cover
Contact Name
Sri Hariyani
Contact Email
pi@unikama.ac.id
Phone
+6281332496234
Journal Mail Official
srihariyani@unikama.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Jl. Supriadi No 48 Malang. Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pi: Mathematics Education Journal
ISSN : 25975161     EISSN : 25976915     DOI : https://doi.org/10.21067/pmej
Core Subject : Education,
Pi: Mathematics Education Journal is issued as an academic journal and devoted to the publication of research papers in the field of mathematics education. Mathematics education should be interpreted to mean the whole field of human ideas and activities that could affect the teaching and learning of mathematics. We welcome authors for original research articles aims on Mathematics Education. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields: 1. Learning mathematics 2. Media development of mathematics 3. Assesment and evaluation in mathematics 4. Mathematics curriculum 5. Thinking Process
Articles 103 Documents
ANALISIS ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Yuni Ashari Rachmawati; Evi Widayanti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5227

Abstract

Berpikir kreatif merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengembangkan gagasan yang berkualitas dan berbeda dengan orang lain serta sesuai dengan tugasnya. Kemampuan berpikir kreatif siswa dapat dilihat melalui pemberian soal open ended. Soal open ended merupakan soal yang mempunyai beberapa jawaban benar dan banyak cara untuk mendapatkan jawaban tersebut. Soal open ended yang telah dikerjakan akan dianalisis berdasarkan indikator kemampuan berpikir kreatif. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal open ended pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pada akhir pemberian masalah dilakukan analisis berdasarkan beberapa indikator kemampuan berpikir kreatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 17 Surabaya tahun ajaran 2019/2020 berjumlah 5 subjek. Instrumen penelitian ini menggunakan soal tes berupa soal open ended yang memiliki banyak jawaban benar dan sudah divalidasi oleh dua validator. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada siswa secara keseluruhan sudah mencapai aspek kelancaran dan elaborasi. Hanya beberapa siswa saja yang mencapai aspek keluwesan dan hanya ada satu siswa yang mencapai aspek kebaruan. Hal ini membuktikan bahwa siswa berkemampuan tinggi pun tidak selalu memenuhi keempat indikator berpikir kreatif.
PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING MODEL POLYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMP MODERN AL-RIFA’IE MALANG TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Achmad Bachrul Anam; Retno Marsitin; Nyamik Rahayu Sesanti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5377

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami soal dan mengerjakannya terutama pada materi sistem persamaan linier dua variabel. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan metode pendekatan problem solving dengan model polya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model yang dikembangkan oleh Kemmis & Mc Teggart. Penelitian dilaksanakan di SMP Modern Al-Rifa’ie Malang pada peserta didik kelas VIII-D dengan menggunakan subjek sebanyak 28 peserta didik tahun ajaran 2020/2021. Teknik dan Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, adanya peningkatan hasil belajar peserta didik aspek kognitif pada setiap siklus. Persentase ketuntasan rata-rata yang diperoleh pada siklus I yaitu 34% sedangkan persentase ketuntasan rata-rata pada siklus II yaitu 80%. Jadi persentase peningkatan yang terjadi pada siklus I dan II yaitu 46%. Kata Kunci: Penelitian tindakan kelas, problem solving model polya, hasil belajar.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS DARING (E-LEARNING) TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS V SDI Al-HUSNA Intan Safira Dwi Santy; Heni Pujiastuti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika berbasis daring (e-learning) terhadap kepercayaan diri siswa di SDI Al-Husna. Pada masa kini, proses pembelajaran dengan menggunakan E-learning dapat bersifat interaktif sehingga siswa mampu berinteraksi dengan teknologi sebagai media belajarnya. Dikarenakan banyaknya pengaruh luar yang tidak diawasi oleh guru sehingga ketidakfokusan siswa berkurang terhadap materi yang disampaikan, akibatnya siswa tidak menyimak dengan baik, siswa tersebut tertinggal dan enggan untuk bertanya kembali, sehingga rasa kepercayaan diri siswa berkurang, baik untuk bertanya maupun berpendapat. Kurangnya kepercayaan diri siswa terhadap dirinya sendiri dapat berpengaruh terhadap pola berpikirnya, sehingga sering menutup diri. Masalah kepercayaan diri pada individu menjadi prioritas yang harus dibangun untuk mengefektifkan pembelajaran berbasis e-learning. Metode pengumpulan data yang diambil adalah dengan memberikan angket kepada siswa.
KREATIVITAS SISWA KEMAMPUAN TINGGI DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA KONTEKSTUAL Ucik Fitri Handayani
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v4i2.5757

