playing berbantu boneka tangan pada siswa kelas II SDN Talun 05. Metode yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri empat tahapan diantaranya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil Penelitian pada pra kegiatan hasil kemampuan bercerita siswa dengan jumlah 356 rata-rata 44,5% dengan kriteria Perlu Bimbingan (PB). Pada siklus I pertemuan I hasil pengamatan implementasi model Role Playing berbantu media boneka tangan memperoleh jumlah skor akhir 49 prosentasi nilai rata-rata 71,5% kriteria Baik sedangkan pada sikulus I pertemuan II memperoleh skor 52 kemampuan bercerita siswa dengan jumlah 547 rata-rata 68,3% dengan kriteria cukup , sedangkan hasil kemampuan bercerita siswa dengan jumlah 423 rata-rata 52,8% Kriteria Perlu Bimbingan (PB) untuk siklus I pertemuan II memperoleh jumlah 547 rata-rata 68,3% dengan kriteria cukup. Implementasi penerapan model Role Playing berbantu media boneka tangan pada Siklus II pertemuan I memperoleh skor 56 prosentase nilai 84% kriteria baik, pada siklus II pertemuan II dengan skor 60 prosentase 87% kriteria sangat baik. Kemampuan bercerita siswa siklus II pertemuan I jumlah skor 598 prosentase 74,75% kriteria cukup, sedangkan siklus II pertemuan II skor 663 prosentase 82,87% kriteria baik. Berdasarkan data diatas bahwa implementasi model Role Playing berbantu boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan bercerita siswa kelas II MI Modern Mutiara Iman Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.
SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA GURU SDN TLOGOMAS 2 Sutiyono
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.376 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i1.4073

Abstract

AbstractThis study aims to describe the academic supervision to improve the competence of teachers in developing learning tools for teachers at SDN Tlogomas 2. This study uses a two-cycle school action research (PTS). Each cycle goes through stages: planning, implementing, observing, and reflecting. The research instruments used were interview and observation instruments. Indicators of success in this study if the teacher competency in compiling learning tools achieve an average value of 75. The results of the study showed that the pre-cycle reached an average value of only 60.45. Considering the results were not satisfactory, the first cycle of research was conducted which reached an average value of 73.88. After reflection and coaching the results of observations held in the second cycle has increased reaching an average value of 82.22. Based on existing datait can be concluded that academic supervision can improve teacher competence in developing learning tools for teachers in SDN Tlogomas 2. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskriksikan tentang supervise akademik untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran pada guru SDN Tlogomas 2. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sekolah (PTS) atau bisa disebut penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus melalui tahapan : perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrument wawancara dan instrument observasi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini jika komptensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran mncapai nilai rata-rata 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prasiklus mencapai rata-rata nilainya hanya 60,45. Mengingat hasilnya belum memuaskan maka diadakan penelitian siklus I yang mencapai rata-rata nilainya 73,88. Setelah diadakan refleksi dan pembinaan hasil observasi pada siklus II mengalami peningkatan mencapai rata-rata nilainya 82,22 Berdasarkan data yang ada dapat disimpulkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran pada guru SDN Tlogomas 2.
Pengaruh two stay three stray terhadap kecerdasan linguistik siswa Sekolah Dasar Arief Rahman Hakim; Andika Gutama
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.987 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i1.4121

Abstract

Abstract A good learning process must be able to make students become excited and play an active role. Thepurpose of this study was to determine the effect of the Two Stay Three Stray learning model onstudents' linguistic intelligence. This research is a quasy experimental study with a sample of 50fourth grade students of SDN Lumbang II, Lumbang District, Probolinggo Regency. Theinstruments used were observation and questionnaire. The data analysis technique used independentsample t-test. Hypothesis test results obtained significance value of 0.044 and Ha accepted. Basedon the results of the study note that there is a significant influence between the Two Stay Three StrayStray learning model on students' linguistic intelligence. Abstrak Proses pembelajaran yang baik harus mampu membuat siswa menjadi bersemangat dan berperan aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Two Stay Three Stray terhadap kecerdasan linguistik siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasy eksperimen dengan sampel 50 siswa kelas IV SDN Lumbang II Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan independent Sample t-test. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,044 dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada pengaruh signifikan antara model pembelajaran Two Stay Three Stray Stray terhadap kecerdasan linguistik siswa
PENERAPAN NILAI KERJA KERAS DAN TANGGUNGJAWAB DALAM EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SEKOLAH DASAR Ludovikus Bomans Wadu; Ulfa Samawati; Iskandar Ladamay
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.441 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i1.3571

Abstract

AbstractThe result of the observations at school illustrates that students are not serious in learning and doing things less effectively. The purpose of this study is to know the application of the character value of students’ hard work and responsibility in Scout Extracurricular at the elementary school level. This study uses a qualitative research approach, descriptive research type, observation, interviews, and documentation techniques to collect the data, data presentation, data reduction, and taking conclusions / verification, checking the validity of the findings using triangulation sources and methods. Based on the results of this study, it is found that the application of the value of the students’ hard work is carried out through learning, habituation, and school extracurriculars, whereas in Scout Extracurricular it is carried out in integrated activities, practices, competitions, and outdoor activities which have an impact on the development of character values and improvement in student achievement, suggestions from researchers aimed at teachers, students, and subsequent researcher. abstrak Hasil observasi di Sekolah Dasar Malang menunjukkan bahwa di sekolah banyak ditemui peserta didik yang kurang bersungguh-sungguh dalam belajar dan melakukan segala sesuatu dengan kurang maksimal. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai karakter kerja keras dan tanggungjawab dalam Ekstrakurikuler Pramuka di sekolah dasar Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, jenis penelitian deskriptif, pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, pengecekan keabsahan temuan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan nilai kerja keras dilaksanakan melalui pembelajaran, pembiasaan, dan ekstrakurikuler sekolah, sedangkan dalam Ekstrakurikuler Pramuka dilaksanakan dalam kegiatan terpadu, praktik, kompetisi, dan kegiatan di alam terbuka yang berdampak pada perkembangan nilai karakter serta peningkatan prestasi peserta didik, saran dari peneliti ditujukan pada guru, peserta didik, dan peneliti selanjutnya.
Pengembangan E-Learning Mata Kuliah Profesi Keguruan Berbasis Moodle Untuk Model Blended Learning Di Universitas Islam Malang Ganjar Setyo Widodo; Layli Hidayah
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2020): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.523 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i2.4189

Abstract

Abstract: This study aims to develop E-Learning of “Mata Kuliah Profesi Keguruan” to be Blended Learning subjects. The method used in this research is the development research method using the ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate) model. Based on the results of the study, it can be concluded that e-learning of “Mata Kuliah Profesi Keguruan” has met the validity criteria with a value of 97.093% from expert validators. The product trial results with students obtained a positive response that is equal to 90% with the criteria of "very good". Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Learning pada Mata kuliah Profesi Keguruan menjadi mata kuliah Blended Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa e-learning mata kuliah Profesi Keguruan telah memenuhi kriteria kevalidan dengan nilai 97,093% dari validator ahli. Hasil uji coba produk dengan mahasiswa diperoleh respon yang positif yaitu sebesar 90% dengan kriteria “sangat baik”.
Gerakan Literasi Sekolah Dan Lingkungan Kaya Teks Di Sekolah “Studi Asesmen Diri Sekolah Menengah Pertama Di Surabaya” Layli Hidayah; Ganjar Setyo Widodo
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2020): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.653 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i2.4289