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kreativitas siswa tinggi dalam memecahkan masalah matematika kontekstual. Penelitian ini fokus pada siswa kelas VIII yang rata-rata kelasnya lebih tinggi dari kelas lain. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Hasil jawaban siswa dianalisis menggunakan indikator fluency, flexibility, dan novelty. Kemudian dikategorikan berdasarkan tingkat kreativitas. Terdapat 2 siswa kemampuan tinggi yang dipilih sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini adalah (1) Terdapat siswa kemampuan tinggi yang berada pada tingkat 4 (sangat kreatif) yang memenuhi 3 indikator yakni kelancaran, keluwesan dan kebaruan dengan baik sesuai materi dan kemampuannya. (2) Terdapat siswa kemampuan tinggi berada pada tingkat 3 (kreatif) yang memenuhi 2 indikator yakni kelancaran dan keluwesan dengan baik sesuai materi dan kemampuannya. (3) Ada indikator kebaruan yang tidak terpenuhi oleh siswa kemampuan tinggi. (4) Siswa kelompok kemampuan tinggi memiliki tingkat yang berbeda sesuai kemampuan dan pengetahuan siswa. (5) Kurangnya kreativitas siswa berkemampuan tinggi dikarenakan siswa belum memahami masalah kontekstual karena latihan soal yang kurang.
DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA MATERI RELASI DAN FUNGSI PADA SISWA MTS KELAS VIII Dewi Anggreni; Zulfiqar Busrah; Gusniwati
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.5282

Abstract

Abstrak Penelitian ini di latarbelakangi dari hasil pengalaman dan pengamatan peneliti selama pelaksanaan PPL di MTS DDI Bilajeng, bahwa peneliti melihat terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar matematika. Dalam pelaksanaan PPL ini mahasiswa PPL melakukan proses belajar mengajar selama empat kali pertemuan dan satu kali evaluasi dengan menggunakan instrumen lembar tes tertulis. Permasalahan yang timbul dalam penelitian ini adalah 1). Faktor apa saja yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam belajar matematika materi Relasi dan Fungsi di MTS DDI Bilajeng; 2). Jenis kesulitan seperti apa yang dialami oleh siswa dalam belajar matematika pada materi Relasi dan Fungsi di MTS DDI Bilajeng. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah 1). Faktor-faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam belajar matematika khususnya pada materi Relasi dan Fungsi yaitu diantaranya adalah faktor dari kepribadian siswa itu sendiri, faktor kurangnya minat belajar siswa terhadap matematika karena menganggap bahwa matematika itu sangat sukar untuk dipahami dan penuh dengan hitung-hitungan. Serta kurangnya pengetahuan prasyarat yang dimiliki oleh siswa; 2). Jenis kesulitan yang dialami oleh siswa adalah kesulitan memahami soal, kesulitan penggunaan konsep dan prinsip, serta kesulitan melakukan aspek komputasi. Katakunci: Diagnosis, Kesulitan Belajar, Relasi dan Fungsi Abstract This research was based on the results of the experiences and observations of researchers during the implementation of PPL at MTS DDI Bilajeng, that the researchers saw that there were some students who had difficulty learning mathematics. In implementing PPL, PPL students carry out the teaching and learning process for four meetings and one evaluation using a written test sheet instrument. The problems that arise in this research are 1). What are the factors that cause students to experience difficulties in learning mathematics with regard to the subject matter of Relations and Functions in MTS DDI Bilajeng; 2). What kinds of difficulties do students experience in learning mathematics in the material Relations and Functions in MTS DDI Bilajeng. The conclusions from the results of this study are 1). The factors that cause students difficulties in learning mathematics, especially in relation to the material of relations and functions, include factors from the student's own personality, the factor of the lack of student interest in mathematics because they think that mathematics is very difficult to understand and is full of calculations. As well as the lack of prerequisite knowledge possessed by students; 2). The types of difficulties experienced by students are difficulty understanding questions, difficulties in using concepts and principles, and difficulties in carrying out aspects of computation. Keywords: Diagnosis, Learning Difficulties, Relationships and Functions
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERBANTUAN DAKON SATUAN PANJANG PADA MATERI SATUAN PANJANG Novita Sasmita; Nuriana Rachmani Dewi; Rochmad
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6305

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan berbantuan media pebelajaran dakon satuan pada materi satuan panjang. Metode penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan data dengan metode tes dan wawancara. Sumber data dalam penelitian ini adalah satu peserta didik kelas IV SD. Kemampuan penyelesaian masalah matematis diukur dengan menggunakan empat indikator yakni memahami masalah, membuat rencana penyelesaikan masalah, melaksanakan rencana, memeriksa kembali jawaban. Berdasarkan analisis hasil tes dan wawancara, diperoleh hasil penelitian ini menunjukkan: peserta didik sudah dapat memahami materi konversi satuan panjang dengan baik, minat belajar peserta didik juga meningkat, dan proses penbelajaran semakin menyenangkan. Hal tersebut dibuktikan dari hasil jawaban siswa mengenai latihan soal yang diberikan pada setiap akhir pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran dakon satuan panjang dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dibuktikan dengan hasil posttest yang jauh lebih baik dari pretest. Pembelajatran dengan menerapkan media pembelajaran matematika dapat membantu peserta didik lebih memahami materi pembelajaran matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN KONSEPTUAL PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL NILAI MUTLAK BERDASARKAN TEORI APOS Tita Tengku Malinda; Wiwin Sri Hidayati
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan konseptual peserta didik dalam menyelesaiakan soal nilai mutlak berdasarkan Teori APOS (Aksi, Proses, Objek, Skema). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN Ploso tahun ajaran 2019/2020 yang diambil berdasarkan tingkat kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes dan wawancara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes tertulis dan wawancara. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini yaitu (1) peserta didik berkemampuan matematika tinggi telah membentuk aksi, proses, objek dan skema pada setiap jenis kemampuan konseptual, (2) peserta didik berkemampuan matematika sedang membentuk aksi, proses, objek dan skema pada kemampuan klasifikasi dan kategori, serta kemampuan prinsip dan generalisasi, membentuk aksi, proses, dan objek pada kemampuan teori, model, dan struktur, (3) peserta didik berkemampuan matematika rendah membentuk aksi pada setiap jenis kemampuan konseptual. The research aims to describe students conceptual abilities in solving absolute value question based on APOS Theory (Action, Process, Object, Schema). The subject of this research were student of class X SMAN Ploso for the academic year 2019/2020 which were taken based on high, medium, and law levels of mathematics abilities. This research is a descriptive qualitative research. Data collection methods this research uses the methods of test and interview. Technique data collection this research using written test and interview. Checking the validity data this research using triangulation time. The result of this research indicate that (1) student with high mathematics ability have formed action, process, object, and scheme for each types conceptual abilities, (2) student with medium mathematics ability is forming action, process, object, and scheme on the ability of classification and categories, the ability of principles and generalizations, forming action, process, and object on the ability of the theory, models, and structures, (3) student with law mathematics ability formed action for each types conceptual abilities.
KAJIAN MATEMATIS PARIWISATA PANTAI JUMIANG DI DESA TANJUNG KECAMATAN PADEMAWU Sri Indriati Hasanah; Harfin Lanya; Chairul Fajar Tafrilyanto; Moh Zayyadi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip etnomatematika dan konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di objek wisata Pantai Jumiang Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat sekitar lokasi Pantai Jumiang dan penelitian langsung yang dilakukan peneliti terkait dengan hal-hal yang ada di Pantai Jumiang, baik struktur lokasi, maupun fasilitas umum yang ada di Pantai Jumiang. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan datanya adalah wawancara bebas terstruktur dan observasi untuk menemukan konsep-konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang. Penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif model interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang antara lain garis lengkung, lonjong, segitiga, limas segitiga, persegi panjang, segitiga siku-siku, segitiga siku-siku, segitiga siku-siku, lingkaran, prisma segitiga, limas segi empat, setengah lingkaran. , balok, jajar genjang dan sudut. Konsep matematika yang terdapat pada Wisata Pantai Jumiang diatas dapat digunakan untuk mengenalkan matematika melalui wisata lokal. Dengan demikian pembelajaran matematika di kelas akan lebih bermakna karena akrab bagi siswa, sudah dikenal dan terkandung dalam lingkungan budayanya sendiri. Konsep matematika yang abstrak akan menjadi konkrit jika sudah mengetahui konsep matematika pada Wisata Pantai Jumiang.
BANGUN DATAR: ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP MELALUI SCHOOLOGY Tika Rahmawati; Tatik Retno Murniasih; Timbul Yuwono
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6894