Abstract

Abstract: Based on the results of the tests conducted by PISA in 2012 and 2015, there were no significant differences in the ability of students in Indonesia, of which has been still relied on the lower ranks. Even though the school literacy movement (SLM) has been promoted by the government since then, there tends shows a lot of problems and neglect factors related to school policy-makers and the teachers. This self-evaluation study was carried out by involving private secondary school levels in Surabaya to study the achievements of the implementation of the SLM in their school, in particular related with the creation of text-rich environment. The results of this study are expected to provide preliminary research findings on a text-rich environment for the success of GLS in Surabaya. In addition, reflections involving teachers provide an understanding of the concept of literacy among teachers still based on reading and writing activities, not on information literacy and so on. The limitations of this understanding make the development of a text-rich environment in schools very minimal. Abstrak: Berdasarakn hasil tes yang dselenggarakan oleh PISA di tahun 2012 dan 2015 tidak ada perbedaan yang menonjol dalam kemampuan literasi siswa di Indonesia, dan Indonesia masih berada pada peringkat bawah. Sekalipun gerakan literasi sekolah (GLS) sudah digalakkan, tampaknya masih banyak masalah dan kealpaan informasi terkait dengan budaya literasi di sekolah, baik pemangku kebijakan sekolah maupun guru. Penelitian evaluasi diri ini dilaksanakan dengan melibatkan sekolah menengah swasta di Surabaya untuk mengetahui capaian pelaksanaan GLS, terutama penciptaan lingkungan kaya teks. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemetaan awal penciptaan lingkungan kaya teks terhadap kesuksesan GLS di Surabaya. Selain itu, refleksi yang melibatkan guru memberikan gambaran bagaimana pemahaman konsep literasi di antara guru masih berpatok pada aktivitas membaca dan menulis, belum pada literasi informasi dan seterusnya. Keterbatasan pemahaman ini membuat pengembangan lingkungan kaya teks di sekolah juga terlambat
Pengembangan Media Puppet Book Berbasis Pembelajaran Multiliterasi Pada Siswa Sekolah Dasar Ayi Solihat; Nana Hendracipta; Rina Yuliana
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2020): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.053 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i2.4291

Abstract

Abstract: Books as a medium of literacy are presented normally, making students less interested. Developing puppet media needs to be done. This research aims to develop Puppet Book media. This research method, R&D with Borg and Gall research design. The results of the study were in the form of a one-horned rhinoceros puppet learning media complete with books and audio attached to the puppets. The results of the validation of media experts (average value 90.285%), linguists (average value 99.167%), material experts (average value 92.105%). The results of validation (media, language, material) with a very decent category. The results of the questionnaire responses of students in field trials showed 96.41% with very good criteria. Based on these results, the final product in the form of a puppet book based on multiliteration learning is suitable for the learning activities of fourth grade elementary school students. Abstrak: Buku sebagai media literasi yang disajikan biasa, membuat peserta didik kurang tertarik. Pengembangkan media puppet perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Puppet Book. Metode penelitian ini, R&D dengan desain penelitian Borg and Gall. Hasil penelitian berupa media pembelajaran puppet badak bercula satu yang dilengkapi buku serta audio yang terpasang pada puppet. Hasil validasi ahli media (nilai rata- rata 90,285%), ahli bahasa (nilai rata- rata 99,167%), ahli materi (nilai rata- rata 92,105%). Hasil validasi (media, bahasa, materi) dengan kategori sangat layak. Hasil angket respon siswa pada uji coba lapangan menunjukan 96,41% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, produk akhir berupa puppet book berbasis pembelajaran multiliterasi layak digunakan untuk kegiatan belajar siswa kelas IV SD.
Pembelajaran Group Investigation dan Talking Chips untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Moh. Farid Anwar; Kardiana Metha Rozhana
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2020): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.917 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i2.4325

Abstract

Abstract: Conventional learning models are less effective for use in the 2013 curriculum which emphasizes scientific approaches. Innovative learning models are needed for learning in the 2013 curriculum. One form of innovative learning models is the GI learning model. The purpose of the research is to describe the application of GI learning models and Talking Chips methods to improve student learning outcomes and activities. This type of research is used by CAR, with four steps including planning, treatment and observation, reflection. While the techniques for obtaining data through observation, tests, interviews, and documentation. Learning outcomes cycle 1 gained a score of 84 to 89 and cycle 2 a score of 92 to 96. Abstrak: Model pembelajaran konvensional kurang efektif untuk digunakan pada kurikulum 2013 yang menekankan pada pendekatan scientific. Model pembelajaran inovatif diperlukan untuk pembelajaran pada kurikulum 2013. Salah satu bentuk model pembelajaran inovatif adalah model pembelajaran GI. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan penerapan model pembelajaran GI dan metode Talking Chips untuk meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan PTK, dengan empat langkah diantaranya planning, treatment and observation, reflection. Sedangkan teknik untuk memperoleh data melalui observasi, tes, wawancara, serta dokumentasi. Hasil belajar siklus 1 memperoleh skor 84 menjadi 89 serta siklus 2 skor 92 menjadi 96.
Pembinaan Kultur Sekolah Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Di SD Manisrejo 1 Madiun Maya Kartika Sari; Suyanti Suyanti; Sri Budyartati
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2020): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.858 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i2.4344

Abstract

Abstract: This study aims to determine the development of school culture in SD Manisrejo 1 Madiun City. This type of research is descriptive qualitative. Research subjects were the principal, teachers, students and parents of students. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Analysis of the data in this study uses the Miles and Huberman Model, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that SD Manisrejo 1 had implemented the school culture optimally with the collaboration of principals, teachers and students. School culture developed and fostered by schools is 5 S culture, courtesy and politeness culture, checking morning present or absence, morning story, read the scriptures of holy quran, morning prayer and cast praise on the prophet, multidirectional communication, and cultural love. The characters that are grown from fostering school culture are discipline, religious, social care, honesty, fond of reading, tolerance, love for the motherland/Nationalism, mutual respect, friendship, responsibility and care for the environment. The character must always be fostered continuously so that all school personnel have a noble personality. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan kultur sekolah di SD Manisrejo 1 Kota Madiun. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa dan orangtua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian menggunakan Model Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Manisrejo 1 telah menerapkan budaya sekolah dengan optimal dengan kolaborasi kepala sekolah, guru dan siswa. Kultur sekolah yang dikembangkan dan dibina oleh sekolah adalah Kultur 5 S, kultur unggah ungguh, absen pagi, morning story, tadarus pagi, doa pagi dan bersholawat, komunikasi multiarah, dan cinta budaya. Karakter yang ditumbuhkan dari pembinaan kultur sekolah yakni kedisiplinan, religius, peduli sosial, jujur, gemar membaca, toleransi, cinta tanah air, saling menghargai, bersahabat, tanggungjawab dan peduli lingkungan. Karakter tersebut harus senantiasa dibina secara kontinue agar seluruh personil sekolah berkepribadian luhur.
Pengembangan Media Ensiklopedia Bentuk dan Fungsi Tumbuhan Melatihkan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Yeny Erawati; Raharjo Raharjo; Utiya Azizah
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2020): June
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.76 KB) | DOI: 10.21067/jbpd.v4i2.4389

Abstract

Abstract: Encyclopedia media development research has a goal that is worth practicing the critical thinking of fourth grade students in terms of plant form and function in terms of validity, practicality, effectiveness. This type of quantitative research (R&D) model is Borg and Gall. Data collection techniques: observation, questionnaire, and test. Data analysis techniques: validity and reliability, student activities, lesson plans and critical thinking tests. The results of the Encyclopedia media validator are valid for use, tested at SDN MOJO VI / 225 with One Group Pretest-Postest Design. The results of Encyclopedia media validation> 96% valid, RPP implementation> 94% performed well with the Discovery Learning model, the effectiveness of the N-Gain critical thinking test 0.75 (high), positive response 97%. Conclusion Media Encyclopedia of Plant Form and Function is appropriate to be used to train Critical thinking. Abstrak: Penelitian pengembangan media Ensiklopedia memiliki tujuan yang layak melatihkan berpikir kritis siswa kelas IV materi bentuk dan fungsi tumbuhan ditinjau kevalidan, kepraktisan, keefektifan. Jenis penelitian kuantitatif model (R&D) Borg and Gall. Teknik pengumpulan data: pengamatan, angket, dan tes. Teknik analisis data: validitas dan reliabilitas, aktivitas siswa, keterlaksanaan RPP dan tes berpikir kritis. Hasil validator media Ensiklopedia valid untuk digunakan, diuji di SDN MOJO VI/225 dengan One Group Pretest-Postest Design. Hasil validasi media Ensiklopedia >96% valid, keterlaksanaan RPP >94% terlaksana baik dengan model Discovery Learning, keefektifan tes berpikir kritis N-Gain 0,75 (tinggi), respon positif 97%. Kesimpulan media Ensiklopedia Bentuk dan Fungsi Tumbuhan layak digunakan melatihkan berpikir Kritis.

Page 9 of 20 | Total Record : 196