Abstract

Pemahaman konsep adalah suatu kecakapan dalam mengerti suatu hal secara mendalam tentang suatu rancangan dengan benar. Pemahaman konsep berdasarkan Skemp dibagi dua yaitu instrumental dan relasional. Siswa yang hafal rumus saja dinamakan pemahaman instrumental. Siswa mempunyai kemampuan menjelaskan prosedur penyelesaian dan mengaitkan konsep dinamakan pemahaman relasional. Schoology merupakan software berbasis web untuk pembelajaran dimana siswa bisa berinteraksi dengan guru. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep matematika yang pada salah satu SMP kelas 7 di kota Malang. Subjek penelitian enam belas siswa kelas VII. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes pada aplikasi schoology untuk materi segiempat dan segitiga. Analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian. Siswa dikelompokkan menjadi 5 kelompok berdasarkan indikator Skemp, selanjutnya dianalisis pemahaman konsepnya. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa siswa yang menguasai pemahaman konsep matematika tingkat instrumental yaitu dengan menghafalkan rumus sebesar 52 %, sedangkan untuk tingkat relasional yang mampu menggunakan prosedur hanya 48 %.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TIPE LEARNING DISABILITIES PADA TOPIK GEOMETRI Nurul Aini; Eny Suryowati
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6926

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memilki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan. Salah satu tipe ABK adalah Learning disabilities. Seorang anak Learning disabilities memiliki kesulitan dalam cmembaca, menulis dan matematika. Oleh sebab itu, Peneliti ingin menganalisis pemahaman konsep matematika ABK tipe learning disabilities pada topik geometri. Dimana geometri merupakan bagian matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian diambil dari SMP Swadaya Kesamben Jombang, siswa ABK yang ada di sekolah tersebut berjumlah satu orang. Instrumen utama adalah peneliti dan instrumen pendukung dalam penelitian ini ada 2 yaitu lembar tes pemahaman konsep matematika dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, pemahaman konsep matematika siswa ABK learning disabilities tidak memenuhi semua indikator. Indikator yang muncul hanya empat indikator yaitu Interpreting, Exemplifying, Classifying, dan Summarizing. Hal ini dikarenakan lebih mudah dikaitkan dengan objek visual. Dibandingkan dengan indikator inferring, comparing dan explaining yang membutuhkan pemikiran lebih komplek dan membutuhkan keterampilan membaca dan menulis. Hal ini membuktikan bahwa siswa ABK learning disabilities membutuhkan objek visual atau alat peraga dalam membantu memahami suatu materi

Page 6 of 11 | Total Record : 103